Alhamdulillah, ikhtiar menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat dan lembaga pendidikan Islam kembali dilanjutkan. Pada Rabu, 03 September 2026, telah dilaksanakan pengeboran pertama Sumur Bor Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah, yang berlokasi di Kp. Sindangkasih, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut.
Pengeboran ini menjadi bagian dari ikhtiar LAZISWAF Pesantren Al Hilal dalam menghadirkan akses air bersih bagi saudara-saudara yang membutuhkan. Alhamdulillah, Sumur Bor Ponpes Bidayatul Hidayah sekaligus menjadi sumur bor ke-96 yang dihadirkan melalui program tersebut.

Kehadiran sumur bor ini sangat dituggu, terlebih saat ini sejumlah wilayah tengah menghadapi musim kemarau. Ketika hujan semakin jarang turun, sumber-sumber air yang selama ini menjadi andalan masyarakat perlahan mulai berkurang, bahkan di beberapa tempat pasokan air mulai mengering.
Bagi sebuah pondok pesantren, kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri. Air merupakan kebutuhan utama yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sehari-hari para santri, mulai dari minum, memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan untuk berwudhu dan menjalankan ibadah.

Ustadz Rizal bersama para guru selaku perwakilan tokoh dari Ponpes Bidayatul Hidayah menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya ikhtiar sumur bor tersebut. Beliau juga menyampaikan bahwa sumur ini nantinya akan dimanfaatkan sebaik mungkin, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan para santri, tetapi juga untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan akses air.

Insya Allah, ketika sumur bor ini selesai dan dapat digunakan, keberadaannya akan memberikan manfaat yang luas bagi lingkungan Ponpes Bidayatul Hidayah dan masyarakat di sekitarnya. Di tengah kondisi kemarau, setetes air yang kita hadirkan dapat menjadi begitu berarti bagi mereka yang sedang menghadapi keterbatasan.
Semoga proses pengeboran hingga sumur ini dapat mengalirkan air diberikan kelancaran. Semoga Allah menghadirkan sumber air yang cukup, bersih, dan membawa keberkahan bagi para santri, asatidz, serta masyarakat sekitar.
Jazakumullah khairan katsiran. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, sebagaimana air yang kelak mengalir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.








