Anda dapat ikut menghadirkannya lewat program Shaum Sunnah Santri dari LAZISWAF Al Hilal. Nominalnya Rp25.000 per porsi, sesuai poster resmi program.
Kontribusi dapat berupa uang atau barang. Untuk mekanisme dan kebutuhan barang, silakan konsultasi langsung dengan CS.
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Program | Shaum Sunnah Santri Senin dan Kamis |
| Bentuk bantuan | Hidangan berbuka puasa untuk santri |
| Nominal | Rp25.000 per porsi |
| Pengelola | LAZISWAF Al Hilal |
Masalah: Santri Berpuasa, Hidangan Berbuka Perlu Dukungan
Santri di Pesantren Al Hilal masih berada dalam masa pertumbuhan. Tubuh mereka membutuhkan tenaga, apalagi pada hari ketika mereka berpuasa sunnah.
Dampaknya nyata. Tanpa asupan yang cukup saat berbuka, tenaga untuk belajar dan menghafal keesokan harinya ikut terpengaruh.
Karena itu, hidangan berbuka bukan sekadar makanan. Ia menjaga semangat santri yang sedang melatih sabar dan disiplin lewat puasa sunnah Senin Kamis.
Keutamaan Puasa Sunnah Senin Kamis
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amal manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis. Beliau suka jika amalnya diperlihatkan ketika sedang berpuasa (HR. Tirmidzi dari Abu Hurairah RA).
Hadis ini menjadi alasan banyak muslim, termasuk santri, membiasakan puasa sunnah Senin Kamis.
Solusi: Cara LAZISWAF Al Hilal Membantu Santri Berbuka

Puasa Sunnah Senin Kamis Santri: Bantu Hidangkan Berbuka Rp25.000 per Porsi
LAZISWAF Pesantren Al Hilal berdiri sebagai wadah penghimpunan dana untuk pembiayaan santri yatim di Pesantren Al Hilal. Melalui program Shaum Sunnah Santri, kontribusi Anda diarahkan menjadi hidangan berbuka bagi santri pada hari Senin dan Kamis.
Satu porsi bernilai Rp25.000. Jika Anda ingin menyumbang lebih dari satu porsi, tanyakan jumlah dan mekanismenya kepada CS.
Dalil Memberi Makan untuk Orang yang Berpuasa
Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang memberi makan orang yang berpuasa akan mendapat pahala seperti pahala orang itu, tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun (HR. Tirmidzi dari Zaid bin Khalid al-Juhani RA).
QS. Al-Insan ayat 8
وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا
Artinya: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.”
Ayat ini memuji orang yang berbagi makanan, termasuk kepada anak yatim. Nilai itu sejalan dengan ajakan menghidangkan menu berbuka bagi santri.
Hadirkan Hidangan Berbuka untuk Santri
Satu porsi Rp25.000 membantu santri berbuka setelah puasa sunnah. Kontribusi bisa berupa uang atau barang, dan CS siap membantu menjelaskan caranya.
Mengapa Perlu Bergerak Sekarang
Hari Senin dan Kamis datang setiap pekan, sehingga puasa sunnah Senin Kamis santri pun berulang. Kebutuhan hidangan berbuka mengikuti irama yang sama.
Ramadhan juga tinggal kurang dari empat bulan lagi. Al Hilal mengajak Sahabat menyiapkan diri dengan membiasakan puasa sunnah jika mampu.
Dengan satu porsi, Anda ikut menghadirkan hidangan berbuka dan harapan bagi santri. Semoga setiap suapan menjadi keberkahan, dan setiap kebaikan menjadi amal yang terus mengalir.
Cara Berkontribusi
| Langkah | Yang Anda lakukan | Keterangan |
|---|---|---|
| 1. Konsultasi | Tentukan jumlah porsi atau barang | Tanya CS via WhatsApp |
| 2. Donasi | Transfer ke rekening resmi atau QRIS | Cek halaman rekening |
| 3. Konfirmasi | Kirim bukti donasi ke admin | Agar mudah ditindaklanjuti |
Periksa nomor rekening pada halaman bayar zakat dan infaq sebelum mentransfer. Poster program juga memuat QRIS yang mendukung GoPay, DANA, dan OVO.
Baca juga
Baca juga: Sedekah makan santri per porsi lewat LAZISWAF Al Hilal
Baca juga: Dari satu porsi menjadi energi untuk santri yatim penghafal Quran
Baca juga: Sedekah beras sebagai bekal gizi para penghafal Al Quran
Baca juga: Penyaluran 1 ton beras dan buku pendidikan untuk santri Al Hilal 1 Cililin
Baca juga: Empat pilihan sedekah untuk santri dan warga
Baca juga: Persiapan menyambut Ramadhan yang kurang dari empat bulan lagi
Mengapa Menyalurkan Lewat LAZISWAF Al Hilal
LAZISWAF Al Hilal bernaung di bawah Pesantren Al Hilal dan Yayasan Al Hilal, lalu menghimpun zakat, infaq, sedekah, dan wakaf. Data resmi pada beranda situs mencatat bantuan untuk lebih dari 882.769 jiwa penerima manfaat sepanjang 2013 sampai 2023.
Dari sisi legalitas, lembaga ini memiliki SK Kementerian Agama Nomor 1114 Tahun 2023 dan SK Nazhir Badan Wakaf Indonesia No. 3.3.00232 Tahun 2025. Tercatat pula pengesahan Kementerian Hukum dan HAM No. AHU-AH.01.06-0015801 Tahun 2022.
Anda dapat memeriksa laporan keuangan bulanan yang tersedia untuk tahun 2026. Profil lengkap lembaga ada pada halaman tentang kami.
Untuk bertanya langsung, gunakan halaman kontak resmi atau email cs@alhilal.or.id. Kantor pusatnya berada di Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung.
Kesimpulan
Puasa sunnah Senin Kamis santri akan terasa lebih ringan ketika hidangan berbuka tersedia. Program Shaum Sunnah Santri membuka jalan bagi Anda untuk berbagi mulai Rp25.000 per porsi, baik berupa uang maupun barang.
Hubungi CS LAZISWAF Al Hilal untuk memastikan mekanisme yang paling sesuai bagi Anda.
FAQ
Siapa yang dibantu program Shaum Sunnah Santri?
Program ini membantu menghidangkan menu berbuka bagi santri yang menjalankan puasa sunnah Senin Kamis di lingkungan Pesantren Al Hilal.
Berapa nominal donasinya?
Nominalnya Rp25.000 per porsi, sesuai poster resmi program.
Apakah saya bisa berdonasi berupa barang?
Bisa. Kontribusi dapat berupa uang atau barang, tetapi konsultasikan dahulu dengan CS agar kebutuhan dan cara penyalurannya jelas.
Bagaimana cara berdonasi?
Transfer ke rekening resmi yang tercantum pada halaman bayar zakat dan infaq, atau pindai QRIS pada poster. Setelah itu, kirim bukti donasi kepada admin.
Bagaimana saya memastikan lembaga ini terpercaya?
Periksa legalitas pada halaman Legal Formal dan laporan keuangan di alhilal.or.id, atau tanyakan langsung kepada CS.
Satu Porsi dari Anda, Satu Kebahagiaan Saat Berbuka
Santri berpuasa sunnah, Anda menghadirkan hidangan berbukanya. Kontribusi bisa berupa uang atau barang, dan CS siap membantu dari konsultasi hingga konfirmasi donasi.
Penulis: Muhammad Dwiki Septianto









