Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Category: Berita

Ekspedisi Sebar Quran Laziswaf Al Hilal Lanjutkan Perjalanan ke Sumatera Barat

Ekspedisi Sebar Quran Laziswaf Al Hilal Lanjutkan Perjalanan ke Sumatera Barat

Alhamdulillah, pada Selasa (24/02/2026), Tim Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 kembali menebar kebaikan dengan menyalurkan hidangan takjil berbuka puasa kepada masyarakat dan para santri di Dusun Sitinjak, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batang Toru, Sumatera Utara.

Menjelang waktu berbuka, suasana penuh kehangatan terasa saat tim berbagi hidangan sederhana kepada warga. Senyum dan rasa syukur terpancar dari masyarakat yang menerima takjil. Momen ini bukan hanya tentang makanan berbuka, tetapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Setelah menyelesaikan penyaluran takjil, pada Rabu (25/02/2026) tim kembali melanjutkan perjalanan menuju wilayah Sibolga–Pandan di Sumatera Utara hingga ke Padang Pariaman, Sumatera Barat. Perjalanan yang ditempuh memakan waktu sekitar 8–9 jam, menyusuri jalur panjang demi menghadirkan Mushaf Al-Qur’an dan buku-buku Islam bagi saudara-saudara muslim di pelosok.

Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah ini terus bergerak untuk menghadirkan cahaya Al-Qur’an di tiga provinsi Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di banyak daerah terpencil, masih terdapat kaum muslimin yang membutuhkan Al-Qur’an dan buku-buku Islam, namun akses yang jauh dari pusat kota serta keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri.

Melalui dukungan #OrangBaik dan #Sahabat Al Hilal, insyaAllah setiap langkah perjalanan ini menjadi wasilah hadirnya keberkahan dan manfaat yang luas. Jazakumullah khairan katsiran atas doa dan kepercayaan yang terus mengalir. Semoga setiap Mushaf yang dibaca dan setiap ilmu yang dipelajari menjadi pahala yang terus bertambah hingga akhirat kelak. Aamiin.

Penulis: Indra Rizki

Salurkan Bantuan Pangan Untuk Palestina Jelang Ramadhan, 2.484 Jiwa Terima Manfaat di Deir al-Balah

Salurkan Bantuan Pangan Untuk Palestina Jelang Ramadhan, 2.484 Jiwa Terima Manfaat di Deir al-Balah

Alhamdulillah, Laziswaf Al Hilal berkolaborasi bersama lembaga amil zakat Istiqomah Bergerak Peduli kembali menyalurkan bantuan pangan untuk saudara-saudara kita di Palestina. Penyaluran ini sendiri dilaksanakan pada Ahad, 15 Februari 2026, berlokasi di Kota Deir al-Balah.

Sebanyak 1.200 porsi bahan pangan berhasil didistribusikan kepada 621 kepala keluarga. Jika dihitung dengan rata-rata empat jiwa per keluarga, maka total penerima manfaat mencapai 2.484 jiwa. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

Di tengah kondisi yang masih sulit dan penuh keterbatasan, bantuan logistik makanan menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak. Banyak keluarga yang harus bertahan dalam situasi yang tidak mudah, dengan akses pangan yang terbatas. Oleh karena itu, kehadiran bantuan ini diharapkan bisa menjadi pelipur lara sekaligus penyemangat bagi para pengungsi di Palestina, agar tetap kuat dan optimis menyambut Ramadhan.

Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan keberkahan. Namun bagi saudara-saudara kita di Palestina, Ramadhan juga datang di tengah ujian yang berat. Harapannya, bantuan bahan pangan ini dapat meringankan beban mereka, memberikan kecukupan untuk sahur dan berbuka, serta membantu mereka menjalani ibadah dengan lebih tenang.

Masih banyak saudara-saudara muslim di Palestina yang sangat memerlukan bantuan. Dukungan logistik makanan, doa, dan kepedulian dari kaum muslimin di berbagai penjuru dunia sangat berarti bagi mereka. Semoga setiap bantuan yang disalurkan menjadi wasilah kebaikan, menghadirkan harapan baru, dan membantu mereka bangkit serta pulih seperti sedia kala.

Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga Allah membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda.

Penulis: Indra Rizki

 

Amalan Sederhana yang Dicintai Allah

Amalan Sederhana yang Dicintai Allah

 

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita terlalu fokus pada urusan dunia hingga menunda berbuat kebaikan. Kita menunggu waktu luang, menunggu mampu melakukan amalan besar, atau merasa bahwa amal kecil tidak berarti apa-apa. Padahal, dalam Islam, justru amalan sederhana yang dilakukan dengan ikhlas dan konsisten sangat dicintai Allah SWT.

Raih Keberkahan di Bulan Safar dengan Menjalankan 5 Amalan Ini

Sumber gambar oase.id

Rasulullah ﷺ, sebagaimana diriwayatkan oleh Muhammad dalam hadist shahih yang tercantum dalam kitab karya Imam Bukhari dan Imam Muslim, menyampaikan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus walaupun sedikit. Pesan ini mengajarkan kita tentang pentingnya istiqamah, bukan sekadar besarnya amalan. Berikut amalan sederhana yang Allah cintai

1. Tersenyum kepada Sesama

Senyum adalah amalan yang sangat sederhana, tetapi memiliki dampak besar. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa senyum kepada saudara adalah sedekah. Senyum yang tulus dapat menguatkan ukhuwah (persaudaraan) dan menghadirkan kebahagiaan kecil yang bernilai pahala.

2. Bersedekah dengan Ikhlas

Sedekah tidak harus menunggu jumlah besar. Allah tidak melihat nominalnya, tetapi keikhlasannya. Dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 261 artinya “Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui” dalam ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah menggambarkan balasan sedekah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, setiap tangkai berisi seratus biji. Sedekah kecil yang rutin justru bisa menjadi amal yang terus mengalir pahalanya.

3. Menjaga Salat Berjamaah

Salat berjamaah memiliki keutamaan yang besar, dengan pahala berlipat dibanding salat sendirian. Konsisten menjaga satu waktu salat berjamaah setiap hari bisa menjadi langkah kecil yang sangat dicintai Allah.

4. Menjaga Wudhu

Menjaga wudhu bukan hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga kesiapan hati untuk beribadah. Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa dosa-dosa seorang muslim akan berguguran ketika ia menyempurnakan wudhunya. Amalan sederhana ini menjadi fondasi bagi ibadah yang lebih khusyuk.

5. Mendoakan Kebaikan untuk Orang Lain

Doa untuk sesama tanpa sepengetahuannya adalah doa yang mustajab. Ini adalah bentuk kepedulian yang tulus dan penguat ikatan ukhuwah (persaudaraan). Tanpa diketahui orang lain, kita menanam pahala untuk diri sendiri.

Para ulama seperti Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa amalan kecil yang dilakukan secara konsisten berpotensi menghasilkan pahala lebih besar daripada amalan besar yang hanya dilakukan sesekali. Bahkan Ibn Al-Jawzi mengibaratkan orang yang tidak konsisten seperti seseorang yang mengetuk pintu lalu pergi, berbeda dengan yang terus mengetuk dengan penuh harap.

Pada akhirnya, kuncinya adalah istiqamah. Memulai dari yang mampu kita lakukan hari ini hal sederhana seperti senyum, sedekah kecil, doa singkat, menjaga wudhu lalu menjaganya dengan ikhlas. Bisa jadi, amalan sederhana yang kita anggap kecil itulah yang justru menjadi alasan Allah mencintai kita dan menghadirkan keberkahan dalam hidup.

 

Dari Satu Sumur Mengalir Manfaat Untuk Ratusan Orang

Dari Satu Sumur Mengalir Manfaat Untuk Ratusan Orang

 

Permasalahan yang sering terjadi di Indonesia salah satunya adalah sulitnya akses terhadap air bersih. Padahal air adalah kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Air bersih adalah sebuah anugerah. Saat kita dengan mudah memutar keran di rumah, di tempat lain ada saudara kita yang harus menempuh jarak berkilo meter demi mendapatkan beberapa ember untuk minum, mandi, mencuci pakaian, dan bertahan hidup.

Tanpa air, kehidupan seakan terhenti. Krisis air tidak hanya kesehatan dan kebersihan, tetapi juga menghambat aktivitas dan ibadah. Di sejumlah wilayah, sumber air terbatas dan jaraknya jauh. mengancam keberlangsungan hidup, kesehatan, dan yang paling fundamental adalah ibadah. Tak sedikit masyarakat yang harus mengorbankan waktu dan tenaga setiap hari hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut.

Berapa Biaya Pembuatan Sumur Bor Terbaru 2024?

Disinilah wakaf sumur memiliki peran yang begitu besar. Dari satu sumur yang dibangun, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh satu atau dua orang, melainkan oleh satu daerah bahkan lebih. Sumur itu mungkin terlihat sederhana hanya lubang yang mengalirkan air dari dalam tanah. Namun dibalik kesederhanaannya, tersimpan dampak yang luar biasa bagi kehidupan banyak keluarga.

Air dari satu sumur dapat digunakan untuk minum, memasak, mandi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Anak anak tidak lagi kehilangan waktu belajar karena harus mengambil air. Para orang tua dapat menghemat tenaga untuk bekerja dan mencari nafkah. Lingkungan pun terasa lebih bersih dan sehat.

Sejarah islam telah mencatat teladan mulia dari Utsman bin Affan yang mewakafkan sumur Raumah ketika madinah mengalami kekeringan. Tindakan beliau bukan hanya menyelesaikan masalah saat itu, tetapi juga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya hingga kini.

Wakaf sumur bukan sekedar pembangunan fisik, tetapi juga investasi akhirat. Dari satu sumur, mengalir bukan hanya air, ada harapan, kesehatan, dan keberkahan yang terus hidup bahkan ketika sang wakif telah tiada.

Tiba di Titik Kumpul ke-6 di Tapanuli Tengah, Laziswaf Al Hilal Hadirkan Wakaf Al Qur’an untuk 100 Lebih Penerima Manfaat

Tiba di Titik Kumpul ke-6 di Tapanuli Tengah, Laziswaf Al Hilal Hadirkan Wakaf Al Qur’an untuk 100 Lebih Penerima Manfaat

Alhamdulillah, program Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah kembali melanjutkan perjalanan kebaikannya. Pada Selasa (24/02/2026), Mushaf Al-Quran, Iqra, dan buku-buku Islam mulai didistribusikan di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Ratusan dus bantuan berhasil disalurkan kepada perwakilan lembaga Islam di titik kumpul ke-6 yang berlokasi di STIE Al Wasliyah, tepatnya di Jl. Padang Sidempuan No.98, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dari titik inilah, insyaAllah Mushaf Al-Quran, Iqra, dan buku-buku Islam akan kembali didistribusikan ke berbagai masjid, pesantren, TPQ/TPA, serta rumah Quran di pelosok Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penerima manfaat yang datang kurang lebih berjumlah 112 lembaga dari berbagai daerah di Sumatera, seperti kota Sibolga hingga kab.Tapanuli Tengah.

Masih banyak saudara muslim di daerah pelosok yang mengalami keterbatasan Al-Quran. Faktor jarak dan lokasi yang jauh dari pusat kota sering kali menjadi kendala utama. Akses yang sulit membuat bantuan pendidikan agama tidak selalu mudah dijangkau. Tidak sedikit masjid dan tempat belajar Al-Quran yang memiliki mushaf terbatas, bahkan ada yang harus digunakan secara bergantian oleh para santri.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian bersama. Al-Quran adalah pedoman hidup umat muslim, dan setiap muslim berhak memiliki akses untuk membacanya dengan layak. InsyaAllah, wakaf Al-Quran yang disalurkan melalui program ini akan meringankan saudara-saudara kita yang membutuhkan, sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak dan para santri di pelosok untuk terus belajar dan mendalami agama.

Semoga setiap huruf yang dibaca dari Mushaf yang diwakafkan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi para dermawan, Insya Allah cahaya Al-Quran akan terus menyinari hingga ke penjuru negeri.

Penulis: Indra Rizki

 

Ramadhan Produktif Berawal dari Disiplin

Ramadhan Produktif Berawal dari Disiplin

 

Banyak orang menganggap ramadhan sebagai bulan untuk mengurangi aktivitas. Tidak sedikit yang menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas malasan. Alasannya karena tidak makan dan minum, tubuh menjadi lemas, aktivitas dikurangi, semangat menurun, akhinya waktu lebih banyak terbuang.

Namun, benarkah benar puasa itu membuat kita menjadi tidak produktif atau sebenernya kita yang tanpa sadar menjadikan puasa sebagai pembenaran untuk menurunkan produktivitas? Padahal jika kita pahami lagi, ramadhan justru melatih kita lebih produktif dari biasanya.

Seni Menjadi Anak Muda Yang Produktif, Ini Rahasianya

Sejak sahur, kita sudah diajarkan untuk bangun lebih pagi. Kita makan dalam batas waktu tertentu, dan ketika azan subuh berkumandang, kita berhenti makan. Semuanya teratur. Tanpa kita sadari itu adalah latihan kedisiplinan yang terjadi ketika bulan ramadhan.

Produktif di bulan ramadhan bukan berarti memaksakan diri tanpa istirahat. Bukan tentang sibuk sepanjang hari tanpa arah. Produktif adalah tentang menggunakan waktu dengan bijak dan mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat.

Ramadhan justru momen terbaik untuk belajar manajemen waktu. Kita belajar membagi waktu yang ada, dengan beberapa kegiatan yang lebih banyak dari hari biasanya, seperti, waktu ibadah, sekolah atau kerja, mengaji, dan salat tarawih. Jika jadwal ibadah bisa kita jaga dengan disiplin, seharusnya tanggung jawab pekerjaan dan belajar juga bisa tetap berjalan baik seperti bulan biasanya.

Disiplin dalam ibadah seharusnya berdampak pada disiplin dalam aktivitas sehari hari. Jika kita bisa tepat waktu dalam salat, kenapa tidak bisa tepat waktu dalam menyelesaikan tugas? Semua kembali pada kendali diri. Perubahan tidak terjadi hanya karena niat, tetapi karena kemauan untuk bergerak. Diam di tempat dan terus menunda hanya akan membuat waktu terbuang sia sia.

Manajemen waktu di bulan ramadhan sangat bisa dilakukan. Salah satu caranya adalah dengan membuat skala prioritas, yaitu mendahulukan hal yang paling penting dan mendesak, seperti mengerjakan pekerjaan atau tugas sekolah. Ketika pekerjaan ditunda, yang datang justru rasa stress dan pikiran yang tidak tenang. Akibatnya, ibadah pun menjadi kurang fokus. Tugas yang menumpuk hanya akan membuat kita kewalahan di kemudian hari.

Seperti yang kita ketahui, bahwa untuk menghilangkan rasa malas dan kebiaasan menunda memang bukan hal yg mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa. Semua berawal dari fokus dan konsisten. Cobalah mulai dari hal sederhana, buat catatan kegiatan pada malam harinya untuk rencana esok hari, tulis apa saja yang ingin dikerjakan dan diselesaikan.

Kebiasaan kecil yang awalnya terasa berat, lama kelamaan akan menjadi hal yang biasa. Dan dari kebiasaan itulah, karakter disiplin terbentuk. Bulan ramadhan bukanlah alasan untuk melambat. Justru di bulan inilah kita sedang dilatih menjadi pribadi yang lebih teratur, lebih fokus, dan disiplin

 

 

Hadirkan Bantuan di Aceh Tamiang, Laziswaf Al Hilal Kembali Hadirkan Santunan untuk Guru Ngaji Dayah At-Thayyib

Hadirkan Bantuan di Aceh Tamiang, Laziswaf Al Hilal Kembali Hadirkan Santunan untuk Guru Ngaji Dayah At-Thayyib

 

Alhamdulillah, Pembina Laziswaf Al Hilal, H. Nandang Al Hilal beserta istri, Hj. Djaudjah, serta Pimpinan Laziswaf Al Hilal, Chandra Kurniawan kembali menyalurkan santunan untuk dua guru ngaji, yaitu Ibu Afrida Yanti dan Bapak Bahtiar, santunan untuk para pejuang ilmu ini bertampat di Dayah Tahfidzul Qur’an At-Thayyib yang beralamat di Jl. Rantau, Dusun Metro Jaya, Desa Durian, Kec. Rantau, Kab. Aceh Tamiang.

Insya Allah, santunan ini diharapkan sedikit banyak dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok di bulan Ramadhan, seperti membeli bahan pangan, menyiapkan konsumsi untuk berbuka puasa, maupun kebutuhan sahur. Di bulan penuh berkah ini, perhatian dan dukungan sekecil apa pun tentu sangat berarti bagi para guru ngaji yang terus istiqomah mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi penerus umat.

“Semoga program Santunan Untuk Guru Ngaji Terdampak Banjir ini bisa sedikit meringankan beban para guru ngaji yang terdampak banjir bandang, apalagi masih banyak saudara-saudara muslim kita di pelosok yang mungkin belum mendapat bantuan yang layak. Ditambah sekarang kan juga mau masuk Ramadhan, jadi bantuan ini pasti sangat dibutuhkan” ujar Fakhru, selaku tim penyaluran Laziswaf Al Hilal.

Di tengah kebahagiaan tersebut, kita pun tak menutup mata bahwa masih banyak saudara muslim di Aceh Tamiang yang membutuhkan bantuan. Pasca bencana banjir bandang yang menerjang beberapa minggu lalu, kondisi sebagian masyarakat belum pulih sepenuhnya. Ada yang masih berjuang memperbaiki rumah, membersihkan lingkungan, hingga memenuhi kebutuhan harian.

Semoga santunan yang diberikan menjadi penguat langkah bagi para guru ngaji dan keluarga mereka. Semoga pula setiap kebaikan dari para sahabat Al Hilal, orang baik, dan para dermawan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Mari terus saling menguatkan dan menghadirkan harapan, khususnya bagi saudara-saudara kita yang sedang bangkit dari ujian.

Penulis: Indra Rizki

 

Alhamdulillah! 100 Ribu Quran Mulai Didistribusikan di Titik Kumpul Pertama di Aceh Tamiang, Bangkitkan Cahaya di Tengah Luka Bencana

Alhamdulillah! 100 Ribu Quran Mulai Didistribusikan di Titik Kumpul Pertama di Aceh Tamiang, Bangkitkan Cahaya di Tengah Luka Bencana

 

Alhamdulillah, program Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 kembali menghadirkan kabar bahagia. Mushaf Al-Qur’an, Iqra, hingga buku-buku Islam kini mulai didistribusikan di wilayah Aceh Tamiang. Dalam program besar ini, ditargetkan penyaluran 100 ribu Mushaf Al-Qur’an, 80 ribu buku Islam, dan 20 ribu Iqra untuk masyarakat di berbagai wilayah Sumatera.

Pada Rabu (18/02/2026), ratusan dus berisi Mushaf Al-Qur’an, Iqra, dan buku Islam berhasil disalurkan kepada perwakilan lembaga Islam Aceh Tamiang di titik kumpul pertama yang berlokasi di Masjid Thursina, Desa Kebun Tengah, Kecamatan Kejuruan Muda. Penyaluran ini menjadi langkah awal untuk menjangkau pesantren, TPA/TPQ, rumah Qur’an, dan masjid yang membutuhkan.

Salah satu penerima manfaat dari TPQ Al Hadi di Desa Rimba Sawang Aceh Tamiang, menyatakan “terima kasih kepada Laziswaf Al Hilal atas Mushaf Al Qur’an, Iqro dan buku-buku Islam yang nanti Insya Allah bisa berguna bagi kalangan yang membutuhkan” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa minggu lalu banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Aceh Tamiang dan sekitarnya. Dampaknya begitu terasa. Banyak Mushaf Al-Qur’an di pesantren, TPA/TPQ, rumah Qur’an, hingga masjid hanyut terbawa arus atau rusak terendam lumpur. Tidak sedikit Al-Qur’an yang basah, sobek, bahkan tidak lagi bisa digunakan untuk belajar dan mengaji. Kondisi ini tentu menjadi duka tersendiri, terlebih bagi para santri dan masyarakat yang setiap hari membaca dan mempelajari Kalamullah.

Melalui Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah ini, insyaAllah cahaya kebaikan akan terus menyebar di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yaitu Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat. Setiap Mushaf yang sampai ke tangan saudara-saudara kita di pelosok akan menjadi saksi kebaikan yang terus mengalir pahalanya.

Jazakumullahu khairan katsiran kepada #OrangBaik dan #Sahabat Al Hilal atas doa, dukungan, dan kepercayaannya. Semoga setiap huruf yang dibaca dari Mushaf yang disalurkan menjadi amal jariyah yang tak terputus, menghadirkan keberkahan di bulan Ramadhan yang mulia ini.

Informasi Sedekah Quran:

  • Youtube: https://www.youtube.com/c/sebarquranindonesia/videos
  • Instagram: https://www.instagram.com/sebarquran.indonesia/

Penulis: Indra Rizki

 

Silaturahmi dan Nasihat Kebaikan Warnai Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 di Aceh Tamiang

Silaturahmi dan Nasihat Kebaikan Warnai Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 di Aceh Tamiang

Alhamdulillah, rangkaian kegiatan Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 terus berjalan penuh keberkahan. Pada Rabu (18/02/2026), di sela-sela pelaksanaan distribusi Mushaf Al-Quran, Iqra, dan buku-buku Islam, Pembina Yayasan Al Hilal, H. Nandang Al Hilal, menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke Pondok Pesantren At Thoyyib, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam kunjungan tersebut, beliau melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah bersama para santri dan warga sekitar. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa ketika beliau beramah tamah serta memberikan nasihat kepada para santri. Dalam pesannya, beliau mengingatkan pentingnya berbakti kepada guru dan orang tua sebagai kunci keberkahan ilmu.

“Ilmu yang dipelajari akan lebih mudah masuk ke hati dan membawa manfaat jika dibarengi dengan adab serta hormat kepada guru dan kedua orang tua,” pesan beliau kepada para santri.

Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat kebaikan di tengah masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana. Insya Allah, silaturahmi ini menjadi wasilah kebaikan yang terus mengalir, memperkuat semangat para santri untuk tetap istiqomah dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Quran.

Penulis: Indra Rizki

Jazakumullahu khairan katsiran kepada #OrangBaik dan #Sahabat Al Hilal atas doa dan dukungannya. Insya Allah, pelaksanaan Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah akan terus menghadirkan cahaya kebaikan di tiga provinsi Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga setiap mushaf yang dibagikan menjadi saksi amal jariyah yang tak terputus hingga akhirat kelak.

Penulis: Indra Rizki

 

Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan Laziswaf Al Hilal Tiba di Lhokseumawe Titik Kumpul Kedua

Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan Laziswaf Al Hilal Tiba di Lhokseumawe Titik Kumpul Kedua

Alhamdulillah, program Ekspedisi Sebar Quran Ramadhan 2026 yang diinisiasi oleh tim LAZISWAF Al Hilal telah sampai di titik kumpul kedua, yakni di Lhokseumawe. Perjalanan panjang oleh tim penyaluran ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan cahaya Al-Quran hingga ke pelosok negeri.

Pada Jumat (20/02/2026), ratusan dus berisi Mushaf Quran, buku Iqra, serta buku-buku Islam berhasil didistribusikan kepada perwakilan lembaga Islam setempat. Penyaluran dilaksanakan di Balai Pengajian Nurul Huda yang menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat sekitar. Suasana haru dan penuh syukur menyertai proses serah terima bantuan tersebut.

Program Sebar Quran Ramadhan 1447 Hijriyah ini insyaAllah akan menghadirkan cahaya kebaikan di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wilayah-wilayah tersebut menjadi prioritas karena masih banyak masjid, pesantren, rumah Quran, hingga TPA/TPQ di pelosok yang mengalami keterbatasan mushaf layak pakai.

Di sejumlah daerah, tak sedikit santri yang harus bergantian menggunakan Quran karena jumlahnya terbatas. Ada pula mushaf yang sudah usang, sobek, bahkan tidak lengkap halamannya. Kondisi ini tentu menjadi tantangan dalam proses belajar dan menghafal Al-Quran. Padahal, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk semakin dekat dengan Kalamullah.

InsyaAllah, Mushaf Quran, Iqra, dan buku-buku Islam yang dibawa oleh tim LAZISWAF Al Hilal akan sangat bermanfaat bagi para santri dan masyarakat. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat menambah semangat belajar, memperkuat hafalan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak dini.

Semoga setiap huruf yang dibaca dari mushaf yang disalurkan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi para dermawan. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi dan menghadirkan cahaya kebaikan bagi sesama.

Informasi Sedekah Quran:

Youtube: https://www.youtube.com/c/sebarquranindonesia/videos

Instagram: https://www.instagram.com/sebarquran.indonesia/

Penulis: Indra Rizki

 

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor