• Apakah ada pertanyaan?
Close

Ketika Allah Mencintai Seorang Hamba

LAZ al-Hilal – Kita sebagai umat muslim tentunya mengharapkan keridhoan serta kasih sayang dari Allah SWT di setiap langkah serta apapun yang kita kerjakan di dunia ini.

Karena sejatinya, tidak ada kebahagiaan yang dicari oleh setiap hamba selain dicintai oleh sang pencipta-Nya, Allah SWT.

Tentunya, setiap cara dan upaya akan dilakukan untuk mendapatkan ridho serta kasih sayang dari Allah SWT, baik berlomba-lomba untuk melakukan yang terbaik, beribadah, beraktivitas, atau bahkan semua yang kita lakukan.

Sahabat Al Hilal, tentunya ketika kita ingin mendapatkan kasih sayang dari Allah SWT, InsyaAllah yang akan kita dapatkan kelak yaitu kenikmatan dunia dan akhirat yang kekal nanti.

Bahkan Rasulullah SAW bersabda dalam HR. Bukhari,

“Apabila Allah mencintai seorang hamba maka ia menyuruh Jibril. Sesungguhnya Allah mencintai Fulan maka cintailah ia, maka Jibril pun mencintainya. Lalu Jibril menyeru penduduk langit,”Sesungguhnya Allah mencintai Si Fulan maka cintailah ia, maka penduduk langit pun mencintainya. Setelah itu kecintaannya diteruskan kepada penduduk di bumi.”

(HR. Bukhari)

Lalu, bagaimana sih Sahabat Al Hilal jika Allah SWT telah mencintai dan menyayangi seorang hamba?

Dilansir dari channel youtube NS BOR CHANNEL, tanda-tanda Allah SWT telah mencintai dan menyayangi seorang hamba diantara nya yaitu:

1. Dibukanya pintu amal sholeh sebelum kematian

Rasulullah SAW bersabda :

“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan jadikan ia beramal, lalu dikatakan : apakah maksud dijadikan beramal itu?

Beliau bersabda :

“Allah bukakan untuknya amalan Soleh sebelum meninggalnya, sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya ridho kepadanya.”

(HR. Ahmad dan Al-Hakim)

Dari hadist tersebut sudah jelas dikatakan bahwa, jika Allah menghendaki kebaikan pada hambanya, maka Allah akan menjadikan hamba tersebut beramal soleh sebelum wafatnya dan menjadikan hamba tersebut senantiasa bertaubat kepada Allah SWT atas segala kesalahannya, dan menjadikan hamba tersebut meninggal dengan keadaan Husnul Khotimah.

2. Dipercepat sanksinya di dunia

Meskipun salah satu tanda seseorang yang dicintai Allah SWT adalah dipercepat sanksinya di dunia, akan tetapi kita tidak dianjurkan untuk meminta kepada Allah agar dipercepat sanksi kita di dunia karena belum tentu kita akan sanggup untuk menghadapinya.

3. Difaqihkan Dalam Urusan Agama

Yang dimaksud difaqihkan adalah pemahaman yang Allah SWT berikan kepada seorang hamba sehingga ia mendapat pemahaman yang lurus terhadap Al-Qur’an hadist.

4. Diberikan Ujian (Cobaan)

Sahabat Al Hilal, Rasulullah SAW pernah bersabda :

“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan, Allah akan memberinya musibah”.

(HR Bukhari dan Ahmad)

Musibah tidak selalu berkaitan dengan azab Allah yang ditimpakan kepada kita tetapi musibah sebetulnya adalah ujian bagi seorang hamba untuk menguji tingkat ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

5. Diberikan Kesabaran

Rasulullah SAW pun pernah bersabda :

Tidaklah seseorang diberikan dengan sesuatu yang lebih baik dan lebih luas dari kesabaran.”

(HR Bukhari dan Muslim)

Untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi setiap laranganNya, iman dan kesabaran sangatlah diperlukan. Karena iblis dan bala tentaranya tak akan pernah diam untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah.

Sungguh, ketika kita sedang dicintai oleh Allah SWT, maka beruntunglah seorang hamba tersebut.

Sahabat Al Hilal, semoga kita merupakan salah satu hamba yang dicintai oleh Allah SWT, Aamiin ya Rabbal Alamin. Karena sesungguhnya sangat lah beruntung seorang hamba yang dicintai Allah SWT tersebut.

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at LAZ al-Hilal