Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Kurban 2026: Checkout BBQ (Booking Berkah Qurban) di LAZISWAF Al-Hilal, Mulai Rp500.000!

Kurban 2026: Checkout BBQ (Booking Berkah Qurban) di LAZISWAF Al-Hilal, Mulai Rp500.000!

Kurban 2026 kini semakin mudah dan terjangkau berkat program Checkout BBQ (Booking Berkah Qurban) dari LAZISWAF Pesantren Al-Hilal. Melalui program ini, sahabat Al-Hilal sudah bisa memesan hewan kurban jauh hari sebelum Hari Raya Idul Adha 1447 H hanya dengan uang muka Rp500.000. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan untuk menunda niat mulia berkurban di tahun ini.

Apa Itu Program Checkout BBQ Kurban 2026?

Kurban 2026: Checkout BBQ (Booking Berkah Qurban) di LAZISWAF Al-Hilal, Mulai Rp500.000!

Kurban 2026: Checkout BBQ (Booking Berkah Qurban) di LAZISWAF Al-Hilal, Mulai Rp500.000!

Program Checkout BBQ adalah singkatan dari Booking Berkah Qurban, sebuah layanan pemesanan hewan kurban secara dini yang dihadirkan oleh LAZISWAF Pesantren Al-Hilal. Program ini memungkinkan siapa saja untuk mengamankan slot kurban 2026 lebih awal, sehingga tidak kehabisan hewan kurban berkualitas menjelang Idul Adha.

Selain itu, program ini juga dirancang agar semakin banyak kaum Muslimin yang tergerak untuk berkurban, karena prosesnya sederhana, amanah, dan transparan. Oleh karena itu, Al-Hilal membuka pendaftaran jauh sebelum bulan Dzulhijjah tiba.

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

Artinya: “Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak.” (QS. Al-Hajj: 34)

Ayat ini menegaskan bahwa ibadah kurban merupakan syariat yang Allah tetapkan untuk seluruh umat manusia sejak zaman dahulu. Oleh sebab itu, kurban 2026 bukan hanya kewajiban spiritual, melainkan juga bentuk rasa syukur atas segala rezeki yang Allah berikan.

Harga Hewan Kurban 2026 di LAZISWAF Al-Hilal

Salah satu keunggulan program Checkout BBQ kurban 2026 adalah harga yang kompetitif dan transparan. Berikut daftar harga hewan kurban yang tersedia:

Jenis Hewan Harga Keterangan
Domba Rp 3.100.000 Untuk 1 orang shohibul qurban
Sapi 1/7 Rp 3.600.000 Patungan 7 orang shohibul qurban
Sapi Utuh Rp 25.200.000 Untuk 1 orang atau atas nama keluarga

Harga-harga di atas sudah mencakup biaya penyembelihan, distribusi daging kepada penerima manfaat, serta dokumentasi laporan yang akan dikirimkan kepada setiap shohibul qurban. Dengan harga yang terjangkau ini, tidak ada lagi hambatan untuk menunaikan kurban 2026 bersama Al-Hilal.

Untuk perbandingan informasi jadwal dan harga, Anda juga bisa membaca artikel Kurban 2026: Tanggal Berapa Idul Adha? kami yang sudah terbit sebelumnya.

Booking Sekarang! Cukup DP Rp500.000
 Klik di Sini untuk Booking via WhatsApp

Cara Booking Kurban 2026 via Program Checkout BBQ

Proses pemesanan kurban 2026 melalui program Checkout BBQ sangat mudah dan bisa dilakukan dari mana saja. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pilih jenis hewan kurban Domba, Sapi 1/7, atau Sapi Utuh sesuai kemampuan.
  2. Transfer DP Rp500.000 ke salah satu rekening resmi Al-Hilal di bawah.
  3. Konfirmasi pembayaran via WhatsApp ke nomor 0812 2220 2751.
  4. Lunasi sisa pembayaran sebelum 1 Dzulhijjah 1447 H.
  5. Terima laporan dokumentasi penyembelihan dan distribusi setelah Idul Adha.

Selain itu, Al-Hilal juga menyediakan pembayaran melalui GoPay, DANA, dan OVO untuk kemudahan transaksi digital. Oleh karena itu, tidak ada hambatan apapun untuk segera mengamankan kurban 2026 Anda hari ini juga.

Rekening Resmi Booking Kurban 2026 Al-Hilal

Berikut rekening resmi LAZISWAF Pesantren Al-Hilal yang dapat Anda gunakan untuk pembayaran kurban 2026:

  • 🏦 Bank Mandiri  132 00 1254 995 3 (a.n. Al Hilal Rancapanggung)
  • 🏦 Bank BNI 8888 9707 07 (a.n. Al Hilal Rancapanggung)
  • 🏦 Bank BSI  708 588 555 8 (a.n. Yayasan Al Hilal)
  • 🏦 Bank BRI  0407 0100 5391 509 (a.n. Yayasan Al Hilal Ran)
  • 🏦 Bank BCA  2330 8777 18 (a.n. Yay Al Hilal Rancapanggu)

Seluruh rekening di atas terdaftar atas nama lembaga resmi. Dengan demikian, setiap transaksi Anda terjamin keamanan dan kehalalannya. Anda juga bisa mengecek transparansi pengelolaan dana melalui Laporan Keuangan Al-Hilal yang dipublikasikan secara terbuka.

Mengapa Harus Berkurban 2026 Bersama LAZISWAF Al-Hilal?

Ada banyak lembaga kurban di Indonesia, namun LAZISWAF Pesantren Al-Hilal memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan tepat untuk kurban 2026:

  • Lembaga resmi berizin Kementerian Agama RI No. 1114 Tahun 2023
  • Transparan  laporan keuangan dan distribusi dipublikasikan terbuka
  • Hewan berkualitas memenuhi syarat syar’i usia dan kesehatan
  • Distribusi merata  menjangkau daerah terpencil dan komunitas yatim
  • DP ringan  cukup Rp500.000 untuk mengamankan slot
  • Berbagai metode pembayaran transfer bank, GoPay, DANA, OVO

Selain itu, setiap kurban yang tersalurkan melalui Al-Hilal turut mendukung program pendidikan santri yatim di Pesantren Al-Hilal Bandung. Oleh karena itu, berkurban di Al-Hilal berarti Anda menuai pahala berlipat sekaligus.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya: “Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (QS. Al-Kautsar: 2)

Perintah ini langsung dari Allah SWT. Dengan demikian, tidak ada yang lebih tepat selain segera merealisasikan niat kurban 2026 Anda sebelum slot habis.

Jangan Sampai Kehabisan! Amankan Slot Kurban 2026 Anda Sekarang
Hubungi Tim Al-Hilal via WhatsApp Sekarang

Kapan Jadwal Pelaksanaan Kurban 2026?

Banyak calon shohibul qurban yang bertanya, “Kurban 2026 kapan tepatnya dilaksanakan?” Berdasarkan kalender Hijriyah, Idul Adha 1447 H jatuh pada 27 Mei 2026. Dengan demikian, penyembelihan hewan kurban 2026 dapat dilaksanakan mulai 27 hingga 30 Mei 2026 (10–13 Dzulhijjah 1447 H).

Untuk informasi jadwal yang lebih lengkap, termasuk perbandingan versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU, silakan baca artikel Kurban 2026: Jadwal Idul Adha Resmi Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU. Selain itu, simak juga artikel Kapan Hari Raya Idul Adha 2026? Ini Tanggal dan Persiapannya untuk panduan lebih lengkap.

Sunah Penting Sebelum Kurban 2026 yang Wajib Diketahui

Sebagai shohibul qurban, ada beberapa sunah penting yang perlu Anda jalankan menjelang kurban 2026, antara lain:

  1. Menahan diri dari memotong kuku dan rambut sejak 1 Dzulhijjah (bagi yang berniat kurban)
  2. Memperbanyak takbir, tahlil, dan tahmid di sepuluh hari pertama Dzulhijjah
  3. Melaksanakan shalat Idul Adha berjamaah sebelum penyembelihan dimulai
  4. Membaca basmalah dan shalawat saat proses penyembelihan
  5. Membagikan sepertiga daging kepada fakir miskin dan sepertiga kepada tetangga

Temukan sunah-sunah lain yang sering terlewatkan dalam artikel Hal-hal Sunah Idul Adha yang Sering Terlewatkan. Dengan menjalankan sunah-sunah tersebut, nilai pahala kurban 2026 Anda akan semakin berlipat ganda.

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ

Artinya: “Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.” (QS. Al-Hajj: 37)

Ayat ini menegaskan bahwa hal terpenting dalam kurban 2026 adalah keikhlasan dan ketakwaan hati. Oleh karena itu, persiapkan kurban bukan hanya dari sisi finansial, tetapi juga dari sisi spiritual.

Siapa Penerima Manfaat Kurban 2026 Al-Hilal?

LAZISWAF Al-Hilal mendistribusikan daging kurban kepada kelompok yang paling membutuhkan, meliputi:

  • Santri yatim di Pesantren Al-Hilal 1 Cililin, Al-Hilal 2 Panyileukan, dan Al-Hilal 3 Cipadung
  • Masyarakat dhuafa di sekitar pesantren dan daerah terpencil
  • Komunitas yang belum pernah merasakan daging kurban

Dengan demikian, setiap rupiah yang Anda titipkan untuk kurban 2026 berdampak nyata bagi kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Pelajari lebih lanjut di artikel Kurban 2026: Siapa Penerima dan Kapan Waktu Terbaik?.

Hubungi Al-Hilal dan Booking Kurban 2026 Sekarang!

Jangan tunda lagi niat mulia Anda! Program Checkout BBQ kurban 2026 ini terbuka untuk seluruh sahabat Al-Hilal di seluruh Indonesia. Segera amankan slot sebelum kehabisan, karena kuota hewan kurban terbatas setiap tahunnya.

Hubungi tim kami melalui berbagai saluran berikut:

Selain itu, Al-Hilal juga hadir di X (Twitter) dan YouTube Pesantren Al-Hilal untuk konten inspirasi islami setiap hari.

Wujudkan Kurban 2026 Terbaik Anda Bersama Al-Hilal!

BOOKING SEKARANG  Cukup DP Rp500.000


Penulis: Muhammad Dwiki Septianto
Sumber referensi: Kurban 2026: Apa Itu dan Kapan Pelaksanaannya? | Cara Mudah Berqurban Bersama Al-Hilal | Laporan Keuangan LAZISWAF Al-Hilal

Kurban 2026 Kapan Dilaksanakan? Ini Jadwal Idul Adha Resmi Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Kurban 2026 Kapan Dilaksanakan? Ini Jadwal Idul Adha Resmi Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Kurban 2026 menjadi topik yang paling banyak dicari umat Muslim Indonesia menjelang bulan Dzulhijjah. Ibadah kurban merupakan salah satu syiar Islam terbesar yang pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Oleh karena itu, mengetahui jadwal resmi dari pemerintah, Muhammadiyah, maupun Nahdlatul Ulama (NU) sangat penting agar setiap Muslim dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Artikel ini hadir untuk menjawab pertanyaan Anda secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Landasan Syariat: Mengapa Kurban Wajib Kita Persiapkan?

Kurban 2026 Kapan Dilaksanakan? Ini Jadwal Idul Adha Resmi Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Kurban 2026 Kapan Dilaksanakan? Ini Jadwal Idul Adha Resmi Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Sebelum membahas jadwal, marilah kita memahami terlebih dahulu dasar hukum ibadah kurban. Allah SWT berfirman dengan sangat jelas dalam Al-Qur’an surat Al-Kautsar ayat 2:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya: “Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (QS. Al-Kautsar: 2)

Ayat ini secara eksplisit memerintahkan umat Islam untuk menyembelih hewan kurban sebagai wujud ketaatan. Oleh sebab itu, ibadah kurban bukan sekadar tradisi, melainkan perintah langsung dari Allah SWT. Dengan demikian, mempersiapkan kurban 2026 seawal mungkin merupakan tindakan yang sangat dianjurkan.

Jadwal Resmi Idul Adha 2026 Versi Pemerintah

Pemerintah Republik Indonesia menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H melalui sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Berdasarkan kalender resmi pemerintah, Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Artinya, pelaksanaan ibadah kurban 2026 versi pemerintah dimulai pada tanggal tersebut. Penting untuk dicatat bahwa penetapan ini menggunakan metode rukyat hilal atau pengamatan bulan secara langsung.

Sebagai referensi resmi, Anda dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui situs Kementerian Agama RI di kemenag.go.id. Selain itu, perlu juga untuk mempersiapkan hewan kurban jauh hari sebelum pelaksanaan. Kunjungi halaman persiapan menyambut Idul Adha bersama Al-Hilal untuk panduan lengkapnya.

Jadwal Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah

Berbeda dari pemerintah, Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menentukan awal bulan Hijriyah. Berdasarkan metode tersebut, Muhammadiyah menetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026, yang dalam banyak tahun seringkali satu hari lebih awal dibandingkan penetapan pemerintah. Dengan demikian, bagi warga Muhammadiyah, pelaksanaan kurban 2026 sudah dapat dimulai sejak tanggal tersebut.

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin menyegerakan ibadah kurban bersama lembaga terpercaya, segera daftarkan kurban Anda melalui LAZISWAF Al-Hilal sebelum kehabisan slot.

👉 Daftarkan Kurban 2026 Anda Sekarang via WhatsApp Al-Hilal

 

Jadwal Idul Adha 2026 Versi Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama (NU) secara resmi mengikuti keputusan pemerintah dalam penetapan awal bulan Dzulhijjah, sehingga Idul Adha 2026 versi NU jatuh pada 27 Mei 2026, sama dengan ketetapan pemerintah. Meskipun demikian, NU tetap melakukan pengamatan rukyat sendiri sebagai bentuk kehati-hatian. Hasilnya, warga NU di seluruh Indonesia dapat melaksanakan kurban 2026 secara serentak bersama pemerintah.

Untuk informasi jadwal dan tanggal lebih detail, Anda dapat membaca artikel Kurban 2026: Tanggal Berapa Idul Adha? yang telah kami siapkan khusus.

Dalil Al-Qur’an tentang Keutamaan Ibadah Kurban

Selain perintah langsung, Allah SWT juga menjelaskan hikmah mendalam di balik ibadah kurban. Dalam surat Al-Hajj ayat 37, Allah berfirman:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ

Artinya: “Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.” (QS. Al-Hajj: 37)

Ayat ini mengajarkan bahwa esensi kurban 2026 bukanlah sekadar nilai materiil hewan yang disembelih, melainkan ketakwaan dan keikhlasan hati seorang Muslim. Oleh karena itu, mari kita niatkan ibadah kurban tahun ini dengan sepenuh hati dan persiapan yang matang.

Kapan Waktu Terbaik Menyembelih Hewan Kurban 2026?

Selanjutnya, banyak yang bertanya mengenai waktu terbaik pelaksanaan kurban. Penyembelihan hewan kurban 2026 dapat dilakukan mulai tanggal 10 Dzulhijjah (Hari Raya Idul Adha) hingga 13 Dzulhijjah (akhir hari Tasyrik). Artinya, terdapat empat hari pelaksanaan kurban, yaitu:

  • 10 Dzulhijjah — 27 Mei 2026 (Hari Raya Idul Adha, waktu utama)
  • 11 Dzulhijjah — 28 Mei 2026 (Hari Tasyrik pertama)
  • 12 Dzulhijjah — 29 Mei 2026 (Hari Tasyrik kedua)
  • 13 Dzulhijjah — 30 Mei 2026 (Hari Tasyrik ketiga, batas akhir)

Waktu terbaik menurut mayoritas ulama adalah setelah shalat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah. Simak artikel Kurban 2026: Siapa Penerima dan Kapan Waktu Terbaik? untuk pembahasan lengkap.

Sunah-Sunah Kurban 2026 yang Sering Terlewatkan

Banyak Muslim yang hanya fokus pada aspek teknis penyembelihan, namun justru melewatkan sunah-sunah penting yang bisa melipatgandakan pahala. Misalnya, sunah menghindari memotong kuku dan rambut sejak 1 Dzulhijjah bagi yang berniat berkurban. Selain itu, dianjurkan juga untuk menyaksikan langsung proses penyembelihan. Temukan lebih banyak sunah yang sering terlewatkan dalam artikel Hal-hal Sunah Idul Adha yang Sering Terlewatkan.

Firman Allah tentang Pengorbanan Nabi Ibrahim: Akar Ibadah Kurban

Ibadah kurban bermula dari kisah agung Nabi Ibrahim AS. Dalam Al-Qur’an surat Ash-Shaffat ayat 107, Allah berfirman:

وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ

Artinya: “Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS. Ash-Shaffat: 107)

Ayat ini menggambarkan betapa agungnya ujian keimanan yang dijalani Nabi Ibrahim dan Ismail AS. Keduanya lulus dengan sempurna, sehingga Allah mengabadikan peristiwa tersebut melalui syariat ibadah kurban yang kita jalankan hingga hari ini. Dengan memahami latar belakang ini, kita tentu semakin bersemangat dalam menyambut kurban 2026 dengan penuh ketakwaan.

Cara Mudah Berkurban 2026 Bersama LAZISWAF Al-Hilal Bandung

LAZISWAF Al-Hilal adalah lembaga amil zakat, infak, sedekah, dan wakaf resmi yang berpusat di Bandung, Jawa Barat. Lembaga ini telah mendapat izin resmi dari Kementerian Agama RI (No. 1114 Tahun 2023) dan Kementerian Hukum dan HAM (AHU-0006707.AH.01.12). Al-Hilal secara aktif mendistribusikan hewan kurban ke daerah-daerah terpencil yang membutuhkan. Dengan demikian, berkurban melalui Al-Hilal berarti Anda turut serta menyebarkan kebaikan lebih luas.

Untuk informasi selengkapnya tentang program kurban 2026 bersama Al-Hilal, kunjungi halaman Cara Mudah Berqurban Bersama Al-Hilal. Anda juga dapat melihat transparansi pengelolaan dana melalui Laporan Keuangan Al-Hilal yang dipublikasikan secara terbuka.

👉 Konsultasi Program Kurban 2026 — Hubungi Tim Al-Hilal via WhatsApp

 

Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Kurban 2026?

Mempersiapkan kurban 2026 tidak cukup hanya dengan menyiapkan dana. Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan sejak dini, antara lain:

  1. Menentukan niat dan jenis hewan kurban (sapi, kambing, atau domba)
  2. Memilih lembaga kurban yang terpercaya dan transparan
  3. Memastikan hewan kurban memenuhi syarat syar’i (usia, kesehatan, kondisi fisik)
  4. Menghindari pemotongan kuku dan rambut sejak 1 Dzulhijjah (bagi shohibul qurban)
  5. Mempersiapkan dokumentasi dan laporan distribusi kurban

Panduan lengkapnya bisa Anda baca di Hal yang Perlu Disiapkan Menyambut Idul Adha. Selain itu, pelajari juga lebih dalam tentang apa itu kurban 2026 dan kapan pelaksanaannya dalam artikel khusus kami.

Ringkasan: Jadwal Kurban 2026 dari Semua Pihak

Sebagai rangkuman, berikut perbandingan jadwal kurban 2026 dari berbagai pihak:

  • Pemerintah RI : Idul Adha 27 Mei 2026 (melalui sidang isbat)
  • Muhammadiyah : Idul Adha 27 Mei 2026 (metode hisab wujudul hilal)
  • Nahdlatul Ulama : Mengikuti pemerintah — 27 Mei 2026
  • Hari Tasyrik : 28–30 Mei 2026 (batas akhir penyembelihan)

Artinya, tahun ini kurban 2026 kemungkinan besar dilaksanakan serentak oleh seluruh umat Muslim Indonesia pada 27 Mei 2026. Hal ini tentu menjadi kabar gembira karena persatuan umat sangat dinantikan. Oleh karena itu, segera rencanakan dan daftarkan kurban Anda dari sekarang. Cek juga informasi terbaru melalui halaman Al-Hilal Bandung.

👉 Bergabung Bersama Ribuan Shohibul Qurban Al-Hilal — Klik di Sini

Penutup: Jadikan Kurban 2026 sebagai Momentum Spiritual Terbaik Anda

Demikianlah informasi lengkap mengenai jadwal kurban 2026 dari pemerintah, Muhammadiyah, dan NU. Selanjutnya, yang terpenting adalah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, baik secara materi maupun spiritual. Jangan tunda niat baik Anda, karena waktu terus berjalan menuju 27 Mei 2026. Bersama LAZISWAF Al-Hilal, kurban 2026 Anda akan tersalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan, secara amanah, transparan, dan penuh keberkahan.

Untuk informasi lebih lengkap, hubungi kami di: Email: cs@alhilal.or.id | WA: 0812 2220 2751 | Kunjungi: alhilal.or.id

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Ikhtiar Hadirkan Air Bersih untuk Santri, Laziswaf Al Hilal Resmikan Sumur Bor di Pondok Pesantren Babussalam

Ikhtiar Hadirkan Air Bersih untuk Santri, Laziswaf Al Hilal Resmikan Sumur Bor di Pondok Pesantren Babussalam

 

Alhamdulillah, pada 21 April 2026 telah dilaksanakan peresmian sumur bor untuk Pondok Pesantren Babussalam yang berlokasi di Kampung Neglasari, Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat. Program ini dihadirkan oleh LAZISWAF Al Hilal sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar pesantren, khususnya akses air bersih.

Sumur bor yang dibangun ini memiliki kedalaman kurang lebih mencapai 94 meter, sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan air yang cukup dan layak digunakan. Kebutuhan akan sumur ini memang sangat mendesak, mengingat selama ini pesantren masih mengalami keterbatasan akses air bersih. Terlebih lagi, ketika memasuki musim kemarau, kebutuhan air untuk keperluan ibadah, sanitasi, dan aktivitas sehari-hari menjadi semakin penting.

Dengan hadirnya sumur bor ini, diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi para santri dan pengurus pesantren. Air bersih yang memadai tentu akan sangat menunjang kenyamanan dan kesehatan lingkungan pesantren.

Aden Ahmad Nawawi, yang merupakan ustadz sekaligus guru di pesantren tersebut, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. “Kami ngucapin terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan sumur bor ini. Insya Allah akan kami gunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan pesantren sama juga para santri,” ujar beliau.

Peresmian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi kebaikan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga sumur ini menjadi sumber keberkahan dan amal jariyah yang terus mengalir bagi semua pihak yang terlibat.

Penulis: Indra Rizki

Hadirkan Program Warung Makan Untuk Lansia, 200 Porsi Makanan dan Layanan Kesehatan Dihadirkan di Desa Cilangari Bandung Barat

Hadirkan Program Warung Makan Untuk Lansia, 200 Porsi Makanan dan Layanan Kesehatan Dihadirkan di Desa Cilangari Bandung Barat

 

Alhamdulillah, program Warung Makan Berkah Gotong Royong kembali dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026, di Desa Cilangari, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para lansia dan dhuafa yang membutuhkan perhatian lebih, baik dari sisi kesehatan maupun kebutuhan pangan.

Dalam kegiatan ini, LAZISWAF Al Hilal berkolaborasi bersama Food Truck Dapur Berkah (@dapurberkah), tim medis dari Persatuan Dokter Jantung Kota Bandung, serta relawan lokal. Kolaborasi ini menghadirkan layanan pengobatan gratis sekaligus penyaluran makanan siap saji bergizi bagi masyarakat.

Sebanyak 200 porsi makanan berhasil disalurkan kepada 200 penerima manfaat, yang mayoritas merupakan lansia dan dhuafa di Desa Cilangari. Kehadiran program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memberikan akses layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Warga yang hadir tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. Senyum dan semangat terpancar dari para penerima manfaat yang merasakan langsung kebaikan dari program ini.

Rozak Rizki selaku tim penyaluran LAZISWAF Al Hilal menyampaikan, “Dengan semangat gotong royong, kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang mungkin kurang beruntung, yang hari ini kurang makan atau yang sekedar belum makan seharian.” Pernyataan ini mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi dasar dari program ini, bahwa kebaikan akan terasa lebih luas ketika dilakukan bersama-sama.

Program Warung Makan Berkah Gotong Royong tidak hanya sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kepedulian sosial dan menghadirkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga setiap kebaikan yang telah disalurkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan memberikan manfaat yang luas bagi sesama.

Penulis: Indra Rizki

 

Qurban Idul Adha 2026: Hal-Hal Sunah yang Sering Terlewatkan

Qurban Idul Adha 2026: Hal-Hal Sunah yang Sering Terlewatkan

Qurban Idul Adha merupakan salah satu ibadah paling agung dalam Islam yang umat Muslim laksanakan setiap tahun pada bulan Dzulhijjah. Namun, di balik rutinitas menyembelih hewan qurban, ternyata terdapat sejumlah amalan sunah penting yang sering kali luput dari perhatian. Memahami dan mengerjakan sunah-sunah ini akan menjadikan ibadah qurban Idul Adha Anda jauh lebih sempurna, lebih bermakna, dan lebih besar pahalanya di sisi Allah SWT.

Mengapa Sunah dalam Qurban Idul Adha Penting untuk Diketahui?

Qurban Idul Adha 2026: Hal-Hal Sunah yang Sering Terlewatkan

Qurban Idul Adha 2026: Hal-Hal Sunah yang Sering Terlewatkan

Setiap Muslim yang menunaikan qurban Idul Adha tentu ingin ibadahnya diterima Allah SWT. Oleh karena itu, selain memenuhi syarat wajib, memperhatikan amalan sunah juga menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Sunah dalam ibadah qurban bukan sekadar pelengkap, melainkan cerminan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad ﷺ yang mengajarkan tata cara qurban dengan sangat lengkap dan penuh hikmah.

Perlu diketahui, Rasulullah ﷺ selalu melaksanakan qurban secara langsung dengan penuh khusyuk dan memperhatikan setiap detail sunnahnya. Dengan demikian, meneladani beliau berarti kita turut meraih derajat ibadah yang lebih tinggi. Sebagaimana Allah berfirman:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Fa shalli li rabbika wanhar”

“Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”

  1. Al-Kautsar: 2 Sumber: quran.kemenag.go.id

Ayat ini secara tegas menghubungkan shalat Idul Adha dengan penyembelihan hewan qurban sebagai satu kesatuan ibadah. Maka dari itu, memahami sunah-sunah qurban Idul Adha menjadi kewajiban moral setiap Muslim yang ingin beribadah secara sempurna.

Hal-Hal Sunah Qurban Idul Adha yang Sering Terlewatkan

Berikut ini beberapa amalan sunah dalam qurban Idul Adha yang sering kali terlewatkan namun memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi:

Menahan Diri dari Memotong Rambut dan Kuku Sejak 1 Dzulhijjah

Bagi orang yang hendak berqurban, sunah ini sangat penting namun kerap terlupakan. Rasulullah ﷺ memerintahkan agar seseorang yang sudah berniat berqurban menahan diri dari memotong rambut, kuku, dan kulit mulai tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan qurbannya disembelih. Amalan ini menyerupai kondisi orang yang sedang berihram sehingga pelakunya turut merasakan suasana haji secara spiritual.

Menyembelih Sendiri Hewan Qurban Idul Adha

Disunnahkan bagi shahibul qurban untuk menyembelih hewannya secara langsung apabila mampu. Jika tidak mampu, maka hendaklah ia menyaksikan proses penyembelihan tersebut. Hal ini memiliki nilai spiritual yang dalam karena mengingatkan kita pada pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang ikhlas menyerahkan anaknya demi ketaatan kepada Allah. Demikian pula, qurban Idul Adha menjadi momentum menghadirkan rasa syukur dan keikhlasan yang tulus.

Membaca Basmalah, Shalawat, dan Takbir saat Menyembelih

Banyak orang hanya mengucapkan basmalah saat menyembelih, padahal sunnahnya lebih lengkap dari itu. Shahibul qurban sebaiknya mengucapkan: “Bismillahi, Allahu Akbar, Allahumma haadza minka wa laka, Allahumma taqabbal minni” sebelum dan saat menyembelih. Dzikir ini menegaskan bahwa qurban sepenuhnya milik Allah dan kita persembahkan hanya kepada-Nya.

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُم مِّن شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ

“Wal budna ja’alnaaha lakum min sya’aa’irillahi lakum fiihaa khair, fadzkurullaha ‘alayha shawaff”

“Dan unta-unta itu Kami jadikan untuk kamu sebagai bagian dari syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya. Maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat).”

  1. Al-Hajj: 36 Sumber: quran.kemenag.go.id

Memakan Sebagian Daging Qurban Sendiri

Sebagian besar orang langsung membagikan seluruh daging qurban tanpa memakan sedikitpun. Padahal, sunnahnya adalah shahibul qurban memakan sebagian daging qurbannya sendiri, khususnya dari hewan qurban sunnah (bukan nadzar). Tindakan ini merupakan bentuk perayaan dan syukur atas nikmat Allah serta meneladani praktek Nabi ﷺ dalam qurban Idul Adha.

Memilih Hewan Qurban yang Gemuk, Sehat, dan Terbaik

Sunah dalam qurban Idul Adha menganjurkan kita memilih hewan terbaik yang kita mampu, bukan sekadar yang memenuhi syarat minimum. Nabi ﷺ selalu memilih hewan qurban yang paling gemuk, sehat, dan sempurna fisiknya. Ini merupakan cerminan bahwa ibadah kepada Allah layak mendapatkan yang terbaik dari apa yang kita miliki.

Tunaikan Qurban Idul Adha 2026 Bersama LAZISWAF Al Hilal

Al Hilal menyediakan hewan qurban berkualitas syariah Sapi Bali 320–360 kg dan Domba Jantan 25 kg yang terpercaya dan terverifikasi. Konsultasikan kebutuhan qurban Anda sekarang.

Hubungi Kami via WhatsApp

Menghadapkan Hewan ke Arah Kiblat saat Penyembelihan

Detail sunah ini sangat sering terlewatkan. Ketika menyembelih hewan qurban Idul Adha, sunnahnya adalah menghadapkan hewan ke arah kiblat, sebagaimana yang Nabi ﷺ lakukan. Tindakan kecil ini memiliki makna simbolis yang mendalam seluruh ibadah kita, termasuk qurban, selalu berorientasi kepada Allah.

Tidak Menjual Bagian Apapun dari Hewan Qurban

Sering kali, kulit, tulang, atau bahkan kepala hewan qurban dijual untuk menutupi biaya operasional. Namun, sunnahnya sangat jelas tidak ada bagian dari hewan qurban Idul Adha yang boleh dijual, termasuk kulitnya. Kulit boleh dimanfaatkan sendiri atau disedekahkan, tetapi tidak boleh diuangkan. Hal ini penting diperhatikan oleh panitia qurban di masjid-masjid.

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ

“Lan yanaalallaha luhoomuha wa laa dimaa’uha walakin yanaluhu at-taqwa minkum”

“Daging (hewan qurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu.”

  1. Al-Hajj: 37 Sumber: quran.kemenag.go.id

Ayat ini menegaskan esensi terdalam dari qurban Idul Adha bahwa yang Allah nilai bukan besar atau mahalnya hewan sembelihan, melainkan seberapa dalam ketakwaan dan keikhlasan yang kita hadirkan. Oleh karena itu, memperhatikan setiap sunah dalam qurban adalah wujud nyata ketakwaan kita.

Salurkan Qurban Idul Adha Melalui Lembaga Terpercaya

Selain memperhatikan sunah secara personal, memilih lembaga qurban yang amanah juga menjadi bagian penting dari ibadah ini. Program Qurban Al Hilal dari LAZISWAF Pesantren Al Hilal hadir sebagai solusi bagi Anda yang ingin menunaikan qurban Idul Adha secara syariah, transparan, dan berdampak luas.

LAZISWAF Al Hilal telah mendapatkan izin resmi dari Kementerian Agama RI (SK No. 1114 Tahun 2023), tercatat di Kementerian Hukum dan HAM, serta terdaftar di Badan Wakaf Indonesia. Seluruh laporan keuangan tersedia secara transparan di alhilal.or.id/laporan-keuangan.

Sebagai lembaga amil zakat terbaik Bandung yang kredibel dan berintegritas, Al Hilal tidak hanya mengelola qurban Idul Adha, tetapi juga menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk memberdayakan santri yatim serta masyarakat di seluruh Indonesia. Selain itu, Al Hilal aktif terlibat dalam program tanggap bencana dan distribusi Al-Quran ke daerah terdampak bencana.

Saksikan langsung aksi nyata Al Hilal di lapangan melalui kanal YouTube resmi mereka:

Siap Menunaikan Qurban Idul Adha 2026?

Jangan lewatkan kesempatan emas ini. Hubungi tim Al Hilal sekarang dan dapatkan panduan lengkap program qurban yang sesuai syariah dan tepat sasaran.

Tanya Program Qurban Sekarang

Kesimpulan: Sempurnakan Qurban Idul Adha Anda dengan Sunah Nabi

Pada akhirnya, qurban Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan yang kita jalankan secara rutin. Ibadah ini merupakan manifestasi keimanan, ketakwaan, dan kecintaan kita kepada Allah SWT serta Rasul-Nya. Oleh karena itu, memperhatikan sunah-sunah yang sering terlewatkan mulai dari menahan memotong rambut, menyembelih sendiri, membaca dzikir lengkap, memakan sebagian daging, hingga tidak menjual bagian apapun dari hewan qurban akan menjadikan ibadah Anda jauh lebih sempurna.

Selanjutnya, memilih lembaga qurban yang amanah seperti LAZISWAF Al Hilal akan memastikan bahwa hewan qurban Idul Adha Anda tersembelih secara syariah dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Karena, seperti yang Allah tegaskan, yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kita bukan sekadar dagingnya.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, khususnya qurban Idul Adha tahun 2026 ini. Aamiin.

Hubungi LAZISWAF Al Hilal

Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung

022 2005079  |   0812 2220 2751

cs@alhilal.or.id  |  lazisalhilal@gmail.com

Chat WhatsApp Sekarang

Baca Juga dari LAZISWAF Al Hilal

 

Muhammad Dwiki Septianto

Penulis Konten Islami & SEO Specialist

Jangan Menyesal Berbuat Baik, Karena Insya Allah Kebaikan Tersebut Akan Kembali Kepada Kita

Jangan Menyesal Berbuat Baik, Karena Insya Allah Kebaikan Tersebut Akan Kembali Kepada Kita

 

Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita merasa ragu untuk berbuat baik. Ada kalanya muncul pertanyaan, “Apakah kebaikan ini akan dihargai?” atau bahkan rasa kecewa ketika kebaikan yang kita lakukan tidak mendapatkan balasan seperti yang diharapkan. Namun sebagai seorang Muslim, kita diajarkan bahwa kebaikan tidak pernah sia-sia. Setiap amal baik yang kita lakukan, sekecil apa pun, pasti akan kembali kepada diri kita sendiri, baik di dunia maupun di akhirat.

