Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Hal yang Perlu Disiapkan Menyambut Hari Raya Idul Adha

Hal yang Perlu Disiapkan Menyambut Hari Raya Idul Adha

Hari Raya Idul Adha adalah momen istimewa bagi umat Muslim. Tidak hanya tentang penyembelihan hewan qurban, tetapi juga tentang kesiapan hati, niat, dan kepedulian terhadap sesama. Agar momen ini bisa dijalani dengan lebih bermakna, ada beberapa hal yang bisa kita siapkan sejak sekarang.

50++ Ucapan Idul Adha 2025 Bahasa ...

Sumber gambar : detik.com

Pertama, meluruskan niat dan memperkuat ibadah. Idul Adha bukan sekadar perayaan, tapi juga bentuk ketaatan kepada Allah. Kita bisa mulai dengan memperbanyak doa, dzikir, serta menjaga shalat tepat waktu. Jika memungkinkan, menjalankan puasa sunnah di awal bulan Dzulhijjah juga bisa menjadi langkah baik untuk menyambut hari besar ini.

Kedua, mempersiapkan qurban dengan sebaik mungkin. Bagi yang mampu, qurban adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Persiapkan sejak awal, baik dari segi dana maupun pemilihan hewan. Pilih hewan yang sehat dan layak, karena qurban adalah bentuk persembahan terbaik kita kepada Allah. Namun, jika belum mampu, tetap bisa berpartisipasi dengan bersedekah atau membantu proses distribusi daging qurban.

Ketiga, menyiapkan diri untuk berbagi. Idul Adha identik dengan kebersamaan dan kepedulian. Momen ini menjadi kesempatan untuk berbagi dengan keluarga, tetangga, dan mereka yang membutuhkan. Tidak harus selalu dalam bentuk besar, hal kecil yang dilakukan dengan tulus pun sangat berarti.

Keempat, menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan. Karena akan ada proses penyembelihan dan pembagian daging, penting untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman. Hal ini juga mencerminkan nilai Islam yang mengajarkan kebersihan sebagai bagian dari iman.

Terakhir, menyiapkan hati untuk ikhlas. Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan tentang pengorbanan dan keikhlasan yang luar biasa. Dari sini, kita belajar bahwa setiap ibadah membutuhkan hati yang tulus, bukan sekadar melakukan tanpa ada rasa ikhlas.

Dengan persiapan yang baik, Idul Adha bukan hanya menjadi hari raya biasa, tetapi juga menjadi momen untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Semoga kita bisa menyambutnya dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

Peresmian Sumur Bor Pondok Pesantren Al Hizajiyah Bayongbong Garut, Hadirkan Harapan di Tengah Kebutuhan Air Pesantren yang Mendesak

Peresmian Sumur Bor Pondok Pesantren Al Hizajiyah Bayongbong Garut, Hadirkan Harapan di Tengah Kebutuhan Air Pesantren yang Mendesak

 

Alhamdulillah, pada Rabu, 9 April 2026, telah dilaksanakan peresmian sumur bor di Pondok Pesantren Al Hizajiyah, Bayongbong, Garut oleh LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Momen ini menjadi kabar bahagia sekaligus harapan baru bagi para santri dan pengurus pesantren yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Kebutuhan air di pesantren ini memang terbilang sangat mendesak. Air merupakan kebutuhan utama yang tidak hanya digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti memasak dan mandi, tetapi juga sangat penting untuk menunjang kegiatan ibadah, seperti wudhu dan kebersihan lingkungan pesantren.

Selama ini, keterbatasan sumber air menjadi tantangan tersendiri bagi Ponpes Al Hizajiyah. Namun, dengan diresmikannya sumur bor ini, insya Allah kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren dapat terpenuhi dengan lebih baik. Laziswaf Al Hilal pun tidak lupa turut mengucapkan terima kasih kepada keluarga Bapak Abdul Kader bin Hussin selaku donatur utama.

Ustadz Aceng selaku asatidz dan guru di pesantren tersebut turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAZISWAF Pesantren Al Hilal dan para donatur. Insya Allah sumur ini akan sangat bermanfaat bagi para santri dan seluruh aktivitas di pesantren,” ujarnya.

Beliau juga berharap, keberadaan sumur ini dapat menjadi solusi jangka panjang, terutama ketika memasuki musim kemarau, di mana ketersediaan air bersih biasanya semakin terbatas. Dengan adanya sumur bor ini, insya Allah para santri dapat menjalankan aktivitas belajar dan ibadah dengan lebih nyaman dan tenang tanpa harus khawatir akan kekurangan air. Semoga setiap tetes air yang mengalir dari sumur ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi para donatur dan semua pihak yang terlibat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

Penulis: Indra Rizki

 

Jangan Biarkan Harta Hanya Habis untuk Kebutuhan, Yuk Sisihkan untuk Qurban Tahun Ini

Jangan Biarkan Harta Hanya Habis untuk Kebutuhan, Yuk Sisihkan untuk Qurban Tahun Ini

 

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit dari kita yang fokus menggunakan penghasilan hanya untuk memenuhi kebutuhan rutin makan, tagihan, dan berbagai keperluan lainnya. Semua itu tentu penting. Namun, pernahkah kita merenung, sudahkah sebagian dari rezeki kita disiapkan untuk ibadah yang bernilai besar di sisi Allah SWT?

Salah satunya adalah ibadah qurban. Qurban bukan sekadar menyembelih hewan pada Hari Raya Idul Adha, tetapi merupakan bentuk ketaatan, keikhlasan, dan rasa syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan. Ibadah ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya mereka yang membutuhkan.

Allah SWT berfirman bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah daging atau darah hewan qurban, melainkan ketakwaan dari hamba-Nya. Dari sini kita belajar bahwa qurban adalah ibadah hati tentang keikhlasan dan kesungguhan dalam berkorban. Rasulullah SAW juga bersabda: “Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban…” (HR. Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan betapa besar keutamaan ibadah qurban. Bahkan, setiap bagian dari hewan qurban yang kita persembahkan akan menjadi kebaikan di sisi Allah SWT. Selain itu, qurban juga memiliki nilai sosial yang tinggi. Daging yang dibagikan akan sampai kepada mereka yang jarang merasakannya. Dari sana, terjalin kebahagiaan, kepedulian, dan rasa persaudaraan antar sesama Muslim.

Namun, sering kali niat untuk berqurban terhalang oleh alasan finansial. Padahal, qurban bisa dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Tidak harus menunggu kaya, tidak perlu menunggu berlebih. Mari mulai dari sekarag sisihkan sebagian rezeki kita, sedikit demi sedikit, dan tabung untuk qurban tahun ini. Dengan perencanaan yang baik dan niat yang kuat, insya Allah kita pun mampu melaksanakannya.

Jangan pernah takut untuk berqurban, jangan sampai harta yang kita miliki hanya habis untuk kebutuhan dunia semata, tanpa ada yang kita siapkan untuk bekal akhirat. Karena sejatinya, harta yang kita infakkan di jalan Allah adalah harta yang benar-benar kita miliki. Semoga Allah SWT memudahkan langkah kita untuk berqurban, menerima amal ibadah kita, dan menjadikan qurban sebagai jalan keberkahan dalam hidup kita.

Penulis: Indra Rizki

 

Qurban 2026: Tanggal Berapa Idul Adha & Cara Mudah Berqurban Bersama Al-Hilal?

Qurban 2026: Tanggal Berapa Idul Adha & Cara Mudah Berqurban Bersama Al-Hilal?

Idul Adha atau yang akrab disebut Hari Raya Qurban adalah salah satu momen paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci, Idul Adha juga menjadi momentum untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS melalui ibadah kurban. Tahun ini, jutaan umat Islam di Indonesia sudah mulai bertanya: Qurban 2026 tanggal berapa? Artikel ini hadir untuk menjawab pertanyaan tersebut secara lengkap, sekaligus memandu Anda dalam mempersiapkan ibadah qurban terbaik bersama LAZIS Al-Hilal.

1. Tanggal Qurban 2026: Kapan Idul Adha 1447 H?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Hari Raya Idul Adha 1447 H diprediksi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Keputusan ini juga selaras dengan maklumat resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kesesuaian antara dua lembaga besar ini memberi harapan bahwa Idul Adha 2026 akan dirayakan secara serentak oleh seluruh umat Islam Indonesia.

Jadwal Penting Dzulhijjah 1447 H

Momen Tanggal Masehi Hari
1 Dzulhijjah 1447 H 18 Mei 2026 Senin
Hari Arafah (9 Dzulhijjah) 26 Mei 2026 Selasa
Idul Adha / Hari Qurban (10 Dzulhijjah) 27 Mei 2026 Rabu
Hari Tasyrik Pertama (11 Dzulhijjah) 28 Mei 2026 Kamis
Hari Tasyrik Kedua (12 Dzulhijjah) 29 Mei 2026 Jumat
Hari Tasyrik Ketiga (13 Dzulhijjah) 30 Mei 2026 Sabtu

 

Penting untuk diingat bahwa kepastian penetapan Idul Adha 2026 tetap menunggu keputusan resmi dari Sidang Isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama RI pada akhir bulan Dzulqa’dah 1447 H. Namun, berdasarkan perkiraan posisi hilal yang sudah memenuhi kriteria MABIMS (minimal 3 derajat) di seluruh wilayah Indonesia, peluang perbedaan tanggal sangatlah kecil.

2. Libur Nasional Idul Adha 2026

Pemerintah Indonesia telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama Idul Adha 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Berikut rincian libur yang bisa Anda manfaatkan:

  • Rabu, 27 Mei 2026 — Libur Nasional Hari Raya Idul Adha 1447 H
  • Kamis, 28 Mei 2026 — Cuti Bersama Idul Adha 2026

Dengan mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026, umat Islam berpeluang menikmati libur panjang hingga 5 hari berturut-turut. Waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi keluarga sekaligus memaknai ibadah qurban dengan lebih khusyuk.

3. Apa Itu Qurban? Makna & Dasar Hukumnya

Komunitas Sahabat Al Hilal Se-Jawa Barat Sukses Distribusikan Daging Qurban Hingga ke Pelosok Desa

Kata qurban berasal dari bahasa Arab “Qariba” yang berarti dekat atau mendekatkan diri. Sebagaimana dijelaskan LAZIS Al-Hilal, qurban dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan sebagian dari perintah-Nya. Dalam istilah fikih, terkenal pula kata udlhiyyah yang merujuk pada hewan qurban yang disembelih pada hari raya, serta tadlhiyyah yang bermakna tindakan berqurban itu sendiri.

Ibadah qurban memperingati peristiwa agung ketika Nabi Ibrahim AS dengan penuh keikhlasan bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, atas perintah Allah SWT. Ujian keimanan luar biasa ini kemudian digantikan Allah dengan seekor hewan sembelihan — dan dari sinilah syariat qurban lahir, menjadi warisan spiritual yang terus teramalkan umat Islam hingga hari ini.

Siapa yang Wajib Berqurban?

  • Muslim yang sudah baligh dan berakal
  • Mampu secara finansial (memiliki kelebihan harta dari kebutuhan pokok)
  • Merdeka (bukan hamba sahaya)
  • Bukan dalam perjalanan haji (karena haji sudah mencakup penyembelihan hadyu)

4. Syarat & Jenis Hewan Qurban yang Sah

Agar ibadah qurban sah secara syariat, hewan kurban harus memenuhi kriteria tertentu. Berikut jenis hewan dan syarat minimalnya:

Jenis Hewan Usia Minimal Untuk Catatan
Domba / Kambing 1 tahun (domba 6 bulan) 1 orang Pilihan umum
Sapi / Kerbau 2 tahun Hingga 7 orang Patungan (iuran)
Unta 5 tahun Hingga 7 orang Langka di Indonesia

 

Waktu Penyembelihan Qurban 2026

Penyembelihan hewan qurban terlaksana setelah Shalat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah (27 Mei 2026) dan berakhir sebelum terbenamnya matahari pada 13 Dzulhijjah (30 Mei 2026), yakni hari terakhir dari hari-hari Tasyrik.

5. Berqurban Bersama LAZIS Al-Hilal: Praktis, Amanah & Tepat Sasaran

Qurban 2026: Tanggal Berapa Idul Adha & Cara Mudah Berqurban Bersama Al-Hilal?

Qurban 2026: Tanggal Berapa Idul Adha & Cara Mudah Berqurban Bersama Al-Hilal?

LAZIS Al-Hilal hadir sebagai lembaga amil zakat, infaq, dan sedekah yang telah terpercaya oleh masyarakat Bandung dan sekitarnya selama bertahun-tahun. Berqurban melalui Al-Hilal berarti Anda menyerahkan amanah kurban kepada tim profesional yang memastikan setiap tahapan — dari pemilihan hewan hingga distribusi daging — berjalan sesuai syariah dan menjangkau mereka yang paling membutuhkan.

Pilihan Paket Qurban Al-Hilal 2026

Paket Qurban Spesifikasi Hewan Keterangan
Qurban 1 Ekor Sapi Sapi Bali, 320–360 kg, Sehat & Sesuai Syariah Untuk 1 orang/keluarga
Qurban 1/7 Sapi Sapi Bali, 320–360 kg, Sehat & Sesuai Syariah Patungan 7 orang
Qurban Domba Domba Jantan, ±25 kg, Sehat & Sesuai Syariah Untuk 1 orang/keluarga
Sedekah Qurban Domba 23–25 kg / Sapi Bali 320–360 kg Qurban atas nama kaum dhuafa

 

Program Pemberdayaan Qurban Al-Hilal tidak hanya berhenti pada penyembelihan dan distribusi daging. Al-Hilal memastikan seluruh proses qurban memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar, termasuk pemberdayaan peternak lokal dan pendistribusian daging kepada keluarga kurang mampu yang selama ini jarang menikmati daging qurban.

6. Cara Berqurban Melalui Al-Hilal

  1. Pilih paket qurban yang sesuai kebutuhan Anda (1 ekor sapi, 1/7 sapi, domba, atau sedekah qurban)
  2. Hubungi WhatsApp Center Al-Hilal di 081 222 202 751 atau kunjungi alhilal.or.id
  3. Lakukan pembayaran melalui rekening donasi resmi Al-Hilal atau via Tokopedia (Lazis Al-Hilal)
  4. Tim Al-Hilal akan mengurus seluruh proses: pemilihan hewan, penyembelihan, dan distribusi daging
  5. Anda menerima laporan dan dokumentasi qurban secara transparan

7. Tips Mempersiapkan Qurban 2026 Sejak Dini

  • Tentukan niat dan anggaran qurban sekarang — jangan tunda hingga mendekati Idul Adha karena stok hewan terbaik cepat habis.
  • Pilih lembaga qurban terpercaya seperti Al-Hilal yang sudah berpengalaman dan terdaftar resmi.
  • Jika berencana patungan sapi, segera ajak keluarga atau rekan untuk bergabung agar kuota tidak terlewat.
  • Perbanyak amalan di bulan Dzulhijjah, terutama di 10 hari pertama — pahala ibadah di waktu ini sangat istimewa.
  • Manfaatkan program Sedekah Qurban Al-Hilal jika ingin berbagi kepada mereka yang membutuhkan namun belum mampu berkurban sendiri.

Penutup: Jadikan Qurban 2026 Paling Bermakna

Idul Adha 2026 dengan perkiraan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah qurban yang tulus. Jangan lewatkan momen agung ini. Bergabunglah bersama LAZIS Al-Hilal dalam program Qurban 2026 yang insyaAllah amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.

Untuk informasi lebih lanjut, konsultasi, dan pendaftaran qurban, kunjungi alhilal.or.id atau hubungi WhatsApp Center kami di 081 222 202 751.

LAZIS Al-Hilal  |  Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Kota Bandung

📞 081 222 202 751  |  🌐 LAZISWAF Al Hilal |  📷 @laziswafalhilal

“Qurban bukan sekadar ritual, ia adalah pernyataan cinta dan ketaatan kepada Allah SWT.”

 

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Qurban Bukan Tentang Daging Tapi Ketakwaan

Qurban Bukan Tentang Daging Tapi Ketakwaan

Hukum berqurban bagi seorang muslim ...

Sumber Gambar : Dompet Sejuta Harapan

Ibadah qurban merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, khususnya pada Hari Raya Idul Adha. Setiap tahunnya, umat muslim berlomba-lomba menyembelih hewan terbaik sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Namun, penting untuk kita pahami bahwa esensi dari qurban bukan terletak pada daging atau darah hewan yang disembelih, melainkan pada ketulusan hati dan ketakwaan orang yang melaksanakannya.

Allah SWT telah menegaskan hal ini dalam QS. Al-Hajj ayat 37

Artinya : Daging (hewan qurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu.

Ayat ini menjadi pengingat yang sangat kuat bahwa qurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan. Lebih dari itu, qurban adalah bentuk ketaatan diri kepada Allah, bukti bahwa kita rela mengorbankan apa yang kita miliki untuk meraih ridha-Nya.

 

Ketika seseorang berqurban, sejatinya ia sedang melatih keikhlasan. Ia mengeluarkan harta terbaiknya, memilih hewan yang sehat dan layak, bukan karena ingin dipuji atau dilihat orang lain, tetapi karena ingin mendekatkan diri kepada Allah. Di sinilah letak nilai utama dari qurban yaitu niat yang lurus dan hati yang bertakwa.

Selain itu, qurban juga mengajarkan tentang kepedulian sosial. Daging qurban dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan orang-orang yang membutuhkan. Ini menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah dan menumbuhkan rasa empati dalam diri kita. Namun, sekali lagi, yang dinilai oleh Allah bukan seberapa banyak daging yang dibagikan, melainkan seberapa tulus kita dalam memberi.

Qurban juga mengingatkan kita pada kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, yang menunjukkan ketaatan luar biasa kepada perintah Allah. Dari kisah tersebut, kita belajar bahwa ketaatan sejati sering kali membutuhkan pengorbanan yang tidak mudah, tetapi di situlah letak kemuliaannya.

Maka, saat kita diberi kesempatan untuk berqurban, jangan hanya fokus pada aspek dunianya saja. Perbaiki niat, hadirkan keikhlasan, dan jadikan qurban sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan saling berbagi kepada sesama. Karena pada akhirnya, yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darahnya, melainkan hati yang penuh keimanan dan ketaatan kepada-Nya.

 

Pembangunan Asrama Baru untuk Santri Cibiru Terus Berjalan, Progres Pembangunan Asrama Pesantren Al Hilal Per 22 April 2026

Pembangunan Asrama Baru untuk Santri Cibiru Terus Berjalan, Progres Pembangunan Asrama Pesantren Al Hilal Per 22 April 2026

 

Alhamdulillah, pembangunan Asrama Santri Cibiru terus menunjukkan progres yang positif per Rabu, 22 April 2026. Berbagai tahapan pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terus berlanjut demi menghadirkan bangunan yang baaik dan nyaman bagi para santri penghafal Qur’an.

Saat ini, proses pembangunan meliputi persiapan papan bekisting untuk penutup rangka besi balok, pemasangan bambu blandar di lantai 3 yang telah memasuki tahap finishing, serta pemasangan papan bekisting untuk rangka besi balok secara bertahap. Selain itu, pengerjaan juga dilanjutkan dengan pemasangan kaso dan papan multi sebagai alas untuk pengecoran lantai 4 atau dak atap.

Pembangunan asrama ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, mengingat jumlah santri yang terus bertambah dari waktu ke waktu, apalagi setiap tahun ajaran baru. Dengan fasilitas yang ada saat ini, diperlukan ruang tambahan yang lebih memadai agar para santri dapat tinggal dengan lebih nyaman dan layak.

Insya Allah, pembangunan asrama ini akan terus berjalan dan diupayakan selesai secepatnya, agar para santri dapat segera menempati hunian baru yang lebih baik. Asrama ini nantinya bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi akan menjadi rumah kedua bagi para santri sebagi tempat mereka beristirahat, belajar, beribadah, hingga tumbuh bersama dalam lingkungan yang penuh nilai-nilai kebaikan.

Harapannya, dengan adanya asrama yang lebih layak, para santri dapat lebih fokus dalam menuntut ilmu dan mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang keagamaan maupun akademis. Semoga setiap proses pembangunan ini dimudahkan oleh Allah SWT dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.

Penulis: Indra Rizki

 

Qurban DAY Laziswaf Pesantren Al Hilal dengan Donatur Singapura

Qurban 2026: Siapa Penerima & Kapan Waktu Terbaik?

Qurban DAY Laziswaf Pesantren Al Hilal dengan Donatur Singapura

Qurban 2026: Siapa Penerima & Kapan Waktu Terbaik?

Qurban 2026 sudah semakin dekat, dan pertanyaan yang paling sering muncul di tengah umat adalah: siapa saja yang berhak menerima daging qurban? dan kapan waktu paling baik untuk melaksanakannya? Memahami kedua hal ini sangat penting agar ibadah Qurban yang kita lakukan benar-benar sah, tepat sasaran, dan bernilai pahala maksimal di sisi Allah SWT.

Qurban 2026: Mengapa Penting Memahami Penerima dan Waktunya?

Ibadah Qurban 2026 bukan sekadar menyembelih hewan lalu selesai. Justru, salah satu rukun penting dari ibadah mulia ini adalah mendistribusikan daging kepada mereka yang berhak.

Oleh karena itu, setiap shohibul qurban perlu memahami secara mendalam kepada siapa daging itu disalurkan dan kapan batas waktu penyembelihannya. Dengan pengetahuan yang benar, kita dapat menjalankan Qurban 2026 secara optimal dan berkeadilan sosial.

 

Selain itu, memilih lembaga yang tepat sangat menentukan kualitas distribusi qurban. Karena alasan itulah, lembaga amil zakat infak sedekah terpercaya seperti LAZISWAF Al Hilal hadir untuk memastikan setiap gram daging qurban Anda sampai ke tangan yang paling membutuhkan.

فَكُلُوۡا مِنۡهَا وَاَطۡعِمُوا الۡبَآئِسَ الۡفَقِيۡرَ

“Maka makanlah sebagian darinya (hewan qurban itu) dan berilah makan orang yang sengsara lagi fakir.”

QS. Al-Hajj (22): 28

1 2 3 4
Yuk Bahagiakan Anak Yatim Dengan Beri Kesempatan Mereka Berqurban di Hari Raya Idul Adha

Yuk Bahagiakan Anak Yatim Dengan Beri Kesempatan Mereka Berqurban di Hari Raya Idul Adha

 

Ibadah qurban merupakan salah satu amalan istimewa yang sangat dinantikan oleh umat Islam setiap datangnya Hari Raya Idul Adha. Tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, qurban juga menjadi simbol kepedulian sosial dan kebersamaan antar sesama. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk merasakan kebahagiaan berqurban, terutama anak-anak yatim.

Melihat hal tersebut, LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengajak seluruh sahabat untuk turut ambil bagian dalam program “Sedekah Qurban”. Melalui program ini, kita bisa patungan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, agar mereka juga dapat merasakan nikmatnya berqurban di hari raya yang penuh berkah.

InsyaAllah, melalui “Sedekah Qurban”, kebahagiaan tidak hanya dirasakan oleh mereka yang menerima, tetapi juga oleh kita yang memberi. Karena sejatinya, berbagi adalah salah satu cara terbaik untuk mensyukuri nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak…” (QS. Al-Hajj: 34)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang menghadirkan rasa syukur, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, berqurban memiliki banyak keutamaan, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Melalui qurban, daging yang dibagikan dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim dan dhuafa. Ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan solidaritas sosial.

Melalui program “Sedekah Qurban” bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal, kini tidak ada lagi alasan untuk tidak ikut berpartisipasi. Tidak harus menunggu mampu secara penuh, karena kita bisa memulainya dengan patungan sesuai kemampuan. Mari wujudkan impian anak-anak yatim untuk bisa merasakan kebahagiaan berqurban. Jadikan momen Idul Adha tahun ini lebih bermakna dengan berbagi dan menebar manfaat. Karena sekecil apa pun kontribusi kita, akan menjadi besar maknanya bagi mereka yang membutuhkan.

Penulis: Indra Rizki

 

Pelepasan Bambu Blandar di Lantai 2, Pembangunan Asrama Pesantren Al Hilal Cibiru Terus Berlanjut

Pelepasan Bambu Blandar di Lantai 2, Pembangunan Asrama Pesantren Al Hilal Cibiru Terus Berlanjut

 

Alhamdulillah, pembangunan Asrama Santri Cibiru terus menunjukkan progres yang positif. Per Rabu, 08 April 2026, beberapa tahapan penting kembali dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menghadirkan fasilitas terbaik bagi para santri penghafal Al-Qur’an.

Adapun perkembangan pembangunan saat ini meliputi:

  1. Pembuatan cincin besi untuk rangka balok lantai 4 (dak atap)
  2. Pelepasan bambu blandar di lantai 2
  3. Pelepasan papan bekisting balok dan papan multi di lantai 2
  4. Penyortiran material kayu, kaso, dan papan multi

Proses pembangunan ini Alhamdulillah terus berjalan secara bertahap dan terencana setelah sempat dilibutkan sementara karena hari raya Idul Fitri. Meskipun masih membutuhkan waktu dan dukungan, setiap langkah kecil yang dilakukan menjadi bagian penting dalam mewujudkan asrama yang layak dan nyaman. Insya Allah, asrama ini nantinya akan menjadi tempat para santri belajar, menuntut ilmu, bermukim, dan beristirahat. Bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga menjadi tempat lahirnya generasi Qur’ani yang akan membawa manfaat bagi umat.

Asep Ridwan selaku penanggung jawab pembangunan pun menyatakan ucapan terima kasih kepada seruluh pihak yang terlibat. Insya Allah setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi bagian dari amal jariyah yang terus mengalir.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan para dermawan yang telah berpartisipasi dalam pembangunan ini. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan dibalas dengan pahala berlipat ganda, keberkahan rezeki, dan menjadi tabungan akhirat yang tidak terputus.”

Mari terus bersama-sama mengambil bagian dalam kebaikan ini. Karena dari tangan-tangan dermawan, lahir harapan besar untuk masa depan para santri.

Penulis: Indra Rizki

 

Alhamdulillah, Pengeboran Perdana Sumur Bor di Pondok Pesantren Babussalam oleh Laziswaf Al Hilal di Gunung Halu Mulai Dilaksanakan

Alhamdulillah, Pengeboran Perdana Sumur Bor di Pondok Pesantren Babussalam oleh Laziswaf Al Hilal di Gunung Halu Mulai Dilaksanakan

 

Alhamdulillah, langkah nyata dalam menghadirkan sumber air bersih kembali diwujudkan oleh LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Pada tanggal 07 April 2026, telah dilaksanakan pengeboran pertama sumur bor untuk Pondok Pesantren Babussalam yang berokasi di Kp. Neglasari, Desa Bunijaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat.

Program ini menjadi harapan besar bagi pesantren, mengingat selama ini akses air bersih masih menjadi tantangan. Sumur yang ada sebelumnya dinilai kurang layak, sementara keterbatasan dana membuat upaya perbaikan belum dapat dilakukan secara maksimal. Dengan dimulainya pengeboran ini, insya Allah akan hadir solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren.

Aden Ahmad Nawawi selaku ustadz dan guru di pesantren tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya, “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada LAZISWAF Al Hilal dan para dermawan. Insya Allah, jika sumur ini udah selesai, akan menjadi sumber air bersih yang sangat bermanfaat bagi pesantren. Apalagi ketika nanti masuk musim kemarau, pas air bersih sangat dibutuhkan sekali, baik untuk ibadah, sanitasi, atau juga untuk kebutuhan sehari-hari di lingkungan pesantren.”

Kehadiran sumur bor ini tentu akan memberikan dampak besar, tidak hanya untuk menunjang aktivitas santri dalam beribadah seperti wudhu dan mandi, tetapi juga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pesantren secara keseluruhan.

Saat ini, proses pengeboran masih terus berlangsung. Oleh karena itu, kami memohon doa dari Sahabat semua agar pembangunan sumur bor ini dapat berjalan lancar hingga selesai, serta dapat segera dimanfaatkan oleh para santri dan masyarakat sekitar. Semoga setiap langkah kebaikan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, serta menjadi jalan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

Penulis: Indra Rizki