Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Alhamdulillah, Pengeboran Perdana Sumur Bor di Pondok Pesantren Babussalam oleh Laziswaf Al Hilal di Gunung Halu Mulai Dilaksanakan

Alhamdulillah, Pengeboran Perdana Sumur Bor di Pondok Pesantren Babussalam oleh Laziswaf Al Hilal di Gunung Halu Mulai Dilaksanakan

 

Alhamdulillah, langkah nyata dalam menghadirkan sumber air bersih kembali diwujudkan oleh LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Pada tanggal 07 April 2026, telah dilaksanakan pengeboran pertama sumur bor untuk Pondok Pesantren Babussalam yang berokasi di Kp. Neglasari, Desa Bunijaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat.

Program ini menjadi harapan besar bagi pesantren, mengingat selama ini akses air bersih masih menjadi tantangan. Sumur yang ada sebelumnya dinilai kurang layak, sementara keterbatasan dana membuat upaya perbaikan belum dapat dilakukan secara maksimal. Dengan dimulainya pengeboran ini, insya Allah akan hadir solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren.

Aden Ahmad Nawawi selaku ustadz dan guru di pesantren tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya, “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada LAZISWAF Al Hilal dan para dermawan. Insya Allah, jika sumur ini udah selesai, akan menjadi sumber air bersih yang sangat bermanfaat bagi pesantren. Apalagi ketika nanti masuk musim kemarau, pas air bersih sangat dibutuhkan sekali, baik untuk ibadah, sanitasi, atau juga untuk kebutuhan sehari-hari di lingkungan pesantren.”

Kehadiran sumur bor ini tentu akan memberikan dampak besar, tidak hanya untuk menunjang aktivitas santri dalam beribadah seperti wudhu dan mandi, tetapi juga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pesantren secara keseluruhan.

Saat ini, proses pengeboran masih terus berlangsung. Oleh karena itu, kami memohon doa dari Sahabat semua agar pembangunan sumur bor ini dapat berjalan lancar hingga selesai, serta dapat segera dimanfaatkan oleh para santri dan masyarakat sekitar. Semoga setiap langkah kebaikan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, serta menjadi jalan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

Penulis: Indra Rizki

 

Penyaluran Al-Qur’an Braille di SLB Muhammadiyah Karangpawitan Garut, Menguatkan Semangat Belajar Al-Qur’an Insan Netra

Penyaluran Al-Qur’an Braille di SLB Muhammadiyah Karangpawitan Garut, Menguatkan Semangat Belajar Al-Qur’an Insan Netra

 

Alhamdulillah, pada Kamis, 9 April 2026, telah dilaksanakan penyaluran Al-Qur’an Braille di SLB Muhammadiyah Karangpawitan, Garut. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dalam menghadirkan akses belajar Al-Qur’an bagi para penyandang tunanetra.

Kegiatan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para guru dan santri. Mengingat selama ini, kebutuhan akan mushaf Al-Qur’an, khususnya dalam bentuk Braille, masih sangat mendesak. Tidak sedikit santri tunanetra yang memiliki semangat tinggi untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an, namun terkendala oleh keterbatasan fasilitas yang tersedia.

Dengan hadirnya Al-Qur’an Braille ini, insya Allah para santri dapat lebih mudah dalam membaca, memahami, dan menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an. Ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi juga menjadi jembatan bagi mereka untuk semakin deket dengan kalamullah. Ibu Viani selaku perwakilan dari guru santri khusus turut menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan Al-Qur’an Braille ini. Insya Allah ini akan sangat bermanfaat bagi para santri kami dalam belajar Al-Qur’an,” ungkapnya.

Penyaluran ini menjadi bukti bahwa setiap keterbatasan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk meraih keberkahan Al-Qur’an. Justru dengan dukungan dan kepedulian bersama, lebih banyak saudara kita yang dapat merasakan nikmatnya belajar dan berinteraksi dengan Al-Qur’an. Semoga setiap huruf yang dibaca oleh para santri tunanetra menjadi pahala yang terus mengalir bagi para donatur dan semua pihak yang telah berkontribusi.

Penulis: Indra Rizki

 

Qurban 2026: Apa Itu dan Kapan Pelaksanaannya?

Qurban 2026: Apa Itu dan Kapan Pelaksanaannya?

Qurban 2026: Apa Itu dan Kapan Pelaksanaannya?

Qurban 2026: Apa Itu dan Kapan Pelaksanaannya?

Qurban 2026 menjadi momen yang sangat ditunggu oleh jutaan umat Muslim di seluruh dunia. Sebagai salah satu ibadah agung yang memiliki landasan kuat dalam Al-Qur’an dan Hadits, Qurban 2026 mengajak setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui penyembelihan hewan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami apa itu qurban, kapan waktunya, serta bagaimana cara melaksanakannya dengan benar dan penuh keikhlasan.

Apa Itu Qurban? Mengenal Makna dan Definisinya

Secara etimologi, kata qurban berasal dari bahasa Arab “qariba” yang berarti mendekat atau mendekatkan diri. Artinya, ibadah ini merupakan sarana seorang hamba untuk semakin dekat kepada Allah SWT. Selain itu, qurban juga dikenal dengan istilah udlhiyyah, yaitu hewan yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik.

Sementara itu, secara syariat, qurban adalah ibadah menyembelih hewan ternak—seperti sapi, kambing, domba, atau unta—pada waktu yang telah ditentukan, dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan demikian, qurban bukan sekadar ritual, melainkan ekspresi nyata dari ketakwaan dan rasa syukur seorang Muslim.

Lebih jauh lagi, program Qurban Al Hilal hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah ini secara amanah, transparan, dan sesuai syariah. Anda dapat berkonsultasi langsung dengan tim LAZISWAF Al Hilal untuk mendapatkan panduan yang tepat.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانۡحَرۡ

“Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”

— QS. Al-Kautsar (108): 2

Ayat di atas menegaskan bahwa shalat dan qurban merupakan dua perintah Allah yang saling berkaitan erat. Keduanya merupakan wujud penghambaan total seorang Muslim kepada Rabb-nya. Oleh sebab itu, melaksanakan Qurban 2026 adalah bentuk ketaatan yang sangat dianjurkan.

Hukum Qurban 2026: Wajib atau Sunnah?

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum qurban. Sebagian besar ulama—termasuk Imam Syafi’i dan Imam Malik—berpendapat bahwa qurban hukumnya sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan bagi Muslim yang mampu. Sementara itu, Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa qurban hukumnya wajib bagi yang memiliki kemampuan finansial.

Meskipun demikian, keduanya sepakat bahwa qurban memiliki keutamaan yang sangat besar. Selanjutnya, penting untuk diketahui bahwa kewajiban moral berqurban sangat kuat, sehingga Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang memiliki kemampuan namun tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Kapan Pelaksanaan Qurban 2026?

Berdasarkan kalender Hijriyah, Qurban 2026 diperkirakan akan jatuh pada:

Hari / Tanggal Hijriyah Perkiraan Tanggal Masehi 2026 Keterangan
10 Dzulhijjah 27 Mei 2026 Hari Raya Idul Adha – Hari utama penyembelihan
11 Dzulhijjah 28 Mei 2026 Hari Tasyrik pertama
12 Dzulhijjah 29 Mei 2026 Hari Tasyrik kedua
13 Dzulhijjah 30 Mei 2026 Hari Tasyrik ketiga (akhir waktu qurban)

Tanggal masehi bersifat perkiraan dan menunggu keputusan resmi pemerintah Indonesia serta ru’yatul hilal.

Dengan demikian, waktu penyembelihan hewan qurban berlangsung selama empat hari, dimulai setelah shalat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah hingga sebelum terbenamnya matahari pada 13 Dzulhijjah. Karena itu, persiapan Qurban 2026 sebaiknya dimulai jauh sebelum hari pelaksanaan.

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلۡنَا مَنۡسَكًا لِّيَذۡكُرُوا اسۡمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمۡ مِّنۡۢ بَهِيۡمَةِ الۡاَنۡعَامِ

“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), agar mereka menyebut nama Allah atas hewan ternak yang telah Kami rezekikan kepada mereka.”

— QS. Al-Hajj (22): 34

Ayat ini membuktikan bahwa qurban adalah syariat universal yang Allah tetapkan untuk seluruh umat manusia sepanjang sejarah. Artinya, Qurban 2026 bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan perintah ilahi yang terus berlaku hingga akhir zaman.

Siap Berqurban di Tahun 2026?

Bergabunglah bersama ribuan muhsinin yang telah mempercayakan qurbannya kepada LAZISWAF Al Hilal. Hewan qurban pilihan, sehat, dan sesuai syariah—tersalurkan tepat sasaran.

Konsultasi Qurban via WhatsApp

Syarat Hewan Qurban 2026 yang Sah Menurut Syariat

Agar ibadah Qurban 2026 sah dan diterima, hewan yang dipilih harus memenuhi beberapa persyaratan penting. Berikut ini adalah ketentuan yang wajib diperhatikan:

Syarat Hewan Qurban

  • Jenis hewan: Unta, sapi, kerbau, kambing, atau domba (hewan ternak/an’am).
  • Usia minimal: Kambing/domba minimal 1 tahun; sapi/kerbau minimal 2 tahun; unta minimal 5 tahun.
  • Kondisi fisik: Sehat, tidak cacat, tidak kurus, tidak buta, dan tidak pincang.
  • Kepemilikan: Hewan merupakan milik sah shohibul qurban atau atas izinnya.
  • Jumlah peserta: 1 ekor kambing/domba untuk 1 orang; 1 ekor sapi untuk 7 orang.

Seiring dengan itu, LAZISWAF Al Hilal menyediakan hewan qurban berupa Sapi Bali berbobot 320–360 kg yang sehat dan telah memenuhi semua persyaratan syariah. Jadi, Anda tidak perlu khawatir soal keabsahan qurban Anda.

Hikmah dan Keutamaan Melaksanakan Qurban 2026

Tentu saja, setiap ibadah yang Allah syariatkan mengandung hikmah yang luar biasa. Demikian pula dengan Qurban 2026. Pertama, qurban melatih jiwa untuk ikhlas dalam berkorban demi Allah. Kedua, qurban mempererat solidaritas sosial karena dagingnya dibagikan kepada fakir miskin dan tetangga. Ketiga, qurban mengingatkan kita pada kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS—sebuah teladan iman yang abadi.

Lebih dari itu, menurut hadits Nabi SAW, setiap helai bulu hewan qurban akan menjadi kebaikan di sisi Allah SWT. Dengan kata lain, semakin besar dan sehat hewan yang diqurbankan, semakin banyak pula pahala yang diraih. Inilah mengapa Qurban 2026 menjadi kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan.

لَنۡ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوۡمُهَا وَلَا دِمَآؤُهَا وَلٰـكِنۡ يَّنَالُهُ التَّقۡوٰى مِنۡكُمۡ

“Daging (hewan qurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan dari kamu.”

— QS. Al-Hajj (22): 37

Ayat yang agung ini menegaskan bahwa inti dari Qurban 2026 bukanlah sekadar ritual menyembelih hewan, melainkan ketakwaan dan keikhlasan hati yang menyertai setiap prosesnya. Oleh sebab itu, niatkan qurban semata-mata karena Allah SWT, bukan karena pamer atau tradisi belaka.

Cara Berqurban 2026 Bersama LAZISWAF Al Hilal

Kini, melaksanakan Qurban 2026 semakin mudah berkat hadirnya lembaga amil zakat infak sedekah terpercaya seperti LAZISWAF Al Hilal. Sebagai lembaga yang telah mendapat izin resmi dari Kementerian Agama RI (No. 1114 Tahun 2023) dan terdaftar di Badan Wakaf Indonesia, Al Hilal menjamin pengelolaan qurban yang amanah dan transparan.

Adapun langkah-langkah untuk berqurban melalui Al Hilal sangat mudah, yaitu:

✅ Langkah Qurban via LAZISWAF Al Hilal

  • Pilih paket qurban: 1 ekor sapi, 1/7 sapi, domba, atau sedekah qurban.
  • Hubungi tim Al Hilal via WhatsApp atau kunjungi kantor pusat di Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Bandung.
  • Lakukan pembayaran melalui rekening donasi yang tersedia di halaman rekening donasi Al Hilal.
  • Terima laporan penyaluran lengkap sebagai bukti transparansi.

Sebagai tambahan, Al Hilal juga aktif dalam berbagai program sosial yang berdampak luas, mulai dari program LAZISWAF Al Hilal, penyebaran mushaf Al-Qur’an, hingga tanggap bencana. Dengan berqurban melalui Al Hilal, Anda turut mendukung keberlangsungan seluruh misi kemanusiaan ini.

Selanjutnya, bagi Anda yang berada di Bandung dan sekitarnya, Al Hilal adalah lembaga amil zakat terbaik di Bandung yang telah terbukti kredibel dan berintegritas selama bertahun-tahun. Laporan keuangan yang transparan juga dapat diakses langsung di halaman laporan keuangan Al Hilal.

🌙 Jangan Tunda Niat Baikmu!

Segera daftarkan qurban Anda untuk Qurban 2026 bersama LAZISWAF Al Hilal. Tim kami siap membantu Anda 24 jam melalui WhatsApp.

Daftar Qurban 2026 Sekarang

Kenapa Qurban 2026 Harus Melalui Lembaga Resmi?

Banyak orang bertanya: mengapa tidak berqurban sendiri saja? Jawabannya sederhana—melalui lembaga resmi seperti Al Hilal, proses qurban menjadi lebih terorganisir, menjangkau lebih banyak penerima manfaat, dan terhindar dari potensi pemborosan daging. Hal ini sejalan dengan prinsip mengapa menyalurkan zakat lewat lembaga amil zakat lebih aman.

Terlebih lagi, lembaga yang memiliki izin resmi—seperti yang dijelaskan dalam artikel perbedaan lembaga amil zakat resmi dan tidak resmi—memberikan kepastian hukum dan ketenangan batin bagi shohibul qurban. Dengan demikian, ibadah Qurban 2026 Anda benar-benar terlaksana secara optimal.

Persiapan Spiritual Menyambut Qurban 2026

Selain persiapan teknis, persiapan spiritual juga tidak kalah penting dalam menyambut Qurban 2026. Pertama-tama, perbanyaklah puasa sunnah di bulan Dzulhijjah, terutama pada 1–9 Dzulhijjah. Kemudian, perbanyak dzikir, takbir, tahmid, dan tahlil—terutama pada 10 hari pertama Dzulhijjah yang merupakan hari-hari paling mulia dalam setahun.

Di samping itu, mantapkanlah niat berqurban jauh sebelum hari pelaksanaan. Dengan niat yang kuat dan persiapan yang matang, insya Allah Qurban 2026 akan menjadi ibadah yang membawa keberkahan berlipat ganda bagi diri, keluarga, dan umat.

📞 Hubungi LAZISWAF Al Hilal

Kantor Pusat: Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung
022 2005079  |  WhatsApp: 0812 2220 2751
cs@alhilal.or.id  |  lazisalhilal@gmail.com

Chat WhatsApp Sekarang

Kesimpulan: Jadikan Qurban 2026 Momentum Terbaik

Pada akhirnya, Qurban 2026 adalah kesempatan yang sangat berharga untuk meningkatkan ketakwaan, mempererat ukhuwah, dan berbagi kebahagiaan bersama sesama. Dengan memahami makna, hukum, syarat, dan waktu pelaksanaannya, kita dapat melaksanakan Qurban 2026 dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan emas ini. Segera rencanakan Qurban 2026 Anda bersama LAZISWAF Al Hilal—lembaga yang telah dipercaya ribuan donatur di seluruh Indonesia. Bersama-sama, kita wujudkan qurban yang amanah, berkualitas, dan berdampak nyata.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program dan kegiatan Al Hilal, kunjungi halaman berita dan blog Al Hilal. Anda juga dapat mengikuti media sosial resmi kami:

YouTube Al Hilal  | Instagram @laziswafalhilal  | Facebook LAZ Al Hilal  | X (Twitter)

 

Qurban 2026 Kapan Dilaksanakan? Ini Jadwal Idul Adha Resmi Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Qurban 2026 Kapan Dilaksanakan? Ini Jadwal Idul Adha Resmi Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Qurban 2026 kapan dilaksanakan? Pertanyaan ini menjadi salah satu yang paling banyak dicari oleh umat Islam Indonesia menjelang pertengahan tahun. Bagi Anda yang ingin mempersiapkan ibadah qurban sejak dini, mengetahui jadwal pasti Idul Adha 2026 sangat penting untuk merencanakan segala sesuatunya dengan matang.

Kabar baiknya, untuk tahun 2026 ini terdapat keselarasan prediksi antara Pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU). Ketiga pihak memprediksi Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Ini adalah kabar menggembirakan karena berpotensi menyatukan perayaan Idul Adha di seluruh Indonesia tanpa perbedaan tanggal.

LAZISWAF Pesantren Al Hilal sebagai lembaga amil zakat resmi berizin Kementerian Agama menyediakan layanan qurban terpercaya untuk Idul Adha 2026. Mari kita bahas secara lengkap jadwal, penetapan, dan persiapan qurban 2026!

Baca Juga: Rekomendasi Aqiqah Bandung Terbaik Untuk Keluarga

Qurban 2026: Jadwal Resmi dari Berbagai Sumber

<yoastmark class=

Penetapan tanggal Idul Adha di Indonesia melibatkan beberapa otoritas keagamaan yang masing-masing memiliki metode perhitungan berbeda. Namun untuk tahun 2026, terdapat kesamaan prediksi yang sangat menggembirakan.

وَأَذِّن فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

“Dan serulah manusia untuk menunaikan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki atau mengendarai unta yang kurus, mereka datang dari segala penjuru yang jauh.” (QS. Al-Hajj: 27)

Jadwal Idul Adha 2026 Versi Pemerintah (Kemenag RI)

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI:

1 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026 9 Dzulhijjah (Hari Arafah): Selasa, 26 Mei 2026 10 Dzulhijjah (Idul Adha): Rabu, 27 Mei 2026 11-13 Dzulhijjah (Hari Tasyrik): Kamis-Sabtu, 28-30 Mei 2026.

Pemerintah menggunakan metode hisab dan rukyat dengan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Berdasarkan kriteria ini, hilal dinyatakan dapat dirukyat apabila telah mencapai ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Penting: Penetapan resmi tetap menunggu Sidang Isbat yang akan digelar pada akhir bulan Dzulqa’dah 1447 H. Sidang ini akan memverifikasi hasil perhitungan astronomi dan pengamatan hilal di berbagai titik di seluruh Indonesia.

Jadwal Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan secara resmi melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1447 H:

1 Dzulhijjah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026 9 Dzulhijjah (Hari Arafah): Selasa, 26 Mei 2026 10 Dzulhijjah (Idul Adha): Rabu, 27 Mei 2026

Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Kontemporer yang diformulasikan ke dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Metode ini menetapkan awal bulan ketika hilal atau bulan baru sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam, tanpa perlu menunggu visibilitas hilal secara fisik.

Keunggulan metode KHGT adalah memberikan kepastian jadwal jauh hari sebelumnya, sehingga umat Muhammadiyah dapat mempersiapkan ibadah qurban dengan lebih matang. Berdasarkan sejarah LAZISWAF Al Hilal, kepastian jadwal sangat membantu dalam persiapan logistik penyembelihan dan distribusi daging qurban.

Jadwal Idul Adha 2026 Versi Nahdlatul Ulama (NU)

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggunakan kriteria Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) dalam menentukan awal bulan Hijriah. Keputusan resmi baru akan ditetapkan pada akhir Dzulqa’dah, sama seperti pemerintah.

Namun, jika merujuk pada Kalender Almanak NU yang dirilis oleh Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro, prediksi Idul Adha 2026 adalah:

10 Dzulhijjah 1447 H: Rabu, 27 Mei 2026

Dengan demikian, terdapat keselarasan prediksi antara Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU untuk tahun 2026. Ini memberikan harapan besar bahwa perayaan Idul Adha akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia.

Mengapa Penting Mengetahui Jadwal Qurban 2026 dari Sekarang?

Jangan Biarkan Harta Hanya Habis untuk Kebutuhan, Yuk Sisihkan untuk Qurban Tahun Ini

Jangan Biarkan Harta Hanya Habis untuk Kebutuhan, Yuk Sisihkan untuk Qurban Tahun Ini

Mengetahui kapan qurban 2026 dilaksanakan bukan hanya soal menandai kalender. Ada banyak alasan mengapa informasi ini sangat penting:

1. Persiapan Finansial yang Matang

Qurban membutuhkan dana yang tidak sedikit. Berdasarkan program Booking Berkah Qurban (BBQ) Al Hilal, Anda bisa mulai menabung qurban dari sekarang hanya dengan Rp 500.000.

Dengan mengetahui jadwal dari jauh hari, Anda bisa:

  • Menabung secara bertahap hingga Idul Adha
  • Tidak terbebani dengan pengeluaran mendadak
  • Memilih hewan qurban berkualitas terbaik

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)

2. Memastikan Ketersediaan Hewan Qurban

Menjelang Idul Adha, harga hewan qurban cenderung naik dan ketersediaan berkurang. Dengan pesan dari sekarang melalui LAZISWAF Pesantren Al Hilal, Anda bisa:

  • Mendapatkan hewan berkualitas terbaik
  • Harga lebih stabil
  • Terhindar dari kehabisan stok

Berdasarkan syarat hewan qurban, semua hewan qurban harus memenuhi kriteria sehat, tidak cacat, dan mencapai usia minimal yang ditentukan syariat.

3. Perencanaan Libur dan Agenda Keluarga

Dengan mengetahui jadwal pasti, Anda bisa:

  • Merencanakan mudik lebaran
  • Mengatur cuti kantor
  • Mempersiapkan acara keluarga
  • Koordinasi dengan panitia qurban di kampung/masjid

4. Persiapan Spiritual dan Mental

لِّيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan.” (QS. Al-Hajj: 28)

Persiapan tidak hanya materi, tetapi juga spiritual:

  • Memperbanyak ibadah di 10 hari pertama Dzulhijjah
  • Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah (26 Mei 2026)
  • Memperbanyak dzikir, takbir, dan tahmid

Berdasarkan program edukasi LAZISWAF Al Hilal, persiapan spiritual sama pentingnya dengan persiapan materi.

Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Adha 2026

Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 telah menetapkan jadwal libur Idul Adha 2026:

Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Idul Adha 1447 Hijriah ✅ Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha ✅ Jumat, 29 Mei 2026: Hari kerja biasa Sabtu-Minggu, 30-31 Mei 2026: Libur akhir pekan

Dengan adanya cuti bersama, Anda bisa menikmati libur panjang 5 hari (27-31 Mei 2026) jika mengambil cuti pada hari Jumat. Waktu yang cukup untuk:

  • Mudik dan berkumpul dengan keluarga
  • Melaksanakan ibadah qurban dengan khusyuk
  • Berbagi kebahagiaan dengan santri yatim dan masyarakat dhuafa

Waktu Penyembelihan Hewan Qurban 2026

Berdasarkan ketentuan shohibul qurban, waktu penyembelihan hewan qurban dimulai setelah Shalat Idul Adha hingga terbenamnya matahari pada hari Tasyrik terakhir.

Jadwal Lengkap Waktu Penyembelihan Qurban 2026:

Hari Pertama (10 Dzulhijjah): Rabu, 27 Mei 2026 Waktu: Setelah Shalat Idul Adha (sekitar pukul 07.00-08.00 WIB) hingga Maghrib

Hari Kedua (11 Dzulhijjah): Kamis, 28 Mei 2026
Waktu: Setelah terbit matahari hingga Maghrib

Hari Ketiga (12 Dzulhijjah): Jumat, 29 Mei 2026 Waktu: Setelah terbit matahari hingga Maghrib

Hari Keempat (13 Dzulhijjah): Sabtu, 30 Mei 2026 Waktu: Setelah terbit matahari hingga Maghrib

Total: 4 hari waktu penyembelihan qurban

Berdasarkan ketentuan penyembelihan, hewan qurban harus disembelih dalam 1 sayatan dengan pisau yang tajam agar tidak menyakiti hewan.

Amalan Istimewa di 10 Hari Pertama Dzulhijjah 2026

Sebelum Idul Adha tiba, ada 10 hari pertama Dzulhijjah yang sangat istimewa. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada hari di mana amal kebaikan saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah).” (HR. Bukhari)

Jadwal 10 Hari Pertama Dzulhijjah 1447 H:

1-8 Dzulhijjah: 18-25 Mei 2026

  • Perbanyak dzikir, takbir, tahmid, tahlil
  • Puasa sunnah (sangat dianjurkan)
  • Perbanyak sedekah dan amal shalih
  • Baca Al-Quran

9 Dzulhijjah (Hari Arafah): Selasa, 26 Mei 2026

  • Puasa Arafah (bagi yang tidak berhaji)
  • Pahala: menghapus dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang (HR. Muslim)
  • Perbanyak doa (waktu mustajab)

10 Dzulhijjah (Idul Adha): Rabu, 27 Mei 2026

  • Shalat Idul Adha
  • Penyembelihan qurban
  • Takbiran

Berdasarkan visi dan misi LAZISWAF Al Hilal, 10 hari pertama Dzulhijjah adalah momentum terbaik untuk melipatgandakan amal kebaikan.

Perbedaan Metode Penetapan: Hisab, Rukyat, dan KHGT

Untuk memahami mengapa ada perbedaan (meskipun tahun 2026 selaras), mari kita pahami metode yang digunakan:

Metode Pemerintah: Hisab dan Rukyat (Kriteria MABIMS)

Hisab: Perhitungan astronomi untuk memprediksi posisi bulan Rukyat: Pengamatan langsung hilal (bulan sabit) setelah maghrib Kriteria MABIMS: Hilal dianggap dapat dirukyat jika tinggi minimal 3° dan elongasi 6,4°

Keputusan final: Sidang Isbat pada akhir Dzulqa’dah

Metode Muhammadiyah: Hisab Hakiki (KHGT)

Menggunakan perhitungan astronomi murni. Awal bulan ditetapkan ketika hilal sudah di atas ufuk saat matahari terbenam, tanpa perlu rukyat fisik.

Keunggulan: Kepastian jadwal jauh hari Dasar: Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)

Metode NU: Imkanur Rukyah NU (IRNU)

Kombinasi hisab dan rukyat dengan kriteria khusus. Keputusan tetap menunggu hasil rukyat pada akhir bulan.

Untuk tahun 2026, ketiga metode menghasilkan prediksi yang sama: 27 Mei 2026. Ini menunjukkan posisi hilal pada akhir Dzulqa’dah 1447 H sudah memenuhi semua kriteria yang digunakan.

Cara Mempersiapkan Qurban 2026 dari Sekarang

Dengan waktu yang masih cukup panjang (kurang dari 2 bulan dari sekarang), Anda bisa mempersiapkan qurban dengan matang:

1. Tentukan Jenis Hewan Qurban

Berdasarkan paket qurban LAZISWAF Al Hilal:

Domba: Rp [sesuai harga terkini]

  • 1 ekor untuk 1 orang
  • Domba jantan, berat minimal 25 kg
  • Sehat dan sesuai syariah

1/7 Sapi: Rp [sesuai harga terkini]

  • 1 ekor sapi untuk 7 orang
  • Sapi Bali, berat 320-360 kg
  • Sehat dan sesuai syariah

1 Ekor Sapi: Rp [sesuai harga terkini]

  • 1 ekor untuk 1 keluarga/lembaga
  • Sapi Bali, berat 320-360 kg
  • Pahala lebih besar

Sedekah Qurban: Nominal bebas

  • Untuk disalurkan ke fakir miskin
  • Pahala jariyah mengalir

2. Mulai Menabung dari Sekarang

Program BBQ (Booking Berkah Qurban) Al Hilal

Mulai dari Rp 500.000 saja!

  • Cicil sedikit demi sedikit
  • Tidak terasa berat
  • Hewan terjamin kualitasnya

Keuntungan: ✅ Lebih terencana ✅ Lebih ringan ✅ Amanah dan transparan ✅ Hewan berkualitas terjamin ✅ Penyaluran tepat sasaran

3. Pilih Lembaga Qurban Terpercaya

LAZISWAF Pesantren Al Hilal memiliki:

Legalitas Resmi:

Pengalaman 20+ Tahun:

Transparan: Laporan keuangan terbuka untuk publik

4. Pelajari Tata Cara Qurban yang Benar

Pelajari dari sekarang:

Berdasarkan program edukasi LAZISWAF Al Hilal, pemahaman yang benar akan membuat ibadah qurban lebih sempurna.

Pesan Qurban 2026 di LAZISWAF Al Hilal: Mudah dan Terpercaya

Tidak perlu bingung mencari hewan qurban berkualitas. LAZISWAF Pesantren Al Hilal siap melayani Anda!

Cara Pesan Qurban:

1. Via WhatsApp: 0812 2220 2751

2. Kunjungi Kantor: Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung

3. Via Website: alhilal.or.id/qurban-alhilal

Transfer Pembayaran:

Bank Mandiri: 132.00.1254.995.3 An. Al-Hilal Rancapanggu

Bank BRI: 0407.0100.5391.509 An. Yayasan Al-Hilal RSN

Bank BCA: 233.08.777.18 An. YAY Al Hilal Rancapanggu

Bank BSI: 708.588.555.8 An. Yayasan Al-Hilal

Yang Anda Dapatkan:

✅ Hewan qurban berkualitas sesuai syariat ✅ Penyembelihan oleh juru sembelih berpengalaman ✅ Dokumentasi lengkap (foto/video) ✅ Daging disalurkan ke santri yatim, fakir miskin, dan daerah terpencil ✅ Laporan transparan

Kesimpulan: Qurban 2026 Insya Allah Serentak di Seluruh Indonesia

Qurban 2026 dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Mei 2026 berdasarkan prediksi yang selaras dari Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU. Ini adalah kabar menggembirakan yang memungkinkan seluruh umat Islam Indonesia merayakan Idul Adha secara serentak.

Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, manfaatkan kesempatan ini untuk:

  • Mulai menabung qurban dari sekarang
  • Memilih hewan berkualitas terbaik
  • Mempersiapkan diri secara spiritual
  • Berbagi kebahagiaan dengan sesama

لَن تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ

“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali Imran: 92)

Jangan tunda lagi! Wujudkan niat mulia berqurban bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal yang telah terpercaya selama 20+ tahun.

Pesan Qurban 2026 Sekarang

Semoga Allah SWT menerima ibadah qurban kita dan menjadikannya sebagai jalan menuju surga-Nya. Amin ya Rabbal ‘alamin.


Baca Juga:

  1. Tunaikan Qurban Bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal
  2. Booking Berkah Qurban (BBQ) Al Hilal 2025: Mulai dari Rp500 Ribu
  3. 5 Syarat Hewan Qurban yang Harus Terpenuhi
  4. Pengertian Shohibul Qurban dan Ketentuannya
  5. Perbedaan Ketentuan Pembagian Daging Aqiqah dan Qurban
  6. Penyembelihan Hewan Qurban Harus dalam 1 Sayatan

FAQ: Pertanyaan Seputar Qurban 2026

1. Qurban 2026 kapan dilaksanakan secara pasti?

Berdasarkan prediksi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU, qurban 2026 dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Mei 2026 bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Pemerintah akan mengumumkan kepastian final melalui Sidang Isbat pada akhir bulan Dzulqa’dah. Namun, karena ketiga pihak (Kemenag, Muhammadiyah, NU) memberikan prediksi yang sama, kemungkinan besar perayaan akan serentak di seluruh Indonesia. Waktu penyembelihan dimulai setelah Shalat Idul Adha hingga terbenamnya matahari pada 13 Dzulhijjah (30 Mei 2026). LAZISWAF Al Hilal siap melayani qurban Anda dengan profesional dan sesuai syariat.

2. Apakah ada perbedaan tanggal Idul Adha 2026 antara Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU?

Kabar baiknya, untuk tahun 2026 TIDAK ada perbedaan dalam prediksi tanggal. Ketiga pihak (Pemerintah/Kemenag, Muhammadiyah, dan NU) sama-sama memprediksi Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Pemerintah menggunakan metode hisab-rukyat dengan kriteria MABIMS, Muhammadiyah menggunakan Hisab Hakiki (KHGT), dan NU menggunakan Imkanur Rukyah NU. Meskipun metodenya berbeda, posisi hilal pada akhir Dzulqa’dah 1447 H diprediksi sudah memenuhi semua kriteria. Ini memberikan harapan besar untuk perayaan serentak. Daftar qurban sekarang untuk memastikan tempat Anda!

3. Berapa lama libur nasional Idul Adha 2026?

Berdasarkan SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, libur Idul Adha adalah: Rabu, 27 Mei 2026 (Libur Nasional) dan Kamis, 28 Mei 2026 (Cuti Bersama). Ditambah libur akhir pekan (Sabtu-Minggu 30-31 Mei), Anda bisa menikmati libur panjang 5 hari jika mengambil cuti pada Jumat 29 Mei. Waktu yang cukup untuk mudik, berkumpul keluarga, dan melaksanakan ibadah qurban dengan khusyuk. Manfaatkan waktu ini untuk berbagi kebahagiaan dengan  santri dan masyarakat dhuafa.

4. Kapan waktu terbaik untuk memesan hewan qurban 2026?

SEKARANG adalah waktu terbaik! Semakin awal memesan, semakin banyak keuntungannya: hewan berkualitas terjamin, harga lebih stabil, dan Anda bisa mencicil. Berdasarkan program BBQ Al Hilal, Anda bisa mulai menabung qurban hanya dengan Rp 500.000 dan mencicilnya hingga Idul Adha tiba. Menjelang hari H, harga hewan cenderung naik dan ketersediaan berkurang. Dengan pesan dari sekarang melalui LAZISWAF Al Hilal, Anda terhindar dari kepanikan last minute dan mendapat hewan sesuai syarat yang ditentukan.

5. Apa saja amalan penting di bulan Dzulhijjah sebelum Idul Adha?

Bulan Dzulhijjah, khususnya 10 hari pertama (18-27 Mei 2026), adalah hari-hari paling mulia. Amalan yang sangat dianjurkan: (1) Puasa sunnah di hari 1-8 Dzulhijjah, (2) Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah (26 Mei 2026) yang pahalanya menghapus dosa 2 tahun, (3) Perbanyak dzikir, takbir, tahlil, dan tahmid, (4) Perbanyak sedekah dan amal shalih, (5) Baca Al-Quran, dan (6) Qurban pada 10-13 Dzulhijjah. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada hari yang amal kebaikan lebih dicintai Allah selain 10 hari ini.” Manfaatkan momen ini dengan bersedekah dan berqurban melalui LAZISWAF Al Hilal!

Informasi dan Kontak:

Website: www.alhilal.or.id WhatsApp: 0812 2220 2751 Email: cs@alhilal.or.id Telepon: 022 2005079

Kantor Pusat: Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung

Instagram: @laziswafalhilal Facebook: facebook.com/lazalhilal TikTok: @laziswafalhilal YouTube: @pesantrenalhilal

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Yuk Siapkan Qurban dari Sekarang | LAZISWAF Al Hilal

Setelah Lebaran, Saatnya Menata Keuangan Agar Tetap Stabil Dan Berkah

Setelah Lebaran, Saatnya Menata Keuangan Agar Tetap Stabil Dan Berkah

Setelah Lebaran, Saatnya Menata Keuangan Agar Tetap Stabil Dan Berkah

Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang paling dinanti umat muslim dipenghujung bulan ramadhan. Momen ini selalu identik dengan kebahagiaan, silaturahmi, dan berbagi. Namundibalik itu semua, tidak sedikit yang merasakan kondisi keuangan menjadi kurang stabil setelahnya.

Hari Raya Idul Fitri seringkali menjadi waktu dimana pengeluaran meningkat, mulai dari persiapan lebaran, mudik, hingga berbagi THR. Hal ini wajar terjadi, tetapi tetap perlu disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mengelola keuangan dengan baik agar kehidupan tetap seimbang dan penuh keberkahan.

Dalam Islam, keuangan tidak hanya dipandang dari sisi duniawi, tetapi juga harus seimbang dengan nilai ibadah. Seorang muslim diajarkan untuk hidup sederhana, tidak berlebihan serta tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan kepeduliaan sosial.

Beberapa hal ini sering menjadi penyebab kondisi keuangan menjadi tidak stabil setelah lebaran anatara lain:

  • Pengeluaran besar saat lebaran (mudik, THR, konsumsi, pakaian baru)
  • Kurangnya perencanaan anggaran
  • Tidak adanya dana darurat
  • Gaya hidup konsumtif
  • Minimnya kebiasaan menabung

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kondisi keuangan agar lebih stabil:

  1. Evaluasi Kondisi Keuangan

Mulailah dengan mengevaluasi terkait pemasukan dan seluruh pengeluaran selama lebaran. Dari sini, kita bisa mengetahui berapa sisa uang yang dimiliki, mengetahui letak pengeluaran impulsif, dan keselahan dalam pengelolaan keuangan untuk diperbaiki kedepannya.

  1. Membuat Rencana Anggaran

Langkah selanjutnya adalah membuat rencana anggaran baru yang realistis sesuai dengan pemasukan. Rencana anggaran bisa disusun dengan memprioritaskan kebutuhan utama seperti makan, listrik, air, dan transportasi. Setelah itu, dana yang tersisa bisa disimpan sebagai tabungan ataupun dana darurat, serta alokasikan sebagian untuk sedekah.

  1. Memisahkan antara kebutuhan dan keinginan

Seringkali keuangan terasa kurang karena tidak bisa membedakan kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan adalah hal yang wajib dipenuhi untuk bertahan hidup, sedangkan keinginan ialah hal yang sifatnya tambahan dan bisa ditunda. Rasulullah mengajarkan hidup sederhana dan tidak berlebih lebihan, sehingga penting untuk menghindari pengeluaran yang tidak mendesak hanya karena tergiur diskon dan tren.

  1. Menyisihkan Dana untuk Kepeduliaan Sosial

Sedekah bukan hanya dilakukan saat kondisi keuangan baik. Padahal, dalam islam sedekah justru membuka pintu rezeki. Allah SWT berfirman dalam Al Quran bahwa sedekah tidak mengurangi harta, justru akan melipatgandakannya. Tidak perlu menunggu keuangan yang stabil untuk bersedakah, karena sedekah bernilai pahala besar dengan niat yang tulus dan konsisten.

Mengalami keuangan yang kurang stabil setelah lebaran adalah hal yang wajar, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan menerapkan cara kelola keuangan yang baik dan disiplin, kita bisa kembali menata kehidupan finansial dengan lebih baik. Jangan lupa tetap menyisihkan dana untuk kepeduliaan sosial meskipun dalam kondisi terbatas, karena melalui tangan kita ada rezeki untuk orang lain.

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim yang Sering Terlupakan

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim yang Sering Terlupakan

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim yang Sering Terlupakan

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim yang Sering Terlupakan

Dalam fiqih Islam, anak yatim adalah anak yang belum baligh dan telah ditinggal wafat oleh ayahnya. Kehilangan sosok ayah sebagai pencari nafkah tentu bukan hal yang mudah. Bukan hanya kehilangan secara materi, tetapi juga kehilangan sosok pelindung dan penopang kehidupan.

Karena itulah, Islam sangat memperhatikan dan memuliakan anak yatim. Bahkan Allah SWT secara langsung memberikan petunjuk dalam Al Quran tentang bagaimana seharusnya kita bersikap kepada mereka. Dalam Q.S Al-Baqarah ayat 220 Allah berfirman yang artinya, “Mereka bertanya kepadamu tentang anak-anak yatim. Katakanlah, Memperbaiki keadaan mereka adalah baik.”

Ayat ini mengajarkan bahwa membantu, menjaga, dan memperbaiki kehidupan anak yatim adalah sebuah kebaikan yang sangat besar nilainya. Tidak hanya berdampak di dunia, tetapi juga menjadi bekal di akhirat.

Diantara mereka, ada anak-anak hebat yang tidak hanya berjuang dalam keterbatasan, tetapi juga sedang menghafal Al Quran. Santri yatim penghafal Al Quran adalah generasi yang menjaga kalam Allah di tengah ujian hidup yang tidak ringan. Mereka belajar, menghafal, dan memperjuangkan masa depan, sambil tetap tegar tanpa sosok ayah disampingnya.

Menyantuni mereka bukan hanya membantu kebutuhan hidup, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam menjaga Al Quran. Setiap ayat yang mereka hafalkan, setiap huruf yang mereka lantunkan, insyaAllah mengalirkan pahala bagi siapa saja yang turut mendukung perjuangan mereka.

Rasulullah SAW bersabda: “Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini,”. lalu beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah (HR. Bukhari). Betapa istimewanya kedudukan orang yang peduli terhadap anak yatim.

Selain itu, menyantuni anak yatim juga menjadi jalan menuju surga. Bahkan, kebaikan yang kita berikan bisa menjadi penolong di hari kiamat, saat semua amal diperhitungkan. Lebih dari itu, menyantuni anak yatim juga bisa menjadi ladang amal jariyah. Adanya doa doa tulus dari mereka, serta hafalan Al Quran yang terus mereka jaga, bisa menjadi kebaikan yang terus mengalir bahkan setelah kita tiada.

Maka, jangan ragu untuk ikut mengambil bagian dalam kebaikan ini. Tidak ada yang tau mengenai seberapa banyak perhitungan amal seseorang, bisa jadi melalui santri yatim penghafal Al Quran, Allah membuka jalan pahala yang tidak pernah terputus dan menjadi cahaya di akhirat nanti.

 

Keutamaan Puasa Syawal yang Bernilai Pahala Setahun Penuh

Keutamaan Puasa Syawal yang Bernilai Pahala Setahun Penuh

Sumber gambar : SINDOnews. Kalam

Setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkannya dengan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Amalan ini bukan sekadar pelengkap, tetapi memiliki keutamaan besar yang sayang untuk dilewatkan.

Apa Itu Puasa Syawal?

Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal, yaitu setelah Hari Raya Idul Fitri. Puasa ini bisa dilakukan secara berurutan maupun terpisah, selama masih dalam bulan Syawal. Namun, perlu diingat bahwa puasa tidak boleh dilakukan pada tanggal 1 Syawal karena merupakan hari raya karena diharamkan.

Pahala Seperti Puasa Setahun

Keutamaan utama puasa Syawal dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka seakan-akan ia berpuasa sepanjang tahun.”

Hal ini berkaitan dengan perhitungan pahala dalam Islam, di mana satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali. Puasa Ramadan selama 30 hari setara dengan 300 hari, ditambah enam hari di Syawal setara dengan 60 hari. Jika dijumlahkan menjadi 360 hari, atau setara satu tahun penuh.

Menyempurnakan Ibadah Ramadan

Puasa Syawal juga berfungsi sebagai penyempurna puasa Ramadan. Sebagaimana shalat sunnah melengkapi shalat wajib, puasa ini membantu menutupi kekurangan yang mungkin terjadi selama menjalankan puasa Ramadan.

Tanda Ibadah Diterima

Melanjutkan ibadah setelah Ramadan, seperti menjalankan puasa Syawal, bisa menjadi tanda bahwa amal sebelumnya diterima. Hal ini menunjukkan adanya konsistensi dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah SWT.

Wujud Rasa Syukur dan Konsistensi Ibadah

Puasa Syawal juga menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat dan ampunan yang diberikan selama Ramadan. Selain itu, amalan ini melatih diri untuk tetap istiqamah dalam beribadah, tidak hanya semangat saat Ramadan saja.

Bolehkah Digabung dengan Puasa Qadha?

Terkait penggabungan niat puasa Syawal dengan qadha Ramadan, terdapat perbedaan pendapat ulama. Namun, sebagian besar menganjurkan untuk mendahulukan puasa qadha agar mendapatkan keutamaan secara lebih sempurna.

Kesimpulan

Puasa Syawal adalah amalan ringan dengan pahala yang sangat besar. Selain menyempurnakan ibadah Ramadan, puasa ini juga menjadi sarana menjaga kedekatan dengan Allah SWT. Oleh karena itu, manfaatkan bulan Syawal dengan sebaik-baiknya agar mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

 

Qurban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha

Qurban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha

Qurban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha

Qurban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkap Idul Adha

Qurban 2026 menjadi topik yang paling banyak dicari umat Islam Indonesia menjelang pertengahan tahun ini. Wajar, sebab ibadah mulia ini memerlukan persiapan matang — mulai dari menentukan tanggal yang tepat, memilih hewan qurban yang sesuai syariah, hingga memilih lembaga terpercaya untuk menyalurkan hewan qurban kepada yang berhak menerimanya. Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk menjawab semua pertanyaan Anda secara lengkap, jelas, dan berdasarkan dalil yang sahih.

Baca Juga: Rekomendasi Aqiqah Bandung Terbaik Untuk Keluarga

Qurban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Resminya

Berdasarkan kalender Hijriyah, Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Dengan demikian, pelaksanaan Qurban 2026 berlangsung mulai 27 Mei hingga 30 Mei 2026 (hari-hari tasyrik, yaitu 11–13 Dzulhijjah). Penetapan resmi tentu mengikuti sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia, sehingga sangat disarankan agar Anda memantau pengumuman resmi pemerintah.

Selain itu, penting untuk diketahui bahwa 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan bertepatan dengan 18 Mei 2026. Artinya, 10 hari pertama Dzulhijjah — yang merupakan hari-hari paling utama sepanjang tahun — sudah dimulai sejak pertengahan Mei 2026. Oleh sebab itu, semakin cepat Anda mendaftarkan qurban, semakin tenang persiapannya.

Peristiwa Perkiraan Tanggal Hijriyah
1 Dzulhijjah 1447 H 18 Mei 2026 Awal bulan haji
Puasa Arafah (Sunnah) 26 Mei 2026 9 Dzulhijjah
Idul Adha / Hari Raya Qurban 27 Mei 2026 10 Dzulhijjah
Hari Tasyrik I 28 Mei 2026 11 Dzulhijjah
Hari Tasyrik II 29 Mei 2026 12 Dzulhijjah
Hari Tasyrik III 30 Mei 2026 13 Dzulhijjah
💡 Catatan: Jadwal di atas merupakan perkiraan berdasarkan hisab. Penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah melalui Kementerian Agama RI. Pantau terus informasi terbaru dari laman berita LAZISWAF Al Hilal.

Hukum dan Dalil Qurban dalam Al-Quran

Sebelum mempersiapkan Qurban 2026, penting sekali untuk memahami landasan syariat ibadah ini. Secara hukum, mayoritas ulama menyatakan bahwa qurban merupakan ibadah sunnah muakkadah — sangat dianjurkan — bagi yang mampu. Bahkan, sebagian ulama mewajibkannya. Berikut ini tiga dalil Al-Quran yang menjadi pijakan utama ibadah qurban.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

(QS. Al-Kautsar: 2)

“Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”

Ayat ini secara langsung memerintahkan kaum Muslim untuk menunaikan shalat Idul Adha dan menyembelih hewan qurban sebagai bentuk syukur dan penghambaan diri kepada Allah SWT.

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

(QS. Al-Hajj: 34)

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang Allah berikan kepada mereka berupa binatang ternak.”

Ayat ini menegaskan bahwa qurban adalah syariat universal yang Allah tetapkan untuk seluruh umat manusia sejak zaman dahulu hingga sekarang.

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ

(QS. Al-Hajj: 37)

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”

Ayat ini mengingatkan bahwa nilai utama qurban bukan pada daging atau darah hewannya, melainkan pada keikhlasan dan ketakwaan hati orang yang berqurban. Ini menjadi renungan mendalam agar Qurban 2026 kita tunaikan dengan niat yang murni.

Daftar Qurban 2026 Sekarang Bersama LAZISWAF Al Hilal!

Tersedia pilihan Qurban Sapi (1 ekor / 1/7 ekor) dan Domba. Sesuai syariah, hewan sehat, distribusi tepat sasaran ke mustahiq di seluruh Indonesia.

Hubungi Kami via WhatsApp

Syarat Hewan Qurban 2026 yang Wajib Dipenuhi

Agar ibadah Qurban 2026 sah dan diterima, hewan yang disembelih harus memenuhi sejumlah syarat yang ditetapkan syariat Islam. Berikut ini ketentuan yang perlu Anda perhatikan dengan cermat sebelum menentukan pilihan hewan qurban.

  • Jenis hewan: Unta, sapi, kerbau, kambing, atau domba (binatang ternak / an’am).
  • Umur minimal: Domba minimal 6 bulan; kambing 1 tahun; sapi/kerbau 2 tahun; unta 5 tahun.
  • Kondisi fisik: Sehat, tidak cacat, tidak kurus, tidak buta, dan tidak pincang.
  • Kepemilikan: Hewan merupakan milik sah atau seizin pemiliknya, bebas dari sengketa.
  • Waktu penyembelihan: Dilaksanakan setelah shalat Idul Adha hingga terbenam matahari pada 13 Dzulhijjah.

Untuk memastikan semua persyaratan ini terpenuhi, Anda dapat mempercayakan pelaksanaan Qurban 2026 kepada LAZISWAF Al Hilal yang telah berpengalaman dan beroperasi sesuai syariah. Sebagai lembaga amil zakat infak sedekah terpercaya, Al Hilal memastikan setiap hewan qurban dipilih secara ketat.

Cara Mempersiapkan Qurban 2026 dengan Mudah dan Aman

Mempersiapkan Qurban 2026 tidak harus rumit. Faktanya, saat ini umat Islam semakin dimudahkan dengan hadirnya lembaga qurban profesional dan terpercaya yang mengurus seluruh proses dari awal hingga akhir. Berikut langkah-langkah praktis yang bisa Anda ikuti.

Pertama, tentukan jenis qurban yang ingin Anda tunaikan: apakah satu ekor domba, 1/7 ekor sapi, atau 1 ekor sapi penuh. Selanjutnya, pilih lembaga yang berizin resmi dan transparan dalam pengelolaan dana. Kemudian, lakukan pendaftaran dan pembayaran sebelum batas waktu yang ditentukan. Setelah itu, Anda tinggal menunggu laporan dokumentasi penyembelihan dan distribusi yang biasanya dikirim melalui WhatsApp atau email.

LAZISWAF Pesantren Al Hilal, sebagai lembaga amil zakat Bandung yang telah mendapatkan SK Kementerian Agama RI No. 1114 Tahun 2023, menyediakan layanan qurban lengkap dengan spesifikasi hewan yang transparan. Program program LAZ Bandung terbaik ini telah melayani ribuan shohibul qurban dari seluruh Indonesia. Bahkan, LAZISWAF Al Hilal berhasil meraih penghargaan Gold Award 2025 sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan kepercayaan publik.

Konsultasikan Qurban 2026 Anda Sekarang!

Tim kami siap membantu Anda memilih paket qurban yang sesuai kebutuhan. Tersedia sapi Bali 320–360 kg dan domba jantan 25 kg, semua sesuai syariah.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Mengapa Mempercayakan Qurban 2026 kepada LAZISWAF Al Hilal?

Memilih lembaga yang tepat untuk Qurban 2026 merupakan keputusan penting. Sebab, kepercayaan Anda bukan hanya soal daging yang tersalurkan, tetapi juga soal keabsahan ibadah dan ketepatan distribusi kepada yang berhak. Berikut alasan kuat mengapa ribuan umat Islam mempercayakan Qurban 2026 mereka kepada LAZISWAF Al Hilal.

Pertama, Al Hilal merupakan lembaga amil zakat terpercaya di Jawa Barat dengan legalitas penuh: SK Kemenkumham AHU-0006707.AH.01.12 (2022), SK Kementerian Agama RI No. 1114 Tahun 2023, serta SK Nazhir Badan Wakaf Indonesia No. 3.300232 Tahun 2019. Selain itu, Al Hilal secara aktif mempublikasikan laporan keuangan secara transparan dan dapat diakses oleh siapa saja.

Lebih dari itu, Al Hilal tidak sekadar menyalurkan daging qurban. Lembaga ini juga aktif dalam program kemanusiaan, seperti penyaluran bantuan pasca-bencana di Sumatera dan Aceh Tamiang, distribusi mushaf Al-Quran ke pesantren-pesantren pelosok melalui program Wakaf Quran, hingga pemberdayaan santri yatim. Bahkan, tim Al Hilal secara langsung mengirimkan truck sebar Quran ke Aceh Tamiang dan mendistribusikan mushaf Al-Quran ke 10 lembaga Islam di wilayah tersebut.

Dengan demikian, berqurban melalui Al Hilal berarti Anda turut berkontribusi dalam ekosistem kebaikan yang lebih luas: dari ibadah qurban, pendidikan santri yatim, hingga tanggap bencana. Anda bisa melihat langsung aktivitas nyata lembaga ini melalui TikTok @laziswafalhilal dan YouTube Pesantren Al Hilal.

Oleh karena itu, jangan tunda lagi. Segera daftarkan Qurban 2026 Anda melalui layanan Qurban Al Hilal atau kunjungi rekening donasi resmi kami. Anda juga dapat menghubungi kami langsung melalui kontak di bawah ini.

Tunaikan Qurban 2026 Bersama Kami  Amanah, Transparan, Tepat Sasaran

Sapi Bali sehat 320–360 kg | Domba Jantan 25 kg | Laporan dokumentasi dikirim langsung ke Anda

Daftar Qurban 2026 Sekarang

📍 Kontak LAZISWAF Al Hilal

Kantor Pusat: Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung
📞 Telp: 022-2005079  |  WhatsApp: 0812 2220 2751
✉️ Email: cs@alhilal.or.id / lazisalhilal@gmail.com

🌐 alhilal.or.id  |📸 Instagram  |
Facebook  | TikTok  | X (Twitter)

Yuk Siapkan Qurban dari Sekarang | LAZISWAF Al Hilal

Yuk Siapkan Qurban dari Sekarang | LAZISWAF Al Hilal

Yuk Siapkan Qurban dari Sekarang | LAZISWAF Al Hilal

Yuk Siapkan Qurban dari Sekarang | LAZISWAF Al Hilal

Ramadhan Mengajarin Kita Banyak Hal: Setelah Ramadhan, Perjalanan Ibadah Belum Selesai

LAZISWAF Al Hilal – “Ramadhan ngajarin kita banyak hal: menahan diri, peduli, dan berbagi.” Kalimat sederhana namun sarat makna ini menggambarkan esensi sejati bulan Ramadhan. Selama sebulan penuh, kita belajar mengendalikan hawa nafsu, merasakan lapar dan dahaga orang-orang yang kurang beruntung, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Namun, tahukah Anda bahwa setelah Ramadhan berakhir, perjalanan ibadah kita belum selesai? Masih ada satu ibadah lain yang mengajak kita untuk terus peduli dan berbagi: Qurban di Hari Raya Idul Adha. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah di Hari Raya Idul Adha selain menyembelih hewan qurban.

LAZISWAF Pesantren Al Hilal sebagai lembaga amil zakat resmi mengajak Anda untuk menyiapkan qurban dari sekarang. Mari kita lanjutkan semangat Ramadhan dengan berbagi kebahagiaan melalui ibadah qurban!

Ramadhan: Sekolah Kehidupan yang Mengajari Kita Banyak Hal

Ramadhan bukan sekadar bulan puasa. Lebih dari itu, Ramadhan adalah sekolah kehidupan yang mengajari kita nilai-nilai mulia yang sangat kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Pelajaran 1: Menahan Diri dari Segala yang Diharamkan

Selama Ramadhan, kita belajar menahan diri tidak hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari perbuatan sia-sia, kata-kata kasar, dan segala yang dilarang Allah. Ini melatih kita untuk memiliki pengendalian diri yang kuat.

Pelajaran ini sangat penting untuk diterapkan sepanjang tahun, bukan hanya di bulan Ramadhan. Berdasarkan visi dan misi LAZISWAF Al Hilal, pengendalian diri adalah kunci kesuksesan dalam beribadah dan berinteraksi dengan sesama.

Pelajaran 2: Peduli terhadap Sesama yang Membutuhkan

Saat berpuasa, kita merasakan lapar dan dahaga. Pengalaman ini membuat kita lebih berempati terhadap mereka yang setiap hari kesulitan mendapatkan makanan. Ramadhan mengajari kita untuk peduli dan berbagi dengan sesama.

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu Anda membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS. At-Taubah: 103)

Berdasarkan program LAZISWAF Al Hilal, kepedulian sosial adalah inti dari setiap ibadah yang kita lakukan.

Pelajaran 3: Berbagi Kebahagiaan dengan Orang Lain

Ramadhan mengajarkan kita untuk berbagi, baik melalui zakat fitrah, fidyah, sedekah, atau berbagi makanan sahur dan berbuka. Kebiasaan berbagi ini seharusnya terus kita lanjutkan setelah Ramadhan berakhir.

Salah satu bentuk berbagi yang paling mulia adalah menyembelih hewan qurban di Hari Raya Idul Adha. Berdasarkan sejarah LAZISWAF Al Hilal, program qurban telah membantu ribuan keluarga dhuafa merasakan kebahagiaan Idul Adha.

Setelah Ramadhan, Perjalanan Ibadah Itu Belum Selesai

Banyak orang yang merasa lega ketika Ramadhan berakhir. Mereka kembali ke rutinitas awal dan perlahan melupakan semangat ibadah yang telah dibangun selama sebulan penuh. Padahal, perjalanan ibadah kita belum selesai!

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103)

Ada Satu Ibadah Lainnya yang Mengajari Kita Keikhlasan dan Kepedulian

Setelah Ramadhan, masih ada ibadah besar yang menanti: Qurban di Hari Raya Idul Adha. Ibadah qurban mengajari kita tentang:

1. Keikhlasan dalam Pengorbanan Qurban mengajarkan kita untuk rela mengorbankan harta yang kita cintai untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Ini adalah bentuk keikhlasan tertinggi.

2. Ketaatan kepada Allah Seperti Nabi Ibrahim AS yang taat kepada perintah Allah untuk mengorbankan anaknya, kita pun diajarkan untuk taat kepada setiap perintah-Nya.

3. Kepedulian Sosial Daging qurban dibagikan kepada fakir miskin, keluarga, dan tetangga. Ini adalah bentuk kepedulian sosial yang nyata.

Berdasarkan artikel tentang qurban, setiap tetes darah hewan qurban yang tumpah pahalanya sudah diterima di sisi Allah sebelum darahnya mengalir ke tanah.

Yuk Siapkan Qurban dari Sekarang

Jangan tunggu hingga mendekati Hari Raya Idul Adha! Berdasarkan program Booking Berkah Qurban (BBQ) Al Hilal, Anda sudah bisa mulai menyiapkan qurban dari sekarang hanya dengan Rp 500.000!

Keuntungan menyiapkan qurban dari awal:

Lebih Terencana: Tidak terburu-buru ketika Idul Adha sudah dekat.

Lebih Ringan: Bisa dicicil sedikit demi sedikit, tidak terasa berat.

Amanah dan Transparan: LAZISWAF Pesantren Al Hilal telah berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam mengelola dana umat dan menyalurkannya kepada yang berhak.

Pahala Berlipat: Setiap rupiah yang disisihkan adalah bentuk ketakwaan dan cinta kepada Allah SWT.

Saatnya Berbagi Kebahagiaan dengan Sesama

Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan. Lebih dari itu, qurban adalah tentang berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama mereka yang kurang beruntung.

Siapa yang Berhak Menerima Daging Qurban?

Berdasarkan ketentuan pembagian daging qurban, daging qurban wajib dibagikan terutama kepada fakir miskin. Sebagian ulama membagi daging qurban menjadi 3 bagian:

  • 1/3 untuk fakir miskin Mereka yang kesulitan mendapatkan makanan bergizi, termasuk santri yatim dhuafa yang diasuh di Pesantren Al Hilal.
  • 1/3 untuk keluarga dan tetangga Mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan orang-orang terdekat.
  • 1/3 untuk yang berqurban Boleh dimakan sendiri sebagai berkah dari hewan yang diqurbankan.

Berdasarkan program penyaluran LAZISWAF Al Hilal, daging qurban disalurkan ke berbagai daerah pelosok yang sangat membutuhkan.

Dampak Nyata Qurban untuk Masyarakat Dhuafa

“Sabda Rasulullah SAW: Tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban.”

Dampak qurban sangat nyata bagi masyarakat dhuafa:

Pemenuhan Gizi: Banyak keluarga miskin yang hanya bisa makan daging setahun sekali, yaitu saat Idul Adha.

Kebahagiaan Anak Yatim: Santri yatim di Pesantren Al Hilal sangat menanti daging qurban sebagai lauk istimewa di hari raya.

Solidaritas Sosial: Qurban menguatkan ikatan sosial antara yang mampu dan yang kurang mampu.

Berkah Berlipat: Yang berqurban mendapat pahala berlimpah, yang menerima mendapat rejeki dan kebahagiaan.

Hukum dan Ketentuan Berqurban yang Perlu Anda Ketahui

Sebelum berqurban, penting untuk memahami hukum dan ketentuannya agar ibadah kita sesuai dengan tuntunan syariat.

Hukum Berqurban

Berdasarkan ketentuan shohibul qurban, hukum melaksanakan qurban adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap Muslim yang mampu.

Syarat orang yang berqurban:

  • Beragama Islam
  • Baligh (dewasa)
  • Berakal sehat
  • Mampu (memiliki kelebihan harta)

Hukum qurban bisa menjadi wajib jika dijadikan nadzar (janji kepada Allah).

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)

Syarat Hewan Qurban yang Harus Dipenuhi

Berdasarkan 5 syarat hewan qurban, ada beberapa ketentuan yang wajib dipenuhi:

1. Jenis Hewan: Bahimatul An’am

  • Kambing/domba
  • Sapi/kerbau
  • Unta

2. Usia Minimal Hewan:

  • Domba: minimal 6 bulan
  • Kambing: minimal 1 tahun
  • Sapi: minimal 2 tahun
  • Unta: minimal 5 tahun

3. Kondisi Sehat dan Tidak Cacat:

  • Tidak buta
  • Tidak pincang
  • Tidak kurus kering
  • Tidak patah tanduk/telinga

4. Diperoleh dengan Cara Halal Tidak boleh berqurban dari hasil mencuri, riba, judi, atau cara haram lainnya.

5. Penyembelihan Sesuai Syariat Berdasarkan ketentuan penyembelihan qurban, hewan qurban harus disembelih dalam 1 sayatan dengan pisau yang tajam agar tidak menyakiti hewan.

Semua hewan qurban di LAZISWAF Pesantren Al Hilal telah memenuhi standar syariat dan kelayakan.

Paket Qurban LAZISWAF Al Hilal: Pilihan Lengkap untuk Anda

LAZISWAF Pesantren Al Hilal menyediakan berbagai paket qurban yang bisa Anda pilih sesuai kemampuan:

Paket 1: Qurban 1 Ekor Sapi Al-Hilal

Spesifikasi:

  • Sapi Bali
  • Berat: 320-360 kg
  • Sehat dan sesuai syariah
  • Disembelih sesuai ketentuan Islam

Cocok untuk: Keluarga besar atau patungan beberapa keluarga.

Paket 2: Qurban 1/7 Sapi Al-Hilal

Spesifikasi:

  • Sapi Bali
  • Berat: 320-360 kg
  • Sehat dan sesuai syariah
  • 1 ekor sapi untuk 7 orang

Cocok untuk: Individu atau keluarga kecil yang ingin berqurban sapi.

Paket 3: Qurban Domba Al-Hilal

Spesifikasi:

  • Domba jantan
  • Berat: minimal 25 kg
  • Sehat dan sesuai syariah
  • 1 ekor domba untuk 1 orang

Cocok untuk: Individu atau keluarga yang ingin berqurban domba.

Paket 4: Sedekah Qurban Al-Hilal

Spesifikasi:

  • Nominal bebas sesuai kemampuan
  • Disalurkan untuk qurban fakir miskin
  • Domba (23-25 kg) atau Sapi Bali (320-360 kg)
  • Pahala mengalir untuk yang bersedekah

Cocok untuk: Yang ingin bersedekah qurban atas nama orang lain atau fakir miskin.

Semua paket qurban dapat dipesan melalui WhatsApp LAZISWAF Al Hilal atau via halaman qurban resmi.

Keunggulan Berqurban Bersama LAZISWAF Al Hilal

Mengapa harus berqurban melalui LAZISWAF Pesantren Al Hilal? Berikut keunggulannya:

1. Legalitas Resmi dan Terpercaya

  • SK Kementerian Agama No. 1114 Tahun 2023 LAZISWAF Al Hilal adalah lembaga amil zakat resmi yang diakui pemerintah.
  • SK Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU-0006707.AH.01.12 Tanggal 22 Februari 2022.
  • SK Nazhir Badan Wakaf Indonesia Nomor 3.300232 Tahun 2019.

2. Pengalaman Lebih dari 20 Tahun

Sejak tahun 2000, LAZISWAF Al Hilal telah:

3. Transparan dan Akuntabel

Setiap donatur mendapat:

  • Bukti transfer
  • Nomor registrasi qurban
  • Foto dokumentasi penyembelihan
  • Laporan penyaluran daging qurban

Anda dapat memantau laporan keuangan kami yang terbuka untuk publik.

4. Penyaluran ke Daerah Terpencil

Daging qurban disalurkan ke:

  • Pesantren Al Hilal untuk santri yatim
  • Masyarakat dhuafa di pelosok Jawa Barat
  • Korban bencana yang membutuhkan
  • Daerah terpencil yang jarang terjangkau

Berdasarkan program bantuan kemanusiaan, penyaluran qurban sangat berdampak bagi masyarakat.

5. Hewan Berkualitas dan Sesuai Syariat

Semua hewan qurban telah:

  • Diperiksa kesehatannya
  • Memenuhi standar usia minimal
  • Bebas dari cacat
  • Disembelih sesuai ketentuan Islam

Cara Mudah Memesan Qurban di LAZISWAF Al Hilal

Memesan qurban sangat mudah! Berikut langkah-langkahnya:

Langkah 1: Pilih Paket Qurban

Tentukan paket qurban yang sesuai:

  • Qurban 1 ekor sapi
  • Qurban 1/7 sapi
  • Qurban domba
  • Sedekah qurban (nominal bebas)

Langkah 2: Hubungi Customer Service

Via WhatsApp: 0812 2220 2751

Kunjungi Kantor: Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung

Via Website: alhilal.or.id/qurban-alhilal

Langkah 3: Transfer Pembayaran

Bank Mandiri: 132.00.1254.995.3 An. Al-Hilal Rancapanggu

Bank BRI: 0407.0100.5391.509 An. Yayasan Al-Hilal RSN

Bank BCA: 233.08.777.18 An. YAY Al Hilal Rancapanggu

Bank BSI: 708.588.555.8 An. Yayasan Al-Hilal

Langkah 4: Konfirmasi Pembayaran

Kirim bukti transfer via WhatsApp dengan format: Nama: [Nama Lengkap] Program: Qurban Paket: [Jenis hewan] Nominal: Rp [Jumlah] Tanggal: [Tanggal transfer]

Langkah 5: Terima Bukti dan Dokumentasi

Anda akan mendapat:

  • Bukti penerimaan pembayaran
  • Nomor registrasi qurban
  • Dokumentasi penyembelihan (foto/video)
  • Laporan penyaluran daging

Sangat mudah, bukan?

Jangan Lewatkan Kesempatan Emas Ini!

“Ramadhan ngajarin kita banyak hal. Setelah Ramadhan, perjalanan ibadah itu belum selesai. Ada satu ibadah lainnya yang mengajari kita keikhlasan dan kepedulian. Yuk siapkan qurban dari sekarang, saatnya berbagi kebahagiaan dengan sesama.”

Jangan tunggu hingga mendekati Idul Adha! Mulai dari sekarang, sisihkan sebagian rejeki Anda untuk qurban. Dengan program BBQ (Booking Berkah Qurban) Al Hilal, Anda bisa mencicil mulai dari Rp 500.000 saja!

لَن تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ

“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali Imran: 92)

Mari kita lanjutkan semangat Ramadhan dengan menyiapkan qurban dari sekarang. Berbagi kebahagiaan dengan santri yatim, fakir miskin, dan masyarakat dhuafa yang sangat membutuhkan.

Pesan Qurban Sekarang

Atau kunjungi kantor kami untuk konsultasi langsung.

Semoga Allah SWT menerima ibadah qurban kita dan menjadikannya sebagai jalan menuju surga-Nya. Amin ya Rabbal ‘alamin.


Baca Juga:

  1. Tunaikan Qurban Bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal
  2. Booking Berkah Qurban (BBQ) Al Hilal 2025: Mulai Nabung dari Rp500 Ribu
  3. 5 Syarat Hewan Qurban yang Harus Terpenuhi
  4. Pengertian Shohibul Qurban dan Ketentuannya
  5. Perbedaan Ketentuan Pembagian Daging Aqiqah dan Qurban
  6. Penyembelihan Hewan Qurban Harus dalam 1 Sayatan
  7. Kado Lebaran untuk Santri Yatim Penghafal Al-Quran

FAQ: Pertanyaan Seputar Qurban

1. Apakah qurban wajib atau sunnah?

Hukum berqurban adalah sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi setiap Muslim yang mampu. Berdasarkan ketentuan shohibul qurban, yang dimaksud mampu adalah memiliki kelebihan harta setelah memenuhi kebutuhan pokok diri sendiri dan keluarga. Namun, hukum qurban bisa menjadi wajib jika dijadikan nadzar atau janji kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah di Hari Raya Idul Adha selain menyembelih hewan qurban.” Berqurban melalui LAZISWAF Al Hilal memastikan ibadah Anda sesuai syariat.

2. Bolehkah qurban sapi untuk 7 orang (patungan)?

Sangat boleh! Berdasarkan ketentuan qurban, Ibnu Qudamah dalam kitab Mughni menyatakan bahwa mayoritas ulama memperbolehkan patungan hewan qurban. Satu ekor sapi atau kerbau dapat digunakan untuk qurban 7 orang, sedangkan kambing/domba hanya untuk 1 orang. Berqurban patungan sangat cocok bagi yang ingin berqurban sapi namun belum mampu membeli 1 ekor sendiri. LAZISWAF Al Hilal menyediakan paket qurban 1/7 sapi dengan harga terjangkau. Pesan sekarang dan dapatkan hewan berkualitas sesuai syariat!

3. Kapan waktu penyembelihan hewan qurban?

Waktu penyembelihan qurban dimulai setelah Shalat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah hingga terbenamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah (Hari Tasyriq). Jadi total ada 4 hari untuk menyembelih qurban. Maka dari itu, Berdasarkan ketentuan penyembelihan, hewan qurban harus tersembelih dengan 1 sayatan menggunakan pisau yang tajam agar tidak menyakiti hewan. LAZISWAF Pesantren Al Hilal memiliki tim penyembelih berpengalaman yang memastikan proses sesuai syariat Islam. Anda akan mendapat dokumentasi lengkap penyembelihan.

4. Bagaimana pembagian daging qurban yang benar?

Berdasarkan ketentuan pembagian daging qurban, sebagian ulama membagi daging qurban menjadi 3 bagian: 1/3 untuk fakir miskin (wajib), 1/3 untuk keluarga dan tetangga, dan 1/3 untuk yang berqurban (boleh dimakan). Daging qurban harus dibagikan dalam keadaan mentah (bukan dimasak). Yang paling utama adalah memastikan fakir miskin mendapat bagian. Jika Anda berqurban melalui LAZISWAF Al Hilal, tim kami akan menyalurkan daging qurban ke santri yatim, masyarakat dhuafa, dan daerah terpencil yang membutuhkan.

5. Apakah bisa memesan qurban dari sekarang untuk Idul Adha nanti?

Sangat bisa dan sangat dianjurkan! Berdasarkan program Booking Berkah Qurban (BBQ) Al Hilal, Anda sudah bisa mulai nabung qurban dari sekarang hanya dengan Rp 500.000. Selain itu, Keuntungannya: lebih terencana, terasa ringan karena dicicil, dan amanah karena terkelola lembaga berpengalaman 20+ tahun. Dengan memesan dari awal, Anda tidak perlu terburu-buru saat mendekati Idul Adha. Daftar BBQ sekarang dan wujudkan qurban berkah Anda!

Informasi dan Kontak:

Website: www.alhilal.or.id WhatsApp: 0812 2220 2751 Email: cs@alhilal.or.id Telepon: 022 2005079

Kantor Pusat: Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung

Instagram: @laziswafalhilal Facebook: facebook.com/lazalhilal TikTok: @laziswafalhilal YouTube: @pesantrenalhilal

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Ramadhan Berlalu, Saatnya Lanjutkan Kebaikan di Bulan Syawal

Ramadhan Berlalu, Saatnya Lanjutkan Kebaikan di Bulan Syawal

 

Ramadhan memang telah usai. Bulan penuh berkah yang menghadirkan begitu banyak kesempatan untuk beribadah kini telah berlalu. Namun, bukan berarti semangat kita dalam mencari ridha Allah SWT ikut berhenti. Justru bulan Syawal adalah awal yang baik untuk kembali memulai dan menjaga istiqomah dalam kebaikan.

Ramadhan sejatinya adalah madrasah yang melatih kita, melatih kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kedekatan dengan Allah SWT. Setelah sebulan penuh ditempa, kini saatnya kita membuktikan bahwa nilai-nilai tersebut tetap hidup dalam keseharian kita. Sahabat Al Hilal, ada beberapa amalan yang bisa kita lanjutkan di bulan Syawal sebagai bentuk menjaga semangat ibadah:

Menunaikan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Puasa sunnah enam hari di bulan Syawal memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa siapa yang berpuasa Ramadhan, lalu melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun. Ini adalah kesempatan emas untuk melanjutkan kebiasaan baik yang sudah kita bangun selama Ramadhan.

Menjalin Silaturahmi dengan Sanak Saudara

Syawal identik dengan momen saling memaafkan dan mempererat hubungan. Silaturahmi bukan hanya tradisi, tetapi juga ibadah yang memiliki banyak keutamaan, di antaranya melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Mari manfaatkan bulan Syawal untuk memperbaiki hubungan, menyambung yang sempat terputus, dan mempererat kasih sayang antar sesama.

Melanjutkan Tadarus Al-Qur’an

Jika di bulan Ramadhan kita menjadi lebih dekat dengan Al-Qur’an, maka jagan biarkan kedekatan itu memudar. Syawal adalah waktu yang tepat untuk menjaga kebiasaan baik tersebut. Tidak perlu banyak asal istiqomah, apalagi jika saat Ramadhan kemarin tadarus kita belum selesai. Membaca beberapa ayat setiap hari pun sudah menjadi langkah besar dalam menjaga hubungan kita dengan Al-Qur’an. Syawal bukanlah akhir dari perjalanan ibadah, melainkan titik awal untuk melanjutkan kebiasaan baik yang telah kita bangun.

Mari kita jaga semangat ini. Jangan sampai Ramadhan hanya menjadi momen sesaat, tetapi jadikan ia sebagai awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadhan, dan memberikan kekuatan kepada kita untuk terus istiqomah dalam kebaikan di bulan Syawal dan seterusnya.

Informasi selengkapnya: Instagram

Penulis: Indra Rizki