Allah SWT telah mengingatkan dalam firman-Nya:
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri.” (QS. Al-Isra’: 7)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap perbuatan yang kita lakukan sejatinya adalah untuk diri kita sendiri. Kebaikan yang kita tebarkan hari ini mungkin tidak selalu langsung terlihat hasilnya, tetapi Insya Allah akan kembali dalam bentuk yang terbaik, di waktu yang tepat, dan dengan cara yang tidak kita duga.

Kebaikan juga bukan hanya tentang hal besar. SEnyuman, membantu sesama, berbagi rezeki, atau sekadar mendoakan orang lain semuanya adalah bentuk amal yang memiliki nilai di sisi Allah SWT. Bahkan dalam banyak kesempatan, kebaikan kecil yang dilakukan dengan ikhlas justru menjadi sebab datangnya keberkahan dalam hidup.

Tidak jarang, kebaikan menjadi jalan hadirnya ketenangan hati. Saat kita membantu orang lain, ada rasa bahagia yang sulit dijelaskan. Inilah yang bisa menjadi “bekal kebahagiaan” dalam hidup, sebuah simfoni indah yang terbangun dari perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan.

Karena itu, jangan pernah menyesal untuk berbuat baik. Jangan lelah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Meskipun tidak semua orang membalas kebaikan kita, yakinlah bahwa Allah SWT melihat dan mencatat semuanya dengan sempurna.

Mari terus semangat menjadi bagian dari orang-orang yang menebarkan kebaikan. Karena pada akhirnya, kebaikan akan selalu menemukan jalan pulangnya—kembali kepada hati yang ikhlas melakukannya.

Penulis: Indra Rizki

 

Qurban Itu Bukan Sekadar Menyembelih, Tapi Belajar Ikhlas

Qurban Itu Bukan Sekadar Menyembelih, Tapi Belajar Ikhlas

 

Setiap kali Idul Adha datang, suasananya selalu terasa berbeda. Ada yang mulai mencari hewan qurban, ada yang sibuk mengatur pembagian daging, dan ada juga yang menunggu momen kebersamaan bersama keluarga. Tapi di balik semua itu, sebenarnya ada makna yang jauh lebih dalam dari sekadar menyembelih hewan.

Qurban pada dasarnya adalah tentang keikhlasan. Tentang bagaimana kita rela mengorbankan sesuatu yang kita miliki demi Allah. Bukan karena terpaksa atau ikut-ikutan, tapi karena benar-benar ingin mendekatkan diri. Di sinilah letak nilai yang sering terlewat: bukan soal besar atau kecilnya hewan yang dikurbankan, tapi seberapa tulus hati kita saat melakukannya.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hajj: 37 yang artinya :

“Daging dan darah hewan qurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu.” Ayat ini mengingatkan kita bahwa yang dinilai bukan hasil akhirnya, tapi niat dan hati kita saat menjalankannya.

Kalau dipikir-pikir, mengeluarkan uang untuk membeli hewan qurban memang tidak selalu mudah. Ada keinginan lain yang harus ditahan, ada kebutuhan yang perlu dipertimbangkan. Bahkan, bagi sebagian orang, qurban adalah hasil dari menyisihkan sedikit demi sedikit dari yang dimiliki. Tapi justru di situlah letak latihannya, kita belajar untuk tidak selalu menggenggam apa yang kita punya.

Qurban juga mengajarkan kita tentang berbagi. Daging yang dibagikan bukan hanya sekadar makanan, tapi juga bentuk perhatian kepada orang lain. Ada kebahagiaan sederhana yang tercipta, baik bagi yang memberi maupun yang menerima. Dari sini kita belajar, bahwa memberi sering kali justru menghadirkan rasa cukup.

Selain itu, qurban mengingatkan kita pada kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Kisah tentang keikhlasan yang tidak mudah, tapi dijalani dengan penuh keyakinan. Dari sana kita belajar bahwa menjalankan perintah Allah terkadang butuh pengorbanan, tapi selalu membawa makna yang besar.

Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk “qurban” tidak selalu tentang hewan. Bisa jadi tentang menahan ego, belajar mengalah, atau tetap berbagi di saat kita juga merasa kekurangan. Hal-hal kecil seperti ini sering kali justru lebih dekat dengan kehidupan kita.

Jadi, saat Idul Adha tiba, jangan hanya fokus pada proses penyembelihannya. Coba tanya kembali pada diri sendiri, apa yang ingin kita capai dari ibadah ini? Sekadar menggugurkan kewajiban, atau benar-benar ingin melatih hati menjadi lebih ikhlas?

Karena pada akhirnya, qurban bukan tentang daging yang dibagikan, tapi tentang hati yang sedang dilatih untuk lebih tunduk, lebih peduli, dan lebih dekat kepada Allah. Dan mungkin, itulah bagian paling berharga dari semua ibadah berqurban.

 

Hal Penting yang Perlu Kamu Ketahui Saat Akan Qurban

Hal Penting yang Perlu Kamu Ketahui Saat Akan Qurban

Hal Penting yang Perlu Kamu Ketahui Saat Akan Qurban

Hal Penting yang Perlu Kamu Ketahui Saat Akan Qurban

Hari Raya Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan, tapi juga tentang menjalankan ibadah dengan benar. Supaya qurban yang kita lakukan sah dan bernilai di sisi Allah, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Jenis dan Usia Hewan Qurban

Hewan yang boleh dijadikan qurban adalah hewan ternak seperti unta, sapi, kambing, dan domba. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. Al-Hajj: 34

Artinya : “Bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas binatang ternak yang dianugerahkan-Nya kepada mereka…”

Selain itu, usia hewan juga harus memenuhi syarat:

  • Unta minimal 5 tahun
  • Sapi minimal 2 tahun
  • Kambing minimal 1 tahun
  • Domba minimal 6 bulan atau sudah berganti gigi

2. Kondisi Hewan Harus Sehat

Hewan qurban harus dalam kondisi sehat dan tidak cacat. Tidak boleh buta, pincang, terlalu kurus, atau sakit parah dan memiliki penyakit menular. Memilih hewan yang baik adalah bentuk kesungguhan dalam beribadah.

3. Waktu Penyembelihan

Qurban dilakukan setelah shalat Idul Adha hingga berakhirnya hari tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah) sebelum matahari terbenam. Di luar waktu tersebut, tidak dihitung sebagai ibadah qurban.

4. Tata Cara Penyembelihan

Sebelum menyembelih, niatkan karena Allah. Disunnahkan membaca “Bismillah” dan “Allahu Akbar”. Proses penyembelihan juga harus dilakukan dengan baik menggunakan pisau tajam untuk mempercepat proses penyembelihan, menghadap kiblat, dan memotong saluran utama di leher agar hewan tidak tersiksa.

5. Pembagian Daging Qurban

Daging qurban sebaiknya dibagi menjadi tiga bagian:

  • Untuk diri sendiri dan keluarga
  • Untuk kerabat atau tetangga
  • Untuk fakir miskin

Ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan di hari raya.

6. Qurban Sendiri atau Kolektif

Qurban bisa dilakukan sendiri atau bersama. Satu orang bisa berqurban dengan satu kambing atau domba. Sedangkan sapi atau unta bisa untuk tujuh orang, sesuai dengan hadits Rasulullah SAW sebagai berikut:

“Kami menyembelih hewan kurban bersama Rasulullah SAW pada tahun Hubaibiyah; satu ekor unta untuk tujuh orang dan satu ekor lembu untuk tujuh orang,” (HR. Muslim).

Dengan memahami hal-hal ini, qurban yang kita lakukan tidak hanya sekadar ritual, tapi juga sesuai dengan tuntunan. Karena qurban bukan hanya tentang menyembelih, tapi tentang menjalankan ibadah dengan benar dan penuh kesungguhan.

 

Pelepasan Bambu Blandar di Lantai 2 Telah Selesai, Kemajuan Pembangunan Asrama Santri Cibiru Per 15 April 2026

Pelepasan Bambu Blandar di Lantai 2 Telah Selesai, Kemajuan Pembangunan Asrama Santri Cibiru Per 15 April 2026

Pembangunan asrama santri di Pesantren Al Hilal Cibiru terus menunjukkan progres yang baik. Hingga Rabu, 15 April 2026, berbagai tahapan pembangunan telah berhasil diselesaikan sebagai bagian dari upaya menghadirkan fasilitas yang layak dan nyaman bagi para santri.

Pada tahap ini, proses pelepasan bambu blandar di lantai dua telah selesai dilakukan. Selain itu, pelepasan papan bekisting balok serta papan multipleks di lantai dua juga telah rampung. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses konstruksi untuk memastikan struktur bangunan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya dengan lebih optimal.

Selanjutnya, tim pembangunan tengah melakukan persiapan papan bekisting untuk penutup rangka besi balok. Proses ini menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat struktur bangunan agar kokoh dan aman. Di sisi lan, pekerjaan juga telah berlanjut ke lantai tiga dengan dimulainya pemasangan bambu blandar sebagai bagian dari rangka pembangunan berikutnya.

Setiap proses yang berjalan meupakan hasil dari kerja keras dan doa dari banyak pihak yang menginginkan hadirnya fasilitas terbaik bagi para santri. Pembangunan ini tidak hanya sekadar untuk meningkatkan fasilitas pesantren, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar dan pembentukan karakter para santri yang baik.

InsyaAllah, pembangunan asrama ini akan terus diupayakan agar dapat selesai secepat mungkin. HArapannya, asrama ini dapat segera dimanfaatkan oleh para santri sebagai rumah kedua mereka, tempat beristirahat setelah beraktivitas, ruang untuk belajar, serta tempat tumbuh dan berkembang selama mereka menimba ilmu di Pesantren Al Hilal.

Semoga setiap langkah dalam pembangunan ini menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan, serta menjadi sarana lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.

Penulis: Indra Rizki

Siapkan Ibadah Qurban Terbaikmu untuk Santri di Pelosok Bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal

Siapkan Ibadah Qurban Terbaikmu untuk Santri di Pelosok Bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal

Ibadah qurban merupakan salah satu bentuk ketaatan yang sangat dianjurkan dalam Islam, sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Setiap tahun, momen Idul Adha juga jadi kesempatan berharga bagi kaum muslimin untuk berbagi kebahagiaan, terutama kepada mereka yang jarang merasakan nikmatnya daging qurban. Di sinilah pentingnya menyalurkan qurban secara tepat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh yang membutuhkan.

Selain itu, qurban memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah SWT. Setiap tetes darah hewan qurban yang mengalir menjadi saksi ketaatan seorang hamba. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah pada hari Idul Adha selain menyembelih hewan qurban. InsyaAllah, penyaluran daging qurban akan menjangkau Jawa Barat, Sumatera, hingga Nusa Tenggara Timur, dengan fokus utama kepada para santri di pesantren pelosok serta masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Melalui LAZISWAF Pesantren Al Hilal, pelaksanaan qurban menjadi lebih mudah dan tepat sasaran. Proses yang terorganisir dengan baik memastikan bahwa hewan qurban yang disalurkan dalam kondisi terbaik dan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan demikian, ibadah yang dilakukan tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas.

Mari jadikan momen Idul Adha tahun ini sebagai kesempatan untuk berbagi lebih banyak kebaikan. Dengan menunaikan qurban bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal, kita tidak hanya beribadah kepada Allah, tetapi juga turut serta membahagiakan para santri di pedalaman dan membantu masyarakat yang tengah membutuhkan. Semoga setiap niat baik dan pengorbanan yang kita lakukan menjadi amal yang diterima dan membawa keberkahan dalam kehidupan.

Penulis: Indra Rizki