Rendang Kaleng Al Hilal Menemani Makan Malam Santri Pondok Pesantren Syukroniah Aceh Tamiang

Rendang Kaleng Al Hilal
LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal masih melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan pasca bencana untuk Saudara terdampak bencana Sumatera. Alhamdulillah, pada Rabu (14/01/2026), rendang kaleng qurban Al Hilal pun telah didistribusikan kepada santri Pondok Pesantren Syukroniah yang berlokasi di Aceh Tamiang.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan langsung oleh Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal sebagai bagian dari rangkaian program bantuan pascabencana yang masih terus berjalan di wilayah Aceh-Sumatera. Rendang kaleng yang disalurkan merupakan olahan daging qurban Al Hilal yang dikemas secara praktis dan siap saji, sehingga mudah didistribusikan serta dikonsumsi oleh para penerima manfaat.
Setibanya di Pondok Pesantren Syukroniah, rendang kaleng Al Hilal langsung diterima oleh pihak pondok untuk kemudian disiapkan sebagai menu makan malam santri. Pada hari tersebut, rendang kaleng Al Hilal disantap langsung oleh para santri bersama menu pendamping lainnya. Kehadiran rendang kaleng ini membantu menambah variasi lauk bagi santri yang sehari-hari menjalani aktivitas belajar dan ibadah di lingkungan pondok pesantren.
Pendistribusian rendang kaleng qurban Al Hilal ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi santri, khususnya di tengah kondisi pascabencana yang masih berdampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat di Aceh Tamiang. Bantuan pangan siap saji seperti rendang kaleng dinilai efektif karena memiliki daya simpan yang baik dan dapat disajikan tanpa proses pengolahan yang rumit.
Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Selain kepada masyarakat umum, bantuan juga diarahkan kepada lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren agar aktivitas belajar santri dapat tetap berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan ini, LAZISWAF Pesantren Al Hilal berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para santri di Pondok Pesantren Syukroniah. Penyaluran rendang kaleng qurban Al Hilal menjadi salah satu bentuk dukungan nyata dalam memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat.
Jazakumullah khairan katsiran, terima kasih kepada seluruh sahabat Al Hilal dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam program bantuan pasca bencana Sumatera. Berkat dukungan ini, manfaat berhasil tersalurkan dengan baik kepada Saudara kita di Aceh-Sumatera.
PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH
Informasi & Call Center
🌐 Website: www.alhilal.or.id
☎ Telpon: 022 2005079
📱 WA: 0812 2220 2751











Dilaporkan langsung oleh Asep Ridwan, selaku Penanggung Jawab Pembangunan Asrama Penghafal Quran untuk Santri Yatim dan Dhuafa Pesantren Al Hilal, sebanyak 15 orang pekerja dikerahkan untuk menyukseskan proses pengecoran lantai 3 asrama. Para pekerja bekerja secara profesional dan terkoordinasi dengan baik demi memastikan kualitas pengecoran tetap optimal.



Setelah tiba di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, proses penurunan bantuan pun segera dilakukan. Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan logistik serta mushaf Al Quran yang sangat dibutuhkan oleh pesantren, TPQ, dan rumah tahfidz yang terdampak bencana. Kondisi pasca bencana yang sempat menghambat aktivitas belajar dan mengajar Al Quran kini perlahan mulai bangkit berkat dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak.



Tim Tanggap Bencana LAZISWAF Pesantren Al Hilal menyampaikan bahwa hingga saat ini kebutuhan akan bantuan masih cukup tinggi. Banyak masyarakat terdampak yang belum sepenuhnya pulih, baik dari sisi ekonomi maupun fasilitas pendukung ibadah dan pendidikan. Oleh karena itu, pengadaan logistik dan sembako kembali dilakukan agar penyaluran bantuan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.



Suasana haru dan penuh rasa syukur terlihat saat Mushaf Al Quran dan buku-buku Islam dibagikan kepada para santri. Bantuan ini menjadi harapan baru bagi para santri dan pengajar, mengingat sebelumnya keterbatasan sarana pembelajaran Al Quran menjadi tantangan tersendiri pasca bencana. Kini, para santri dapat kembali belajar dan menghafal Al Quran dengan fasilitas yang lebih layak.



Alhamdulillah, armada Truck Sebar Quran yang membawa berbagai bantuan telah menempuh perjalanan panjang sejak bertolak dari Jawa Barat pada Selasa (06/01/2026). Setelah menempuh perjalanan lintas provinsi selama kurang lebih satu pekan, truck Sebar Quran pun akhirnya tiba dengan selamat di Aceh Tamiang pada Selasa (13/01/2026). Setibanya di lokasi, bantuan segera diturunkan dan disalurkan di titik kumpul penyaluran, yaitu Pondok Pesantren Syukroniah.


PESANTREN YATIM AL HILAL – Kabar membanggakan datang dari Pesantren Al Hilal. Sebanyak lima calon Wisudawan Tahfidz Pesantren Al Hilal 2026 berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan menghafalkan lebih dari 20 juz Al Quran. Capaian ini menjadi bukti nyata kesungguhan para santri dalam menjaga dan mencintai Kalamullah, sekaligus menyiapkan diri sebagai generasi Qurani masa depan.

Pemilihan buah-buahan sebagai salah satu bentuk bantuan kemanusiaan didasarkan pada pentingnya asupan nutrisi yang seimbang, terutama bagi para santri yang tengah berada dalam masa pemulihan pascabencana. Buah-buahan diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memberikan semangat dan kebahagiaan bagi para santri dalam menjalani aktivitas belajar dan ibadah di tengah keterbatasan.



Dilaporkan, truk Sebar Quran yang telah sampai pagi hari tadi membawa berbagai logistik bantuan serta 10.300 mushaf Al Quran, buku-buku Islam, dan Iqra yang akan disalurkan di berbagai pesantren, Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), dan rumah tahfidz yang terdampak bencana di wilayah Aceh–Sumatera. Mushaf dan buku-buku yang akan disalurkan diharapkan dapat menggantikan sarana belajar yang rusak atau hilang akibat bencana, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas belajar mengaji dan menghafal Al Quran.



