• Apakah ada pertanyaan?
Close

Berapa Hari Rasulullah Puasa di Bulan Sya’ban?

Berapa Hari Rasulullah Puasa di Bulan Sya’ban? 1

LAZ AL HILAL – Ketika menginjak bulan Sya’ban, maka berarti kita hanya tinggal menghitung har untuk memasuki bulan Ramadhan. Di bulan Sya’ban pun kita disunnahkan untuk memperbanyak puasa dan amalam-amalan sunnah lainnya sebagaimana yang baginda Rasulullah SAW contohkan kepada umat-Nya.

Sahabat Al Hilal, namun yang sering menjadi pertanyaan di benak kita semua adalah berapa hari Nabi Muhammad SAW berpuasa di bulan Sya’ban bukan? Apakah satu bukan penuh kah atau haya beberapa hari saja?

Ada beberapa hadist shahih yang menjelaskan bagaimana Rasulullah SAW menghidupkan bulan Sya’ban dan menghidupkan amalan-amalan sunnah. Diantaranya yaitu mengerjakan puasa sunnah di bulan Sya’ban.

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh HR. Ahmad, Istri Rasulullah SAW Aisyah mengatakan bahwa,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan perhatian terhadap hilal bulan syaban, tidak sebagaimana perhatian beliau terhadap bulan-bulan yang lain. Kemudian beliau berpuasa ketika melihat hilal ramadhan. Jika hilal tidak kelihatan, beliau genapkan syaban sampai 30 hari.” (H.R. Ahmad)

Tentu, dalam hadist tersebut dapat kita lihat bagaimana Rasulullah SAW menjalankan hari-harinya di bulan Sya’ban. Rasulullah SAW melaksanakan puasa sunnah pada bulan ini, bulan Sya’ban selama 30 hari lamanya. Dan ketika bulan Sya’ban itu selesai maka beliau melanjutkannya untuk berpuasa Ramadhan.

Sahabat Al Hilal, selain berpuasa pada bulan Sya’ban pun Rasulullah SAW melaksanakan amalan sunnah yang hampir setiap harinya Beliau kerjakan. Dilansir dari berbagai sumber, Rasulullah SAW menganjurkan kita semua sebagai umat-Nya unruk memperbanyak dan mempelajari bebagai amalan yang ada pada Al Quran.

Karena, selain berpahala tujuan dari membaca Al Quran pada bulan Sya’ban ini melatih kita semua sebagai umat muslim dan membiasakan diri untuk membaca Al Quran pada bulan Ramadhan.

Dilansir dari sumber republika.com sebagian ulama merujuk pada hadits yang diriwayatkan dengan sanad yang dhaif, dari Anas (bin Malik), bahwasannya beliau berkata,

Adapun kaum Muslimin ketika memasuki Syaban, maka mereka menuju kepada mushaf-mushaf Alqurannya untuk sibuk membacanya. Mereka mengeluarkan zakat dari harta mereka, guna diberikan kepada orang yang miskin dan tidak mampu agar kuat berpuasa pada Ramadhan.”

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Penulis:

author

Nafisah Samratul

Content Writter at LAZ al-Hilal