Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Category: Berita

Hingga 90 Meter di Bawah Tanah! Pengeboran Pertama Sumur Bor Al Hilal di Pondok Pesantren Miftahul Karomah, Kabupaten Bandung Barat, Berjalan!

Hingga 90 Meter di Bawah Tanah! Pengeboran Pertama Sumur Bor Al Hilal di Pondok Pesantren Miftahul Karomah, Kabupaten Bandung Barat, Berjalan!

 

Potret Pengeboran Pertama di Sumur Bor Al Hilal di Pondok

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Alhamdulillah, pelaksanaan “Pengeboran Pertama Sumur Bor Al Hilal” telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Miftahul Karomah, yang berlokasi di Kampung Cijengkol, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (20/01/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih dan layak bagi para santri dan pengurus Pondok Pesantren Miftahul Karomah.

Dalam pelaksanaannya, pengeboran sumur bor disaksikan langsung oleh perwakilan pengurus LAZISWAF Pesantren Al Hilal, yaitu Taupik Hidayat dan Ilman, serta dihadiri oleh pengurus dan santri Pondok Pesantren Miftahul Karomahm, sebagai bentuk dukungan dan komitmen bersama dalam mewujudkan akses air bersih yang sangat dibutuhkan oleh pesantren.

Berdasarkan laporan di lapangan, Pondok Pesantren Miftahul Karomah selama ini mengalami keterbatasan dalam mendapatkan air bersih dan layak. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas para santri, bahkan mengakibatkan sebagian santri terpaksa dipulangkan karena kesulitan memenuhi kebutuhan dasar air untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan berwudhu.

Melihat kondisi tersebut, LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengambil langkah nyata melalui program pengeboran sumur bor sebagai solusi jangka panjang. Program ini diharapkan dapat membantu pesantren dalam menyediakan sumber air yang stabil dan berkelanjutan, sehingga kegiatan belajar-mengajar serta aktivitas ibadah para santri dapat berjalan dengan lebih optimal.

“Pengeboran pertama di Pondok Pesantren Miftahul Karomah terdapat sedikit kendala karena saat pelaksanaannya kami membutuhkan pasokan air yang cukup banyak. Alhamdulillah, santri yang masih di Pondok membantu kami untuk membawa air dari pekarangan warga,” ungkap Taupik Hidayat.

Dalam kesempatan tersebut, Taupik Hidayat menyampaikan bahwa proses pengeboran sumur bor InsyaAllah akan dilakukan hingga kedalaman sekitar 90 meter di bawah permukaan tanah. Kedalaman ini dipilih dengan harapan dapat menemukan sumber air yang cukup dan layak untuk memenuhi kebutuhan Pondok Pesantren Miftahul Karomah dalam jangka panjang.

“Semoga kedepannya proses pengeboran ini berjalan dengan lancar dan Allah SWT memberikan kemudahan serta keberkahan, sehingga air yang dihasilkan nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan oleh para santri dan seluruh warga pesantren,” pungkas Taupik Hidayat.

Program pengeboran sumur bor ini merupakan bagian dari komitmen LAZISWAF Pesantren Al Hilal dalam mendukung fasilitas pendidikan dan kesejahteraan pesantren, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih. Diharapkan, melalui program ini, kualitas hidup santri dapat meningkat dan kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Miftahul Karomah dapat berjalan lebih baik dan nyaman.

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

 

Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal Istiqomah Menjalankan Misi Kemanusiaan untuk Penyintas Longsor Cisarua

Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal Istiqomah Menjalankan Misi Kemanusiaan untuk Penyintas Longsor Cisarua

 

Potret lokasi dapur umum LAZISWAF Pesantren Al Hilal, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (28/01/2026).

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Memasuki hari ke-3 pascabencana longsor yang melanda wilayah Kecamatan Cisarua, Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal masih terus melaksanakan misi mulia untuk membantu para penyintas terdampak bencana. Pada Rabu (28/01/2026), tim kembali diterjunkan ke lokasi bencana di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dengan membawa berbagai layanan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Alhamdulillah, aksi kemanusiaan ini dilaksanakan secara langsung oleh tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal yang berkolaborasi bersama Lembaga-Lembaga Amil Zakat Jawa Barat (POKJA Jabar). Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antar lembaga dalam memberikan respons cepat dan tepat bagi masyarakat yang terdampak bencana longsor.

Dalam pelaksanaan di hari ketiga ini, tim masih membawa dua armada utama yang difungsikan sebagai layanan kesehatan dan layanan dapur umum. Kedua layanan tersebut menjadi kebutuhan mendesak bagi para penyintas yang masih bertahan di lokasi pengungsian maupun di sekitar area terdampak longsor.

Layanan kesehatan hadir untuk membantu para penyintas yang mengalami keluhan kesehatan, seperti kelelahan, luka ringan, gangguan pernapasan, hingga kondisi kesehatan lainnya akibat dampak bencana.

Sementara itu, layanan dapur umum terus beroperasi untuk memastikan kebutuhan konsumsi para penyintas dapat terpenuhi. Melalui Food Truck Dapur Berkah, tim menyiapkan dan membagikan makanan siap santap yang hangat dan bergizi. Kehadiran dapur umum ini sangat membantu relawan kebaikan yang membantu mengevakuasi korban.

Tak hanya itu, Ambulance Gratis LAZISWAF Pesantren Al Hilal juga beroperasi penuh di lokasi bencana. Ambulans ini disiagakan untuk membantu evakuasi medis, rujukan ke fasilitas kesehatan, serta mendukung mobilitas tim di lapangan. Keberadaan ambulans gratis menjadi salah satu bentuk komitmen Al Hilal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah diakses oleh masyarakat.

Melalui aksi kemanusiaan ini, LAZISWAF Pesantren Al Hilal berharap dapat memberikan manfaat nyata, menguatkan para penyintas, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana longsor di Cisarua.

Semoga setiap langkah kebaikan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Aamiin ya rabbal ‘alaamiin.

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

2 Armada LAZISWAF Pesantren Al Hilal Siap Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Kesehatan Gratis di Lokasi Bencana Longsor Cisarua, KBB

2 Armada LAZISWAF Pesantren Al Hilal Siap Hadirkan Dapur Umum dan Layanan Kesehatan Gratis di Lokasi Bencana Longsor Cisarua, KBB

 

Potret Dapur Umum LAZISWAF Pesantren Al Hilal, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Kepedulian terhadap para penyintas bencana longsor terus ditunjukkan oleh Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Alhamdulillah, pada Senin (26/01/2026), Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal terjun langsung ke lokasi bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk respon kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

Dalam pelaksanaan kegiatan kemanusiaan ini, Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal bekerja sama dengan Lembaga-Lembaga Amil Zakat se-Jawa Barat yang tergabung dalam POKJA Jabar. Sinergi antar lembaga ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal dan tepat sasaran bagi para penyintas bencana longsor yang masih membutuhkan bantuan.

Adapun lokasi pelaksanaan layanan kemanusiaan difokuskan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah akibat bencana longsor. Kondisi masyarakat di wilayah tersebut masih memerlukan perhatian, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji dan layanan kesehatan.

Dalam misi kemanusiaan kali ini, Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal membawa dua armada utama yang akan difungsikan sebagai layanan kesehatan dan layanan dapur umum. InsyaAllah, Ambulance Gratis Pesantren Al Hilal akan disiagakan untuk membantu layanan kesehatan bagi para penyintas, baik untuk pemeriksaan kesehatan ringan, pertolongan pertama, maupun kebutuhan rujukan darurat. Kehadiran ambulance gratis ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi warga terdampak.

Selain itu, Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal juga mengoperasikan Food Truck @dapurberkah_com yang akan berfungsi sebagai dapur umum. Melalui dapur umum ini, tim akan menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap santap bagi para penyintas bencana longsor dan para relawan yang terus ke lapangan. Layanan dapur umum ini menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat terdampak, terutama bagi mereka yang masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari akibat keterbatasan fasilitas dan kondisi pascabencana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LAZISWAF Pesantren Al Hilal dalam menjalankan amanah umat melalui program-program kemanusiaan yang berkelanjutan. Tidak hanya hadir di awal bencana, LAZISWAF Pesantren Al Hilal berupaya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga kondisi mereka berangsur pulih.

Melalui kehadiran layanan kesehatan dan dapur umum ini, kebutuhan dasar para penyintas bencana longsor di Desa Pasirlangu dapat terbantu. Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendoakan serta mendukung upaya pemulihan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Cisarua.

“InsyaAllah, masakan yang sudah kami masak akan didistribusikan kepada relawan sebelum mereka melakukan evakuasi dan pencarian korban tertimbun longsor.” Pungkas Fakhrurozi, tim tanggap bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal.

