Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Jangan Lupa Berzakat, Karena Ada Hak Saudara Kita di Dalam Harta yang Kita Miliki

Jangan Lupa Berzakat, Karena Ada Hak Saudara Kita di Dalam Harta yang Kita Miliki

Sebagai seorang Muslim, kita tentu memahami bahwa harta yang kita miliki bukan sepenuhnya milik kita. Di dalamnya terdapat hak orang lain yang Allah SWT titipkan kepada kita untuk disampaikan kepada mereka yang membutuhkan. Salah satu cara menunaikan hak tersebut adalah dengan berzakat.

Zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan sangat penting. Rasulullah SAW bersabda: “Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji ke Baitullah, dan berpuasa di bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)

Melalui zakat, Allah SWT mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama. Ketika sebagian harta yang kita miliki disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya, maka hadir kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Ada yang terbantu kebutuhan sehari-harinya, ada yang b1sa melanjutkan pendidikan, dan ada pula yang dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sering kali kita merasa bahwa harta akan berkurang ketika dikeluarkan untuk zakat. Padahal sebaliknya, zakat justru menjadi salah satu sebab datangnya keberkahan dalam rezeki. Harta menjadi lebih bersih, hati menjadi lebih tenang, dan hubungan sosial di tengah masyarakat pun semakin kuat.

Karena itu, jangan menunda-nunda ketika Allah SWT telah memberikan kemampuan untuk berzakat. Tunyaikanlah dengan ikhlas dan penuh rasa syukur. Sebab di luar sana masih banyak saudara Muslim yang menanti uluran tangan dan kepedulian kita.

Mari jadikan zakat sebagai bagian dari ibadah yang kita jaga dengan baik. Insya Allah, zakat yang kita tunaikan bukan hanya membantu mereka yang mebutuhkan, tetapi juga menjadi bekal kebaikan yang akan kita temui kembali di akhirat kelak. Semoga Allah SWT menerima setiap zakat yang kita tunaikan, membersihkan harta yang kita miliki, serta menghadirkan keberkahan dalam kehidupan kita. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

 

Menyambut Tahun Baru Islam dengan Memperbanyak Amal di Bulan Muharram

Menyambut Tahun Baru Islam dengan Memperbanyak Amal di Bulan Muharram

 

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang memiliki keistimewaan besar dalam Islam. Bulan ini termasuk ke dalam empat bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT, bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Karena kemuliaannya tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah.

MAKNA DAN KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM – STAI SENORI TUBAN

Sumber Gambar : STAI SENORI TUBAN

Muharram sering dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memulai lembaran baru yang lebih baik. Sebagai awal tahun dalam kalender Hijriah, bulan ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri, meningkatkan keimanan, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Salah satu amalan yang paling dianjurkan pada bulan Muharram adalah puasa sunnah. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharram. Oleh karena itu, umat Islam dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan melaksanakan puasa sunnah, seperti puasa Senin-Kamis maupun puasa Ayyamul Bidh yang dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.

Selain itu, terdapat puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar karena dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu atas izin Allah SWT. Para ulama juga menganjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Muharram atau yang dikenal dengan puasa Tasu’a sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Tidak hanya puasa, memperbanyak dzikir dan istighfar juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Dengan banyak mengingat Allah, hati akan menjadi lebih tenang dan jiwa semakin dekat kepada-Nya. Dzikir dapat dilakukan kapan saja, baik setelah shalat, pada waktu pagi dan petang, maupun di sela-sela aktivitas sehari-hari.

Amalan lain yang tidak kalah penting adalah bersedekah. Membantu fakir miskin, anak yatim, serta orang-orang yang membutuhkan merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat dianjurkan dalam Islam. Melalui sedekah, seorang Muslim tidak hanya memperoleh pahala, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam menjalankan ibadah di bulan Muharram, umat Islam juga perlu berhati-hati terhadap berbagai anggapan yang tidak memiliki dasar syariat. Misalnya, menganggap Muharram sebagai bulan sial atau melakukan ritual tertentu yang tidak bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah. Islam mengajarkan bahwa setiap ibadah harus dilakukan berdasarkan dalil yang jelas dan tuntunan yang benar.

Bulan Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Islam. Bulan ini merupakan kesempatan berharga untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki diri, serta membangun kehidupan yang lebih baik. Dengan memanfaatkan keutamaan Muharram secara maksimal, seorang Muslim dapat menjadikannya sebagai langkah awal menuju peningkatan kualitas spiritual dan sosial yang lebih baik.nya

 

Roadshow Kajian Parenting Pertama LAZISWAF Al Hilal Sukses Digelar, Bahas Tantangan Menjadi Orang Tua di Era Digital

Roadshow Kajian Parenting Pertama LAZISWAF Al Hilal Sukses Digelar, Bahas Tantangan Menjadi Orang Tua di Era Digital

Alhamdulillah, Roadshow Kajian Parenting pertama yang diselenggarakan oleh LAZISWAF Al Hilal telah sukses dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan yang mengusung tema “Menjadi Orang Tua Tenang di Era Digital yang Menantang” ini menghadirkan Ustadzah Safinatul Choeriyah, S.E., C.CT., selaku pakar parenting dan da’iyah, sebagai narasumber utama.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, orang tua menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Mulai dari penggunaan gawai, pengaruh media sosial, hingga perubahan pola komunikasi dalam keluarga menjadi persoalan yang banyak dirasakan oleh para orang tua saat ini. Melalui kajian parenting ini, para peserta diajak untuk memahami berbagai solusi dan pendekatan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang disampaikan mengupas berbagai tema penting dalam dunia pengasuhan, mulai dari manajemen emosi orang tua, teknik komunikasi asertif, hingga regulasi emosi anak. Dengan penyampaian yang ringan, komunikatif, dan mudah dipahami, para peserta dapat mengikuti kajian dengan nyaman sekaligus memperoleh banyak wawasan baru. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para jamaah, khususnya ibu-ibu yang hadir. Sejak awal hingga akhir acara, para peserta tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan.

Kajian parenting seperti ini memiliki mangfaat yang sangat besar bagi para orang tua. Selain menambah ilmu dan wawasan tentang pola asuh yang tepat, kegiatan ini juga membantu orang tua memahami pentingnya mengelola emosi saat mendampingi anak. Sebab, sering kali keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh aturan yang diterapkan, tetapi juga oleh cara orang tua berkomunikasi dan memberikan teladan di rumah.

Melalui pemahaman yang baik mengenai komunikasi dan pengelolaan emosi, diharapkan para orang tua dapat menciptakan suasana/ keluarga yang lebih hangat, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Alhamdulillah, Roadshow Kajian Parenting pertama ini menjadi langkah awal yang baik dalam menghadirkan edukasi keluarga bagi masyarakat. Semoga ilmu yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat yang luas dan menjadi bekal bagi para orang tua dalam mendampingi amanah terbaik yang telah Allah SWT titipkan.

Penulis: Indra Rizki

Alhamdulillah, Laziswaf Al Hilal Kembali Hadirkan Mushaf Al-Qur'an untuk Saudara Muslim di Pelosok Negeri

Alhamdulillah, Laziswaf Al Hilal Kembali Hadirkan Mushaf Al-Qur’an untuk Saudara Muslim di Pelosok Negeri

Alhamdulillah, LAZISWAF Al Hilal kembali menyalurkan amanah kebaikan melalui program Sebar Quran Pelosok Indonesia. Berkat dukungan para Sahabat Al Hilal dan Orang Baik, ratusan mushaf Al-Qur’an, buku-buku Islam, serta Iqra berhasil disalurkan kepada lembaga pendidikan Islam di berbagai daerah pelosok Indonesia.

Pada 3 Juni 2026, penyaluran dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Majanu Bil Ilmi yang berlokasi di Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Dalam kesempatan tersebut disalurkan sebanyak 54 mushaf Al-Qur’an, 22 buku, dan 10 Iqra.

Di hari yang sama, bantuan juga disalurkan kepada TPQ Raudatul Atfal NW Dasan Jati di Desa Gelanggang, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Lembaga tersebut menerima 54 mushaf Al-Qur’an, 22 buku, dan 10 Iqra untuk mendukung kegiatan belajar mengaji para santri.

Kemudian pada 8 Juni 2026, program Sebar Quran kembali menjangkau wilayah lainnya. Penyaluran dilakukan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Desa Bauh Gunung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Sebanyak 48 mushaf Al-Qur’an, 27 buku, dan 7 Iqra diserahkan untuk mendukung aktivitas belajar para santri.

Sementara itu, bantuan juga disalurkan kepada TPQ Darunnajah Samar Katon yang berada di Desa Sisik, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Lembaga tersebut menerima 54 mushaf Al-Qur’an, 25 buku, dan 10 Iqra.

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, masih banyak saudara Muslim di berbagai pelosok Indonesia yang memiliki semangat tinggi untuk belajar dan mengajarkan Al-Qur’an, namun harus menghadapi berbagai keterbatasan sarana belajar. Jarak yang jauh dari pusat kota sering kali membuat akses terhadap mushaf Al-Qur’an dan buku-buku pendidikan Islam menjadi terbatas.

Di beberapa lokasi, Al-Qur’an yang digunakan sudah dalam kondisi kurang layak. Ada yang lembarannya hilang, sobek, bahkan tulisan ayatnya mulai memudar sehingga sulit dibaca. Tidak sedikit pula pesantren, TPQ, dan rumah Quran yang memiliki jumlah mushaf yang jauh lebih sedikit dibanding jumlah santrinya. Akibatnya, para santri harus bergantian menggunakan Al-Qur’an saat belajar dan menghafal.

Karena itulah, program Sebar Quran Pelosok menjadi salah satu ikhtiar untuk membantu menghadirkan sarana belajar yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di berbagai daerah. Insya Allah, setiap mushaf yang disalurkan akan digunakan untuk membaca, mempelajari, menghafal, dan mengamalkan firman Allah SWT.

Semoga setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca oleh para santri, setiap ayat yang dihafalkan, serta setiap ilmu yang dipelajari menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi para donatur, Sahabat Al Hilal, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program ini.

Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh Orang Baik yang telah ikut menghadirkan cahaya Al-Qur’an hingga ke pelosok negeri. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan keberkahan yang berlipat ganda dan menjadikannya sebagai amal yang terus mengalir hingga akhirat kelak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

 

5

Sedekah Seragam Baru untuk Siswa Pelosok Rp175.000 per Pasang – LAZISWAF Al Hilal

Sedekah seragam baru untuk siswa pelosok merupakan salah satu bentuk kepedulian nyata yang kini hadir melalui program LAZISWAF Pesantren Al Hilal, yaitu sebuah gerakan sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah yang secara aktif menjangkau anak-anak di wilayah terpencil agar mereka tetap bersekolah dengan nyaman dan penuh percaya diri. Melalui program ini, setiap donatur berkesempatan menjadi bagian dari perubahan besar yang dimulai dari hal sederhana, yaitu sepasang seragam baru seharga Rp175.000 per pasang.

Mengapa Sedekah Seragam Baru untuk Siswa Pelosok Sangat Penting

Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak Indonesia. Namun, kenyataannya masih banyak siswa di daerah pelosok yang menghadapi hambatan paling mendasar, termasuk ketidakmampuan membeli seragam sekolah.

Berdasarkan catatan berbagai lembaga sosial, salah satu faktor yang membuat anak-anak enggan bersekolah adalah rasa malu karena tidak memiliki seragam yang layak.

Oleh karena itu, sedekah seragam baru untuk siswa pelosok bukan sekadar bantuan pakaian, melainkan investasi untuk membangun kepercayaan diri generasi penerus bangsa.

Selain itu, penelitian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan bahwa siswa yang berpenampilan rapi dan layak cenderung memiliki semangat belajar yang lebih tinggi.

Artinya, setiap lembar seragam yang kita sedekahkan secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan nasional. Inilah mengapa gerakan sedekah seragam baru untuk siswa pelosok perlu terus kita perluas jangkauannya bersama-sama.

Lebih jauh lagi, program seragam gratis pemerintah pun belum sepenuhnya menjangkau daerah terpencil. Dinas Pendidikan Kepri bahkan meniadakan program seragam gratis untuk siswa SMA/SMK pada 2026 karena penurunan APBD yang signifikan. Kondisi inilah yang membuat peran lembaga amil zakat seperti LAZISWAF Al Hilal semakin vital dan tidak tergantikan.

Dalil Al-Quran tentang Keutamaan Bersedekah dan Membantu Sesama

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk saling membantu, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Berikut tiga dalil Al-Quran yang relevan dengan semangat sedekah seragam baru untuk siswa pelosok:

Dalil Pertama: QS. Al-Hasyr Ayat 9

وَالَّذِينَ تَبَوَّأُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِّمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَىو أَنفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ

“Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka, mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan kepada mereka (orang muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu).” (QS. Al-Hasyr: 9)

Ayat ini mengajarkan nilai itsar, yaitu mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri. Nilai inilah yang menjadi landasan program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok, di mana para donatur rela berbagi untuk anak-anak yang lebih membutuhkan.

Dalil Kedua: QS. Al-Insan Ayat 8-9

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىو حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula ucapan terima kasih.” (QS. Al-Insan: 8-9)

Semangat ayat ini menegaskan bahwa ketulusan dalam bersedekah, termasuk menyumbangkan seragam baru bagi anak yatim dan dhuafa di pelosok, merupakan amalan yang murni karena Allah semata. Program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok yang dijalankan LAZISWAF Al Hilal mengemban nilai mulia ini.

Dalil Ketiga: QS. Al-Baqarah Ayat 261

مَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Ayat yang sangat terkenal ini secara eksplisit menyampaikan janji Allah bahwa setiap harta yang kita infakkan di jalan-Nya akan mendapat balasan berlipat ganda. Dengan demikian, sedekah seragam baru untuk siswa pelosok seharga Rp175.000 berpotensi menjadi ladang pahala yang tak terhingga nilainya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Program Sedekah Seragam Baru untuk Siswa Pelosok oleh LAZISWAF Al Hilal

LAZISWAF Pesantren Al Hilal secara resmi menjalankan program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok sebagai wujud nyata komitmen mereka terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu di seluruh Indonesia. Program ini secara khusus menyasar siswa-siswa di daerah terpencil yang selama ini belum mendapat perhatian memadai dari pihak manapun.

Adapun mekanisme donasi yang ditawarkan sangat sederhana dan terjangkau. Setiap donatur cukup menyumbangkan Rp175.000 untuk memenuhi satu pasang seragam lengkap bagi seorang siswa. Dengan jumlah tersebut, seorang anak pelosok akan bersekolah dengan seragam yang bersih, rapi, dan layak sehingga mereka dapat belajar dengan penuh percaya diri.

Sebagai lembaga yang telah berpengalaman lebih dari 22 tahun, LAZISWAF Al Hilal memiliki rekam jejak yang sangat kuat. Sepanjang tahun 2024 saja, LAZISWAF Al Hilal berhasil menjangkau lebih dari 320.980 penerima manfaat, termasuk di bidang pendidikan yang mencakup penyediaan seragam sekolah bagi para santri yatim dan siswa dhuafa. Fakta ini membuktikan bahwa amanah para donatur benar-benar tersalurkan secara tepat sasaran.

Selain itu, transparansi keuangan menjadi prioritas utama lembaga ini. Seluruh laporan keuangan tersedia secara terbuka dan dapat diakses oleh publik melalui laman resmi mereka di alhilal.or.id/laporan-keuangan. Keterbukaan ini memberikan keyakinan kepada para donatur bahwa setiap rupiah yang mereka sumbangkan untuk program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok dikelola secara amanah dan profesional.

Dampak Nyata Sedekah Seragam bagi Siswa Pelosok

Program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok memberikan dampak yang jauh lebih besar dari sekadar pemenuhan kebutuhan berpakaian. Pertama, seragam baru meningkatkan rasa percaya diri anak sehingga mereka lebih bersemangat menghadiri sekolah setiap hari. Kedua, keseragaman penampilan menghapus kesenjangan sosial yang kerap terjadi di antara siswa, sehingga lingkungan belajar menjadi lebih harmonis dan kondusif.

Ketiga, secara tidak langsung program ini mendukung angka partisipasi sekolah di daerah terpencil. Ketika anak-anak merasa nyaman dengan penampilan mereka, tingkat absensi menurun dan prestasi akademik pun cenderung meningkat. Keempat, sedekah seragam membantu meringankan beban ekonomi orang tua yang berpenghasilan rendah, sehingga mereka dapat mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk kebutuhan gizi dan pendidikan lain yang tidak kalah penting.

LAZISWAF Al Hilal bahkan pernah mengajak langsung para santri yatim berbelanja seragam sekolah di Pasar Baru Trade Center Bandung, sebuah pengalaman yang menghadirkan kebahagiaan luar biasa bagi anak-anak yang biasanya jarang mendapat kesempatan seperti itu. Momen seperti inilah yang menunjukkan betapa berharganya program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok bagi kehidupan mereka.

Bagaimana Cara Berdonasi untuk Sedekah Seragam Baru Siswa Pelosok

Anda dapat menyalurkan sedekah seragam baru untuk siswa pelosok melalui berbagai cara yang mudah dan praktis. LAZISWAF Al Hilal menyediakan beberapa jalur donasi resmi berikut ini:

Transfer bank melalui rekening Bank Mandiri dengan nomor 132 00 1254 995 3 atas nama Yayasan Alhilal Rancapanggung. Konfirmasi donasi dapat dilakukan langsung melalui WhatsApp di nomor 081 2222 02751 atau klik tautan berikut untuk menghubungi tim kami secara langsung: Klik di sini untuk konfirmasi donasi via WhatsApp.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan donasi online melalui berbagai platform digital yang bekerja sama dengan LAZISWAF Al Hilal, termasuk melalui Shopee yang kini sudah hadir untuk memudahkan proses donasi Anda kapan saja dan di mana saja.

Yuk, jadilah bagian dari gerakan kebaikan ini. Dengan hanya Rp175.000, Anda sudah menghadirkan senyuman dan semangat belajar bagi seorang anak di pelosok negeri. Sedekah seragam baru untuk siswa pelosok adalah investasi terbaik, bukan hanya untuk dunia, tetapi juga untuk kehidupan akhirat kita.

Hubungi Kami Sekarang dan Mulai Donasi Sedekah Seragam Anda

Profil LAZISWAF Pesantren Al Hilal

LAZISWAF Pesantren Al Hilal merupakan lembaga amil zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang didirikan sebagai wadah penghimpunan dana untuk pembiayaan santri yatim di Pesantren Al Hilal. Seiring berjalannya waktu, manfaat lembaga ini kian meluas dan dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk melalui program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok.

Lembaga ini beroperasi dengan legalitas resmi yang kuat, antara lain S.K. Kementerian Hukum dan HAM nomor AHU-0006707.AH.01.12 tertanggal 22 Februari 2022, S.K. Kementerian Agama Indonesia nomor 1114 Tahun 2023, serta S.K. Nazhir Badan Wakaf Indonesia nomor 3.300232 Tahun 2019. Pesantren Al Hilal sendiri memiliki Nomor Statistik Pesantren (NSP) 5100 3217 0678 yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

LAZISWAF Al Hilal mengelola 2 lokasi pesantren yang tersebar di Jawa Barat.

Lokasi Pertama adalah Pesantren Al Hilal 1 Cililin di Jl. Bonceret RT 01/RW 08, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, dengan nomor WhatsApp 0822 1580 1205.

Lokasi kedua adalah Pesantren Al Hilal 2 Panyileukan di Komplek Bumi Panyileukan Blok G No.9, Kel. Cipadung Kidul, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, dengan nomor WhatsApp 0812 9776 6805.

Bergabung Bersama Gerakan Sedekah Seragam untuk Siswa Pelosok

Kini saatnya kita semua bergerak bersama. Program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok membutuhkan dukungan dari sebanyak mungkin orang baik di seluruh Indonesia.

Setiap donasi, sekecil apapun, akan memberikan dampak yang sangat berarti bagi seorang anak yang selama ini merindukan kesempatan belajar yang layak.

Ingatlah bahwa pahala sedekah tidak pernah putus selama manfaatnya masih terus dirasakan. Seorang anak yang kita bantu hari ini berpotensi menjadi pemimpin, ulama, atau tenaga ahli yang membawa kebaikan bagi masyarakat luas di masa depan. Dengan menyedekahkan seragam baru, kita turut membangun fondasi peradaban Islam yang kuat melalui jalur pendidikan.

Jangan tunda lagi kebaikan ini. Segera hubungi tim LAZISWAF Al Hilal dan salurkan sedekah seragam baru untuk siswa pelosok Anda sekarang juga. Bersama kita bisa menghadirkan senyum dan semangat bagi ribuan anak Indonesia yang menanti uluran tangan kita.

Donasi Sekarang Melalui WhatsApp LAZISWAF Al Hilal

Baca Juga Artikel Terkait dari LAZISWAF Al Hilal

Hubungi Kami

Untuk informasi lebih lanjut tentang program sedekah seragam baru untuk siswa pelosok dan berbagai program sosial lainnya, Anda dapat menghubungi kami melalui berbagai saluran berikut:

Email: cs@alhilal.or.id dan lazisalhilal@gmail.com

Narahubung WhatsApp: 0812 2220 2751 (WhatsApp)

Website Resmi: www.alhilal.or.id

Website Pesantren: pesantrenalhilal.com

Instagram: @laziswafalhilal dan @pesantrenyatimalhilal

Facebook: facebook.com/lazalhilal dan facebook.com/pondokyatimalhilal

YouTube: youtube.com/@pesantrenalhilal

TikTok: tiktok.com/@laziswafalhilal

X (Twitter): x.com/laziswafalhilal

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Laksanakan 8 Amalan Bulan Dzulhijjah Ini untuk Meraih Pahala Berlipat

Menjaga Semangat Ibadah Dzulhijjah Setelah Hari Raya Idul Adha

 

Laksanakan 8 Amalan Bulan Dzulhijjah Ini untuk Meraih Pahala Berlipat

Sumber Gambar : Mozaik Islam

Bulan Dzulhijjah dikenal sebagai salah satu bulan yang penuh keutamaan dalam Islam. Banyak umat Muslim memanfaatkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah untuk meningkatkan ibadah, seperti berpuasa sunnah, memperbanyak dzikir, hingga melaksanakan ibadah kurban saat Idul Adha. Namun, tidak sedikit yang menganggap bahwa semangat beribadah tersebut berakhir setelah hari raya selesai. Padahal, hari-hari setelah Idul Adha juga tetap menjadi kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebagai seorang Muslim, penting untuk menjaga konsistensi dalam beribadah. Dzulhijjah bukan hanya tentang satu perayaan tahunan, melainkan momentum untuk membangun kebiasaan baik yang dapat terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, semangat beramal saleh hendaknya tetap dipertahankan hingga akhir bulan Dzulhijjah.

Salah satu amalan yang dianjurkan setelah Idul Adha adalah memperbanyak dzikir dan takbir, terutama pada hari-hari tasyrik yang berlangsung pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan untuk banyak mengingat Allah melalui ucapan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir. Amalan ini tidak membutuhkan biaya maupun waktu khusus, tetapi memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT.

