Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Category: Berita

Salurkan Sepatu Baru untuk Yatim dan Dhuafa di Kabupaten Garut, Hadirkan Senyum dan Semangat Baru untuk Belajar

Salurkan Sepatu Baru untuk Yatim dan Dhuafa di Kabupaten Garut, Hadirkan Senyum dan Semangat Baru untuk Belajar

Alhamdulillah, kebahagiaan kembali hadir untuk anak-anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Garut. Melalui program bantuan perlengkapan sekolah, LAZISWAF Pesantren Al Hilal kembali menyalurkan amanah dari para Sahabat Al Hilal dan Orang Baik berupa sepatu baru bagi anak-anak yang membutuhkan.

Penyaluran dilaksanakan langsung oleh Tim Penyaluran LAZISWAF Pesantren Al Hilal pada Selasa hingga Rabu, 9–10 Juni 2026, di beberapa titik penerima manfaat di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pada Selasa (09/06/2026), bantuan sepatu baru disalurkan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di Pondok Pesantren Annajiyyah, Kampung Simpang, Desa Simpang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Sementara itu, pada Rabu (10/06/2026), penyaluran kembali dilaksanakan di Masjid Nurul Amin, Kampung Ciherang, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut.

Menariknya, dalam rangkaian kegiatan penyaluran di wilayah Garut ini, tim LAZISWAF Al Hilal tidak hanya menyalurkan bantuan kain kafan untuk kebutuhan masyarakat, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak melalui program “Sepatu Baru”. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus menambah semangat mereka dalam menuntut ilmu.

Raut wajah bahagia tampak menghiasi wajah para penerima manfaat saat menerima sepatu baru yang akan mereka gunakan untuk bersekolah maupun mengikuti kegiatan belajar sehari-hari. Bagi sebagian anak, bantuan sederhana seperti ini memiliki arti yang sangat besar, karena membantu meringankan kebutuhan yang selama ini belum sepenuhnya terpenuhi.

Kang Hanafi selaku pimpinan Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak dalam meraih cita-cita mereka. “Sedikit banyak, mudah-mudahan bantuan sepatu ini bisa membuat anak-anak semakin semangat dalam bersekolah dan menuntut ilmu. Kami berharap mereka tetap memiliki semangat yang tinggi untuk belajar dan menggapai masa depan yang lebih baik,” ujar beliau.

Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang ditunaikan oleh para donatur dapat menghadirkan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan. Sepasang sepatu mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat menjadi sumber kebahagiaan dan motivasi bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh Sahabat Al Hilal dan Orang Baik yang telah mempercayakan amanah kebaikannya melalui LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Insya Allah setiap bantuan yang diberikan menjadi ladang pahala, menghadirkan manfaat bagi penerima, dan menjadi kebeerkahan bagi para donatur.

Semoga semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang dapat merasakan manfaat dari program-program kebaikan ini, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

 

LAZISWAF Al Hilal Kembali Salurkan Kain Kafan untuk Masjid-Masjid di Pelosok Garut

LAZISWAF Al Hilal Kembali Salurkan Kain Kafan untuk Masjid-Masjid di Pelosok Garut

Alhamdulillah, program penyaluran kain kafan oleh LAZISWAF Al Hilal masih berjalan dan terus menjangkau berbagai wilayah pelosok Kabupaten Garut. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus ikhtiar untuk membantu masjid-masjid dalam menyediakan perlengkapan fardu kifayah bagi warga sekitar.

Pada 11 Juni 2026, tim LAZISWAF Al Hilal menyalurkan bantuan berupa paket kain kafan ke beberapa masjid di wilayah Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, di antaranya:

  • Masjid Al Hikmah, Cicurug, Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut sebanyak 2 paket kain kafan.
  • Masjid Al Hikmah, Kampung Citorondol, Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut sebanyak 2 paket kain kafan.
  • Masjid Nurul Amin, Kampung Ciherang, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut sebanyak 2 paket kain kafan.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Hanafi selaku bagian dari Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal juga sempat berbincang dan bersilaturahmi dengan salah seorang pengurus DKM Masjid Al Hikmah, yaitu Ustadz Yusuf. Beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada LAZISWAF Al Hilal dan para donatur yang telah menyalurkan bantuan kain kafan ini. Insya Allah akan kami manfaatkan sebaik mungkin, terutama untuk membantu warga yang membutuhkan ketika menghadapi musibah,” ujar Ustadz Yusuf.

Meskipun terlihat sederhana, keberadaan kain kafan di masjid memiliki manfaat yang sangat besar. Tidak jarang masyarakat, khususnya keluarga dhuafa, menghadapi kesulitan ketika harus menyiapkan kebutuhan pemulasaraan jenazah secara mendadak. Dengan adanya persediaan kain kafan di masjid, diharapkan kebutuhan tersebut dapat segera terpenuhi sehingga keluarga yang sedang berduka dapat lebih terbantu.

Program ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit. Selain membantu kebutuhan fardu kifayah, bantuan ini juga menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan antar sesama Muslim.

Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh Sahabat Al Hilal dan Orang Baik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung berbagai program kemanusiaan dan sosial. Semoga setiap bantuan yang disalurkan menjadi amal jariyah dan menghadirkan keberkahan bagi para dermawan, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

 

Pengajian Akbar Majelis Taklim Al Hilal Kembali Digelar, Pererat Silaturahmi dan Ukhuwah Untuk Sesama

Pengajian Akbar Majelis Taklim Al Hilal Kembali Digelar, Pererat Silaturahmi dan Ukhuwah Untuk Sesama

Alhamdulillah, Pengajian Akbar Majelis Taklim Al Hilal kembali diselenggarakan dan dihadiri oleh para jamaah muslimah yang datang dengan penuh semangat untuk menuntut ilmu serta mempererat tali silaturahmi, yang bertempatn di Masjid Pesantren Al Hilal 2 Cibiru pada Sabtu pagi, 14 Juni 2026.

Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Da’i M. Ilham Pauzi sebagai pemateri utama. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para jamaah untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta menjaga semangat beribadah di tengah berbagai tantangan kehidupan sehari-hari.

Sebelum rangkaian kajian dimulai, Bapak H. Nandang selaku Pembina LAZISWAF Al Hilal turut menyampaikan sambutan dan ucapan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam pengajian akbar tersebut. Beliau menyampaikan rasa syukur atas antusiasme para ibu-ibu yang terus istiqamah mengikuti kegiatan majelis taklim sebagai sarana menambah ilmu agama dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Rangkaian kegiatan pengajian diisi dengan pembacaan dzikir bersama, tausiyah, serta doa bersama yang berlangsung dengan khidmat. Para jamaah tampak antusias menyimak materi yang disampaikan dan mengikuti setiap rangkaian acara hingga selesai.

Majelis Taklim Al Hilal sendiri merupakan salah satu binaan LAZISWAF Al Hilal yang secara rutin menghadirkan kegiatan kajian keislaman bagi masyarakat, khususnya para ibu-ibu muslimah. Kehadiran majelis taklim ini bukan hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan membangun ukhuwah di antara sesama muslimah. Kebersamaan seperti inilah yang diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Alhamdulillah, berkat dukungan para Sahabat Al Hilal dan Orang Baik, berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan seperti Pengajian Akbar Majelis Taklim Al Hilal dapat terus berjalan dengan baik. Semoga setiap langkah para jamaah dalam menghadiri majelis ilmu, setiap dzikir yang dilantunkan, dan setiap doa yang dipanjatkan menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan di dunia maupun di akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

 

Alhamdulillah, Sumur Bor untuk Pondok Pesantren Annajiyyah Diresmikan

Alhamdulillah, Sumur Bor untuk Pondok Pesantren Annajiyyah Diresmikan

Alhamdulillah, ikhtiar menghadirkan sumber air bersih bagi para santri dan masyarakat kembali membuahkan hasil. Pada 9 Juni 2026, LAZISWAF Al Hilal resmi melaksanakan peresmian sumur bor di Pondok Pesantren Annajiyyah, yang berlokasi di Kampung Simpang, Desa Simpang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.

Peresmian ini menjadi momen yang penuh rasa syukur bagi keluarga besar pesantren. Setelah melalui proses pengeboran dan pembangunan yang dilakukan secara bertahap, kini sumber air bersih tersebut telah dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri dan warga sekitar.

Bagi Pondok Pesantren Annajiyyah, hadirnya sumur bor ini merupakan jawaban atas kebutuhan yang selama ini cukup mendesak. Terlebih ketika musim kemarau tiba, ketersediaan air bersih sering menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pesantren.

Ustadz Kiki, selaku guru di Pondok Pesantren Annajiyyah yang juga berprofesi sebagai petani, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan program ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAZISWAF Al Hilal, para donatur, dan semua pihak yang telah membantu pembangunan sumur bor ini. Insya Allah sumber air ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan pesantren. Selama ini, terutama menjelang musim kemarau, kami sering mengalami kendala air bersih. Kehadiran sumur bor ini sangat membantu dan menjadi solusi yang kami butuhkan,” ujar beliau.

Air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di lingkungan pesantren yang digunakan untuk berwudhu, mandi, mencuci, memasak, serta berbagai aktivitas lainnya. Karena itu, hadirnya sumur bor ini diharapkan dapat menunjang kenyamanan dan kelancaran kegiatan belajar para santri.

Program ini juga menjadi bukti bahwa dari kepedulian dan kebaikan yang ditunaikan oleh para Orang Baik dan Sahabat Al Hilal, manfaat yang besar dapat dirasakan oleh banyak orang. Setiap tetes air yang digunakan untuk beribadah, menuntut ilmu, dan semoga sumur bor ini membawa keberkahan bagi Pondok Pesantren Annajiyyah dan masyarakat sekitar, serta menjadi amal kebaikan yang terus mengalir hingga akhirat kelak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

 

LAZISWAF Al Hilal Salurkan Paket Kain Kafan ke Sejumlah Masjid di Pelosok Garut

LAZISWAF Al Hilal Salurkan Paket Kain Kafan ke Sejumlah Masjid di Pelosok Garut

Alhamdulillah, LAZISWAF Al Hilal kembali menyalurkan amanah dari para Sahabat Al Hilal dan Orang Baik melalui program bantuan perlengkapan kain kafan. Kali ini, tim penyaluran menyalurkan paket kain kafan ke beberapa masjid di wilayah pelosok Kabupaten Garut. Adapun masjid yang menerima bantuan kain kafan di antaranya:

  • Masjid Nurul Millah, Kampung Sukaresmi 2, Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut sebanyak 2 paket kain kafan.
  • Masjid Mabdaul Huda, Kampung Negla, Desa Simpang, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut sebanyak 2 paket kain kafan.
  • Masjid Al Barokah, Kampung Jolok Lebak, Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut sebanyak 2 paket kain kafan.
  • Masjid Al Hikmah, Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut sebanyak 2 paket kain kafan.
  • Masjid Hidayatul Falah, Kampung Barukai, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut sebanyak 2 paket kain kafan.

Kain kafan merupakan salah satu kebutuhan penting dalam pelaksanaan fardu kifayah ketika ada warga yang meninggal dunia. Tidak semua keluarga memiliki persiapan atau kemampuan untuk menyediakan perlengkapan tersebut secara mendadak, terutama di daerah pelosok yang akses terhadap perlengkapan pemulasaraan jenazah masih terbatas.

Melalui penyaluran ini, masjid dapat menyimpan persediaan kain kafan sebagai bentuk antisipasi apabila sewaktu-waktu ada warga yang membutuhkan. Dengan demikian, proses pengurusan jenazah dapat dilaksanakan dengan lebih cepat dan sesuai syariat Islam tanpa harus terkendala ketersediaan perlengkapan.

Program ini juga menjadi wujud kepedulian bersama dalam membantu sesama Muslim, khususnya saat menghadapi musibah dan masa-masa sulit. Kehadiran paket kain kafan di masjid diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat karena tersedia perlengkapan yang siap digunakan ketika diperlukan.

Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh Sahabat Al Hilal dan Orang Baik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung berbagai program kemanusiaan dan dakwah. Insya Allah setiap bantuan yang diberikan akan menjadi amal jariyah dan menghadirkan manfaat bagi banyak orang. Semoga program ini membawa keberkahan dan menjadi salah satu bentuk ikhtiar dalam melayani kebutuhan umat hingga pelosok negeri. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

Beragam Bentuk Sedekah dan Keutamaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Beragam Bentuk Sedekah dan Keutamaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

 

10 Keutamaan Sedekah Berdasarkan Al Qur'an dan Hadits Shahih

Sumber Gambar : LAZ Ummul Quro

Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain menjadi wujud ketaatan kepada Allah SWT, sedekah juga menjadi sarana untuk menebarkan manfaat kepada sesama. Banyak orang menganggap sedekah hanya berupa pemberian uang atau harta, padahal Islam mengajarkan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan dengan niat yang ikhlas dapat bernilai sedekah.

Salah satu bentuk sedekah yang paling dikenal adalah sedekah harta. Memberikan sebagian rezeki kepada fakir miskin, anak yatim, atau orang yang membutuhkan merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar. Melalui sedekah harta, seorang muslim tidak hanya membantu meringankan beban orang lain, tetapi juga memperoleh keberkahan dalam rezekinya. Semakin ikhlas seseorang memberi, semakin besar pula harapan akan balasan kebaikan dari Allah SWT.

Selain harta, memberikan makanan juga termasuk sedekah yang sangat dianjurkan. Menyediakan makanan bagi orang yang lapar, berbagi hidangan kepada tetangga, atau membantu kebutuhan pangan keluarga yang kurang mampu dapat menjadi sebab tumbuhnya rasa persaudaraan dan kepedulian sosial. Amalan ini juga mengajarkan rasa syukur atas nikmat yang telah Allah berikan.

Bagi mereka yang tidak memiliki kelebihan materi, kesempatan bersedekah tetap terbuka luas. Membantu orang lain dengan tenaga dan kemampuan yang dimiliki juga termasuk sedekah. Misalnya membantu kegiatan sosial, bergotong royong membersihkan lingkungan, atau menjadi relawan dalam kegiatan kemanusiaan. Kebaikan seperti ini dapat mempererat hubungan antar sesama sekaligus menumbuhkan rasa empati dalam kehidupan bermasyarakat.

Sedekah ilmu juga memiliki keutamaan yang sangat besar. Mengajarkan ilmu agama, membantu teman memahami pelajaran, atau membagikan pengetahuan yang bermanfaat dapat menjadi amal yang pahalanya terus mengalir. Ilmu yang diamalkan dan memberikan manfaat kepada banyak orang akan menjadi investasi kebaikan yang tidak terputus.

Islam juga mengajarkan bahwa senyuman merupakan bentuk sedekah yang sederhana namun bernilai tinggi. Senyum yang tulus dapat menghadirkan kenyamanan dan kebahagiaan bagi orang lain. Begitu pula dengan perkataan yang baik, nasihat yang menenangkan, serta ucapan yang memberikan semangat. Sikap dan tutur kata yang baik mampu menciptakan hubungan yang harmonis serta menghindarkan perselisihan.

Bentuk sedekah lainnya adalah menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Menyingkirkan benda yang mengganggu di jalan, menjaga fasilitas umum, atau ikut menciptakan lingkungan yang nyaman termasuk amalan yang bernilai sedekah. Meskipun terlihat sederhana, perbuatan tersebut memberikan manfaat bagi banyak orang.

Ada pula sedekah jariyah, yaitu sedekah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang. Misalnya membantu pembangunan masjid, menyediakan sumber air bersih, atau mendukung sarana pendidikan Islam. Selama manfaatnya masih dirasakan, pahala sedekah tersebut akan terus mengalir kepada pemberinya.

Dari berbagai bentuk sedekah tersebut, dapat dipahami bahwa peluang berbuat baik selalu terbuka dalam kehidupan sehari-hari. Sedekah tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur, mempererat kepedulian sosial, memberikan ketenangan hati, serta menjadi jalan untuk memperoleh keberkahan hidup. Dengan membiasakan diri bersedekah dalam berbagai bentuk, seorang muslim dapat menjadikan setiap aktivitas kebaikan sebagai ladang amal yang bernilai di sisi Allah SWT.

 

Pembangunan Asrama Santri Al Hilal 2 Cibiru Terus Berjalan, Fokus Pada Pengerjaan Rangkaian Besi untuk Akses Tangga

Pembangunan Asrama Santri Al Hilal 2 Cibiru Terus Berjalan, Fokus Pada Pengerjaan Rangkaian Besi untuk Akses Tangga

Hingga Rabu 10 Juni 2026, Alhamdulillah pembangunan Asrama Santri Pesantren Al Hilal 2 Cibiru terus menunjukkan perkembangan yang positif. Bberbagai tahapan pembangunan kembali berhasil diselesaikan sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan fasilitas yang lebih layak bagi para santri yatim dan dhuafa penghafal Al-Qur’an.

Beberapa progres pembangunan yang telah dicapai di antaranya adalah perangkaian besi untuk tangga akses dari lantai 1 menuju lantai 2. Selain itu, pekerjaan plester dinding pada area yang telah dipasang bata merah dan bata ringan (hebel) di lantai 2 juga telah selesai dilaksanakan.

Tidak hanya itu, pembangunan jalur pipa dan pemasangan pipa untuk saluran pembuangan WC dan kamar mandi di lantai 1 bagian belakang juga telah rampung. Sementara itu, pelepasan bambu blandar di lantai 3 telah selesai dilakukan dan proses pelepasan papan bekisting serta papan multipleks di lantai 3 saat ini masih berada dalam tahap penyelesaian.

Setiap perkembangan yang terlihat hari ini merupakan hasil dari kerja keras banyak pihak yang terlibat dalam pembangunan, serta dukungan dan doa yang terus mengalir dari para Sahabat Al Hilal dan Orang Baik. Sedikit demi sedikit, bangunan asrama ini semakin kokoh.

Asep Ridwan selaku penanggung jawab dokumentasi pembangunan asrama menyampaikan bahwa pembangunan akan terus diusahakan agar dapat selesai secepat mungkin.

“Insya Allah pembangunan asrama ini akan terus kami upayakan agar dapat segera rampung. Kebutuhan asrama memang sangat mendesak, karena setiap tahun ajaran baru jumlah santri di Pesantren Al Hilal 2 Cibiru terus bertambah. Kami berharap pembangunan ini dapat segera dimanfaatkan oleh para santri yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih nyaman dan layak,” ujar beliau.

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, asrama ini nantinya akan menjadi tempat tinggal sekaligus tempat tumbuh dan berkembangnya para santri dalam menuntut ilmu, menghafal Al-Qur’an, beribadah, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang bermanfaat bagi umat.

Semoga setiap proses pembangunan diberikan kemudahan oleh Allah SWT hingga selesai sesuai harapan. Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh Sahabat Al Hilal dan Orang Baik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk menukung pembangunan asrama ini. Insya Allah setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir seiring bertambahnya generasi penghafal Al-Qur’an yang belajar dan bertumbuh di dalamnya.

Penulis: Indra Rizki

 

Jangan Lupa Berzakat, Karena Ada Hak Saudara Kita di Dalam Harta yang Kita Miliki

Jangan Lupa Berzakat, Karena Ada Hak Saudara Kita di Dalam Harta yang Kita Miliki

Sebagai seorang Muslim, kita tentu memahami bahwa harta yang kita miliki bukan sepenuhnya milik kita. Di dalamnya terdapat hak orang lain yang Allah SWT titipkan kepada kita untuk disampaikan kepada mereka yang membutuhkan. Salah satu cara menunaikan hak tersebut adalah dengan berzakat.

Zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan sangat penting. Rasulullah SAW bersabda: “Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji ke Baitullah, dan berpuasa di bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)

Melalui zakat, Allah SWT mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama. Ketika sebagian harta yang kita miliki disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya, maka hadir kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Ada yang terbantu kebutuhan sehari-harinya, ada yang b1sa melanjutkan pendidikan, dan ada pula yang dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sering kali kita merasa bahwa harta akan berkurang ketika dikeluarkan untuk zakat. Padahal sebaliknya, zakat justru menjadi salah satu sebab datangnya keberkahan dalam rezeki. Harta menjadi lebih bersih, hati menjadi lebih tenang, dan hubungan sosial di tengah masyarakat pun semakin kuat.

Karena itu, jangan menunda-nunda ketika Allah SWT telah memberikan kemampuan untuk berzakat. Tunyaikanlah dengan ikhlas dan penuh rasa syukur. Sebab di luar sana masih banyak saudara Muslim yang menanti uluran tangan dan kepedulian kita.

Mari jadikan zakat sebagai bagian dari ibadah yang kita jaga dengan baik. Insya Allah, zakat yang kita tunaikan bukan hanya membantu mereka yang mebutuhkan, tetapi juga menjadi bekal kebaikan yang akan kita temui kembali di akhirat kelak. Semoga Allah SWT menerima setiap zakat yang kita tunaikan, membersihkan harta yang kita miliki, serta menghadirkan keberkahan dalam kehidupan kita. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Penulis: Indra Rizki

 

Menyambut Tahun Baru Islam dengan Memperbanyak Amal di Bulan Muharram

Menyambut Tahun Baru Islam dengan Memperbanyak Amal di Bulan Muharram

 

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang memiliki keistimewaan besar dalam Islam. Bulan ini termasuk ke dalam empat bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT, bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Karena kemuliaannya tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah.

MAKNA DAN KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM – STAI SENORI TUBAN

Sumber Gambar : STAI SENORI TUBAN

Muharram sering dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memulai lembaran baru yang lebih baik. Sebagai awal tahun dalam kalender Hijriah, bulan ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri, meningkatkan keimanan, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Salah satu amalan yang paling dianjurkan pada bulan Muharram adalah puasa sunnah. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharram. Oleh karena itu, umat Islam dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan melaksanakan puasa sunnah, seperti puasa Senin-Kamis maupun puasa Ayyamul Bidh yang dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.

Selain itu, terdapat puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar karena dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu atas izin Allah SWT. Para ulama juga menganjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Muharram atau yang dikenal dengan puasa Tasu’a sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Tidak hanya puasa, memperbanyak dzikir dan istighfar juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Dengan banyak mengingat Allah, hati akan menjadi lebih tenang dan jiwa semakin dekat kepada-Nya. Dzikir dapat dilakukan kapan saja, baik setelah shalat, pada waktu pagi dan petang, maupun di sela-sela aktivitas sehari-hari.

Amalan lain yang tidak kalah penting adalah bersedekah. Membantu fakir miskin, anak yatim, serta orang-orang yang membutuhkan merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat dianjurkan dalam Islam. Melalui sedekah, seorang Muslim tidak hanya memperoleh pahala, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam menjalankan ibadah di bulan Muharram, umat Islam juga perlu berhati-hati terhadap berbagai anggapan yang tidak memiliki dasar syariat. Misalnya, menganggap Muharram sebagai bulan sial atau melakukan ritual tertentu yang tidak bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah. Islam mengajarkan bahwa setiap ibadah harus dilakukan berdasarkan dalil yang jelas dan tuntunan yang benar.

Bulan Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Islam. Bulan ini merupakan kesempatan berharga untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki diri, serta membangun kehidupan yang lebih baik. Dengan memanfaatkan keutamaan Muharram secara maksimal, seorang Muslim dapat menjadikannya sebagai langkah awal menuju peningkatan kualitas spiritual dan sosial yang lebih baik.nya

 

Roadshow Kajian Parenting Pertama LAZISWAF Al Hilal Sukses Digelar, Bahas Tantangan Menjadi Orang Tua di Era Digital

Roadshow Kajian Parenting Pertama LAZISWAF Al Hilal Sukses Digelar, Bahas Tantangan Menjadi Orang Tua di Era Digital

Alhamdulillah, Roadshow Kajian Parenting pertama yang diselenggarakan oleh LAZISWAF Al Hilal telah sukses dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan yang mengusung tema “Menjadi Orang Tua Tenang di Era Digital yang Menantang” ini menghadirkan Ustadzah Safinatul Choeriyah, S.E., C.CT., selaku pakar parenting dan da’iyah, sebagai narasumber utama.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, orang tua menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Mulai dari penggunaan gawai, pengaruh media sosial, hingga perubahan pola komunikasi dalam keluarga menjadi persoalan yang banyak dirasakan oleh para orang tua saat ini. Melalui kajian parenting ini, para peserta diajak untuk memahami berbagai solusi dan pendekatan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang disampaikan mengupas berbagai tema penting dalam dunia pengasuhan, mulai dari manajemen emosi orang tua, teknik komunikasi asertif, hingga regulasi emosi anak. Dengan penyampaian yang ringan, komunikatif, dan mudah dipahami, para peserta dapat mengikuti kajian dengan nyaman sekaligus memperoleh banyak wawasan baru. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para jamaah, khususnya ibu-ibu yang hadir. Sejak awal hingga akhir acara, para peserta tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan.

Kajian parenting seperti ini memiliki mangfaat yang sangat besar bagi para orang tua. Selain menambah ilmu dan wawasan tentang pola asuh yang tepat, kegiatan ini juga membantu orang tua memahami pentingnya mengelola emosi saat mendampingi anak. Sebab, sering kali keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh aturan yang diterapkan, tetapi juga oleh cara orang tua berkomunikasi dan memberikan teladan di rumah.

Melalui pemahaman yang baik mengenai komunikasi dan pengelolaan emosi, diharapkan para orang tua dapat menciptakan suasana/ keluarga yang lebih hangat, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Alhamdulillah, Roadshow Kajian Parenting pertama ini menjadi langkah awal yang baik dalam menghadirkan edukasi keluarga bagi masyarakat. Semoga ilmu yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat yang luas dan menjadi bekal bagi para orang tua dalam mendampingi amanah terbaik yang telah Allah SWT titipkan.

Penulis: Indra Rizki

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor