Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-16

Jangan Asal Sebut Taaruf, Inilah Definisi Taaruf Sebenarnya Dalam Islam

Laziswaf Al Hilal – Taaruf kini semakin banyak diminati oleh kalangan artis, selebgram dan anak-anak generasi milenial yang menjadikan ini salah satu cara yang baik untuk ke jenjang lebih serius lagi.

Namun sayangnya banyak yang tidak mengerti bagaimana cara taaruf yang sebenar benarnya sesuai dengan kategori islam dan juga banyak yang menyalahgunakan taaruf.

Dalam Islam sendiri taaruf sendiri adalah hubungan antara perempuan yang laki-laki yang tidak mempunyai ikatan tertentu contohnya seperti keluarga atau suami istri yang halal, dan memiliki sebuah batasan serta etika dalam pergaulan.

Etika yang di maksud yaitu di larang berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahram, di larang memandang serta menyentuh karena dapat menimbulkan hal-hal yang haram menurut Islam.

Jadi jangan Asal menyebut taaruf jika kita memang tidak mengerti apa dasarnya taaruf itu. Dan bagaimana cara melakukan taaruf sesuai dengan syariat islam, berikut langkah dan penjelasannya:

  • Mendatangi Kedua Orang Tuanya

Proses ini mengapa taaruf sangat berbeda dengan pacaran, dalam islam jika seorang pria tertarik pada seorang wanita, maka sangat di anjurkan langsung menemui kedua orang tuanya dengan menyampaikan niat baiknya.

Setelah di terima kita tidak boleh langsung kontak langsung seperti chatting atau telfonan, hal ini di lakukan agar bisa menjaga dan tidak menimbulkan hal yang tidak di inginkan.

  • Menjalin Komunikasi Dengan Baik

Menjalani taaruf cukup dengan saling mengingatkan contohnya menanyakan perihal dirinya, misal apa yang tidak di sukai atau di sukainya, namun tidak berdua ada bagian pelantarannya yang menyampaikan.

Namun lebih baiknya hal itu bisa di tanyakan langsung bersama keluarga dan teman dekatnya, semua itu merupakan proses dalam menjalani taaruf yang benar.

  • Tidak berduaan (Tidak Ber-Khalwat)

Setelah mendapat izin atau restu dai orang tua wanita, bukan menjadi alasan bisa bertemu dan mengajaknya jalan-jalan, dalam setiap pertemuan harus di dampingi oleh pihak ketiga, dan kedua belah pihak harus saling menjaga dan menghargai sebagai manusia.

Di usahakan ketika bertemu memang ada bahasan yang penting, seperti syarat-syarat yang harus di persiapkan. Dalam setiap pertemuan kedua belah pihak wajib menjaga pandangannya, sehingga dapat menghindari hal yang tidak di inginkan saat petemuan.

  • Shalat Istikharoh Dengan Sebaik-Baiknya

Setelah mendapatkan informasi data dan foto, lakukanlah shalat Istikharoh dengan sebaik-baiknya, agar Allah SWT memberikan jawaban yang terbaik, dalam Shalat Istikharoh sendiri adalah luruskan niat, dan renungkan bahwa kita menikah karena Allah dan membentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah dan wa rahmah.

  • Menentukan Waktu Khitbah (Lamaran)

Dalam islam sendiri taaruf tidak boleh terlalu lama di lakukan seperti pacaran yang bertahun-tahun, jika taaruf di lakukan dalam waktu yang sangat lama akan merugikan salah satu pihak, jika memilih taaruf itu tandanya memang sudah matang menikah, jarak antara taaruf dengan khitbah itu sekitar 1-3 Minggu saja, terlalu singkat namun memang itulah aturan dalam islam yang baik dan benar.

  • Melakukan Akad Dan Menikah

Jika semua persiapan di jalankan dengan baik, tiba saatnya untuk menjalankan salah satu ibadah yaitu menikah, tidak perlu berlebihan karena memang dasarnya dalam islam pernikahan mewah bukanlah hal wajib yang harus di lakukan, hanya semampunya saja sesuai dengan kapasitas.

Dan itulah langkah-langkah taaruf dalam islam, pastinya jangan sampai salah langkah, atau menyalahgunakan taaruf ya sahabat Al Hilal.

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-10-1

Pengantaran Pasien Gejala Bekas Operasi ke Rumah Sakit Gardujati

Penyakit siapa yang tahu, seberapa banyak pun kita berusaha untuk menyembuhkan penyakit tersebut, jika Allah SWT belum mengizinkan kita untuk sembuh, sebagai manusia kita hanya bisa menerima takdir tersebut dan berikhtiar Kembali agar penyakit itu hilang selamanya. Seperti yang telah dialami oleh salah satu keluarga di Bandung yang saat ini sedang terkujur di Rumah Sakit Gardujati akbitan Bekas Operasi yang telah dilakukannya Kembali mengalami gejala nyeri.

Alhamdulillah, Pak Chandra Nur Permadi selaku tetangga pasien darurat tersebut dengan sigap untuk menghubungi pihak Ambulance Gratis untuk Ummat, LAZISWAF Al Hilal. Sebelumnya, pasien darurat tersebut telah menjalani operasi besar di salah satu Rumah Sakit Kota Bandung. Tetapi, setelah di bawa Kembali ke rumah, pasien tersebut Kembali merasakan gejala nyeri yang Ia rasakan setelah menjalankan operasi besar tersebut.

Dalam pengantaran pasien dhuafa dalam keadaan darurat yang dilaksanakan pada Rabu (16/06/2021), beruntung Rozak Rizki sebagai pengemudi Mobil Ambulance Gratis untuk ummat, senantiasa untuk memberikan pelayanan terbaiknya, seperti membersihkan Mobil Ambulance terlebih dahulu sebelum pemberangkatan serta tak lupa untuk melakukan pengecekkan kondisi Ambulance sebelum digunakan, agar mobil Ambulance dalam keadaan baik dan tidak merugikan pihak pasien dalam perjalannya menuju Rumah Sakit yang dituju.

Perlu diketahui, setelah pengantaran Pasien ke Rumah Sakit yang dituju, Rozak Rizki pun selalu Kembali mengecek kondisi dari mobil Ambulance untuk ummat. Karena sungguh, kelayakan dan kebersihan dari kondisi mobil Ambulance ini merupakan salah satu upaya LAZISWAF Al Hilal untuk memberikan fasilitas yang terbaik bagi Ummat ketika sedang menggunakan pelayanan tersebut.

Bersama Ambulance Gratis untuk Ummat, InsyaAllah pasien serta keluarga yang mengantarkan jenazah ke tempat tujuannya akan merasakan keamanan, kenyamanan, dan kebersihan ketika melakukan perjalanan bersama Mobil Ambulance Gratis Al Hilal. Terimakasih kami ucapkan, karena telah dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk ikut bersama membantu saudara-saudara yang membutuhkan.

Jika sahabat Al Hilal membutuhkan Ambulance Gratis LAZISWAF untuk kerabat atau keluarga, silahkan menghubungi:

📱 Layanan Ambulance : 0811.2222.2384

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-5-2

Al Hilal Berbagi: Pengiriman Madu, Herbal, Dan Masker Untuk Pesantren Al Kasyaf Bandung

Laziswaf Al Hilal – Sahabat Al Hilal Virus Corona atau biasa disebut COVID-19 telah mewabah yang membuat kepanikan masyarakat dunia salah satunya di negara Indonesia kenaikan jumlah pasien COVID-19 terus menerus bertambah, salah satunya musibah yang terjadi berada di Pesantren Al Kasyaf Bandung.

Himbauan terkait pencegahan Covid-19 telah digalakkan, salah satunya adalah menggunakan masker dan menjaga kebersihan terutama cuci tangan sesering mungkin. Namun sejak kasus ini terkonfirmasi di Indonesia,  masyarakat kesulitan mendapatkan alat perlindungan diri dikarenakan kesulitan mendapatkannya.

Peningkatan jumlah santri yang terkena COVID-19 semakin bertambah demi menjaga keamanan kegiatan di berhentikan dan di lakukan lockdown, isolasi mandiri, dan lebih banyak melakukan rutinitas berjemur olah raga.

“Pandemi belum berakir, mari sinergi dan jaga kesehatan, patuhi Prokes,” ungkap pengurus Pesantren Al Kasyaf Bandung.

Akhirnya, Pengurus Laziswaf Al Hilal mengirimkan madu, herbal, dan masker untuk para santri, di harapkan santri yang tidak terjangkit imunitasnya terus menerus kuat, serta yang terjangkit, agar segera cepat pulih.

Pengurus Laziswaf Al Hilal berharap dengan kontribusi ini akan dapat lebih menggugah kepada masyarakat agar lebih serius untuk menjaga kebersihan dan pencegahan virus Corona atau COVID-19 ini kepada diri sendiri dan saling mengingatkan kepada sesama.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada Pengurus Al Hilal yang telah aktif dan peduli terhadap Pesantren Al Kasyaf  yang membagikan masker dalam rangka penanggulangan Covid 19,” ungkap pengurus Pesantren Al Kasyaf Bandung.

Informasi & Call Center

Website: www.alhilal.or.id

 Telpon: 022-2005079

WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-15

Alhamdulillah Kecamatan Sukawening Telah Menerima Wakaf Quran

Penerima manfaat dari wakaf Quran yang senantiasa dilakukan oleh LAZISWAF Al Hilal tak pernah putus hanya satu sesaat saja. Alhamdulillah, berbagai pelosok di Indonesia tak terkecuali di wilayah Jawa Barat. Seperti yang telah dilaksanakan oleh salah satu pengurus LAZISWAF Al Hilal, Fadhil Dimyati yang telah menyalurkan sebanyak 40 Mushaf Al Quran untuk Kecamatan Sukawening, tepatnya Desa Sukasono dan Desa Sukaluyu pada Rabu (09/06/2021).
“Beberapa waktu lalu, sarana Ibadah yang ada di Kecamatan Sukawening tepatnya Desa Sukasono dan Desa Sukaluyu terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi. Dengan demikian ada beberapa Al Quran yang terendam, menganggapi hal tersebut, saya sebagai perwakilan dari LAZISWAF Al Hilal akan menyalurkan Al Quran untuk Masjid yang ada di Desa Sukasono dan Desa Sukaluyu,” ungkap Fadhil Dimyati menjelaskan tujuan penyaluran Al Quran untuk ke-dua Desa tersebut.

Dalam pelaksanaan Penyaluran wakaf Quran yang dilaksanakan di Kecamatan Sukawening, Garut, Fadhil selaku pengurus LAZISWAF Al Hilal menyalurkan Al Quran tersebut seorang diri dengan dibantu beberapa warga untuk menyalurkan Al Quran tersebut untuk dua Masjid yang berada jauh dari daerah Perkotaan. Alhamdulillah ke-dua masjid yang menerima wakaf Quran pun menerima manfaat tersebut dengan senang hati.
Sahabat Al Hilal, dalam kesempatan serah terima yang dilaksanakan oleh Fadhil Dimyati pun, Alhamdulillah Ia bertemu langsung dengan pengurus Masjid dan DKM Masjid Desa Sukawening, dan berlangsung dengan baik. Sebelum penyaluran wakaf Quran dilaksanakan, Fadhil Dimyati menyampaikan beberapa pesan untuk pengurus Masjid Desa Sukasono dan Sukaluyu terkait dengan maksud dan tujuan dari program Penyaluran Wakaf Quran.
“Saya dari Al Hilal, akan menyalurkan Al Quran untuk Masjid ini, mohon diterima untuk digunakan sebaik-baiknya,” ungkap Fadhil Dimyati kepada pengurus Masjid Desa Sukawening.
Kegiatan serah terima yang dilaksanakan di dua Masjid Kecamatan Sukawening ini dilaksanakan selama satu jam di setiap lokasi penyaluran wakaf Quran. Dan Alhamdulillah, lokasi Masjid tersebut pun tidak terlalu jauh antara satu dan yang lainnya.
Masjid yang memiliki banyak jamaah ini Alhamdulillah merasa terbantu ketika wakaf Al Quran sampai, karena sungguh Masjid-masjid tersebut masih kekurangan Al Quran ketika para Jamaah mengadakan pengajian serentak. InsyaAllah dengan penyaluran wakaf Quran ini, para Jamaah dan santri yang belajar mengaji di Masjid tersebut semakin semangat dalam mengaji dan menghafal Quran.

Jazakumullah Khairan Katsiran kepada Bapak/Ibu Donatur yang senantiasa berdonasi untuk memberikan manfaat kepada saudara-saudara Muslim kita salah satunya dengan berwakaf Quran. InsyaAllah Allah SWT membalasnya dengan Amal Jariyah yang pahalanya tak akan terputus hingga akhirat kelak. Aamiin Yaa Rabbal Alamiin.
Informasi & Call Center
🌐 Website: www.alhilal.or.id
☎ Telpon: 022-2005079
📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-4-3

Apa Arti Qurban Dalam Hari Raya Idul Adha? Ini Hukum dan Ketentuannya!

Sahabat Al Hilal, Qurban menjadi salah satu sunnah yang dilakukan oleh Umat Islam yang mampu setiap Bulan Dzulhijjah. Sunnah ini pun telah tertulis dalam Al Quran di QS. Al Hajj ayat 34 yang berbunyi,

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ فَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗٓ اَسْلِمُوْاۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَ ۙ

Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS. Al Hajj: 34).

Lantas Apa Arti Qurban, Hukum, dan Ketentuannya? Dilansir dari laman detik.com inilah penjelasannya:

Arti Qurban:

Diriwayatkan dalam hadist ibu Majjah, Rasulullah SAW menjelaskan dasar hukum Qurban. Apa penjelasannya?

Qurban adalah di setiap bulu hewan yang disembelih terdapat kebaikan. Dari Zaid bin Arqam, seseorang bertanya “Ya Rasulullah, apakah arti qurban ini?’ Beliau menjawab ‘Ini Sunnah Ibrahim AS’ Beliau ditanya lagi ‘Mengapa kita harus melakukannya?’ Beliau menjawab ‘Pada setiap bulunya terdapat kebaikan.

Hukum Berqurban:

Tentu, hukum Qurban dan ketentuan berqurban telah tertulis dalam Al Quran QS. Al Kautsar ayat 1-3. Sahabat Al Hilal, dalam surat tersebut, Allah SWT berfirman agar umat Islam melaksanakan Qurban sebagai Ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hikmah Berqurban:

Melaksanakan Qurban dianjurkan kepada setiap umat Islam, tentunya bagi umat Islam yang mampu. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Qurban memberikan hikmah kepada kita sebagai orang yang berqurban diantaranya adalah meningkatkan pengorbanan untuk kepentingan agama dan menenangkan jiwa.

“Tidak ada amalan yang diperbuat manusia pada Hari Raya Qurban yang lebih dicintai oleh Allah selain menyembelih hewan. Sesungguhnya hewan qurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulu, dan kuku-kukunya. Sesungguhnya sebelum darah qurban itu mengalir ke tanah, pahalanya telah diterima di sisi Allah. Maka tenangkan lah jiwa dengan berqurban.”

Semoga Arti berqurban dalam perayaan hari raya Idul Fitri dapat menanbah keimanan kita kepada Allah SWT ya sahabat Al Hilal!

– KONFIRMASI QURBAN –

0812 2220 2751

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-3-3

Yuk Tingkatkan Protokol Kesehatan! Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal Kembali Mengantarkan Pasien Covid-19

Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan status Bandung Raya sebagai Siaga Satu Covid-19. Sungguh, saat ini, ketersediaan Rumah Sakit penanganan Covid-19 sudah hampir 100% penuh. Mari terus tingkatkan Protokol Kesehatan diri kita sahabat Al Hilal! Tetap terapkan 5 M dimanapun dan kapanpun.

Seperti yang telah dialami oleh salah satu pasien Covid-19 yang menghubungi Pihak Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal untuk mengantarkannya ke Rumah Sakit Ibu dan Anak yang berada di Leuwipanjang. Beruntung Pasien tersebut memiliki kerabat yang mengetahui tentang informaisi Ambulance gratis LAZISWAF Al Hilal, sehingga tanpa berpikir panjang, beliau menghungi pihak Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal.

Qodarullah, walaupun Pasien Covid-19 menghubungi pihak Ambulance Gratis pada malam hari, tetapi Alhamdulillah Ambulance Gratis untuk Ummat dapat beroperasi untuk mengantarkan pasien tersebut. Dengan keyakinan hati yang kuat untuk mengantarkan pasien tersebut demi kesembuhanya, Rozak Rizki sebagai pengemudi Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal langsung bergegas menuju Cijambe untuk mengantarkan Pasien tersebut ke RSIA Leuwipanjang.

Dalam perjalanannya untuk mengantarkan pasien Covid-19, tentu Rozak Rizki sebagai pengemudi Mobil Ambulance Gratis Al Hilal menggunakan Alat Perlindung Diri (APD) yang lengkap dengan memenuhi syarat pengantaran Pasien Covid-19.

Setelah pengantaran pasien Covid-19 ke RSAI, Ambulance Gratis yang telah dipakai kembali dibersihkan dan diseterilkan di setiap sudutnya agar virus Covid-19 tidak tersisa di dalam Mobil Ambulance Gratis tersebut, karena Mobil Ambulance Gratis akan terus dioperasikan agar senantiasa bermanfaat untuk Ummat, khusunya Keluarga Dhuafa dan Anak Yatim yang membutuhkan di wilayah Bandung dan Sekitarnya.

Mari menjaga asupan makanan, vitamin, dan tetap menerapkan 5M. InsyaAllah dengan Ikhtiar tersebut, kita akan tetap terjaga dan terhindar dari virus tersebut. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Informasi Ambulance LAZISWAF : alhilal.or.id/ambulan-gratis/

Layanan Ambulance : 081122222384

Informasi & Call Center

Website: www.alhilal.or.id

Telpon: 022-2005079

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-2-2

Sudahkah Ibadah Qurban Kita Memberdayakan Desa?

Idul Adha atau hari raya Qurban, adalah salah satu ritual tahunan yang senantiasa dilaksanakan oleh Umat Islam di seluruh Dunia. Tak terkecuali, euforia ini sangat terasa di Indonesia. Tahun ini, sahabat Al Hilal akan melaksanakan Ibadah Qurban atau tidak? Tahukah sahabat Al Hilal, ketika kita menjalankan Ibadah Qurban dikelola dengan baik, maka saat itu juga kita dapat memberikan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di Pedesaan.

Seperti yang kita ketahui, potensi ekonomi hewan ternak ini sangat luas seperti hasil jual beli dagingnya. InsyaAllah dengan kita melaksanakan Ibadah Qurban apalagi ketika kita melaksanakan Ibadah Qurban di Desa, dapat memberikan efek yang sangat baik bagi Masyarakat di Pedesaan. Maukah Ibadah Qurban yang dilaksanakan oleh Sahabat Al Hilal tahun ini sambil memberdayakan Desa?

Dilansir dari laman Antara News, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghitung potensi perputaran uang dari perdagangan hewan setiap tahun mencapai RP69,9 triliun. Sementara nilai Qurban yang setiap satu stahun sekali dilaksanakan oleh umat Islam deiperkirakan mencapai Rp10,143 trilin. MasyaAllah, coba bayangkan, bagaimana kita memberdayakan Desa ketika kita melaksanakan Ibadah Qurban di Desa? Atau membeli hewan Qurban di Desa?

Sahabat Al Hilal, banyak Masyarakat di Pedesaan yang belum memahami pengelolaan rapi dari Manajemen peternak hewan Qurban, tetapi jangan tanyakan jika pengelolaan pemberdayaan Hewan Qurbannya, para peternak hewan I Desa jauh lebih terampil dan memahami betul bagaimana kondisi hewan qurban yang diternak oleh mereka.

InsyaAllah, dalam program “Qurban Peduli” LAZISWAF Al Hilal berupaya untuk memberikan Qurban yang bermanfaat bagi Desa. InsyaAllah dengan program ini pula, sebagai Umat Muslim yang akan menjalankan Ibadah Qurban, kita akan mendorong peningkatan ekonomi Masyarakat di Desa, serta setelah hewan Qurban di sembelih pun hewan Qurban akan dibagikan langsung kepada masyarakat Desa yang minim Qurban, agar mereka pun dapat menikmati daging Qurban di Hari Raya Idul Adha.

Ingin menjadi bagian untuk memberdayakan Desa, sahabat Al Hilal?

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-1-4

LAZISWAF Al Hilal Telah Menyalurkan 2100 Mushaf Quran Untuk Pesantren Darul Ikhlas, Sumatera

Sahabat Al Hilal tentu masih ingat dengan sosok Khairunnisa yang telah dinyatakan lolos seleksi masuk dalam Penerimaan Mahasiswa Universitas Kairo, Mesir, bukan? Alhamdulillah, LAZISWAF Al Hilal berkesempatan untuk dapat menyalurkan sebanyak 2100 Mushaf Al Quran untuk Pesantren Darul Ikhlas, Mandailing Natal, Sumatera.

Dan Alhamdulillah, pada Jumat (18/06/2021) sebanyak 2100 Mushaf Quran telah diterima langsung oleh pengurus Pesantren Darul Ikhlas, dan langsung dibagikan kepada para santri. Tahukah sahabat Al Hilal, bahwa Pesantren Darul Ikhlas, Mandailing Natal, Sumatera adalah tempat Khairunnisa mengenyam pendidikannya sebelum dinyatakan lolos dalam seleksi Penerimaan Mahasiswa Universitas Kairo, Mesir? 

Penyaluran wakaf Quran yang disalurkan sebanyak 2100 Mushaf untuk Pesantren Darul Ikhlas pun bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para santri yang saat ini sedang mengenyam Pendidikannya di Pesantren tersebut agar menjadi Hafidz Quran selanjutnya, dan InsyaAllah jika para santri memiliki tekad dan semangat yang kuat dalam mengenyam Pendidikannya untuk menjadi seorang Hafidz Quran, mereka pun akan menjadi Khairunnisa di masa depan. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Sahabat Al Hilal, InsyaAllah LAZISWAF Al Hilal akan senantiasa menjalankan misi untuk mencetak generasi Qurani hingga pelosok Negeri, dimapun dan kapanpun tanpa mengenal lelah. Tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat, mengingat kita semua masih ada dalam situasi pandemic Covid-19 yang belum usai hingga hari ini.

Jazakumullah Khairan Katsiran kepada sahabat Al Hila dan Bapak/Ibu Donatur yang senantiasa memberikan amanah kepada LAZISWAF Al Hilal dan mempercayai kami dalam menyalurkan manfaat yang terbaik bagi Ummat, terutama dalam mencetak Generasi Qurani hingga pelosok Negeri. Semoga Allah SWT membalas-Nya, seiring ayat suci Al Quran dilantunkan oleh para penerima Wakaf Quran. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-15-1

Masih Ragu? Inilah Hikmah dan Keutamaan Berqurban

Melaksanakan Qurban adalah Ibadah yang dilaksanakan satu tahun sekali dan diperingati pada hari raya Idul Adha, setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Sahabat Al Hilal, InsyaAllah pada tahun 2021 ini, Idul Adha akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2021. Sungguh tidak ada alasan apapun untuk tidak Bahagia di hari Raya Idul Adha, khususnya bagi umat Islam yang belum dapat melaksanakan Ibadah Haji.

Melaksanakan Qurban pun dapat menjadi pengganti untuk menunjukkan ketaqwaan kepada Allah SWT, karena terdapat beberapa keutamaan Ibadah Qurban yang dilaksanakan setiap 10 Dzulhijjah di berbagai Dunia. Sahabat Al Hilal, bahkan Allah SWT telah mewajibkan umat Muslim yang mampu untuk melaksanakan Qurban. Hal tersebut pun telah Allah SWT firman-kan dalam QS. Al Kautsar ayat 2, yang artinya:

“Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah).” (Al-Kautsar: 2).

Tapi, apakah sahabat Al Hilal sudah mengetahui apa keutamaan yang akan didapat ketika melaksanakan Qurban? Dilansir dari laman JawaPos inilah keutamaan ketika kita melaksanakan Qurban:

  1. Media Tingkatkan Taqwa Pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Tahukah sahabat Al Hilal, salah satu keutamaan berqurban yaitu kita dapat membuktikan kepatuhan dan ketaatan kepada Allag SWT. Dengan begitu, Allah SWR memerintahkan kepada malaikat untuk memberikan kepada seorang hamba yang berqurban.

  • Saksi Pemberat Amal Kebaikan di Akhirat

“Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kebaikan.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Kelak, di hari akhir, hewan yang kita qurban pun akan menjadi saksi di hari penghitungan amal.

  • Melaksanakan Ibada Qurban Bagian dari Syiar Agama

Seperti yang kita ketahui, awal mula adanya ibadah kurban adalah kisah dari Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail. Dan hingga saat ini, Ibadah Qurban adalah bagian dari syiar agama Islam.

  • Etalase Sistem Sosial dan Kemanusiaan Islami

Sungguh, Ibadah Qurban menjadi contoh nyata bagaimana Islam mengatur aspek kemanusiaan, sosial, bahkan juga perekonomian umatnya. Distribusi daging qurban yang menyeluruh bahkan ke Pelosok-Pelosok Desa, menjadi contoh baik dalam menjaga harmonisnya kehidupan sosial kemasyarakatan umat Islam.

  • Qurban Tanda Syukur

Dengan melaksanakan Ibadah Qurban, kita diajak untuk meresapi lebih dalam tentang makna mensyukuri nikmat Allah SWT. Sungguh, perintah qurban pun hadir di kala Rasulullah SAW sedang berada dalam tekanan dan serangan oleh kaum kafir.

Masih ragu uuntuk berqurban? Walaupun kita masih ada dalam situasi Pandemi yang masih belum mereda, InsyaAllah, Allah SWT akan menjaga kita semua. Wallahu’alam.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-14-1

Bersama Griya Berbagi, LAZISWAF Al Hilal Telah Menyalurkan Wakaf Quran Untuk Pesisir Banten

Penyaluran Wakaf Al Quran tidak hanya dilaksanakan bersama dengan pengurus LAZISWAF Al Hilal saja, tetapi demi membangun dan melahirkan generasi Qurani hingga pelosok Negeri, LAZISWAF Al Hilal menggandeng Giya Berbagi untuk menyalurkan Wakaf Quran ke wilayah Pesisir Banten, tepatnya Kecamatan Pandeglang dan sekitarnya untuk menyalurnya 50 Mushaf Al Quran dan Iqro kepada Rumah Quran dan Taman Pendidikan Al Quran yang membutuhkan Al Quran.

Sahabat Al Hilal, penyaluran wakaf Quran yang dilaksanakan pada Kamis (18/06/2021) ini merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh LAZISWAF Al Hilal untuk melahirkan generasi Qurani selanjutnya di pelosok-pelosok Indonesia. Alhamdulillah, Al Quran yang diterima oleh Taman Pendidikan dan Rumah Quran pun berlangsung selama satu hari dan dilaksanakan oleh Griya Berbagi yang berkolaborasi dengan LAZISWAF Al Hilal.

Mengingat kondisi wabah Covid-19 yang semakin merajalela di Indonesia, Griya Berbagi menyalurkan wakaf Quran secara cepat dan tidak seperti biasanya. Tetapi Alhamdulillah, maksud dan tujuan dengan diselenggarakannya penyaluran Wakaf Quran dari LAZISWAF Al Hilal pun telah tersampaikan dengan baik oleh perwakilan dari salah satu tokoh Griya Berbagi kepada Rumah Quran dan Taman Pendidikan Al Quran yang menerima Wakaf Quran.

Walaupun wabah Covid-19 semakin merajalela di Indonesia, tetapi InsyaAllah, penyaluran Wakaf Quran akan terus dilaksanakan oleh LAZISWAF Al Hilal dengan mengikuti Protokol Kesehatan yang ketat ketika penyaluran Wakaf Quran berlangsung. Tentu, hal tersebut dilaksanakan oleh LAZISWAF Al Hilal demi memberikan manfaat untuk Ummat serta berikhtiar untuk tetap melahirkan generasi Qurani hingga pelosok Negeri. InsyaAllah.

Jazakumullah Khairan Katsiran kepada sahabat Al Hilal dan Bapak/Ibu Donatur yang senantiasa menyisihkan rezekinya bagi kebaikan Ummat, InsyaAllah LAZISWAF Al Hilal akan senantiasa untuk menyalurkan Amanah yang Bapak/Ibu Donatur dan Sahabat Al Hilal percayai kepada kami.

Semoga Allah SWT senantiasa membalas kebaikan Bapak/Ibu Donatur seiring ayat suci Al Quran dilantunkan oleh penerima manfaat dari Wakaf Quran. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751