Alhamdulillah, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal yang beranggotakan 6 orang turut berpartisipasi dalam kegiatan Disaster Management 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada 28–30 Agustus 2026 di Kemit Forest Sidareja, Cilacap. Sebanyak 43 peserta mengikuti rangkaian pelatihan, termasuk tim dari LAZISWAF Pesantren Al Hilal yang mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan sekaligus mengasah keterampilan dalam penanganan situasi darurat.
Selama pelatihan, para peserta mempelajari berbagai materi yang berkaitan dengan manajemen kebencanaan, pertolongan pertama, kesehatan darurat, pencarian dan pertolongan, hingga mengikuti simulasi tanggap darurat.

Pelatihan seperti ini menjadi penting karena bencana dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat, tepat, serta terukur. Dalam kondisi darurat, pengetahuan saja terkadang tidak cukup. Seseorang juga perlu mengetahui apa yang harus dilakukan, bagaimana memberikan pertolongan dengan aman, serta bagaimana bekerja sama dengan tim di tengah situasi yang penuh tekanan.
Bagi LAZISWAF Pesantren Al Hilal, keikutsertaan dalam Disaster Management 2026 menjadi salah satu langkah antisipasi sekaligus bentuk ikhtiar untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih siap ketika dibutuhkan. Terlebih dalam berbagai kondisi kebencanaan, masyarakat sering kali membutuhkan bantuan bukan hanya berupa logistik, tetapi juga pendampingan dan pertolongan secara langsung.

Melalui pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, diharapkan para peserta dapat membawa ilmu tersebut kembali dan mengimplementasikannya ketika berada di lapangan. Semoga Disaster Management 2026 melahirkan relawan-relawan yang memiliki kepedulian, keterampilan, dan kesiapan untuk hadir ketika saudara-saudara kita membutuhkan pertolongan. Insya Allah, LAZISWAF Pesantren Al Hilal akan terus berupaya meningkatkan kapasitas dan menebarkan kebermanfaatan bagi masyarakat.








