Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Mengenal Turunnya Al Quran Dalam Momentum Nuzulul Quran

LAZ AL HILAL – Bulan Ramadhan yang sedang kita jalani merupakan bulan yang teramat istimewa. Betapa tidak, di bulan ini pula Al Quran yang diturunkan kepada Rasulullah SAW sebagai mukjizat hadir di dunia. Tahukah sahabat Al Hilal, Ramadhan pun disebut dengan Syahrul Quran? Berbagai acara yang dilaksanakan oleh masyarakat di Indonesia hadir untuk memperingati turunnya Al Quran di muka bumi.

Terlepas dari acara yang dilaksanakan oleh masyarakat untuk memperingati turunnya Al Quran, yang terpenting bagi kita adalah bagaimana dapat memahami secara umum tentang proses turunnya Al Quran bagi umat muslim, agar ilmu yang kita dapatkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Berbicara tentang turunnya Al Quran ke muka bumi untuk ummat Islam pun telah Allah SWT jelaskan dalam firman-Nya. Terdapat beberapa ayat yang saling berkaitan dan menjelaskan turunnya Al Quran. Salah satunya yaitu QS. Al Baqarah ayat 185,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (Al-Baqarah:185).

Lantas, kapan Al Quran diturunkan ke Dunia?

Di Indonesia, pada umumnya peringatan Nuzulul Quran diperingati setiap malam ke 17 Ramadhan. Tetapi, jika kita lihat sejarahnya, Al Quran diturunkan pada bulan Ramadhan di hari Senin? Mangapa demikian? Para ulama menyebutkan, bahwa diutusnya Nabi Muhammad SAW adalah pada hari Senin dan pada hari itu pula wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pun ada pada hari Senin.

Diriwayatkan dalam Hadist Muslim, Rasulullah SAW bersabda

“Itu adalah hari dimana aku dilahirkan dan hari dimana aku diutus atau diturunkan (wahyu) atasku.” (HR. Muslim).

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Kerabat Dalam Kondisi Darurat? Ambulance Gratis Untuk Ummat Solusinya!

LAZ AL HILAL – Peradangan tak terduga menghampiri Ibu Yuni yang berada di wilayah Babakan Ciparay. Ibu Yuni, Qodarullah ia mendapatkan musibah berupa peradangan tulang. Siapa sangka, di bulan Ramadhan yang telah memasuki minggu ke-3 Ramadhan Allah SWT memberikan ujian yang tak terduga untuk Ibu Yuni. Setelah Ibu Yuni mendapatkan musibah tersebut, Adi Kusumah sebagai keponakannya menghubungi pihak Ambulance Gratis Al Hilal.

Adi Kusumah menghubungi pihak Al Hilal untuk menghantarkan keluarganya agar dibawa ke Rumah Sakit Halmahera. Dan Ambulance Gratis Al Hilal mengantarkan pasien tersebut ke RS. Halmahera pada pukul 10.30 WIB. Pasien yang dijemput langsung ke rumah pasien darurat di Babakan Ciparay, secara darurat.

InsyaAllah kelayakan serta kebersihan dari kondisi ambulance gratis ini tentu sudah melalui prosedur yang terbaik. Karena mobil gratis untuk ummat dari Al Hilal ingin memberikan yang terbaik bagi seluruh penumpang serta kerabat pasien yang mendampingi. Tentu, hal ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan aman saat melayakan perjalanannya Bersama Ambulance Gratis untuk ummat. InsyaAllah kenyamanan dan keamanan para penumpang menjadi keutamaan kami.

Keamanan dari kesehatan para pasien serta penumpang merupakan salah satu hal yang diutamakan? Mengapa? Karena situasi pandemi yang masih belum berakhir, tentunya protokol kesehatan harus tetap terjaga.

InsyaAllah dengan diadakannya program Ambulance Gratis untuk ummat, saudara yang berada di Bandung dan sekitarnya dapat terbantu dan menerima manfaat dari pengadaan ambulance gratis untuk ummat ini. Dan InsyaAllah saudara muslim seperti yatim dhuafa merasa terbantu ketika layanan Ambulance Gratis ini, terus beroperasi walaupun di Bulan suci Ramadhan.

Sungguh kami sangat berterimkasih kepada seluruh donatur Yayasan LAZ Al Hilal, dan tentunya untuk seluruh pihak yang telah membantu. Semoga amal kebaikan yang tercurah menjadi amal jariyah yang manfaatnya tidak akan putus seiring roda ambulance berputar, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Makna Kaya Dan Miskin Yang Sebenarnya

LAZ AL HILAL – Kekayaan sudah sering dijadikan sebagai tolak ukur kebahagiaan seseorang di dunia. Tentu, kesempitan harta sering disebut sebagai kemiskinan bagi kebanyakan masunia di dunia. Sahabat Al Hilal, padahal ketika kita berkaca pada Rasulullah SAW SAW dan para sahabat, ternyata kekayaan yang hakiki itu bukan terletak pada harta dan materi yang melimpah saja loh!

Padahal kita sebagai umat muslim sudah sepatutnya meniru bagaimana cara Rasulullah SAW dan para sahabat-Nya dalam menyikapi harta dan kekayaan yang ada di dunia, atau harta duniawi. Diceritakan dalam hadist yang diriwayatkan dalam HR. Ibnu Majah, Khubeib bin Adi RA berkata, “Kami sedang berada di suatu majelis, tiba-tiba Rasulullah SAW datang dan di kepalanya terdapat bekas air.” Sebagian dari kami berkata, “Kami melihat engkau berjiwa tenang.”

Beliau menjawab, “Ya, alhamdulillah.” Kemudian orang-orang berdiskusi panjang lebar tentang hakikat kekayaan. Maka, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak mengapa kekayaan itu bagi orang bertakwa dan kesehatan bagi orang bertakwa lebih baik dari kekayaan, sedangan kenyamanan dan kekayaan jiwa termasuk dalam kenikmatan,” (HR Ibnu Majah).

Sahabat Al Hilal, bukankah kemiskinan hati merupakan penyakit yang paling berbahaya bagi kita semagai seorang manusia? Terkadang orang yang miskin hati bisa mengumpulkan harta tanpa memperdulikan hal yang haram atau haram. Bahkan sahabat dari Rasulullah SAW pun dapat kita teladani sebagai orang-orang yang kaya akan jiwa. Bahkan mereka dapat meletakkan harta di tangan bukan di hati, karena mereka tidak ragu untuk memberikan hartanya untuk fi sabilillah.

Seperti yang diriwayatkan dalam dalam hadist yang diriwayatkan dalam Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda,

“Pemilik dunia adalah orang yang memiliki tiga kriteria; hidup tenteram dan aman di tengah masyarakatnya, sehat jasmaninya, dan memiliki makanan cukup untuk sehari itu.” (HR Tirmidzi).

Bila Allah SWT menghendaki kebaikan kepada seseorang maka dijadikanlah kekayaan jiwanya dan ketakwaannya berada di hatinya dan bila Allah menghendaki keburukan pada seseorang maka dijadikanlah kemiskinan itu berada di pelupuk matanya. Karena InsyaAllah orang yang lebih memilih kaya hatinya, maka kebahagiaan di dunia dan akhiratnya pun akan dijamin oleh Allah SWT.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Penyaluran Wakaf Quran Ramadhan Wilayah Cirebon dan Sumedang

LAZ AL HILAL – Penyaluran wakaf Quran yang dilaksanakan pada Minggu (25/04/2021) telah terlaksana. Sebanyak 188 Mushaf Al Quran untuk wilayah Cirebon telah tersalurkan. Adapun 4 Masjid, Mushola serta Pesantren yang telah menerima manfaat dari wakaf Quran tersebut diantaranya adalah Mushola Al Ikhlas Dukumire Ciwaringin, Mushola Al Jubariyah Galagamba Ciwaringin, Masjid Baitul Muttaqien Galagamba Ciwaringin, serta TPA Baitul Mu’min Galagamba Ciwaringin.

Penyaluran wakaf Quran yang dilaksanakan oleh Andri Kurnia Nugraha dan Yogi Saputra sebagai salah satu perwakilan dari tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB. Selain penyaluran wakaf Quran yang dilaksanakan untuk Wilayah Cirebon, tim penyaluran wakaf Quran LAZISWAF Al Hilal melaksanakan penyaluran wakaf Quran untuk wilayah Sumedang, Jawa Barat.

Adapun Masjid, Mushola, dan Pesantren yang berada di wilayah Sumedang yang berhasil disalurkan oleh tim penyaluran wakaf Quran sebanyak 6 tempat, diantaranya yaitu Pesantren  Al Mutsanir Khoerul Huda Cimuja Cimalaka, Pesantren Tanwirul Qulub Boka Cimalaka, Masjid Hidayatullah Pasireungit Paseh, Masjid  Al Huda Parigi Paseh, Masjid Baiturrahman Pasireungit Paseh, Masjid  Al Mujahid Pasireungit Paseh.

Andri Kurnia Nugraha sebagai salah satu perwakilan dari penyaluran wakaf Quran yang dilaksanakan pada hari Minggu kemarin, menyebutkan beberapa tujuan serta maksud yang akan pelaksanaan penyeluran Wakaf Quran yang telah dilaksanakan.

“Alhamdulillah, wakaf yang dititipkan oleh para donatur Al Hilal yang khusus di laksanakan dalam program Nuzulul Quran Ramadhan. Mudah-mudahan program wakaf Quran ini dapat bermanfaat bagi masjid-masjid di wilayah Sumedang dan Cirebon. Jazakumullah bagi donatur yang telah menitipkan Al Quran di LAZISWAF Al Hilal,” ujar Andri Kurnia Nugraha sebagai tim penyeluran wakaf Quran wilayah Sumedang dan Cirebon.

Dalam penyaluran wakaf Quran yang didistribusikan untuk wilayah Cirebon dan Sumedang, beberapa warga yang berada di wilayah tersebut mengucapkan rasa terimakasihnya kepada LAZISWAF Al Hilal atas penyaluran wakaf Quran yang telah dilaksanakan pada hari Minggu (25/04/2021).

InsyaAllah penyaluran wakaf Quran akan Kembali dilaksanakan pada kegiatan “Program Wakaf Quran Nuzulul Quran Ramadhan” yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu 01 Mei-02 Mei 2021/19-20 Ramadhan 1442 H di Penjuru Jawa Barat khususnya wilayah Garut Selatan.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Amalan vs Rebahan? Ustadz Imam Nuryanto Menjawabnya!

LAZ AL HILAL – Jumat (23/04/2021) Kajian Spesial di bulan Ramadhan Alhamdulillah telah terlaksana dengan baik. Kajian “Amalan vs Rebahan?” yang disampaikan oleh Ustadz Imam Nuryanto ini berlangsung selama satu setengah jam. Acara yang dimulai pada pukul 16.00 WIB ini dilaksanakan serentak Bersama doa akbar yang dilaksanakan serentak Bersama 4 Pondok Pesantren Al Hilal yang dilangsungkan secara live streaming melalui aplikasi zoom meeting serta youtube Pesantren Yatim Al Hilal.

Dalam kajian “Amalan vs Rebahan?” yang disampaikan oleh Ustadz Imam Nuryanto, beliau menyampaikan beberapa pesan terkait dengan judul yang diangkat untuk mengisi kajian tersebut. Diantaranya yaitu, tidak ada alasan untuk tidak beramal sholeh. Apapun dapat kita kerjakan tidak hanya rebahan. Tidak ada harta dengan fikiran, Tidak Ada fikiran dengan tenanga, dan jika tidak ada tenaga maka dengan kebaikan.

“Waktu adalah modal bagi kita semua. Karena tidak semua sama diberikan waktu yang sama oleh Allah SWT. Artinya, kita harus menggunakan modal itu sebaik-baiknya. Allah SWT memberi kesempatan waktu untuk hidup untuk dipergunakan sebaik-baiknya,” Ujar Ustadz Imam Nuryanto.

Ustadz Imam Nuryanto pun tak henti-hentinya mengingatkan kepada kita semua tentang “waktu”. Beliau mengingatkan bahwa orang yang Panjang umurnya maka amalan yang baik pun harus lebih baik dari orang yang pendek umurnya.

“Kebanyakan manusia yang diberi waktu yang Panjang oleh Allah SWT, ia cenderung melalaikan waktunya,” lanjutnya.

Kenikmatan yang banyak disia-siakan oleh manusia, adalah waktu luang dan kesehatan. Padahal tidak ada kenikmatan yang luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT selain waktu luang dan kesehatan.

“Peluang amal sholeh yang kita lakukan sangat banyak sekali. Dan nabi menganjurkan setiap hari kita harus punya amal sholeh yang kita banggakan kelak ketika kita bertemu Allah SWT,” lanjutnya.

Ustadz Nuryanto pun menyampaikan,

“Lakukan kebaikan atau tidak mampu juga kamu tahan dirimu untuk tidak berbuat jahat, itu sudah menjadi sedekah bagi-mu,”

Kegiatan yang dipandu oleh Ustadz Arif Rahman selaku pimpinan Pesantren Al Hilal diakhiri dengan bacaan istighfar, dan doa Bersama. Adapun kegiatan diikuti oleh kurang lebih 46 peserta, dari pengurus Al Hilal dan masyarakat umum, kajian dengan judul “Amalan vs Rebahan?” Bersama Ustadz Imam Nuryanto berlangsung hingga pukul 17.30 WIB

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

©️ Laz Al Hilal Copyright Picture

Penyerahan Mobil Bantuan Operasional Untuk Pesantren Al Hilal

LAZ AL HILAL – Alhmdulillah, Jumat (23/04/2021) LAZISWAF Al Hilal telah menyerahkan mobil bantuan operasional untuk dipergunakan oleh Pesantren Al Hilal.

Penyerahan mobil operasional untuk para santri di Pesantren Al Hilal diserahkan langsung oleh salah satu pengurus LAZISWAF Al Hilal, Handriana Abdur Rofi kepada Pimpinan Pesantren Al Hilal, Ustadz Arif Rahman Hakim.

Serah terima mobil bantuan operasinal untuk Pesantren Al Hilal dilaksanakan di Pesantren Al Hilal 1 Cililin dan dihadiri langsung oleh para asatidz dan para santri di Pesantren Al Hilal 1 Cililin.

penyerahan wakaf mobil operasional

Dalam kegiatan serah terima tersebut, santri di Pesantren Al Hilal 1 Cililin menyampaikan rasa terimakasihnya kepada LAZISWAF Al Hilal.

“Kami santri Pesantren Al Hilal mengucapkan terimakasih kepada Al Hilal atas bantuan mobil operasional”

ujar beberapa santri yang ikut dalam kegiatan serah terima mobil operasional Pesantren Al Hilal.

Mengingat kegiatan kepesantrenan yang semakin banyak dan erat kaitannya dengan para santri di Pesantren Al Hilal, maka dari itu, Pesantren Al Hilal tentu membutuhkan mobil/kendaraan operasional Pesantren untuk menunjang kegiatan dan membantu kelancaran kegiatan kepesantrenan.

Oleh karena itu, LAZISWAF Al Hilal menyerahkan mobil bantuan operasional untuk digunakan dengan baik oleh para santri di Pesantren Al Hilal.

Bantuan operasinal yang dilaksanakan oleh LAZISWAF Al Hilal pun tentunya disambut dengan baik oleh Pimpinan Pesantren Al Hilal, Ustadz Arif Rahman Hakim.

Dalam kesempatan kegiatan serah terima mobil operasional ini, Ustadz Arif Rahman Hakim menyampaikan rasa terimakasihnya kepada LAZISWAF Al Hilal.

“Terimakasih, semoga ini menjadi salah satu amal kebaikan untuk semuanya. Baik untuk pengurus dan donatur Al Hilal. InsyaAllah akan kami manfaatkan terlebih untuk kepentingan dan keperluan santri di Pesantren Al Hilal. Semoga ini bermanfaat untuk banyak umat dan menjadi ladang pahala bagi untuk kita semua”

ungkap Pimpinan Pesantren Al Hilal
penyerahan wakaf mobil operasional

Dengan adanya kendaraan operasional untuk Pesantren Al Hilal, LAZISWAF Al Hilal berharap mobil operasional yang telah diserahkan dapat membantu berbagai kegiatan Pesantren dan memudahkan melaksanakan berbagai program kepesantrenan di Pesantren Al Hilal.

“Mudah-mudahan kendaraan operasional ini, menjadi mobil yang bermanfaat dan bisa membantu dipergunakan untuk kegiatan yang ada di Pesantren Al Hilal”

Pungkas Handriana Abdur Rofi, salah satu pengurus LAZISWAF Al Hilal.

Komunitas Al Hilal Sumedang Berbagi Isi Ulang Token Listrik Untuk Dhuafa

LAZ AL HILAL – Berbagi isi ulang token listrik yang perdana dilaksanakan oleh Komunitas Al Hilal Sumedang telah terlaksana pada Sabtu (24/04/2021). Subsidi token gratis diberikan kepada dhuafa yang sudah terdaftar di Komunitas Al Hilal Sumedang.

Tercatat, sebanyak lima rumah warga di wilayah Lemburgedong, Cimalaka, Sumedang Jawa Barat telah mendapatkan subsidi token gratis.

Dilaksanakannya kegitatan ini bertujuan untuk membantu saudara muslim dhuafa dari dampak pandemi di wilayah tersebut.

berbagi token listrik gratis

Seperti yang kita ketahui, dampak dari pandemi ini tak hanya bagi kesehatan saja. Melainkan, perekonomian pun terkena imbasnya.

Karena kondisi pandemi saat ini, banyak sekali warga yang mengeluh akan pengeluaran yang semakin membengbak sedangkan pemasukan semakin menurun.

Maka dari itu, dalam kegiatan “Berbagi Isi Ulang Token Listrik Gratis Untuk Dhuafa” Komunitas Al Hilal Sumedang bermaksud untuk membantu warga dalam mengatasi kebutuhan listrik yang harus dibayar.

Karena, seperti yang kita ketahui, listrik merupakan salah satu hal yang paling berpengaruh bagi kehidupan. Dengan memberikan subsidi gratis isi ulang token listrik, InsyaAllah Komunitas Al Hilal Sumedang dapat membantu penggunaan listrik untuk beberpa hari hari kedepan.

berbagi token listrik gratis

Hal pertama yang dilakukan dalam kegiatan pembagian isi ulang gratis adalah mengumpulkan data para penerima manfaat yang sudah terdaftar di Komunitas Al Hilal Sumedang, kemudian tim melanjutkannya dengan mengunjungi dan menemui pemilik rumah yang akan menerima subsidi.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penempelan logo Al Hilal, dengan tujuan agar menandai rumah tersebut telah diberikan subsidi oleh Komunitas Al Hilal Sumedang.

Adapun Kegiatan “Berbagi Isi Ulang Token Listrik Gratis Untuk Dhuafa” yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini berjalan dengan lancar hingga selesai.

Dan InsyaAllah kegiatan “Berbagi Isi Ulang Token Listrik Gratis Untuk Dhuafa” akan rutin diselenggarakan setiap satu bulan sekali.

Penyaluran Donasi Buka Puasa untuk Santri

Penyaluran Donasi Buka Puasa

LAZ AL HILAL – Seluruh umat muslim di Indonesia telah memasuki bulan puasa Ramadhan di hari ke-9, artinya para santri di seluruh Pesantren Al Hilal hingga Selasa (20/04/2021) telah melaksanakan puasa di bulan Ramadhan hari ke-8.

Tentunya, kenikmatan berbuka puasa yang hingga saat ini dapat rasakan tak lain karena kedermawanan Bapak/Ibu Donatur untuk para santri diseluruh Pesantren Al Hilal.

Hingga Selasa (20/04/2021) donasi yang masuk hingga 8 Ramadhan 2021 tercatat mencapai Rp. 13.584.650 atau (Tiga Belas Juta Lima Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Enam Ratus Lima Puluh Rupiah).

Alhamdulillah, donasi yang telah disalurkan oleh LAZISWAF Al Hilal untuk berbuka puasa para santri berjumlah 1.148 paket berbuka puasa.

Adapun paket yang telah tersalurkan untuk para santri di seluruh Pesantren Al Hilal selama 8 hari berbuka puasa yaitu:

  • 560 Paket Berbuka Puasa untuk 70 santri di Pesantren Al Hilal 1 Cililin,
  • 400 Paket Berbuka Puasa untuk 50 santri di Pesantren Al Hilal 2 Cibiru,
  • 480 Paket Berbuka Puasa untuk 60 santri di Pesantren Al Hilal 3 Sarikaso,
  • 224 Paket Berbuka Puasa untuk 28 santri di Pesantren Al Hilal 4 Cirebon,
  • Dan berbagi paket takjil dari donatur dan relawan yang dilaksanakan oleh Sahabat Al Hilal Sumedang.

Sahabat Al Hilal, adapun jumlah dana yang telah tersalurkan untuk buka puasa santri di Pesantren Al Hilal sebesar Rp. 28.550.000 atau (Dua Puluh Delap Juta Lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Serta kebutuhan paket untuk berbuka puasa yang dibutuhkan selama bulan Ramadhan untuk para santri dan Penghafal Al Quran yaitu sebanyak 7.500 paket.

Jazakumullah Khairan Katsiran untuk seluruh donatur yang hingga saat ini senantiasa menyisihkan sebagian rezekinya untuk para santri yatim dan penghafal Quran berbuka puasa.

Semoga Allah SWT membalas kebaikannya dengan menjadikannya pahala jariyah yang tidak akan putus hingga akhirat kelak. Aamiin Yaa Rabbal Alamin.

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

(HR. Tirmidzi)

Pengantaran Pasien Darurat Dari Ujung Berung Menuju RSUD Cicalengka

LAZISWAF AL Hilal – Sahabat Al Hilal kini kabar duka kembali datang kepada salah satu pasien pengguna “Ambulance Gratis Untuk Ummat” pengantaran awalnya dari Nagrog, Ujung Berung lalu pengantaran menuju RSUD Cicalengka, setelah itu ternyata di RSUD Cicalengka tidak ada dokter spesialis ginjal lalu masih dalam ikhtiar driver ambulance mangantarkan ke RSUD Soreang.

Dalam perjalanan pasien sudah semakin menurun kondisinya, dalam perjalanan tidak ada kendala apapun lalu pengantaran menuju RSUD Soreang pasien sudah tidak sadarkan diri, sesampainya ke RSUD Soreang di bawalah ke UGD ternyata kondisinya sudah tidak bisa di selamatkan kembali.

Innalillahi wa Inna ilaihi roojiuun. Ternyata pasien sudah meninggal dalam perjalanan, akhirnya di bawa kembali ke rumah Di Nagrog, Ujung Berung. Suasana duka menghapiri keluarga pasien.

Pasien yang tidak ingin di sebutkan identitasnya ini meninggalnya dengan baik, terkenal dengan beramal shaleh, InsyaAllah husnul khotimah, dan meninggal di bulan yang suci ini adalah harapan dari almarhum.

Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullahi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang orang yang meninggal dalam kondisi beramal,
Siapa yang menyatakan Laa ilaaha illallah ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan ikrar ini, maka dia masuk surga. Siapa yang berpuasa dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan puasa ini, maka dia masuk surga.Siapa yang sedekah dengan ikhlas mengharap wajah Allah, dan dia akhiri hidupnya dengan sedekah ini, maka dia masuk surga.” (HR. Ahmad)

MasyaAllah luar biasa bukan sahabat Al Hilal? Semoga menjadi inspirasi sahabat Al Hilal untuk tidak lelah berbuat kebaikan ya. Bagi ingin menggunakan jasa “Ambulance Gratis Untuk Ummat” dari LAZISWAF

  • Calon pemakai datang ke kantor LAZISWAF AL HILAL atau menghubungi No WA Layanan Ambulance dengan mengemukakan alasan, alamat, identitas dll
  • Mengisi formulir layanan dan membawa foto copy identitas, dalam keadaan darurat pengisian formulir setelah layanan selesai
  •  Layanan dilakukan jika sesuai dengan syarat layanan Penolakan Layanan Penolakan disebabkan diantaranya:
  • Sedang dalam pemakaian, service, kerusakan
  • Pengajuan tidak sesuai dengan syarat layanan
  • Nomor Layanan Ambulance dapat melalui 081122222384

Raih Ketenangan Dengan “Alhamdulillah”

alhamdulillah

Mengucapkan kalimat “Alhamdulillah” ketika mendapatkan suatu kabar baik atau ketika mendapatkan nikmat adalah suatu anjuran.

Ketika kita mengucapkan kalimat tersebut, menunjukkan bahwa kita bersyukur atas segala nikmat, rizki, dan kabar baik yang kita terima, kepada Allah SWT.

Ucapan syukur ini bukan hanya sekadar sebuah ungkapan, namun banyak manfaat di dalamnya yang bisa kita rasakan sebagai umat Islam. Bahkan dalam ayat Al-Qur’an QS. Ibrahim ayat 7 Allah SWT juga telah berfirman yang artinya,

“Dan jika kalian manusia mau bersyukur atas nikmat yang telah aku berikan kepada kalian maka niscaya aku akan menambah nikmat yang telah aku berikan kepada kalian, dan jika kalian kufur (tidak mau bersyukur) maka ketahuilah niscaya siksa ku itu pedih.”

(Q.S. Ibrahim: 7)

Selain janji yang Allah SWT sampaikan dalam ayat tersebut, ucapan “Alhamdulillah” pun memiliki beberapa manfaat lainnya.

Berikut ini, merdeka.com rangkum dari beberapa sumber, manfaat ucapan hamdalah dalam hidup seorang muslim. Salah satu manfaat ketika kita mengucapkan “Alhamdulillah” adalah sebaik-baiknya perkataan yang Allah SWT pilihkan untuk hamba-Nya.

Bahkan hal tersebut pun diriwayatkan dalam sebuah HR. Ahmadh. Dalam hadist tersebut, Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah memilih empat perkataan, yaitu subhanallah, alhamdulillah, laa ilaaha ilallah, dan allahu akbar. Barangsiapa mengucapkan “Subhanallah” maka akan dituliskan untuknya dua puluh kebaikan dan dihapuskan darinya dua puluh kesalahan. Barangsiapa mengucapkan “Allahu Akbar” maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula. Barangsiapa mengucapkan “Laa ilaaha illallah” maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula. Dan barangsiapa mengucapkan “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin” dari dalam hatinya, maka akan dituliskan untuknya tiga puluh kebaikan dan dihapuskan darinya tiga puluh kesalahan.”

(HR. Ahmad)

Sahabat Al Hilal, ketika kita mengucapkan alhamdulillah dengan ikhlas karena Allah SWT, berarti orang tersebut telah memuji Allah SWT.

Dan Allah SWT pun akan memberikan pahala kepada orang tersebut. Jika orang tersebut mengucapkan alhamdulilah yang kedua kali, maka Allah SWT akan menambah lagi pahala baru untuk orang tersebut.

Sering kita rasakan, ketika mengucapkan “Alhamdulillah” maka ketenangan pun menghampiri kita. Mengapa demikian? Karena dengan mengucapkan kalimat hamdalah, hati kita akan qana’ah (menerima dengan lapang dada) atas apa yang diberikan Allah SWT kepada kita.

Pikiran kita akan selalu positif dengan setiap ketentuan dan takdir yang telah Allah SWT tetapkan.

Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,

“Dzikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallah dan doa yang paling utama adalah Alhamdulillah.”

(HR. Hasan)
×