Qurban Idul Adha merupakan salah satu ibadah paling agung dalam Islam yang umat Muslim laksanakan setiap tahun pada bulan Dzulhijjah. Namun, di balik rutinitas menyembelih hewan qurban, ternyata terdapat sejumlah amalan sunah penting yang sering kali luput dari perhatian. Memahami dan mengerjakan sunah-sunah ini akan menjadikan ibadah qurban Idul Adha Anda jauh lebih sempurna, lebih bermakna, dan lebih besar pahalanya di sisi Allah SWT.
Mengapa Sunah dalam Qurban Idul Adha Penting untuk Diketahui?

Qurban Idul Adha 2026: Hal-Hal Sunah yang Sering Terlewatkan
Setiap Muslim yang menunaikan qurban Idul Adha tentu ingin ibadahnya diterima Allah SWT. Oleh karena itu, selain memenuhi syarat wajib, memperhatikan amalan sunah juga menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Sunah dalam ibadah qurban bukan sekadar pelengkap, melainkan cerminan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad ﷺ yang mengajarkan tata cara qurban dengan sangat lengkap dan penuh hikmah.
Perlu diketahui, Rasulullah ﷺ selalu melaksanakan qurban secara langsung dengan penuh khusyuk dan memperhatikan setiap detail sunnahnya. Dengan demikian, meneladani beliau berarti kita turut meraih derajat ibadah yang lebih tinggi. Sebagaimana Allah berfirman:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
“Fa shalli li rabbika wanhar”
“Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”
- Al-Kautsar: 2 Sumber: quran.kemenag.go.id
Ayat ini secara tegas menghubungkan shalat Idul Adha dengan penyembelihan hewan qurban sebagai satu kesatuan ibadah. Maka dari itu, memahami sunah-sunah qurban Idul Adha menjadi kewajiban moral setiap Muslim yang ingin beribadah secara sempurna.
Hal-Hal Sunah Qurban Idul Adha yang Sering Terlewatkan
Berikut ini beberapa amalan sunah dalam qurban Idul Adha yang sering kali terlewatkan namun memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi:
Menahan Diri dari Memotong Rambut dan Kuku Sejak 1 Dzulhijjah
Bagi orang yang hendak berqurban, sunah ini sangat penting namun kerap terlupakan. Rasulullah ﷺ memerintahkan agar seseorang yang sudah berniat berqurban menahan diri dari memotong rambut, kuku, dan kulit mulai tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan qurbannya disembelih. Amalan ini menyerupai kondisi orang yang sedang berihram sehingga pelakunya turut merasakan suasana haji secara spiritual.
Menyembelih Sendiri Hewan Qurban Idul Adha
Disunnahkan bagi shahibul qurban untuk menyembelih hewannya secara langsung apabila mampu. Jika tidak mampu, maka hendaklah ia menyaksikan proses penyembelihan tersebut. Hal ini memiliki nilai spiritual yang dalam karena mengingatkan kita pada pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang ikhlas menyerahkan anaknya demi ketaatan kepada Allah. Demikian pula, qurban Idul Adha menjadi momentum menghadirkan rasa syukur dan keikhlasan yang tulus.
Membaca Basmalah, Shalawat, dan Takbir saat Menyembelih
Banyak orang hanya mengucapkan basmalah saat menyembelih, padahal sunnahnya lebih lengkap dari itu. Shahibul qurban sebaiknya mengucapkan: “Bismillahi, Allahu Akbar, Allahumma haadza minka wa laka, Allahumma taqabbal minni” sebelum dan saat menyembelih. Dzikir ini menegaskan bahwa qurban sepenuhnya milik Allah dan kita persembahkan hanya kepada-Nya.
وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُم مِّن شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ
“Wal budna ja’alnaaha lakum min sya’aa’irillahi lakum fiihaa khair, fadzkurullaha ‘alayha shawaff”
“Dan unta-unta itu Kami jadikan untuk kamu sebagai bagian dari syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya. Maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat).”
- Al-Hajj: 36 Sumber: quran.kemenag.go.id
Memakan Sebagian Daging Qurban Sendiri
Sebagian besar orang langsung membagikan seluruh daging qurban tanpa memakan sedikitpun. Padahal, sunnahnya adalah shahibul qurban memakan sebagian daging qurbannya sendiri, khususnya dari hewan qurban sunnah (bukan nadzar). Tindakan ini merupakan bentuk perayaan dan syukur atas nikmat Allah serta meneladani praktek Nabi ﷺ dalam qurban Idul Adha.
Memilih Hewan Qurban yang Gemuk, Sehat, dan Terbaik
Sunah dalam qurban Idul Adha menganjurkan kita memilih hewan terbaik yang kita mampu, bukan sekadar yang memenuhi syarat minimum. Nabi ﷺ selalu memilih hewan qurban yang paling gemuk, sehat, dan sempurna fisiknya. Ini merupakan cerminan bahwa ibadah kepada Allah layak mendapatkan yang terbaik dari apa yang kita miliki.
Tunaikan Qurban Idul Adha 2026 Bersama LAZISWAF Al Hilal
Al Hilal menyediakan hewan qurban berkualitas syariah Sapi Bali 320–360 kg dan Domba Jantan 25 kg yang terpercaya dan terverifikasi. Konsultasikan kebutuhan qurban Anda sekarang.
Menghadapkan Hewan ke Arah Kiblat saat Penyembelihan
Detail sunah ini sangat sering terlewatkan. Ketika menyembelih hewan qurban Idul Adha, sunnahnya adalah menghadapkan hewan ke arah kiblat, sebagaimana yang Nabi ﷺ lakukan. Tindakan kecil ini memiliki makna simbolis yang mendalam seluruh ibadah kita, termasuk qurban, selalu berorientasi kepada Allah.
Tidak Menjual Bagian Apapun dari Hewan Qurban
Sering kali, kulit, tulang, atau bahkan kepala hewan qurban dijual untuk menutupi biaya operasional. Namun, sunnahnya sangat jelas tidak ada bagian dari hewan qurban Idul Adha yang boleh dijual, termasuk kulitnya. Kulit boleh dimanfaatkan sendiri atau disedekahkan, tetapi tidak boleh diuangkan. Hal ini penting diperhatikan oleh panitia qurban di masjid-masjid.
لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ
“Lan yanaalallaha luhoomuha wa laa dimaa’uha walakin yanaluhu at-taqwa minkum”
“Daging (hewan qurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu.”
- Al-Hajj: 37 Sumber: quran.kemenag.go.id
Ayat ini menegaskan esensi terdalam dari qurban Idul Adha bahwa yang Allah nilai bukan besar atau mahalnya hewan sembelihan, melainkan seberapa dalam ketakwaan dan keikhlasan yang kita hadirkan. Oleh karena itu, memperhatikan setiap sunah dalam qurban adalah wujud nyata ketakwaan kita.
Salurkan Qurban Idul Adha Melalui Lembaga Terpercaya
Selain memperhatikan sunah secara personal, memilih lembaga qurban yang amanah juga menjadi bagian penting dari ibadah ini. Program Qurban Al Hilal dari LAZISWAF Pesantren Al Hilal hadir sebagai solusi bagi Anda yang ingin menunaikan qurban Idul Adha secara syariah, transparan, dan berdampak luas.
LAZISWAF Al Hilal telah mendapatkan izin resmi dari Kementerian Agama RI (SK No. 1114 Tahun 2023), tercatat di Kementerian Hukum dan HAM, serta terdaftar di Badan Wakaf Indonesia. Seluruh laporan keuangan tersedia secara transparan di alhilal.or.id/laporan-keuangan.
Sebagai lembaga amil zakat terbaik Bandung yang kredibel dan berintegritas, Al Hilal tidak hanya mengelola qurban Idul Adha, tetapi juga menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk memberdayakan santri yatim serta masyarakat di seluruh Indonesia. Selain itu, Al Hilal aktif terlibat dalam program tanggap bencana dan distribusi Al-Quran ke daerah terdampak bencana.
Saksikan langsung aksi nyata Al Hilal di lapangan melalui kanal YouTube resmi mereka:
- Dokumentasi Qurban Al Hilal (Short #1)
- Dokumentasi Qurban Al Hilal (Short #2)
- Dokumentasi Qurban Al Hilal (Short #3)
Siap Menunaikan Qurban Idul Adha 2026?
Jangan lewatkan kesempatan emas ini. Hubungi tim Al Hilal sekarang dan dapatkan panduan lengkap program qurban yang sesuai syariah dan tepat sasaran.
Kesimpulan: Sempurnakan Qurban Idul Adha Anda dengan Sunah Nabi
Pada akhirnya, qurban Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan yang kita jalankan secara rutin. Ibadah ini merupakan manifestasi keimanan, ketakwaan, dan kecintaan kita kepada Allah SWT serta Rasul-Nya. Oleh karena itu, memperhatikan sunah-sunah yang sering terlewatkan mulai dari menahan memotong rambut, menyembelih sendiri, membaca dzikir lengkap, memakan sebagian daging, hingga tidak menjual bagian apapun dari hewan qurban akan menjadikan ibadah Anda jauh lebih sempurna.
Selanjutnya, memilih lembaga qurban yang amanah seperti LAZISWAF Al Hilal akan memastikan bahwa hewan qurban Idul Adha Anda tersembelih secara syariah dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Karena, seperti yang Allah tegaskan, yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kita bukan sekadar dagingnya.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, khususnya qurban Idul Adha tahun 2026 ini. Aamiin.
Hubungi LAZISWAF Al Hilal
Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung
022 2005079 | 0812 2220 2751
cs@alhilal.or.id | lazisalhilal@gmail.com
Baca Juga dari LAZISWAF Al Hilal
- Lembaga Amil Zakat Terpercaya di Jawa Barat untuk Masa Depan Umat
- Lembaga Amil Zakat Bandung Al Hilal
- Mengapa Menyalurkan Zakat Lewat Lembaga Amil Zakat Lebih Aman?
- Program LAZISWAF Al Hilal Lihat Selengkapnya
- Lembaga Amil Zakat Jawa Barat Terpercaya 2025
- Bayar Zakat dan Infaq Online Al Hilal
- Berita Terbaru dari Al Hilal
Penulis Konten Islami & SEO Specialist