Selain dzikir, menjaga kualitas shalat juga menjadi hal yang sangat penting. Shalat lima waktu merupakan kewajiban utama yang harus terus dijaga. Semangat beribadah yang telah tumbuh selama Dzulhijjah sebaiknya diwujudkan dengan melaksanakan shalat tepat waktu serta menambah ibadah sunnah seperti shalat dhuha, rawatib, tahajud, dan witir. Konsistensi dalam shalat menjadi salah satu tanda kesungguhan seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Amalan lain yang dapat dilakukan adalah memperbanyak sedekah. Sedekah tidak selalu berbentuk uang dalam jumlah besar. Membantu tetangga, memberikan makanan kepada yang membutuhkan, menyumbangkan tenaga untuk kegiatan sosial, atau sekadar memberikan senyum yang tulus juga termasuk bentuk sedekah. Kebaikan-kebaikan sederhana tersebut dapat menjadi jalan untuk memperoleh pahala dan keberkahan.

Membaca Al-Qur’an juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan setelah Idul Adha. Dengan meluangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk membaca dan memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an, seseorang dapat memperkuat keimanan serta memperoleh ketenangan hati. Bahkan, setiap huruf yang dibaca bernilai pahala yang berlipat ganda.

Selain hubungan dengan Allah, hubungan dengan sesama manusia juga perlu dijaga. Momen Idul Adha sering kali mempertemukan keluarga, sahabat, dan kerabat yang jarang bertemu. Semangat silaturahmi tersebut hendaknya tidak berhenti setelah hari raya. Memperbaiki hubungan yang renggang, saling memaafkan, dan menjaga komunikasi yang baik merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Pada akhirnya, Dzulhijjah seharusnya menjadi titik awal untuk memperbaiki diri. Kebiasaan baik yang telah dilakukan selama bulan ini dapat dijadikan bekal untuk menjalani hari-hari berikutnya. Dengan menjaga keikhlasan, memperbanyak amal saleh, dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, seorang Muslim dapat meraih keberkahan serta pahala yang terus mengalir, tidak hanya selama Idul Adha, tetapi juga sepanjang hidupnya.

 

Kemajuan Pembangunan Asrama Santri Cibiru per 4 Juni 2026, Fokus Pada Plester Dinding Lantai 1

Kemajuan Pembangunan Asrama Santri Cibiru per 4 Juni 2026, Fokus Pada Plester Dinding Lantai 1

Alhamdulillah, pembangunan Asrama Santri Cibiru terus menunjukkan perkembangan yang positif. Berkat izin Allah SWT serta dukungan dan kebaikan para dermawan, Sahabat Al Hilal, dan orang-orang baik yang senantiasa membersamai perjuangan dakwah dan pendidikan Islam, proses pembangunan asrama masih terus berjalan hingga saat ini.

Per Kamis, 04 Juni 2026, beberapa progres pembangunan yang telah berhasil diselesaikan di antaranya:

  1. Pemasangan bata ringan (hebel) di lantai 2 bagian tengah telah selesai.
  2. Plester dinding pada area yang telah dipasang bata merah di lantai 1 telah selesai dikerjakan.
  3. Plester dinding pada area yang telah dipasang bata merah dan bata ringan (hebel) di lantai 2 saat ini memasuki tahap penyelesaian.
  4. Pembuatan jalur pipa serta pemasangan pipa untuk saluran pembuangan WC dan kamar mandi lantai 1 bagian belakang terus berlangsung.
  5. Pelepasan bambu blandar, papan bekisting, dan papan multi di lantai 3 sedang dilakukan.
  6. Pelepasan papan bekisting untuk penutup pengecoran balok di lantai 4 telah selesai dilaksanakan.

Setiap bata yang terpasang, setiap dinding yang berdiri, dan setiap fasilitas yang dibangun merupakan bukti nyata dari kepedulian umat terhadap pendidikan generasi Qurani. Asrama ini nantinya akan menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi para santri dalam menuntut ilmu, menghafal Al-Quran, memperdalam ilmu agama, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pembangunan ini dapat terus berlanjut karena hadirnya tangan-tangan kebaikan yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya. Dukungan dari para dermawan menjadi energi besar yang menguatkan setiap proses pembangunan agar dapat segera selesai dan digunakan oleh para santri.

Semoga Allah SWT membalas setiap bantuan, doa, dan dukungan yang telah diberikan dengan pahala yang berlipat ganda. Insya Allah, sekecil apa pun kebaikan yang dititipkan untuk pembangunan asrama santri ini tidak akan sia-sia. Setiap rupiah yang disedekahkan, setiap doa yang dipanjatkan, dan setiap dukungan yang diberikan akan menjadi saksi kebaikan di hadapan Allah SWT kelak.

Mari terus hadirkan manfaat dan ambil bagian dalam pembangunan asrama santri. Karena boleh jadi, bangunan yang sedang kita bantu tegakkan hari ini akan menjadi jalan hadirnya amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhir hayat dan menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak.

Informasi Selengkapnya: Instagram

Penulis: Indra Rizki

 

Mari Hadirkan Hadiah Kelulusan Bagi 10 Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Pesantren Al Hilal yang Akan Segera Menyelesaikan Pendidikannya

Mari Hadirkan Hadiah Kelulusan Bagi 10 Santri Yatim Penghafal Al-Qur’an Pesantren Al Hilal yang Akan Segera Menyelesaikan Pendidikannya

Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun belajar, menghafal Al-Qur’an, serta menempuh pendidikan dengan penuh kesungguhan, 10 santri yatim penghafal Al-Qur’an Pesantren Al Hilal kini bersiap menuntaskan perjuangan mereka di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Perjalanan yang mereka lalui tentu tidak mudah. Di balik hafalan yang terus bertambah dan ilmu yang berhasil dipelajari, ada banyak perjuangan, kerja keras, serta doa yang menyertai langkah mereka. Dari pagi hingga malam, para santri menjalani kehidupan pesantren dengan belajar, mengaji, menghafal Al-Qur’an, serta membiasakan diri dengan berbagai aktivitas yang membentuk karakter dan akhlak.

Kini, mereka telah berada di penghujung salah satu fase penting dalam kehidupan mereka. Insya Allah, kelulusan ini bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal dari langkah baru untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Harapan besar tentu menyertai para santri. Semoga ilmu yang telah mereka pelajari selama berada di Pesantren Al Hilal menjadi ilmu yang bermanfaat, menjadi bekal kehidupan dunia dan akhirat, serta menjadikan mereka pribadi yang saleh, mandiri, dan berguna bagi agama, keluarga, serta lingkungan sekitarnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka, Kelulusan Santri Pesantren Al Hilal insya Allah akan diselenggarakan pada Ahad, 07 Juni 2026 dan bertempat di Aula Masjid Pesantren Al Hilal, Jalan Manisi RT 03/RW 06, Kelurahan Pasir Biru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Momentum kelulusan ini menjadi momen istimewa yang akan selalu dikenang oleh para santri. Karena itu, LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengajak Sahabat Al Hilal dan Orang Baik untuk turut menjadi bagian dari kebahagiaan mereka melalui program “Sedekah Hadiah Kelulusan”.

Setiap kontribusi yang diberikan bukan sekadar hadiah, tetapi juga bentuk dukungan, apresiasi, dan penyemangat bagi para santri yang telah berjuang menyelesaikan pendidikan serta menjaga hafalan Al-Qur’an mereka. Insya Allah, perhatian dan dukungan yang diberikan akan menjadi kenangan indah yang membekas dalam hati para santri saat mereka melangkah menuju masa depan.

Mari bersama-sama mengapresiasi semangat belajar dan perjuangan 10 santri yatim penghafal Al-Qur’an Pesantren Al Hilal. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan yang ditunaikan dengan pahala berlipat ganda, serta menjadikan para santri ini generasi Qurani yang kelak membawa manfaat dan keberkahan bagi umat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

Alhamdulillah, 27.390 Penerima Manfaat Telah Merasakan Kebaikan Selama Bulan Mei 2026

Alhamdulillah, 27.390 Penerima Manfaat Telah Merasakan Kebaikan Selama Bulan Mei 2026

Alhamdulillah, atas izin Allah SWT serta dukungan dari para Sahabat Al Hilal, Orang Baik, Komunitas Sahabat Al Hilal, dan Majelis Taklim Al Hilal, berbagai program kebaikan kembali berhasil menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan sepanjang bulan Mei 2026.

Kolaborasi kebaikan yang terus terjalin ini telah menjangkau sebanyak 27.390 penerima manfaat yang tersebar di 87 desa dan kelurahan, 53 kecamatan, 13 kabupaten dan kota, hingga 2 provinsi di Indonesia. Mereka terdiri dari anak-anak yatim, dhuafa, santri penghafal Al-Qur’an, serta masyarakat yang membutuhkan bantuan dan pendampingan.

Sepanjang bulan Mei, berbagai program yang diamanahkan oleh para donatur berhasil direalisasikan melalui empat bidang utama, yaitu Program Sosial Kemanusiaan, Program Kesehatan, Program Pendidikan, dan Program Dakwah. Setiap program dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.

Melalui program sosial kemanusiaan, berbagai bantuan kebutuhan pokok, santunan, hingga bantuan darurat berhasil disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Sementara itu, program kesehatan turut membantu masyarakat dalam memperoleh layanan dan dukungan kesehatan yang lebih baik.

Di bidang pendidikan, bantuan yang diberikan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Sedangkan melalui program dakwah, syiar Islam terus disebarkan melalui pembinaan, kegiatan keagamaan, distribusi Al-Qur’an, serta berbagai aktivitas yang mendukung lahirnya generasi Qur’ani.

Setiap bantuan yang tersalurkan bukan hanya berupa angka dan laporan, tetapi juga menghadirkan senyum, harapan, dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat. Di balik setiap program yang terlaksana, terdapat kepedulian dan keikhlasan dari banyak pihak yang memilih untuk berbagi rezeki dan menebar manfaat kepada sesama.

Kami mengucapkan Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada seluruh Orang Baik, Sahabat Al Hilal, donatur, relawan, Komunitas Sahabat Al Hilal, Majelis Taklim Al Hilal, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam setiap program yang terlaksana. Tanpa dukungan dan kepercayaan yang diberikan, berbagai kebaikan ini tentu tidak akan dapat menjangkau begitu banyak saudara kita yang membutuhkan.

Semoga setiap bantuan yang disalurkan, setiap langkah yang ditempuh, dan setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal saleh yang diterima oleh Allah SWT. Semoga pula seluruh kebaikan tersebut menjadi saksi yang meringankan timbangan amal kita kelak di akhirat, serta menjadi sebab datangnya keberkahan bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Insya Allah, kebaikan yang kita tebarkan hari ini akan terus menghadirkan manfaat yang lebih luas dan menjadi jalan kebahagiaan bagi semakin banyak saudara yang membutuhkan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Informasi selengkapnya:

✅ Youtube :

https://www.youtube.com/c/PesantrenYatimAlhilal

https://www.youtube.com/c/SEBARQURANINDONESIA

✅ Instagram :

https://www.instagram.com/laziswafalhilal/

https://www.instagram.com/pesantrenyatimalhilal/

https://www.instagram.com/sebarquran.indonesia/

✅ Facebook :

https://www.facebook.com/lazalhilal

https://www.facebook.com/pondokyatimalhilal

Penulis: Indra Rizki

 

Mushaf Al Quran untuk Santri di Pelosok Negeri Desa Weskust, Bengkulu

Mushaf Al Quran untuk Santri di Pelosok Negeri Desa Weskust, Bengkulu

Mushaf Al Quran untuk santri di pelosok negeri bukan sekadar kebutuhan, melainkan kebutuhan mendesak yang menyentuh hati setiap Muslim yang peduli terhadap generasi penghafal Quran.
Di Ponpes Madinatul Ilmi, Desa Weskust, Kecamatan Kaba Wetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, para santri bergantian memegang satu mushaf yang sudah usang, robek, tidak lengkap halamannya, bahkan tulisannya telah memudar. Kondisi ini membuat proses menghafal dan membaca Al Quran menjadi terhambat.
Oleh karena itu, LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengajak seluruh sahabat dermawan untuk bersedekah dan mewakafkan mushaf Al Quran bagi santri di pelosok negeri agar mereka dapat terus membaca dan menghafal Kalamullah dengan mushaf yang layak.

Kondisi Nyata Santri di Ponpes Madinatul Ilmi, Desa Weskust, Bengkulu

Mushaf Al Quran untuk Santri di Pelosok Negeri Desa Weskust, Bengkulu

Mushaf Al Quran untuk Santri di Pelosok Negeri Desa Weskust, Bengkulu

Setiap kali jadwal mengaji tiba, para santri Ponpes Madinatul Ilmi harus bergiliran menggunakan mushaf Al Quran yang jumlahnya sangat terbatas.

Mushaf yang tersedia kini telah dalam kondisi memprihatinkan, mulai dari cover yang terlepas, halaman yang robek, hingga tulisan yang sudah sulit terbaca. Situasi ini tentu berdampak besar pada kualitas hafalan dan pemahaman Al Quran para santri.

Selain itu, semangat para santri untuk menghafal Al Quran justru sangat tinggi. Mereka belajar dengan tekun meskipun fasilitas sangat minim.

Karena itu, menyediakan mushaf Al Quran yang layak bagi santri di pelosok negeri seperti Desa Weskust, Bengkulu, merupakan bentuk dukungan nyata terhadap generasi Qurani yang sedang tumbuh di wilayah terpencil Indonesia.

Dengan demikian, kehadiran mushaf Al Quran yang baru dan layak baca akan menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus istiqomah dalam proses menghafal dan melafalkan Al Quran setiap harinya.

لا يمسّهُ إِلّا الْمُطَهّرُونَ

“Tidak menyentuhnya (Al Quran) kecuali orang-orang yang disucikan.” (QS. Al-Waqi’ah: 79)

Ayat ini mengingatkan kita betapa mulianya Al Quran. Oleh sebab itu, para santri yang bersungguh-sungguh mempelajarinya berhak mendapatkan mushaf yang layak dan terjaga kualitasnya.

Mengapa Mushaf Al Quran untuk Santri di Pelosok Negeri Sangat Dibutuhkan

Masalah keterbatasan mushaf Al Quran untuk santri di pelosok negeri bukan hanya terjadi di Bengkulu. Namun, kondisi di Ponpes Madinatul Ilmi, Desa Weskust, menjadi salah satu contoh nyata betapa banyak lembaga pendidikan Islam di daerah terpencil yang masih sangat kekurangan fasilitas ibadah dan belajar ini.

Berdasarkan data yang dikumpulkan LAZISWAF Al Hilal melalui program Sebar Wakaf Quran, ribuan pesantren, masjid, dan TPQ di seluruh Indonesia masih membutuhkan mushaf Al Quran yang layak baca.

Bahkan, sejak 2014, LAZISWAF Pesantren Al Hilal telah mendistribusikan lebih dari 500.000 mushaf Al Quran ke berbagai penjuru Nusantara, namun kebutuhan masih terus ada dan terus bertambah.

Selanjutnya, kondisi geografis yang sulit dijangkau membuat distribusi mushaf menjadi tantangan tersendiri. Akan tetapi, tim relawan Al Hilal terus bergerak tanpa henti untuk memastikan setiap santri di pelosok negeri mendapatkan haknya atas Al Quran yang layak baca.

إِنّا نَحْنُ نَزّلْنَا الّذِّكْرَ وَإِنّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al-Hijr: 9)

Allah menjamin terjaganya Al Quran, dan kita sebagai umat Islam turut berkewajiban menjaga agar setiap Muslim dapat mengakses dan membacanya. Mewakafkan mushaf Al Quran adalah salah satu bentuk nyata dari peran kita dalam menjaga warisan mulia ini.

Program Wakaf Mushaf Al Quran LAZISWAF Al Hilal untuk Santri Bengkulu

LAZISWAF Pesantren Al Hilal hadir sebagai lembaga yang amanah dan terpercaya dalam menyalurkan donasi dan wakaf Al Quran kepada para santri yang membutuhkan di seluruh Indonesia, termasuk di Ponpes Madinatul Ilmi, Desa Weskust, Bengkulu. Program ini merupakan bagian dari gerakan besar Badan Wakaf Quran Al Hilal yang terus memperluas jangkauan manfaatnya.

Melalui program ini, setiap mushaf Al Quran yang Anda wakafkan akan langsung diantarkan oleh tim relawan Al Hilal ke tangan para santri di pelosok negeri.

Anda dapat memastikan bahwa donasi Anda benar-benar tepat sasaran karena LAZISWAF Al Hilal selalu menyertakan dokumentasi penyaluran secara transparan.

Untuk membuktikan komitmen transparansi ini, Anda dapat melihat langsung laporan keuangan LAZISWAF Al Hilal yang tersedia secara terbuka untuk publik. Kepercayaan para donatur adalah prioritas utama kami.

Lebih jauh, program mushaf Al Quran untuk santri di pelosok negeri ini telah menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua. Setiap ekspedisi selalu membawa senyum dan semangat baru bagi para santri penerimanya.

Baca Juga:

Keutamaan Mewakafkan Mushaf Al Quran untuk Santri di Pelosok Negeri

Dalam Islam, wakaf Al Quran termasuk salah satu bentuk amal jariyah yang pahalanya tidak terputus meski kita telah meninggal dunia.

Setiap kali seorang santri membaca atau menghafal Al Quran dari mushaf yang kita wakafkan, pahala terus mengalir kepada kita. Sungguh, ini adalah investasi terbaik untuk kehidupan akhirat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa apabila manusia meninggal dunia, maka amalnya terputus kecuali tiga hal, salah satunya adalah sedekah jariyah.

Mewakafkan mushaf Al Quran untuk santri di pelosok negeri adalah wujud nyata sedekah jariyah yang pahalanya tidak pernah berhenti mengalir.

Selain itu, setiap mushaf Al Quran yang diwakafkan juga berperan besar dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia. Para santri yang mendapat mushaf Al Quran yang layak akan semakin bersemangat untuk menghafal dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

وَلَقَدْ يَسّرَنْا الْقُرْآنَ لِلّذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدّكِرգ

“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al Quran untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 17)

Allah telah memudahkan Al Quran untuk dipelajari. Tugas kita adalah memastikan setiap muslim, termasuk para santri di pelosok negeri seperti Desa Weskust, Bengkulu, memiliki akses yang mudah terhadap kitab suci ini melalui tersedianya mushaf Al Quran yang layak baca.

Cara Mudah Bersedekah Mushaf Al Quran untuk Santri Bengkulu

Anda dapat berkontribusi langsung untuk membantu para santri Ponpes Madinatul Ilmi, Desa Weskust, Bengkulu, mendapatkan mushaf Al Quran yang layak baca.

Caranya sangat mudah dan transparan. Pertama, Anda dapat menghubungi tim LAZISWAF Al Hilal melalui WhatsApp atau media sosial resmi kami. Kedua, Anda juga dapat mentransfer donasi langsung melalui rekening resmi yang telah tersedia.

Rekening donasi LAZISWAF Al Hilal tersedia melalui Bank Mandiri dengan nomor rekening 132 00 1565 333 1 atas nama Yayasan Al Hilal Rancapanggu. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui QRIS, GoPay, Dana, maupun OVO untuk kemudahan transaksi digital Anda.

Selanjutnya, setiap donasi yang masuk akan langsung kami manfaatkan untuk pengadaan mushaf Al Quran berkualitas yang kemudian diantarkan langsung ke tangan para santri yang membutuhkan. Tidak ada potongan yang tidak jelas, karena transparansi adalah komitmen kami kepada para donatur.

Oleh sebab itu, jangan tunda lagi kebaikan Anda. Satu mushaf Al Quran yang Anda wakafkan hari ini bisa menjadi sebab seorang santri hafal 30 juz dan mendoakan Anda sepanjang hidupnya.

Hubungi Kami Sekarang dan Mulai Sedekah Mushaf Al Quran untuk Santri di Pelosok Negeri:

Klik di sini untuk menghubungi Tim LAZISWAF Al Hilal via WhatsApp sekarang

Legalitas dan Kepercayaan LAZISWAF Pesantren Al Hilal

LAZISWAF Pesantren Al Hilal berdiri sebagai wadah penghimpunan dana yang sah dan terpercaya, dengan legalitas yang diakui penuh oleh negara dan lembaga keagamaan tertinggi di Indonesia. Lembaga ini resmi beroperasi berdasarkan beberapa surat keputusan penting berikut.

Pesantren Al Hilal memperoleh Izin Operasional melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Nomor Statistik Pesantren (NSP): 5100 3217 0678. Sementara itu, LAZISWAF Al Hilal telah mendapatkan S.K. Kementerian Hukum dan HAM AHU-0006707.AH.01.12 tertanggal 22 Februari 2022, S.K. Kementerian Agama Indonesia No. 1114 Tahun 2023, serta S.K. Nazhir Badan Wakaf Indonesia No. 3.300232 Tahun 2019.

Dengan demikian, donasi dan wakaf yang Anda titipkan kepada LAZISWAF Al Hilal berada di tangan yang tepat, amanah, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun secara syar’i.

Bergabunglah Bersama Ribuan Donatur yang Telah Mewakafkan Mushaf Al Quran

Sampai saat ini, ribuan sahabat dermawan dari seluruh Indonesia telah bergabung dalam program wakaf mushaf Al Quran untuk santri di pelosok negeri bersama LAZISWAF Al Hilal. Mereka adalah bukti nyata bahwa kepedulian terhadap pendidikan Al Quran masih sangat besar di tengah masyarakat kita.

Sehubungan dengan hal tersebut, Anda pun dapat menjadi bagian dari gerakan mulia ini. Dengan mewakafkan mushaf Al Quran untuk santri Ponpes Madinatul Ilmi, Desa Weskust, Bengkulu, Anda turut serta membangun generasi Qurani yang tangguh dan berakhlak mulia dari pelosok negeri.

Dengan kata lain, setiap rupiah yang Anda sedekahkan untuk mushaf Al Quran santri di pelosok negeri ini akan menjadi bagian dari amal jariyah yang terus mengalir. Mari bersama-sama kita terangi pelosok negeri dengan cahaya Al Quran.

Yuk, wakafkan mushaf Al Quran sekarang dan jadilah bagian dari perubahan nyata untuk santri di Bengkulu!

Hubungi Kami via WhatsApp untuk Informasi Program Wakaf Quran

Informasi Kontak dan Lokasi LAZISWAF Pesantren Al Hilal

Untuk informasi lebih lanjut terkait program mushaf Al Quran untuk santri di pelosok negeri maupun program-program sosial lainnya, Anda dapat menghubungi kami melalui berbagai saluran komunikasi berikut.

Email:
cs@alhilal.or.id | lazisalhilal@gmail.com

Kantor Pusat Pesantren Al Hilal:
Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung
Telepon: 022-2005079 | WhatsApp: 0812 2222 02751

Pesantren Al Hilal 1 Cililin:
Jl. Bonceret RT 01/RW 08, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat
Telepon/WA: 0822 1580 1205

Pesantren Al Hilal 2 Panyileukan:
Komplek Bumi Panyileukan Blok G No 9, RT 04/RW 06, Kel. Cipadung Kidul, Kec. Panyileukan, Kota Bandung
Telepon/WA: 0812 9776 6805

Pesantren Al Hilal 3 Cipadung:
Komplek Patra Asri, L-16, Cipadung Wetan, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat
Telepon/WA: 0812 9776 5094

Narahubung: 0812 2220 2751 (WhatsApp)

Ikuti kami di media sosial:
Website Pesantren: pesantrenalhilal.com
Website LAZISWAF: alhilal.or.id
Instagram Pesantren: @pesantrenyatimalhilal
Instagram LAZISWAF: @laziswafalhilal
Facebook Pesantren: Pesantren Yatim Al Hilal
Facebook LAZISWAF: LAZ Al Hilal
TikTok: @laziswafalhilal
YouTube: Pesantren Al Hilal
Twitter/X: @laziswafalhilal

Sumber referensi: alhilal.or.id | Laporan Keuangan LAZISWAF Al Hilal | Program Wakaf Quran Al Hilal

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto