Hingga Rabu, 11 Maret 2026, progres pembangunan telah memasuki tahap pemasangan bata merah, lubang angin, serta glass block di lantai 1. Pembangunan asrama santri di lingkungan Pesantren Al Hilal 2 Cibiru sampai saat ini masih terus berjalan.

Meskipun saat ini sedang berada di bulan suci Ramadhan, proses pembangunan tetap dilanjutkan secara perlahan. Hal ini dilakukan agar progres pembangunan tidak mengalami keterlambatan dan tetap dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Pembangunan asrama ini menjadi salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi para santri, khususnya santri yatim penghafal Al-Qur’an yang menempuh pendidikan di Pesantren Al Hilal Cibiru. Dengan bertambahnya jumlah santri setiap tahunnya, keberadaan asrama yang layak dan nyaman menjadi sangat penting untuk menunjang istirahat, kegiatan belajar dan menghafal Al-Qur’an mereka.

Tahap pemasangan bata merah yang saat ini sedang dikerjakan merupakan bagian penting dalam proses pembangunan struktur bangunan. Selain itu, pemasangan lubang angin dan glassblock juga dilakukan untuk memastikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami di dalam bangunan asrama dapat berjalan dengan baik. Dengan adanya ventilasi yang cukup, diharapkan nantinya asrama dapat menjadi tempat tinggal yang sehat, nyaman, dan mendukung aktivitas para santri dalam belajar serta menghafal Al-Qur’an.

Meski dilakukan secara bertahap selama bulan Ramadhan, pembangunan ini tetap menjadi bentuk ikhtiar agar para santri dapat segera memiliki fasilitas asrama yang lebih baik. Kehadiran asrama baru ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta mendukung kegiatan pendidikan para santri di Pesantren Al Hilal.
Semoga proses pembangunan asrama santri di Cibiru ini dapat terus berjalan dengan lancar hingga selesai, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh para santri yang tengah berjuang menghafal Al-Qur’an. Semoga pula setiap proses pembangunan ini menjadi bagian dari amal kebaikan yang membawa manfaat bagi generasi penghafal Al-Qur’an di masa depan.
Informasi Selengkapnya: Instagram
Penulis: Indra Rizki









