Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Pengertian Shohibul Qurban dan Ketentuan Bagi Mereka Yang Berqurban

Sebelum melaksanakan Qurban, tentu sebagai Shohibul Qurban kita perlu memperhatikan beberapa ketentuan. Apa saja Itu?

Shohibul Qurban adalah sebutan bagi orang yang melaksanakan Ibadah Qurban, yakni menyembelih hewan sesuai dengan yang disyariatkan oleh Allah SWT pada hari Idul Adha dan Hari Tasyrik kelak.

Sahabat Al Hilal, pada hari raya Qurban, waktu penyembelihan hewan Qurban pun dilakukan setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha. Sementara, pada hari tasyriq, penyembelihan hewan Qurban dilaksanakan pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Jadi, waktu penyembelihan hewan Qurban adalah dimulai sejak setelah Shalat Idul Adha hingga terbenamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Seperti yang kita ketahui, hari raya idul Adha tahun 2021 InsyaAllah akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2021. Dengan demikian, hari tasyriq akan jatuh pada tangga 20-22 Juli 2021. lantas, apa saja hukum Qurban dan ketentuan bagi Shohibul Qurban?

Dilansir dari laman tirto.id, Hukum melaksanakan kurban adalah sunah muakkad atau sunah yang sangat dianjurkan bagi tiap orang Islam, baligh, berakal dan mampu.

Adapun yang dimaksud mampu ialah memiliki kelebihan harta untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri maupun yang wajib dinafkahinya saat hari Idul Adha dan hari Tasyriq. Namun, hukum kurban bisa menjadi wajib jika menjadi nadzar.

Tahukah sahabat Al Hilal, dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Aisyah ra menuturkan bahwa Rasulullah SAW pernah berkata:

“Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan [kurban]. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya,”ย 

(HR. Tirmidzi)

Terdapat beberapa ketentuam uang perlu diperhatikan oleh shohibul qurban, di samping memilih hewan yang layak dikurban sesuai syarat dalam Islam. Apa Itu?

  1. Membaca Niat
  2. Jika shohibul qurban laki-laki maka sunah bagi dia untuk menyembelih hewan kurbannya sendiri. Sedangkan shohibul qurban perempuan sunah untuk mewakilkan proses penyembelihan hewan kurban
  3. Disunnahkan untuk memakan daging hewan yang diqurbankan walaupun satu atau dua suap, demi mencari berkah dari hewan yang diqurbankan
  4. Orang yang berqurban wajib membagikan daging qurban, terutama kepada fakir miskin
  5. Orang yang berqurban disunnahkan hanya mengambil maksimal satu pertiga dari hewan qurbannya.

Sahabat Al hilal, tentu beberapa pihak yang berhak menerima daging qurban ialah orang-orang fakir miskin. Meskipun begitu, daging kurban boleh dibagikan kepada mereka yang mampu.

Sebagian ulama berpendapat daging kurban boleh dibagi menjadi menjadi 3 bagian, yakni sepertiga untuk orang miskin, sepertiga untuk orang kaya/mampu, dan sepertiga bagi orang yang berkurban.

Kebahagiaan Memancar Dari Santri TPQ Miftahul Huda

Laziswaf Al Hilal – Hari ini (28/06) Laziswaf Al Hilal telah menyalurkan amanah titipan dari donatur dengan total 46 Al-Qur’an dan di salurkan kepada Taman Pengajian Al-Qur’an Miftahul Huda yang berlokasi di Dano Lama, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kondisi para santri memiliki semangat yang tinggi untuk menghafal Al Quran, namun sayangnya kondisi Al Quran kurang sedangkan jumlah santri terus menerus bertambah, selain kurangnya jumlah Al Quran kondisi Al Quran sudah tidak bisa di gunakan.

Al Qurannya sudah sobek, banyak halaman yang hilang serta sudah lusuh.

Ketika Al Quran baru itu sampai para Ustadzah dan para santri sangat bahagia, karena santrinya memiliki Al Quran baru.

Iringan banyak do’a dan ucapan terimakasih banyak terucap dari para ustadzah dan para santri untuk semua donatur yang dermawan yang telah mewakafkan Al-Qur’an.

Semoga dengan Al Quran yang telah disalurkan kepada Taman Pengajian Miftahul Huda akan menjadi keberkahan yang tiada henti untuk Bapak, Ibu donatur, atau Sahabat Al Hilal yang senantiasa menyisihkan rezekinya untuk ummat, Aamiin Yaa Rabb.

Pengantaran Jenazah Ke Tempat Peristirahatan Terakhirnya Menuju TPU Nyengseret Di Iringi Isak Dan Tangis

Laziswaf Al Hilal – Hari kemarin (28/06) Rizki Wahyu menghubungi pihak Ambulance Gratis untuk mengantarkan salah satu warga yang meninggal secara mendadak, dalam riwayat kehidupnya Ibu Yuyun di kenal memiliki keterbelakangan mental, namun tidak memiliki riwayat sakit apapun.

Pengantaran Jenazah Menuju TPU Nyengseret

Dalam salah satu penelitian bahwa penyakit mental bisa mempendek usia, karena bisa memperngaruhi kesehatan fisik seperti memicu jantung, diabetes, dan kanker.

Hal inilah yang kemungkinan akan membuat gangguan mental yang berkaitan dengan kematian dini.

Setiap manusia tidak bisa mengurangi atau menambah umurnya, meskipun kita berusaha untuk mengundurkannya, jika memang ajalnya sudah datang kita tidak bisa menolaknya begitupun kisah dari Ibu Yuyun Sutisna.

Pengantaran Jenazah Menuju TPU Nyengseret

Jenazah langsung di mandikan di bantu oleh Rojak Rizki sebagai operasinoal Ambulance Gratis lalu di makamkan di TPU Nyengseret pada jam 09.00 pagi, banyak warga yang merasa sedih dan kaget.

Sahabat Al Hilal kita tidak pernah tau kapan ajal datang, meski dalam keadaan sehat ajal akan datang secara tiba-tiba, sudahkah sahabat Al Hilal mempersiapkannnya?

Dan bagi yang ingin menggunakan Ambulance Gratis bisa melalui:
https://alhilal.or.id/ambulan-gratis/

Pengantaran Pasien Pasca Operasi Ke Rumah Sakit Dustira

Berikhtiar untuk sembuh merupakan salah satu anjuran Allah SWT kepada umat-Nya yang sedang sakit, seperti hal nya yang dialami oleh salah satu Pasien Dhuafa di Kota Bandung yang telah berikhtiar untuk sembuh melawan penyakitnya.

Sahabat Al Hilal, Ananda Fathan yang sebelumnya telah melakukan Operasi di salah satu Rumah Sakit di Bandung, akhirnya pada Sabtu (26/06/2021) kembali kontrol Pasca Operasi ke Rumah Sakit Dustira Bandung.

Operasi yang telah dijalani oleh Fathan adalah Operasi Laparatomi, apa itu Operasi Laparatomi? Laparatomi atau laparotomi merupakan prosedur bedah dengan membuat sayatan di dinding perut.

Laparatomi dilakukan untuk mendiagnosis serta mengobati masalah pada organ di dalam perut, seperti masalah pencernaan dan gangguan di organ hati, pankreas, limpa, dan empedu.

Beruntung, Bapak Veriyanto sebagai orangtua dari Ananda Fathan memberikan tindakan langsung kepada Anaknya dengan menghubungi pihak LAZISWAF Al Hilal untuk mengantarkan Anaknya ke Rumah Sakit Dustira sengan maksud mengontrol dan pemulihan Pasca Operasi beliau.

Alhamdulillah, seperti pelaksanaan pengantaran Pasien dan Jenazah yang sebelumnya, dengan diadakannya operasional Mobil Ambulance Gratis untuk Ummat.

LAZISWAF Al Hilal ingin menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat yang terbaik bagi Ummat, khususnya Anak Yatim dan Dhuafa yang ada di Sekitar Kota Bandung.

InsyaAllah, dengan senantiasa operasional Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal untuk Ummat, maka semakin banyak pula masyarakat yang ada di Kota Bandung, khususnya Anak yatim dan Keluarga Dhuafa terbantu dan merasakan manfaat tersebut.

Tapiโ€ฆ jangan takut sahabat Al Hilal! Tentunya, sebelum Mobil Ambulance Gratis Untuk Ummat dioperasikan kembali untuk mengantarkan Pasien selanjutnya, Mobil Ambulance senantiasa dibersihkan dan disterilkan oleh Rozak Rizki sebagai pengemudi Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal.

Sahabat Al Hilal, mari terus tingkatkan protokol Kesehatan! Salam sehat!

Informasi Ambulance LAZISWAF : alhilal.or.id/ambulan-gratis/

Layanan Ambulance : 081122222384

Masih Enggan Untuk Berqurban? Simak Yuk Kisah Berqurban yang Mengharukan!

Hari raya Idul Adha merupakan salah satu hari yang istimewa dan dinanti oleh seluruh Muslim di dunia. Karena, pada 10 Dzulhijjah, seluruh umat Muslim melaksanakan penyembelihan hewan Qurban di daerahnya masing-masing.

Sungguh dalam setiap pelaksanaannya, ada saja kisah berqurban yang mengharukan dan patut menjadi Inspirasi kita ketika enggan melaksanakan qurban.

Mau tahu kisahnya? Sahabat Al Hilal, yuk simak kisah berikut ini!

  1. Inaq Sahnun, seorang pemulung yang berhasil mewujudkan niat berqurban di Hari Raya Idul Adha 1440 H
Inaq Sahnun, seorang pemulung yang berhasil mewujudkan niat berqurban di Hari Raya Idul Adha 1440 H

Ibu Inaq, seorang pemulung yang telah mengumpulkan uang sebesar 10 Juta Rupiah dari hasil memulungnya selama lima tahun, yang akhirnya dapat membuatnya berqurban hewan sapi.

Tahukah sahabat Al Hilal, sosok Ibu Inaq sebenarnya sudah tidak asing lagi di mata warga yang bermukim dii Kota Mataram, tepatnya di Kawasan Cakranegara.

  1. Anak-anak yang berhasil mengumpulkan uangnya selama 10 bulan untuk membeli hewan Qurban
Anak-anak yang berhasil mengumpulkan uangnya selama 10 bulan untuk membeli hewan Qurban

Siapa yang tidak akan tersentuh dan merasa malu kepada 7 orang anak yang berada di Kampung Ardio, Bogor yang berani untuk menyisihkan uang jajannya selama 10 bulan untuk membeli hewan Qurban berupa sapi?

Sungguh, biasanya anak-anak identik dengan membeli mainan, atau hanya sekedar jajan yang banyak untuk sekedar memenuhi nafsunya.

Tetapi tidak untuk ke-tujuh bocah tersebut, berkat dukungan dari orangtua mereka, akhirnya mereka dapat berqurban dengan uang mereka sendiri. MasyaAllah.

  1. Anggota Polres Janeponto yang berqurban sebanyak 50 ekor sapi
Anggota Polres Janeponto yang berqurban sebanyak 50 ekor sapi

Tahukah sahabat Al Hilal, 50 ekor sapi tersebut diperoleh dari dari hasil patungan anggota polres. Mereka menyisihkan gaji setiap bulan selama setahun hingga akhirnya bisa berkurban sapi hingga 50 ekor. MasyaAllah.

Sahabat Al Hilal, sungguh jika setiap mukmin mengingat kisah ini, maka seharusnya mereka pun dapat mencontoh dalam bersabar ketika melakukan ketaatan pada Allah SWT dan seharusnya mereka mendahulukan kecintaan Allah dari hawa nafsu dan syahwatnya bukan?

InsyaAllah kisah tersebut dapat memicu setiap muslim agar lebih bersemangat dalam berbagi di Hari Raya Idul Adha. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Pengantaran Jenazah Menuju Tempat Peristirahatan Terakhir, TPU Naangrog Bandung

Mati dan Hidup adalah rahasia Allah SWT, tidak ada manusia yang tahu kapan ia dipanggil oleh Allah SWT untuk menghadap-Nya. Sungguh, kita sebagai manusia telah berikhtiar sekuat tenaga agar memiliki umur yang Panjang, tentunya dengan berbagai upaya yang dilakukan agar selalu sehat dan sembuh dari berbagai penyakit. Tapi bagaimana jika Allah SWT telah menakdirkan bahwa umur kita hanya sampai disini saja? Seperti yang telah kepada salah satu keluarga jenazah yang telah meninggal dunia pada Kamis (24/06/2021).

Almarhumah Ibu Endang yang sebelumnya telah menderita penyakit Struk dan lumpuh yang berdomisili di Panyileukan Bandung, telah dimakamkan di TPU Naangrog dan diantarkan langsung menggunakan Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal. Mengapa pihak Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal mengetahui hal tersebut? hal ini dikarenakan, salah satu anak menantu Almarhumah, yaitu Bapak Tossin Hidayat menghubungi Ambulance Gratis Al Hilal untuk mengantarkan Almarhumah ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Sahabat Al Hilal, Alhamdulillah, pengantaran Jenazah yang dilaksanakan pada hari kemarin dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu, serta sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat, seperti yang kita ketahui, hingga hari ini, wabah Covid-19 di Bandung sudah semakin merajalela, bahkan hampir 100% Rumah Sakit di Bandung sudah penuh. Innalillahi wa innailaihi rajiun.

Kondisi mobil Ambulance Gratis untuk ummat yang senantiasa dipantau langsung oleh Rozak Rizki sebagai pengemudi mobil Ambulance. Seperti selalu dibersihkan secara berkala setiap setelah mengantarkan pasien dan jenazah yang telah menggunakan Mobil Ambulance Gratis. Serta kelayakan dan kebersihan mobil Ambulance gratis ini pun teramat sangat diperhatikan, karena Al Hilal ingin memberikan yang terbaik, saat melakukan perjalanannya Bersama Ambulance Gratis untuk ummat. Karena, kenyamanan dan keamanan para penumpang lah yang kami utamakan.

Sungguh, hingga hari ini Mobil Ambulance Gratis untuk Ummat masih terus senantiasa beroperasi bagi Ummat. Terimakasih kami ucapkan, karena telah dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk ikut bersama membantu saudara-saudara yang membutuhkan. InsyaAllah pahala jariyah akan terus mengalir seiring roda dari Mobil Ambulance ini berjalan untuk mengantarkan Ummat, khususnya Anak Yatim dan Keluarga di wilayah Bandung dan sekitarnya.

๐Ÿ“ฑ Layanan Ambulance: 0811.2222.2384

Informasi & Call Center

๐ŸŒ Website: www.alhilal.or.id

Sedekah, Salah Satu Bukti Keimanan

Sahabat Al Hilal, salah satu cara untuk kita mengetahui kadar keimanan kita adalah dengan melihat apakah kita senantiasa bersedekah atau tidak. Seperti yang kita ketahui, bersedekah yang kita keluarkan pun tidak harus banyak dan tidak harus dengan uang, sehingga bersedekah pun tidak harus menunggu kita kaya bukan? Sahabat Al Hilal, sungguh, bersedekah dengan uang sekecil apapun, itu sudah cukup. Bahkan bersedekah beras kepada orang yang sangat membutuhkan pun sudah cukup bagi mereka yang membutuhkan.

Lantas, apakah keimanan kita terhadap hari akhir telah baik? Sudahkah kita bersedekah untuk membuktika keimanan kita kepada Allah SWT? Sahabat Al Hilal, sungguh, di hari kiamat kelak, kita tidak akan membawa apa-apa kecuali pahala dan keimanan yang telah kita tabung di dunia. Karena di hari pembalasan kelak, kita akan mendapatkan balasan dari Allah SWT, meskipun saat di dunia kita tidak memiliki uang sepeser pun.

Hal tersebut pun telah diriwayatkan dalam HR. Muslim, dalam hadist tersebut, Rasulullah SAW bersabda:

ูˆูŽุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉู ู†ููˆุฑูŒุŒ ูˆูŽุงู„ุตูŽู‘ุฏูŽู‚ูŽุฉู ุจูุฑู’ู‡ูŽุงู†ูŒ ูˆูŽุงู„ุตูŽู‘ุจู’ุฑู ุถููŠูŽุงุกูŒุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ุญูุฌูŽู‘ุฉูŒ ู„ูŽูƒูŽ ุฃูŽูˆู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ

โ€œShalat adalah cahaya, sedekah merupakan bukti, sabar itu sinar panas, sementara Al-Qurโ€™an bisa menjadi pembelamu atau sebaliknya, menjadi penuntutmu.โ€ (HR. Muslim).

Lantas, apa yang membuat sedekah adalah bukti keimanan kita kepada Allah SWT? Sahabat Al Hilal, tentu sebagai manusia yang sangat cinta terhadap dunia, terlebih kepada harta yang kita miliki, tentu manusia memiliki sifat dasar yang tidak ingin berpisah terhadap harta yang telah dimiliki berkat kerja keras dan jerih payah kita bukan? Sungguh, hanya keimanan yang kuat lah yang akan dapat melawan rasa cinta terhadap dunia ini. Karena sungguh, begitu besarnya cinta manusia terhadap hartanya.

Bahkan diriwayatkan dalam HR. Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

ุฅูู†ูŽู‘ ู„ููƒูู„ูู‘ ุฃูู…ูŽู‘ุฉู ููุชู’ู†ูŽุฉู‹ุŒ ูˆูŽููุชู’ู†ูŽุฉูŽ ุฃูู…ูŽู‘ุชููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุงู„ู

โ€œSesungguhnya pada setiap umat ada fitnah (ujian), dan fitnah umatku adalah harta.โ€ (HR. Bukhari).

Sedekah adalah bukti keimanan, sedangkan sifat pelit dan kikir adalah sebaliknya. Oleh karena itu, dua hal tersebut tidak akan menyatu dalam keimanan seorang mukmin. Naudzubillahimindzalik.

Dengan sedekah, Allah akan menambahkan hartanya, Allah turunkan keberkahan dan Allah akan gantikan hartanya dengan kebaikan yang besar.

Informasi & Call Center

๐ŸŒ Website: www.alhilal.or.id

โ˜Ž Telpon: 022-2005079

๐Ÿ“ฑ WA: 081 2222 02751

Punya Keinginan Termasuk Berqurban? Yuk Lakukan Shalat Hajat!

Melaksanakan Shalat Hajat adalah salat satu Shalat Sunnah yang dapat kita lakukan ketika memiliki keinginan atau hajat, termasuk keinginan untuk melaksanakan Ibadah Qurban yang akan InsyaAllah dilaksanakan pada 19 Juli 2021/10 Dzulhijjah 1442 H. Selain keinginan untuk melaksanakan Qurban, Shalat Hajat pun dapat menjadi Ikhtiar kita agar keinginnan kita seperti rezeki, jodoh, atau perlindungan dari perkara-perkara muudarat dikabulkan oleh Allah SWT.

Sahabat Al Hilal, sungguh meminta sesuatu kepada Allah SWT bukanlah sesuatu yang dilaran. Apalagi meminta kepada Allah SWT untuk melaksanakan Ibadah Qurban yang sejatinya adalah salah satu syariat umat Muslim. Lantas, seperti apa tata cara shalat Hajat yang benar? Apakah amalan yang telah kita lakukan untuk melaksanakan Shalat Hajat sudah benar? Dilansir dari laman Islampos, Inilah beberapa amalan yang perlu dibaca agar keinginan kita dikabulkan oleh Allah SWT:

โ€œSiapa yang berwudu dan sempurna wudunya, kemudian shalat dua rakaat (shalat hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah berikan apa yang dia pinta cepat atau lambat.โ€ (HR.Ahmad)

Jika kita melihat hadist tersebut, Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk melaksanakan Wudhu dan melaksanakan Shalat dua rakaat, terlebih untuk menyempurnakan shalat dan rakaatnya. Shalat Hajat pun memiliki keutamaan ketika kita menjalankannya, Keutamaan Shalat Hakar adalah keinginan yang kita impikan InsyaAllah akan dikabulkan oleh Allah SWT dengan jalan terbaik menurut-Nya.

Selain itu, melaksanakan Shalat Jahat pun InsyaAllah akan mendatangkan berbagai kebaikan lain, diantaranya:

  1. Mendapatkan pahala dari Allah SWT
  2. Mendekatkan diri kepada Allah SWT
  3. Mendapatkan perasaan yang tenang
  4. Rasa tawakal yang lebih kuat

Sahabat Al Hilal, Shalat hajat hendaknya dilakukan sebanyak 2 hingga 12 rakaat. Setiap 2 rakaat harus disertai dengan salam. Pengerjaannya bisa dilakukan kapan saja, kecuali di waktu-waktu yang dilarang melakukan ibadah shalat. Waktu yang dimaksud adalah:

  1. Selepas shalat subuh hingga matahari terbit
  2. Selepas waktu ashar hingga matahari terbenam

Memang, melaksanakan Shalat Hajat bisa dilaksanakan kapan saja, naum ada waktu yang terbaik untuk menjalankannya, seperti saat sepertiga malam atau sebelum Shalat Tahajud.

Tata cara untuk melaksanakan Shalat Hajat pun tidak berbeda dari shalat-shalat yang lainnya, hanya perbedaannya terletak pada niat yang dibacakan.

Informasi & Call Center

๐ŸŒ Website: www.alhilal.or.id

โ˜Ž Telpon: 022-2005079

๐Ÿ“ฑ WA: 081 2222 02751

Inilah Progres Pembangunan Istana Asrama Impian Santri Al Hilal

Progres pembangunan Istana Asrama Impian Santri Al Hilal, Alhamdulillah telah sampai di tahap Pemasangan batu Pondasi. Terhitung sejak bulan Januari 2021, pembangunan Istana Asrama Impian Santri Al Hilal sudah mulai dibangun di Jalan Bonceret Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat ini InsyaAllah akan selesai di akhir tahun 2021, atau sebelum tahun 2022 para santri sudah dapat menempati Istana Asrama Impian mereka.

Sahabat Al Hilal, hingga hari ini Kamis (24/06/2021) progres pembangunan Istana Asrama Impian santri Al Hilal masih dalam proses Pemasangan batu Pondasi, yang sebelumnya pada tanggal 16 Juni 2021 batu untuk pemasangan pondasi Gedung Asrama telah diterima di lokasi pembangunan Asrama santri Pesantren Al Hilal. Sahabat Al Hilal, mari kita doakan agar pemasangan batu untuk pondasi Gedung Asrama Impian santri dapat segera selesai agar dapat maju untuk progress selanjutnya.

InsyaAllah, ketika pembangunan Istana Asrama Impian Santri Al Hilal akan dapat menampung sekitar lebih dari 150 santri yang terdiri dari anak yatim dan penghafal Quran di Pesantren Al Hilal. Sahabat Al Hilal, sungguh, Gedung Asrama ini merupakan bangunan yang sudah didambakan oleh santri yatim dan Penghafal Quran Pesantren Al Hilal. Sungguh, dapat kita bayangkan bagaimana bahagianya mereka ketika pembangunan Gedung Asrama ini telah selesai bukan?

Adapun Informasi pembangunan Asrama Impian Santri Yatim dan Penghafal Al Quran hingga 14 Juni 2021, Alhamdulillah telah mencapai 19% atau setara dengan Rp278.023.748 (Dua Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta, Dua Puluh Tiga Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh Delapan Rupiah) dari Rp1.500.000.000 (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah). Jazakumullah Khairan Katsiran Bapak/Ibu Donatur dan Sahabat Al Hilal.

Sahabat Al Hilal dimanapun berada, kami mohon doa dan restu agar selalu diberikan kelancaran serta selalu dimudakan proses pembangunannya hingga pembangunan Istana Asrama Impian para santri yatim dan penghafal Quran selesai sebelum tahun 2022 atau sekitar akhir tahun 2021.

InsyaAllah, Allah SWT akan memberikan kebaikan pahala jariyah dari sebagian rezeki yang telah disisihkan oleh Sahabat Al Hilal dan Donatur dimanapun berada. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Informasi & Call Center

๐ŸŒ Website: www.alhilal.or.id

โ˜Ž Telpon: 022-2005079

๐Ÿ“ฑ WA: 081 2222 02751

Jangan Asal Sebut Taaruf, Inilah Definisi Taaruf Sebenarnya Dalam Islam

Laziswaf Al Hilal โ€“ Taaruf kini semakin banyak diminati oleh kalangan artis, selebgram dan anak-anak generasi milenial yang menjadikan ini salah satu cara yang baik untuk ke jenjang lebih serius lagi.

Namun sayangnya banyak yang tidak mengerti bagaimana cara taaruf yang sebenar benarnya sesuai dengan kategori islam dan juga banyak yang menyalahgunakan taaruf.

Dalam Islam sendiri taaruf sendiri adalah hubungan antara perempuan yang laki-laki yang tidak mempunyai ikatan tertentu contohnya seperti keluarga atau suami istri yang halal, dan memiliki sebuah batasan serta etika dalam pergaulan.

Etika yang di maksud yaitu di larang berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahram, di larang memandang serta menyentuh karena dapat menimbulkan hal-hal yang haram menurut Islam.

Jadi jangan Asal menyebut taaruf jika kita memang tidak mengerti apa dasarnya taaruf itu. Dan bagaimana cara melakukan taaruf sesuai dengan syariat islam, berikut langkah dan penjelasannya:

  • Mendatangi Kedua Orang Tuanya

Proses ini mengapa taaruf sangat berbeda dengan pacaran, dalam islam jika seorang pria tertarik pada seorang wanita, maka sangat di anjurkan langsung menemui kedua orang tuanya dengan menyampaikan niat baiknya.

Setelah di terima kita tidak boleh langsung kontak langsung seperti chatting atau telfonan, hal ini di lakukan agar bisa menjaga dan tidak menimbulkan hal yang tidak di inginkan.

  • Menjalin Komunikasi Dengan Baik

Menjalani taaruf cukup dengan saling mengingatkan contohnya menanyakan perihal dirinya, misal apa yang tidak di sukai atau di sukainya, namun tidak berdua ada bagian pelantarannya yang menyampaikan.

Namun lebih baiknya hal itu bisa di tanyakan langsung bersama keluarga dan teman dekatnya, semua itu merupakan proses dalam menjalani taaruf yang benar.

  • Tidak berduaan (Tidak Ber-Khalwat)

Setelah mendapat izin atau restu dai orang tua wanita, bukan menjadi alasan bisa bertemu dan mengajaknya jalan-jalan, dalam setiap pertemuan harus di dampingi oleh pihak ketiga, dan kedua belah pihak harus saling menjaga dan menghargai sebagai manusia.

Di usahakan ketika bertemu memang ada bahasan yang penting, seperti syarat-syarat yang harus di persiapkan. Dalam setiap pertemuan kedua belah pihak wajib menjaga pandangannya, sehingga dapat menghindari hal yang tidak di inginkan saat petemuan.

  • Shalat Istikharoh Dengan Sebaik-Baiknya

Setelah mendapatkan informasi data dan foto, lakukanlah shalat Istikharoh dengan sebaik-baiknya, agar Allah SWT memberikan jawaban yang terbaik, dalam Shalat Istikharoh sendiri adalah luruskan niat, dan renungkan bahwa kita menikah karena Allah dan membentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah dan wa rahmah.

  • Menentukan Waktu Khitbah (Lamaran)

Dalam islam sendiri taaruf tidak boleh terlalu lama di lakukan seperti pacaran yang bertahun-tahun, jika taaruf di lakukan dalam waktu yang sangat lama akan merugikan salah satu pihak, jika memilih taaruf itu tandanya memang sudah matang menikah, jarak antara taaruf dengan khitbah itu sekitar 1-3 Minggu saja, terlalu singkat namun memang itulah aturan dalam islam yang baik dan benar.

  • Melakukan Akad Dan Menikah

Jika semua persiapan di jalankan dengan baik, tiba saatnya untuk menjalankan salah satu ibadah yaitu menikah, tidak perlu berlebihan karena memang dasarnya dalam islam pernikahan mewah bukanlah hal wajib yang harus di lakukan, hanya semampunya saja sesuai dengan kapasitas.

Dan itulah langkah-langkah taaruf dalam islam, pastinya jangan sampai salah langkah, atau menyalahgunakan taaruf ya sahabat Al Hilal.

×