Tim Sebar Wakaf Qur’an Sumatera terus melakukan persiapan packing logistik untuk mengirimkan bantuan pasca bencana ke berbagai wilayah yang terdampak. Bantuan yang disiapkan mencakup kebutuhan dasar untuk para penyintas, termasuk logistik pangan, alat ibadah hingga Mushaf Qur’an.

Pada Jumat (16/01/2026), Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal berhasil menyalurkan bantuan bagi para penyintas bencana di Baling Karang, Aceh Tamiang. Penyaluran bantuan tidak hanya menghadirkan logistik dan makanan, tetapi juga alat shalat serta Mushaf Qur’an agar aktivitas ibadah masyarakat setempat dapat tetap berjalan.

Potret miris jembatan putus di wilayah Baling Karang turut diabadikan oleh tim saat proses penyaluran. Kondisi tersebut menyebabkan akses masyarakat menuju jalan utama menjadi lebih sulit. Kendati demikian, tim bergerak menembus medan sulit demi membantu para penyintas. Dalam prosesnya, tim bahkan harus menggunakan perahu milik warga untuk mencapai titik penyaluran.

Bantuan pun didistribusikan langsung kepada penyintas dan anak-anak yang sedang bermain di pinggir sungai. Senyum para penyintas yang menerima bantuan menjadi pelepas lelah sekaligus penguat semangat bagi tim di lapangan.

Fakhru selaku perwakilan tim penyaluran dari LAZISWAF Pesantren Al Hilal menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin agar bantuan dapat menjangkau daerah-daerah terpencil yang membutuhkan. “Insya Allah kami akan berusaha sebaik mungkin menyalurkan amanah ini sampai ke pelosok, terutama ke pesantren, masjid, rumah Qur’an, serta TPA/TPQ yang sangat membutuhkan dukungan,” ujar Fakhru.
Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal masih melanjutkan proses penyaluran sebelum bertolak kembali ke Bandung, Jawa Barat. Semoga bantuan yang diberikan mampu meringankan beban para penyintas serta membantu memulihkan kegiatan ibadah dan pendidikan Al-Qur’an di wilayah terdampak.
Penulis: Indra Rizki









