Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Klarifikasi Resmi: Waspada Akun dan Media Sosial Palsu Mengatasnamakan Laziswaf Pesantren Al-Hilal

Waspada Akun dan Media Sosial Palsu Mengatasnamakan Laziswaf Pesantren Al-Hilal

Laziswaf Pesantren Al-Hilal menegaskan bahwa terdapat oknum tidak bertanggung jawab yang menggunakan nama dan identitas lembaga secara ilegal. Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan selalu memverifikasi informasi melalui saluran resmi.

Sehubungan dengan adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan nama dan identitas lembaga, Laziswaf Pesantren Al-Hilal merasa perlu menyampaikan klarifikasi resmi kepada seluruh masyarakat dan donatur setia kami.

Dengan ini kami menyatakan bahwa terdapat oknum tidak bertanggung jawab yang secara ilegal menggunakan nama, logo, dan identitas Laziswaf Pesantren Al-Hilal untuk kepentingan pribadi. Konten maupun nomor rekening yang dibuat oleh pihak tersebut bukan merupakan bagian resmi dari lembaga kami dan tidak memiliki hubungan dengan program resmi yang dijalankan Laziswaf Pesantren Al-Hilal.

Pernyataan Resmi Lembaga: Tindakan tersebut merupakan bentuk penipuan yang berpotensi merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan para donatur. Kami mengutuk keras segala bentuk penyalahgunaan identitas lembaga.

Langkah Verifikasi yang Harus Dilakukan

Untuk menjaga keamanan transaksi dan donasi Anda, kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi dengan cara berikut:

  1. Selalu memastikan informasi donasi, nomor rekening, serta akun dan media resmi lembaga melalui saluran yang telah terverifikasi secara resmi.
  2. Tidak mempercayai poster yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak resmi lembaga.
  3. Tidak mengikuti admin resmi yang mengatasnamakan lembaga apabila belum melalui proses verifikasi dan konfirmasi kebenaran nama, logo, maupun program lembaga secara langsung.

Himbauan kepada Seluruh Masyarakat

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak, waspada, dan berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan kegiatan sosial maupun program kemanusiaan. Pastikan setiap donasi Anda disalurkan melalui kanal yang benar dan telah dikonfirmasi oleh pihak resmi kami.

Demikian surat klarifikasi ini kami sampaikan. Atas perhatian, dukungan, serta kepercayaan seluruh donatur dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

 

Legal Formal:
S.K. Kemenag RI No. 1114 Tahun 2020
S.K. BAZNAS No. 3.3.00032 Tahun 2025

Kantor Pusat:
Jalan Gegerkalong Hilir No. 166 A, Sariwangi, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat

Website: alhilal.or.id | Telp: (022) 2025076 | WhatsApp: (022) 2220 2731

Klarifikasi Resmi: Poster "Open Donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026" adalah HOAX

Klarifikasi Resmi: Poster “Open Donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026” adalah HOAX

Klarifikasi Resmi: Poster "Open Donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026" adalah HOAX

LAZISWAF Pesantren Al Hilal menegaskan bahwa poster bertajuk “Open Donasi Jambore Anak Yatim Al Hilal 2026” yang beredar luas di grup WhatsApp dan media sosial adalah HOAX. Kami tidak pernah menerbitkan, membuat, ataupun terlibat dalam pembuatan dan penyebaran poster tersebut.

Bukan Poster Kami

Poster yang beredar mencantumkan logo sejumlah instansi negara seperti KPK, BP BUMN, dan Kementerian Sekretariat Negara sebagai bagian dari materi penggalangan dana. Kami tegaskan bahwa LAZISWAF Pesantren Al Hilal tidak pernah membuat poster donasi yang mencatut atau menggunakan logo lembaga-lembaga tersebut dalam bentuk apa pun.

Nomor rekening yang tercantum pada poster palsu itu bukan rekening resmi kami dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan pengurus, program, maupun kegiatan resmi LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Dana yang ditransfer ke rekening tersebut tidak akan sampai kepada lembaga kami maupun anak-anak yatim binaan kami.

LAZISWAF Pesantren Al Hilal tidak bertanggung jawab atas segala bentuk transaksi maupun kerugian yang ditimbulkan oleh poster palsu tersebut.

Kanal Resmi LAZISWAF Pesantren Al Hilal

Setiap informasi, program, dan penggalangan dana resmi LAZISWAF Pesantren Al Hilal hanya disampaikan melalui kanal berikut:

  • Instagram: @laziswafalhilal & @pesantrenyatimalhilal
  • Website resmi: alhilal.or.id
  • Call Center / WhatsApp: 0812 2220 2751
  • Kantor Pusat: Jalan Gegerkalong Hilir No. 155 A, Sarijadi, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40151

Legalitas lembaga: S.K. Kemenag RI No. 1114 Tahun 2023 dan S.K. NAZHIR BWI No. 3.3.00232 Tahun 2025.

Di luar kanal-kanal di atas, segala bentuk poster, ajakan donasi, atau permintaan transfer yang mengatasnamakan LAZISWAF Pesantren Al Hilal bukan tanggung jawab kami.

Himbauan untuk Masyarakat

Kami menghimbau seluruh masyarakat, khususnya donatur setia LAZISWAF Pesantren Al Hilal, untuk:

  1. Selalu memastikan informasi donasi berasal dari akun dan media resmi lembaga.
  2. Memeriksa kembali nama penerima dan nomor rekening sebelum melakukan transfer.
  3. Tidak mudah mempercayai poster yang beredar di grup atau media sosial tanpa konfirmasi resmi.
  4. Segera menghubungi admin resmi apabila menemukan indikasi penyalahgunaan nama, logo, maupun program lembaga.
  5. Membantu menyebarkan klarifikasi ini agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban.

LAZISWAF Pesantren Al Hilal menegaskan bahwa pencatutan nama, logo, dan identitas lembaga ini merupakan bentuk penipuan yang merugikan masyarakat sekaligus mencederai kepercayaan para donatur yang selama ini ikhlas berkontribusi untuk pendidikan anak yatim dan penghafal Al-Quran.

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak, waspada, dan berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan kegiatan sosial maupun program kemanusiaan.

Atas perhatian, dukungan, dan kepercayaan seluruh donatur dan masyarakat, kami ucapkan jazakumullahu khairan katsiran.

Hormat kami, LAZISWAF Pesantren Al Hilal

Pesantren sebagai Rahim Peradaban: Membangun Harapan, Melahirkan Generasi Qur’an

Pesantren sebagai Rahim Peradaban: Membangun Harapan, Melahirkan Generasi Qur’an

 

Pesantren bukan sekadar tempat belajar. Ia adalah ruang tumbuh, tempat harapan ditanam, dan tempat lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur’an. Di sanalah para santri ditempa, bukan hanya dengan ilmu, tetapi juga dengan kesabaran, ketekunan, dan keikhlasan.

Di balik semangat para santri dalam menghafal Al-Qur’an, ada perjuangan yang tidak selalu terlihat. Sebagian dari mereka adalah anak-anak yatim dan dhuafa yang datang dengan harapan besar, meski dalam keterbatasan. Mereka tetap belajar, tetap menghafal, dan tetap bermimpi, walau fasilitas yang tersedia belum sepenuhnya memadai.

Di sinilah kita dipanggil untuk hadir. Bukan haanya dengan doa, tetapi juga dengan aksi nyata. Karena menguatkan langkah mereka adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama sebagai sesama muslim.

Pesantren: Rumah dan Harapan

Bagi para santri, pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga menjadi rumah kedua. Namun, realitanya masih ada berbagai keterbatasan yang menjadi tantangan, seperti ruang belajar yang belum memadai, fasilitas ibadah dan penunjang yang masih terbatas, hingga kondisi asrama yang perlu diperbaiki. Kebutuhan pendidikan bagi anak-anak yatim pun belum sepenuhnya terpenuhi. Padahal, dari tempat inilah akan lahir generasi Qur’an yang kelak menjadi cahaya bagi umat.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, hadir program wakaf pembangunan asrama yatim penghafal Al-Qur’an. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi sebuah ikhtiar membangun “rahim peradaban”—tempat lahirnya para penjaga Al-Qur’an.

Saat ini, pembangunan asrama Pesantren Al Hilal masih terus berjalan. Setiap prosesnya adalah langkah menuju harapan yang lebih besar. Kami memohon doa dan dukungan dari sahabat semua, agar setiap tahap pembangunan dimudahkan dan dilancarkan oleh Allah SWT.

Insya Allah, wakaf yang kita tunaikan akan menjadi pondasi bagi:

  • Ruang belajar yang nyaman
  • Asrama santri yang layak
  • Fasilitas ibadah dan pendidikan yang memadai
  • Lingkungan pesantren yang lebih baik

Rek. Pembangunan Asrama:

Mandiri 132.00.1718.744.5

an.Al Hilal Rancapanggu

Setiap rupiah yang kita sisihkan, sekecil apa pun, akan menjadi bagian dari kebaikan yang terus mengalir. Karena pada hakikatnya, harta yang kita keluarkan di jalan Allah bukanlah berkurang, melainkan disimpan sebagai bekal di akhirat.

Dunia ini sementara, sedangkan akhirat adalah tujuan yang kekal. Waktu terus berjalan, usia pun semakin berkurang. Maka jangan tunda untuk memberikan yang terbaik hari ini.

Mari bersama-sama menjadi bagian dari keluarga besar yang mendukung para yatim penghafal Al-Qur’an. Menguatkan mereka, menemani langkah mereka, dan ikut andil dalam lahirnya generasi Qur’an yang akan menerangi masa depan. Insya Allah, setiap kebaikan yang kita titipkan akan kembali sebagai keberkahan, dan menjadi amal jariyah yang tidak terputus.

Informasi Kontak:

Telp : (022) 2005079

WhatsApp : 0812 2220 2751

Bertumbuh Bersama Kebaikan, Menguatkan Langkah Santri dengan Pembangunan Asrama

Bertumbuh Bersama Kebaikan, Menguatkan Langkah Santri dengan Pembangunan Asrama

 

Di tengah upaya menghadirkan pendidikan yang layak bagi semua kalangan, Pesantren Yatim Al Hilal hadir sebagai lembaga yang memberikan harapan. Mengusung sistem pendidikan berbasis nonformal yang diperkuat dengan pembinaan informal, pesantren Al HIlal juga menyelenggarakan program kesetaraan yang diakui setara dengan pendidikan formal di bawah Kementerian Pendidikan.

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, fokus utama Pesantren Yatim Al Hilal adalah memberikan beasiswa pendidikan bagi generasi penghafal Al-Qur’an, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa. Di tempat inilah para santri tidak hanya belajar menghafal Al-Qur’an, tetapi juga dibimbing untuk tumbuh dengan akhlak yang baik, kemandirian, serta semangat meraih masa depan yang lebih cerah.

Seiring berjalannya waktu, jumlah santri yang bergabung terus meningkat setiap tahunnya. Namun, peningkatan jumlah santri ini juga membawa tantangan baru, terutama dalam hal ketersediaan fasilitas tempat tinggal yang layak.

Saat ini, Pesantren Yatim Al Hilal juga tengah melanjutkan pembangunan asrama santri. Pembangunan ini menjadi kebutuhan mendesak agar seluruh santri dapat tinggal dengan nyaman, aman, dan fokus dalam menuntut ilmu. Asrama bukan sekadar rumah kedua, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, tempat meraka bertumbuh, beristirahat, dan belajar.

Melalui kesempatan ini, Pesantren Yatim Al Hilal mengajak #Orangbaik untuk ikut ambil bagian dalam perjuangan mulia ini. Setiap kontribusi yang diberikan bukan hanya membantu menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan para santri dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.

Insya Allah, setiap ayat yang mereka lantunkan, setiap hafalan yang mereka jaga, akan mengalirkan pahala jariyah bagi siapa saja yang turut membantu. Ini adalah investasi akhirat yang nilainya tidak terputus, bahkan ketika kita telah tiada.

Semoga setiap langkah kebaikan yang kita lakukan hari ini menjadi sebab turunnya keberkahan, dilapangkan rezeki, dan menjadi penolong di hari perhitungan kelak. Mari bersama, kita wujudkan tempat terbaik bagi para santri untuk tumbuh, belajar, dan menghafal Al-Qur’an.

Penulis: Indra Rizki

Keutamaan Memberi Hidangan Berbuka untuk Orang yang Berpuasa

Keutamaan Memberi Hidangan Berbuka untuk Orang yang Berpuasa

 

6 Cara Berbuka Puasa yang Benar dan Sehat | Realfood Berbagi kepada sesama merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bentuknya pun bermacam-macam, mulai dari membantu dengan tenaga, memberikan makanan, hingga bersedekah dengan harta. Salah satu bentuk kebaikan yang memiliki keutamaan besar adalah memberi hidangan berbuka kepada orang yang sedang berpuasa.

Sumber Gambar : Desaglawan.id

Amalan ini tidak hanya bisa dilakukan saat bulan Ramadhan saja, tetapi juga ketika seseorang menjalankan puasa sunnah, seperti puasa Senin dan Kamis. Rasulullah SAW sendiri dikenal sebagai sosok yang rutin melaksanakan puasa sunnah tersebut sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

Memberi makan orang yang berpuasa termasuk amalan sederhana, tetapi memiliki pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang menjalankannya. Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan berbagi kepada orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kebaikan ini dapat dilakukan kepada siapa saja. Kita bisa berbagi makanan berbuka kepada keluarga di rumah, teman, tetangga, atau orang-orang yang membutuhkan. Bahkan, sekadar memberikan air minum atau makanan ringan untuk berbuka pun sudah termasuk amalan yang bernilai pahala.

Namun, berbagi kepada anak yatim dan santri yatim penghafal Al-Qur’an tentu memiliki nilai keutamaan tersendiri. Mereka adalah anak-anak yang sedang berjuang menuntut ilmu agama dan menjaga hafalan Al-Qur’an. Membantu menyediakan hidangan berbuka untuk mereka bukan hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga dukungan terhadap perjuangan mereka dalam menjaga kalam Allah SWT.

Bentuk sedekahnya pun tidak harus besar. Seseorang dapat berbagi dalam bentuk makanan siap saji, takjil, bahan makanan, atau sedekah berupa uang yang nantinya disalurkan untuk menyiapkan hidangan berbuka bagi para santri. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan menjadi amal yang bernilai di sisi Allah SWT.

Selain mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa, sedekah juga menjadi amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Sedekah dapat menjadi penyebab datangnya keberkahan hidup, dilapangkannya rezeki, serta dihapuskan dosa-dosa. Rasulullah SAW mengibaratkan sedekah seperti air yang memadamkan api, yang berarti kebaikan tersebut dapat menjadi jalan penghapus kesalahan seorang hamba.

Tidak hanya itu, sedekah juga akan menjadi penolong di hari kiamat. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seseorang akan berada di bawah naungan sedekahnya sampai seluruh urusan manusia diselesaikan. Karena itu, jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apa pun.

Melalui amalan sederhana seperti membantu menyediakan hidangan berbuka, kita bukan hanya mengenyangkan orang lain, tetapi juga menanam pahala dan keberkahan untuk diri sendiri. Maka, mari mulai membiasakan berbagi kepada sesama, terutama kepada anak yatim dan santri penghafal Al-Qur’an. Karena bisa jadi, dari kebaikan kecil itulah Allah SWT menghadirkan keberkahan besar dalam kehidupan kita.

 

Alhamdulillah 10.440 Penerima Manfaat Rasakan Kebahagiaan, Laporan Penyaluran Kebaikan di Bulan April 2026

Alhamdulillah 10.440 Penerima Manfaat Rasakan Kebahagiaan, Laporan Penyaluran Kebaikan di Bulan April 2026

Alhamdulillah, LAZISWAF Pesantren Al Hilal kembali menorehkan jejak kebaikan dengan menghadirkan manfaat bagi 10.440 penerima manfaat sepanjang bulan April 2026. Angka ini bukan sekadar data, tetapi menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi banyak saudara yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi kebaikan bersama Komunitas Sahabat Al Hilal dan Majelis Taklim Al Hilal, berbagai program berhasil menjangkau masyarakat luas terutama yang dipelosok. Penyaluran manfaat ini tersebar di 45 desa/kelurahan, 30 kecamatan, dan 10 kabupaten/kota. Mulai dari anak yatim, dhuafa, penghafal Al-Qur’an, hingga masyarakat di pelosok desa, semuanya turut merasakan hadirnya kepedulian ini.

Di bulan April 2026, empat program utama kembali direalisasikan, yaitu Program Sosial Kemanusiaan, Program Kesehatan, Program Pendidikan, dan Program Dakwah. Setiap program dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari sisi kebutuhan dasar, pendidikan, hingga pembinaan keagamaan.

Semua capaian ini tentu tidak akan terwujud tanpa dukungan dan sisihan rezeki dari para dermawan, #OrangBaik, dan Sahabat Al Hilal. Setiap rupiah yang dititipkan menjadi jembatan kebaikan yang mengalirkan manfaat kepada mereka yang membutuhkan.

Insya Allah, setiap bantuan yang tersalurkan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan sesaat, tetapi juga menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Semoga kebaikan yang telah ditebarkan ini membawa manfaat yang lebih luas, serta menjadi sebab keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Jazakumullah khairan katsiran kepada seluruh #OrangBaik dan Sahabat Al Hilal. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda.

Informasi selengkapnya:

Youtube:

https://www.youtube.com/c/PesantrenYatimAlhilal

https://www.youtube.com/c/SEBARQURANINDONESIA

Instagra :

https://www.instagram.com/laziswafalhilal/

https://www.instagram.com/pesantrenyatimalhilal/

https://www.instagram.com/sebarquran.indonesia/

Facebook:

https://www.facebook.com/lazalhilal

https://www.facebook.com/pondokyatimalhilal

Penulis: Indra Rizki

Syarat Sah Hewan Qurban

Syarat Sah Hewan Qurban

Memahami syarat sah hewan qurban merupakan langkah penting yang wajib setiap Muslim ketahui sebelum menunaikan ibadah qurban pada Hari Raya Idul Adha 2026. Tanpa memenuhi syarat-syarat tersebut, ibadah qurban yang kita laksanakan bisa jadi tidak sah secara syariat, sehingga pahala yang kita harapkan pun tidak akan sempurna. Oleh karena itu, mari kita pelajari bersama seluruh ketentuan hewan qurban secara lengkap, mendalam, dan mudah dipahami agar ibadah kita diterima Allah SWT.Selain itu, jika Anda ingin menunaikan qurban dengan mudah, amanah, dan terpercaya, Anda bisa berqurban bersama LAZISWAF Al Hilal lembaga resmi berlisensi Kemenag yang telah melayani ribuan shohibul qurban di seluruh Indonesia.

Dalil Al-Qur’an Tentang Ibadah Qurban

Sebelum kita membahas syarat sah hewan qurban secara rinci, sangat penting untuk kita pahami terlebih dahulu landasan Al-Qur’an yang menjadi dasar pensyariatan ibadah mulia ini.

Dalil Pertama: Surah Al-Kautsar Ayat 2

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”

(QS. Al-Kautsar: 2)

Ayat ini secara tegas memerintahkan umat Islam untuk menyembelih hewan qurban sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu, memenuhi syarat sah hewan qurban menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan perintah tersebut.

Dalil Kedua: Surah Al-Hajj Ayat 34

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dianugerahkan Allah kepada mereka berupa hewan-hewan ternak.”

(QS. Al-Hajj: 34)

Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa hewan yang boleh dijadikan qurban adalah hewan ternak (bahiimatul an’aam). Dengan demikian, pemilihan jenis hewan merupakan bagian utama dari syarat sah hewan qurban yang tidak boleh diabaikan.

Dalil Ketiga: Surah Al-Hajj Ayat 36

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُم مِّن شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ

“Dan unta-unta itu Kami jadikan untuk kamu sebagai syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya.”

(QS. Al-Hajj: 36)

Ayat ini menegaskan bahwa hewan qurban merupakan syiar Islam yang mengandung kebaikan besar. Karena itu, memastikan seluruh syarat sah hewan qurban terpenuhi adalah bentuk penghormatan kita terhadap syiar Allah tersebut.

Apa Saja Syarat Sah Hewan Qurban?

Syarat Sah Hewan Qurban

Syarat Sah Hewan Qurban

Secara umum, para ulama fikih menetapkan bahwa syarat sah hewan qurban mencakup empat aspek utama, yaitu jenis hewan, usia hewan, kondisi fisik, dan waktu penyembelihan. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Jenis Hewan yang Sah untuk Qurban

Syarat pertama dan paling mendasar dari syarat sah hewan qurban adalah jenis hewannya. Berdasarkan kesepakatan para ulama, hewan yang sah dijadikan qurban hanyalah hewan ternak (an’aam), yaitu:

  • Unta satu ekor unta mencukupi untuk tujuh orang
  • Sapi atau kerbau  satu ekor sapi mencukupi untuk tujuh orang
  • Kambing atau domba  satu ekor hanya untuk satu orang atau satu keluarga

Selain ketiga jenis hewan tersebut, maka tidak sah dijadikan hewan qurban, meskipun hewan tersebut bernilai tinggi. Jadi, pastikan Anda memilih hewan yang tepat sesuai syarat sah hewan qurban ini. Anda dapat mengetahui lebih lanjut soal pilihan hewan qurban melalui laman resmi program qurban 2026 Al Hilal.

2. Usia Hewan Qurban

Syarat kedua dari syarat sah hewan qurban adalah usia minimal hewan yang disembelih. Ketentuan usia ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan keabsahan ibadah. Usia minimal yang ditetapkan syariat adalah sebagai berikut:

  • Unta: minimal berusia 5 tahun dan telah masuk tahun ke-6
  • Sapi atau kerbau: minimal berusia 2 tahun dan telah masuk tahun ke-3
  • Kambing: minimal berusia 1 tahun dan telah masuk tahun ke-2
  • Domba: minimal berusia 6 bulan dan telah masuk bulan ke-7, atau disebut jadza’ah

Hewan yang belum mencapai usia tersebut tidak memenuhi syarat sah hewan qurban, sehingga penyembelihannya tidak dihitung sebagai ibadah qurban yang sah.

3. Kondisi Fisik Hewan Qurban

Syarat ketiga dari syarat sah hewan qurban adalah kondisi fisik hewan yang harus bebas dari cacat atau penyakit tertentu. Rasulullah SAW secara khusus menyebutkan empat kondisi yang menyebabkan hewan tidak sah dijadikan qurban, yakni:

  1. Buta sebelah atau kedua matanya secara jelas
  2. Sakit parah yang tampak jelas gejalanya
  3. Pincang yang nyata hingga tidak mampu berjalan normal menuju tempat penyembelihan
  4. Sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang

Selain keempat cacat di atas, para ulama juga menambahkan kondisi lain yang sebaiknya dihindari, seperti hewan yang telinganya terpotong lebih dari sepertiga, ekornya putus, atau giginya rontok seluruhnya. Meskipun sebagian kondisi ini masih diperdebatkan, namun memilih hewan yang sehat, gemuk, dan sempurna fisiknya jauh lebih utama. Ini merupakan inti dari syarat sah hewan qurban yang wajib diperhatikan.

Untuk memastikan hewan yang Anda dapatkan memenuhi standar tersebut, Anda bisa mempercayakan qurban Anda kepada LAZISWAF Al Hilal Bandung yang menyediakan hewan qurban berkualitas dengan pemeriksaan kesehatan terstandar.

4. Waktu Penyembelihan

Syarat keempat dari syarat sah hewan qurban adalah waktu penyembelihan yang harus dilakukan pada waktu yang telah ditentukan syariat. Waktu penyembelihan qurban dimulai setelah shalat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah dan berakhir pada akhir hari Tasyrik, yaitu tanggal 13 Dzulhijjah.

Penyembelihan yang dilakukan sebelum shalat Idul Adha selesai atau setelah berakhirnya hari Tasyrik tidak dihitung sebagai ibadah qurban yang sah. Anda bisa melihat jadwal lengkapnya di artikel Qurban 2026: Tanggal Berapa Jadwal Idul Adha? agar tidak melewatkan waktu terbaik.

Hal-Hal yang Disunahkan dalam Pemilihan Hewan Qurban

Setelah memenuhi seluruh syarat sah hewan qurban, ada pula sejumlah hal yang disunahkan agar ibadah qurban kita semakin sempurna nilainya di sisi Allah SWT. Di antaranya adalah:

  • Memilih hewan yang gemuk, sehat, dan bertubuh besar
  • Memilih hewan jantan yang belum dikebiri
  • Memilih hewan berwarna putih bersih untuk domba, sebagaimana yang dicontohkan Nabi SAW
  • Menyembelih sendiri jika mampu, atau menyaksikan proses penyembelihan
  • Mengucapkan basmalah dan takbir saat menyembelih

Sunah-sunah ini memang tidak memengaruhi keabsahan ibadah, namun secara signifikan meningkatkan kualitas dan nilai pahala dari ibadah qurban kita. Selengkapnya bisa Anda baca di artikel Hal-Hal Sunah yang Sering Terlewatkan saat Qurban.

Siapa Saja Penerima Daging Qurban?

Selain memenuhi syarat sah hewan qurban, kita juga perlu memahami siapa yang berhak menerima daging qurban. Secara umum, distribusi daging qurban dibagi menjadi tiga bagian:

  • Sepertiga untuk shohibul qurban dan keluarganya
  • Sepertiga untuk diberikan kepada kerabat, tetangga, dan sahabat
  • Sepertiga untuk disedekahkan kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan

Informasi lebih lengkap tentang distribusi ini tersedia di artikel Qurban 2026: Siapa Penerima dan Kapan Waktu Terbaik?.

Berqurban Bersama LAZISWAF Al Hilal: Mudah, Amanah, dan Transparan

Setelah Anda memahami seluruh syarat sah hewan qurban, kini saatnya Anda melangkah untuk menunaikan ibadah mulia ini. LAZISWAF Al Hilal hadir sebagai mitra terpercaya yang memastikan hewan qurban Anda memenuhi semua syarat syariat, disembelih pada waktu yang tepat, dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan di seluruh pelosok Indonesia.

LAZISWAF Al Hilal telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama RI (No. 1114 Tahun 2023), memiliki rekam jejak distribusi yang transparan, dan bisa Anda pantau melalui laporan keuangan resmi Al Hilal. Anda juga bisa mencicil qurban mulai dari Rp500.000 agar tidak berat di akhir tahun.

Selain itu, Anda juga bisa menyiapkan qurban sejak dini dengan membaca panduan di Hal yang Perlu Disiapkan Menyambut Hari Raya Idul Adha dan segera daftarkan diri Anda di halaman pendaftaran qurban Al Hilal 2026.

Idul Adha 1447 H dijadwalkan jatuh pada 27 Mei 2026 berdasarkan keputusan resmi pemerintah, Muhammadiyah, dan NU informasi selengkapnya tersedia di artikel jadwal Idul Adha 2026. Jadi, jangan tunda lagi waktu terus berjalan!

🐄 Tunaikan Qurban Anda Sekarang Bersama Al Hilal!

Sudah paham syarat sah hewan qurban? Serahkan pelaksanaannya kepada kami. Hewan terjamin syarat, penyembelihan tepat waktu, distribusi merata ke seluruh Indonesia.

👉 Hubungi Kami via WhatsApp Sekarang  cs@alhilal.or.id | WA: 081 2222 02751


Kesimpulan: Pastikan Syarat Sah Hewan Qurban Terpenuhi

Sebagai kesimpulan, syarat sah hewan qurban meliputi empat hal pokok yang wajib kita perhatikan: jenis hewan (unta, sapi, atau kambing/domba), usia minimal sesuai ketentuan syariat, kondisi fisik yang sehat dan bebas cacat, serta waktu penyembelihan yang tepat pada hari 10–13 Dzulhijjah. Keempat syarat ini bersifat mengikat dan tidak boleh diabaikan agar ibadah qurban kita benar-benar sah dan bernilai di sisi Allah SWT.

Selain memenuhi syarat sah hewan qurban, kita juga perlu memilih lembaga penyalur yang amanah agar seluruh rangkaian ibadah berjalan sesuai syariat. LAZISWAF Al Hilal siap membantu Anda dari proses pemilihan hewan hingga distribusi daging ke tangan mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama kita jadikan ibadah qurban tahun ini lebih bermakna!

Segera hubungi kami dan daftarkan qurban Anda:

Kantor Pusat: Pesantren Al Hilal Gegerkalong, Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung. Telp: 022 2005079.

Izin Operasional: NSP 5100 3217 0678 | SK Kemenag No. 1114 Tahun 2023 | SK Kemenkumham AHU-0006707.AH.01.12

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Tasmi’ul Qur’an Pekanan, Ikhtiar Santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin dalam Menguatkan Hafalan

Tasmi’ul Qur’an Pekanan, Ikhtiar Santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin dalam Menguatkan Hafalan

 

Alhamdulillah, kegiatan Tasmi’ul Qur’an pekanan kembali dilaksanakan di Pesantren Al Hilal 1 Cililin pada Minggu, 3 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program rutin yang dilaksanakan setiap hari Ahad, dengan diikuti oleh para santri secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Tasmi’ul Qur’an sendiri adalah kegiatan para santri memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan asatidz teman-teman santri lainnya. Dalam kegiatan ini, santri membaca hafalannya secara langsung tanpa melihat mushaf, sehingga menjadi sarana untuk menguji kelancaran, ketepatan tajwid, serta kekuatan hafalan yang telah mereka capai.

Adapun santri yang mendapat giliran tasmi’ pada pekan ini di antaranya:

  • M. Fattan Dzikriansyah (kelas 9) membacakan Q.S Ali Imran ayat 78–117
  • M. Fajar Sholeh (kelas 9) membacakan Q.S Ali Imran ayat 30–55
  • Ahnaf Fathin Awathif (kelas 8) membacakan Q.S Al-Baqarah ayat 235–253
  • Aldzikry Gemiar (kelas 7) membacakan Q.S Al-Mulk hingga Al-Haqqah
  • M. Iqbal Mubarok (kelas 8) membacakan Q.S Al-Baqarah ayat 6–37

Melalui tasmi’, para santri dilatih untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan hafalan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga membantu memperkuat ingatan, memperbaiki bacaan, serta menjaga kualitas hafalan agar tetap terjaga dengan baik.

Tidak hanya itu, tasmi’ juga menjadi motivasi tersendiri bagi santri lainnya. Dengan menyaksikan teman-temannya maju dan memperdengarkan hafalan, semangat untuk terus menghafal dan memperbaiki bacaan pun semakin tumbuh.

Insya Allah, melalui kegiatan rutin seperti Tasmi’ul Qur’an ini, para santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin dapat terus meningkatkan kualitas hafalan mereka, serta tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, baik dalam bacaan maupun pengamalan sehari-hari.

Penulis: Indra Rizki

Antusias 350 Jamaah, Pengajian Majelis Taklim Al Hilal Cibiru Jadi Ajang Ilmu dan Silaturahmi

Antusias 350 Jamaah, Pengajian Majelis Taklim Al Hilal Cibiru Jadi Ajang Ilmu dan Silaturahmi

 

Alhamdulillah, kegiatan Pengajian Majelis Taklim Al Hilal Cibiru kembali dilaksanakan pada Minggu, 3 Mei 2026, bertempat di Masjid Pesantren Al Hilal, Jl. Manisi RT 03 RW 06 Pasirbiru, Cibiru, Kota Bandung. Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Idris Syahputra, S.Sos., M.Pd. sebagai penceramah yang menyampaikan tausiyah. Sebelum pengajian dimulai pun, pembina Yayasan Al Hilal, Bapak H Nandang beserta sang istri Ibu Hj. Djaudjah juga turut hadir dalam kajian Majelis Taklim Al Hilal ini sembari mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang hadir.

Pengajian ini menjadi sapah satu wadah penting bagi para ibu-ibu untuk menimba ilmu agama, sekaligus sebagai ajang berbagi pengalaman dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Tidak hanya sekadar mendengarkan ceramah, para jamaah juga memanfaatkan momen ini untuk saling bersilaturahmi dan memperkuat kebersamaan antar anggota majelis taklim.

Sebanyak 350 jamaah ibu-ibu dari berbagai wilayah se-Kecamatan Cibiru, Bandung Timur, turut hadir dengan penuh antusias. Semangat mereka begitu terasa, ada yang datang ramai ramai dengan berjalan kaki, menggunakan kendaraan pribadi, hingga beramai-ramai menyewa angkutan kota demi bisa mengikuti pengajian ini.

Suasana masjid pun dipenuhi dengan suasana yang ramai tapi tetap khusyuk. Para jamaah menyimak materi yang disampaikan dengan penuh pehatian, mencerminkan semangat belajar yang tinggi dalam memperdalam ilmu agama.

Ustadz Topan Tamala turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah meluangkan waktu untuk hadir. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang sudah menyempatkan diri untuk datang. Semoga kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi yang terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Insya Allah, kegiatan majelis taklim seperti ini akan terus menjadi ruang yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para ibu-ibu, untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempererat tali persaudaraan dalam naungan nilai-nilai Islam. Semoga setiap langkah yang ditempuh oleh para jamaah untuk hadir, setiap ilmu yang didapatkan, menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah SWT.

Penulis: Indra Rizki

 

Banyak Al Quran Rusak Ditemui di Beberapa Pesantren, Sebar Quran di Garut Selatan Masih Berlanjut

Banyak Al Quran Rusak Ditemui di Beberapa Pesantren, Sebar Quran di Garut Selatan Masih Berlanjut

 

Alhamdulillah, pada Selasa, 28 April 2026, perjalanan tim penyaluran LAZISWAF Al Hilal dalam program Sebar Quran Pelosok Jawa Barat masih terus berlanjut menelusuri wilayah Garut Selatan, meski medan yang ditempuh cukup berat.

Setelah menyalurkan di beberapa titik sebelumnya, tim kembali melanjutkan distribusi Al-Qur’an dan Iqra ke berbagai lembaga pendidikan dan tempat ibadah di Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng. Salah satunya di MD Al Hidayah, Kampung Pandendong, di mana sebanyak 60 mushaf Al-Qur’an dan 15 Iqra berhasil disalurkan. Wajah-wajah penuh antusias tampak dari para santri yang menerima langsung mushaf baru tersebut.

Perjalanan berlanjut ke Al Qomariyah di wilayah yang sama, dengan penyaluran 42 Al-Qur’an dan 20 Iqra. Kemudian, tim begerak menuju MT Al Muntaha di Kampung Munjul, menyalurkan 40 Al-Qur’an dan 20 Iqra untuk menunjang kegiatan belajar mengaji para santri.

Menjelang malam hari, ketika suasana mulai gelap penyaluran Al Quran masih terus berjalan. Demi memastikan amanah tersampaikan, penyaluran tetap dilanjutkan hingga ke Miftahul Jannah di Kampung Cikalapa. Di lokasi ini, sebanyak 17 Al-Qur’an dan 5 Iqra diserahkan kepada masyarakat setempat.

Di setiap titik yang dikunjungi, sambutan hangat selalu mengiringi kedatangan tim. Ucapan terima kasih terus mengalir dari warga, santri, hingga pengurus masjid. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan rasa syukur karena akhirnya bisa mendapatkan mushaf Al-Qur’an yang layak. Beberapa tempat bahkan masih menggunakan Al-Qur’an yang sudah rusak, lembarannya sobek atau hilang, serta jumlahnya yang sangat terbatas dibandingkan dengan jumlah santri yang belajar.

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, kondisi inilah yang semakin menguatkan bahwa program sebar Quran ini sangat dibutuhkan, terutama di wilayah prlosok. Setiap mushaf yang disalurkan Insya Allah akan menjadi cahaya yang akan menerangi langkah para santri dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.

Insya Allah, perjalanan kebaikan ini masih akan terus berlanjut. Masih ada amanah berupa Al-Qur’an dan Iqra titipan para #OrangBaik dan Sahabat Al Hilal yang harus disampaikan ke titik-titik berikutnya.

Penulis: Indra Rizki