• Apakah ada pertanyaan?
Close

Cara Hidup Bahagia Menurut Islam

Apa kabar, Sahabat Al-Hilal? Hidup adalah sebuah anugerah dari Allah SWT, tentunya hidup yang kita jalani tidak akan selalu dipenuhi kebahagiaan walaupun kita sebagai umat manusia selalu mengharapkan hidup ini selalu dipenuhi kebahagiaan. Dalam kehidupan setiap manusia, masalah pasti akan menghampiri kita. Masalah akan terus dating silih berganti, tetapi itu semua tergantung dengan bagaimana kita menghadapi masalah tersebut, apakah kita bisa menghadapi suatu masalah dengan Bahagia atau dengan keluh kesah bukan?

Sahabat Al-Hilal, kita perlu selalu ingat dan tanamkan kepada diri kita bahwa kita memiliki Allah SWT yang maha kaya karena kebahagiaan yang kita rasakan bukan hanya kaya dalam materi bukan? Tetapi selalu ingat bahwa kebahagiaan yang kita miliki pun ada karena kita merasa bahwa kita sebagai manusia memiki hati yang kaya.

HR. Muttafaq Alaih menyebutkan “Kaya (yang sebenarnya) bukan dengan banyaknya harta, tapi kaya yang sebenarnya adalah kaya hati.”

Sahabat Al-Hilal inilah beberapa cara agar kita sebagai manusia senantiasa terus merasa Bahagia menurut Islam.

Cara Hidup Bahagia Menurut Islam

  1. Jangan Selalu Melihat ke Atas

Ketika kita hanya melikah satu sisi, tentunya kita tidak akan merasa bersyukur serta tanpa kita sadari dengki, iri hati, kufur nikmat akan menggerogoti hati kita bukan? Bahkan hal yang paling terburuk adalah ketika kita menyalahkan takdir Allah SWT. Maka, lebih baik kita lihatlah sekeliling kita.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَإِنَّهُ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ

“Lihatlah orang yang ada di bawahmu dan jangan melihat orang yang ada di atasmu, sebab itu lebih baik agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah.” (Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah).

  • Jangan Bandingkan Dirimu Dengan Orang Lain

Sahabat Al-Hilal, tips hidup Bahagia yang selanjutnya yaitu jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain, karena sesungguhnya perbedaan merupakan sunatullah bukan? Biarkanlah segala sesuatu berjalan dengan natural.

Allah SWT berfirman dalam (QS. An-Nisa: 32):

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ

Janganlah kalian mengharapkan Karunia Allah yang terdapat pada orang lain.” (An-Nisa: 32).

  • Jangan Lihat Masa Lalu

Mengingat masa lalu adalah membuka kembali kenangan-kenangan yang sudah terlewati, sedangkan kita adalah manusia yang hidup untuk masa depan bukan? Waktu adalah sesuatu yang sangat cepat, bahkan kejadian sedetik yang lalu pun sudah menjadi kejadian masa lalu yang tidak akan mungkin kembali kita ulang.

Maka dari itu Sahabat Al-Hilal, janganlah kita melihat masa lalu karena melihat waktu yang sudah berlalu merupakan hal sia-sia. Janganlah kita melihat masa lalu, karena jika kita terus melihat masa lalu, kita tidak move on, dikhawatirkan akan menghapus iman kepada takdir.

  • Jangan Kaitkan Kebahagiaan Dengan Orang Lain

Sahabat Al-Hilal, kita harus selalu ingat bahwa yang membuat kita Bahagia adalah Allah SWT bukan siapapun, seperti yang disebutkan dalam QS. An-Najm: 43

وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَى

Allah lah yang menjadikan seseorang tertawa dan menangis,” (An-Najm: 43).

  • Hidup Sederhana

Pernahkah kita berfikir bahwa semakin besar gaya hidup kita, maka semakin sering pula kita mengeluh.

Sahabat Al-Hilal, pasti kita sering melihat atau mendengar quotes “Bahagia itu sederhana…” bukan? Sebenarnya quotes ini mengandung arti yang sangat indah maknanya. Karena dengan hidup yang sederhana maka secara tidak langsung kita telah menyerhadakan masalah kita menjadi lebih mudah.

  • Berbaik Sangka Kepada Allah

Sahabat Al-Hilal, bukankah semakin kita berfikir positif bahwa kita telah berjalan di jalan yang benar dan hidup kita menjadi lebih baik karena Allah SWT, hidup kita menjadi lebih Bahagia bukan?

Dengan selalu berbaik sangka kepada Allah SWT maka apapun masalah yang kita hadapi akan terasa ringan, karena bagaimanapun garis hidup yang telah kita lalui merupakan jalan dari Allah SWT dan akan berakhir dengan Bahagia.

Seperti hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Abu Daud, Rasulullah SAW bersabda:

لَا يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلَّا وَهُوَ يُحْسِنُ الظَّنَّ بِاللَّهِ

Janganlah seorang pun di antara kalian yang mati kecuali dalam keadaan berhusnudzon kepada Allah.”

  • Qonaah

Qonaah adalah ridho terhadap setiap takdir Allah SWT. Ketika kita tidak qanaah maka kita sering merasa gelisah dan tidak Bahagia.

Imam Syafii berkata “Jangan kau risaukan malapetaka karena semua musibah hanya sementara. Jika hatimu penuh qonaah maka engkau dan raja sungguhan tidak ada bedanya.”

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telepon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at LAZ al-Hilal