Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Keutamaan Memberi Hidangan Berbuka untuk Orang yang Berpuasa

Keutamaan Memberi Hidangan Berbuka untuk Orang yang Berpuasa

 

6 Cara Berbuka Puasa yang Benar dan Sehat | Realfood Berbagi kepada sesama merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bentuknya pun bermacam-macam, mulai dari membantu dengan tenaga, memberikan makanan, hingga bersedekah dengan harta. Salah satu bentuk kebaikan yang memiliki keutamaan besar adalah memberi hidangan berbuka kepada orang yang sedang berpuasa.

Sumber Gambar : Desaglawan.id

Amalan ini tidak hanya bisa dilakukan saat bulan Ramadhan saja, tetapi juga ketika seseorang menjalankan puasa sunnah, seperti puasa Senin dan Kamis. Rasulullah SAW sendiri dikenal sebagai sosok yang rutin melaksanakan puasa sunnah tersebut sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

Memberi makan orang yang berpuasa termasuk amalan sederhana, tetapi memiliki pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang menjalankannya. Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan berbagi kepada orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kebaikan ini dapat dilakukan kepada siapa saja. Kita bisa berbagi makanan berbuka kepada keluarga di rumah, teman, tetangga, atau orang-orang yang membutuhkan. Bahkan, sekadar memberikan air minum atau makanan ringan untuk berbuka pun sudah termasuk amalan yang bernilai pahala.

Namun, berbagi kepada anak yatim dan santri yatim penghafal Al-Qur’an tentu memiliki nilai keutamaan tersendiri. Mereka adalah anak-anak yang sedang berjuang menuntut ilmu agama dan menjaga hafalan Al-Qur’an. Membantu menyediakan hidangan berbuka untuk mereka bukan hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga dukungan terhadap perjuangan mereka dalam menjaga kalam Allah SWT.

Bentuk sedekahnya pun tidak harus besar. Seseorang dapat berbagi dalam bentuk makanan siap saji, takjil, bahan makanan, atau sedekah berupa uang yang nantinya disalurkan untuk menyiapkan hidangan berbuka bagi para santri. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan menjadi amal yang bernilai di sisi Allah SWT.

Selain mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa, sedekah juga menjadi amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Sedekah dapat menjadi penyebab datangnya keberkahan hidup, dilapangkannya rezeki, serta dihapuskan dosa-dosa. Rasulullah SAW mengibaratkan sedekah seperti air yang memadamkan api, yang berarti kebaikan tersebut dapat menjadi jalan penghapus kesalahan seorang hamba.

Tidak hanya itu, sedekah juga akan menjadi penolong di hari kiamat. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seseorang akan berada di bawah naungan sedekahnya sampai seluruh urusan manusia diselesaikan. Karena itu, jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apa pun.

Melalui amalan sederhana seperti membantu menyediakan hidangan berbuka, kita bukan hanya mengenyangkan orang lain, tetapi juga menanam pahala dan keberkahan untuk diri sendiri. Maka, mari mulai membiasakan berbagi kepada sesama, terutama kepada anak yatim dan santri penghafal Al-Qur’an. Karena bisa jadi, dari kebaikan kecil itulah Allah SWT menghadirkan keberkahan besar dalam kehidupan kita.

 

Alhamdulillah 10.440 Penerima Manfaat Rasakan Kebahagiaan, Laporan Penyaluran Kebaikan di Bulan April 2026

Alhamdulillah 10.440 Penerima Manfaat Rasakan Kebahagiaan, Laporan Penyaluran Kebaikan di Bulan April 2026

Alhamdulillah, LAZISWAF Pesantren Al Hilal kembali menorehkan jejak kebaikan dengan menghadirkan manfaat bagi 10.440 penerima manfaat sepanjang bulan April 2026. Angka ini bukan sekadar data, tetapi menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi banyak saudara yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi kebaikan bersama Komunitas Sahabat Al Hilal dan Majelis Taklim Al Hilal, berbagai program berhasil menjangkau masyarakat luas terutama yang dipelosok. Penyaluran manfaat ini tersebar di 45 desa/kelurahan, 30 kecamatan, dan 10 kabupaten/kota. Mulai dari anak yatim, dhuafa, penghafal Al-Qur’an, hingga masyarakat di pelosok desa, semuanya turut merasakan hadirnya kepedulian ini.

Di bulan April 2026, empat program utama kembali direalisasikan, yaitu Program Sosial Kemanusiaan, Program Kesehatan, Program Pendidikan, dan Program Dakwah. Setiap program dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari sisi kebutuhan dasar, pendidikan, hingga pembinaan keagamaan.

Semua capaian ini tentu tidak akan terwujud tanpa dukungan dan sisihan rezeki dari para dermawan, #OrangBaik, dan Sahabat Al Hilal. Setiap rupiah yang dititipkan menjadi jembatan kebaikan yang mengalirkan manfaat kepada mereka yang membutuhkan.

Insya Allah, setiap bantuan yang tersalurkan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan sesaat, tetapi juga menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Semoga kebaikan yang telah ditebarkan ini membawa manfaat yang lebih luas, serta menjadi sebab keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Jazakumullah khairan katsiran kepada seluruh #OrangBaik dan Sahabat Al Hilal. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda.

Informasi selengkapnya:

Youtube:

https://www.youtube.com/c/PesantrenYatimAlhilal

https://www.youtube.com/c/SEBARQURANINDONESIA

Instagra :

https://www.instagram.com/laziswafalhilal/

https://www.instagram.com/pesantrenyatimalhilal/

https://www.instagram.com/sebarquran.indonesia/

Facebook:

https://www.facebook.com/lazalhilal

https://www.facebook.com/pondokyatimalhilal

Penulis: Indra Rizki

Syarat Sah Hewan Qurban

Syarat Sah Hewan Qurban

Memahami syarat sah hewan qurban merupakan langkah penting yang wajib setiap Muslim ketahui sebelum menunaikan ibadah qurban pada Hari Raya Idul Adha 2026. Tanpa memenuhi syarat-syarat tersebut, ibadah qurban yang kita laksanakan bisa jadi tidak sah secara syariat, sehingga pahala yang kita harapkan pun tidak akan sempurna. Oleh karena itu, mari kita pelajari bersama seluruh ketentuan hewan qurban secara lengkap, mendalam, dan mudah dipahami agar ibadah kita diterima Allah SWT.Selain itu, jika Anda ingin menunaikan qurban dengan mudah, amanah, dan terpercaya, Anda bisa berqurban bersama LAZISWAF Al Hilal lembaga resmi berlisensi Kemenag yang telah melayani ribuan shohibul qurban di seluruh Indonesia.

Dalil Al-Qur’an Tentang Ibadah Qurban

Sebelum kita membahas syarat sah hewan qurban secara rinci, sangat penting untuk kita pahami terlebih dahulu landasan Al-Qur’an yang menjadi dasar pensyariatan ibadah mulia ini.

Dalil Pertama: Surah Al-Kautsar Ayat 2

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”

(QS. Al-Kautsar: 2)

Ayat ini secara tegas memerintahkan umat Islam untuk menyembelih hewan qurban sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu, memenuhi syarat sah hewan qurban menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan perintah tersebut.

Dalil Kedua: Surah Al-Hajj Ayat 34

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dianugerahkan Allah kepada mereka berupa hewan-hewan ternak.”

(QS. Al-Hajj: 34)

Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa hewan yang boleh dijadikan qurban adalah hewan ternak (bahiimatul an’aam). Dengan demikian, pemilihan jenis hewan merupakan bagian utama dari syarat sah hewan qurban yang tidak boleh diabaikan.

Dalil Ketiga: Surah Al-Hajj Ayat 36

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُم مِّن شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ

“Dan unta-unta itu Kami jadikan untuk kamu sebagai syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya.”

(QS. Al-Hajj: 36)

Ayat ini menegaskan bahwa hewan qurban merupakan syiar Islam yang mengandung kebaikan besar. Karena itu, memastikan seluruh syarat sah hewan qurban terpenuhi adalah bentuk penghormatan kita terhadap syiar Allah tersebut.

Apa Saja Syarat Sah Hewan Qurban?

Syarat Sah Hewan Qurban

Syarat Sah Hewan Qurban

Secara umum, para ulama fikih menetapkan bahwa syarat sah hewan qurban mencakup empat aspek utama, yaitu jenis hewan, usia hewan, kondisi fisik, dan waktu penyembelihan. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Jenis Hewan yang Sah untuk Qurban

Syarat pertama dan paling mendasar dari syarat sah hewan qurban adalah jenis hewannya. Berdasarkan kesepakatan para ulama, hewan yang sah dijadikan qurban hanyalah hewan ternak (an’aam), yaitu:

  • Unta satu ekor unta mencukupi untuk tujuh orang
  • Sapi atau kerbau  satu ekor sapi mencukupi untuk tujuh orang
  • Kambing atau domba  satu ekor hanya untuk satu orang atau satu keluarga

Selain ketiga jenis hewan tersebut, maka tidak sah dijadikan hewan qurban, meskipun hewan tersebut bernilai tinggi. Jadi, pastikan Anda memilih hewan yang tepat sesuai syarat sah hewan qurban ini. Anda dapat mengetahui lebih lanjut soal pilihan hewan qurban melalui laman resmi program qurban 2026 Al Hilal.

2. Usia Hewan Qurban

Syarat kedua dari syarat sah hewan qurban adalah usia minimal hewan yang disembelih. Ketentuan usia ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan keabsahan ibadah. Usia minimal yang ditetapkan syariat adalah sebagai berikut:

  • Unta: minimal berusia 5 tahun dan telah masuk tahun ke-6
  • Sapi atau kerbau: minimal berusia 2 tahun dan telah masuk tahun ke-3
  • Kambing: minimal berusia 1 tahun dan telah masuk tahun ke-2
  • Domba: minimal berusia 6 bulan dan telah masuk bulan ke-7, atau disebut jadza’ah

Hewan yang belum mencapai usia tersebut tidak memenuhi syarat sah hewan qurban, sehingga penyembelihannya tidak dihitung sebagai ibadah qurban yang sah.

3. Kondisi Fisik Hewan Qurban

Syarat ketiga dari syarat sah hewan qurban adalah kondisi fisik hewan yang harus bebas dari cacat atau penyakit tertentu. Rasulullah SAW secara khusus menyebutkan empat kondisi yang menyebabkan hewan tidak sah dijadikan qurban, yakni:

  1. Buta sebelah atau kedua matanya secara jelas
  2. Sakit parah yang tampak jelas gejalanya
  3. Pincang yang nyata hingga tidak mampu berjalan normal menuju tempat penyembelihan
  4. Sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang

Selain keempat cacat di atas, para ulama juga menambahkan kondisi lain yang sebaiknya dihindari, seperti hewan yang telinganya terpotong lebih dari sepertiga, ekornya putus, atau giginya rontok seluruhnya. Meskipun sebagian kondisi ini masih diperdebatkan, namun memilih hewan yang sehat, gemuk, dan sempurna fisiknya jauh lebih utama. Ini merupakan inti dari syarat sah hewan qurban yang wajib diperhatikan.

Untuk memastikan hewan yang Anda dapatkan memenuhi standar tersebut, Anda bisa mempercayakan qurban Anda kepada LAZISWAF Al Hilal Bandung yang menyediakan hewan qurban berkualitas dengan pemeriksaan kesehatan terstandar.

4. Waktu Penyembelihan

Syarat keempat dari syarat sah hewan qurban adalah waktu penyembelihan yang harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan syariat. Waktu penyembelihan qurban dimulai setelah shalat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah dan berakhir pada akhir hari Tasyrik, yaitu tanggal 13 Dzulhijjah.

Penyembelihan yang dilakukan sebelum shalat Idul Adha selesai atau setelah berakhirnya hari Tasyrik tidak dihitung sebagai ibadah qurban yang sah. Anda bisa melihat jadwal lengkapnya di artikel Qurban 2026: Tanggal Berapa Jadwal Idul Adha? agar tidak melewatkan waktu terbaik.

Hal-Hal yang Disunahkan dalam Pemilihan Hewan Qurban

Setelah memenuhi seluruh syarat sah hewan qurban, ada pula sejumlah hal yang disunahkan agar ibadah qurban kita semakin sempurna nilainya di sisi Allah SWT. Di antaranya adalah:

  • Memilih hewan yang gemuk, sehat, dan bertubuh besar
  • Memilih hewan jantan yang belum dikebiri
  • Memilih hewan berwarna putih bersih untuk domba, sebagaimana yang dicontohkan Nabi SAW
  • Menyembelih sendiri jika mampu, atau menyaksikan proses penyembelihan
  • Mengucapkan basmalah dan takbir saat menyembelih

Sunah-sunah ini memang tidak memengaruhi keabsahan ibadah, namun secara signifikan meningkatkan kualitas dan nilai pahala dari ibadah qurban kita. Selengkapnya bisa Anda baca di artikel Hal-Hal Sunah yang Sering Terlewatkan saat Qurban.

Siapa Saja Penerima Daging Qurban?

Selain memenuhi syarat sah hewan qurban, kita juga perlu memahami siapa yang berhak menerima daging qurban. Secara umum, distribusi daging qurban dibagi menjadi tiga bagian:

  • Sepertiga untuk shohibul qurban dan keluarganya
  • Sepertiga untuk diberikan kepada kerabat, tetangga, dan sahabat
  • Sepertiga untuk disedekahkan kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan

Informasi lebih lengkap tentang distribusi ini tersedia di artikel Qurban 2026: Siapa Penerima dan Kapan Waktu Terbaik?.

Berqurban Bersama LAZISWAF Al Hilal: Mudah, Amanah, dan Transparan

Setelah Anda memahami seluruh syarat sah hewan qurban, kini saatnya Anda melangkah untuk menunaikan ibadah mulia ini. LAZISWAF Al Hilal hadir sebagai mitra terpercaya yang memastikan hewan qurban Anda memenuhi semua syarat syariat, disembelih pada waktu yang tepat, dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan di seluruh pelosok Indonesia.

LAZISWAF Al Hilal telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama RI (No. 1114 Tahun 2023), memiliki rekam jejak distribusi yang transparan, dan bisa Anda pantau melalui laporan keuangan resmi Al Hilal. Anda juga bisa mencicil qurban mulai dari Rp500.000 agar tidak berat di akhir tahun.

Selain itu, Anda juga bisa menyiapkan qurban sejak dini dengan membaca panduan di Hal yang Perlu Disiapkan Menyambut Hari Raya Idul Adha dan segera daftarkan diri Anda di halaman pendaftaran qurban Al Hilal 2026.

Idul Adha 1447 H dijadwalkan jatuh pada 27 Mei 2026 berdasarkan keputusan resmi pemerintah, Muhammadiyah, dan NU informasi selengkapnya tersedia di artikel jadwal Idul Adha 2026. Jadi, jangan tunda lagi waktu terus berjalan!

🐄 Tunaikan Qurban Anda Sekarang Bersama Al Hilal!

Sudah paham syarat sah hewan qurban? Serahkan pelaksanaannya kepada kami. Hewan terjamin syarat, penyembelihan tepat waktu, distribusi merata ke seluruh Indonesia.

👉 Hubungi Kami via WhatsApp Sekarang  cs@alhilal.or.id | WA: 081 2222 02751


Kesimpulan: Pastikan Syarat Sah Hewan Qurban Terpenuhi

Sebagai kesimpulan, syarat sah hewan qurban meliputi empat hal pokok yang wajib kita perhatikan: jenis hewan (unta, sapi, atau kambing/domba), usia minimal sesuai ketentuan syariat, kondisi fisik yang sehat dan bebas cacat, serta waktu penyembelihan yang tepat pada hari 10–13 Dzulhijjah. Keempat syarat ini bersifat mengikat dan tidak boleh diabaikan agar ibadah qurban kita benar-benar sah dan bernilai di sisi Allah SWT.

Selain memenuhi syarat sah hewan qurban, kita juga perlu memilih lembaga penyalur yang amanah agar seluruh rangkaian ibadah berjalan sesuai syariat. LAZISWAF Al Hilal siap membantu Anda dari proses pemilihan hewan hingga distribusi daging ke tangan mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama kita jadikan ibadah qurban tahun ini lebih bermakna!

Segera hubungi kami dan daftarkan qurban Anda:

Kantor Pusat: Pesantren Al Hilal Gegerkalong, Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung. Telp: 022 2005079.

Izin Operasional: NSP 5100 3217 0678 | SK Kemenag No. 1114 Tahun 2023 | SK Kemenkumham AHU-0006707.AH.01.12

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Tasmi’ul Qur’an Pekanan, Ikhtiar Santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin dalam Menguatkan Hafalan

Tasmi’ul Qur’an Pekanan, Ikhtiar Santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin dalam Menguatkan Hafalan

 

Alhamdulillah, kegiatan Tasmi’ul Qur’an pekanan kembali dilaksanakan di Pesantren Al Hilal 1 Cililin pada Minggu, 3 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program rutin yang dilaksanakan setiap hari Ahad, dengan diikuti oleh para santri secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Tasmi’ul Qur’an sendiri adalah kegiatan para santri memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan asatidz teman-teman santri lainnya. Dalam kegiatan ini, santri membaca hafalannya secara langsung tanpa melihat mushaf, sehingga menjadi sarana untuk menguji kelancaran, ketepatan tajwid, serta kekuatan hafalan yang telah mereka capai.

Adapun santri yang mendapat giliran tasmi’ pada pekan ini di antaranya:

  • M. Fattan Dzikriansyah (kelas 9) membacakan Q.S Ali Imran ayat 78–117
  • M. Fajar Sholeh (kelas 9) membacakan Q.S Ali Imran ayat 30–55
  • Ahnaf Fathin Awathif (kelas 8) membacakan Q.S Al-Baqarah ayat 235–253
  • Aldzikry Gemiar (kelas 7) membacakan Q.S Al-Mulk hingga Al-Haqqah
  • M. Iqbal Mubarok (kelas 8) membacakan Q.S Al-Baqarah ayat 6–37

Melalui tasmi’, para santri dilatih untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan hafalan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga membantu memperkuat ingatan, memperbaiki bacaan, serta menjaga kualitas hafalan agar tetap terjaga dengan baik.

Tidak hanya itu, tasmi’ juga menjadi motivasi tersendiri bagi santri lainnya. Dengan menyaksikan teman-temannya maju dan memperdengarkan hafalan, semangat untuk terus menghafal dan memperbaiki bacaan pun semakin tumbuh.

Insya Allah, melalui kegiatan rutin seperti Tasmi’ul Qur’an ini, para santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin dapat terus meningkatkan kualitas hafalan mereka, serta tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, baik dalam bacaan maupun pengamalan sehari-hari.

Penulis: Indra Rizki

Antusias 350 Jamaah, Pengajian Majelis Taklim Al Hilal Cibiru Jadi Ajang Ilmu dan Silaturahmi

Antusias 350 Jamaah, Pengajian Majelis Taklim Al Hilal Cibiru Jadi Ajang Ilmu dan Silaturahmi

 

Alhamdulillah, kegiatan Pengajian Majelis Taklim Al Hilal Cibiru kembali dilaksanakan pada Minggu, 3 Mei 2026, bertempat di Masjid Pesantren Al Hilal, Jl. Manisi RT 03 RW 06 Pasirbiru, Cibiru, Kota Bandung. Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Idris Syahputra, S.Sos., M.Pd. sebagai penceramah yang menyampaikan tausiyah. Sebelum pengajian dimulai pun, pembina Yayasan Al Hilal, Bapak H Nandang beserta sang istri Ibu Hj. Djaudjah juga turut hadir dalam kajian Majelis Taklim Al Hilal ini sembari mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang hadir.

Pengajian ini menjadi sapah satu wadah penting bagi para ibu-ibu untuk menimba ilmu agama, sekaligus sebagai ajang berbagi pengalaman dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Tidak hanya sekadar mendengarkan ceramah, para jamaah juga memanfaatkan momen ini untuk saling bersilaturahmi dan memperkuat kebersamaan antar anggota majelis taklim.

Sebanyak 350 jamaah ibu-ibu dari berbagai wilayah se-Kecamatan Cibiru, Bandung Timur, turut hadir dengan penuh antusias. Semangat mereka begitu terasa, ada yang datang ramai ramai dengan berjalan kaki, menggunakan kendaraan pribadi, hingga beramai-ramai menyewa angkutan kota demi bisa mengikuti pengajian ini.

Suasana masjid pun dipenuhi dengan suasana yang ramai tapi tetap khusyuk. Para jamaah menyimak materi yang disampaikan dengan penuh pehatian, mencerminkan semangat belajar yang tinggi dalam memperdalam ilmu agama.

Ustadz Topan Tamala turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah meluangkan waktu untuk hadir. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang sudah menyempatkan diri untuk datang. Semoga kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi yang terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Insya Allah, kegiatan majelis taklim seperti ini akan terus menjadi ruang yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para ibu-ibu, untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempererat tali persaudaraan dalam naungan nilai-nilai Islam. Semoga setiap langkah yang ditempuh oleh para jamaah untuk hadir, setiap ilmu yang didapatkan, menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah SWT.

Penulis: Indra Rizki

 

Banyak Al Quran Rusak Ditemui di Beberapa Pesantren, Sebar Quran di Garut Selatan Masih Berlanjut

Banyak Al Quran Rusak Ditemui di Beberapa Pesantren, Sebar Quran di Garut Selatan Masih Berlanjut

 

Alhamdulillah, pada Selasa, 28 April 2026, perjalanan tim penyaluran LAZISWAF Al Hilal dalam program Sebar Quran Pelosok Jawa Barat masih terus berlanjut menelusuri wilayah Garut Selatan, meski medan yang ditempuh cukup berat.

Setelah menyalurkan di beberapa titik sebelumnya, tim kembali melanjutkan distribusi Al-Qur’an dan Iqra ke berbagai lembaga pendidikan dan tempat ibadah di Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng. Salah satunya di MD Al Hidayah, Kampung Pandendong, di mana sebanyak 60 mushaf Al-Qur’an dan 15 Iqra berhasil disalurkan. Wajah-wajah penuh antusias tampak dari para santri yang menerima langsung mushaf baru tersebut.

Perjalanan berlanjut ke Al Qomariyah di wilayah yang sama, dengan penyaluran 42 Al-Qur’an dan 20 Iqra. Kemudian, tim begerak menuju MT Al Muntaha di Kampung Munjul, menyalurkan 40 Al-Qur’an dan 20 Iqra untuk menunjang kegiatan belajar mengaji para santri.

Menjelang malam hari, ketika suasana mulai gelap penyaluran Al Quran masih terus berjalan. Demi memastikan amanah tersampaikan, penyaluran tetap dilanjutkan hingga ke Miftahul Jannah di Kampung Cikalapa. Di lokasi ini, sebanyak 17 Al-Qur’an dan 5 Iqra diserahkan kepada masyarakat setempat.

Di setiap titik yang dikunjungi, sambutan hangat selalu mengiringi kedatangan tim. Ucapan terima kasih terus mengalir dari warga, santri, hingga pengurus masjid. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan rasa syukur karena akhirnya bisa mendapatkan mushaf Al-Qur’an yang layak. Beberapa tempat bahkan masih menggunakan Al-Qur’an yang sudah rusak, lembarannya sobek atau hilang, serta jumlahnya yang sangat terbatas dibandingkan dengan jumlah santri yang belajar.

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, kondisi inilah yang semakin menguatkan bahwa program sebar Quran ini sangat dibutuhkan, terutama di wilayah prlosok. Setiap mushaf yang disalurkan Insya Allah akan menjadi cahaya yang akan menerangi langkah para santri dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.

Insya Allah, perjalanan kebaikan ini masih akan terus berlanjut. Masih ada amanah berupa Al-Qur’an dan Iqra titipan para #OrangBaik dan Sahabat Al Hilal yang harus disampaikan ke titik-titik berikutnya.

Penulis: Indra Rizki

 

Qurban Untuk Anak Yatim: Cara Mulia Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha 2026

Qurban Untuk Anak Yatim: Cara Mulia Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha 2026

Qurban untuk anak yatim merupakan salah satu amalan paling mulia yang bisa kita lakukan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Selain memenuhi syiar Islam, ibadah qurban yang kita niatkan atas nama anak-anak yatim sekaligus menjadi jembatan kasih sayang nyata bagi mereka
yang belum mampu merasakan nikmatnya daging qurban di hari yang penuh berkah ini.
Oleh karena itu, mari kita pelajari bersama dasar hukum, keutamaan, dan cara terbaik mewujudkan qurban untuk anak yatim
melalui program LAZISWAF Al Hilal.

Apa Itu Qurban untuk Anak Yatim dan Mengapa Ia Begitu Istimewa?

Qurban Untuk Anak Yatim: Cara Mulia Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha 2026

Qurban Untuk Anak Yatim: Cara Mulia Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha 2026

Secara bahasa, qurban berasal dari kata qurraba yang berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Secara syariat, ibadah qurban adalah penyembelihan hewan ternak pada Hari Raya Idul Adha dan tiga hari Tasyrik sesudahnya
sebagai bentuk ketaatan seorang hamba.
Kemudian, apabila kita niatkan qurban untuk anak yatim, maka manfaat ibadah ini berlipat ganda:
kita memperoleh pahala ibadah sekaligus membahagiakan anak-anak yang kehilangan sosok ayah pelindung mereka.

Selanjutnya, penting untuk kita pahami bahwa anak yatim memiliki kedudukan sangat tinggi dalam Islam.
Bahkan, Rasulullah SAW sendiri tumbuh sebagai seorang yatim sehingga beliau sangat memuliakan mereka.
Dengan demikian, menyertakan qurban untuk anak yatim dalam rencana ibadah kita tahun ini
adalah keputusan yang penuh hikmah dan sangat dianjurkan.

Untuk mengetahui jadwal resmi Idul Adha 2026 versi pemerintah, Muhammadiyah, dan NU,
Anda dapat membaca panduan lengkap di

Qurban 2026: Kapan Dilaksanakan?
.

3 Dalil Al-Quran Tentang Qurban untuk Anak Yatim yang Wajib Kita Ketahui

Allah SWT telah menegaskan kewajiban memuliakan anak yatim dan berbagi rezeki dalam beberapa firman-Nya.
Berikut ini tiga dalil Al-Quran yang relevan dan memperkuat landasan ibadah qurban untuk anak yatim:

1. Surat Al-Hajj Ayat 28 — Perintah Qurban dan Berbagi

لِّيَشۡهَدُوا۟ مَنَٰفِعَ لَهُمۡ وَيَذۡكُرُوا۟ ٱسۡمَ ٱللَّهِ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعۡلُومَٰتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّنۢ بَهِيمَةِ ٱلۡأَنۡعَٰمِۖ فَكُلُوا۟ مِنۡهَا وَأَطۡعِمُوا۟ ٱلۡبَآئِسَ ٱلۡفَقِيرَ

“Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Dia berikan kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan berilah makan kepada orang yang sengsara dan fakir.”
(QS. Al-Hajj: 28)

Ayat ini secara eksplisit memerintahkan kita untuk membagikan daging qurban kepada mereka yang membutuhkan.
Anak yatim yang fakir tentu termasuk dalam kategori penerima utama yang Allah maksudkan dalam ayat mulia ini.
Oleh karena itu, qurban untuk anak yatim secara langsung sejalan dengan perintah Allah dalam Al-Quran.

2. Surat Al-Insan Ayat 8 — Mengutamakan Anak Yatim dalam Memberi Makan

وَيُطۡعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسۡكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.”
(QS. Al-Insan: 8)

Sungguh luar biasa, Allah SWT memuji hamba-hamba-Nya yang ikhlas memberikan makanan kepada anak yatim meskipun mereka sendiri menyukainya.
Selanjutnya, daging qurban yang kita bagikan kepada anak yatim pada Hari Raya Idul Adha merupakan wujud nyata dari akhlak mulia yang Allah gambarkan dalam ayat ini.
Dengan begitu, qurban untuk anak yatim menjadi sarana meraih predikat hamba Allah yang terpuji.

3. Surat Ad-Duha Ayat 9 — Larangan Menghardik Anak Yatim

فَأَمَّا ٱلۡيَتِيمَ فَلَا تَقۡهَرۡ

“Maka terhadap anak yatim, janganlah engkau berlaku sewenang-wenang (menghardiknya).”
(QS. Ad-Duha: 9)

Allah SWT melarang kita menelantarkan anak yatim, bahkan mewajibkan kita untuk memuliakan mereka.
Sebaliknya, merayakan Idul Adha tanpa memastikan anak-anak yatim ikut merasakan daging qurban sama saja dengan mengabaikan pesan Al-Quran ini.
Maka dari itu, mewujudkan qurban untuk anak yatim merupakan respons terbaik kita terhadap firman Allah dalam surat Ad-Duha.

Keutamaan Berqurban untuk Anak Yatim yang Perlu Kita Renungkan

Tidak sedikit Muslim yang bertanya, apakah boleh kita melaksanakan qurban untuk anak yatim atas nama mereka?
Jawabannya adalah boleh, bahkan sangat dianjurkan, terutama jika anak-anak yatim tersebut belum mampu berqurban sendiri.
Berikut ini beberapa keutamaan yang perlu kita renungkan:

  • Menggandakan pahala ibadah. Kita tidak hanya memperoleh pahala qurban, tetapi juga pahala memuliakan anak yatim yang disebutkan dalam banyak hadis sahih.
  • Membangun rasa kebersamaan umat. Qurban untuk anak yatim mengajarkan kepada seluruh umat bahwa Idul Adha adalah momen berbagi, bukan hanya berpesta.
  • Meneladani Rasulullah SAW. Beliau selalu memastikan anak-anak yatim mendapat perhatian lebih, khususnya di hari-hari besar Islam.
  • Membersihkan harta. Sebagaimana zakat membersihkan harta, sedekah qurban untuk yatim juga menjadi sarana tazkiyatun nafs — pembersih jiwa dan harta kita.

Lebih lanjut, Anda bisa membaca panduan lengkap tentang

hal-hal sunah qurban Idul Adha 2026 yang sering terlewatkan

agar ibadah kita semakin sempurna dan bernilai di sisi Allah.

Cara Mudah Melaksanakan Qurban untuk Anak Yatim Bersama LAZISWAF Al Hilal

Apabila Anda ingin mewujudkan qurban untuk anak yatim dengan mudah, terpercaya, dan transparan,
LAZISWAF Pesantren Al Hilal hadir sebagai solusi terbaik.
Lembaga ini telah mendapatkan izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia
(S.K. No. 1114 Tahun 2023) serta terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (No. 3.300232 Tahun 2019),
sehingga Anda dapat berqurban dengan tenang dan yakin.

Selain itu, Al Hilal menyediakan program Patungan Sedekah Qurban Atas Nama Anak Yatim
yang memungkinkan siapa pun berpartisipasi mulai dari Rp100.000.
Program ini tersedia untuk pembelian hewan sapi maupun kambing.

Berikut langkah-langkah mudah untuk berpartisipasi:

  1. Hubungi tim Al Hilal melalui WhatsApp 0812 2220 2751 atau email cs@alhilal.or.id.
  2. Pilih nominal patungan yang sesuai dengan kemampuan Anda (mulai Rp100.000).
  3. Transfer donasi melalui salah satu rekening berikut:
    • Bank Mandiri — 132 00 1254 995 3 a.n. AL-HILAL RANCAPANGGUNG
    • Bank BCA — 233 08 777 18 a.n. YAY AL HILAL RANCAPANGGUNG
    • Bank BSI (Syariah) — 708 588 555 8 a.n. YAYASAN AL HILAL
    • Bank BRI — 0407 0100 5391 509 a.n. YAYASAN AL-HILAL RAN
  4. Kirim bukti transfer dan konfirmasi nama anak yatim yang ingin Anda niatkan sebagai penerima qurban.
  5. Tim Al Hilal akan mengirimkan laporan penyembelihan dan distribusi daging qurban secara transparan.

Anda juga dapat memeriksa laporan keuangan LAZISWAF Al Hilal
secara terbuka untuk memastikan amanah pengelolaan dana qurban ini.

Untuk referensi tambahan, baca juga panduan

Siapa Saja Penerima Manfaat Qurban untuk Anak Yatim di Al Hilal?

LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengelola qurban untuk anak yatim dengan mendistribusikannya kepada para santri yatim
di tiga pesantren yang tersebar di Jawa Barat, yaitu:

  • Pesantren Al Hilal 1 Cililin
    Jl. Bonceret RT 01/RW 08, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
    WA: 0822 1580 1205
  • Pesantren Al Hilal 2 Panyileukan
    Komplek Bumi Panyileukan Blok G No. 9, RT 04/RW 06, Kel. Cipadung Kidul, Kec. Panyileukan, Kota Bandung.
    WA: 0812 9776 6805
  • Pesantren Al Hilal 3 Cipadung
    Komplek Patra Asri, L-16, Cipadung Wetan, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat.
    WA: 0812 9776 5094

Selain itu, manfaat qurban untuk anak yatim ini juga dirasakan oleh masyarakat sekitar pesantren
sehingga jangkauan kebaikannya semakin luas.
Anda bisa mengenal lebih jauh tentang program dan lokasi pelayanan Al Hilal di
layanan Al Hilal Bandung.

Untuk memahami lebih dalam tentang siapa saja penerima qurban yang berhak dan kapan waktu terbaik pelaksanaannya,
baca artikel lengkapnya di

Qurban 2026: Siapa Penerima dan Kapan Waktu Terbaik?

Persiapan Terbaik Agar Qurban untuk Anak Yatim Kita Makin Bernilai

Agar ibadah qurban untuk anak yatim kita semakin sempurna di hadapan Allah SWT,
ada beberapa persiapan yang sebaiknya kita lakukan jauh sebelum hari penyembelihan tiba:

  • Niatkan sejak dini. Rasulullah SAW menganjurkan agar kita segera menetapkan niat dan memilih hewan qurban terbaik.
    Oleh sebab itu, jangan tunda lagi untuk mendaftar program patungan Al Hilal sekarang.
  • Perbanyak doa dan istighfar. Sambil menunggu hari H, perbanyak amalan sunah seperti puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.
  • Pastikan hewan qurban memenuhi syarat. Al Hilal memastikan seluruh hewan qurban telah memenuhi syarat syariat Islam
    sehingga Anda tidak perlu khawatir.
  • Libatkan keluarga. Jadikan momen qurban untuk anak yatim ini sebagai sarana mendidik anak-anak
    tentang nilai berbagi dan kepedulian sosial dalam Islam.

Selanjutnya, temukan panduan persiapan lengkap di artikel

Qurban 2026: Kapan Hari Raya Idul Adha 2026 dan Ini Tanggal Persiapannya
.

Mengapa Harus Percayakan Qurban untuk Anak Yatim Kepada LAZISWAF Al Hilal?

Tentu saja, kepercayaan adalah segalanya dalam berdonasi. LAZISWAF Pesantren Al Hilal berdiri di atas fondasi legalitas yang kuat:

  • S.K. Kementerian Hukum dan HAM No. AHU-0006707.AH.01.12 (22 Februari 2022)
  • S.K. Kementerian Agama Indonesia No. 1114 Tahun 2023
  • S.K. Nazhir Badan Wakaf Indonesia No. 3.300232 Tahun 2019
  • Nomor Statistik Pesantren (NSP): 5100 3217 0678

Lebih dari itu, seluruh laporan keuangan Al Hilal terbuka untuk publik dan dapat diakses di
halaman Laporan Keuangan Al Hilal.
Dengan demikian, setiap rupiah yang Anda donasikan untuk qurban untuk anak yatim
benar-benar sampai kepada yang berhak secara transparan dan amanah.

Pelajari juga informasi lengkap tentang apa itu qurban 2026 dan kapan pelaksanaannya di

Qurban 2026: Apa Itu dan Kapan Pelaksanaannya?

serta tanggal resmi Idul Adha di artikel

Qurban 2026 Tanggal Berapa? Jadwal Idul Adha Lengkap
.

Kesimpulan: Jadikan Qurban untuk Anak Yatim sebagai Prioritas Ibadah Kita Tahun Ini

Akhirnya, kita telah memahami bahwa qurban untuk anak yatim bukan sekadar amalan biasa.
Ini adalah perpaduan antara ibadah mahdhah — mendekatkan diri kepada Allah — dengan ibadah sosial berupa memuliakan anak-anak yang paling rentan di masyarakat kita.
Allah SWT telah menyerukan ini melalui Al-Quran, dan Rasulullah SAW telah meneladankannya dalam kehidupan beliau.

Oleh karena itu, jangan biarkan Idul Adha 2026 berlalu begitu saja tanpa kita memastikan senyum anak-anak yatim ikut merekah bersama kita.
Bersama LAZISWAF Al Hilal,
qurban untuk anak yatim kini menjadi sangat mudah, terjangkau, terpercaya, dan berdampak nyata.

Mari segera ambil tindakan. Hubungi kami, niatkan qurban, dan rasakan sendiri ketenangan hati ketika kita berbagi kebahagiaan di hari yang paling mulia ini.

Penulis:

Menjangkau Pelosok Garut Selatan, Sebar Quran Al Hilal Hadirkan Cahaya Hingga Daerah Terpencil, Usai Dilaksanakan

Menjangkau Pelosok Garut Selatan, Sebar Quran Al Hilal Hadirkan Cahaya Hingga Daerah Terpencil, Usai Dilaksanakan

Alhamdulillah, program Sebar Quran Pelosok Jawa Barat oleh tim penyaluran LAZISWAF Al Hilal yang dilaksanakan pada 28–30 April 2026 telah berjalan dengan lancar. Perjalanan panjang ini menjadi bukti nyata ikhtiar menghadirkan cahaya Al-Qur’an hingga ke wilayah pelosok Garut Selatan yang masih membutuhkan.

Pada hari pertama, Selasa (28 April 2026), penyaluran masih berlanjut di wilayah Kecamatan Pakenjeng. Salah satu titik penyaluran dilakukan di MT Darrurhuda, Kampung Pasir Galatik, Desa Karangsari. Di lokasi ini, sebanyak 27 mushaf Al-Qur’an dan 23 Iqra disalurkan. Ucapan terima kasih dari para penerima manfaat pun turut disampaikan sebagai bentuk syukur atas kepedulian para donatur.

Karena waktu telah memasuki malam hari, penyaluran hari pertama pun diakhiri, dan dilanjutkan pada hari kedua, Rabu (29 April 2026). Tim melanjutkan perjalanan dari Kecamatan Pakenjeng, melintasi wilayah Cikelet hingga menuju Cikajang, untuk menjangkau lebih banyak titik penyaluran.

Di hari kedua, distribusi Al-Qur’an dimulai di MT Miftahul Ulum, Kampung Cikarang, Desa Awassagara, Kecamatan Cikelet, dengan penyaluran sebanyak 80 mushaf Al-Qur’an. Selanjutnya, tim bergerak ke Masjid Al Ikhlas di Kampung Cimanglid, menyalurkan 40 Al-Qur’an serta 1 dus buku-buku Islam. Penyaluran kemudian dilanjutkan ke Miftahul Huda di Kampung Cikanyere, dengan distribusi 40 Al-Qur’an dan 10 Iqra. Tidak jauh dari lokasi tersebut, tim juga menyalurkan 1 dus Al-Qur’an ke MDTA Miftahul Falah.

Perjalanan berlanjut ke Madrasah Rosyidiatussholihah di Kampung Cikaret, Desa Cimahi, Kecamatan Caringin, Garut. Penyaluran dilakukan pada waktu mengaji ba’da Magrib, dengan jumlah jamaah sekitar 58 orang. Di lokasi ini, kebutuhan Al-Qur’an dan Iqra menjadi perhatian, mengingat masih terbatasnya sarana belajar yang tersedia. Tak berhenti di sana, tim juga menyalurkan 1 dus Al-Qur’an kepada DKM Sabiluh Huda di Kampung Babakan Kiara, Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng.

Alhamdulillah, rangkaian penyaluran Sebar Quran Pelosok Garut Selatan ini telah usai dilaksanakan dengan baik. Namun, semangat untuk menebar kebaikan tidak berhenti di sini. Insya Allah, setiap mushaf yang disalurkan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para #OrangBaik dan Sahabat Al Hilal.

Penulis: Indra Rizki

 

Qurban Untuk Anak Yatim: Ibadah Mulia yang Menggerakkan Kepedulian Umat Islam

Qurban Untuk Anak Yatim: Ibadah Mulia yang Menggerakkan Kepedulian Umat Islam

Qurban untuk anak yatim bukan sekadar ritual penyembelihan hewan pada hari Idul Adha, melainkan sebuah gerakan kepedulian nyata yang menyatukan ketakwaan pribadi dengan tanggung jawab sosial seorang Muslim. Ketika seseorang memilih untuk menyalurkan qurbannya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan, maka ia tidak hanya menunaikan sunnah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, tetapi juga menebarkan kasih sayang kepada generasi penerus umat yang paling membutuhkan perhatian kita semua.

  • Domba | Rp 3,1 Jt | Bobot 25–28 kg
  • Sapi 1/7 | Rp 3,6 Jt | Patungan 7 orang
  • Sapi 1 Ekor | Rp 25,2 Jt | Bobot 300–330 kg

Mengapa Qurban Untuk Anak Yatim Memiliki Keutamaan Berlipat?

Sesungguhnya, Islam menempatkan kepedulian terhadap anak yatim pada derajat yang sangat tinggi. Oleh karena itu, ketika ibadah qurban diarahkan kepada mereka, pahalanya pun menjadi berlipat ganda. Nabi Muhammad ﷺ secara tegas menunjukkan betapa istimewanya posisi orang yang menyantuni yatim. Selain itu, qurban sendiri merupakan salah satu syiar Islam terbesar yang Allah perintahkan kepada hamba-Nya yang mampu.

Dengan demikian, menyatukan dua amal agung ini — yaitu ibadah qurban dan santunan yatim — menjadi langkah yang luar biasa bermakna. Apalagi di tengah kondisi sosial saat ini, di mana masih banyak anak yatim yang belum merasakan kebahagiaan menyambut Idul Adha sebagaimana mestinya.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Fa shalli li rabbika wanhar”

Artinya: “Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)

 QS. Al-Kautsar: 2 — Perintah langsung berkurban dari Allah ﷻ

Ayat ini secara tegas memerintahkan kaum muslimin yang mampu untuk berkurban sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah. Karena itu, qurban untuk anak yatim menjadi wujud nyata pelaksanaan perintah ini sekaligus sarana menebarkan manfaat kepada sesama.

Landasan Al-Qur’an: Tiga Dalil Mulia tentang Qurban dan Kepedulian Yatim

Sebelum membahas lebih jauh bagaimana cara mewujudkan qurban untuk anak yatim, mari kita renungkan bersama tiga dalil Al-Qur’an yang menjadi landasan kuat ibadah mulia ini.

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

“Wa yuth’imūnat-tha’āma ‘alā ḥubbihī miskīnan wa yatīman wa asīrā”

Artinya: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8)

 QS. Al-Insan: 8 — Keutamaan memberi makan kepada anak yatim

Sungguh, ayat ini menggambarkan sifat hamba-hamba Allah yang terpuji — mereka yang rela memberikan makanan terbaik kepada anak yatim, meskipun diri mereka sendiri juga menginginkannya. Betapa relevannya makna ini dengan semangat berbagi daging qurban kepada anak-anak yatim hari ini.

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Lan tanālul-birra ḥattā tunfiqū mimmā tuḥibbūn, wa mā tunfiqū min syai’in fa innallāha bihī ‘alīm”

Artinya: “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, sungguh Allah Maha Mengetahuinya.” (QS. Ali Imran: 92)

 QS. Ali Imran: 92 — Infak dari sesuatu yang dicintai sebagai puncak kebajikan

Dengan memahami ketiga dalil di atas, semakin jelas bahwa qurban untuk anak yatim adalah puncak dari kebajikan seorang mukmin: mengorbankan harta yang dicintai, demi menghidupkan senyum anak-anak yatim yang sangat membutuhkan perhatian kita.

Program Qurban Untuk Anak Yatim Bersama LAZISWAF Al Hilal Bandung

Qurban Untuk Anak Yatim: Ibadah Mulia yang Menggerakkan Kepedulian Umat Islam

Qurban Untuk Anak Yatim: Ibadah Mulia yang Menggerakkan Kepedulian Umat Islam

Salah satu lembaga terpercaya yang secara konsisten menyalurkan qurban untuk anak yatim adalah LAZISWAF Pesantren Al Hilal Bandung. Lembaga ini telah berdiri sejak lama dan mendedikasikan diri sebagai wadah penghimpunan dana untuk pembiayaan santri yatim di Pesantren Al Hilal, serta kian meluas manfaatnya bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, penting untuk diketahui bahwa LAZISWAF Al Hilal beroperasi secara resmi dengan legalitas lengkap dari pemerintah. Oleh karena itu, donasi dan qurban Anda tersalurkan secara transparan dan amanah. Mereka juga secara rutin mempublikasikan laporan keuangan yang dapat diakses publik sebagai bentuk akuntabilitas nyata.

✅ Legalitas Resmi LAZISWAF Al Hilal:

  • S.K. Kemenkumham AHU-0006707.AH.01.12 — 22 Februari 2022
  • S.K. Kemenag RI No. 1114 Tahun 2023
  • S.K. Nazhir Badan Wakaf Indonesia No. 3.300232 Tahun 2019
  • NSP Pesantren: 5100 3217 0678

Tunaikan Qurban Untuk Anak Yatim Sekarang!

Bergabunglah bersama ribuan muzakki yang telah mempercayakan qurban mereka kepada LAZISWAF Al Hilal. Qurban Anda menjadi kebahagiaan nyata bagi santri yatim penghafal Quran.


Hubungi via WhatsApp Sekarang

Jadwal dan Waktu Pelaksanaan Qurban 2026: Jangan Sampai Terlewat!

Berdasarkan informasi resmi yang telah dipublikasikan, penting untuk mengetahui jadwal pelaksanaan qurban 2026 agar Anda dapat mempersiapkan diri sedini mungkin. Menurut panduan lengkap dari Al Hilal tentang jadwal Idul Adha 2026 versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU, seluruh umat Islam perlu bersiap lebih awal untuk menunaikan ibadah qurban tepat waktu.

Selain itu, tanggal pasti pelaksanaan Idul Adha 2026 perlu menjadi acuan utama agar persiapan qurban dapat dilakukan dengan matang. Semakin awal Anda mendaftar, semakin terjamin pula hewan qurban pilihan Anda — terutama untuk program qurban untuk anak yatim yang selalu diminati banyak donatur.

Lebih lanjut, jangan lewatkan pula panduan tentang hal-hal sunnah qurban yang sering terlewatkan agar ibadah Anda semakin sempurna dan penuh keberkahan.

Qurban Untuk Anak Yatim: Siapa Penerima dan Bagaimana Distribusinya?

Tentu saja, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: siapa saja yang menjadi penerima manfaat dari program qurban untuk anak yatim di Al Hilal? Berdasarkan penjelasan resmi tentang siapa penerima dan waktu terbaik qurban 2026, penerima utamanya adalah para santri yatim penghafal Al-Qur’an di Pesantren Al Hilal beserta masyarakat dhuafa di daerah terpencil yang sangat membutuhkan.

Secara lebih spesifik, Al Hilal memiliki jaringan pesantren yang tersebar di beberapa lokasi di Bandung dan Jawa Barat. Dengan demikian, distribusi daging qurban dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat yang benar-benar layak dan tepat sasaran.

Cara Mudah Berqurban untuk Anak Yatim Bersama Al Hilal

Proses berqurban bersama Al Hilal sangatlah mudah dan praktis. Pertama-tama, Anda dapat membaca panduan lengkap tentang cara mudah berqurban bersama Al Hilal 2026. Selanjutnya, pilih jenis hewan qurban yang sesuai kemampuan, kemudian transfer pembayaran ke rekening resmi berikut ini.

Bank Mandiri
132 00 1254 995 3
a.n. Al-Hilal Rancapanggung

Bank BCA
233 08 777 18
a.n. YAY Al Hilal Rancapanggung

BSI (Bank Syariah Indonesia)
708 588 555 8
a.n. Yayasan Al Hilal

Bank BRI
0407 0100 5391 509
a.n. Yayasan Al-Hilal RAN

Tersedia juga pembayaran melalui QRIS, GoPay, DANA, dan OVO untuk kemudahan transaksi digital Anda.

Persiapan Menyambut Idul Adha: Tips agar Qurban Untuk Anak Yatim Makin Bermakna

Agar ibadah qurban Anda benar-benar optimal dan penuh keberkahan, tentu ada beberapa persiapan penting yang perlu dilakukan sejak dini. Misalnya, Anda dapat membaca panduan lengkap tentang hal-hal yang perlu disiapkan menyambut Idul Adha dari Al Hilal.

Selain itu, niat yang tulus dan pemahaman yang benar tentang makna qurban akan semakin meningkatkan kualitas ibadah Anda. Dengan niat khusus menjadikan qurban untuk anak yatim, insya Allah pahala Anda akan semakin berlipat karena menyatukan dua ibadah mulia sekaligus dalam satu amalan.

Oleh sebab itu, jangan tunda lagi persiapan Anda. Sebagaimana dijelaskan dalam panduan yuk siapkan qurban dari sekarang bersama LAZISWAF Al Hilal, semakin awal mendaftar, semakin tenang dan berkah perjalanan ibadah Anda.

Daftar Sekarang, Qurban Tepat Sasaran!

Tim Al Hilal siap membantu Anda memilih program qurban terbaik untuk para santri yatim penghafal Quran. Hubungi kami sekarang dan jadilah bagian dari gerakan kebaikan ini!


Chat WhatsApp Al Hilal


Pelajari Lebih Lanjut tentang Qurban 2026

Keistimewaan Qurban Untuk Anak Yatim: Lebih dari Sekadar Daging

Perlu dipahami bahwa qurban untuk anak yatim memberikan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar pembagian daging. Pertama, qurban ini menumbuhkan rasa percaya diri dan kebahagiaan pada anak-anak yatim bahwa ada orang-orang yang peduli dan mencintai mereka. Kedua, qurban ini menjadi modal semangat bagi para santri yatim penghafal Quran untuk terus berjuang menghafal kalam Allah.

Lebih dari itu, setiap lembar hafalan yang berhasil diselesaikan oleh santri yatim tersebut, insya Allah akan membawa pahala bagi para donatur yang mendukung kehidupan mereka melalui program qurban ini. Subhanallah, begitu besar dan indahnya keterkaitan amal-amal kebaikan dalam Islam.

Dengan kata lain, ketika Anda menunaikan qurban untuk anak yatim, Anda sedang menanam benih kebaikan yang akan terus berbuah, bahkan setelah hari qurban itu berlalu. Itulah mengapa program ini menjadi salah satu pilihan terbaik bagi para muzakki yang ingin memaksimalkan nilai ibadah dan sedekah mereka.

Qurban Untuk Anak Yatim: Momentum Idul Adha 2026 yang Tidak Boleh Terlewat

Idul Adha 2026 segera tiba, dan ini adalah kesempatan emas yang Allah hadirkan sekali dalam setahun. Sebagaimana dijelaskan dalam artikel tentang kapan Hari Raya Idul Adha 2026 beserta tanggal persiapannya, umat Islam perlu segera bergerak mempersiapkan qurban terbaik mereka.

Jadi, jika Anda bertanya-tanya tentang apa itu qurban 2026 dan kapan pelaksanaannya, jawabannya sederhana: ini adalah ibadah yang menghubungkan langit dan bumi, yang menyatukan ketaatan kepada Allah dengan kepedulian terhadap sesama — khususnya qurban untuk anak yatim yang sangat membutuhkan uluran tangan kita.

Karena itu, segera ambil keputusan terbaik Anda. Jangan biarkan momen Idul Adha 2026 berlalu begitu saja tanpa meninggalkan jejak kebaikan yang berarti. Bergabunglah bersama ribuan muzakki yang telah mempercayakan qurban untuk anak yatim mereka kepada LAZISWAF Al Hilal — lembaga yang telah terbukti amanah, transparan, dan berdampak nyata.

 Jadilah Bagian dari Kebaikan Ini!

Setiap rupiah yang Anda infakkan untuk qurban anak yatim adalah investasi akhirat yang nilainya tak ternilai. Hubungi tim LAZISWAF Al Hilal sekarang dan wujudkan niat baik Anda hari ini juga.


Daftar Qurban Sekarang via WhatsApp

 Hubungi LAZISWAF Al Hilal

Kantor Pusat — Gegerkalong, Bandung
Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung
📞 022-2005079 | WA: 081 2222 02751
Al Hilal 1 — Cililin, Bandung Barat
Jl. Bonceret RT 01/RW 08, Rancapanggung, Cililin
📞 WA: 0822 1580 1205
Al Hilal 2 — Panyileukan, Bandung
Komplek Bumi Panyileukan Blok G No.9, Cipadung Kidul
📞 WA: 0812 9776 6805
Al Hilal 3 — Cipadung, Bandung
Komplek Patra Asri L-16, Cipadung Wetan, Panyileukan
📞 WA: 0812 9776 5094

📧 Email: cs@alhilal.or.id | lazisalhilal@gmail.com

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Melangkah Maju - Kompasiana.com

Mulai dari Hal Sederhana Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

 

Dalam kehidupan sehari-hari, hampir semua orang pasti ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam Islam, menjadi lebih baik itu bukan soal langsung berubah besar dalam waktu singkat, tapi lebih ke proses yang terus dijalani. Yang dinilai bukan cuma hasil akhirnya, tapi juga usaha dan niat yang kita perbaiki setiap hari. Justru, perubahan besar biasanya dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten.

Melangkah Maju - Kompasiana.com

Sumber Gambar: Kompasiana.com

Salah satu hal paling dasar dalam Islam adalah niat. Niat itu ibarat fondasi dari setiap perbuatan. Apa pun yang kita lakukan, kalau niatnya karena Allah, maka bisa bernilai ibadah. Misalnya, belajar bukan hanya untuk nilai bagus, tapi juga untuk menuntut ilmu yang bermanfaat. Bekerja bukan hanya untuk mendapatkan uang, tapi juga untuk menafkahi diri dan membantu orang lain. Bahkan hal sederhana seperti menolong teman atau bersikap baik kepada orang lain juga bisa bernilai pahala jika diniatkan dengan benar. Dari sini kita bisa melihat bahwa Islam itu dekat banget dengan kehidupan sehari-hari.

Selain niat, menjaga hubungan dengan Allah juga sangat penting. Ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, dan berdoa bukan hanya kewajiban, tapi sebenarnya kebutuhan bagi hati kita. Di tengah kesibukan dan masalah hidup, ibadah bisa jadi tempat untuk menenangkan diri. Banyak orang merasa lebih tenang setelah salat atau berdoa, karena ada rasa percaya bahwa Allah selalu mendengar dan akan membantu. Hubungan yang baik dengan Allah akan membuat hidup terasa lebih ringan dan terarah.

Tidak hanya hubungan dengan Allah, Islam juga mengajarkan kita untuk menjaga hubungan dengan sesama manusia. Sikap jujur, sabar, dan suka menolong adalah hal-hal penting yang harus diterapkan. Kadang kita menganggap hal kecil seperti tersenyum, berkata sopan, atau membantu orang lain itu biasa saja, padahal di sisi Allah nilainya besar. Justru dari hal-hal sederhana itulah kita belajar menjadi pribadi yang lebih baik.

Menjadi pribadi yang lebih baik juga berarti belajar mengendalikan diri. Ini memang tidak mudah. Menahan emosi, menghindari prasangka buruk, atau menjauhi hal yang dilarang seringkali jadi tantangan. Tapi di situlah letak nilai perjuangannya. Islam tidak menuntut kita untuk langsung sempurna, tapi mengajarkan kita untuk terus berusaha. Tidak apa-apa kalau masih sering salah, yang penting mau belajar dan memperbaiki diri.

Di zaman sekarang, menjaga diri agar tetap istiqamah memang tidak gampang. Banyak sekali godaan dan distraksi yang bisa membuat kita lalai, terutama dari lingkungan dan media sosial. Karena itu, penting untuk memilih lingkungan yang baik. Berteman dengan orang-orang yang positif bisa membantu kita tetap berada di jalan yang benar. Lingkungan yang baik akan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Pada akhirnya, menjadi pribadi yang lebih baik dalam Islam adalah perjalanan seumur hidup. Tidak perlu menunggu jadi sempurna dulu untuk memulai. Mulailah dari hal kecil, dari niat yang baik, dan dari usaha yang sederhana. Yang terpenting adalah terus mencoba, tidak mudah menyerah, dan selalu memperbaiki diri. Karena setiap langkah kecil menuju kebaikan itu sangat berarti, dan Allah selalu melihat serta menghargai setiap usaha hamba-Nya.