Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Ambulance Gratis Untuk Ummat Tak Pernah Lelah Beroperasi Meski Di Bulan Ramadhan

LAZ AL HILAL – Roda Ambulance Gratis untuk ummat tak henti-hentinya beroperasi untuk ummat walau di Bulan Ramadhan. Sahabat Al Hilal, di hari ke-4 kita memasuki bulan Ramadhan, Ambulance gratis telah beroperasi untuk mengantarkan jenazah dari keluarga dhuafa yang bernama Ratnasih akibat penyakit yang dideritanya, yaitu Darah Tinggi.

Tomi Pratama, sebagai salah satu keluarga jenazah menghubungi pihak Al Hilal, untuk memberitahukan bahwa Ibu Ratnasih sebagai salah satu keluarga dhuafa meninggal dunia dan akan diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di wilayah Cukang Kawung, Gang Mars. Penjemputan jenazah dari wilayah Cigadung ini pun Alhamdulillah sampai hingga selamat dan tentu dengan posisi Ambulance yang telah steril.

Kelayakan serta kebersihan dari kondisi ambulance gratis ini, tentu tak lain karena Al Hilal ingin memberikan yang terbaik bagi seluruh pasien atau keluarga dari jenazah yang diantar ke tujuannya agar terasa nyaman saat melakukan perjalanannya Bersama Ambulance Gratis untuk ummat. Karena, kenyamanan dan keamanan para penumpang lah yang kami utamakan.

InsyaAllah dengan diadakannya program Ambulance Gratis untuk ummat, saudara muslim kita yang berada di Bandung dan sekitarnya dapat terbantu dan menerima manfaat dari pengadaan ambulance gratis untuk ummat ini. Dan InsyaAllah saudara muslim seperti yatim dhuafa merasa terbantu ketika layanan Ambulance Gratis ini, terus beroperasi walaupun di Bulan suci Ramadhan.

Sungguh kami sangat berterimkasih kepada seluruh donatur Yayasan LAZ Al Hilal, dan tentunya untuk seluruh pihak yang telah membantu. Terimakasih kami ucapkan, karena telah dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk ikut bersama menjalankan dan mensukseskan program pengadaan ambulance gratis. Semoga amal kebaikan yang tercurah menjadi amal jariyah yang manfaatnya tidak akan putus seiring roda ambulance berputar, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Mengapa Harus Lebih Dermawan Di Bulan Ramadhan?

LAZ AL HILAL – Sejatinya seorang muslim memang harus memiliki sifat yang dermawan di dalam atau di luar bulan Ramahdan, dan lebih dianjurkan untuk lebih dermawan lagi ketika bulan Ramadhan itu tiba menghampiri seluruh umat muslim di seluruh dunia. Lantas mengapa kita harus lebih dermawan dan dermawan lagi ketika bulan suci itu tiba? Ada beberapa alasan yang diuraikan oleh Imam Asy-Syafi’i.

  1. Meneladani Sifat Rasulullah SAW

Sahabat Al Hilal, seperti yang kita telah ketahui, Nabi Muhammad SAW adalah panutan setiap umat muslim. Ketika bulan suci Ramadhan menghampiri, Nabi Muhammad SAW lebih dermawan kepada setiap insan tanpa memilah dan memilih pada bulan Ramadhan.

  • Karena Kaum Dhuafa Membutuhkan Bantuan Kita

Seperti yang kita ketahui, tidak semua saudara kita dapat merasakan indahnya bulan Ramadhan dengan berlimpah rezeki yang sama seperti saudara muslim yang lainnya, dan ketika kita melatih diri untuk menjadi lebih dan lebih darmawan ketika memasuki bulan Ramadhan, maka InsyaAllah saudara-saudara muslim di luar sana akan menerima manfaat dari apa yang telah kita lakukan.

  • Membantu Saudara Kita Yang Kehilangan Pekerjaannya

Sahabat Al Hilal, ketika kedermawanan kita meningkat pada bulan Ramadhan, maka InsyaAllah banyak sekali saudara muslim kita yang terbantu. Apalagi, seperti yang kita ketahui pandemi Covid-19 banyak pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK dalam pekerjaannya. Sungguh, mereka yang telah berkeluarga pasti teramat sangat membutuhkan kita sebagai salah satu orang yang masih diberi keberuntungan oleh Allah SWT karena masih diberikan rezeki yang cukup.

Imam Asy-Syafi’i mengatakan,

وَأُحِبُّ لِلرَّجُلِ الزِّيَادَةَ بِالْجُوْدِ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ اِقْتِدَاءً بِهِ وَلِحَاجَةِ النَّاسِ فِيْهِ إِلَى مَصَالِحِهِمْ وَلِتَشَاغُلِ كَثِيْرٍ مِنْهُمْ بِالصَّوْمِ وَالصَّلَاةِ عَنْ مَكَاسِبِهِمْ

“Kusukai agar seorang muslim itu makin dermawan di bulan Ramadhan dalam rangka meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Banyak orang yang memerlukan bantuan di bulan Ramadhan untuk memenuhi kebutuhannya dan banyak orang sibuk puasa dan shalat sehingga harus libur kerja.”

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Bulan Ramadhan, Masih Kuat Menahan Amarah?

LAZ AL HILAL – Marah atau emosi merupakan salah satu tabiat manusia yang mungkin takkan pernah hilang sepanjang kehidupan. Oleh karena itu, Allah SWT memerintahkan kita untuk dapat mengendalikan dan menahan amarah yang akan keluar dari diri kita, agar kemarahan tersebut tidak sampai menimbulkan dampak yang negatif bagi si pemarah dan orang yang berada di sekitar si pemarah.

Sahabat Al Hilal, bukankah ketika kita menahan amarah maka jaminannya surga? Sebagaimana Rasulullah SAW berkata dalam hadist yang diriwayatkan oleh HR. Al-Thabrani, dalam hadist tersebut, Rasulullah SAW bersabda,

“Janganlah marah dan bagimu surga.” (HR. Al-Thabrani)

Lantas, benarkah kaum hawa merupakan kaum yang paling memiliki sensitifitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan kaum adam? Dalam sebuah studi psikologi pun dikatakan bahwa, perempuan merupakan makhluk yang lebih sensitif dibandingkan dengan laki-laki. Maka tak heran jika perempuan terkadang lebih suka merajuk jika sedang marah. Benarkah demikikan?

Mari kita sedikit melihan cerita dari Ibunda Khadijah yang diceritakan oleh Kitab Ihya Ulumuddin, bahwa jika Ibunda Aisyah ra sedang marah, maka Rasulullah SAW akan memegangi hidungnya seraya berkata “Wahai Uwaisy (panggilan sayang Nabi bagi Aisyah, yang bersifat menggodanya, bukan pujian), bacalah doa ini:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ اَللّٰهُمَّ رَبَّ مُحَمَّدٍ اغْفِرْلِىْ ذَنْبِىْ وَاذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِىْ وَاَجِرْنِىْ مِنْ مُضِلاَّتِ اْلفِتَنِ

“Ya Allah, Tuhan Muhammad, ampunilah dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku dan selamatkanlah aku dari kesesatan fitnah.” (HR. Ibn Sunni)

Sahabat Al Hilal, amarah merupakan sifat yang datangnya dari setan. Lantas bagaimana kita menghilangkan rasa amarah tersebut? Seperti yang disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dalam HR. Abu Dawud, salah satu cara agar amarah itu reda yaitu dengan berwudhu.

“Kemarahan itu dari setan, sedangkan setan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah.” (HR. Abu Dawud).

Tetapi, ketika kita sudah melaksanakan wudhu dan amarah itu masih terasa dalam diri kita, apa yang harus kita lakukan? Rasulullah SAW menjelaskan dalam sebuah riwayat yang lainnya, bahwa kita dianjurkan untuk segera beristighfar.

“Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu A’udzu billah minasy syaithaanir rajim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk).” (HR. Bukhari Muslim)

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Pelayanan Pengantaran Pasien Kondisi Darurat Menuju Klinik Pratama Al Islam

LAZISWAF Al Hilal – Hari kemarin (04/04/2021) Layanan Ambulance kembali beroperasi kembali, pemohon atas nama Kang Gilang berasal dari Kacapiring menghubungi pihak Laziswaf Al Hilal untuk mengajukan permohonan untuk mengantarkan saudara kandungnya, yaitu Teh Wina dalam kondisi yang sangat darurat.

Dilansir kondisinya sudah tidak mampu untuk berjalan di karenakan lubang area sensitifnya sangat perih. Semakin hari kondisi Teh Wina ini semakin memburuk, akhirnya di antarkan ke Klinik Pratama Al Islam untuk mendapat tindakan lanjut dari dokter.

Seperti sahabat Al Hilal ketahui bahwa sakit yang di alami oleh Teh Wina sendiri adalah sakit bagian area kemaluan yang pastinya hanya muncul di satu area yang sama, misalnya bukaan area kemaluan atau labia (bibir kemaluan). Biasanya nyeri diikuti dengan sensasi perih seperti terbakar. 

Jenis vulvodynia yang satu ini umumnya muncul hanya kalau ada pemicunya, seperti berhubungan suami istri atau bisa juga karena duduk kelamaan.

Bisa juga karena pakaian dalam kamu lembab atau basah dan kamu duduk kemudian ada gesekan berulang seperti mengenakan pakaian dalam basah setelah itu kamu mengendarai motor beberapa saat. Kalau sudah parah biasanya untuk jalan juga sulit.

Kang Gilang mengatakan, mengaku berterimakasih kepada Laziswaf Al Hilal yang sudah membantu mengantarkan saudara kandungnya yang tengah darurat. “Mas, terimakasih banyak sudah mengantarkan saudara kandung saya, semoga Allah SWT yang membalasnya,” ujarnya sambil mengusap air matanya.

Menurut Rojak Rizki, sebagai driver ambulance mengatakan, Laziswaf Al Hilal sudah melakukan layanan ambulance gratis ini sejak beberapa bulan kemarin. Dan bagi ingin menggunakan jasa “Ambulance Gratis Untuk Ummat” dari LAZISWAF bisa ikuti cara ini:

  • Calon pemakai datang ke kantor LAZISWAF AL HILAL atau menghubungi No WA Layanan Ambulance dengan mengemukakan alasan, alamat, identitas dll
  • Mengisi formulir layanan dan membawa foto copy identitas, dalam keadaan darurat pengisian formulir setelah layanan selesai
  • Layanan dilakukan jika sesuai dengan syarat layanan Penolakan Layanan Penolakan disebabkan diantaranya:
  • Sedang dalam pemakaian, service, kerusakan
  • Pengajuan tidak sesuai dengan syarat layanan
  • Nomor Layanan Ambulance dapat melalui 081122222384

Benarkah Mulut Orang Yang Berpuasa Wangi Kasturi?

LAZ AL HILAL – Sudah mempersiapkan apa saja nih sahabat Al Hilal untuk berbuka puasa? Di Indonesia, selama delapan jam kita menahan dahaga. Di mata manusia, orang yang berpuasa memang memiliki bau yang tidak sedap. Akan tetapi, tahukah bahwa penilaian manusia tentu berbeda dengan penilaian Allah SWT? Sahabat Al Hilal, bagi Allah SWT, mulut seorang hamba yang berpuasa adalah bau yang harum.

Bahkan Rasulullah SAW pun telah menyampaikan dalam sabda-Nya, bahwa seseorang yang melaksanakan puasa bau mulutnya melebihi aroma minyak katsuri. Hal tersebut pun diungkapkan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dalam HR. Muslim, Rasulullah SAW bersabda,

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَخُلُوْفُ فَمِّ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ تَعَالَى مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ

“Demi Dzat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dari (harumnya) minyak misk (kasturi).” (HR. Muslim).

Sahabat Al Hilal, tentu meskipun di sisi Allah SWT bau mulut orang yang berpuasa lebih harup dari minyak kasturi, bukan berarti kita semaunya menebarkan aroma mulut kepada orang-orang disekitar ya! Ketika kita melakukan itu kepada orang-orang disekitar, tentu hal tersebut dapat mengganggu orang lain yang berada di sekitar kita bukan?

Lantas apa yang biasa dilaksanakan oleh sahabat Al Hilal lakukan demi menjaga kebersihan mulut dan menjaga aroma mulutnya tetap sehat dan segar? Tentu dengan bersiwak dan menggosok gigi bukan? Hukum bersiwak adalah sunnah (dianjurkan) pada setiap saat. Hal tersebut pun disampaikan oleh Ibunda Aisyah, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda,

“Bersiwak itu akan membuat mulut bersih dan diridhai oleh Allah.” (HR. An-Nasa’i dan Ahmad).

Dilansir dari berbagai sumber, Al-Qadhi ‘Iyadh Rahimahullah mengatakan, “Di akhirat nanti, Allah memberikan balasan kepada orang yang berpuasa sehingga bau mulutnya lebih wangi dari minyak kasturi. Bahkan pelakunya akan mendapatkan pahala terbaik di sisi Allah, pahala yang jauh lebih berharga dari minyak kasturi.”

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.pesantrenalhilal.com

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Pesantren Al Hilal Copyright Picture

Penyaluran Paket Munggahan Oleh Komunitas Al Hilal Sumedang

LAZ AL HILAL – Minggu (11/04/2021) Komunitas Al Hilal Sumedang menyalurkan paket munggahan untuk masyarakat di sekitar Sumedang. Penyaluran paket munggahan yang ditargetkan untuk kaum dhuafa, janda yatim, serta pekerja harian yang rajin beribadah. Adapun paket yang disalurkan adalah Beras 5kg, ayam utuh, minyak Goreng, susu kaleng, dan aneka paket bumbu masak.

Penyerahan paket munggahan yang telah terlaksana pun tak lain bersumber dari donasi yang bersumber dari para donatur yang telah dengan ikhlas telah menyisihkan rezekinya. Jazakumullah Khair.

Sebagai pelaksana kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini di beberapa wilayang yang berada di Sumedang, dalam hal ini Komunitas Al Hilal Sumedang pun tentu dalam pernyalurananya dilaksanakan dengan mendatangi rumah warga satu persatu. Pelaksanaan penyaluran pun dilakukan dengan memperhatikan protokol pencegahan COVID-19, seperti menggunakan masker, menjaga jarak agar tidak bersentuhan langsung, serta menggunakan handsanitizer.

Pada saat penyaluran, Komunitas Al Hilal Sumedang pun tentu telah menyampaikan maksud dan tujuan penyaluran paket munggahan tersebut. Alhamdulillah, warga yang menerima paket munggahan tersebut menerimanya dengan baik.

Harapan dari dilaksanakannya Penyaluran Paket Munggahan untuk kaum dhuafa, janda yatim, serta pekerja harian yang rajin beribadah ini yaitu agar saudara muslim yang kurang beruntung dapat merasakan indahnya keberkahan Ramadahan yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada Selasa 13 April 2021/01 Ramadhan 1442 H.

Atas terlaksananya salah satu program untuk bulan Ramadhan 1442 ini, kami LAZISWAF Al Hilal mengucapkan banyak terimakasih untuk Bapak/Ibu donatur dan sahabat Al Hilal karena telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mensukseskan program Penyaluran Paket Munggahan untuk saudara muslim kita yang membutuhkan. Jazakumullah Khair.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Jika “Sedekah” Dapat Berbicara

LAZ AL HILAL – Pernahkah sahabat Al Hilal mendengar kalimat “Sesuatu yang dipandang remeh dimata manusia bisa menjadi bernilai tinggi dimata Allah SWT”? Ya, tak sedikit manusia yang menganggap sesuatu yang kecil itu adalah remeh di mata mereka. Tetapi, tahukah sahabat Al Hilal, yang bernilah remeh dimata manusia sesungguhnya adalah yang bernilai tinggi dimata Allah SWT ketika dipergunakan untuk kebaikan dan memberi manfaat kepada saudara kita yang membutuhkan?

Sebagaimana yang disampaikan oleh sepupu Rasulullah SAW, Ali bin Abi Thalib ra,

كنت صغيرة فكبرتنى

“Saya semula kecil (remeh) maka (dengan sedeqah) engkau menjadikan ku besar (berharga)” Ali bin Abi Thalib

Bahkan, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa sebiji kurma yang disedekahkan dengan keikhlasan dan keridhoan untuk saudara kita dapat menyelamatkan seorang mukmin dari siksa api neraka, di akhirat kelak. Perkataan Rasulullah SAW tersebut, tercantum dalam HR. Bukhari dan Muslim, dalam hadist tersebut Rasulullah SAW bersabda,

اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَة

“Jagalah diri kalian dari neraka meskipun hanya dengan sedekah setengah biji kurma. Barangsiapa yang tak mendapatkannya, maka ucapkanlah perkataan yang baik.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketika kita dengan konsisten melaksanakan kebaikan, melaksanakan sedekah walaupun sedikit, maka InsyaAllah dari yang sedikit tersebut adalah awal dari melaksanakan sedekah yang banyak. Seperti perumpamaan yang tidak asing lagi ditelinga kita “Sedikit demi sedikit, lama kelamaan menjadi bukit”

Bahkan Allah SWT pun menyampaikan hal tersebut dalam ayat suci Al Quran QS Al-Zalzalah ayat 7, Allah SWT berfirman

فَمَن یَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَیۡرࣰا یَرَه

“Maka barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah (biji sawi), niscaya dia akan melihat (balasan) nya” (QS. Al-Zalzalah: 7)

Sahabat Al Hilal sungguh merugi ketika kita menyia-nyiakan kesempatan untuk melaksanakan kebaikan, menyia-nyiakan sedekah yang sebenarnya dapat kita laksanakan. Bukankah waktu kita di dunia tidak banyak? Bagaimana ketika harta yang kita tinggalkan di dunia belum sempat dirasakan oleh saudara kita yang teramat membutuhkan?

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.pesantrenalhilal.com

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Pesantren Al Hilal Copyright Picture

Luar Biasa Pembagian Paket Munggahan Untuk 4 Pondok Pesantren Al Hilal Sekaligus!

Pembagian Sembako Untuk Santri Yatim di Pondok Pesantren Al-Hilal Cililin, Cibiru, Cirebon, dan Gegerkalong

LAZISWAF Al Hilal – Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal telah menyelesaikan salah satu program yaitu “Pembagian Paket Munggahan” untuk 4 Pondok Pesantren Al Hilal (Pesantren Al Hilal, Sarikaso. Pesantren Al Hilal, Cililin. Pesantren Al Hilal, Cirebon. Pesantren Al Hilal, Cibiru-red

Pembagian paket ini di laksanakan pada hari Jumat, (09/4/2021) tim penyaluran di bagi menjadi 4, tim penyaluran itu sendiri adalah pengurus Pesantren Al Hilal. Tim penyaluran berangkat dari Kantor Pusat pukul 06.00 WIB dengan menggunakan transportasi roda empat, di pastikan tim yang berangkat mematuhi protokol sebelum berangkat di hari sebelumnya wajib check suhu tubuh, test swab dan di pastikan sehat dalam 4 bulan terakhir. Kegiatan ini di mulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 16.00 WIB.

Penyaluran paket munggahan dan paket perlengkapan ini adalah salah satu program yang di lakukan sebelum Bulan Ramadhan di mulai. Maksud dan tujuan dari di adakan program ini di harapkan dapat membantu kebutuhan para santri sebagai penerima, paket berisi beras 5kg, ayam utuh, minyak goreng, susu kaleng, dan aneka paket bumbu masak. Serta paket perlengkapan ibadah, Al Quran, sajadah, sarung, dan juga mukena (kebutuhan bisa di sesuai untuk santri Ikhwan dan Akhwat)

Namun program ini tidak akan bisa berjalan tanpa adanya donatur yang telah ikut andil menjadi bagian terlaksananya pembagian paket munggahan. Segala amanah yang di titipkan senantiasa menjadi ladang amal jariyah di bulan suci Ramadhan ini, doa yang terbaik dari santri untuk para donatur yang tidak bisa di sebutkan satu persatu namanya.

Harapan di laksanakannya program “Pembagian Paket Munggahan” agar para santri dapat merasakan indahnya keberkahan Ramadhan yang di laksanakan pada Selasa 13 April 2021/01 Ramadhan 1442 H.

Informasi & Call

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Ini Tips Terbaik Menu Sahur Dan Buka Puasa Agar Tubuh Tetap Fit Dan Kuat

 (Sumber Ahli Gizi dari dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK.,)

LAZISWAF Al Hilal – Sahabat Al Hilal saat puasa, kita tetap dituntut untuk melakukan aktivitas seperti biasanya walaupun waktu makan dibatasi. Karena itulah, penting untuk memilih asupan makan agar makanan yang kita konsumsi dapat menjadi ‘bahan bakar’ untuk beraktivitas dengan optimal.

Dituturkan oleh dokter ahli gizi dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK., salah satu poin penting yang harus dilakukan adalah memastikan kebutuhan zat gizi harian terpenuhi pada waktu sahur dan berbuka puasa. Kita pun perlu mengetahui kebutuhan energi total dalam sehari-hari, termasuk pula komposisi zat gizi makro.

Selain itu, pastikan pula sumber karbohidrat berasal dari bahan karbohidrat kompleks seperti beras merah, apel, quinoa, berry dan gandum. Hindari mengkonsumsi karbohidrat sederhana, seperti gula dan sirup.

Lantas, bagaimana cara tepat memilih menu sahur dan buka puasa untuk mengoptimalkan energi di dalam tubuh sekaligus memenuhi kebutuhan zat gizi saat puasa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

  • Sahur dengan konsumsi protein dan serat yang cukup

Menu sahur yang disarankan adalah menu lengkap gizi dengan protein dan serat yang cukup, mengandung lemak baik seperti alpukat dan tanpa pengolahan makanan dengan digoreng. Kurangi pula makanan tinggi garam karena dapat membuat kamu lebih haus ketika berpuasa. Selain itu, kamu juga tak perlu mengkonsumsi makanan sahur terlalu banyak, karena 30-40 persen kebutuhan energi harian sudah tercukupi.

  • Berbuka puasa dengan asupan serat

Pada saat berbuka puasa sebaiknya utamakan mengkonsumsi buah-buahan dan pastikan asupan serat terpenuhi. Kamu bisa memakan tiga butir kurma untuk berbuka puasa, termasuk pula buah kaya serat lainnya.

  • Hindari berbuka dengan gorengan

Pilih metode pengolahan makanan utama yang tidak menggorengnya secara lama (deep fried). Tidak ada hal baik dalam gorengan dan tidak ada waktu terbaik untuk mengkonsumsi gorengan. Namun jika sangat ingin mengkonsumsinya, maka batasi sesedikit mungkin saat berbuka. Sebaiknya, kamu memilih metode memasak yang baik agar memperoleh manfaat kesehatan dari puasa. Misalnya dengan menggorengnya dengan menggunakan airfryer, mengukus, memanggang, atau membuat sup.

  • Pastikan asupan protein terpenuhi

Dalam menjaga sistem imun, pastikan menjaga asupan protein yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Sumber protein dapat berasal dari hewani maupun nabati. Untuk mendapat manfaat maksimal dari protein, maka pengolahannya harus diperhatikan. Makanan yang diproses (processed food) seperti kornet atau sosis sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari, sumber alami tetap jauh lebih baik.

  • Disarankan konsumsi ikan

Selain mengandung protein dengan asam amino yang lengkap, ikan juga mengandung asam lemak esensial yang penting bagi tubuh. Pilihlah ikan laut untuk mendapatkan manfaat optimal ini. Selain itu, lemak tak jenuh tunggal dan ganda juga penting untuk tubuh. Lemak tak jenuh banyak terdapat dalam alpukat, minyak zaitun extra virgin, lemak ikan, ataupun kacang-kacangan.

  • Waspada dengan dehidrasi saat puasa

Saat puasa kita bisa saja mengalami dehidrasi ringan sampai sedang. Karena itu, kurangi aktivitas berat yang dilakukan secara outdoor atau di ruang terbuka dan terkena panas matahari. Pastikan kamu memenuhi kebutuhan cairan saat berbuka dan sahur. Mayoritas kebutuhan cairan sebaiknya dipenuhi saat berbuka hingga menjelang tidur.

  • Perhatikan konsumsi kafein saat puasa

Untuk kamu yang terbiasa mengkonsumsi kopi, tak masalah untuk tetap meminumnya selama Ramadhan. Namun, jumlah takarannya sebaiknya dikurangi. Jika biasanya kamu mengkonsumsi kopi sebanyak dua sendok teh, kini bisa dikurangi menjadi 1 sendok teh. Tetapi, bila kamu merasa tidak ada masalah pada perut dan lambung, maka kamu bisa minum kopi seperti biasanya. Sebaiknya, hindari minum kopi saat sahur dapat berpotensi memberi efek diuresis (peningkatan produksi urin) dan menyebabkan dehidrasi.

Informasi & Call

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Penyaluran Wakaf Quran Dan Sweeping Al Quran Rusak Menjelang Ramadhan

LAZ AL HILAL – Alhamdulillah, wakaf Quran dan kegiatan sweeping Al Quran untuk wilayah Cirebon yang dilaksanakan di tiga tempat yaitu Musholah Ibna Maslimah di Galagamba Ciwaringin, Pondok Pesantren Al Fatih Nagrog Ciwaringin, dan Pondok Pesantren Daarul Ma’arif Dukumire Ciwaringin telah dilaksanakan pada Minggu (11/03/2021).

Dalam penyaluran wakaf Quran sekaligus pelaksanaan sweeping Al Quran yang rusak menjelang Ramadhan yang didistribusikan untuk tiga titik di wilayah tersebut oleh perwakilan dari Pesantren Al hilal Cirebon yaitu Kang Topan. Dalam penerimaan wakaf Quran yang disalurkan pun perwakilan dari mushola dan pondok yang menerima pun mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Al Hilal.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak untuk donatur Al Hilal, semoga berkah,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Al Fatih Nagrog Ciwaringin, KH. Isman.

Ucapan rasa terimakasih pun tak lupa diucapkan oleh pimpinan dari Pondok Pesantren Daarul Ma’arif Dukumire Ciwaringin, KH. Doni. Serta pimpinan Mushola Ibna Maslimah, KH. Adnan.

Tujuan dari pelaksanaan penyaluran Al Quran dan sweeping Al Quran yang rusak di mushola dan Pondok Pesantren yang dilaksanakan pada hari ini pun bertujuan untuk menyalurkan Al Quran yang baru dan layak untuk dipakai dan digunakan oleh jamaah dan para santri di tempat tersebut karena Al Quran yang berada di wilayah tersebut telah banyak yang usang dan tidak layak pakai.

Inilah beberapa dokumentasi yang diabadikan oleh tim penyaluran wakaf Quran untuk Cirebon. MasyaAllah…

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkanku sampai waktu yan dekat, sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih.” (Qs. Al Munaafiquun: 10)

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

×