• Apakah ada pertanyaan?
Close

Maut Yang Memisahkan, InsyaAllah Surga Menantikan

Keluarga, orang-orang yang paling dekat dengan kita. Sejak bayi, bahkan sejak kita ada di dalam Rahim Ibunda. Sahabat Al Hilal, tentu berkumpul bersama keluarga adalah salah satu dari ketikmatan di dunia. Lantas maukah kenikmatan tersebut berkanjut hingga akhirat kelak? Momen bagagia yang tidak bisa digambarkan dan tidak bisa tergantikan dengan kawan ataupun sahabat.

Sahabat Al Hilal, mari kita lihat berbagai contoh dan fenomena yang ada di Indonesia dewasa ini. Ketika momen lebaran idul fitri, kaum muslimin berusaha agar berkumpul bersama keluarga dengan segala upaya. Bermacet-macetan ataupun mengeluarkan uang untuk membeli tikel yang mahal sekalipun agar dapat berkumpul Kembali bersama keluarga.

Tahukah sahabat Al Hilal bahwa Allah SWT telah berjanji untuk memberikan Kembali kebahagiaan dan kenikmatan yang diinginkan manusia di dunia, akan Kembali berada di surga kelak. Janji tersebut telah disampaikan dalam firman Allah SWT di QS. Fushshilat ayat 31 yang berbunyi:

نَحْنُ اَوْلِيَاۤؤُكُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِ ۚوَلَكُمْ فِيْهَا مَا تَشْتَهِيْٓ اَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيْهَا مَا تَدَّعُوْنَ ۗ 

Artinya: “Di dalam surga kamu memperoleh apa (segala kenikmatan) yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa (segala kenikmatan) yang kamu minta.”

Ketika keindahan dan kenikmatan ada di dunia sudah terasa nikmat, maka dapat kita bayangkan bagaimana kenikmatan dan kebahagiaan yang disiapkan oleh Allah SWT. Bukankah akan jauh lebih nikmat berkali-kali kipat di surga bukan? Tentunya kenikmatan berupa berkumpul dan masuk surga bersama keluarga, juga telah disediakan oleh Allah.

Ketika di surga kelak, Orang tua dan Anak InsyaAllah akan saling Tarik-menarik untuk tinggal bersama ke surga kelak tentunya dengan memberi syafaat kelak. Fasilitas yang InsyaAllah akan disediakan oleh Allah SWT adalah saling Tarik-menarik agar dapat masuk surga dan kelak akan berada di dalam surga yang tingkatannya sama. Wallahu’alam bishawab.

Bahkan, kita sebagai seorang anak pun dapat mengangkat derajat orang tua di surga kelak, hal ini pun telah diketahui oleh kaum muslimin dengan banyak dalil. Bahkan Rasulullah SAW pun telah menyampaikan pesan tersebut dalam sebuah Hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, yang artinya:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya dan doa anak yang shalih.” (HR. Muslim).

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at LAZ al-Hilal