Alhamdulillah, proses pembangunan Asrama Santri Pesantren Al Hilal 2 Cibiru terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga Rabu (22/07/2026), berbagai pekerjaan konstruksi masih berlangsung secara bertahap sebagai bagian dari upaya menghadirkan fasilitas yang nyaman dan layak bagi para santri.
Pada pembaruan progres kali ini, para pekerja masih melanjutkan pembuatan bambu steger yang akan digunakan sebagai penunjang proses plester dinding bagian luar bangunan. Persiapan ini menjadi salah satu baian pentig sebelum pekerjaan finishing pada bagian eksterior dapat dilakukan.

Di sisi lain, proses finishing plester balok di lantai satu dan lantai dua juga terus dikerjakan agar struktur bangunan semakin rapi dan siap memasuki tahapan berikutnya. Sementara itu, di lantai tiga, pekerjaan plester aci balok masih berlangsung bersamaan dengan proses instalasi jaringan listrik, sehingga nantinya seluruh fasilitas kelistrikan dapat berfungsi dengan baik ketika bangunan mulai digunakan.

Tidak hanya itu, pengerjaan plester dinding pembatas pada lantai empat atau area dak atap juga terus dilakukan. Asep Ridwan selaku penanggung jawab pembangunan menyampaikan bahwa seluruh tim terus berupaya menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memaksimalkan waktu agar pembangunan dapat berjalan sesuai target.

Pembangunan Asrama Santri Cibiru merupakan salah satu ikhtiar untuk menghadirkan sarana pendidikan yang lebih baik bagi para santri Pesantren Al Hilal. Dengan adanya asrama yang baik, diharapkan para santri dapat menjalani proses belajar, beribadah, menghafal Al-Qur’an, dan mondok dengan lebih nyaman.
Alhamdulillah, hingga saat ini proses pembangunan masih terus berlanjut. Setiap tahapan yang berhasil diselesaikan menjadi langkah nyata menuju terwujudnya fasilitas yang akan memberikan manfaat bagi para santri dalam jangka panjang. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh #OrangBaik, Sahabat Al Hilal, dan para donatur yang telah mendukung pembangunan Asrama Santri Cibiru melalui doa, infak, sedekah, maupun wakaf terbaiknya. Semoga setiap dukungan yang diberikan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama asrama ini digunakan sebagai tempat lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an.
Penulis: Indra Rizki








