Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Category: Blog

Al Hilal (39)

Kisah “Taqwa Jahir” Remaja Manfaatkan Waktu Lockdown Untuk Menghafal Al Quran

LAZ AL HILAL – Wabah virus Corona yang menyerang dunia semenjak Desember 2019, tentu hal tersebut membuat seluruh dunia harus tetap berdiam diri dirumah dan juga membatasi kegiatan di luar rumah. Tak sedikit negara yang pemerintahnya memberlakukan lockdown sebagai upaya untuk pengendalian penyebaran virus Corona. Berbagai kegiatan yang dapat dilaksanakan ketika berada di rumah pun mulai dikembangkan. Banyak orang yang meneruskan berbagai hobinya, ataupun banyak pula orang yang menonton serial drama kesukaannya.

Sahabat Al Hilal, sudahkah kalian mengenal remaja yang viral karena memanfaatkan waktu lockdown dengan menghafal Al Quran? Ya, dia adalah Taqwa Jahir seorang gadis yang berasal dari Palestina. Gadis yang berasal dari Palestina ini menjadi perhatian dunia karena selama mengisi kegiatan di rumah, waktu yang ia habiskan adalah mempelajari dan menghafal Al Quran loh!

Remaja berusia 15 tahun ini tentu berbeda dengan generasi seusianya yang mungkin ketika masa lockdown berlaku sibuk dengan media sosialnya. Namun berbeda, Taqwa Zahir memilih untuk memperdalam ilmu agama yaitu menghafalkan dan memoelajari kitab suci Al Quran.

Dikutip dari The Siasat Daily, Taqwa Zahir berhasil menghafalkan Al Quran selama berlakunya lockdown di negaranya. Dalam waktu enam bulan, ia mampu menghafalkan Al Quran. Masya’Allah…

Sahabat Al Hilal, mengingat bahwa biasanya seseorang cukup membutuhkan waktu yang lama untuk menghafalkan Al Quran, dan waktu yang diperlukan oleh kebanyakan umat muslim yang lainnya membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk menghafalkan Al Quran. Tetapi, kegigihannya untuk menghafalkan Al Quran Taqwa Zahir mampu untuk menghafalkan Al Quran selama lima bulan, banyak sekali pujian yang diterima olehnya. Tentu, menghafal Al Quran merupakan sesuatu yang didambakan dan diimpikan bagi seluruh umat muslim.

Apakah kita semua dapat mengikuti jejak Taqwa Zahir? Tak ada yang tak mungkin di dunia ini, kita semua pasti dapat mewujudkan impian tersebut, asalkan kegigihan, semangat, serta komitmen di dalam hati tak pernah goyah bukan?

Informasi & Call Canter

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Al Hilal (35)

Inilah, Pesan Rasulullah Agar Ibnu Umar Jadi Orang Asing di Dunia

LAZ AL HILAL – Dikisahkah, suatu hari Rasulullah SAW memegang Pundak Abdullah bin Imar. Rasulullah SAW berpesan kepadanya, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau pengembara.”

Sahabat al Hilal, rupanya putra dari Umar bin Khattab ini teramat sangat terkesan dengan ucapan yang telah Rasulullah SAW hingga beliau berkata, “Jaga nikmat hidupmu sebelum ajal menjemputmu.” Demikian pula seharusnya kita. Sungguh, bukankah setiap capaian dunia hanyalah halte demi halte untuk kita agar sampai pada terminal akhir kehidupan, yaitu kematian?

Dan sungguh, kita adalah seorang hamba, hanyalah seorang manusia memang hanya musafir di dunia. Hingga Ibnul Qayyim, ulama besar abad ke-12 M, berkata, “Manusia sejak tercipta dilahirkan untuk menjadi pengembara.” Sifat pengembara dalam diri manusia merupakan sebuah keniscayaan kehidupan sebagaimana diungkapkan Imam Syafii, “Bahkan, seekor singa tidak akan pandai memangsa jika tidak hidup di hamparan bumi yang luas dan anak panah tak akan menemui sasarannya bila tak pernah dilepaskan dari busurnya.”

Sayangnya, masih banyak sifat manusia yang sering membuat kekhilafan di muka bumi, mungkin saya atau kita semua. Manusia terkadang menjadi makhluk yang paling rakus dalam berburu rezeki. Banyak sekali kerusakan alam, kerusakan ekosistem, kerusakan tumbuhan yang disebabkan oleh kita sebagai manusia. Tentu, manusia berpikir, manusia berpikir bahwa rezeki adalah uang. Padahal, sebuah cinta dari seseorang yang dicintai seperti suami, istri, sanak keluarga, teman, dan anak yatim pun adalah rezeki. Bukankah Rasulullah SAW menyebut cinta Khadijah sebagai rezeki?

“Aku telah diberi rezeki dengan cintanya.”

Sering kali manusia tak pandai bersyukur atas karunia rezeki yang melimpah. Padahal, Allah berjanji untuk memberi lebih jika seorang hamba pandai bersyukur. Karena itulah, Ibnul Qayyim berkata, “Andai seorang hamba mendapat rezeki dunia dan seluruh isinya kemudian dia berkata ‘alhamdulillah’, niscaya pemberian Allah padanya dengan ucapan hamdallah itu akan lebih besar dari seluruh dunia dan seisinya.

Mengapa demikian? Sebab, segala kenikmatan dunia akan berakhir, sementara pahala atas ucapan tahmid itu kekal hingga hari akhir.” Sahabat Al Hilal, sebagai manusia memang sering mengalami krisis keyakinan soal rezeki. Krisis itulah yang mengantarkan manusia menjadi serakah, korup, manipulatif, dan merampas hak-hak orang lain. Naudzubillah himindzalik, semoga Allah SWT selalu melindungi kita. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Al Hilal (34)

Tiga Rahasia Keutamaan Puasa Sunnah

LAZ AL HILAL – Menjalankan ibadah puasa sunnah Senin dan Kamis tentu memiliki banyak keutamaan di dalamnya, apalagi kita melaksanakan puasa sunnah tersebut dengan rutin. Tak hanya dengan menyehatkan jasmani serta rohani, berpuasa sunnah di hari Senin dan Kamis pun InsyaAllah akan membuat catatan amal ibadah yang semakin baik.

Sahabat Al Hilal, ketika kita menjalanjan ibadah puasa Senin dan Kamis pun maka kita telah mencontohkan Rasulullah SAW. Dan tentu, melaksanakan puasa sunnah inii banyak sekali keutamannya ketika kita menjalankannya. Mungkin Sebagian sahabat al Hilal telah mengetahui, bahwa ketika kita menjalankan puasa sunnah tersebut maka seluruh amal atau perbuatan yang telah dilakukan oleh kita sebagai umat-Nya akan diampuni oleh Allah SWT.

Hal tersebut pun telah diriwayatkan dalam Hadist Riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda:

“Seluruh amal manusia dilaporkan ke hadapan Allah dalam setiap pekan dua kali, yaitu pada hari Senin dan hari Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya sedang bermusuhan.” (HR. Muslim)

Sahabat Al Hilal, inilah beberapa keutamaan dan manfaat ketika kita menjalankan ibadah puasa sunnah, dilansir dari berbagai sumber inilah beberapa keutamaan ketika kita menjalankan puasa Senin dan Kamis:

  1. Hari Diangkatnya Amal

Hari Senin dan Kamis merupakan hari dimana amal perbuatan manusia selama seminggu dilaporkan kepada Allah SWT. Sebagaimana diriwiwatkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

  • Dibukanya Pintu Surga

Yang paling dahsyat, pada hari Senin dan Kamis ini merupakan hari dimana pintu surga dibukakan. Hal tersebut pun tentu telah diriwayatkan dalam hadist riwayat Muslim

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَ

“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim)

  • Menjauhkan Diri Dari Godaan Setan

Sahabat Al Hilal, bukankah menjalankan ibadah puasa berarti kita meminimalkan pengaruh-pengaruh atau godaan setan pada manusia untuk melakukan hal-hal yang dilarang Allah SWT?

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Al Hilal (32)

Kisah Anak Yatim Miskin Jadi Pengusaha Sukses Dunia

Pesantren Al Hilal, Bandung – Jika saat ini Sahabat Al Hilal adalah orang yang mudah menyerah menerima kenyataan tanpa mau berusaha untuk mengubah kenyataan itu, maka itu adalah kesalahan besar dalam hidup Anda. Menjadi sukses dan berhasil dalam bidang apapun adalah sebuah pilihan yang bisa Anda dapatkan jika memang Anda mau mengubahnya menjadi kenyataan.

Apapun latar belakang Sahabat Al Hilal, keluarga dan pendidikan Sahabat Al Hilal, sebuah tekat yang kuat dan keyakinan yang tinggi pasti bisa mengantarkan Sahabat Al Hilal dalam kesuksesan. Kesuksesan berbisnis adalah miliki ia yang yakin dan tak pernah menyerah pada keadaan bagaimana pun.

Kehidupan Leonardo Del Vecchio
Leonardo termasuk salah satu pebisnis tersukses di dunia. Merek kacamata terkenal dari Italia, Luxottica, sebuah merek kacamata tersohor di dunia itu adalah milik Leonardo Del Veccio. Leonardo berasal dari keluarga yang tidak kaya. Ayah Leonardo meninggal beberapa bulan sebelum kelahirannya. Leonardo hanya tinggal berdua dengan ibunya pada sebuah gubuk jelek di pinggir kota.

Bahkan saking miskinnya, sang ibu tidak mampu menghidupi yang kemudian terpaksa menitipkan Leonardo ke sebuah panti asuhan. Pada usia tujuh tahun Leonardo diasuh oleh seorang biarawati di panti tersebut. Baru kemudian pada usia 14 tahun, Leonardo mulai bekerja untuk menopang ekonomi keluarganya.

Leonardo bekerja sebagai seorang trainer pada sebuah produsen peralatan di Milan. Di tempat kerjanya tersebut, Leonardo tidak hanya bekerja pada siang hari.

Namun ketika malam tiba setelah seharian bekerja, ia banyak belajar desain–desain alat industrial. Sejak saat itulah Leonardo tertarik untuk menangani bingkai kacamata.

Tak lama setelah itu, Leonardo pun memutuskan untuk pindah ke Agoda yang merupakan pusat industri kacamata. Di situ ia mulai menimba dan mengumpulkan banyak ilmu mengenai kacamata selama enam tahun. Kemudian dengan modal ilmu yang ia dapatkan selama enam tahun tersebut ia mulai fokus untuk berdiri sendiri dalam bisnis kacamata.

Perlahan namun pasti, Luxottica semakin besar dan melakukan ekspansi bisnis bidang kacamata yang luar biasa. Kesuksesan Leonardo del Vecchio dalam memimpin perusahaan membuat perbesaran lapangan semakin luas. Secara bertahap, Luxottica berhasil mengakuisisi beberapa merek Italia terkenal. Lens Crafter, Porsol, Vogue, berhasil diambil alih olehnya. Bahkan tidak hanya di Italia saja, merek yang sangat terkenal asal Amerika Ray-Ban pun juga turut dicaplok.

Kini, Luxottica memiliki lebih dari 6.000 toko ritel yang berada di seluruh dunia. Perusahaan yang dirintis dari seorang anak yatim yang miskin ini sekarang menjelma menjadi produsen kacamata terbesar di dunia. Itulah kisah Leonardo Del Vecchio bisa bangkit dari kisah masa lalunya dengan status keluarga miskin. Semoga bermanfaat!

Al Hilal (31)

Maaf Memaafkan dalam Islam

LAZ AL HILAL, Bandung – Allah berfirman :

“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’raf :199)

Sahabat Al Hilal, pernahkah kamu marah atau kecewa dengan seseorang? Apa yang kamu ketahui tentang persoalan maaf memaafkan ini? Yap! Tentu saja maaf memaafkan sangat dianjurkan di dalam Islam.

Sebagaimana telah difirmankan oleh Allah swt dalam beberapa surat dan ayat di dalam Al-Qur’an, seperti kutipan di atas, QS. Al-A’raf ayat 199, kemudian dapat pula dijumpai dalam QS. An-Nur ayat 22 maupun QS. Ali Imran ayat 134). Anjuran ini pun disabdakan oleh Rasulullah saw dalam beberapa hadits yang diriwayatkan oleh para perawi sahih.

Rasulullah bersabda :

“Siapa yang merasa pernah berbuat aniaya kepada saudaranya, baik berupa kehormatan badan atau harta atau lain-lainnya, hendaknya segera meminta halal (maaf) nya sekarang juga, sebelum datang suatu hari yang tiada harta dan dinar atau dirham, jika ia punya amal shalih, maka akan diambil menurut penganiayannya, dan jika tidak mempunyai hasanat (kebaikan), maka diambilkan dari kejahatan orang yang dia aniaya untuk ditanggungkan kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra)

Di dalam riwayat lainnya, Rasulullah bersabda : 

“Tidaklah Allah memberi tambahan kepada seseorang hamba yang suka memberi maaf melainkan kemuliaan.” (HR. Muslim)  kemudian  “Tidak halal bagi seorang mukmin untuk tak bersapaan dgn saudaranya (sesama muslim) lebih dari tiga hari.” (HR. Muslim)

Memaafkan sama sekali bukan merupakan perkara yang kecil. Dibutuhkan sebuah hati yang lapang dan pikiran yang jernih untuk bisa memaafkan seseorang. Begitupun meminta maaf, meminta maaf dan mengakui kesalahan adalah perbuatan yang butuh keberanian besar. Maka sungguh perbuatan maaf memaafkan sangat dimuliakan oleh Islam.

Tidak diperkenankan bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya selama lebih dari 3 hari. Kemudian yang paling baik di antara keduanya adalah yang terlebih dahulu memberi salam. Artinya telah timbul sebuah kelegaan hati dari salah satu di antara mereka yang memiliki potensi mencairkan suasana.

Subhanallah, begitulah Islam memberi sebuah reward bagi mereka yang mampu berbuat maaf memaafkan dengan hati ikhlas dan ringan. Perbuatan yang dipandang kecil namun sungguh dibutuhkan usaha yang besar. Gimana, apa sekarang kamu sudah bisa memaafkan orang  lain?

Al Hilal (29)

Perkembangan Pembangunan Mushola Al Hilal

LAZ AL HILAL – Alhamdulillah, pembangunan mushola al Hilal telah sampai pada tahap pemasangan atap. Dan InsyaAllah dalam pembangunan mushola di tanah pembebasan lahan ini pun merupakan awal dari rencana besar al Hilal untuk membangun masjid besar, di Manisi, Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Bertempat di lahan pembebasan, tepatnya hari kemarin Sabtu (27/02/2021) Hendra Setiawan selaku Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal meninjau langsung perkembangan proses pembangunan mushola tersebut.

Dalam kesempatan peninjauan yang dilaksanakan oleh Ketua Harian Yayasan LAZ AL Hilal pun, beliau menyampaikan beberapa hal salah satu nya yaitu tujuan dan beberapa manfaat ketika mushola yang insyaAllah akan berdiri di Manisi, Kecamatan Cibiru rampung dan beroperasi.

“Alhamdulillah saat ini pembangunan musholla al Hilal sudah fase sampai ke atap. Luas atap ini 120 meter. Mushola al Hilal adalah bagian awal dari rencana besar al Hilal untuk membangun masjid besar di Manisi, Kota Bandung,” Ujar Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal.

Pembangunan masjid pun tentunya akan memakan waktu dan persiapan yang cukup lama, tetapi bukankah para santri dan penghafal Quran sangat membutuhkan masjid tersebut untuk mereka belajar? Maka dari itu, Yayasan Al Hilal teramat sangat ingin pembangunan masjid yang sedang dilaksanakan ini pun rampung dengan cepat sesuai rencana, seperti yang diungkapkan oleh Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal, dalam kesempatannya ketika meninjau proses pembangunan mushola Al Hilal

“Pembangunan masjid itu memerlukan waktu dan persiapan yang luar biasa, tapi kami dari al Hilal ingin cepat-cepat ada kegiatan di tanah ini oleh karena itu kita akan bangun mushola sehingga bisa dipakai,” ungkapnya.

 Selanjutnya, dalam kesempatan tersebut pula, beliau mengungkapkan beberapa hal positif serta manfaat untuk ummat khususnya masyarakat sekitar. Karena InsyaAllah ketika mushola tersebut rampung, maka santri yatim dan penghafal Quran dapat menggunakan secara langsung, pun masyarakat sekitar untuk beribadah, termasuk pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar mushola.

“mushola bisa dipakai untuk anak-anak mengaji, untuk pedagang kaki lima yang ingin sholat, bahkan bisa dipakai untuk mandi dan bersih-bersih, dan kita sudah sediakan tempatnya, air dan listrik sudah masuk,” lanjutnya.

Sungguh, program pembangunan mushola ini tidak akan berjalan sesuai rencana tanpa adanya campur tangan dari para donatur yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezeki nya untuk pembangunan mushola al Hilal yang InsyaAllah akan berdiri di tanah wakaf pembebasan lahan, Manisi, Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Dan dalam kesempatan tersebut pun Hendra Setiwan selaku Ketua Harian Yayasan LAZ Al Hilal mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh wakif.

“Terimakasih untuk seluruh teman-teman yang sudah berwakaf untuk pembebasan lahan ini, pembangunan mushola al Hilal dan pembangunan masjid yang akan kita rencanakan. Terimakasih, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.” Pungkasnya.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Al Hilal (28)

Johari Zein Seorang Mualaf yang Kaya Karena Sedekah

Apa kabar, Sahabat Al-Hilal? Di penjuru negeri ini tentunya kita sering melihat bagaimana bagaimana ketika seseorang berbuat baik kepada sesamanya, tentunya hal tersebut membuat kita sebagai manusia sering terketuk pintu hatinya karena selalu melihat serta mendengar bagaimana seseorang mengetuk pintu hati kita karena kisah inspiratifnya.

Sahabat Al-Hilal, mari kita simak sebuah kisah inspiratif dari seorang mualaf yang berhasil berjuang mengarungi bisnisnya di tengah-tengah lilitan ekonomi saat orde baru serta usaha yang dirintisnya berhasil dan membuahkan hasil karena sedekah.

Tidak dipungkiri, bersedekah merupakan suatu ibadah yang dapat kita lakukan kapanpun, bersedekah pun amat sangat dianjurkan dalam Islam. Karena dengan bersedekah, tanpa disadari kita sedang menjauhkan diri dari sifat sombong dan angkuh serta menjadikan hubungan sosial dengan sesama manusia menjadi lebih baik. Karena ketika kita memberikan sesuatu dengan ikhlas, maka kita telah meringankan beban mereka pula.

Allah pun berfirman dalam QS. Al Baqarah ayat 254 yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.”

Ketika kita bersedekah, jangan pernah takut jika rezeki kita berkurang, karena sesungguhnya ketika bersedekah justru Allah SWT akan menggantikan dengan rezeki yang sebaik-baiknya. Seperti dalam firman Allah dalam QS. Saba ayat 39 yang artinya:

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”

Selain tidak akan mengurangi rezeki, sedekah pun membuka pintu rezeki, Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwasanny Rosulullah Shallallahu’ alaihi wasallam bersabda:

“Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, “Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”, sedangkan yang satunya lagi berkata, “Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dari hadits tersebut dijelaskan bahwa bersedekah justru akan membuka pintu rezeki yang baru.

Sahabat Al-Hilal, dari hadist tersebut, kita dapat membuktikannya dari kisah inspiratif seorang mualaf bernama Johari Zein.

Mengenal Lebih Dekat Johari Zein

Johari Zeina tau pria yang akrab disapa Jo ini lahir di Medan, Sumatera Utara 1954 dari keluarga pedagang Tionghoa. Ketika beranjak ia pernah menduduki bangku sekolah dengan mengenyam Pendidikan Katolik, sedangkan keluarga besarnya merupakan seorang Budha.

Djohari memilih menjadi mualaf pada tahun 1982, sejak menjadi mualaf petunjuk di hidupnya adalah Al-Qur’an. Ketika ia memutuskan menjadi seorang mualaf ia didukung oleh keluarga, dan ia sangat bersyukur karena memiliki keluarga yang saling menghargai.

Johari Zein merupakan pemilik layanan paket PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang didirikan pada tahun 1990. Ia mendirikan perusahaan JNE ini ketika ia menjadi Operation Manager TNT Indonesia, saat ia telah mencapai puncak karir nya, Johari memilih untuk meninggalkan TNT dan memilih untuk berwirausaha. Sejak berusia 12 tahun, ia sudah memperlihatkan bagaimana ia memiliki bibit untuk menjadi wirausaha. Saat itu Johari masih duduk di bangku SMP dan selalu menjual majalah ke teman-temannya. Usahanya pun terus berlanjut hingga SMA.

Tahun 1985 merupakan tahun awal Johari Zein merintis usahanya, nama awalnya adalah Worldpak lalu berganti nama menjadi Pronto. Pada tahun 1990 ia menjual seluruh sahamnya di Pronto lalu kemudian pada tahun yang sama ia mendirikan PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).

Saat Johari Zein mendirikan JNE, ia sudah memeluk Islam selama 8 tahun. Ia meyakini bahwa apapun yang telah ia dapatkan selama ini adalah demi kebaikan dan untuk membantu orang lain.

Pada tahun 2017 tepatnya pada 03 Mei 2017, ia mendirikan Johari Zein Foundation dengan tujuan agar dapat membangun 99 masjid dengan nama sesuai Asmaul Husna di berbagai belahan dunia. Awal mula ia mendirikan masjid adalah ketika ia bermimpi saat selesai berdoa di Masjidil Haram saat umrah pada tahun 2009. Dalam do’a nya Johari memohon agar diizinkan untuk mendirikan Masjid. Kemudian Johari mendapatkan jawaban melalui mimpi, yaitu “Jangankan satu, 99 masjid pun diizinkan”. Kira-kira seperti itulah jawaban dalam mimpinya.

Selain bertekad untuk membangun 99 Masjid di berbagai belahan dunia, Johari pun aktif dalam kegiatan amal. Baginya, beramal adalah kewajiban setiap muslim yang wajib dilaksanakan karena diperintahkan dalam Al-Qur’an.

Sahabat Al-Hilal, rahasia sukses yang diakui oleh pemilik layanan paket JNE ini yakni berbagi dan bersedekah. Baik untuk karyawan, melalui panti asuhan, dan masih banyak lagi. Menurutnya, kebahagiaan orang lain merupakan kebahagiaan yang tersendiri bagi Johandi Zein.

image-47

Doa Akbar, Menyambut Milad Ke-19 Untuk Pesantren Al Hilal

LAZ AL HILAL – Alhamdulillah, kegiatan doa akbar khusus untuk menyambut hari lahir ke-19 Pesantren Al Hilal telah sukses dilaksanakan pada Jumat (26/02/2021). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap satu bulan satu kali ini diselenggarakan secara langsung melalui live streaming dan aplikasi zoom meeting ini pun dilaksanakan secara serentak di 4 Pesantren Al Hilal, antara lain Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Pesantren Al Hilal 2 Cibiru, Pesantrten Al Hilal 3 Sarikaso, serta Pesantren Al Hilal 4 cibiru.

Kegiatan doa akbar ini pun dilangsungkan selama satu jam mulai pukul 15.30-17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Ustadz Arif Rahman. Dalam kesempatan kegiatan doa bersama yang dilaksanakan bersama para santri Yatim di 4 Pesantren Al Hilal pun melakukan kegiatan doa bersama khusus untuk menyambut milad ke-19 Pesantren Al Hilal. Seperti yang kita ketahui, Negeri tercinta kita Indonesia semenjak pandemi COVID-19 banyak jumlah angka penggangguran naik drastis, perkembangan ekonomi Indonesia semakin tidak stabil dan di tambah lagi banyaknya bencana alam yang salah satunya bencana banjir di beberapa wilayah Indonesia seperti Karawang, Bekasi,  Cikampek,  Subang dan Pamanukan Pantura.

Sungguh, banyak saudara kita yang membutuhkan dukungan serta bantuan dari kita semua. Maka dari itu, dalam kesempatan doa akbar yang diselenggarakan kemarin, Pesantren Al Hilal memutuskan untuk menggelar program “Santunan 1000 Paket Sembako Keluarga Yatim & Dhuafa Terdampak COVID-19 Dan Bencana Banjir”

Dalam kesempatan doa bersama ini pun sebelum Direktur Laziswaf Al Hilal Iwan Setiawan memberikan sambutannya, beberapa pesan dari para santri untuk Pesantren Al Hilal disampaikan oleh para santri melalui video yang diputar yang sebelumnya dikumpulkan terlebih dahulu oleh tim Al Hilal. Sungguh, kami sangat terenyuh oleh berbagai kreatifitas yang dibuat oleh para santri, termasuk doa dan ucapan yang dengan tulus diberikan oleh para santri.

Memasuki rangkaian acara, sebelum doa akbar terlaksana dan setelah para santri membacakan ayat suci Al Quran, Iwan Setiawan pun menyampaikan sambutan, maksud dan tujuannya, serta beberapa pesan untuk para santri serta para donatur dalam kegiatan Doa Akbar yang diselenggarakan secara online ini.

“Terimakasih kepada para donatur yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam doa akbar ini.” Ucap Direktur Laziswaf Al Hilal.

Dalam kesempatan ini pula, Direktur Laziswaf Al Hilal mengungkapkan ucapan yang sebesar-besarnya untuk siapapun yang menjadi wasilah yang selama ini mendukung  apapun program yang dilaksanakan oleh Yayasan Al Hilal.

“Bapak, ibu yang budiman Alhamdulillah dalam rangka milad yang ke-19 Al Hilal dan bertepatan juga dengan acara rutin bulanan doa akbar kami mengucapkan terimakasih, Jazakumullah Khairan kepada siapapun yang menjadi jalan, yang menjadi wasilah, yang mendorong dan mendorong baik itu dengan materi dan inmateri sehingga Alhamdulillah sampai saat ini Yayasan Al Hilal sudah bisa berjalan dengan baik atas dukungan dan doadari bapak dan ibu semuanya. Semoga Allah yang maha baik membalas kebaikan bapak dan ibu dimanapun berada,” lanjutnya.

Sungguh hingga saat ini Yayasan Al Hilal belum bertemu dengan seluruh donatur yang telah membantu berbagai macam program yang telah terlaksana. Tetapi, dengan kebaikan

“Banyak sekali para donatur yang belum bertemu dengan kami tetapi dengan ketulusan dan kerendahan hati, dan kebaikan bapak ibu mempercayai kami untuk bisa menjadi lembaga yang dititipkan amanah zakat, infaq, sedekah yang semua seratus persen kami salurkan untuk program” ungkap Direktur Laziswaf Al Hilal.

Sambutan pun dilanjutkan oleh Iwan Setiawan dengan mengungkapkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Al Hilal dalam menyambut milad ke-19 Pesantren Al Hilal.

“Dalam acara rangkaian milad ini juga, kami sudah melaksankan berbagai program. Ada acara lomba-lomba, olahraga, panmpilan seni, dan InsyaAllah saat ini kita juga dalam rangkaian milan ke-19 Al Hilal yaitu doa bersama. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan terus mengetuk pertolongan Allah SWT. InsyaAllah hajat dan doa-doa kita dikabulkan dengan pengabulan terbaik menurut Allah SWT,” lanjutnya.

Setelah Direktur Laziswaf Al Hilal memberikan sambutan serta ungkapannya, kegiatan doa akbar pun dilanjutkan dengan pembukaan doa serta inti dari kegiatan tersebut, yaitu doa bersama serta simbolis penggalangan donasi untuk keluarga dhuafa untuk kepara perwakilan santri yatim untuk korban bencana banjir di beberapa wilayah yang telah disebutkan serta yang terdampak pandemi COVID-19 oleh seluruh ustadz di Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Pesantren 2 Cibiru, Pesantren Al Hilal 3 Sarikaso, serta Pesantren Al Hilal 4 Cirebon.  

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.pesantrenalhilal.com

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Pesantren Al Hilal Copyright Picture

Al Hilal (26)

Jangan Takut! Allah Bersama Kita

LAZ AL HILAL – Setiap manusia pasti pernah merasakan takut, muali dari takut melakukan sesuatu hal, takut gagal, takut kehilangan apa yang kita cintai di dunia, hingga takut kepada tuhan semasta alam Allah SWT. Tentu takut kepada Allah SWT sangat baik untuk kita sebagai maba-Nya, mengapa? Karena ketika kita merasa takut kepada Allah SWT maka kita setiap insan akan senantiasa untuk mendekatkan diri kepada-Nya, akan lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada-Nya.

Sahabat Al Hilal, tentu kita semua pasti takut dengan segala sesuatu dengan kekuatan yang dahsyat mislnya takut akan bencana alam yang mendadak datang. Kita tidak pernah tahu, bagaimana jika ketika kita sedang tidur atau sedang melaksanakan aktifitas, tiba-tiba bencana alam itu datang. Dalam Al Quran, kata takut dinyatakan dengan khauf dan khasyyah. Kata khauf lebih umum daripada kata khasyyah. Khasyyah menunjukkan rasa takut yang lebih spesifik dan disertai pengetahuan (ma’rifah). Khasyyah disematkan kepada ulama [ilmuwan, saintis yang takut kepada Allah] (QS Fathir [35]: 28).

Ketika kita merasa takut, kita sebagai umat muslim harus memaknai rasa tersebut secara positif. Seperti apakah rasa takut yang dimaknai dengan positif? Yaitu rasa takut yang menyebabkan kita sebagai umat muslim senantiasa melaksanakan kewajiban dari Allah SWT dan meninggalkan apapun larangan-Nya. Ketika rasa takut itu meningkat, maka kita akan terus meningkatkan dan terus meningkatkan keimanan kita, melaksanakan kewajiwan dengan melengkapinya dengan amalan sunnah, dan tentu dengan kesadaran diri menjauhi hal-hal yang berbau syuhbat.

Sebagai seorang hamba, rasa takut akan siksaan dari sang pencipta Allah SWT adalah sesuatu yang lumrah, ketakutan atas apa yang ditimpakan kepada kita sebagai hamba-Nya karena dosa-dosa yang pernah diperbuat. Oleh karena itu, menurut Ibn al-Qayyim al-Jauziyah, takut kepada Allah SWT itu hukumnya wajib. Karena takut kepada Allah dapat mengantarkan hamba untuk selalu beribadah kepada-Nya dengan penuh ketundukan dan kekhusyukan. Sebagaimana Allah SWT telah menyampaikan firman kepada umat-Nya dalam QS. Ali Imran ayat 175

“Siapa yang tidak takut kepada-Nya, berarti ia seorang pendosa, pelaku maksiat. Karena tidak takut kepada Allah, koruptor semakin merajalela, semakin serakah, dan tidak lagi memiliki rasa malu” (QS Ali Imran: 175).

Sahabat Al Hilal, ketika kita takut kepada Allah SWT maka InsyaAllah kita sebagai hamba-Nya akan semakin dekat kepada-Nya sehingga kita sebagai seorang hamba tidak akan takut ketika suatu hari kita kehilangan apapun yang kita cintai di dunia, seperti jabatan, atau masa depan. Wallahu’alam bishawab.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Al Hilal (25)

Alhamdulillah, Ambulance Gratis Untuk Ummat Telah Beroperasi

LAZ AL HILAL – Alhamdulillah, program ambulance gratis untuk ummat telah dilaksankan. Terhitung selama satu minggu ini ambulance gratis untuk ummat telah dua kali mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya pada Selasa, 23 Februari 2021 menjemput jenazah ke rumah duka hingga mengantarkannya ke pemakaman di salah satu pemakaman di Padasuka, Bandung. Lalu pada Kamis 25 Februari 2021, menjemput jenazah di daerah Pahlawan dan mengantarkannya ke salah satu pemakaman di daerah Anjarsari, Banjaran. Alhamdulillah, berkat ambulance gratis ini para masyarakat dan kaum dhuafa yang teramat sangat membutuhkan merasa terbantu dengan pengadaan ambulance gratis.

Alhamdulillah, Kondosi ambulance gratis untuk umat yang saat ini sedang beroperasi pun teramat sangat layak digunakan untuk saudara-saudara kita diluar sana yang teramat sangat membutuhkan ambulance gratis ini. Karena, kenyamanan dan keamanan para penumpang lah yang kami utamakan. Terimakasih untuk seluruh donatur yang telah ikut serta dalam menyisihkan Sebagian rezekinya untuk ikut dalam program pengadaan ambulance gratis untuk ummat.

Sahabat Al Hilal, mungkin kita terbiasa melihat Ambulance di sekitar rumah sakit atau klinik. Karena kita sudah terbiasa melihat ambulance-ambulance tersebut di rumah sakit atau klinik, mungkin kita tidak sadar bahwa di Negeri ini masih banyak orang yang membutuhkan ambulance secara darurat dan tidak sempat untuk datang ke rumah sakit atau klinik.

Khususnya di daerah-daerah dengan tempat tinggal yang jaraknya cukup jauh dari Rumah sakit atau klinik, sampai para pasien yatim dhuafa. Disanalah kita sebagai manusia ikut andil untuk membantu sesama umat manusia yang sedang membutuhkan pertolongan darurat.

Melalui Wakaf Pengadaan Produktif Ambulance Gratis, LAZ Al-Hilal berencana akan mengadakan Ambulance Gratis untuk antar jemput pasien yatim dhuafa, tanggap bencana, serta kegiatan sosial lainnya. InsyaAllah dari pengadaan Ambulance Gratis yang Ibu/Bapak wakaf kan tanpa disadari kita telah berinvestasi untuk akhirat kelak. Insyaallah seiring roda Ambulance berputar, maka pahala kita pun mengalir. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Inilah beberapa momen yang telah Ambulance gratis Al Hilal laksanakan untuk mengantarkan jenazah dalam satu minggu ini dan tentunya diabadikan oleh kami, agar sahabat Al Hilal serta donatur yang telah menyisihkan Sebagian rezekinya untuk ikut dalam program pengadaan ambulance gratis Al Hilal dapat melihat dan merasakan bagaimana wakaf yang telah dilaksanakan oleh Bapak/Ibu donatur sangat bermanfaat bagi umat.

Sungguh kami sangat berterimkasih kepada seluruh donatur Yayasan LAZ Al Hilal, dan tentunya untuk seluruh pihak yang telah membantu. Terimakasih kami ucapkan, karena telah dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk ikut bersama menjalankan dan mensukseskan program pengadaan ambulance gratis. Semoga amal kebaikan yang tercurah menjadi amal jariyah yang manfaatnya tidak akan putus, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor