Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Category: Blog

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-12

Sebelum Masuk Islam, Abu Bakar As-Siddiq Bahkan …

Masa kecil Abu Bakar As-Siddiq sama seperti anak-anak kecil yang lainnya pada zamannya. Ia bermain dengan anak sapi, kambing, dan unta. Tahukah sahabat Al Hilal, karena kecintaannya kepada unta membuat Ia mendapat julukan Abu Bakar yang artinya ayah dari anak unta. Ketika Ia beranjak dewasa, pada usianya 18 tahun, Abu Bakar As-Siddiq terjun dalam dunia perdagangan dan Ia mengambil profesi sebagai pedagang kain, walaupun itu adalah bisnis keluarganya.

Tahun demi tahun berlalu, Abu Bakar As-Siddiq berpergian secara intensif dengan unta-unta nya. Perjalanan tersebut membawa Ia ke Yaman, Suriah, dan banyak negara lain di Timur Tengah saat ini. Bisnisnya berkembang pesat dan meskipun ayahnya masih hidup, Abu Bakar As-Siddiq kemudian dikenal sebagai kepala sukunya karena banyak kualitasnya seperti pengetahuan tentang sejarah suku Arab (pengetahuan silsilah), politik, perdagangan atau bisnis, kebaikannya dan banyak lainnya.

Tahukah sahabat Al Hilal, bahwa budi pekerti yang dimiliki oleh Abu Bakar As Siddiq sangatlah luhur? Bahkan sebelum Ia masuk Islam, dan Ia pun mengharamkan minuman keras untuk dirinya sendiri dan menjauhi hal tersebut. Selain itu pun, Abu Bakar As Siddiq tidak pernah pergi ke kamar berhala di Ka’bah untuk berdoa kepada berhala.

Tidak hanya itu, bahkan sebelum dirinya masuk Islam, Abu Bakar As-Siddiq sudah memegang nilai-nilai luhur, etika tinggi, dan perilaku yang baik dalam masyarakat jahiliyah. Dia terkenal di antara orang-orang di Mekah sebagai pemimpin atas yang lain dalam moralitas dan nilai-nilai. Dengan demikian, dia tidak pernah dibuang atau dikritik karena kekurangan di antara suku Quraisy.

Dikisahkan pula, setelah sekian lama Abu Bakar As Siddiq mencari agama yang benar, Abu Bakar As Siddiq pun langsung menerima Islam sebagai agama yang dipeluknya dan langsung disambut dengan gembira oleh Rasulullah SAW. Bahkan, Abu Bakar As-Siddiq adalah orang pertama yang menanggapi dan percaya kepada Nabi Muhammad SAW.

Penerimaan langsungnya untuk Islam adalah konsekuensi dari persahabatan yang teguh dengan Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar As-Siddiq mengenal Rasulullah SAW sebagai orang yang jujur, jujur, dan mulia, bahwa dia tidak pernah durhaka kepada manusia, lantas bagaimana Abu Bakar akan durhaka kepada Allah SWT?

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda: “Abu Bakar adalah satu-satunya orang yang langsung menerima Islam, tanpa curiga.”

MasyaAllah…

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-1-1

Kehebatan Umar bin Khattab yang Langsung Disebutkan Rasulullah SAW

Seperti yang kita ketahui, diantara para sahabat dari Rasulullah SAW bahwa yang pertama ada di sisi Rasulullah SAW adalah Abu Bakar dan diikuti oleh Umar bin Khattab dan diikuti oleh Utsman bin Affan. Diriwayatkan dalam sebuah hadist Bukhari, bahwa ketiganya adalah orang yang terbaik yang ada di zaman Nabi Muhammad SAW.

“Kami (para sahabat) pernah menilai orang terbaik di zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka kami dapatkan yang terbaik adalah Abu Bakar Radhiyallahu anhu, kemudian Umar bin Khattâb Radhiyallahu anhu, kemudian Utsmân bin Affân, mudah-mudahan Allâh meridhai mereka semua“. (HR. Bukhari).

Sahabat Al Hilal, bahkan diriwayatkan dalam HR. Bukhari, Rasulullah SAW pun pernah berkata:

“Ketika aku sedang tidur, aku melihat diriku di surga. Kemudian ada seorang wanita berwudhu di sisi sebuah istana. Aku berkata: ‘Istana milik siapa ini?’. Mereka berkata: ‘Ini milik Umar.’ Aku teringat kecemburuan Umar dan aku berbalik untuk pergi. Kemudian, Umar menangis dan berkata: ‘Bisakah aku cemburu padamu, Rasulullah?’” (HR. Bukhari).

Lantas apakah kehebatan yang disebutkan langsung oleh Rasulullah SAW ketika hidupnya mengenai Umar bin Khatab? Dilansir dalam laman Islampos, Rasulullah SAW inilah kehebatan yang langsung disebutkan oleh Rasulullah SAW mengenaii Umar bin Khattab, diantaranya adalah:

  • Keimanan Umar bin Khattab

Sahabat Al Hilal Rasulullah SAW, mengajarkan kepada kita bahwa bagi seorang mukmin sejati, Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dibandingkan yang lainnya, termasuk diri sendiri dan kehidupannya.

  • Agama Umar bin Khattab

Tahukah sahabat Al Hilal, bahwa Rasulullah SAW merupakan saksi utama bagaimana kokohnya Agama yang ada dalam diri Umar bin Khattab?

“Ketika aku sedang tidur, aku melihat orang-orang yang diperlihatkan kepadaku. Masing-masing dari mereka memakai baju. Ada yang sampai ke dada dan ada yang lebih jauh dari itu. Kemudian Umar ditunjukkan kepadaku dengan bajunya sampai ke dada.” Mereka bertanya: “Bagaimana engkau menafsirkannya, Rasulullah?” Dia berkata: “Amal agamanya.” (HR. Bukhari).

  • Pengetahuan Umar bin Khattab

Umar bin Khattab mengambil langsung ilmunya dari Rasulullah SAW, dan Rasulullah SAW pula yang menjadi saksi atas kedudukan Ilmynya.

  • Kekuasaan dan Kekuatan Umar bin Khattab

Umar bin Khattab‎ adalah orang dengan kekuatan dan ketabahan individu yang luar biasa. Dia adalah salah satu dari dua ‘Umar’ yang diminta oleh Nabi kepada Allah untuk memberkati Islam sebelum dia menjadi Muslim.

MasyaAllah, itulah kehebatan yang disampaikan langsung oleh Rasulullah SAW tentang Umar bin Khattab.

“Allah telah menempatkan kebenaran di lidah Umar dan di hatinya.” (HR. Tirmidzi).

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-9

Sosok dan Tugas Malaikat Jibril

Selain Manusia dan Jin, salah satu makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT di alam semesta ini adalah mataikat. Seperti yang kita ketahui, malaikat diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya dan Malaikat pula yang merupakan makhluk Allah SWT yang selalu taat kepada Allah SWT. Dari sepuluh malaikat yang kita ketahui, malaikat yang pertama diberi tugas oleh Allah SWT adalah Malaikat Jibri, yang mempunyai tugas untuk menyampaikan wahyu kepada Rasulullah SWT.

Sahabat Al Hilal, hal tersebut pun telah disampaikan oleh Allah SWT dalam firman-Nya di QS An-Nahl ayat 102

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ

Artinya: “Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.

Apakah sahabat Al Hilal penasaran dengan sosok Malaikat Jibril yang memberikan wahyu kepada Rasulullah SAW? Dilansir dari laman inews, sosok dan bentuk Malaikat Jibril telah disebutkan dalam hadist bahwa Malaikat Jibril memiliki 600 sayap jarak antara dua sayap itu bagaika perjalanan 500 tahun. MasyaAllah…

Dari Ibnu Mas’ud RA bahwa dia berkata tentang ayat ini, “Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain.” (QS. An-Najm: 13) Rasulullah SAW bersabda, “Aku melihat Jibril di Sidratul Muntaha, ia memiliki enam ratus sayap yang berhamburan di bulunya intan dan permata dengan warna yang berbeda-beda.”

Mailaikat Jibril pun memiliki bulu yang dimulai dari kepala hingga telapak kaki yang warnanya seperti za’faron dan di setiap bulu cahayanya seperti cahaya matahari diceritakan bahwa setiap hari Jibril menyelam di lautan cahaya sampai 360 kali.

Sahabat Al Hilal, bahkan Rasulullah SAW diberikan kesempatan untuk melihat bentuk asli Malaikat Jibril dalam peristiwa Isra Miraj.

Lantas, selain menyampaikan wahyu kepada Rasulullah SAW. Apa ya tugas dari Malaikat Jiberil? Seperti kita tahu, Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu dari Allah kepada Rasulullah SAW. Namun ketika seluruh wahyu telah selesai diturunkan, apakah tugas malaikat Jibril?

Pakar Ilmu Alquran KH Ahsin Sakho menjelaskan hal ini seperti dikutip dari Republika. KH Ahsin mengatakan, kita tidak pernah tahu pasti apa saja tugas yang diberikan Allah SWT kepada Malaikat Jibril.

Sahabat Al Hilal, tetapi perlu kita ingat, bahwa Seluruh malaikat bersikap patuh, dan mereka bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. Untuk itu, menurut beliau, tugas malaikat Jibril pun demikian. Wallahu’alam bishawab.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-8

Inilah 4 Keutamaan Tawakal

Apa yang sahabat Al Hilal pikirkan ketika mendengar kata Tawakal? Tawakal merupakan sifat terpuji yang ada dalam Islam. Lantas, apa itu tawakal? Tawakal memiliki arti menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT dengan sepenuh hati. Namun tawakal juga mengharuskan kita untuk berusaha semaksimal mungkin dalam memperjuangkan perkara yang diinginkan. Lantas apa saja keutamaan tawakal yang akan didapat seseorang?

Sahabat Al Hilal, dalam “Tawakal” Rasulullah SAW pun telah memberikan contoh kepada umat-Nya. Dikisahkan dalam sebuah hadist Tirmidzi, disuatu ketika salah seorang sahabat mendatangi beliau tanpa terlebih dahulu mengikat untanya. Rasulullah SAW kemudian bertanya dan sahabat tersebut menjawab,

“Aku telah bertawakal kepada Allah.” Mendengar hal itu, beliau bersabda, “Tambatkanlah terlebih dahulu (untamu), barulah bertawakal” (HR. At-Tirmidzi).

Dilansir dari laman republika, Imam Al Ghazali mendefinisikan tawakal sebagai sikap menyandarkan diri kepada Allah SWT tatkala menghadapi suatu kepentingan, bersandar kepada-Nya dalam dalam waktu kesukaran, teguh hati tatkala ditimpa bencana disertai jiwa yang tenang, dan hati yang tentram.

Lantas apa saja ya keutamaannya ketika kita bertawakal kepada Allah SWT? Dilansir dari Tafsir Quran, Inilah empat keutamaan tawakal:

  1. Tawakal Adalah Bagian dari Iman

Tahukah sahabat Al Hilal, bahwa tawakal adalah bagian dari Iman? Hal tersebut pun telah disampaikan oleh Allah SWT dalam surat Al-Maidah ayat 23 yang berbunyi:

قَالَ رَجُلَانِ مِنَ الَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوْا عَلَيْهِمُ الْبَابَۚ فَاِذَا دَخَلْتُمُوْهُ فَاِنَّكُمْ غٰلِبُوْنَ ەۙ وَعَلَى اللّٰهِ فَتَوَكَّلُوْٓا اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang bertakwa, yang telah diberi nikmat oleh Allah, “Serbulah mereka melalui pintu gerbang (negeri) itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang beriman.” (QS. Al-Maidah: 23).

  • Memperoleh Kecukupan dari Allah SWT

Allah SWT berkata bahwa siapapun yang tawakal kepadanya, maka Allah akan mencukupinya. Allah SWT berfirman:

وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

“Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (QS. At-Talaq: 3).

  • Mendapatkan Kebaikan di Dunia dan Akhirat

Allah SWT berfirman dalam surat An-Nahl ayatt 41-42 yang artinya:

وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا فِى اللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوْا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً ۗوَلَاَجْرُ الْاٰخِرَةِ اَكْبَرُۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَۙ ٤١ الَّذِيْنَ صَبَرُوْا وَعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَ

“Dan orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui, (yaitu) orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” (An-Nahl: 41-42).

  • Mendapat Perlindungan dari Gangguan Setan

Keutamaan tawakal yang keempat adalah mendapat lindungan Allah dari setan yang terkutuk. Seseorang yang benar-benar tawakal kepada Allah SWT, sesunguhnya dia tidak bisa dikuasai oleh setan. Mengapa demikian? Karena, Orang yang bertawakal, tidak akan mampu dikuasai setan, karena pada saat itu ia berada sangat dekat dengan Allah SWT.

Sahabat Al Hilal, ketika kita melihat penjelasan tersebut, maukah untuk menjadi seorang yang selalu bertawakal? Tetapi, keutamaan tawakal ini tetap harus dibarengi dengan usaha atau ikhtiar yang kuat ya! Sehingga tidak boleh seseorang tawakal saja, sementara dia tidak berusaha dengan sungguh-sungguh.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079 📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-7

Maut Yang Memisahkan, InsyaAllah Surga Menantikan

Keluarga, orang-orang yang paling dekat dengan kita. Sejak bayi, bahkan sejak kita ada di dalam Rahim Ibunda. Sahabat Al Hilal, tentu berkumpul bersama keluarga adalah salah satu dari ketikmatan di dunia. Lantas maukah kenikmatan tersebut berkanjut hingga akhirat kelak? Momen bagagia yang tidak bisa digambarkan dan tidak bisa tergantikan dengan kawan ataupun sahabat.

Sahabat Al Hilal, mari kita lihat berbagai contoh dan fenomena yang ada di Indonesia dewasa ini. Ketika momen lebaran idul fitri, kaum muslimin berusaha agar berkumpul bersama keluarga dengan segala upaya. Bermacet-macetan ataupun mengeluarkan uang untuk membeli tikel yang mahal sekalipun agar dapat berkumpul Kembali bersama keluarga.

Tahukah sahabat Al Hilal bahwa Allah SWT telah berjanji untuk memberikan Kembali kebahagiaan dan kenikmatan yang diinginkan manusia di dunia, akan Kembali berada di surga kelak. Janji tersebut telah disampaikan dalam firman Allah SWT di QS. Fushshilat ayat 31 yang berbunyi:

نَحْنُ اَوْلِيَاۤؤُكُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِ ۚوَلَكُمْ فِيْهَا مَا تَشْتَهِيْٓ اَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيْهَا مَا تَدَّعُوْنَ ۗ 

Artinya: “Di dalam surga kamu memperoleh apa (segala kenikmatan) yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa (segala kenikmatan) yang kamu minta.”

Ketika keindahan dan kenikmatan ada di dunia sudah terasa nikmat, maka dapat kita bayangkan bagaimana kenikmatan dan kebahagiaan yang disiapkan oleh Allah SWT. Bukankah akan jauh lebih nikmat berkali-kali kipat di surga bukan? Tentunya kenikmatan berupa berkumpul dan masuk surga bersama keluarga, juga telah disediakan oleh Allah.

Ketika di surga kelak, Orang tua dan Anak InsyaAllah akan saling Tarik-menarik untuk tinggal bersama ke surga kelak tentunya dengan memberi syafaat kelak. Fasilitas yang InsyaAllah akan disediakan oleh Allah SWT adalah saling Tarik-menarik agar dapat masuk surga dan kelak akan berada di dalam surga yang tingkatannya sama. Wallahu’alam bishawab.

Bahkan, kita sebagai seorang anak pun dapat mengangkat derajat orang tua di surga kelak, hal ini pun telah diketahui oleh kaum muslimin dengan banyak dalil. Bahkan Rasulullah SAW pun telah menyampaikan pesan tersebut dalam sebuah Hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, yang artinya:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya dan doa anak yang shalih.” (HR. Muslim).

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-6

Apa Saja Sih Olahraga Dalam Islam?

LAZISWAF AL HILAL – Olahraga dalam Islam adalah hal yang sangat penting, bahkan Rasulullah SAW menyunahkan Berkuda, Memanah, dan Berenang kepada para umatnya. Hal tersebut dikarenakan Islam memandang bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia yang harus dipenuhi. Seperti kita tahu, kesehatan bisa terwujud karena pola hidup yang baik dan ditunjang oleh rutin berolahraga.

Sahabat Al Hilal, sungguh tubuh yang sehat adalah salah satu modal utama dalam melaksanakan segala perintah Allah SWT. Berebeda jika tidak sehat atau sakit, maka aktifitas ibadah pun akan terganggu. Selain itu, olahraga merupakan akar yang paling kuat daalam sejarah Islam karena pertahanan diri pun dimulai dari kita berolahraga. Oleh karena itu, olahraga harus dilakukan secara teratur.

Lantas, apa saja ya olahraga yang dianjurkan untuk dilaksanakan dalam Islam? Dilansir dari salah satu laman Islam, Inilah olahraga yang disunahkan mengandung aspek kesehatan, keterampilan, kecermatan, sportifitas, dan kompetisi:

  • Lari
  • Berenang
  • Berkuda
  • Memanah
  • Gulat

Sahabat Al Hilal, itulah beberapa jenis olahraga yang dianjurkan untuk dilaksanakan dalam Islam. Namun, tak akan menjadi sebuah dosa kekita kita melaksanakan olahraga dari apa yang telah disunnahkan. Yang terpenting, syarat-syarat olahraganya, seperti menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, dll, tetap bisa terwujud bukan? Tunggu apa lagi? Sahabat Al Hilal Yuk mulai olahraga sekarang juga!

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-4-1

Ridho Atas Takdir Allah SWT, Inilah Biografi Singkat Ki Hajar Dewantara

Pesantren Al Hilal – Ki Hajar Dewantara, pelopor Pendidikan di Indonesia melalui Taman Siswa yang Ia dirikan. Kihajar Dewantara atau Raden Mas Soewardi Soerjaningrat mendirikan Taman Siswa untuk para Pribumi yang tidak bisa memperoleh ha katas Pendidikannya.

Bapak Pendidikan Nasional ini dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, tidak memandang kasta, serta dekat dengan tokoh Nasional Indonesia, termasuk Bapak Proklamator, Ir. Soekarno.

Ki Hajar Dewantara yang lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 dibesarkan di lingkungan keluarga Kraton Yogyakarta. Dikutip dari National Geographic, dikisahkan bahwa Ki Hajar Dewantara pernah menolak jimat pemberian dari eyangnya.

Suatu ketika eyang Ki Hajar pernah memberinya sebuah jimat. Jimat itu memang diterima tapi ia sama sekali tidak percaya dengan khasiat jimat itu. Secara tidak langsung, ia menolak (keampuhan) jimat si eyang.

Apa yang membuat Ki Hajar Dewantara menolak jimat yang diberikan oleh sang Eyang untuknya? Sahabat Al Hilal, sungguh, dikisahkan bahwa Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu tokoh Nasional yang begitu pasrah dengan takdir.

Ia menghadapi penyakit yang menyerangnya di hari tua dengan tabah. Kepada anak-anaknya yang berada di luar kota ia sempat berpesan:

“Sejak sekarang kamu harus siap lahir-batin. Sewaktu-waktu, denyut nadiku akan berhenti untuk seterusnya. Oleh sebab itu, biasakanlah untuk mendengar acara Berita keluarga dari RRI Yogyakarta setiap jam delapan malam. Aku sudah bermufakat dengan ibumu bahwa berita kematianku nanti akan diberitakan lewat radio saja.”

Qodarullah, Ki Hajar Dewantara Pasca Kemerdekaan Republikk Indonesia pernah diamahkan sebuah jabatan oleh Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno untuk menjadi Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan yang pertama.

Alhamdulillah, Melalui jabatannya ini, Ki Hajar Dewantara semakin leluasa untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Pada tahun 1957, Ki Hajar Dewantara mendapatkan gelar Doktor Honori Klausa dari Universitas Gajah Mada.

Dua tahun setelah mendapat gelar Doctor Honoris Causa itu, tepatnya pada tanggal 28 April 1959 Ki Hajar Dewantara meninggal dunia di Yogyakarta dan dimakamkan di sana.

Kini, namaua bukan hanya diabadikan sebagai seorang tokoh dan Pahlawan Pendidikan, tanggal 2 Mei pun telah dijadikan sebagai hari Pendidikan Nasional dan sebagai Pahlawan Pergerakan Nasional. Dan Ajaran beliau yakni “Tut Wuri Handayani” akan selalu menjadi dasar pendidikan di Indonesia.

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-3

Antara Cinta dan Persahabatan, Inilah Kisah Salman Al Farisi dan Abu Darda

LAZ al-Hilal – Apakah sahabat Al Hilal telah mengetahui kisah tentang Salman Al Farisi dan Abu Darda? Ya, kisah yang terjadi antara cinta dan persahabatan ini adalah kisah yang amat popular hingga saat ini.

Untaian kata yang penuh hikmah dari Sahabat Rasulullah SAW “Ilmu itu luas, sedangkan umur kita pendek. Oleh karena itu, pilihlah ilmu yang sangat kamu butuh kan bagi agamamu dan tinggalkan yang lain.”

yang masih popular dan penuh hikmah ini pun masih popular hingga saat ini sebagai sejarah dari seorang yang tak kenal Lelah berjalan menjemput hidayah.

Sedikit sejarah bagi sahabat Al Hilal yang belum mengenal Salman Al Farisi, beliau terlahir di salah satu Desa yang ada di Persia. Salman kecil tumbuh sebagai pengikut Majusi yang menyembah api.

Maklum saja ayahnya tergolong penganut Majusi yang ditokohkan. Namun fitrahnya yang lurus mengantarkan Salman pada pencarian panjang akan kebenaran. Bermula dari perpindahan satu Negeri ke Negeri lainnya ditempuh Ia tanpa Lelah.

Perjalanan mencari Ilmu yang Ia tekuni tak lepas dari kehidupan-kehidupan yang lainnya, seperti asmara. Termasuk persahabatan yang terjalin di antara Salman Al Farisi dan Abu Darda yang berasal dari Anshar.

Dua sahabat seia- sekata. Sampai suatu ketika Salman dihadapkan pada peristiwa yang menguji keakraban mereka. Apa itu? Saat itu dalam diam Salman memendam getar rasa pada seorang wanita dari Anshar dan Pernikahanlah yang menjadi satu-satunya jalan untuk menghalalkan rasa tersebut.

Dikisahkan, Salman Al Farisi berniat untuk meminang gadis tersebut dengan dihantarkan langsung oleh sang Sahabat, Abu Darda yang berasal dari asal daerah Gadis tersebut yaitu Anshar. Tetapi apa yang didapatkannya?

Berdegup jantung Salman Al-Farisi semakin cepat dalam penantian. Sampai akhirnya meluncur kata demi kata dari ibunda yang mewakili putrinya.

“Maafkan kami atas keterusterangan ini. Dengan mengharap ridho Allah, saya menjawab bahwa putri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda juga memiliki maksud yang sama, maka putri kami bersedia.”

Lamaran yang ia tujukan ditolak! Tetapi, kukuhnya iman yang Ia miliki mampuu membuatnya untuk berdiri tegar. Betapa luas samudra hati Salman Al- Farisi.

Kegagalan tak membuat ia jatuh terpuruk berlarut-larut. Apalagi di sisinya ada sahabat sejati yang beroleh kebahagiaan. Wajah Salman kembali berbinar ikut larut dalam kegembiraan saudaranya. MasyaAllah…

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-2

Suka Nonton Anime, Melanggar Agama? Iyasih Kalau…

Laziswaf Al Hilal – Sahabat Al Hilal, kita sebagai manusia pasti mempunyai banyak hobi yang di gemari salah satunya adalah menonton anime, anime sendiri animasi yang berasal dari kota sakura alias Jepang, pastinya banyak menuai pro kontra dan dalam islam apakah anime itu sendiri melanggar agama yuk simak!

Ketika anak-anak bergerombol di depan televisi tak ada satu orang tua yang prihatin dengan prilaku anak-anaknya, padahal jika di lihat-lihat anak-anak sedang dalam kondisi memprihatinkan, banyak film kartun yang di kemas mengajarkan kepada pelanggaran-pelanggaran syariat Allah dan Rasul-Nya Shollallahu’alaihi Wasallam.

Nah bagaimana cara menghindari hal tersebut itu tidak terjadi? Jadi maka dari itu pentingnya kita melihat film sesuai dengan umurnya, namun pada dasarnya tidak semua kartun memiliki hal negatif, banyak juga yang mengemas dengan nilai moral yang tersedia salah satu anime yang sempat viral adalah “Captain Tsubasa” anime ini memiliki pesan moral yaitu tentang kehidupan Tsubasa yang semangat serta kerja keras untuk menjadi pemain bola, dan berbuah keberhasilan.

Yang membuat anime melanggar agama adalah jika penikmat anime nonton hingga lupa waktu dan meninggalkan sholat, lalu meniru perbuatan buruk yang di ceritakan di dalam dunia nyata itu bersifat haram, apalagi yang di tonton bersifat pornografi, membuka aurat, berisfat anarkisme berbau kesesatan pastinya dosa besar.

Namun seperti Sahabat Al Hilal ketahui bahwa kebanyakan khalayak yang memandang buruk hanya menilai dari anime saja, namun banyak hal yang lebih berbahaya youtube, serta sinetron. Perlu di ketahui bahwa film merupakan media komunikasi yang dapat merubah prilaku seseorang, bagaimana caranya agar menonton tidak melanggar agama?

Jika hanya untuk sekedar hobi saja mengisi waktu luang ketika penatnya rutinitas pada dasarnya itu mubah. Dan perlu di ingat bahwa apa yang dia tonton adalah hal yang tidak nyata sama sekali, hanya di buat untuk menginpirasi dan menghibur semata. Pastinya jangan pernah tinggalkan kewajiban yang sudah di tetapkan islam, sholat terjaga, mengaji, serta mencara amalan lainnya.

Informasi & Call

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-1-7

Inilah Doa Malaikat Untuk Yang Gemar Bersedekah



(Sumber Gambar Istimewa: Canva.com)

Laziswaf Al Hilal – Sahabat Al Hilal, seperti yang kita ketahui, berbagai macam kebaikan InsyaAllah akan kita dapatkan ketika kita selalu menyisihkan rezeki di jalan kebaikan, rezeki di jalan Allah SWT. Apalagi ketika menyisihkan rezeki di waktu pagi, akan langsung di doakan oleh para malaikat.

Doa adalah inti dari semua ibadah. Allah Ta’ala telah menegaskan dalam kitab-Nya, siapa pun yang berdoa kepada-Nya maka Allah akan mengabulkannya.

“Dan jika para hamba-Ku bertanya kepadamu (Wahai Muhammad) tentang Aku, maka katakanlah sesungguhnya Aku dekat. Aku menjawab doa hamba-Ku jika dia meminta. Maka, hendaknya para hamba-Ku bermohonlah pada-Ku, dan berimanlah agar mereka menjadi mendapatkan petunjuk,” – Quran Surah Al-Baqarah [2]: 186

Jika manusia (sering berbuat salah dan dosa) saja dikabulkan doanya oleh Allah, bagaimana dengan doa para Malaikat yang senantiasa taat kepada Allah. Malaikat itu diciptakan dari cahaya, Jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah disifatkan (Allah Ta’ala dalam kitab-Nya) untuk kalian.

Doa Malaikat adalah doa yang mustajab. Siapa yang kehidupannya didoakan para Malaikat maka beruntunglah ia. Untuk diketahui, para Malaikat senantiasa mendoakan orang-orang yang berbuat baik dan beramal saleh.

Dalam satu hadits yang diriwayatkan Imam Tirmidzi, Allah memuji hamba-hamba-Nya yang bersedekah. Rasulullah SAW bersabda: “Dunia itu untuk 4 jenis hamba: Yang pertama, hamba yang diberikan rezeki oleh Allah serta kepahaman terhadap ilmu agama. Ia bertakwa kepada Allah dalam menggunakan hartanya dan ia gunakan untuk menyambung silaturahim. Dan ia menyadari terdapat hak Allah pada hartanya. Maka inilah kedudukan hamba yang paling baik.”

Inilah Doa Malaikat untuk yang Gemar Bersedekah:

Dari Abu Hurairah RA, berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua Malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).” – HR Bukhari dan Muslim

Informasi & Call

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor