Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Ekspedisi Sebar Quran Laziswaf Al Hilal Lanjutkan Perjalanan ke Sumatera Barat

Ekspedisi Sebar Quran Laziswaf Al Hilal Lanjutkan Perjalanan ke Sumatera Barat

Alhamdulillah, pada Selasa (24/02/2026), Tim Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 kembali menebar kebaikan dengan menyalurkan hidangan takjil berbuka puasa kepada masyarakat dan para santri di Dusun Sitinjak, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batang Toru, Sumatera Utara.

Menjelang waktu berbuka, suasana penuh kehangatan terasa saat tim berbagi hidangan sederhana kepada warga. Senyum dan rasa syukur terpancar dari masyarakat yang menerima takjil. Momen ini bukan hanya tentang makanan berbuka, tetapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Setelah menyelesaikan penyaluran takjil, pada Rabu (25/02/2026) tim kembali melanjutkan perjalanan menuju wilayah Sibolga–Pandan di Sumatera Utara hingga ke Padang Pariaman, Sumatera Barat. Perjalanan yang ditempuh memakan waktu sekitar 8–9 jam, menyusuri jalur panjang demi menghadirkan Mushaf Al-Qur’an dan buku-buku Islam bagi saudara-saudara muslim di pelosok.

Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah ini terus bergerak untuk menghadirkan cahaya Al-Qur’an di tiga provinsi Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di banyak daerah terpencil, masih terdapat kaum muslimin yang membutuhkan Al-Qur’an dan buku-buku Islam, namun akses yang jauh dari pusat kota serta keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri.

Melalui dukungan #OrangBaik dan #Sahabat Al Hilal, insyaAllah setiap langkah perjalanan ini menjadi wasilah hadirnya keberkahan dan manfaat yang luas. Jazakumullah khairan katsiran atas doa dan kepercayaan yang terus mengalir. Semoga setiap Mushaf yang dibaca dan setiap ilmu yang dipelajari menjadi pahala yang terus bertambah hingga akhirat kelak. Aamiin.

Penulis: Indra Rizki

Salurkan Bantuan Pangan Untuk Palestina Jelang Ramadhan, 2.484 Jiwa Terima Manfaat di Deir al-Balah

Salurkan Bantuan Pangan Untuk Palestina Jelang Ramadhan, 2.484 Jiwa Terima Manfaat di Deir al-Balah

Alhamdulillah, Laziswaf Al Hilal berkolaborasi bersama lembaga amil zakat Istiqomah Bergerak Peduli kembali menyalurkan bantuan pangan untuk saudara-saudara kita di Palestina. Penyaluran ini sendiri dilaksanakan pada Ahad, 15 Februari 2026, berlokasi di Kota Deir al-Balah.

Sebanyak 1.200 porsi bahan pangan berhasil didistribusikan kepada 621 kepala keluarga. Jika dihitung dengan rata-rata empat jiwa per keluarga, maka total penerima manfaat mencapai 2.484 jiwa. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

Di tengah kondisi yang masih sulit dan penuh keterbatasan, bantuan logistik makanan menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak. Banyak keluarga yang harus bertahan dalam situasi yang tidak mudah, dengan akses pangan yang terbatas. Oleh karena itu, kehadiran bantuan ini diharapkan bisa menjadi pelipur lara sekaligus penyemangat bagi para pengungsi di Palestina, agar tetap kuat dan optimis menyambut Ramadhan.

Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan keberkahan. Namun bagi saudara-saudara kita di Palestina, Ramadhan juga datang di tengah ujian yang berat. Harapannya, bantuan bahan pangan ini dapat meringankan beban mereka, memberikan kecukupan untuk sahur dan berbuka, serta membantu mereka menjalani ibadah dengan lebih tenang.

Masih banyak saudara-saudara muslim di Palestina yang sangat memerlukan bantuan. Dukungan logistik makanan, doa, dan kepedulian dari kaum muslimin di berbagai penjuru dunia sangat berarti bagi mereka. Semoga setiap bantuan yang disalurkan menjadi wasilah kebaikan, menghadirkan harapan baru, dan membantu mereka bangkit serta pulih seperti sedia kala.

Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda.

Penulis: Indra Rizki

 

Amalan Sederhana yang Dicintai Allah

Amalan Sederhana yang Dicintai Allah

 

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita terlalu fokus pada urusan dunia hingga menunda berbuat kebaikan. Kita menunggu waktu luang, menunggu mampu melakukan amalan besar, atau merasa bahwa amal kecil tidak berarti apa-apa. Padahal, dalam Islam, justru amalan sederhana yang dilakukan dengan ikhlas dan konsisten sangat dicintai Allah SWT.

Raih Keberkahan di Bulan Safar dengan Menjalankan 5 Amalan Ini

Sumber gambar oase.id

Rasulullah ï·ș, sebagaimana diriwayatkan oleh Muhammad dalam hadist shahih yang tercantum dalam kitab karya Imam Bukhari dan Imam Muslim, menyampaikan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus walaupun sedikit. Pesan ini mengajarkan kita tentang pentingnya istiqamah, bukan sekadar besarnya amalan. Berikut amalan sederhana yang Allah cintai

1. Tersenyum kepada Sesama

Senyum adalah amalan yang sangat sederhana, tetapi memiliki dampak besar. Rasulullah ï·ș bersabda bahwa senyum kepada saudara adalah sedekah. Senyum yang tulus dapat menguatkan ukhuwah (persaudaraan) dan menghadirkan kebahagiaan kecil yang bernilai pahala.

2. Bersedekah dengan Ikhlas

Sedekah tidak harus menunggu jumlah besar. Allah tidak melihat nominalnya, tetapi keikhlasannya. Dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 261 artinya “Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui” dalam ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah menggambarkan balasan sedekah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, setiap tangkai berisi seratus biji. Sedekah kecil yang rutin justru bisa menjadi amal yang terus mengalir pahalanya.

3. Menjaga Salat Berjamaah

Salat berjamaah memiliki keutamaan yang besar, dengan pahala berlipat dibanding salat sendirian. Konsisten menjaga satu waktu salat berjamaah setiap hari bisa menjadi langkah kecil yang sangat dicintai Allah.

4. Menjaga Wudhu

Menjaga wudhu bukan hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga kesiapan hati untuk beribadah. Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa dosa-dosa seorang muslim akan berguguran ketika ia menyempurnakan wudhunya. Amalan sederhana ini menjadi fondasi bagi ibadah yang lebih khusyuk.

5. Mendoakan Kebaikan untuk Orang Lain

Doa untuk sesama tanpa sepengetahuannya adalah doa yang mustajab. Ini adalah bentuk kepedulian yang tulus dan penguat ikatan ukhuwah (persaudaraan). Tanpa diketahui orang lain, kita menanam pahala untuk diri sendiri.

Para ulama seperti Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa amalan kecil yang dilakukan secara konsisten berpotensi menghasilkan pahala lebih besar daripada amalan besar yang hanya dilakukan sesekali. Bahkan Ibn Al-Jawzi mengibaratkan orang yang tidak konsisten seperti seseorang yang mengetuk pintu lalu pergi, berbeda dengan yang terus mengetuk dengan penuh harap.

Pada akhirnya, kuncinya adalah istiqamah. Memulai dari yang mampu kita lakukan hari ini hal sederhana seperti senyum, sedekah kecil, doa singkat, menjaga wudhu lalu menjaganya dengan ikhlas. Bisa jadi, amalan sederhana yang kita anggap kecil itulah yang justru menjadi alasan Allah mencintai kita dan menghadirkan keberkahan dalam hidup.

 

Dari Satu Sumur Mengalir Manfaat Untuk Ratusan Orang

Dari Satu Sumur Mengalir Manfaat Untuk Ratusan Orang

 

Permasalahan yang sering terjadi di Indonesia salah satunya adalah sulitnya akses terhadap air bersih. Padahal air adalah kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Air bersih adalah sebuah anugerah. Saat kita dengan mudah memutar keran di rumah, di tempat lain ada saudara kita yang harus menempuh jarak berkilo meter demi mendapatkan beberapa ember untuk minum, mandi, mencuci pakaian, dan bertahan hidup.

Tanpa air, kehidupan seakan terhenti. Krisis air tidak hanya kesehatan dan kebersihan, tetapi juga menghambat aktivitas dan ibadah. Di sejumlah wilayah, sumber air terbatas dan jaraknya jauh. mengancam keberlangsungan hidup, kesehatan, dan yang paling fundamental adalah ibadah. Tak sedikit masyarakat yang harus mengorbankan waktu dan tenaga setiap hari hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut.

Berapa Biaya Pembuatan Sumur Bor Terbaru 2024?

Disinilah wakaf sumur memiliki peran yang begitu besar. Dari satu sumur yang dibangun, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh satu atau dua orang, melainkan oleh satu daerah bahkan lebih. Sumur itu mungkin terlihat sederhana hanya lubang yang mengalirkan air dari dalam tanah. Namun dibalik kesederhanaannya, tersimpan dampak yang luar biasa bagi kehidupan banyak keluarga.

Air dari satu sumur dapat digunakan untuk minum, memasak, mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Anak anak tidak lagi kehilangan waktu belajar karena harus mengambil air. Para orang tua dapat menghemat tenaga untuk bekerja dan mencari nafkah. Lingkungan pun terasa lebih bersih dan sehat.

Sejarah islam telah mencatat teladan mulia dari Utsman bin Affan yang mewakafkan sumur Raumah ketika madinah mengalami kekeringan. Tindakan beliau bukan hanya menyelesaikan masalah saat itu, tetapi juga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga kini.

Wakaf sumur bukan sekedar pembangunan fisik, tetapi juga investasi akhirat. Dari satu sumur, mengalir bukan hanya air, ada harapan, kesehatan, dan keberkahan yang terus hidup bahkan ketika sang wakif telah tiada.

Tiba di Titik Kumpul ke-6 di Tapanuli Tengah, Laziswaf Al Hilal Hadirkan Wakaf Al Qur’an untuk 100 Lebih Penerima Manfaat

Tiba di Titik Kumpul ke-6 di Tapanuli Tengah, Laziswaf Al Hilal Hadirkan Wakaf Al Qur’an untuk 100 Lebih Penerima Manfaat

Alhamdulillah, program Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah kembali melanjutkan perjalanan kebaikannya. Pada Selasa (24/02/2026), Mushaf Al-Quran, Iqra, dan buku-buku Islam mulai didistribusikan di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Ratusan dus bantuan berhasil disalurkan kepada perwakilan lembaga Islam di titik kumpul ke-6 yang berlokasi di STIE Al Wasliyah, tepatnya di Jl. Padang Sidempuan No.98, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dari titik inilah, insyaAllah Mushaf Al-Quran, Iqra, dan buku-buku Islam akan kembali didistribusikan ke berbagai masjid, pesantren, TPQ/TPA, serta rumah Quran di pelosok Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penerima manfaat yang datang kurang lebih berjumlah 112 lembaga dari berbagai daerah di Sumatera, seperti kota Sibolga hingga kab.Tapanuli Tengah.

Masih banyak saudara muslim di daerah pelosok yang mengalami keterbatasan Al-Quran. Faktor jarak dan lokasi yang jauh dari pusat kota sering kali menjadi kendala utama. Akses yang sulit membuat bantuan pendidikan agama tidak selalu mudah dijangkau. Tidak sedikit masjid dan tempat belajar Al-Quran yang memiliki mushaf terbatas, bahkan ada yang harus digunakan secara bergantian oleh para santri.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian bersama. Al-Quran adalah pedoman hidup umat muslim, dan setiap muslim berhak memiliki akses untuk membacanya dengan layak. InsyaAllah, wakaf Al-Quran yang disalurkan melalui program ini akan meringankan saudara-saudara kita yang membutuhkan, sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak dan para santri di pelosok untuk terus belajar dan mendalami agama.

Semoga setiap huruf yang dibaca dari Mushaf yang diwakafkan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi para dermawan, Insya Allah cahaya Al-Quran akan terus menyinari hingga ke penjuru negeri.

Penulis: Indra Rizki

 

Lembaga Amil Zakat Infak Terpercaya di Indonesia | LAZIS Al Hilal

Lembaga Amil Zakat Infak Terpercaya di Indonesia | LAZIS Al Hilal

Lembaga Amil Zakat Infak Cara Terpercaya Menyalurkan Kebaikan untuk Umat

 

Lembaga Amil Zakat Infak Terpercaya di Indonesia | LAZIS Al Hilal

Lembaga Amil Zakat Infak Terpercaya di Indonesia | LAZIS Al Hilal

Setiap muslim yang peduli terhadap sesama tentu memahami betapa pentingnya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui saluran yang tepat. Oleh karena itu, memilih Lembaga Amil Zakat Infak yang terpercaya, resmi, dan berpengalaman menjadi langkah awal yang sangat krusial. Selain memastikan dana tersalurkan secara tepat sasaran, memilih lembaga yang berizin resmi juga memberikan ketenangan batin bagi para donatur. Dengan demikian, setiap rupiah yang Anda titipkan benar-benar berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat yang membutuhkan.

Sebelum kita membahas lebih jauh, mari kenali terlebih dahulu landasan spiritual di balik kewajiban berzakat dan berinfak melalui tiga dalil Al-Qur’an yang sangat relevan.


Dalil Al-Qur’an tentang Zakat dan Infak

Dalil Pertama: Surah At-Taubah Ayat 103

Allah SWT berfirman:

ŰźÙŰ°Ù’ مِنْ ŰŁÙŽÙ…Ù’ÙˆÙŽŰ§Ù„ÙÙ‡ÙÙ…Ù’ Ű”ÙŽŰŻÙŽÙ‚ÙŽŰ©Ù‹ ŰȘÙŰ·ÙŽÙ‡ÙÙ‘Ű±ÙÙ‡ÙÙ…Ù’ وَŰȘُŰČَكِّيهِم ŰšÙÙ‡ÙŽŰ§ ÙˆÙŽŰ”ÙŽÙ„ÙÙ‘ Űčَلَيْهِمْ ۖ Ű„ÙÙ†ÙŽÙ‘ Ű”ÙŽÙ„ÙŽŰ§ŰȘَكَ ŰłÙŽÙƒÙŽÙ†ÙŒ لَّهُمْ ۗ ÙˆÙŽŰ§Ù„Ù„ÙŽÙ‘Ù‡Ù ŰłÙŽÙ…ÙÙŠŰčٌ Űčَلِيمٌ

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah: 103)

Ayat ini secara tegas menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen pembersih jiwa dan harta. Maka dari itu, menyalurkan zakat melalui Lembaga Amil Zakat Infak yang amanah adalah bentuk ketaatan yang nyata kepada Allah SWT.

Dalil Kedua: Surah Al-Baqarah Ayat 261

Allah SWT berfirman:

Ù…ÙŽÙ‘Ű«ÙŽÙ„Ù Ű§Ù„ÙŽÙ‘Ű°ÙÙŠÙ†ÙŽ يُنفِقُونَ ŰŁÙŽÙ…Ù’ÙˆÙŽŰ§Ù„ÙŽÙ‡ÙÙ…Ù’ فِي ŰłÙŽŰšÙÙŠÙ„Ù Ű§Ù„Ù„ÙŽÙ‘Ù‡Ù ÙƒÙŽÙ…ÙŽŰ«ÙŽÙ„Ù Ű­ÙŽŰšÙŽÙ‘Ű©Ù ŰŁÙŽÙ†ŰšÙŽŰȘَŰȘْ ŰłÙŽŰšÙ’Űčَ ŰłÙŽÙ†ÙŽŰ§ŰšÙÙ„ÙŽ فِي كُلِّ ŰłÙÙ†ŰšÙÙ„ÙŽŰ©Ù Ù…ÙÙ‘Ű§ŰŠÙŽŰ©Ù Ű­ÙŽŰšÙŽÙ‘Ű©Ù ۗ ÙˆÙŽŰ§Ù„Ù„ÙŽÙ‘Ù‡Ù ÙŠÙŰ¶ÙŽŰ§Űčِفُ لِمَن ÙŠÙŽŰŽÙŽŰ§ŰĄÙ ۗ ÙˆÙŽŰ§Ù„Ù„ÙŽÙ‘Ù‡Ù ÙˆÙŽŰ§ŰłÙŰčٌ Űčَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Sungguh luar biasa janji Allah ini. Justru karena itu, semakin banyak orang yang bersemangat berinfak melalui Lembaga Amil Zakat Infak agar kebaikan mereka tersalurkan secara terstruktur dan berdampak berlipat ganda.

Dalil Ketiga: Surah Al-Hadid Ayat 7

Allah SWT berfirman:

ŰąÙ…ÙÙ†ÙÙˆŰ§ ŰšÙŰ§Ù„Ù„ÙŽÙ‘Ù‡Ù ÙˆÙŽŰ±ÙŽŰłÙÙˆÙ„ÙÙ‡Ù ÙˆÙŽŰŁÙŽÙ†ÙÙÙ‚ÙÙˆŰ§ Ù…ÙÙ…ÙŽÙ‘Ű§ ŰŹÙŽŰčَلَكُم Ù…ÙÙ‘ŰłÙ’ŰȘÙŽŰźÙ’Ù„ÙŽÙÙÙŠÙ†ÙŽ فِيهِ ۖ ÙÙŽŰ§Ù„ÙŽÙ‘Ű°ÙÙŠÙ†ÙŽ ŰąÙ…ÙŽÙ†ÙÙˆŰ§ مِنكُمْ ÙˆÙŽŰŁÙŽÙ†ÙÙŽÙ‚ÙÙˆŰ§ لَهُمْ ŰŁÙŽŰŹÙ’Ű±ÙŒ ÙƒÙŽŰšÙÙŠŰ±ÙŒ

“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al-Hadid: 7)

Berdasarkan ayat ini, kita memahami bahwa harta yang kita miliki sejatinya adalah titipan Allah. Oleh sebab itu, menyalurkan sebagian harta tersebut melalui Lembaga Amil Zakat Infak yang terpercaya adalah wujud keimanan yang sesungguhnya.


Selain memahami dasar spiritual ini, Anda juga bisa memperkaya wawasan tentang wakaf melalui artikel informatif berikut: Wakaf Uang: Pengertian, Hukum, dan Tata Caranya, Wakaf Uang untuk Pendidikan Santri Tahfidz, dan Mengenal Wakaf Uang Lebih Dalam.


Apa Itu Lembaga Amil Zakat Infak?

Secara sederhana, Lembaga Amil Zakat Infak adalah organisasi resmi yang bertugas menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana zakat, infak, serta sedekah dari masyarakat kepada mereka yang berhak menerimanya. Namun demikian, tidak semua lembaga memiliki legalitas dan kapabilitas yang memadai. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih lembaga yang memiliki izin resmi dari pemerintah, yakni dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Lembaga yang resmi dan terpercaya tidak hanya mengelola dana secara profesional, tetapi juga melaporkan penggunaan dana secara transparan kepada publik. Selanjutnya, mereka juga memiliki program-program yang terstruktur, terukur, dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat—mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga tanggap bencana.


Mengapa Memilih Lembaga Amil Zakat Infak yang Resmi Itu Penting?

Pertama-tama, lembaga resmi memiliki legalitas hukum yang jelas. Dengan demikian, dana yang Anda titipkan dikelola berdasarkan regulasi yang berlaku dan diawasi oleh pemerintah. Selain itu, lembaga resmi memiliki sistem akuntabilitas yang ketat, sehingga setiap donasi dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Lebih jauh lagi, lembaga resmi umumnya memiliki jaringan distribusi yang luas, sehingga mampu menjangkau penerima manfaat di berbagai pelosok negeri. Misalnya, Lembaga Amil Zakat Infak LAZISWAF Al Hilal telah berhasil menjangkau ribuan penerima manfaat di seluruh Indonesia—dari Jawa Barat, Aceh, Sumatera, NTT, hingga berbagai daerah terpencil lainnya.

Selain itu, dengan menyalurkan zakat melalui lembaga yang tepat, Anda turut berkontribusi dalam membangun ekosistem filantropi Islam yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Anda juga bisa membaca lebih lanjut tentang berbagai program inspiratif di blog berita Al Hilal dan artikel inspirasi.


Mengenal LAZISWAF Al Hilal: Lembaga Amil Zakat Infak Terpercaya dari Bandung

Salah satu Lembaga Amil Zakat Infak yang telah terbukti amanah dan berpengalaman di Indonesia adalah LAZISWAF (Lembaga Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) Pesantren Al Hilal, yang berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat. Lembaga ini berdiri sebagai wadah penghimpunan dana untuk membiayai pendidikan santri yatim di Pesantren Al Hilal, dan kini manfaatnya telah meluas ke seluruh penjuru Indonesia.

LAZISWAF Al Hilal memiliki legalitas yang lengkap dan sah, di antaranya:

  • S.K. Kementerian Hukum dan HAM No. AHU-0006707.AH.01.12, tertanggal 22 Februari 2022
  • S.K. Kementerian Agama Indonesia No. 1114 Tahun 2023
  • S.K. Nazhir Badan Wakaf Indonesia No. 3.300232 Tahun 2019
  • Nomor Statistik Pesantren (NSP): 5100 3217 0678

Dengan kelengkapan legalitas ini, LAZISWAF Al Hilal membuktikan diri sebagai Lembaga Amil Zakat Infak yang tidak hanya kompeten secara operasional, tetapi juga terpercaya secara hukum dan spiritual.


Program Unggulan LAZISWAF Al Hilal sebagai Lembaga Amil Zakat Infak

LAZISWAF Al Hilal sebagai Lembaga Amil Zakat Infak menjalankan berbagai program unggulan yang menyentuh berbagai lini kehidupan masyarakat. Berikut adalah beberapa program utamanya:

1. Distribusi Mushaf Al-Qur’an ke Pelosok Negeri

Program ini merupakan salah satu program paling ikonik dari lembaga ini. Hingga saat ini, LAZISWAF Al Hilal telah menyalurkan lebih dari 200.000 mushaf Al-Qur’an dan buku Islam ke berbagai pelosok Indonesia, termasuk kepada korban banjir di Sumatera dan masyarakat di Aceh Tamiang. Anda juga bisa mendukung gerakan serupa melalui Badan Wakaf Quran dan membaca kisah inspiratif penerima wakaf Qur’an.

2. Pendidikan dan Beasiswa Santri Yatim

Sebagai lembaga yang lahir dari rahim pesantren, LAZISWAF Al Hilal sangat fokus pada pemberdayaan generasi muda melalui pendidikan agama. Oleh karena itu, lembaga ini secara konsisten mendukung pendidikan santri yatim di Pesantren Al Hilal yang tersebar di beberapa lokasi di Bandung dan Bandung Barat.

3. Tanggap Bencana dan Kemanusiaan

Selain program rutin, LAZISWAF Al Hilal juga aktif dalam misi tanggap bencana. Contohnya, ketika terjadi longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tim LAZISWAF langsung bergerak cepat menghadirkan dapur umum dan layanan kesehatan gratis bagi para penyintas. Anda bisa membaca selengkapnya di laporan tanggap bencana longsor Cisarua.

4. Pemberdayaan Ekonomi Umat

Selanjutnya, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi salah satu fokus utama lembaga ini. Melalui dana zakat dan infak yang terhimpun, LAZISWAF Al Hilal memberikan bantuan modal usaha dan pelatihan keterampilan kepada masyarakat prasejahtera. Informasi lebih lengkap tentang program-program ini tersedia di sahabatalhilal.com/program.


Lembaga Amil Zakat Infak dan Dampaknya bagi Masyarakat

Data resmi yang dihimpun oleh LAZISWAF Al Hilal menunjukkan bahwa lembaga ini telah menghadirkan lebih dari 32.494 manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Angka ini mencakup distribusi Al-Qur’an, bantuan sembako, layanan kesehatan, beasiswa pendidikan, dan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan lainnya.

Prestasi tersebut juga diakui secara resmi, terbukti dengan diraihnya Gold Award 2025 yang menegaskan posisi LAZISWAF Al Hilal sebagai Lembaga Amil Zakat Infak terbaik dan terpercaya di Jawa Barat. Pencapaian ini tentu bukan sesuatu yang diraih secara instan, melainkan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan amanah dalam mengelola setiap kepercayaan yang diberikan oleh para donatur.


Cara Mudah Berdonasi melalui Lembaga Amil Zakat Infak Al Hilal

Jika Anda ingin segera berkontribusi melalui Lembaga Amil Zakat Infak Al Hilal, prosesnya sangat mudah dan fleksibel. Anda dapat menghubungi tim LAZISWAF Al Hilal melalui berbagai saluran komunikasi berikut:

  • 📧 Email: cs@alhilal.or.id | lazisalhilal@gmail.com
  • 📞 Telepon Kantor Pusat: 022 2005079
  • 💬 WhatsApp: 081 2222 02751
  • 🌐 Website resmi: alhilal.or.id

Kantor Pusat: Pesantren Al Hilal Gegerkalong, Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung.

💚 Siap Berdonasi Sekarang? Hubungi kami langsung via WhatsApp dan dapatkan informasi lengkap tentang program serta cara kontribusi Anda: 👉 Klik di Sini untuk Chat WhatsApp


Layanan Islami Lainnya yang Bisa Anda Manfaatkan

Selain berzakat dan berinfak, Anda juga bisa melengkapi ibadah melalui layanan aqiqah terpercaya yang bermitra dengan Al Hilal. Beberapa pilihan terbaik di antaranya adalah Paket Aqiqah Bandung dari Aqiqah Al Hilal, Paket Aqiqah Bandung dari Aqiqah Madenah, Aqiqah BDG, serta Pilihan Aqiqah Bandung Terbaik dari Aqiqah Madinah.

Dengan demikian, Anda dapat memenuhi berbagai kebutuhan ibadah dalam satu ekosistem yang terpercaya dan profesional.


Tips Memilih Lembaga Amil Zakat Infak yang Tepat

Mengingat begitu banyaknya pilihan lembaga zakat yang ada saat ini, berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa Anda terapkan untuk memilih Lembaga Amil Zakat Infak yang benar-benar tepat dan amanah:

Pertama, pastikan lembaga tersebut memiliki izin resmi dari Kementerian Agama RI. Legalitas adalah fondasi kepercayaan yang tidak bisa ditawar. Kedua, perhatikan transparansi laporan keuangan. Lembaga yang baik selalu mempublikasikan laporan penggunaan dana secara terbuka kepada publik. Ketiga, cek rekam jejak dan program yang telah dijalankan. Semakin banyak program nyata yang terbukti berdampak, semakin tinggi kepercayaan yang layak diberikan. Keempat, perhatikan responsivitas layanan. Lembaga yang profesional selalu siap memberikan informasi dan melayani pertanyaan donatur dengan ramah dan cepat. Kelima, pilih lembaga yang memiliki jaringan distribusi luas agar zakat Anda benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan di seluruh pelosok Indonesia.

💚 Yuk, Mulai Berdonasi Sekarang! Jangan tunda kebaikan Anda. Hubungi LAZISWAF Al Hilal dan jadikan zakat serta infak Anda sebagai investasi pahala yang tak ternilai: 👉 Hubungi Kami via WhatsApp


Kesimpulan: Percayakan Zakat dan Infak Anda kepada Lembaga yang Tepat

Berdasarkan seluruh pembahasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa memilih Lembaga Amil Zakat Infak yang tepat adalah keputusan yang sangat strategis dan bernilai ibadah. Bukan sekadar menyalurkan uang, tetapi juga memastikan bahwa setiap amanah yang kita titipkan benar-benar menghasilkan dampak nyata bagi kehidupan sesama.

LAZISWAF Al Hilal hadir sebagai Lembaga Amil Zakat Infak yang tidak hanya memenuhi syarat legalitas, tetapi juga telah membuktikan diri melalui ribuan program nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Oleh karena itu, mulai hari ini, percayakan zakat, infak, dan sedekah Anda kepada lembaga yang sudah terbukti amanah, profesional, dan berdampak.

Karena sesungguhnya, setiap kebaikan yang kita tanamkan hari ini akan menjadi bekal terbaik di hari esok—baik di dunia maupun di akhirat.


Ikuti kami di media sosial untuk mendapatkan update terbaru program dan penyaluran:

 

Website: LAZISWAF Pesantren Al Hilal | cs@alhilal.or.id | WA: 081 2222 02751

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Ramadhan Produktif Berawal dari Disiplin

Ramadhan Produktif Berawal dari Disiplin

 

Banyak orang menganggap ramadhan sebagai bulan untuk mengurangi aktivitas. Tidak sedikit yang menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas malasan. Alasannya karena tidak makan dan minum, tubuh menjadi lemas, aktivitas dikurangi, semangat menurun, akhinya waktu lebih banyak terbuang.

Namun, benarkah benar puasa itu membuat kita menjadi tidak produktif atau sebenernya kita yang tanpa sadar menjadikan puasa sebagai pembenaran untuk menurunkan produktivitas? Padahal jika kita pahami lagi, ramadhan justru melatih kita lebih produktif dari biasanya.

Seni Menjadi Anak Muda Yang Produktif, Ini Rahasianya

Sejak sahur, kita sudah diajarkan untuk bangun lebih pagi. Kita makan dalam batas waktu tertentu, dan ketika azan subuh berkumandang, kita berhenti makan. Semuanya teratur. Tanpa kita sadari itu adalah latihan kedisiplinan yang terjadi ketika bulan ramadhan.

Produktif di bulan ramadhan bukan berarti memaksakan diri tanpa istirahat. Bukan tentang sibuk sepanjang hari tanpa arah. Produktif adalah tentang menggunakan waktu dengan bijak dan mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat.

Ramadhan justru momen terbaik untuk belajar manajemen waktu. Kita belajar membagi waktu yang ada, dengan beberapa kegiatan yang lebih banyak dari hari biasanya, seperti, waktu ibadah, sekolah atau kerja, mengaji, dan salat tarawih. Jika jadwal ibadah bisa kita jaga dengan disiplin, seharusnya tanggung jawab pekerjaan dan belajar juga bisa tetap berjalan baik seperti bulan biasanya.

Disiplin dalam ibadah seharusnya berdampak pada disiplin dalam aktivitas sehari hari. Jika kita bisa tepat waktu dalam salat, kenapa tidak bisa tepat waktu dalam menyelesaikan tugas? Semua kembali pada kendali diri. Perubahan tidak terjadi hanya karena niat, tetapi karena kemauan untuk bergerak. Diam di tempat dan terus menunda hanya akan membuat waktu terbuang sia sia.

Manajemen waktu di bulan ramadhan sangat bisa dilakukan. Salah satu caranya adalah dengan membuat skala prioritas, yaitu mendahulukan hal yang paling penting dan mendesak, seperti mengerjakan pekerjaan atau tugas sekolah. Ketika pekerjaan ditunda, yang datang justru rasa stress dan pikiran yang tidak tenang. Akibatnya, ibadah pun menjadi kurang fokus. Tugas yang menumpuk hanya akan membuat kita kewalahan di kemudian hari.

Seperti yang kita ketahui, bahwa untuk menghilangkan rasa malas dan kebiaasan menunda memang bukan hal yg mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa. Semua berawal dari fokus dan konsisten. Cobalah mulai dari hal sederhana, buat catatan kegiatan pada malam harinya untuk rencana esok hari, tulis apa saja yang ingin dikerjakan dan diselesaikan.

Kebiasaan kecil yang awalnya terasa berat, lama kelamaan akan menjadi hal yang biasa. Dan dari kebiasaan itulah, karakter disiplin terbentuk. Bulan ramadhan bukanlah alasan untuk melambat. Justru di bulan inilah kita sedang dilatih menjadi pribadi yang lebih teratur, lebih fokus, dan disiplin

 

 

Hadirkan Bantuan di Aceh Tamiang, Laziswaf Al Hilal Kembali Hadirkan Santunan untuk Guru Ngaji Dayah At-Thayyib

Hadirkan Bantuan di Aceh Tamiang, Laziswaf Al Hilal Kembali Hadirkan Santunan untuk Guru Ngaji Dayah At-Thayyib

 

Alhamdulillah, Pembina Laziswaf Al Hilal, H. Nandang Al Hilal beserta istri, Hj. Djaudjah, serta Pimpinan Laziswaf Al Hilal, Chandra Kurniawan kembali menyalurkan santunan untuk dua guru ngaji, yaitu Ibu Afrida Yanti dan Bapak Bahtiar, santunan untuk para pejuang ilmu ini bertampat di Dayah Tahfidzul Qur’an At-Thayyib yang beralamat di Jl. Rantau, Dusun Metro Jaya, Desa Durian, Kec. Rantau, Kab. Aceh Tamiang.

Insya Allah, santunan ini diharapkan sedikit banyak dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok di bulan Ramadhan, seperti membeli bahan pangan, menyiapkan konsumsi untuk berbuka puasa, maupun kebutuhan sahur. Di bulan penuh berkah ini, perhatian dan dukungan sekecil apa pun tentu sangat berarti bagi para guru ngaji yang terus istiqomah mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi penerus umat.

“Semoga program Santunan Untuk Guru Ngaji Terdampak Banjir ini bisa sedikit meringankan beban para guru ngaji yang terdampak banjir bandang, apalagi masih banyak saudara-saudara muslim kita di pelosok yang mungkin belum mendapat bantuan yang layak. Ditambah sekarang kan juga mau masuk Ramadhan, jadi bantuan ini pasti sangat dibutuhkan” ujar Fakhru, selaku tim penyaluran Laziswaf Al Hilal.

Di tengah kebahagiaan tersebut, kita pun tak menutup mata bahwa masih banyak saudara muslim di Aceh Tamiang yang membutuhkan bantuan. Pasca bencana banjir bandang yang menerjang beberapa minggu lalu, kondisi sebagian masyarakat belum pulih sepenuhnya. Ada yang masih berjuang memperbaiki rumah, membersihkan lingkungan, hingga memenuhi kebutuhan harian.

Semoga santunan yang diberikan menjadi penguat langkah bagi para guru ngaji dan keluarga mereka. Semoga pula setiap kebaikan dari para sahabat Al Hilal, orang baik, dan para dermawan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Mari terus saling menguatkan dan menghadirkan harapan, khususnya bagi saudara-saudara kita yang sedang bangkit dari ujian.

Penulis: Indra Rizki

 

Alhamdulillah! 100 Ribu Quran Mulai Didistribusikan di Titik Kumpul Pertama di Aceh Tamiang, Bangkitkan Cahaya di Tengah Luka Bencana

Alhamdulillah! 100 Ribu Quran Mulai Didistribusikan di Titik Kumpul Pertama di Aceh Tamiang, Bangkitkan Cahaya di Tengah Luka Bencana

 

Alhamdulillah, program Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 kembali menghadirkan kabar bahagia. Mushaf Al-Qur’an, Iqra, hingga buku-buku Islam kini mulai didistribusikan di wilayah Aceh Tamiang. Dalam program besar ini, ditargetkan penyaluran 100 ribu Mushaf Al-Qur’an, 80 ribu buku Islam, dan 20 ribu Iqra untuk masyarakat di berbagai wilayah Sumatera.

Pada Rabu (18/02/2026), ratusan dus berisi Mushaf Al-Qur’an, Iqra, dan buku Islam berhasil disalurkan kepada perwakilan lembaga Islam Aceh Tamiang di titik kumpul pertama yang berlokasi di Masjid Thursina, Desa Kebun Tengah, Kecamatan Kejuruan Muda. Penyaluran ini menjadi langkah awal untuk menjangkau pesantren, TPA/TPQ, rumah Qur’an, dan masjid yang membutuhkan.

Salah satu penerima manfaat dari TPQ Al Hadi di Desa Rimba Sawang Aceh Tamiang, menyatakan “terima kasih kepada Laziswaf Al Hilal atas Mushaf Al Qur’an, Iqro dan buku-buku Islam yang nanti Insya Allah bisa berguna bagi kalangan yang membutuhkan” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa minggu lalu banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Aceh Tamiang dan sekitarnya. Dampaknya begitu terasa. Banyak Mushaf Al-Qur’an di pesantren, TPA/TPQ, rumah Qur’an, hingga masjid hanyut terbawa arus atau rusak terendam lumpur. Tidak sedikit Al-Qur’an yang basah, sobek, bahkan tidak lagi bisa digunakan untuk belajar dan mengaji. Kondisi ini tentu menjadi duka tersendiri, terlebih bagi para santri dan masyarakat yang setiap hari membaca dan mempelajari Kalamullah.

Melalui Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah ini, insyaAllah cahaya kebaikan akan terus menyebar di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yaitu Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat. Setiap Mushaf yang sampai ke tangan saudara-saudara kita di pelosok akan menjadi saksi kebaikan yang terus mengalir pahalanya.

Jazakumullahu khairan katsiran kepada #OrangBaik dan #Sahabat Al Hilal atas doa, dukungan, dan kepercayaannya. Semoga setiap huruf yang dibaca dari Mushaf yang disalurkan menjadi amal jariyah yang tak terputus, menghadirkan keberkahan di bulan Ramadhan yang mulia ini.

Informasi Sedekah Quran:

  • Youtube: https://www.youtube.com/c/sebarquranindonesia/videos
  • Instagram: https://www.instagram.com/sebarquran.indonesia/

Penulis: Indra Rizki

 

Silaturahmi dan Nasihat Kebaikan Warnai Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 di Aceh Tamiang

Silaturahmi dan Nasihat Kebaikan Warnai Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 di Aceh Tamiang

Alhamdulillah, rangkaian kegiatan Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 terus berjalan penuh keberkahan. Pada Rabu (18/02/2026), di sela-sela pelaksanaan distribusi Mushaf Al-Quran, Iqra, dan buku-buku Islam, Pembina Yayasan Al Hilal, H. Nandang Al Hilal, menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke Pondok Pesantren At Thoyyib, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam kunjungan tersebut, beliau melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah bersama para santri dan warga sekitar. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa ketika beliau beramah tamah serta memberikan nasihat kepada para santri. Dalam pesannya, beliau mengingatkan pentingnya berbakti kepada guru dan orang tua sebagai kunci keberkahan ilmu.

“Ilmu yang dipelajari akan lebih mudah masuk ke hati dan membawa manfaat jika dibarengi dengan adab serta hormat kepada guru dan kedua orang tua,” pesan beliau kepada para santri.

Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat kebaikan di tengah masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana. Insya Allah, silaturahmi ini menjadi wasilah kebaikan yang terus mengalir, memperkuat semangat para santri untuk tetap istiqomah dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Quran.

Penulis: Indra Rizki

Jazakumullahu khairan katsiran kepada #OrangBaik dan #Sahabat Al Hilal atas doa dan dukungannya. Insya Allah, pelaksanaan Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah akan terus menghadirkan cahaya kebaikan di tiga provinsi Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga setiap mushaf yang dibagikan menjadi saksi amal jariyah yang tak terputus hingga akhirat kelak.

Penulis: Indra Rizki