Close

Hilal Leadership Community Menggelar Pelatihan Kepenulisan Gratis Untuk Milenial

  • Home
  •  / 
  • Berita
  •  / 
  • Hilal Leadership Community Menggelar Pelatihan Kepenulisan Gratis Untuk Milenial

Bandung (Maret, 2019) – Hilal Leadership Community (HLC) menggelar pelatihan Kepenulisan untuk milenial dengan tajuk “Writing is Fun dan Milenials Penuh Karya” di Penerbit Jabal Cibiru baru-baru ini.

Hilal Leadership CommunityKetua HLC, Depna Purnama menuturkan HLC sendiri merupakan Komunitas yang konsentrasinya di bidang kepemimpinan dan tujuan dari Komunitas ini adalah menjadikan anggota dari HLC itu yang mempunyai sifat yang FAST (Fathonan, Amanah, Sidiq dan Tabligh).

“Jadi di HLC ini kita diajari lebih ke bagaimana menjadi seorang pemimpin terus disini juga kita langsung praktek bagaimana cara untuk membangun team Work yang baik, bagaimana me manage waktu dengan baik terus karena banyak event yang kita selenggarakan dan terorganisir serta dilaksanakan oleh anggota – anggota lainnya jadi kepemimpinan disini langsung dipraktekan” tuturnya.

Kemudian beliau menambahkan banyak program – program untuk upgrading para member diantarnya di bidang kepenulisan, bidang Public speaking, enterprenersip, design, multimedia dan banyak lainnya.

“Dalam pelatihan ini antusias peserta sangat tinggi dalam lima hari sudah lebih dari 100 peserta ”

Beliau menambahkan dalam pelatihan kepenulisan dan talkshow ini diharapkan memberi kesadaran kepada milenial akan pentingnya berkarya melalui tulisan.

Hilal Leadership Community Menggelar Pelatihan Kepenulisan Gratis Untuk Milenial 1

Hilal Leadership Community Menggelar Pelatihan Kepenulisan Gratis Untuk Milenial 2Memberikan inspirasi dan motivasi dari para penulis-penulis langsung lewat perjuangan sebagai seorang penulis.

“Kami menghadirkan narasumber” yang sudah lama dalam bidangnya, Yaitu Dr.Dasrun Hidayat, S.sos., M.I.kom (Akademisi dan Trainer Public Speaking), Kang Dimmy (Penulis buku “Aku, Kawan dan Tali Cinta”), Dini Nuzulia Rahma (Penulis Buku Best Seller “Surat untuk Ayah dan Ibu” dan 29 Antologi lainnya ) dan Urfa Qorrota Ainy (Mendengar nyanyian sunyi).

“Hasil dari pelatihan ini kami membuat program 40 hari menulis sebagai cara agar peserta membiasakan menulis. Todak hanya antusias yangbtinggi dari peserta, melainkan kolaborasi dari puluhan komunitas ikut bersinergi dengan kami” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *