Alhamdulillah, rangkaian Wisuda Tahfidz Yatim Penghafal Qur’an Pesantren Al Hilal 2026 telah resmi diselenggarakan pada Jumat, 17 Januari 2026 bertempat di Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru, Jalan Manisi, Kelurahan Pasirbiru. Acara berlangsung penuh khidmat, haru, dan kebahagiaan menyaksikan para santri yatim yang berhasil meningkatkan dan menuntaskan hafalan Qur’annya.

Acara dimulai dengan penyambutan tamu undangan dan orang tua santri melalui penampilan hadroh oleh santri Pesantren Al Hilal. Setelah salam-sapa dan pembukaan, rangkaian wisuda dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Husein, salah satu santri Pesantren Al Hilal, kemudian seluruh peserta dan tamu undangan menyanyikan lagu Indonesia Raya, paduan suara Hymne “Oh Pondokku”, dari santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin.

Sesi sambutan disampaikan oleh Bapak H. Nandang selaku Pembina Yayasan Al Hilal beserta sang istri Ibu Hj. Djaudjah. Dilanjut oleh Bapak H. Iwan Setiawan selaku Direktur Laziswaf Pesantren Al Hilal yang mengucapkan terima kasih untuk seluruh tamu undangan yang hadir, baik itu donatur ataupun keluarga dari para wisudawan santri, dan tak lupa sambutan dari perwakilan dari Kemenag Kota Bandung — Jawa Barat. Usai sambutan, acara semakin meriah dengan tarian Aceh oleh santri Pesantren Al Hilal Cibiru serta penayangan video dokumenter kegiatan santri selama murojaah Al Qur’an.

Memasuki puncak acara, para santri wisudawan memasuki panggung secara berurutan untuk prosesi wisuda. Momen haru pecah ketika mereka turun menuju wali masing-masing untuk sungkeman. Tangis bahagia mewarnai ruangan, menjadi saksi syukur dari perjuangan panjang para penghafal Qur’an. Pada kesempatan ini, apresiasi diberikan kepada wisudawan dengan setoran hafalan terbanyak diatas 20 juz, yaitu Miftahurifki Zuna, Adam Firdaus, Muhammad Rizki Aditya, dan Muhammad Farraz Arkan Atayya. Mereka menerima bingkisan dan hadiah sebagai bentuk penghargaan atas kesungguhan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.


Salah satu momen paling menyentuh adalah apresiasi khusus untuk Rokib Mauludin Almaatif, santri yatim Pesantren Al Hilal yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz. Rokib, yang ditinggal ibunya sejak bayi dan tidak pernah bertemu kembali hingga kini, mengaku sangat merindukan sosok ibu. “Kangen banget, Kak,” ucap Rokib saat ditanya. Perjalanan hidupnya yang penuh ujian tidak menghalangi langkahnya untuk menamatkan hafalan Qur’an. Semoga Allah meninggikan derajat Rokib dan membalas kesabarannya dengan sebaik-baik balasan.

Rangkaian acara pun dilanjutkan dengan penampilan nasyid “Oh Ibuku” dan “Atunatufuli”, serta penampilan angklung oleh santri Pesantren Al Hilal. Seluruh wisudawan yang sudah meningkatkan setpran hafalannya dari tahun kemarin pun turut mendapatkan apresiasi dan bingkisan atas hafalan yang telah mereka tambah dan pertahankan. Tidak hanya santri, para ustadz pun memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membimbing para penghafal Qur’an. Acara kemudian dilanjutkan dengan nasyid jumbo, penampilan pidato tiga bahasa oleh Algifari, Rafka, dan Fahmi, dan ditutup dengan doa bersama.

Alhamdulillah, seluruh prosesi Wisuda Tahfidz Yatim Penghafal Qur’an Pesantren Al Hilal 2026 berjalan lancar, khidmat, dan penuh syukur. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, orang tua santri, donatur, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta mendukung terlaksananya acara ini.

Selamat kepada para santri wisudawan. Semoga hafalannya berkah, terus bertambah, dan dapat membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat serta jangan pernah berhenti untuk selalu belajar. InsyaAllah, Pesantren Al Hilal akan terus berupaya mencetak generasi muda islami yang tidak hanya memiliki akhlak baik dan agamis, tetapi juga unggul secara akademis serta bermanfaat bagi bangsa dan agama.
Penulis: Indra Rizki









