Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Menembus Gelap Malam, Tim Laziswaf Al Hilal Bawa Logistik dan Obat-obatan Menuju Aceh Tamiang

Aceh Tamiang/Medan, 10 Desember 2025 – Setelah menuntaskan pengadaan logistik utama di Kota Medan, Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal melanjutkan misi kemanusiaan dengan berburu obat-obatan vital pada Rabu sore (10/12). Langkah ini diambil setelah tim menerima banyak pertanyaan dan keluhan dari korban banjir mengenai ketersediaan obat.

Kondisi pasca-banjir yang lembap dan sanitasi yang minim mulai menimbulkan masalah kesehatan serius di lokasi pengungsian. Banyak korban mulai terjangkit penyakit umum seperti penyakit kulit dan gatal-gatal, batuk dan pilek, lalu demam.

Pengadaan obat-obatan menjadi kebutuhan penting, terutama karena banyak posko dihuni oleh bayi dan balita yang lebih rentan terhadap penyakit. Tim Laziswaf Al Hilal segera membeli berbagai jenis obat di salah satu apotek di Medan seklaigus melengkapi persediaan konsumsi dan makanan berat siap makan yang sudah dibeli sebelumnya.

Usai belanja obat, tim langsung bertolak kembali menuju Aceh Tamiang. Perjalanan di malam hari memberikan gambaran langsung mengenai kondisi sulit yang dihadapi para pengungsi. Sudah dua minggu listrik di banyak titik masih padam total. Kondisi malam tersebut benar-benar gelap gulita dan tidak ada sinyal komunikasi, membuat tim sulit berkoordinasi. Inilah kondisi yang dialami para pengungsi, mereka kedinginan tinggal di tenda-tenda pengungsian atau di rumah mereka yang bekas banjir, yang masih tergenang lumpur dan rusak parah.

Sepanjang perjalanan, pemandangan di kanan dan kiri jalan didominasi kegelapan, dengan penerangan hanya berasal dari lampu kendaraan yang lewat. Tim bahkan jarang menemukan penerangan yang sederhana seperti lilin. Listrik yang sudah menyala hanya terdapat di beberapa tempat, dan beberapa masjid yang terlihat terang biasanya mengandalkan bantuan genset.

Tim Laziswaf Al Hilal memohon doa dari seluruh masyarakat agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menyalurkan seluruh bala bantuan yang telah dibawa dari Medan, sehingga dapat segera menjangkau korban yang paling membutuhkan di tengah keterbatasan penerangan dan komunikasi.

Penulis: Indra Rizki

 

Menyusuri Kampung Terdampak, Tim Laziswaf Al Hilal Bawa Logistik, Obati Warga, dan Temukan Masjid Hancur

Aceh Tamiang, 10 Desember 2025 – Usai menempuh perjalanan dari Medan, Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal segera memulai aksi penyisiran dan distribusi bantuan pada Rabu malam. Di tengah kondisi gelap gulita akibat pemadaman listrik total, tim bergerak masuk ke kampung-kampung di Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan langsung kepada warga.

Distribusi Bantuan dan Kebutuhan Mendesak

Sepanjang malam, tim dengan sigap membagikan berbagai kebutuhan utama kepada warga yang ditemui di jalan dan di posko-posko pengungsian. Bantuan yang disalurkan meliputi konsumsi dan air mineral, nasi, serta makanan pokok lain, obat-obatan, pampers, pembalut wanita serta alat ibadah.

Tim juga mendatangi tenda pengungsian, tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga mengobati dua warga yang sedang sakit. Bahkan salah seorang warga menderita luka-luka karena berusaha mencari bahan makanan dan kakinya tertusuk duri-duri sawit yang tajam saat berenang.

Kesenjangan Distribusi Bantuan

Salman, salah satu anggota Tim Penyaluran Al Hilal, mengungkapkan bahwa fokus utama tim adalah menjangkau wilayah yang terisolasi. “Banyak di antara mereka yang memang belum makan di malam ini. Ada yang siangnya sudah makan, ada yang makannya pagi, bahkan ada yang belum makan sama sekali,” ujar Salman. “Memang bantuan sudah ada, namun mayoritas yang menerima itu berada di daerah pinggir jalan. Sementara, tim Al Hilal berusaha untuk masuk ke daerah yang lebih pedalaman yang bantuannya lebih sedikit. Kami ingin memastikan bantuan merata.”

Masjid Hancur di Pelosok

Saat menyalurkan bantuan logistik, alat shalat, dan obat-obatan, tim juga menyempatkan diri melihat kondisi Masjid Nurul Iman Alur Meranti di Kabupaten Aceh Tamiang. Pemandangan di dalam masjid sangat memilukan. Seluruh Al-Qur’an rusak parah dan terendam lumpur.

Banyak juga sajadah dan mukena dipenuhi lumpur, dan peralatan elektronik seperti sound system serta kipas angin semuanya terendam air, dengan ketinggian yang mencapai kurang lebih 10 meter saat banjir puncak. Kondisi ini menunjukkan bahwa tidak hanya rumah warga, tetapi juga pusat-pusat ibadah di Aceh Tamiang memerlukan perhatian dan pemulihan segera.

Penulis: Indra Rizki

Transformasi Zakat dan Filantropi Global, LAZIS Al Hilal Hadiri 9th International Conference of Zakat (ICONZ)

Jakarta, Desember 2025 – LAZIS Al Hilal turut serta aktif dalam ajang bergengsi 9th International Conference of Zakat (ICONZ), sebuah konferensi internasional yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Acara ini menjadi ruang penting bagi transformasi zakat dan filantropi, seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digital.

Konferensi ICONZ 2025 ini diselenggarakan langsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Fokus Utama Zakat di Era Digital

Konferensi tahun ini menyajikan tiga topik utama yang menjadi sorotan penting dalam diskusi filantropi Islam global:

  1. The Future of Zakat (Masa Depan Zakat)
  2. Zakat-State Dynamics (Dinamika Zakat dan Negara)
  3. Global Philanthropy for Inclusive Humanity (Filantropi Global untuk Kemanusiaan yang Inklusif)

Alhamdulillah, LAZIS Al Hilal diwakilkan langsung oleh Bapak Hendra Setiawan, menunjukkan komitmen lembaga untuk terus mengikuti perkembangan terkini dan inovasi dalam pengelolaan zakat.

Manfaat dan Komitmen Lembaga

Partisipasi dalam ICONZ memiliki sejumlah manfaat, yakni menjadi ajang bertukar dan berbagi ilmu. LAZIS Al Hilal dapat mempelajari model-model pengelolaan zakat terbaik, memanfaatkan teknologi digital, serta menjalin silaturahmi dengan berbagai pakar, akademisi, dan lembaga zakat terkemuka dari berbagai daerah.

Melalui kehadiran di konferensi internasional ini, LAZIS Al Hilal memperkuat komitmennya dalam menjalankan tugas. Insya Allah, LAZIS Al Hilal akan senantiasa menjaga zakat ini sebagai amanah dari umat yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan pada akhirnya akan kembali untuk umat dalam bentuk program pemberdayaan dan bantuan yang tepat sasaran. Semoga ilmu dan wawasan yang diperoleh dari ICONZ dapat membawa LAZIS Al Hilal semakin maju dalam mengoptimalkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

 

Bergerak Cepat, Laziswaf Al Hilal Belanja Logistik untuk Pesantren, Masjid dan Rumah Quran Terdampak Banjir di Pelosok Aceh

Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal menunjukkan bergeraj cepat terhadap kebutuhan korban banjir di Aceh Tamiang dengan langsung bergerak menuju Kota Medan pada Rabu pagi ini (10/12). Perjalanan ini dilakukan khusus untuk belanja logistik dalam jumlah besar guna memastikan ketersediaan bantuan yang akan disalurkan ke wilayah yang sulit dijangkau.

Tim fokus pada pengadaan berbagai kebutuhan esensial, terutama yang mendukung sanitasi dan kesehatan. Daftar logistik yang dibelanjakan meliputi pangan dan sembako pokok, Pampers Bayi, Pembalut Wanita, Obat-obatan, Air Mineral dan tak luput juga berbagai perlengkapan ibadah seperti sarung, sajadah dan mukena.

Fokus Penyaluran ke Pelosok

Bantuan logistik ini diprioritaskan untuk disalurkan ke Pesantren, Masjid, dan Rumah Qur’an yang terdampak banjir, terutama yang berada di lokasi pelosok dan mungkin belum tersentuh bantuan maksimal. Fakhru, salah satu anggota Tim Penyaluran Laziswaf Al Hilal, menyampaikan komitmen tim terkait distribusi bantuan ini.

“Kami bergerak ke Medan hari ini untuk memastikan semua logistik yang dibutuhkan terpenuhi. Atas nama Laziswaf Al Hilal dan seluruh korban, kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada para donatur. Kami akan berusaha semaksimal mungkin menyalurkan bantuan ini hingga ke titik-titik terjauh, ke Pesantren, Masjid, dan Rumah Qur’an yang paling terdampak di pelosok, sehingga bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Fakhru. Langkah cepat Tim Laziswaf Al Hilal ini diharapkan dapat segera membawa dukungan bagi warga terdampak yang asetnya luluh lantak akibat banjir.

Penulis: Indra Rizki

 

Pesantren Syukroniah dan Pesantren Al Walidain Hancur Total, Tim Laziswaf Al Hilal Saksikan Meja Tersangkut di Pohon Akibat Dahsyatnya Banjir Tamiang

Misi kemanusiaan Tim Laziswaf Al Hilal di Aceh Tamiang masih berlanjut pada Selasa (9/12). Usai mengunjungi posko pengungsian, tim penyaluran bergerak menuju beberapa pusat pendidikan Islam tertua yang juga menjadi korban keganasan banjir bandang. Tujuan utama tim adalah Pesantren Syukroniah yang berlokasi di Kampung Jawa, Kecamatan Kejuruan Muda—salah satu pesantren tertua di Aceh Tamiang. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, tim Laziswaf Al Hilal membagikan konsumsi kepada warga yang ditemui di jalan.

Setibanya di Pesantren Syukroniah, tim menyaksikan pemandangan yang menunjukkan betapa dahsyatnya debit air. Banyak Infrastruktur Hancur, bangunan pesantren berada dalam kondisi sangat hancur, plafon rusak parah dan Buku kitab, ruangan belajar, asrama, dan masjid semuanya rusak parah tak tersisa.

Kondisi Pesantren Al Walidain

Perjalanan berlanjut ke Pesantren Al Walidain yang juga terdampak bencana, berlokasi di Kampung Alur Seret, Kecamatan Kejuruan Muda. Kondisi pesantren ini relatif lebih sepi karena seluruh santri telah dipulangkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Bukti besarnya debit air terlihat jelas, di mana tim menemukan lemari, kursi, hingga meja belajar tersangkut di atas pohon karena terseret arus banjir yang begitu kencang.

Seluruh upaya penyaluran bantuan dan peninjauan langsung ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Tim Laziswaf Al Hilal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam.

Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para dermawan, orang baik, dan Sahabat Al Hilal yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan di Aceh Tamiang. Insya Allah, setiap kebaikan dan infak yang disalurkan akan menjadi saksi amal jariyah di akhirat kelak. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Anda semua dengan pahala berlipat ganda.

 

Salurkan Bantuan Logistik, Tim Laziswaf Al Hilal Tiba di Posko Pengungsian

Aceh Tamiang, 9 Desember 2025 – Tim tanggap bencana dari LAZISWAF Pesantren Al Hilal melanjutkan misi kemanusiaan di Aceh Tamiang pada hari Selasa (9/12). Di tengah cuaca yang masih diselimuti hujan, tim berfokus mengunjungi dan meninjau lokasi-lokasi yang paling terdampak, termasuk posko pengungsian, dapur umum, dan pusat pendidikan.

Tinjauan di Posko Pengungsian

Kunjungan di posko pengungsian dan dapur umum yang berlokasi di Kampung Sidodadi, Kecamatan Kejuruan Muda. Tim berinteraksi dengan para warga sekitar, memberikan dukungan moral, dan meninjau kebutuhan di dapur umum. Di tenda pengungsian ini, marikyang masih dihuni oleh 5 Kepala Keluarga (KK), termasuk bayi berumur 3 bulan. Mereka dilaporkan sudah dua minggu bertahan di lokasi pengungsian.

Selain memberikan bantuan logistik seperti beras, pampers, sembako dan Al-Qur’an baru sebagai pengganti yang rusak, tim menyempatkan diri bercengkerama sebentar dengan salah satu warga sekaligus selaku kepala Dusun. “Saat malam itu suara hujan dan angin kencang seperti suara jet dan berlangsung dari pukul setengah delapan malam, hingga jam 2 atau jam 3 pagi. Hingga jam 11 siang, air sudah se-lutut”. Ujarnya

Tim kemudian melanjutkan perjalanan untuk melihat langsung kondisi di Desa Sungai Liput, sebuah daerah yang dilaporkan paling parah terendam banjir di Aceh Tamiang. Pemandangan sepanjang perjalanan dan di desa tersebut menunjukkan betapa dahsyatnya bencana ini. Banyak rumah warga yang hancur, perabotan rumah tangga rusak parah, dan atap rumah rubuh. Objek Terseret Arus: Bahkan, perahu dari Sungai Liput pun terseret oleh luapan air yang sangat deras, hingga akhirnya terdampar di pinggir jalan.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga menyempatkan untuk mengunjungi rumah salah satu keluarga pengurus Al-Hilal yang turut menjadi korban bencana, sebagai bentuk dukungan dan silaturahmi. Melihat langsung skala kerusakan yang luas ini, semoga musibah ini dapat menjadi pembelajaran berharga, dan menjadi sebab ampunan bagi seluruh saudara-saudara kita di Aceh Tamiang yang saat ini tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.

Penulis: Indra Rizki

Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal Siap Menyalurkan Bantuan untuk Pesantren, Rumah Quran, TPA, dan Anak-Anak Yatim Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

A sign on a table

AI-generated content may be incorrect.

Penyaluran bantuan untuk saudara terdampak bencana, Selasa (09/12/2025), Aceh Tamiang.

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Tim tanggap bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal siap menyalurkan bantuan untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Sumatera. Selasa (09/12/2025), tim yang telah berada di Aceh Tamiang bersiap menyalurkan berbagai bentuk bantuan, khususnya untuk Pesantren, Rumah Quran, TPA, serta anak-anak yatim yang terdampak.

A car with bags in the back

AI-generated content may be incorrect. Penyaluran ini merupakan kolaborasi antara LAZISWAF Pesantren Al Hilal, Badan Wakaf Islam (BAWAIS), Lembaga Wakaf Quran (LWQ), Marwah Wakaf Indonesia (MWI), serta Sebar Quran Indonesia (SQI). Sinergi ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta mendukung pemulihan lembaga-lembaga pendidikan Islam yang terdampak.

Adapun wilayah yang menjadi prioritas penyaluran pada hari ini mencakup dua lokasi yang berada di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, yaitu Kampung Mentawak dan Kampung Sungai Liput.

Kedua wilayah tersebut dilaporkan mengalami dampak cukup serius akibat bencana yang melanda dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah fasilitas pendidikan dan tempat tinggal santri ikut terdampak, sehingga memerlukan bantuan untuk menunjang kebutuhan harian dan keberlangsungan aktivitas belajar mereka. Hal tersebut pun disampaikan langsung oleh Fakhrurozi, tim tanggap bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal.

“Hari ini kami akan fokus menyalurkan di dua hingga tiga lokasi terdampak. Selebihnya, kami akan mencari Pesantren hingga Masjid. Selain itu, kami akan mendata kebutuhan di lapangan,” tutur Fakhrurozi melaporkan dari Aceh Tamiang.

Berdasarkan laporan tim tanggap bencana di lapangan, bantuan yang akan disalurkan mencakup kebutuhan pokok serta perlengkapan ibadah. Paket bantuan tersebut meliputi:

  • Sembako
  • Perlengkapan ibadah, hingga
  • Mushaf Al-Quran

Bantuan disiapkan untuk mendukung kebutuhan dasar para santri, pengajar, serta masyarakat sekitar yang terdampak. Selain itu, bantuan Mushaf Quran akan disalurkan untuk menggantikan mushaf yang rusak atau hilang akibat banjir bandang.

A sign on a table

AI-generated content may be incorrect. A person carrying bags of food

AI-generated content may be incorrect.

Tim tanggap bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal sejak pagi telah melakukan koordinasi dengan para relawan setempat guna memastikan proses penyaluran berlangsung tertib dan tepat sasaran. Selain itu, tim juga melakukan pemetaan ulang kondisi beberapa pesantren dan lembaga pendidikan nonformal untuk menentukan prioritas penyaluran dan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar serta memberi manfaat nyata bagi para penerima manfaat, saudara kita di Aceh Tamiang.

“Semoga Allah SWT memudahkan perjalanan tim dan memberikan keberkahan dalam setiap langkah penyaluran bantuan ini,” pungkas Fakhrurozi.

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎️ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

 

Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal Tiba di Aceh Tamiang untuk Salurkan Bantuan Bencana Terdampak Banjir Bandang dan Longsor Sumatera

 

A red and white poster with a map and a qr code

AI-generated content may be incorrect. LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal resmi tiba di Aceh Tamiang untuk melaksanakan misi kemanusiaan dalam rangka penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor Sumatera. Penyaluran manfaat dari “Donasi Tanggap Bencana” yang diinisiasikan LAZISWAF Pesantren Al Hilal tersebut pun berkolaborasi bersama Lembaga Kemanusiaan. Di antaranya Badan Wakaf Islam (BAWAIS), Lembaga Wakaf Quran (LWQ), Marwah Wakaf Indonesia (MWI), dan Sebar Quran Indonesia (SQI).

Pemberangkatan tim dilakukan pada Ahad dini hari (07/12/2025) dari Bandung menuju Sumatera. Setelah menempuh perjalanan panjang, tim akhirnya tiba di Bandara Kualanamu, Medan, pada Senin (08/12/2025). Setibanya di lokasi, tim melaksanakan koordinasi intensif bersama relawan yang sudah lebih dulu berada di lapangan untuk memetakan kondisi terkini sekaligus menentukan titik-titik prioritas penyaluran bantuan.

Penyaluran bantuan difokuskan di wilayah Aceh Tamiang, salah satu daerah di Sumatera yang terdampak cukup parah. Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal bersama Lembaga Kemanusiaan akan melaksanakan misi ini selama tiga sampai empat hari ke depan, dengan fokus pada distribusi logistik, bantuan kebutuhan dasar, serta dukungan untuk lembaga pendidikan Islam yang terdampak.

Dilaporkan pada Senin (08/12/2025), tim akan bergerak menyisir titik-titik terdampak bencana, khususnya:

  • Panti Asuhan,
  • Rumah Tahfidz, dan
  • TPA (Taman Pendidikan Al-Quran).

Tiga lokasi tersebut menjadi prioritas karena banyak anak-anak yatim, santri, dan para penghafal Al Quran yang membutuhkan bantuan mendesak, baik berupa kebutuhan harian maupun fasilitas pendidikan yang rusak.

A group of men in uniform

AI-generated content may be incorrect. “Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal telah bergerak keluar dari Bandara Kualanamu untuk kemudian belanja logistik yang nantinya akan kita bawa ke Aceh Tamiang untuk disalurkan. Bantuan ini merupakan donasi dari Ibu/Bapak dan orang-orang baik yang bergotong royong untuk membantu saudara kita,” ungkap Salman Al Fariez pada, Senin (08/12/2025).

KESEMPATAN KEBAIKAN MASIH TERBUKA LEBAR!

LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengajak seluruh masyarakat, terutama para sahabat Al Hilal, untuk turut memberikan dukungan dan doa agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan aman dan dimudahkan oleh Allah SWT. Masyarakat yang ingin berpartisipasi juga dapat membantu melalui program “Donasi Tanggap Bencana”.

Rekening donasi:

🏧 Bank Mandiri: 132.00.1254.995.3

🏧 Bank BRI: 0407.0100.5391.509

🏧 Bank BSI: 708.588.555.8

🏧 Bank BCA: 233.08.777.18

🏧 Bank BNI: 8888.97.0707

Semoga kehadiran tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal bersama Lembaga Kemanusiaan di Aceh Tamiang dapat menjadi langkah nyata dalam meringankan beban para korban bencana dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Aamiin ya rabbal ‘alaamiin.

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎️ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

 

LAZISWAF Pesantren Al Hilal Bersama Lembaga Kemanusiaan Bergerak Menuju Sumatera untuk Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana

A group of men holding a banner

AI-generated content may be incorrect.

Pemberangkatan tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal menuju Sumatera, Ahad (07/12/2025).

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – LAZISWAF Pesantren Al Hilal kembali melakukan aksi kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat. Pada Ahad dini hari (07/12/2025), tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal bersama lembaga kemanusiaan menuju Sumatera, khususnya ke wilayah Aceh Tamiang, yang menjadi salah satu daerah yang memerlukan dukungan logistik dan bantuan mendesak.

Dalam pelaksanaannya, LAZISWAF Pesantren Al Hilal berkolaborasi dengan empat lembaga kemanusiaan lainnya, yaitu Badan Wakaf Islam (BAWAIS), Lembaga Wakaf Quran (LWQ), Marwah Wakaf Indonesia (MWI), serta Sebar Quran Indonesia (SQI). Kolaborasi ini dilakukan sebagai upaya memperluas jangkauan penyaluran bantuan, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak dapat dipenuhi secara lebih efektif.

Tim yang diberangkatkan membawa sejumlah logistik dan perlengkapan penting yang dibutuhkan oleh masyarakat Aceh Tamiang. Di antara bantuan tersebut adalah kebutuhan dasar pangan sembako, selimut, kasur lipat, air bersih, serta Mushaf Al-Quran dan perlengkapan ibadah.

Perjalanan menuju Sumatera diperkirakan akan berlangsung selama 3 hingga 4 hari ke depan, mencakup pendistribusian bantuan langsung dan koordinasi dengan pihak setempat untuk memastikan seluruh bantuan sampai kepada penerima manfaat. Tim juga diberikan arahan untuk melakukan pendataan lanjutan apabila terdapat kebutuhan tambahan yang harus dipenuhi setelah penyaluran tahap pertama.

Dalam kesempatan tersebut, Salman Al Fariez, tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian penyaluran bantuan untuk Saudara di Sumatera dapat berjalan dengan tertib dan aman.

“Doakan kami tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal, agar diberikan kemudahan oleh Allah SWT dan bisa menyampaikan bantuan dari orang-orang baik semua untuk saudara kita di Sumatera. Jazakumullah khairan katsiran Bapak/Ibu, semoga semua kebaikan dibalas oleh Allah SWT,” ungkap Salman Al Fariez.

Aksi ini menjadi salah satu wujud nyata kerjasama antar lembaga dalam menyikapi kebutuhan masyarakat pada masa krisis. Harapannya, bantuan yang disalurkan dapat mengurangi beban warga Aceh Tamiang dan memberikan dukungan bagi mereka untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

JUMLAH KORBAN DAN FASILITAS TERDAMPAK TERUS MENINGKAT!
Bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal, mari ringankan beban saudara-saudara kita dengan tunaikan “Donasi Tanggap Bencana” melalui,

🏧 Bank Mandiri # 132.00.1254.995.3

🏧 Bank BRI # 0407.0100.5391.509

🏧 Bank BSI # 708.588.555.8

🏧 Bank BCA # 233.08.777.18

🏧 Bank BNI # 8888.97.0707

InsyaAllah, “Donasi Tanggap Bencana” yang sahabat Al Hilal tunaikan, bantu penuhi kebutuhan mendesak bagi saudara di Sumatera!

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎️ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

 

Update Pembangunan Asrama Santri Pesantren Al Hilal Cibiru per Jumat, 5 Desember 2025

 

Alhamdulillah, perkembangan pembangunan Asrama Santri Pesantren Al Hilal Cibiru terus menunjukkan kemajuan. Pada Jumat, 5 Desember 2025, sejumlah pekerjaan penting telah rampung maupun memasuki tahapan penyelesaian.

Adapun progres pembangunan terbaru adalah sebagai berikut:

  1. Pelepasan bambu blandar asrama lantai 1 telah selesai
  2. Pelepasan papan bekisting asrama lantai 1 kini memasuki tahap penyelesaian,
  3. Sebanyak 32 tiang asrama santri lantai 2 telah selesai dicor
  4. Pelepasan kaso dan papan bekisting untuk tiang yang telah selesai dicor lebih dari seminggu juga telah dilakukan
  5. Persiapan pengecoran untuk 5 tiang tambahan di lantai 2 sedang dilakukan

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, Insya Allah asrama ini jika sudah selesai akan menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman bagi para santri yatim di Pesantren Al Hilal Cibiru. Selain sebagai tempat beristirahat, bangunan ini juga akan menjadi ruang mereka mengaji, menimba ilmu, dan membentuk karakter dengan bimbingan para guru.

Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, para donatur, dan orang-orang baik yang telah mendukung pembangunan ini baik melalui doa, tenaga, maupun donasi. Semoga setiap bantuan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Semoga pembangunan asrama ini berjalan lancar hingga selesai dan dapat segera digunakan untuk kebutuhan para santri dalam menimba ilmu. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Penulis: Indra Rizki

Yuk menjadi bagian dari dibangunnya Masjid dan Asrama Santri Yatim Penghafal Quran:

Bank Mandiri # 132.00.1718.744.5

A.n. Al Hilal Rancapanggu

 

Informasi & Call Center:

Website: www.alhilal.or.id

Telefon: 022 2005079

WA: 0812 2220 275

 

×