Akibatnya, satu mushaf harus dipakai bergantian oleh lima santri sekaligus. Kondisi ini tentu menghambat proses belajar dan menghafal Al Quran mereka sehari-hari.
Melalui program sedekah mushaf Al Quran, LAZISWAF Al Hilal mengajak masyarakat untuk berkontribusi menyediakan Al Quran layak baca serta buku pendidikan bagi santri yatim, dhuafa, dan penghafal Al Quran di Pesantren Al Hilal.
| Program | Nominal Sedekah | Peruntukan |
|---|---|---|
| Sedekah Mushaf Al Quran | Rp100.000 | 1 mushaf untuk santri penghafal Al Quran |
| Sedekah Buku Pendidikan | Rp255.000 | Buku pendidikan dan kompetensi santri |
Kondisi Santri Baru Pesantren Al Hilal yang Belum Memiliki Mushaf

Sedekah Mushaf Al Quran untuk Santri Yatim dan Dhuafa Al Hilal
Setiap tahun ajaran baru, Pesantren Al Hilal menerima santri yatim dan dhuafa yang datang dari berbagai daerah. Sebagian besar dari mereka berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Karena keterbatasan itu, tidak sedikit santri yang tiba di pesantren tanpa membawa mushaf Al Quran sendiri. Mereka pun harus berbagi satu mushaf untuk lima orang saat mengaji atau menghafal.
Situasi ini membuat proses tahsin dan tahfidz menjadi kurang optimal. Padahal, setiap santri idealnya memiliki mushaf pribadi agar dapat membaca dan menghafal secara konsisten setiap hari.
Mengapa Sedekah Mushaf Al Quran Penting bagi Santri
Sedekah mushaf Al Quran bukan sekadar memberi buku bacaan. Bagi santri penghafal Al Quran, mushaf pribadi adalah kebutuhan dasar yang menentukan kelancaran hafalan mereka.
Satu mushaf yang disedekahkan dapat menjadi jalan tumbuhnya ilmu dan lahirnya penghafal Al Quran baru, karena santri dapat belajar tanpa harus menunggu giliran.
Dalil Al Quran tentang Keutamaan Membaca Al Quran
Allah SWT berfirman dalam Surat Fatir ayat 29:
إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَّن تَبُورَ
Artinya, orang-orang yang membaca Kitab Allah, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki mereka secara sembunyi maupun terang-terangan, mereka mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi (QS. Fatir: 29).
Ayat ini menegaskan bahwa membaca Al Quran dan berinfak untuk menyebarkannya termasuk amal yang dijanjikan keuntungan besar oleh Allah SWT.
Hadis tentang Keutamaan Sedekah Jariyah
Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Muslim, bahwa amal seseorang yang telah wafat akan terputus kecuali tiga perkara, salah satunya sedekah jariyah yang terus mengalirkan manfaat (HR. Muslim).
Mushaf Al Quran yang disedekahkan dan terus dibaca oleh santri termasuk dalam kategori sedekah jariyah ini, karena pahalanya terus mengalir selama mushaf tersebut digunakan.
Bantu Santri Al Hilal Miliki Mushaf Sendiri
Sedekah mushaf Al Quran Anda membantu santri yatim dan dhuafa belajar mengaji tanpa harus bergantian lagi.
Cara Menyalurkan Sedekah Mushaf Al Quran untuk Santri
Anda dapat menyalurkan sedekah mushaf Al Quran melalui rekening resmi LAZISWAF Al Hilal maupun pembayaran digital menggunakan QRIS.
Pilih nominal sesuai kebutuhan program, baik untuk mushaf Al Quran maupun buku pendidikan dan kompetensi santri.
| Metode | Detail |
|---|---|
| Transfer Bank | Mandiri 132 00 1565 333 1 a.n. Yayasan Al Hilal Rancapanggu |
| Pembayaran Digital | QRIS (GoPay, DANA, OVO, dan aplikasi pembayaran lain) |
Setelah transfer, Anda dapat mengonfirmasi sedekah melalui halaman kontak resmi Al Hilal atau langsung menghubungi admin melalui WhatsApp agar penyalurannya tercatat dengan baik.
Jika Anda ingin melihat rekening lain atau metode donasi zakat dan infaq secara umum, silakan kunjungi halaman rekening donasi LAZ Al Hilal.
Baca juga: 1400 Mushaf Disebarkan, Sebar Wakaf Quran Wado Sumedang
Kredibilitas LAZISWAF Al Hilal dalam Penyaluran Sedekah Mushaf Al Quran
LAZISWAF Al Hilal merupakan lembaga amil zakat, infaq, sedekah, dan wakaf yang menaungi Pesantren Al Hilal, pesantren yatim dan tahfidz gratis di Bandung, Jawa Barat.
Lembaga ini memiliki legalitas resmi berupa SK Kementerian Agama Nomor 1114 Tahun 2023, SK Nazhir Badan Wakaf Indonesia No. 3.3.00232 Tahun 2025, serta AHU-AH.01.06-0015801 Tahun 2022.
Selengkapnya, profil dan legal formal lembaga dapat dilihat pada halaman tentang kami, sementara transparansi penyaluran dana dapat dipantau melalui laporan keuangan LAZ Al Hilal.
Dengan legalitas yang jelas dan riwayat penyaluran program mushaf Al Quran ke berbagai daerah, LAZISWAF Al Hilal berupaya menjaga akuntabilitas setiap sedekah yang dititipkan donatur.
Kesimpulan
Sedekah mushaf Al Quran membantu santri baru Pesantren Al Hilal yang belum memiliki mushaf sendiri agar dapat belajar dan menghafal Al Quran dengan lebih optimal.
Dengan nominal mulai Rp100.000 untuk mushaf Al Quran dan Rp255.000 untuk buku pendidikan, Anda sudah dapat berkontribusi menjadi bagian dari sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir.
LAZISWAF Al Hilal siap menyalurkan sedekah Anda kepada santri yatim, dhuafa, dan penghafal Al Quran di Pesantren Al Hilal secara amanah dan tepat sasaran.
FAQ
Berapa nominal sedekah mushaf Al Quran di Al Hilal?
Sedekah mushaf Al Quran di LAZISWAF Al Hilal dimulai dari Rp100.000 per mushaf untuk santri penghafal Al Quran.
Bagaimana cara menyalurkan sedekah mushaf Al Quran untuk santri?
Anda dapat mentransfer ke rekening Mandiri 132 00 1565 333 1 a.n. Yayasan Al Hilal Rancapanggu atau membayar melalui QRIS.
Siapa penerima manfaat program sedekah mushaf Al Quran ini?
Penerima manfaat adalah santri yatim, dhuafa, dan penghafal Al Quran di Pesantren Al Hilal, termasuk 60 santri baru yang belum memiliki mushaf sendiri.
Apakah sedekah mushaf Al Quran termasuk sedekah jariyah?
Ya, mushaf Al Quran yang terus dibaca dan digunakan santri termasuk sedekah jariyah karena pahalanya mengalir selama mushaf tersebut dimanfaatkan.
Apakah LAZISWAF Al Hilal memiliki legalitas resmi?
Ya, LAZISWAF Al Hilal memiliki SK Kementerian Agama Nomor 1114 Tahun 2023, SK Nazhir Badan Wakaf Indonesia No. 3.3.00232 Tahun 2025, dan AHU-AH.01.06-0015801 Tahun 2022.
Jangan Biarkan Santri Bergantian Mushaf Lagi
Salurkan sedekah mushaf Al Quran Anda sekarang dan bantu santri Al Hilal belajar mengaji dengan mushaf sendiri.








