Alhamdulillahirabbil ‘alamin, sebuah capaian membanggakan kembali diraih oleh LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Berdasarkan hasil audit laporan keuangan tahun anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), LAZISWAF Pesantren Al Hilal berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Opini WTP merupakan bentuk pengakuan tertinggi dalam audit laporan keuangan. Predikat ini menunjukkan bahwa laporan keuangan yang disusun telah disajikan secara wajar, transparan, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Seluruh informasi yang tercantum dalam laporan keuangan juga telah dimuat secara lengkap, benar, serta bebas dari unsur-unsur fiktif maupun penghilangan fakta material yang dapat memengaruhi kualitas laporan.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen LAZISWAF Pesantren Al Hilal dalam menjaga amanah. Setiap dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan donasi yang dititipkan oleh masyarakat dikelola dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Keberhasilan meraih opini WTP tidak hanya menjadi prestasi lembaga, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan sistem pengelolaan yang semakin baik, diharapkan manfaat yang diberikan kepada para penerima manfaat dapat semakin luas dan tepat sasaran.
Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama para #OrangBaik, Sahabat Al Hilal, Bapak dan Ibu Donatur yang selama ini telah mem/percayakan amanahnya kepada LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Kepercayaan yang diberikan menjadi energi dan semangat bagi seluruh tim untuk terus memberikan yang terbaik dalam mengelola setiap amanah yang dititipkan.
Jazakumullahu khairan katsiran atas doa, dukungan, dan kepercayaan yang telah diberikan. Semoga setiap kebaikan yang telah ditunaikan melalui LAZISWAF Pesantren Al Hilal menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, menghadirkan keberkahan di dunia, serta menjadi pemberat timbangan amal di akhirat kelak.
Penulis: Indra Rizki