Semoga setiap langkah kebaikan dan kepedulian yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

 

Gerak Cepat, Komunitas Sahabat Al Hilal Salurkan Bantuan Sembako untuk Penyintas Longsor di Kabupaten Bandung Barat

Gerak Cepat, Komunitas Sahabat Al Hilal Salurkan Bantuan Sembako untuk Penyintas Longsor di Kabupaten Bandung Barat

Bencana longsor kembali menimpa warga di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/01/2026). Peristiwa ini menyebabkan sejumlah rumah warga terdampak, serta mengganggu aktivitas dan kebutuhan dasar masyarakat setempat. Pasca bencana, banyak warga mengalami kesulitan, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan makanan dan akses air bersih.

Menanggapi kondisi tersebut, Komunitas Sahabat Al Hilal binaan LAZISWAF Pesantren Al Hilal bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan. Pada Ahad (25/01/2026), Komunitas Sahabat Al Hilal Cimahi dan Sukasari melaksanakan misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada para penyintas longsor di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Bantuan yang berhasil disalurkan berupa kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan warga, di antaranya:

  • Mie instan
  • Air mineral
  • Tepung terigu
  • Roti
  • Minuman probiotik
  • Beras
  • Tempe dan tahu
  • Makanan ringan
  • Minyak goreng

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para penyintas yang saat ini masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi pasca longsor. Kehadiran relawan dan bantuan logistik pun disambut hangat oleh warga yang terdampak.

LAZISWAF Pesantren Al Hilal menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Komunitas Sahabat Al Hilal Cimahi(@sahabatalhilal_cimahi)) dan Komunitas Sahabat Al Hilal Sukasari(@sahabatalhilal_sukasaribandung) atas kepedulian dan kontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan ini. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi kekuatan penting dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang diuji musibah. Semoga Allah memberikan ketabahan dan kekuatan kepada para korban bencana, serta segera memulihkan kondisi mereka agar dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Penulis: Indra Rizki

Pengecoran Lantai 3 Selesai, Update Pembangunan Asrama Pesantren Al Hilal Cibiru per Jumat, 23 Januari 2026

Pengecoran Lantai 3 Selesai, Update Pembangunan Asrama Pesantren Al Hilal Cibiru per Jumat, 23 Januari 2026

Pembangunan Asrama Pesantren Al Hilal Cibiru terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Jumat, 23 Januari 2026, sejumlah tahapan penting pada lantai 3 telah berhasil diselesaikan dan tengah memasuki proses lanjutan. Adapun perkembangan pembangunan yang telah dilaksanakan meliputi selesainya pengecoran balok dan lantai 3, dilanjutkan dengan pengikatan rangka tiang menggunakan cincin besi dan kawat beton di lantai 3 sebagai upaya memperkuat struktur bangunan. Selain itu, tim pembangunan juga melakukan persiapan papan bekisting untuk penutup rangka tiang di lantai 3, serta pelepasan papan bekisting pada balok lantai 3 yang sebelumnya telah selesai dicor.

Asrama Pesantren Al Hilal Cibiru ini kelak akan menjadi tempat yang sangat berarti bagi para santri yatim dan dhuafa. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak dan aman, asrama ini juga akan menjadi ruang tumbuh bagi para santri dalam mengaji Al-Qur’an, menimba ilmu agama, serta membentuk karakter dan kemandirian dalam suasana pesantren yang kondusif.

Semangat para santri pun tampak jelas dalam menyambut hadirnya asrama ini. Mereka menaruh harapan besar agar pembangunan dapat segera rampung, sehingga dapat menempati asrama dengan nyaman dan lebih fokus dalam kegiatan belajar serta menghafal Al-Qur’an. Para santri juga senantiasa memanjatkan doa agar seluruh proses pembangunan Asrama Pesantren Al Hilal Cibiru diberikan kelancaran, keselamatan bagi para pekerja, serta keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Semoga Asrama Pesantren Al Hilal Cibiru dapat segera selesai dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendukung pendidikan, pembinaan, serta kehidupan para santri yatim yang menimba ilmu agama.

Penulis: Indra Rizki

 

Qadha Puasa Ramadhan di Bulan Sya'ban, Apakah Boleh?

Qadha Puasa Ramadhan di Bulan Sya’ban, Apakah Boleh?

Menjelang Ramadhan, banyak di antara kita mulai mengevaluasi diri—baik dari sisi ibadah maupun hutang-hutang amalan yang belum ditunaikan. Salah satu yang sering terlupa adalah qadha puasa Ramadhan, yaitu puasa pengganti bagi hari-hari yang ditinggalkan pada Ramadhan sebelumnya karena uzur syar’i, seperti sakit, haid, nifas, atau perjalanan jauh.

Secara syariat, qadha puasa merupakan kewajiban yang harus dilunasi sebelum datang Ramadhan berikutnya. Ibnu Rusyd dalam Bidayatul Mujtahid fi Nihayatil Muqtashid menjelaskan:

“Batas waktu qadha puasa Ramadhan menurut pendapat yang lebih kuat adalah sebelum datang bulan Ramadhan berikutnya.”

Dari pernyataan ini, ulama memberikan pemahaman bahwa puasa qadha masih boleh dilakukan di bulan Sya’ban, bahkan meskipun sudah memasuki pertengahan bulan. Karena itu, bagi sahabat yang masih memiliki hutang puasa, masih ada waktu untuk menunaikannya sebelum Ramadhan kembali tiba.

Menariknya, beberapa sahabat Nabi dan ulama salaf terdahulu justru memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban, sebagai latihan dan persiapan sebelum memasuki bulan suci. Imam Syafi’i rahimahullah menyebut bahwa Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai, namun para ahli ibadah justru meningkat.

Saat ini, 28 hari lagi menuju Ramadhan. Momen ini adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri—tidak hanya lahiriah, tetapi juga batin dan ibadah. Mulailah dari hal sederhana:

  • Melunasi qadha puasa,
  • Memperbanyak dzikir dan tilawah,
  • Menata niat,
  • Membersihkan hati dari prasangka dan kelalaian.

Ramadhan adalah tamu mulia yang datang sekali dalam setahun. Alangkah indahnya jika ia disambut dalam keadaan bersih dari hutang, siap memperbaiki diri, dan semangat menjemput keberkahan. Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam menyempurnakan ibadah, menerima amalan, dan mempertemukan kembali dengan Ramadhan dalam keadaan terbaik. Aamiin.

Penulis: Indra Rizki

Pemasangan Granit di Area Depan Masjid, Update Pembangunan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru per Jumat, 23 Januari 2026

Pemasangan Granit di Area Depan Masjid, Update Pembangunan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru per Jumat, 23 Januari 2026

Pembangunan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Jumat, 23 Januari 2026, proses pembangunan memasuki tahap penyempurnaan pada bagian lantai 1, khususnya di area depan masjid.

Adapun progres yang telah dilaksanakan meliputi pemasangan granit pada dinding dan tiang Masjid lantai 1 bagian depan, serta pemasangan granit untuk lantai 1 bagian depan. Tahapan ini menjadi salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kenyamanan, kekokohan, dan keindahan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan pendidikan. Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru ini kelak tidak hanya difungsikan sebagai tempat sholat, tetapi juga akan menjadi pusat pembinaan bagi para santri yatim dan dhuafa. Di masjid inilah para santri akan mengaji Al-Qur’an, menimba ilmu agama, serta membentuk akhlak dan karakter Islami sebagai bekal kehidupan mereka di masa depan.

Selain untuk kebutuhan internal pesantren, masjid ini juga dirancang agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Berbagai kegiatan keagamaan seperti sholat berjamaah, kajian Islam, serta aktivitas Majelis Taklim Al Hilal insyaAllah akan rutin dilaksanakan sebagai sarana dakwah dan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Pembangunan masjid ini tentu tidak terlepas dari dukungan dan kepedulian banyak pihak. Oleh karena itu, segenap keluarga besar Pesantren Al Hilal mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, para orang baik, serta para donatur yang telah berkontribusi, baik melalui doa, tenaga, maupun harta. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan dibalas Allah SWT dengan keberkahan yang berlipat.

Semoga proses pembangunan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru senantiasa diberikan kelancaran hingga selesai, sehingga dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk kemaslahatan santri dan umat.

Penulis: Indra Rizki

 

Penyaluran Bantuan Banjir Sumatera, Ikhtiar Hadirkan Harapan untuk Penyintas Bencana di Aceh Tamiang

Penyaluran Bantuan Banjir Sumatera, Ikhtiar Hadirkan Harapan untuk Penyintas Bencana di Aceh Tamiang

Banjir yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, telah meninggalkan duka mendalam bagi ribuan warga. Rumah terendam, aktivitas terhenti, dan berbagai sarana ibadah serta pendidikan mengalami kerusakan parah. Merespons kondisi tersebut, Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal melaksanakan aksi penyaluran bantuan kemanusiaan pada 9–17 Januari 2026.

Aksi kemanusiaan ini merupakan amanah dan titipan dari para orang baik dan dermawan yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Dengan penuh ikhtiar dan semangat, bantuan disalurkan ke 63 desa di 12 kecamatan yang meliputi Banda Mulia, Bandar Pusaka, Bendahara, Karang Baru, Kejuruan Muda, Kota Kualasimpang, Kualasimpang, Manyak Payed, Rantau, Sekerak, Tamiang Hulu, dan Tenggulun, di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Menjangkau Ribuan Penyintas Bencana

Total penerima manfaat dalam program ini mencapai 13.180 jiwa, termasuk 93 lembaga yang terdiri dari pesantren, rumah Qur’an, madrasah, dan lembaga pendidikan Islam lainnya. Banyak di antara lembaga tersebut berada di pelosok Aceh Tamiang dan masih menghadapi kesulitan berat pasca banjir. Mushaf Al-Qur’an dan Iqra di sejumlah tempat dilaporkan rusak bahkan hanyut terbawa banjir, sehingga sangat menghambat aktivitas belajar mengajar Al-Qur’an.

Bantuan Menyeluruh untuk Kebutuhan Dasar dan Ibadah

Melalui aksi ini, LAZISWAF Pesantren Al Hilal berupaya menghadirkan bantuan yang menyentuh berbagai kebutuhan mendesak penyintas, mulai dari logistik, pangan, sandang, hingga sarana ibadah dan pendidikan Al-Qur’an.

Adapun bantuan yang berhasil disalurkan antara lain:

  • Mushaf Al-Qur’an sebanyak 6.160 pcs
  • Buku bacaan umum 3.360 pcs dan buku bacaan anak 800 pcs
  • Iqra sebanyak 1.280 pcs
  • Perlengkapan ibadah berupa sarung, mukena, dan sajadah
  • Sembako untuk puluhan keluarga penyintas
  • Pakaian dan pakaian dalam untuk anak-anak dan orang dewasa
  • Produk kebersihan guna menjaga kesehatan pasca banjir
  • Snack, filter air minum, serta alat tulis sekolah (ATK)
  • Santunan santri dan guru ngaji, serta Bantuan Operasional Pesantren (BOP) untuk satu lokasi yang menaungi ratusan jiwa

Dengan bantuan tersebut, tim berharap dapat meringankan beban para penyintas, sekaligus membantu mereka bangkit kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih layak.

Mengukir Senyuman di Tengah Ujian

“Kami mau baca Qur’an pun ndak bisa, hancur semua terendam lumpur. jadi nak bisa dipakai lagi bang.” ujar Raihan, salah satu santri dari Pesantren Syukroniah yang terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang.

Di tengah keterbatasan dan duka pasca bencana, kehadiran bantuan ini setidaknya mampu mengukir sedikit senyuman di wajah saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Mushaf Al-Qur’an dan Iqra yang kembali hadir menjadi harapan baru agar cahaya Al-Qur’an tetap terjaga, meskipun ujian datang silih berganti. LAZISWAF Pesantren Al Hilal menyadari bahwa kebutuhan di lapangan masih sangat besar. Banyak pesantren, madrasah, dan rumah Qur’an yang masih membutuhkan uluran tangan. Oleh karena itu, dukungan dan kepedulian dari masyarakat luas masih sangat diperlukan.

Penutup

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan dan orang-orang baik yang telah mempercayakan sedekah dan donasinya melalui LAZISWAF Pesantren Al Hilal. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi wasilah kebaikan, mengalirkan pahala tanpa putus, serta dibalas Allah SWT dengan keberkahan rezeki dan perlindungan dalam setiap langkah.

Semoga Allah SWT senantiasa menguatkan saudara-saudara kita yang sedang diuji, dan menjadikan kita semua bagian dari orang-orang yang peduli serta ringan tangan dalam membantu sesama. Aamiin.

Penulis: Indra Rizki

 

Tingkatkan Kapabilitas Penanganan Darurat, Driver Ambulance Al Hilal Ikuti Pelatihan BHD

Tingkatkan Kapabilitas Penanganan Darurat, Driver Ambulance Al Hilal Ikuti Pelatihan BHD

 

Alhamdulillah, pada Rabu (15/01/2026), driver Ambulance LAZISWAF Pesantren Al Hilal telah mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diselenggarakan di Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan para driver dalam menghadapi situasi kedaruratan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan BHD memberikan pemahaman mengenai serangkaian tindakan dasar yang berfungsi menjaga sirkulasi darah dan pernapasan korban, terutama saat terjadi henti napas atau henti jantung mendadak. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempertahankan sirkulasi darah dan pernapasan korban pada kondisi tertentu.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas driver Ambulance Al Hilal dalam menangani pasien gawat darurat. Dengan bekal pelatihan ini, para driver tidak hanya bertugas mengantar pasien menuju fasilitas kesehatan, tetapi juga memiliki kemampuan memberikan pertolongan pertama yang dapat menyelamatkan nyawa.

Insya Allah, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen LAZISWAF Pesantren Al Hilal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sosial, kesehatan, dan kemanusiaan bagi masyarakat luas. Semoga Allah mudahkan ikhtiar ini, serta menjadi jalan kebaikan yang membawa manfaat bagi umat. Aamiin ya rabbal ‘alamin.

Penulis: Indra Rizki

Jika Anda membutuhkan layanan Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal, hubungi kami melalui:

📱 0811 2222 2384 (Gegerkalong)

📱 0821 1946 7414 (Cibiru)

📱 0822 1580 1205 (Cililin)

Atau via website melalui: alhilal.or.id/ambulan-gratis/

 

word-image-47979-8

Penghafal Qur’an Pesantren Al Hilal Terima Hadiah Beasiswa dan Apresiasi pada Momen Wisuda Tahfidz 2026

Alhamdulillah, rangkaian acara Wisuda Tahfidz Yatim Penghafal Qur’an Pesantren Al Hilal 2026 telah terlaksana dengan penuh khidmat pada Sabtu (17/01/2026), bertempat di Masjid Pesantren Al Hilal, Jalan Manisi, Kelurahan Pasir Biru, Cibiru, Kota Bandung. Pada momen istimewa ini, sebanyak 21 santri resmi diwisuda sebagai penjaga dan penghafal Al-Qur’an — sebuah capaian mulia yang menjadi kebanggaan bagi keluarga, pesantren, dan umat.

Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dalam menghafal Al-Qur’an, hadiah kehormatan berupa bingkisan dan beasiswa pun disalurkan kepada seluruh wisudawan. Apresiasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus menjaga hafalan, memperdalam ilmu, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Seluruh santri wisudawan yang hadir dalam acara juga turut menerima bingkisan atas setoran hafalan yang telah bertambah selama masa pendidikan. Adapun kategori wisudawan dengan setoran hafalan terbanyak di atas 20 juz diraih oleh:

  • Miftahurifki Zuna
  • Adam Firdaus
  • Muhammad Rizki Aditya
  • Muhammad Farraz Arkan Atayya

Keempatnya memperoleh apresiasi berupa hadiah dan bingkisan khusus sebagai bentuk penghormatan atas kesungguhan mereka dalam menjaga Kalamullah.

Tidak hanya itu, hadiah dan bingkisan yang diberikan kepada para penjaga Qur’an di antaranya berupa:

  • Santunan Pendidikan
  • Mushaf Qur’an Hafalan
  • Tiket Wisata Edukatif
  • Perlengkapan Ngaji dan Sekolah

Salah satu wisudawan yang turut mencuri perhatian adalah Rokib Mauludin Alma Atif, santri yatim Pesantren Al Hilal yang telah menuntaskan hafalan 30 juz. Rokib menerima santunan pendidikan, bingkisan, serta apresiasi langsung dari Pembina Yayasan Al Hilal, Bapak H. Nandang, dan Ibu Hj. Djaudjah. Capaian Rokib menjadi bukti bahwa semangat dan kesabaran mampu mengalahkan keterbatasan.

Acara Wisuda Tahfidz ini tidak hanya mengukir prestasi, namun juga menghadirkan harapan bahwa generasi Qur’ani akan terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat di masa mendatang. Semoga hafalan para santri senantiasa berkah, terjaga, dan menjadi cahaya yang menerangi kehidupan keluarga serta umat. Insya Allah, Pesantren Al Hilal akan terus berkomitmen mencetak generasi muda Qur’ani yang berakhlak mulia, kuat dalam syariat, sekaligus unggul dalam keilmuan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Penulis: Indra Rizki

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor