Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Akhir Tahun! Jemput Kemudahan dan Keberkahan dengan Menunaikan Zakat Bersama LAZISWAF Pesantren Al Hilal

 

A hand holding a phone

AI-generated content may be incorrect.A poster with text and numbers

AI-generated content may be incorrect.

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Memasuki penghujung tahun 2025, LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengajak masyarakat, khususnya Sahabat Al Hilal, untuk menunaikan zakat akhir tahun sebagai bentuk penyempurnaan ibadah dan kepedulian sosial. Zakat akhir tahun pun dapat dilakukan melalui LAZISWAF Pesantren Al Hilal yang berloksi di Jalan Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat.

Akhir tahun sering kali menjadi momen refleksi dan evaluasi atas perjalanan hidup selama satu tahun terakhir. Selain mengevaluasi capaian duniawi, umat Islam juga dianjurkan untuk memperhatikan kewajiban ibadah, salah satunya dengan menunaikan zakat. Melalui program zakat akhir tahun, LAZISWAF Pesantren Al Hilal hadir sebagai lembaga yang memfasilitasi penyaluran zakat secara amanah dan tepat sasaran.

Zakat akhir tahun memiliki peran penting dalam membersihkan dan menyucikan harta yang telah diperoleh selama satu tahun. Dalam QS. At-Taubah ayat 103, Allah SWT menyebutkan bahwa zakat berfungsi untuk membersihkan dan menyucikan harta, sekaligus menumbuhkan ketenteraman jiwa bagi orang yang menunaikannya.

Jenis zakat tersebut meliputi zakat penghasilan atau profesi, zakat pertanian, zakat perdagangan, zakat tabungan, serta zakat emas dan perak. Sebelum menunaikan zakat, umat Muslim pun dianjurkan untuk terlebih dahulu menilik kembali ketentuan nishab, kadar, dan waktu penunaian zakat agar pelaksanaannya sesuai dengan syariat Islam.

Penyaluran zakat melalui LAZISWAF Pesantren Al Hilal akan disalurkan kepada para mustahik yang membutuhkan, termasuk santri penghafal Al Quran, anak yatim, dhuafa, sesuai Asnaf atau syarat penerima zakat. Dengan demikian, zakat yang ditunaikan tidak hanya bernilai ibadah personal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi penerima.

LAZISWAF Pesantren Al Hilal berharap, melalui program kebaikan zakat akhir tahun ini, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menunaikan zakat. Selain sebagai kewajiban, zakat juga menjadi sarana berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Dengan memanfaatkan momen akhir tahun 2025, LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengajak seluruh Sahabat Al Hilal untuk bersama-sama membersihkan harta, menumbuhkan kepedulian, serta menghadirkan keberkahan melalui zakat. Semoga setiap zakat yang ditunaikan menjadi wasilah kebaikan dan keberkahan bagi muzaki maupun para penerima manfaat.

Aamiin ya rabbal ‘alaamiin.

Zakat dapat ditunaikan melalui:

🏧 Bank Mandiri # 132.00.1718.746.0

🏧 Bank BSI # 122.151.221.5

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

🌐 Website: LAZIS Al Hilal

☎️ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

 

 

Harapan Baru, LAZISWAF Al Hilal Mulai Pengeboran Sumur untuk Masjid Al Huda

Bandung Barat – Pada Kamis 11 Desember 2025 di Kampung Tegal Koneng, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, LAZISWAF Al Hilal telah memulai pengeboran sumur bor perdana untuk Masjid Al Huda, fasilitas yang sudah sangat dinantikan oleh warga setempat sejak lama.

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, Masjid Al Huda yang berlokasi di daerah pelosok, selama ini menghadapi kesulitan besar dalam mengakses air bersih apalagi di musim kemarau. Keterbatasan dana dan lokasi geografis yang sulit membuat upaya mandiri warga untuk membuat sumur yang layak selalu terkendala. Akibatnya, kebutuhan air untuk wudhu, kebersihan masjid, dan sanitasi harian warga sangat terbatas.

“Alhamdulillah, pengeboran sumur ini adalah anugerah yang luar biasa bagi kami. Mudah-mudahan kalau udah beres, selain buat kebutuhan masjid, tapi juga untuk kebutuhan warga di sini,” ujar Ali Nasrulloh, salah satu tokoh warga setempat yang berprofesi sebagai petani sekaligus guru ngaji.

Ucapan Terima Kasih dari Warga dan Tokoh Agama

Ali Nasrulloh, juga mewakili seluruh warga dan jamaah Masjid Al Huda, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan dan Sahabat Al Hilal yang sudah menyisihkan sebagian rezekinya. Semoga amal jariyah ini diterima Allah SWT dan menjadi pahala yang terus mengalir,” tambahnya.

Pengeboran sumur bor ini diharapkan dapat segera selesai dan berfungsi optimal. Insya Allah, akses air bersih yang memadai ini akan sangat bermanfaat dan memudahkan warga dalam berbagai aspek.

Air bersih yang melimpah tidak hanya akan melancarkan kegiatan ibadah harian di masjid, tetapi juga meningkatkan kualitas sanitasi dan kebersihan di lingkungan kampung. Ketersediaan air bersih adalah kunci untuk hidup sehat dan beribadah dengan nyaman, terutama di daerah yang selama ini kesulitan akses. Jazakallah khairan katsiran untuk semua pihak yang sudah menyisihkan sebagian rezekinya, Insya Allah apa yang sudah dikeluarkan kelak akan menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak. Amiin yaa Rabbal Alamiin

Penulis: Indra Rizki

Usai Hadirkan Bantuan dan Harapan Untuk Aceh Tamiang, Misi Kemanusiaan LAZISWAF Al Hilal Usai Dilaksanakan

Aceh Tamiang – Setelah beberapa hari menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang, misi kemanusiaan LAZISWAF Al Hilal di Aceh Tamiang resmi berakhir pada Jumat sore, 12 Desember 2025 usai bersih-bersih dan menyalurkan 7000 liter air bersih untuk pesantren Syukroniah. Tim penyaluran Laziswaf Al Hilal yang berkolaborasi dengan Bawais, Marwah, dan Lembaga Waqaf Qur’an (LWQ) telah usai menunaikan amanah untuk mendistribusikan berbagai bantuan pangan, obat-obatan, dan air bersih, sebelum akhirnya bertolak kembali ke Bandung.

Pada momen penutup misi ini, Fakhru dan Salman, dua anggota tim penyaluran yang bertugas di lokasi, menyampaikan pesan dan doa. “Mudah-mudahan bantuan ini memberi kesan yang baik dan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tamiang dan Sumatera,” ujar mereka.

Tim LAZISWAF Al Hilal juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam misi ini. “Kami haturkan terima kasih sebanyak-banyaknya untuk semua dermawan dan orang baik yang telah menjadi wasilah (perantara) bagi Tim LAZISWAF Al Hilal untuk bisa hadir di sana. Terima kasih juga kepada seluruh warga dan masyarakat di Sumatera dan Aceh yang sudah menyambut tim kami,” tambah mereka.

Pesan ini ditutup dengan doa dan harapan bagi para donatur dan korban bencana. “Mudah-mudahan kebaikan kita semua bisa menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak dan juga semoga saudara kita yang tertimpa musibah di sana diberi kekuatan dan bisa lekas pulih seperti sedia kala. Amin yaa Rabbal Alamiin”. Ujarnya.

Penulis: Indra Rizki

 

Tim LAZISWAF Al Hilal Gotong Royong Bersihkan Pesantren Tertua Aceh Tamiang dan Hadirkan 7000 Liter Air Bersih

Aceh Tamiang – Misi kemanusiaan LAZISWAF Al Hilal di Aceh Tamiang berlanjut dengan fokus pada pemulihan sarana ibadah dan pendidikan. Pada Jumat pagi, 12 Desember 2025, tim penyaluran LAZISWAF Al Hilal bergerak menuju Pesantren Syukroniah, salah satu pesantren tertua di Aceh Tamiang, untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih besar.

Tim yang dibantu beberapa warga dan pimpinan pesantren ini membawa berbagai alat kebersihan, logistik, dan alat ibadah. Ketika tim mendatangi lokasi, tampak sekali kondisi ruang kelas pesantren yang masih tergenang lumpur. Kerusakan yang dialami pesantren cukup parah, di mana banyak Al-Qur’an dan kitab-kitab Islam yang hanyut terbawa air dan rusak terendam lumpur sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Distribusi 7.000 Liter Air Bersih

Untuk mengatasi masalah sanitasi dan kebersihan yang akut, Tim LAZISWAF Al Hilal juga membawa pasokan air bersih yang signifikan. Sebanyak 7.000 liter air bersih diangkut menggunakan truk, didistribusikan dalam empat tandon air (tiga tandon berkapasitas 2.000 liter dan satu tandon 1.000 liter). Air ini digunakan untuk membersihkan lumpur di seluruh area dan mengisi bak air pondok pesantren.

Kegiatan bersih-bersih ini diharapkan bisa menjadi penyemangat dan dukungan bagi para warga dan lingkungan pesantren untuk bangkit kembali. Upaya pemulihan kebersihan dan sanitasi ini adalah langkah awal yang penting di tengah kondisi pesantren yang masih berjuang untuk pulih dari bencana banjir bandang. Semoga ini bisa sedikit meringankan beban warga dan pihak pesantren, terutama yang menyangkut kebersihan dan sanitasi.

Penulis: Indra Rizki

 

Hadirkan Dukungan di Tengah Keterbatasan, LAZISWAF Al Hilal Kunjungi Pengungsian di Aceh Tamiang Aceh Tamiang – Pada har

i Kamis, 11 Desember 2025, Tim penyaluran dari LAZISWAF Al Hilal kembali bergerak menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Kali ini, fokus penyaluran diarahkan ke salah satu lokasi pengungsian yang vital di Dusun Kampung Lalang/Kampung Pipa, Desa Seumadam.

Sebelum menuju lokasi, tim terlebih dahulu berbelanja alat-alat kebersihan. Alat-alat ini sangat penting untuk membantu upaya pembersihan masjid dan pesantren yang terdampak parah oleh lumpur sisa banjir, memastikan fasilitas ibadah dan pendidikan dapat segera digunakan kembali.

Di sepanjang jalan menuju posko pengungsian, Tim LAZISWAF Al Hilal tak lupa membagikan snack dan makanan ringan. Aksi spontan ini ditujukan untuk anak-anak yang mereka temui. Pembagian makanan ini dilakukan untuk sekadar menghibur dan memberikan semangat di tengah trauma bencana yang dialami.

Kondisi Pengungsi dan Bantuan yang Disalurkan

Setibanya di Dusun Kampung Lalang/Kampung Pipa, tim mendapati situasi yang memprihatinkan. Banyak pengungsi dilaporkan sudah berada di posko tersebut selama 17 hari berturut-turut, dengan kondisi makanan yang seadanya. Keberadaan anak-anak dalam jumlah banyak di pengungsian menjadi perhatian khusus.

Menanggapi kebutuhan mendesak tersebut, Tim penyaluran LAZISWAF Al Hilal segera menyalurkan berbagai bantuan, termasuk popok untuk kebutuhan bayi dan balita, alat-alat beribadah seperti sarung, mukena, sajadah, dan Al-Qur’an, lalu logistik makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para pengungsi, khususnya bagi lansia dan anak-anak yang memerlukan perhatian ekstra.

Mengingat tantangan medan dan situasi di lapangan, Tim LAZISWAF Al Hilal juga menyampaikan permohonan doa. “Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menyalurkan seluruh bala bantuan yang diamanahkan, terutama di daerah yang paling membutuhkan, di tengah keterbatasan penerangan dan komunikasi,” ungkap Fakhru selaku perwakilan tim. Insya Allah LAZISWAF Al Hilal berusaha menjangkau setiap sudut terdampak dan memastikan bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran hingga ke lokasi yang sulit dijangkau.

Penulis: Indra Rizki

 

Tonggak Sejarah Pendidikan, Visitasi Lapangan Pendirian Politeknik Al Hilal Internasional Sukses Dilaksanakan

Bandung, 11 Desember 2025 – Alhamdulillah, satu langkah besar menuju terwujudnya institusi pendidikan tinggi berkualitas telah berhasil dilalui. Pelaksanaan “Visitasi Lapangan Evaluasi Usul Pendirian Politeknik Al Hilal Internasional” sukses dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Desember 2025.

Kegiatan evaluasi penting ini diselenggarakan langsung di lokasi yang direncanakan menjadi kampus Politeknik, yaitu di Jalan Manisi, Kelurahan Pasir Biru, Cibiru, Kota Bandung. Visitasi ini merupakan tahapan wajib dalam proses perizinan pendirian institusi pendidikan tinggi di Indonesia.

Evaluasi Mendalam dari Berbagai Aspek

Visitasi lapangan ini bertujuan sebagai bentuk evaluasi dan peninjauan mendalam terhadap kesiapan pondok pesantren untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan vokasi tingkat lanjut. Tim evaluator yang hadir melakukan penilaian komprehensif dari berbagai aspek vital:

  • Aspek Hukum: Dievaluasi oleh Bapak Dhany Rahmawan.
  • Aspek Keuangan: Dievaluasi oleh Bapak Mahfud Sholihin.
  • Aspek Umum: Dievaluasi oleh Bapak Lipur Sugiyanta.

Manfaat Visitasi untuk Perkembangan Politeknik

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, visitasi ini memiliki manfaat yang banyak. Ini adalah mekanisme penjaminan mutu yang dilakukan oleh pihak berwenang. Proses evaluasi dan peninjauan ini memastikan bahwa Politeknik Al Hilal Internasional kelak dapat beroperasi sesuai dengan standar yang ditetapkan, baik dari sisi akademik, administratif, maupun infrastruktur.

Insya Allah, hasil dari visitasi ini akan memberikan panduan yang jelas bagi Yayasan Al Hilal. Rekomendasi dan masukan yang diberikan tim evaluator akan sangat bermanfaat untuk perkembangan Politeknik di masa depan, memastikan lembaga ini mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap bersaing di dunia kerja.

Segenap keluarga besar Al Hilal memohon doa dan dukungan dari seluruh Sahabat Al Hilal. Semoga hasil evaluasi dari “Visitasi Lapangan Usul Pendirian Politeknik Al Hilal Internasional” ini berjalan sesuai dengan harapan, memberikan kemudahan bagi proses perizinan, dan menjadikan Politeknik Al Hilal Internasional sebagai lembaga pencetak generasi unggul yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.

Penulis: Indra Rizki

 

Berbagi Harapan di Tengah Puing, LAZISWAF Al Hilal Salurkan Bantuan Logistik dan Alat Ibadah di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Tim penyaluran dari Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (LAZISWAF) Al Hilal pada hari Kamis, 11 Desember 2025, bergerak cepat menuju lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Sasaran utama penyaluran kali ini adalah Kampung Tanjung Karang, Desa Karang Baru, untuk memberikan dukungan dan bantuan darurat.

Perjalanan tim dari Kuala Simpang menuju Karang Baru menyajikan pemandangan pilu. Situasi dan kondisi di sepanjang jalanan menunjukkan banyak sekali bangunan yang rusak parah bahkan rubuh diterjang derasnya banjir bandang. Puing-puing sisa bencana menjadi saksi beratnya musibah yang menimpa warga.

Di sepanjang perjalanan, tim LAZISWAF Al Hilal fokus membagikan makanan ringan dan makanan siap konsumsi. Bantuan tersebut utamanya ditujukan kepada anak-anak yang mereka temui, memberikan sedikit senyum dan energi di tengah kesulitan.

Prioritas Air Bersih dan Pembersihan Fasilitas Ibadah

Selain bantuan makanan, tim juga bergerak cepat untuk mengatasi salah satu kebutuhan paling mendesak pasca bencana: air bersih dan kebersihan fasilitas ibadah. Tim segera berkoordinasi dengan penyedia air bersih.

Air bersih tersebut kemudian digunakan untuk membersihkan masjid yang terdampak lumpur dan kotoran. Ketersediaan air bersih juga vital untuk menyediakan sarana wudhu, shalat, dan kebutuhan sanitasi lainnya bagi para korban yang berada di pengungsian atau di sekitar lokasi bencana.

Selanjutnya, tim juga melakukan packing logistik makanan dan alat-alat beribadah yang sangat dibutuhkan, seperti sarung, sajadah, Al-Qur’an, dan mukena. Logistik ini disiapkan untuk membantu warga kembali melaksanakan ibadah dengan layak di tengah keterbatasan.

Aksi cepat tanggap ini merupakan wujud kepedulian umat. Pihak LAZISWAF Al Hilal menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur. “Kami berharap, Insya Allah, sedekah-sedekah yang para dermawan, orang baik, dan Sahabat Al Hilal semua titipkan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Salman selaku perwakilan tim penyaluran. “Dukungan ini sangat berarti untuk memulihkan semangat dan membantu mereka bangkit dari dampak bencana yang berat ini.”

Penulis: Indra Rizki

 

Harapan Baru di Pelosok Desa, Sumur Bor Diresmikan untuk Ponpes Darussalam Al Amin

Hari Kamis, 11 Desember 2025, menjadi momen bersejarah bagi Pondok Pesantren Darussalam Al Amin yang berlokasi di Kp. Sindangpalay, Desa Cilangari, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat. Pada hari itu, dilakukan peresmian sumur bor oleh Laziswaf Al Hilal yang menjadi jawaban atas permasalahan air bersih yang telah lama menjadi permasalahan pesantren ini.

Pondok Pesantren Darussalam Al Amin berjuang dengan keterbatasan air bersih selama bertahun-tahun. Lokasi pesantren yang berada di pelosok desa serta kendala keterbatasan dana membuat pihak pesantren sulit untuk memiliki fasilitas sumur air yang layak dan memadai bagi seluruh santri dan pengurus.

“ALhamdulillah, kami sangat bersyukur hari ini. Selama ini, air bersih adalah tantangan terbesar kami, terutama untuk sanitasi dan kebersihan sehari-hari,” ujar Haji Mansur Tajiri, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Al Amin, dalam sambutannya.

Peresmian ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan santri. Dalam kesempatan tersebut, Haji Mansur Tajiri, bersama perwakilan dari MUI Desa Cilangari, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk para dermawan, orang-orang baik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Sumbangan Anda bukan hanya berupa air, tetapi juga harapan dan kelancaran ibadah bagi santri kami,” tegas Haji Mansur. “Semoga Allah SWT melipatgandakan pahala kebaikan yang telah diberikan.”

Solusi Kebersihan dan Sanitasi Lingkungan

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, kelak sumur bor ini tidak hanya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar para santri dan aktivitas pesantren semata. Fasilitas ini dipastikan akan mengatasi permasalahan kebersihan dan sanitasi secara menyeluruh di lingkungan pesantren.

Lebih lanjut, sumur ini juga akan dibuka untuk dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar pesantren. Ketersediaan air bersih yang layak kini dapat digunakan untuk sanitasi, mencuci, dan kebutuhan sehari-hari, memberikan manfaat yang luas bagi warga Kp. Sindangpalay dan Desa Cilangari. Harapan besar diletakkan pada sumur bor ini agar kegiatan belajar mengajar di Ponpes Darussalam Al Amin dapat berjalan lebih optimal, didukung oleh lingkungan yang bersih, sehat, dan kondusif.

Penulis: Indra Rizki

Menembus Gelap Malam, Tim Laziswaf Al Hilal Bawa Logistik dan Obat-obatan Menuju Aceh Tamiang

Aceh Tamiang/Medan, 10 Desember 2025 – Setelah menuntaskan pengadaan logistik utama di Kota Medan, Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal melanjutkan misi kemanusiaan dengan berburu obat-obatan vital pada Rabu sore (10/12). Langkah ini diambil setelah tim menerima banyak pertanyaan dan keluhan dari korban banjir mengenai ketersediaan obat.

Kondisi pasca-banjir yang lembap dan sanitasi yang minim mulai menimbulkan masalah kesehatan serius di lokasi pengungsian. Banyak korban mulai terjangkit penyakit umum seperti penyakit kulit dan gatal-gatal, batuk dan pilek, lalu demam.

Pengadaan obat-obatan menjadi kebutuhan penting, terutama karena banyak posko dihuni oleh bayi dan balita yang lebih rentan terhadap penyakit. Tim Laziswaf Al Hilal segera membeli berbagai jenis obat di salah satu apotek di Medan seklaigus melengkapi persediaan konsumsi dan makanan berat siap makan yang sudah dibeli sebelumnya.

Usai belanja obat, tim langsung bertolak kembali menuju Aceh Tamiang. Perjalanan di malam hari memberikan gambaran langsung mengenai kondisi sulit yang dihadapi para pengungsi. Sudah dua minggu listrik di banyak titik masih padam total. Kondisi malam tersebut benar-benar gelap gulita dan tidak ada sinyal komunikasi, membuat tim sulit berkoordinasi. Inilah kondisi yang dialami para pengungsi, mereka kedinginan tinggal di tenda-tenda pengungsian atau di rumah mereka yang bekas banjir, yang masih tergenang lumpur dan rusak parah.

Sepanjang perjalanan, pemandangan di kanan dan kiri jalan didominasi kegelapan, dengan penerangan hanya berasal dari lampu kendaraan yang lewat. Tim bahkan jarang menemukan penerangan yang sederhana seperti lilin. Listrik yang sudah menyala hanya terdapat di beberapa tempat, dan beberapa masjid yang terlihat terang biasanya mengandalkan bantuan genset.

Tim Laziswaf Al Hilal memohon doa dari seluruh masyarakat agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menyalurkan seluruh bala bantuan yang telah dibawa dari Medan, sehingga dapat segera menjangkau korban yang paling membutuhkan di tengah keterbatasan penerangan dan komunikasi.

Penulis: Indra Rizki

 

Transformasi Zakat dan Filantropi Global, LAZIS Al Hilal Hadiri 9th International Conference of Zakat (ICONZ)

Jakarta, Desember 2025 – LAZIS Al Hilal turut serta aktif dalam ajang bergengsi 9th International Conference of Zakat (ICONZ), sebuah konferensi internasional yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Acara ini menjadi ruang penting bagi transformasi zakat dan filantropi, seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digital.

Konferensi ICONZ 2025 ini diselenggarakan langsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Fokus Utama Zakat di Era Digital

Konferensi tahun ini menyajikan tiga topik utama yang menjadi sorotan penting dalam diskusi filantropi Islam global:

  1. The Future of Zakat (Masa Depan Zakat)
  2. Zakat-State Dynamics (Dinamika Zakat dan Negara)
  3. Global Philanthropy for Inclusive Humanity (Filantropi Global untuk Kemanusiaan yang Inklusif)

Alhamdulillah, LAZIS Al Hilal diwakilkan langsung oleh Bapak Hendra Setiawan, menunjukkan komitmen lembaga untuk terus mengikuti perkembangan terkini dan inovasi dalam pengelolaan zakat.

Manfaat dan Komitmen Lembaga

Partisipasi dalam ICONZ memiliki sejumlah manfaat, yakni menjadi ajang bertukar dan berbagi ilmu. LAZIS Al Hilal dapat mempelajari model-model pengelolaan zakat terbaik, memanfaatkan teknologi digital, serta menjalin silaturahmi dengan berbagai pakar, akademisi, dan lembaga zakat terkemuka dari berbagai daerah.

Melalui kehadiran di konferensi internasional ini, LAZIS Al Hilal memperkuat komitmennya dalam menjalankan tugas. Insya Allah, LAZIS Al Hilal akan senantiasa menjaga zakat ini sebagai amanah dari umat yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan pada akhirnya akan kembali untuk umat dalam bentuk program pemberdayaan dan bantuan yang tepat sasaran. Semoga ilmu dan wawasan yang diperoleh dari ICONZ dapat membawa LAZIS Al Hilal semakin maju dalam mengoptimalkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

 

×