Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Maaf Memaafkan dalam Islam

LAZ AL HILAL, Bandung – Allah berfirman :

“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’raf :199)

Sahabat Al Hilal, pernahkah kamu marah atau kecewa dengan seseorang? Apa yang kamu ketahui tentang persoalan maaf memaafkan ini? Yap! Tentu saja maaf memaafkan sangat dianjurkan di dalam Islam.

Sebagaimana telah difirmankan oleh Allah swt dalam beberapa surat dan ayat di dalam Al-Qur’an, seperti kutipan di atas, QS. Al-A’raf ayat 199, kemudian dapat pula dijumpai dalam QS. An-Nur ayat 22 maupun QS. Ali Imran ayat 134). Anjuran ini pun disabdakan oleh Rasulullah saw dalam beberapa hadits yang diriwayatkan oleh para perawi sahih.

Rasulullah bersabda :

“Siapa yang merasa pernah berbuat aniaya kepada saudaranya, baik berupa kehormatan badan atau harta atau lain-lainnya, hendaknya segera meminta halal (maaf) nya sekarang juga, sebelum datang suatu hari yang tiada harta dan dinar atau dirham, jika ia punya amal shalih, maka akan diambil menurut penganiayannya, dan jika tidak mempunyai hasanat (kebaikan), maka diambilkan dari kejahatan orang yang dia aniaya untuk ditanggungkan kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra)

Di dalam riwayat lainnya, Rasulullah bersabda : 

“Tidaklah Allah memberi tambahan kepada seseorang hamba yang suka memberi maaf melainkan kemuliaan.” (HR. Muslim)  kemudian  “Tidak halal bagi seorang mukmin untuk tak bersapaan dgn saudaranya (sesama muslim) lebih dari tiga hari.” (HR. Muslim)

Memaafkan sama sekali bukan merupakan perkara yang kecil. Dibutuhkan sebuah hati yang lapang dan pikiran yang jernih untuk bisa memaafkan seseorang. Begitupun meminta maaf, meminta maaf dan mengakui kesalahan adalah perbuatan yang butuh keberanian besar. Maka sungguh perbuatan maaf memaafkan sangat dimuliakan oleh Islam.

Tidak diperkenankan bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya selama lebih dari 3 hari. Kemudian yang paling baik di antara keduanya adalah yang terlebih dahulu memberi salam. Artinya telah timbul sebuah kelegaan hati dari salah satu di antara mereka yang memiliki potensi mencairkan suasana.

Subhanallah, begitulah Islam memberi sebuah reward bagi mereka yang mampu berbuat maaf memaafkan dengan hati ikhlas dan ringan. Perbuatan yang dipandang kecil namun sungguh dibutuhkan usaha yang besar. Gimana, apa sekarang kamu sudah bisa memaafkan orang  lain?

Puncak Acara Milad Ke-19, Bersama Ustadz Salim A. Fillah Yayasan Al Hilal Melaksanakan Pengajian Akbar

LAZ AL HILAL – Sebagai rangkaian dalam menyambut Milad ke-19 Pesantren Al Hilal, Yayasan Al Hilal menyelenggarakan Pengajian Akbar yang diselenggarakan secara online dengan menghadirkan Ustadz Salim A. Fillah. Pengajian akbar secara online pun berlangsung dengan khidmat dan sukses. Pelaksanaan pengajian akbar secara online yang berlangsung selama dua jam ini, dilaksanakan pada pukul 12.15 WIB secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, serta live streaming di seluruh social media Yayayasan al Hilal, seperti kanal youtube dan Instagram, Minggu (28/02/2021).

Mengawali kegiatan pelaksanaan Pengajian Akbar, guru tahfidz Pesantren Al Hilal 2 Cibiru Ustadz Edi Suryadi memberikan tilawah ayat suci Al Quran, agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan. Setelah pembacaan ayat suci Al Quran selesai, Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal Hendra Setiawan, menyampaikan sambutan serta beberapa pesan dalam penyelenggaraan Pengajian Akbar, sebagai acara puncak menyambut hari lahir ke-19 Pesantren Al Hilal dan tak lupa beliau pun menyampaikan rasa terimakasih atas kesediaan Ustadz Salim A. Fillah untuk memberikan tausiyahnya.

“Alhamdulillah, al Hilal sudah memasuki usia ke sembilan belas tahun. Kepada Ustadz Salim A. Fillah kami ucapkan terimakasih,” ujar Hendra Setiawan.

Dalam kesempatannya, Hendra Setiawan pun memberikan beberapa informasi kepada seluruh peserta yang telah bergabung dalam acara pengajian online ini tentu terkait beberapa hal seperti sejarah didirikannya al Hilal, program yang telah dilaksanakan oleh al Hilal, dan program yang sedang digalangkan oleh Pesantren al Hilal saat ini.

“Menurut saya, kita adalah generasi yang beruntung karena kita semua masih diberikan anugerah di tengah-tengan corona, masih hidup adalah anugerah. Oleh karena itu bagi temen temen yang punya dana itu harus berani untuk disedekahkan, dizakatkan, dan diwakafkan. Ini adalah kesempatan di tengah-tengah corona,” Ujarnya.

Adapun beberapa kepesantrenan yang sedang digalangkan oleh Al Hilal antara lain membangun asrama impian para santri yatim dan penghafal Quran di Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Pembebasan tanah di Jalan Manisi kecamatan Cibiru Kota Bandung yang tanahnya akan dibangun sebuah masjid dan asrama yang bertahap, Ambulance gratis untuk ummat, dan beberapa program lainnya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Salim A. Fillah mengangkat topik berjudul “Rezeki Berkah Di Masa Pandemi”. Ustadz Salim A. Fillah pun mengeraikan beberapa hal, seperti bagaimana seharusnya umat Islam menyikapi situasi Pandemi COVID-19 ini dalam meraih keberkahan di masa Pandemi.

“Karena memang sesungguhnya jika membicarakan kata berkah. Berkah itu bertambahnya kebaikan di setiap keadaan, berarti tidak tergantung pada keadaan tersebut melainkan tergantung dari bagaimana sikap manusia di dalam menghadapi keadaan tersebut,” ujar Ustadz Salim A. Fillah

Ustadz Salim A. Fillah mengatakan kebaikan yang paling baik ketika mendapatkan nikmat adalah bersyukur. Memuji sang pencipta, mempergunakan nikmat yang diberikan oleh sang pemberi nikmat di jalan yang benar, serta berbagi nikmat dari pemberi nikmat tersebut agar dapat bermanfaat bagi orang lain.

“Rasulullah SAW berkata, Syukur itu menjaga nikmat, memelihara nikmat, barangsiapa ingin Allah SWT menjaga agar satu nikmat senantiasa melekat padanya, tidak lepas dari dirinya, maka kemudian hendaklah dia menjadikan rasa syukur sebagai penjaga nikmat-nikmat tersebut. Dengan bersyukur kepada Allah SWT maka Allah lah yang menjaga nikmat tersebut senantiasa berada Bersama kita,” lanjutnya

Ustadz Salim A. Fillah pun mengatakan bahwa didalam sedekah yang kita kerjakan tidak akan pernah mengurangi rezeki kita, sebagaimana janji Allah SWT dan Rasul-Nya. Pun didalam sedekah yang kita jalankan, disitulah pintu keberkahan dan karunia dari Allah SWT sedang dibuka.

“Kalau kita melihat gelas yang penuh, pasti kita tidak ingin menuangkan air lagi ke dalamnya. Kenapa? Masih penuh, tetapi ketika mengeluarkan sedikit Sebagian isinya maka tentu kita ingin menuang lagi air ke gelas tersebut,” itulah perumpamaan yang disampaikan oleh Ustadz Salim A. Fillah.

Kegiatan yang dipandu oleh Pimpinan Pesantren Al Hilal 2 Cibiru, Isep Paozi selaku mpderator yang diikuti oleh kurang lebih 90 peserta dari kalangan Yayasan Al Hilal dan masyarakat umum, berlangsung hingga pukul 14.40 WIB.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Perkembangan Pembangunan Mushola Al Hilal

LAZ AL HILAL – Alhamdulillah, pembangunan mushola al Hilal telah sampai pada tahap pemasangan atap. Dan InsyaAllah dalam pembangunan mushola di tanah pembebasan lahan ini pun merupakan awal dari rencana besar al Hilal untuk membangun masjid besar, di Manisi, Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Bertempat di lahan pembebasan, tepatnya hari kemarin Sabtu (27/02/2021) Hendra Setiawan selaku Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal meninjau langsung perkembangan proses pembangunan mushola tersebut.

Dalam kesempatan peninjauan yang dilaksanakan oleh Ketua Harian Yayasan LAZ AL Hilal pun, beliau menyampaikan beberapa hal salah satu nya yaitu tujuan dan beberapa manfaat ketika mushola yang insyaAllah akan berdiri di Manisi, Kecamatan Cibiru rampung dan beroperasi.

“Alhamdulillah saat ini pembangunan musholla al Hilal sudah fase sampai ke atap. Luas atap ini 120 meter. Mushola al Hilal adalah bagian awal dari rencana besar al Hilal untuk membangun masjid besar di Manisi, Kota Bandung,” Ujar Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal.

Pembangunan masjid pun tentunya akan memakan waktu dan persiapan yang cukup lama, tetapi bukankah para santri dan penghafal Quran sangat membutuhkan masjid tersebut untuk mereka belajar? Maka dari itu, Yayasan Al Hilal teramat sangat ingin pembangunan masjid yang sedang dilaksanakan ini pun rampung dengan cepat sesuai rencana, seperti yang diungkapkan oleh Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal, dalam kesempatannya ketika meninjau proses pembangunan mushola Al Hilal

“Pembangunan masjid itu memerlukan waktu dan persiapan yang luar biasa, tapi kami dari al Hilal ingin cepat-cepat ada kegiatan di tanah ini oleh karena itu kita akan bangun mushola sehingga bisa dipakai,” ungkapnya.

 Selanjutnya, dalam kesempatan tersebut pula, beliau mengungkapkan beberapa hal positif serta manfaat untuk ummat khususnya masyarakat sekitar. Karena InsyaAllah ketika mushola tersebut rampung, maka santri yatim dan penghafal Quran dapat menggunakan secara langsung, pun masyarakat sekitar untuk beribadah, termasuk pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar mushola.

“mushola bisa dipakai untuk anak-anak mengaji, untuk pedagang kaki lima yang ingin sholat, bahkan bisa dipakai untuk mandi dan bersih-bersih, dan kita sudah sediakan tempatnya, air dan listrik sudah masuk,” lanjutnya.

Sungguh, program pembangunan mushola ini tidak akan berjalan sesuai rencana tanpa adanya campur tangan dari para donatur yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezeki nya untuk pembangunan mushola al Hilal yang InsyaAllah akan berdiri di tanah wakaf pembebasan lahan, Manisi, Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Dan dalam kesempatan tersebut pun Hendra Setiwan selaku Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh wakif.

“Terimakasih untuk seluruh teman-teman yang sudah berwakaf untuk pembebasan lahan ini, pembangunan mushola al Hilal dan pembangunan masjid yang akan kita rencanakan. Terimakasih, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.” Pungkasnya.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Johari Zein Seorang Mualaf yang Kaya Karena Sedekah

Apa kabar, Sahabat Al-Hilal? Di penjuru negeri ini tentunya kita sering melihat bagaimana bagaimana ketika seseorang berbuat baik kepada sesamanya, tentunya hal tersebut membuat kita sebagai manusia sering terketuk pintu hatinya karena selalu melihat serta mendengar bagaimana seseorang mengetuk pintu hati kita karena kisah inspiratifnya.

Sahabat Al-Hilal, mari kita simak sebuah kisah inspiratif dari seorang mualaf yang berhasil berjuang mengarungi bisnisnya di tengah-tengah lilitan ekonomi saat orde baru serta usaha yang dirintisnya berhasil dan membuahkan hasil karena sedekah.

Tidak dipungkiri, bersedekah merupakan suatu ibadah yang dapat kita lakukan kapanpun, bersedekah pun amat sangat dianjurkan dalam Islam. Karena dengan bersedekah, tanpa disadari kita sedang menjauhkan diri dari sifat sombong dan angkuh serta menjadikan hubungan sosial dengan sesama manusia menjadi lebih baik. Karena ketika kita memberikan sesuatu dengan ikhlas, maka kita telah meringankan beban mereka pula.

Allah pun berfirman dalam QS. Al Baqarah ayat 254 yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.”

Ketika kita bersedekah, jangan pernah takut jika rezeki kita berkurang, karena sesungguhnya ketika bersedekah justru Allah SWT akan menggantikan dengan rezeki yang sebaik-baiknya. Seperti dalam firman Allah dalam QS. Saba ayat 39 yang artinya:

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”

Selain tidak akan mengurangi rezeki, sedekah pun membuka pintu rezeki, Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwasanny Rosulullah Shallallahu’ alaihi wasallam bersabda:

“Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, “Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”, sedangkan yang satunya lagi berkata, “Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dari hadits tersebut dijelaskan bahwa bersedekah justru akan membuka pintu rezeki yang baru.

Sahabat Al-Hilal, dari hadist tersebut, kita dapat membuktikannya dari kisah inspiratif seorang mualaf bernama Johari Zein.

Mengenal Lebih Dekat Johari Zein

Johari Zeina tau pria yang akrab disapa Jo ini lahir di Medan, Sumatera Utara 1954 dari keluarga pedagang Tionghoa. Ketika beranjak ia pernah menduduki bangku sekolah dengan mengenyam Pendidikan Katolik, sedangkan keluarga besarnya merupakan seorang Budha.

Djohari memilih menjadi mualaf pada tahun 1982, sejak menjadi mualaf petunjuk di hidupnya adalah Al-Qur’an. Ketika ia memutuskan menjadi seorang mualaf ia didukung oleh keluarga, dan ia sangat bersyukur karena memiliki keluarga yang saling menghargai.

Johari Zein merupakan pemilik layanan paket PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang didirikan pada tahun 1990. Ia mendirikan perusahaan JNE ini ketika ia menjadi Operation Manager TNT Indonesia, saat ia telah mencapai puncak karir nya, Johari memilih untuk meninggalkan TNT dan memilih untuk berwirausaha. Sejak berusia 12 tahun, ia sudah memperlihatkan bagaimana ia memiliki bibit untuk menjadi wirausaha. Saat itu Johari masih duduk di bangku SMP dan selalu menjual majalah ke teman-temannya. Usahanya pun terus berlanjut hingga SMA.

Tahun 1985 merupakan tahun awal Johari Zein merintis usahanya, nama awalnya adalah Worldpak lalu berganti nama menjadi Pronto. Pada tahun 1990 ia menjual seluruh sahamnya di Pronto lalu kemudian pada tahun yang sama ia mendirikan PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).

Saat Johari Zein mendirikan JNE, ia sudah memeluk Islam selama 8 tahun. Ia meyakini bahwa apapun yang telah ia dapatkan selama ini adalah demi kebaikan dan untuk membantu orang lain.

Pada tahun 2017 tepatnya pada 03 Mei 2017, ia mendirikan Johari Zein Foundation dengan tujuan agar dapat membangun 99 masjid dengan nama sesuai Asmaul Husna di berbagai belahan dunia. Awal mula ia mendirikan masjid adalah ketika ia bermimpi saat selesai berdoa di Masjidil Haram saat umrah pada tahun 2009. Dalam do’a nya Johari memohon agar diizinkan untuk mendirikan Masjid. Kemudian Johari mendapatkan jawaban melalui mimpi, yaitu “Jangankan satu, 99 masjid pun diizinkan”. Kira-kira seperti itulah jawaban dalam mimpinya.

Selain bertekad untuk membangun 99 Masjid di berbagai belahan dunia, Johari pun aktif dalam kegiatan amal. Baginya, beramal adalah kewajiban setiap muslim yang wajib dilaksanakan karena diperintahkan dalam Al-Qur’an.

Sahabat Al-Hilal, rahasia sukses yang diakui oleh pemilik layanan paket JNE ini yakni berbagi dan bersedekah. Baik untuk karyawan, melalui panti asuhan, dan masih banyak lagi. Menurutnya, kebahagiaan orang lain merupakan kebahagiaan yang tersendiri bagi Johandi Zein.

Bersama, Bahu-Membahu Mewujudkan Impian Santri dan Penghafal Quran

LAZ AL HILAL – Alhamdulillah perkembangan wakaf asrama santri yatim dan penghafal Al Quran Pesantren Al Hilal telah memasuki minggu ke-4 dalam pembangunannya, pada minggu ini progres dari pembangunan asrama yang diimpikan oleh anak yatim dan penghafal Quran pun masih dalam proses pembuatan fondasi dan pengukuran kramik untuk beberapa titik yang akan dibuat untuk pembangunan asrama impian santri dan penghafal Quran.

Sahabat Al Hilal sebelum pembangunan asrama ini terlaksana, para pengurus telah banyak menolak santri yatim yang akan mondok, tentu hal tersebut karena keterbatasan sarana asrama. Sungguh, saat ini ketika waktunya santri untuk beristirahat para santri masih berada dalam kondisi tidur yang berdesak-desakan. Berlokasi di di Jalan Bonceret Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. InsyaAllah pembangunan asrama ini akan selesai sebelum tahun 2022

Adapun dapun jumlah keseluruhan dana yang harus dikumpulkan untuk pembangunan asrama impian santri yaitu sebesar Rp.1.500.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah).

Pembangunan ini pun InsyaAllah ditargetkan untuk selesai pengerjaannya pada akhir 2021, sehingga pada tahun 2022 para santri yatim dan penghafal Quran pun dapat menempati asrama tersebut. Karena dapat kita ketahui bahwa awal tahun 2022 itu merupakan penerimaan santri baru dan tahun ajaran baru di Pesantren Al Hilal, sehingga para santri baru yang ditargetkan berjumlah lebih dari 150 santri yang terdiri dari anak yatim dan penghafal Quran sudah dapat digunakan dan dinikmati oleh para santri. Karena bagaimana pun asrama ini merupakan asrama impian para santri yang sudah ditunggu-tunggu dan diidamkan oleh para santri yatim dan penghafal Quran Pesantren Al Hilal.

Seluruh donatur serta sahabat Al Hilal dimanapun berada, kami mohon do’a dan restu untuk pembangunan gedung asrama anak yatim Pesantren Al Hilal yang sudah dimulai dilaksanakan dan sudah berjalan hingga saat ini, agar selalu diberikan kelancaran serta dimudahkan oleh Allah SWT hingga pembangunan Gedung Asrama Pesantren Al Hilal rampung. Syukran

Tak lupa, kami ucapkan terimakasih banyak untuk para donatur yang telah mewakafkan dan menyisihkan Sebagian rezeki nya untuk ikut dalam proses pembangunan Gedung asrama untuk para santri yatim dan penghafal Quran Pesantren Al Hilal. Semoga segala kebaikan yang sudah tercurah dibalas oleh Allah SWT dan menjadikan amal jariyah yang tidak akan putus hingga di akhirat kelak. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Adapun sahabat Al Hilal yang ingin ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan Gedung Asrama untuk para Santri Yatim dan Penghafal Al Quran Pesantren Al Hilal, kami masih membuka wakaf donasi untuk pembangunan asrama ini. Yuk kita sama-sama bergotong royong untuk membangun asrama impian para santri yang sejak dulu sudah didambakan oleh para santri yatim dan penghafal Quran!

Ketika kita turut serta dalam membangun asrama impian para santri yatim, InsyaAllah Allah SWT membalasan segala kebaikan para donatur, seperti:

– Menjadikan amal jariyah yang terus mengalir

– Membantu santri yatim untuk belajar dan mewujudkan cita-cita mulianya menjadi penghafal Quran

– Dan InsyaAllah ribuan santri yatim yang tinggal di asrama impiannya akan senantiasa mendoakan kebaikan donatur.

Mari bersama-sama kita bergotong royong untuk membangun asrama impian para santri yang sejak dulu sudah didambakan oleh para santri yatim dan penghafal Quran!

InsyaAllah, kebahagiaan mereka jalan kita menuju surga. Wakaf pembangunan asrama santri yatim dan penghafal Quran dapat melalui:

Bank Mandiri

🏧 132.00.1718.744.5

an. Yayasan Alhilal Rancapanggung

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Doa Akbar, Menyambut Milad Ke-19 Untuk Pesantren Al Hilal

LAZ AL HILAL – Alhamdulillah, kegiatan doa akbar khusus untuk menyambut hari lahir ke-19 Pesantren Al Hilal telah sukses dilaksanakan pada Jumat (26/02/2021). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap satu bulan satu kali ini diselenggarakan secara langsung melalui live streaming dan aplikasi zoom meeting ini pun dilaksanakan secara serentak di 4 Pesantren Al Hilal, antara lain Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Pesantren Al Hilal 2 Cibiru, Pesantrten Al Hilal 3 Sarikaso, serta Pesantren Al Hilal 4 cibiru.

Kegiatan doa akbar ini pun dilangsungkan selama satu jam mulai pukul 15.30-17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Ustadz Arif Rahman. Dalam kesempatan kegiatan doa bersama yang dilaksanakan bersama para santri Yatim di 4 Pesantren Al Hilal pun melakukan kegiatan doa bersama khusus untuk menyambut milad ke-19 Pesantren Al Hilal. Seperti yang kita ketahui, Negeri tercinta kita Indonesia semenjak pandemi COVID-19 banyak jumlah angka penggangguran naik drastis, perkembangan ekonomi Indonesia semakin tidak stabil dan di tambah lagi banyaknya bencana alam yang salah satunya bencana banjir di beberapa wilayah Indonesia seperti Karawang, Bekasi,  Cikampek,  Subang dan Pamanukan Pantura.

Sungguh, banyak saudara kita yang membutuhkan dukungan serta bantuan dari kita semua. Maka dari itu, dalam kesempatan doa akbar yang diselenggarakan kemarin, Pesantren Al Hilal memutuskan untuk menggelar program “Santunan 1000 Paket Sembako Keluarga Yatim & Dhuafa Terdampak COVID-19 Dan Bencana Banjir”

Dalam kesempatan doa bersama ini pun sebelum Direktur Laziswaf Al Hilal Iwan Setiawan memberikan sambutannya, beberapa pesan dari para santri untuk Pesantren Al Hilal disampaikan oleh para santri melalui video yang diputar yang sebelumnya dikumpulkan terlebih dahulu oleh tim Al Hilal. Sungguh, kami sangat terenyuh oleh berbagai kreatifitas yang dibuat oleh para santri, termasuk doa dan ucapan yang dengan tulus diberikan oleh para santri.

Memasuki rangkaian acara, sebelum doa akbar terlaksana dan setelah para santri membacakan ayat suci Al Quran, Iwan Setiawan pun menyampaikan sambutan, maksud dan tujuannya, serta beberapa pesan untuk para santri serta para donatur dalam kegiatan Doa Akbar yang diselenggarakan secara online ini.

“Terimakasih kepada para donatur yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam doa akbar ini.” Ucap Direktur Laziswaf Al Hilal.

Dalam kesempatan ini pula, Direktur Laziswaf Al Hilal mengungkapkan ucapan yang sebesar-besarnya untuk siapapun yang menjadi wasilah yang selama ini mendukung  apapun program yang dilaksanakan oleh Yayasan Al Hilal.

“Bapak, ibu yang budiman Alhamdulillah dalam rangka milad yang ke-19 Al Hilal dan bertepatan juga dengan acara rutin bulanan doa akbar kami mengucapkan terimakasih, Jazakumullah Khairan kepada siapapun yang menjadi jalan, yang menjadi wasilah, yang mendorong dan mendorong baik itu dengan materi dan inmateri sehingga Alhamdulillah sampai saat ini Yayasan Al Hilal sudah bisa berjalan dengan baik atas dukungan dan doadari bapak dan ibu semuanya. Semoga Allah yang maha baik membalas kebaikan bapak dan ibu dimanapun berada,” lanjutnya.

Sungguh hingga saat ini Yayasan Al Hilal belum bertemu dengan seluruh donatur yang telah membantu berbagai macam program yang telah terlaksana. Tetapi, dengan kebaikan

“Banyak sekali para donatur yang belum bertemu dengan kami tetapi dengan ketulusan dan kerendahan hati, dan kebaikan bapak ibu mempercayai kami untuk bisa menjadi lembaga yang dititipkan amanah zakat, infaq, sedekah yang semua seratus persen kami salurkan untuk program” ungkap Direktur Laziswaf Al Hilal.

Sambutan pun dilanjutkan oleh Iwan Setiawan dengan mengungkapkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Al Hilal dalam menyambut milad ke-19 Pesantren Al Hilal.

“Dalam acara rangkaian milad ini juga, kami sudah melaksankan berbagai program. Ada acara lomba-lomba, olahraga, panmpilan seni, dan InsyaAllah saat ini kita juga dalam rangkaian milan ke-19 Al Hilal yaitu doa bersama. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan terus mengetuk pertolongan Allah SWT. InsyaAllah hajat dan doa-doa kita dikabulkan dengan pengabulan terbaik menurut Allah SWT,” lanjutnya.

Setelah Direktur Laziswaf Al Hilal memberikan sambutan serta ungkapannya, kegiatan doa akbar pun dilanjutkan dengan pembukaan doa serta inti dari kegiatan tersebut, yaitu doa bersama serta simbolis penggalangan donasi untuk keluarga dhuafa untuk kepara perwakilan santri yatim untuk korban bencana banjir di beberapa wilayah yang telah disebutkan serta yang terdampak pandemi COVID-19 oleh seluruh ustadz di Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Pesantren 2 Cibiru, Pesantren Al Hilal 3 Sarikaso, serta Pesantren Al Hilal 4 Cirebon.  

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.pesantrenalhilal.com

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Pesantren Al Hilal Copyright Picture

Jangan Takut! Allah Bersama Kita

LAZ AL HILAL – Setiap manusia pasti pernah merasakan takut, muali dari takut melakukan sesuatu hal, takut gagal, takut kehilangan apa yang kita cintai di dunia, hingga takut kepada tuhan semasta alam Allah SWT. Tentu takut kepada Allah SWT sangat baik untuk kita sebagai maba-Nya, mengapa? Karena ketika kita merasa takut kepada Allah SWT maka kita setiap insan akan senantiasa untuk mendekatkan diri kepada-Nya, akan lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada-Nya.

Sahabat Al Hilal, tentu kita semua pasti takut dengan segala sesuatu dengan kekuatan yang dahsyat mislnya takut akan bencana alam yang mendadak datang. Kita tidak pernah tahu, bagaimana jika ketika kita sedang tidur atau sedang melaksanakan aktifitas, tiba-tiba bencana alam itu datang. Dalam Al Quran, kata takut dinyatakan dengan khauf dan khasyyah. Kata khauf lebih umum daripada kata khasyyah. Khasyyah menunjukkan rasa takut yang lebih spesifik dan disertai pengetahuan (ma’rifah). Khasyyah disematkan kepada ulama [ilmuwan, saintis yang takut kepada Allah] (QS Fathir [35]: 28).

Ketika kita merasa takut, kita sebagai umat muslim harus memaknai rasa tersebut secara positif. Seperti apakah rasa takut yang dimaknai dengan positif? Yaitu rasa takut yang menyebabkan kita sebagai umat muslim senantiasa melaksanakan kewajiban dari Allah SWT dan meninggalkan apapun larangan-Nya. Ketika rasa takut itu meningkat, maka kita akan terus meningkatkan dan terus meningkatkan keimanan kita, melaksanakan kewajiwan dengan melengkapinya dengan amalan sunnah, dan tentu dengan kesadaran diri menjauhi hal-hal yang berbau syuhbat.

Sebagai seorang hamba, rasa takut akan siksaan dari sang pencipta Allah SWT adalah sesuatu yang lumrah, ketakutan atas apa yang ditimpakan kepada kita sebagai hamba-Nya karena dosa-dosa yang pernah diperbuat. Oleh karena itu, menurut Ibn al-Qayyim al-Jauziyah, takut kepada Allah SWT itu hukumnya wajib. Karena takut kepada Allah dapat mengantarkan hamba untuk selalu beribadah kepada-Nya dengan penuh ketundukan dan kekhusyukan. Sebagaimana Allah SWT telah menyampaikan firman kepada umat-Nya dalam QS. Ali Imran ayat 175

Siapa yang tidak takut kepada-Nya, berarti ia seorang pendosa, pelaku maksiat. Karena tidak takut kepada Allah, koruptor semakin merajalela, semakin serakah, dan tidak lagi memiliki rasa malu” (QS Ali Imran: 175).

Sahabat Al Hilal, ketika kita takut kepada Allah SWT maka InsyaAllah kita sebagai hamba-Nya akan semakin dekat kepada-Nya sehingga kita sebagai seorang hamba tidak akan takut ketika suatu hari kita kehilangan apapun yang kita cintai di dunia, seperti jabatan, atau masa depan. Wallahu’alam bishawab.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Alhamdulillah, Ambulance Gratis Untuk Ummat Telah Beroperasi

LAZ AL HILAL – Alhamdulillah, program ambulance gratis untuk ummat telah dilaksankan. Terhitung selama satu minggu ini ambulance gratis untuk ummat telah dua kali mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya pada Selasa, 23 Februari 2021 menjemput jenazah ke rumah duka hingga mengantarkannya ke pemakaman di salah satu pemakaman di Padasuka, Bandung. Lalu pada Kamis 25 Februari 2021, menjemput jenazah di daerah Pahlawan dan mengantarkannya ke salah satu pemakaman di daerah Anjarsari, Banjaran. Alhamdulillah, berkat ambulance gratis ini para masyarakat dan kaum dhuafa yang teramat sangat membutuhkan merasa terbantu dengan pengadaan ambulance gratis.

Alhamdulillah, Kondosi ambulance gratis untuk umat yang saat ini sedang beroperasi pun teramat sangat layak digunakan untuk saudara-saudara kita diluar sana yang teramat sangat membutuhkan ambulance gratis ini. Karena, kenyamanan dan keamanan para penumpang lah yang kami utamakan. Terimakasih untuk seluruh donatur yang telah ikut serta dalam menyisihkan Sebagian rezekinya untuk ikut dalam program pengadaan ambulance gratis untuk ummat.

Sahabat Al Hilal, mungkin kita terbiasa melihat Ambulance di sekitar rumah sakit atau klinik. Karena kita sudah terbiasa melihat ambulance-ambulance tersebut di rumah sakit atau klinik, mungkin kita tidak sadar bahwa di Negeri ini masih banyak orang yang membutuhkan ambulance secara darurat dan tidak sempat untuk datang ke rumah sakit atau klinik.

Khususnya di daerah-daerah dengan tempat tinggal yang jaraknya cukup jauh dari Rumah sakit atau klinik, sampai para pasien yatim dhuafa. Disanalah kita sebagai manusia ikut andil untuk membantu sesama umat manusia yang sedang membutuhkan pertolongan darurat.

Melalui Wakaf Pengadaan Produktif Ambulance Gratis, LAZ Al-Hilal berencana akan mengadakan Ambulance Gratis untuk antar jemput pasien yatim dhuafa, tanggap bencana, serta kegiatan sosial lainnya. InsyaAllah dari pengadaan Ambulance Gratis yang Ibu/Bapak wakaf kan tanpa disadari kita telah berinvestasi untuk akhirat kelak. Insyaallah seiring roda Ambulance berputar, maka pahala kita pun mengalir. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Inilah beberapa momen yang telah Ambulance gratis Al Hilal laksanakan untuk mengantarkan jenazah dalam satu minggu ini dan tentunya diabadikan oleh kami, agar sahabat Al Hilal serta donatur yang telah menyisihkan Sebagian rezekinya untuk ikut dalam program pengadaan ambulance gratis Al Hilal dapat melihat dan merasakan bagaimana wakaf yang telah dilaksanakan oleh Bapak/Ibu donatur sangat bermanfaat bagi umat.

Sungguh kami sangat berterimkasih kepada seluruh donatur Yayasan LAZ Al Hilal, dan tentunya untuk seluruh pihak yang telah membantu. Terimakasih kami ucapkan, karena telah dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk ikut bersama menjalankan dan mensukseskan program pengadaan ambulance gratis. Semoga amal kebaikan yang tercurah menjadi amal jariyah yang manfaatnya tidak akan putus, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Jangan Berhenti Untuk Menjadi Baik

Islam merupakan agama yang memiliki kebaikan untuk semua hal yang ada di muka bumi yang kita pijaki. Islam merupakan agama yang rahmatan lil’alamin. Sahabat Al-Hilal, Islam sudah mengatur semua yang berkaitan dengan kehidupan ini, di dalamnya pun Islam sudah mengatur bagaimana hak-hak manusia di muka bumi, bagaimana dalam bersosialisai, sampai bagaimana sebaiknya kita melakukan berbagai hal dari bangun tidur hingga kembali tertidur.

Maka dari itu, sahabat Al-Hilal kita sebagai umat muslim harus bisa menjadi manusia yang tidak pernah bosan untuk menjadi baik dan menyebarkan kebaikan. Karena sejatinya, Islam telah memberikan kita pedoman di jalan yang lurus agar kita tetap memegang teguh Islam yang rahmatan lil’alamin ini.

Seorang muslim itu memiliki kontribusi yang besar untuk sesama nya. Apa yang diperbuat oleh diri kita sendiri merupakan hal yang akan mejadi kebaikan pula untuk kita dimasa yang akan datang. Maka dari itu, kebaikana kita sebagai umat muslim senantiasa harus dapat bermanfaat bagi orang lain pula. Sahabat Al-Hilal lebih baik kita menjadi manusia yang tidak pernah berhenti jadi orang lain bukan?

Seperti dalam HR Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-sebaik kalian adalah orang yang diharapkan kebaikannya dan sedangkan keburukannya terjaga” (HR. Tirmidzi).

Sahabat Al-Hilal, dapat kita pahami bahwa seorang muslim yang baik itu tidak akan pernah menyebarkan keburukan, tetapi seorang muslim yang baik selalu menyebarkan kebaikan. Dari kebaikan itulah kita akan terus memperoleh kepercayaan dari orang lain yang mengharapkan terus kebaikan kita.

Rasulullah SAW pun bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”.  (HR. Ahmad).

Dari hadist tersebut sudah sangat jelas bahwa kita sebagai manusia harus terus menjadi manusia yang baik.

Sahabat Al-Hilal, bahkan Allah SWT berfirman dalam QS. Az-Zalzalah Ayat 7 yang berbunyi:

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُۥ

Yang artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”

Dari ayat tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa sekecil apapun yang terus kita lakukan pasti Allah SWT pun akan membalasnya. Ayat ini pun bersifat umum untuk setiap kebaikan maupun keburukan, karena jika manusia dapat melihat amalan kita walaupun sebesar dzarrah yang merupakan sesuatu yang kecil pasti kita akan terus melakukan kebaikan dan tidak akan pernah berhenti untuk melakukan kebaikan itu.

Sahabat Al-Hilal, seseorang yang terus menerus dan tidak berhenti untuk mebuat baik di dunia, selalu beriman kepada Allah SWT, serta mengerjakan amal sholeh tentunya akan dibalas pula oleh Allah SWT karena pada dasarnya sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan maka tentunya akan menjadi menjadi jaminan kelak untuk kita di akhirat kelak.

Maka dari itu sahabat Al-Hilal, marilah kita selalu berbuat kebaikan dimana pun, kapan pun, serta kepada siapapun karena janji Allah SWT benar dan Allah SWT pun tidak akan pernah menyia-nyiakan semua perbuatan baik yang telah kita lakukan.
Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Ayo Keluarkan Zakat Sebelum Terlambat

LAZ AL HILAL – Zakat merupakan bagian dari hart akita yang wajib dikeluarkan oleh kita sebagai seorang muslim apabila harta yang kita miliki sudah mencapai syarat yang telah ditetapkan.

Tentunya kita sudah mengetahui bahwa zakat merupakan salah satu rukun islam, zakat pun ditunaikan untuk diberikan kepada golongan yang berhak untuk menerimanya.

Sahabat Al Hilal mari kita lebih dalam mengetahui makna tentang zakat. Diambil dari Fikih Sunnah, Sayyid  Sabiq: 5 Zakat berasal dari kata “zaka” yang artinya suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang.

Mengapa dinamakan zakat? Karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah untuk kita semua, diantaranya yaitu untuk membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan.

Allah SWT berfirman dalam QS. at-Taubah ayat 103, tentang mengeluarkan zakat yang berbunyi:

خُذۡ مِنۡ اَمۡوَالِهِمۡ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمۡ وَتُزَكِّيۡهِمۡ بِهَا وَصَلِّ عَلَيۡهِمۡ‌ؕ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمۡ‌ؕ وَاللّٰهُ سَمِيۡعٌ عَلِيۡمٌ

Artinya “Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”

Dalam ayat tersebut sudah jelas bahwa Allah SWT mewajibkan untuk kita semua yang dirasa mampu serta sudah memenuhi syarat berzakat untuk mengeluarkan Sebagian hartanya.

Dalam ayat tersebut pun disebutkan bahwa zakat yang kita keluarkan berguna bagi kita sebagai sarana untuk membersihkan serta mensucikan diri kita.

Dari berzakat Insya’Allah mereka akan berdo’a untuk kita sehingga memberi ketentraman untuk jiwa kita. Aamiin.

Sahabat Al Hilal, mengeluarkan zakat pun sangat penting. Karena zakat merupakan salah satu diantara lima rukun Islam seperti syahadat, salat, puasa, dan haji bagi yang mampu.

Ketika seorang muslim yang berkecukupan tidak membayar zakat maka kita Allah SWT memberikan konsekuensi kepada kita. Seperti yang tercantum dalam QS. At-Taubah ayat 34

“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.”

Sungguh Allah SWT tidak akan inkar atas janji nya.

Sahabat Al Hilal, mari kita keluarkan zakat sebelum terlambat! Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa saja yang memiliki emas atau perak tapi tidak mengeluarkan zakatnya melainkan pada hari kiamat nanti akan disepuh untuknya lempengan dari api neraka, lalu dipanaskan dalam api neraka jahannam, lalu disetrika dahi, rusuk dan punggungnya dengan lempengan tersebut. Setiap kali dingin akan disepuh lagi dan disetrikakan kembali kepadanya pada hari yang ukurannya sama dengan lima puluh ribu tahun. Kemudian ia melihat tempat kembalinya apakah ke surga atau neraka.

(Hadist riwayat Muslim No.987).

Semoga kita semua selalu diberi taufiq oleh Allah SWT sehingga kita semakin taat dalam melaksanakan apa yang telah Allah SWT perintahkan, serta menjahi larangannya. Aamiin.

×