Close

ORANG-ORANG YANG MATI SYAHID

  • Home
  •  / 
  • Berita
  •  / 
  • ORANG-ORANG YANG MATI SYAHID

Apakah orang yang terkena wabah covid-19 mati syahid ?. Orang yang meninggal di medan perang untuk menegakkan agama Allah atau mempertahankan kebenaran dikenal dengan mati syahid. Selain itu, masih ada beberapa cara meninggal seseorang yang masuk dalam golongan mati syahid. 

ORANG-ORANG YANG MATI SYAHID 1

Sebagaimana sabda Rasulullah: “Orang yang mati syahid ada lima, yakni orang yang mati karena tho’un (wabah), orang yang mati karena menderita sakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang mati karena tertimpa reruntuhan dan orang yang mati syahid di jalan Allah.” (HR. Bukhari) 

Selain itu Dari Jabir bin ‘Atik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda: “Orang-orang yang mati syahid yang selain terbunuh di jalan Allah itu ada tujuh orang, yaitu korban wabah adalah syahid, mati tenggelam (ketika melakukan safar dalam rangka ketaatan) adalah syahid, yang punya luka pada lambung lalu mati, matinya adalah syahid, mati karena ?  perut adalah syahid, korban kebakaran adalah syahid, yang mati tertimpa reruntuhan adalah syahid, dan seorang wanita yang meninggal karena melahirkan (dalam keadaan nifas atau dalam keadaan bayi masih dalam perutnya, penpena adalah syahid.” (HR. Abu Daud) 

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa syahid itu ; 

1. Syahid yang mati ketika berperang melawan kafir harbi (yang berhak untuk diperangi). 

2. Syahid dalam hal pahala namun tidak disikapi dengan hukum syahid di dunia. Contoh syahid jenis ini ialah mati karena melahirkan, mati karena wabah penyakit, mati karena reruntuhan, dan mati karena membela hartanya dari rampasan, begitu pula penyebutan syahid lainnya yang disebutkan dalam hadis shahih. 

3. Orang yang khianat dalam harta ghanimah (harta rampasan perang), dalam dalil pun menafikan syahid pada dirinya ketika berperang melawan orang kafir. 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah ditanya, ada orang yang menaiki kapal dengan maksud pergi berdagang kemudian tenggelam, apakah ia dikatakan mati syahid? 

Ibnu Taimiyah rahimahullah memberikan jawaban, ia termasuk syahid selama ia tidak bermaksiat ketika ia naik kapal tadi. Ada hadis shahih dari Rasulullah yang menyatakan, orang yang mati tenggelam termasuk syahid; orang yang mati karena sakit perut termasuk syahid; orang yang mati terbakar termasuk syahid, orang yang mati karena wabah termasuk syahid, wanita yang mati karena melahirkan termasuk syahid, juga orang yang mati karena tertimpa reruntuhan termasuk syahid.  

Maka dari itu marilah kita mengambil hikmah dari adanya virus covid-19 ini, ini adalah sebuah peringatan bahwa iman kita harus di perkuat lagi.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *