• Apakah ada pertanyaan?
Close

Apakah Zuhud Berarti Miskin?

Apakah Zuhud Berarti Miskin? 1

LAZ AL HILAL – Apakah zuhud adalah miskin? Tentu tidak, al Hasan al Bashri menjawab salah satu pertanyaan yang ia jawab dari salah seorang yang bertanya kepadanya. “Siapakah itu orang yang zuhud?” mendengar pertayaan tersebut, al Hasan al Bashri pun menjawab, “Orang yang zuhud adalah seorang yang berjumpa dengan seseorang maka dia berkata di dalam hatinya bahwa orang ini lebih baik dari pada dirinya”.

Sahabat Al Hilal, terkadang kita sering menjumpai ada seseorang yang memiliki harta yang sangat banyak tetapi jika berkurang dia tidak terpengaruh, makan tetap terasa nikmat, tidur pun masih terasa nyenyak. Tetapi sebaliknya, jika harta bertambah banyak maka kita pun merasa kurang gembira karna harta tersebut.

Sebagai manusia, kita harus selalu ingat bahwa harta hanyalah titipan, harta hanya ada di tangannya yang kemudian dia pergunakan untuk hal yang bermanfaat di akhirat. Sungguh, semakin bertambahnya harta maka pertanggung jawaban di akhirat pun semakin banyak. Wallahu’alam bishawab.

Tentu hal terpenting yang tidak dipahami oleh banyak orang adalah terkadang kita menjumpai anggapan bahwa zuhud adalah meninggalkan harta dan meninggalkan nikmat dunia yang bisa memberikan manfaat di akhirat kelak.

Bila kita melihat penjelasan berharga yang disampaikan oleh al Hasan ak Bashri, orang zuhud itu manakala berjumpa dengan seorang muslim maka dia berprasangka bahwa orang tersebut lebih baik dari pada dirinya di sisi Allah. Artinya dia tidaklah peduli dengan dunia, merasa hina di sisi Allah dan tidak sombong terhadap sesama. Hal ini hanya terjadi pada seorang yang mendapatkan anugrah dari Allah sehingga dia isi hatinya dengan merindukan akherat dan menghindari ketergantungan dengan dunia.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa zuhud itu bukanlah kemiskinan, bukan pula meninggalkan harta. Tetapi, zuhud yang haqiqi terdapat dalam hati dengan tergantungnya hati dengan akherat dan menjauhi serta jaga jarak dengan dunia. Orang yang zuhud menyikapi dunia dengan status hanya sekedar di tangan, bukan di hatinya. Sehingga semua aktivitasnya dia niatkan agar memberikan manfaat di akhirat kelak.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at LAZ al-Hilal