Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-5-1

Inilah Istimewanya Olah Raga Memanah Yang Disukai Oleh Rasulullah

Gambar Istimewa: canva.com

Laziswaf Al Hilal – Memanah adalah jenis olah raga kuno yang di gunakan untuk meningkatkan keterampilan khususnya untuk mereka yang akan berperang, olah raga ini membutuhkan fisik dan mental yang kuat agar membantu memelihara keduanya, karena memanah bukan hanya sekedar berdiri saja namun kaki ototnya harus kuat, serta stabilisasi keseimbangannya harus di jaga maka dari itu perlunya melatih mental.

Zaman sekarang memanah sendiri adalah olah raga yang sedang di minati orang banyak khalayak masyarakat bahkan ada yang berlomba-lomba belajar karena memanah dianggap sebagai olah raga sunnah Rasulullah SAW, dan bagaimana kebenarannya apakah benar jika memanah itu sunnah? Sehingga sangat di anjurkan untuk di lakukan bahkan di pelajari?

Dalam penjelasan literarur hadist sendiri menunjukan bahwa memanah memiliki keutamaan, hal ini di riwayatkan dari tasfir Rasullulah dalam surat Al-Anfal ayat 60 yang menyampaikan:

 وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ

Artinya: “Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi.”

Lalu setelah itu kemudian Nabi mengulang kembali sebuah kalimat tersebut selama 3 kali berturut-turut untuk menafsirkan ayat dari Al-Anfal yang telah di bacanya yang berisi:

. ألا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ

Artinya, “Ketahuilah, sesungguhnya yang dimaksud dengan kekuatan itu adalah memanah.”

Hal ini di tulis oleh Ibnu Fajar yang menjelaskannya di Fathul Bari-Nya di jelaskan terkait tentang bagaimana keutamaan seorang pemanah yang masuk syurga karena anak panahnya, yang di riwayatkan kembali oleh Uqbah Bin Amir. Dan bagi yang sudah mahir memanah harus mengamalkan kemampuannya kepada orang lain, dalam hadist Ibnu Malah orang yang tidak mengamalkan kemampuannya adalah orang yang durhaka kepada Rasulullah.

Maka dari itu banyak kegiatan memanah yang sering di lakukan di tempat sarana masjid-masjid, bahkan menjadi gencar, dalam kesimpulannya penjelasan diatas adalah memanah sendiri adalah hukumnya mubah, tetapi jika menganggap pemanah menjadi sebuah kesunahan yang akhirnya menimbulkan prilaku yang kurang etis seperti menyalahkan orang tidak bisa memanah itu adalah kesalahan besar karema sejatinya memang memanah adalah olah raga sunnah.

Informasi & Call Center
Website: www.alhilal.or.id
Telpon: 022-2005079
WhtasApp : 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-8

Ketua Harian Yayasan Al Hilal Terjun Langsung Untuk Mengoperasikan Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal

Untuk pertama kalinya, setelah kurang lebih lima bulan Mobil Ambulance Gratis untuk Ummat beroperasi, Sabtu (17/07/2021) Ketua Harian Yayasan Al Hilal, Hendra Setiawan terjun langsung dalam Pengantaran Jenazah menggunakan Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal. Dengan didampingi Rozak Rizki selaku pengemudi Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal. Dalam kesempatan tersebut pun Ketua Harian Yayasan Al Hilal melihat langsung bagaimana kondisi Mobil Ambulance Gratis yang selama ini telah beroperasi untuk memberikan manfaat bagi Ummat.

Dalam kesempatan tersebut, Hendra Setiawan mengantarkan salah satu Jenazah yang berada di Wilayah Komplek Sukup Baru, Bandung Jawa Barat. Alhamdulillah, Jenazah yang tidak memiliki riwayat penyakit apapun tersebut telah di kebumikan. Penjemputan Jenazah yang dilaksanakan pada Pukul 09.30 WIB di Masjid Miftahul Falah, langsung di antarkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) RW 16, Desa Jati Endah Kecamatan Cilengkrang, Bandung, Jawa Barat.

Menurut penuturan Rozak Rizki, keterlibatan Ketua Harian Yayasan Al Hilal, Hendra Setiawan dalam Pengantaran Jenazah ke TPU, tak lain karena sebagai Ketua Harian Yayasan Al Hilal, ingin mengetahui bagaimana Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal ketika beroperasi di Lapangan. Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut pun Ketua Harian LAZISWAF Al Hilal dapat menilai bagaimana Kondisi dari Mobil yang hingga saat ini masih beroperasi untuk memberikan Manfaat bagi Ummat.

Rozak Rizki pun menyebutkan bahwa, dengan terjunnya Ketua Harian Yayasan Al Hilal dalam mengantarkan Jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya, dapat memberikan penilaian langsung bagaimana kondisi Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal serta beliau pun sedikit banyak telah memahami bagaimana mekanisme Operasional Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal di lapangan.

“Untuk ambulance cukup baik sekarang, dan Pak Hendra sudah memahami mekanisme dilapangannya,” pungkas Rozak Rizki, salah satu Pengemudi Mobil Gratis LAZISWAF Al Hilal melalui sambungan Whatsapp pada Sabtu (17/07/2021).

Informasi & Call Center Layanan Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal

📱 +62 811-2222-2384

🌐 Website: https://alhilal.or.id/ambulan-gratis/

☎ Telpon: 022-2005079

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-4-1

Kembali Mengantarkan Pasien Covid-19, Rumah Sakit Advent Menjadi Tujuan Ambulance Gratis Khusus Covid-19 Beroperasi

Mobil Ambulance Gratis Khusus Covid-19 telah beroperasi Kembali untuk yang ke-tiga kalinya setelah resmi beroperasi di Minggu ini. Pasien Covid-19 yang diantarkan langsung oleh Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal ke Rumah Sakit Advent Bandung, pada Minggu (18/07/2021) setelah pihak keluarga Pasien, Ibu Meiliani menghubungi pihak Mobil Ambulance Gratis LAZISWAF Al Hilal untuk mengantarkan Ayahnya ke Rumah Sakit tersebut.

Liu Fung Lang, Pasien yang terinfeksi virus Covid-19 di Daerah Burung Tungku Bandung, diantarkan langsung oleh Fajar Maulana dan Rozak Rizki selaku pengemudi Mobil Ambulance Gratis Khusus Covid-19. Dalam pengantaran Pasien tersebut, Fajar Maulana dan Rozak Rizki pun tentunya telah memakai Alat Perlindungan Diri (APD) yang lengkap sebelum sampai ke tujuan penjemputan.

Demi kenyamanan, kesehatan, serta menjaga agar pengemudi Mobil Ambulance Khusus Pasien Covid-19 agar tidak terpapar virus tersebut, setelah pengantaran Pasien, Mobil Ambulance wajib untuk dibersihkan serta disterilkan kembali. InsyaAllah, dengan begitu Pengemudi Ambulance Gratis Khusus Pasien Covid-19 selalu sehat, dan selalu siap dalam mengantarkan Pasien yang berada di Wilayah Bandung dan memberikan manfaat yang lebih banyak untuk Ummat. InsyaAllah.

Dari lonjakan kasus Covid di Indonesia, tak terkecuali di Kota Bandung, tentu tak sedikit Masyarakat yang sangat membutuhkan Mobil Ambulance, khususnya Mobil Ambulance khusus Covid-19. Mengingat Ikhtiar LAZISWAF Al Hilal untuk memberikan manfaat bagi Ummat, InsyaAllah dengan beroperasinya Mobil Ambulance Gratis Khusus Pasien Covid-19 akan memudahkan Masyarakat di Kota Bandung ketika membutuhkan Mobil Ambulance ini.

Jazakumullah Khairankatsiran untuk Bapak/Ibu Donatur yang telah menyisihkan rezekinya, sehingga Mobil Ambulance Gratis Khusus Pasien Covid-19 LAZISWAF Al Hilal dapat hadir untuk memberikan manfaat bagi Ummat. InsyaAllah, Allah SWT akan membalas setiap kebaikan Bapak/Ibu Donatur dengan Pahala Jariyah yang tidak akan terputus seiring roda Ambulance berputar. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Tetap menjaga kesehatan ya sahabat Al Hilal! Semoga Indonesia segera membaik. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

as

Ambulance Gratis Khusus Pasien Covid-19 Telah Beroperasi

Untuk pertama kalinya, Amabulance Gratis Khusus Pasien Covid-19 beroperasi. Alhamdulillah, Jumat (16/07/2021), Fajar Maulana dan Rozak Rizki selaku pengemudi Mobil Ambulance Gratis Khusus Pasien Covid-19 mengantarkan langsung salah satu Pasien yang telah terinveksi Covid-19 di tempat tinggalnya, Jalan Babakan Cianjur Bandung ke Puskesmas Garuda Rajawali untuk berbobat dari inveksi virus tersebut.

Dalam perjalanan menuju Puskesmas Rajawali untuk mengantarkan Pasien Covid-19 tersebut, Rojak Rizki dan Fajar Maulana selaku pengemudi Mobil Ambulance yang dikhususkan untuk mengantarkan Pasien Covid-19, tentu mereka teramat sangat mematuhi protokol yang sangat ketat. Tak hanya itu, sebagai pengemudi Mobil Ambulance Gratis Khusus Pasien yan terinveksi Covid-19, Rozak Rizki dan Fajar Maulana pun memakai Alat Perlindungan Diri (APD) yang lengkap untuk mengantarkan Pasien tersebut.

Tak hanya memakai APD yang lengkap, demi kenyamanan dan kesehatan pasien selanjutnya Mobil Ambulance tersebut tentunya dibersihkan serta disterilkan langsung oleh Rozak Rizki dan Fajar Maulana. InsyaAllah, dengan begitu pengemudi Mobil Ambulance Khusus Pasien Covid-19 selalu sehat dan dapat senantiasa terus menjadi manfaat bagi Pasien Covid-19, yang membutuhkan Mobil Ambulance tersebut.

Mengingat lonjakan Pasien Covid-19 di Indonesia, tak terkecuali di Kota Bandung semakin tajam, tentu tak sedikit Masyarakat di Kota Bandung yang teramat sangat membutuhkan Mobil Ambulance khusus Covid-19. InsyaAllah dengan hadirnya Mobil Ambulance Khusus Pasien Covid-19 LAZISWAF Al Hilal, yang saat ini telah beroperasi akan memberikan manfaat bagi Masyarakat khususnya Anak Yatim dan Keluarga yang membutuhkan bantuan Mobil Ambulance Gratis di wilayah Bandung dan Sekitarnya.

Jazakumullah Khairankatsiran untuk Bapak/Ibu Donatur yang elah menyisihkan rezekinya, sehingga Mobil Ambulance Gratis Khusus Pasien Covid-19 LAZISWAF Al Hilal dapat hadir untuk memberikan manfaat bagi Ummat. InsyaAllah, Allah SWT akan membalas setiap kebaikan Bapak/Ibu Donatur dengan Pahala Jariyah yang tidak akan terputus seiring roda Ambulance berputar. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan dari Berita Al-Hilal

Jumat Pertama di Bulan Dzulhijjah

Sahabat Al Hilal, sepuluh hari Pertama di bulan Dzulhijjah tentu memiliki banyak keutamaan yang ada di dalamnya. Keutamaan itu diantaranya dianjurkan untuk berpuasa pada awal Bulan Dzulhijjah serta melaksanakan amalan-amalan lain yang terdapat pada permulaan dari bulan mulia tersebut. Seperti yang kita ketahui, Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan yang disucikan dan diagungkan oleh Allah SWT, terlebih dalam sepuluh hari pertamanya.

Bahkan, begitu hebatnya sepuluh hari tersebut, melalui firman-Nya dalam QS. Al Fajr ayat 1-2, Allah SWT bersumpah dengannya.

وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Artinya: “Demi fajar dan malam-malam sepuluh”

Mayoritas ulama tafsir berkata bahwa sepuluh malam yang dimaksud tersebut adalah hari-hari dan malam-malam sepuluh yang pertama Dzulhijjah. Salah satu Ulama Hadist, yaitu Ibnu Hajar Al Asqalani pun menjelaskan, di antara penyebab keutamaan sepuluh hari Dzulhijjah itu adalah karena di situ terhimpun seluruh peribadatan yang wajib dan yang dianjurkan, seperti sholat, puasa, sedekah, dan haji. Bahkan Allah SWT mencintai amalan-amalan tersebut melebihi yang dilaksanakan di luar dari hari-hari tersebut. Diriwayatkan dalam Hadist Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

Tidak ada yang lebih dicintai Allah melebihi amal saleh di hari-hari sepuluh pertama Dzulhijjah.” (HR. Tirmidzi).

Selain melaksanakan berbagai amalan yang fardhu dan sunnah, Rasullah SAW pun berpesan kepada kita sebagai umat-Nya untuk selalu mengagungkan, dan memuji Allah SWT di sepuluh hari pertama dalam bulan Dzulhijjah ini dengan memperbanyak takbir, tahlil, tasbih, dah tahmid.

Hari ini adalah Jumat Pertama di Bulan Dzulhijjah, hari yang paling mulia dalam agama Islam. Sudah melaksanakan Amalan apa saja sahabat Al Hilal? Mari berlomba-lomba dalam melaksanakan kebaikan!

Informasi & Call Center

��� Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

��� WA: 081 2222 02751</

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-3-1

Pembagian Paket Gizi, Salah Satu Ikhtiar LAZISWAF Al Hilal Untuk Menjaga Imun Santri

Seperti yang kita ketahui, hingga hari ini lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia semakin tajam, tak sedikit Masyarakat di Indonesia telah terinveksi virus tersebut. Keluarga, kerabat, bahkan tetangga di sekitar kita pun telah menerima dampak dari wabah tersebut. Bahkan, tak sedikit Masyarakat yang berada di Kecamatan Kota Bandung telah terinveksi virus Covid-19. Bayangkan, bagaimana virus ini menjalar dengan cepat. Maka dari itu, LAZISWAF Al Hilal berikhtiar untuk menjaga kesehatan para santri dengan membagikan Paket Gizi.

Sebanyak 300 Paket Gizi untuk Santri Penghafal Quran Pesantren Al Hilal yang berisi Telur, Energen, Madurasa, Yakult, dan Jeruk, InsyaAllah akan dibagikan setiap minggunya kepada santri Penghafal Quran Pesantren Al Hilal. Alhamdulillah, salah satu Pesantren yang telah menerima paket tersebut adalah Pesantren Al Hilal 3 Sarikaso, dan telah diterima pada Kamis (15/07/2021).

Iwan Setiawan, selaku Direktur LAZISWAF Al Hilal menyebutkan bahwa salah satu yang terdampak dari Pandemi Covid-19 adalah para santri yang sedang belajar di Pesantren, InsyaAllah dengan dibagikannya Paket Gizi untuk santri, menjadi salah satu Ikhtiar untuk menjaga Imun para santri Penghafal Quran, dan santri yang sedang belajar Agama.

“Salah satu yang terdampak adalah santri-santri yang sedang belajar di Pesantren-Pesantren, InsyaAllah kita memiliki kepedulian bagaimana agar Imun Santri itu tetap terjaga dengan cara memberikan asupan gizi yang baik untuk Santri. Alhamdulillah ini adalah bantuan dari Donatur dan semuanya, kita akan membagikan Paket Gizi untuk Santri, agar para santri di Pesantren-Pesantren yang sedang belajar Al Quran dan Agama tetap sehat, dan Imunnya tetap baik di tengah Pandemi ini,” ungkap Iwan Setiawan pada, Kamis (15/07/2021).

Dalam pelaksanaan Pembagian Paket Gizi kepada santri Pesantren Al Hilal 3 Sarikaso yang dilaksanakan sebelum santri melaksanakan Kegiatan Belajar Mengaji (KBM) nya, Alhamdulillah, para santri sangat mematuhi Protokol Kesehatan. Para santri memakai masker serta faceshield, mencuci tangan sebelum menerima paket, dan berjaga jarak dalam menerima Paket tersebut.

Kepada para Donatur yang tekah bersedekah Paket Gizi untuk santri, semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan pahala berlipat ganda. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

puasa arafah

Keutamaan Melaksanakan Puasa Arafah

Keutamaan Melaksanakan Puasa Arafah, Salah Satunya Pelebur Dosa Jelang Idul Adha

Sebagai umat Muslim, bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang Istimewa, betapa tidak, di bulan ini banyak sekali keutamaan-keutamaan yang dapat membuat kita mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di Bulan Dzulhijjah ini adalah melaksanakan Puasa Arafah.

Puasa yang dilaksanakan satu hari sebelum pelaksanaan Idul Adha, atau pada 9 Dzulhijjah ini disunnahkan bagi seorang Muslim yang tidak melaksanakan Ibadah Haji.

Sahabat Al Hilal, tentunya terdapat beberapa keutamaan dari Puasa Arafah, maka dari itu Puasa Arafah sangat dianjurkan dilaksanakan bagi Umat Muslim.

Mau tahu apa saja keutamaan ketika kita melaksanakan Puasa Arafah?

Dilansir dari laman kisahikmah.com inilah beberapa keutamaan Puasa Arafah yang wajib diketahui oleh Umat Muslim:

  1. Menghapus Dosa 2 Tahun

Tahukah sahabat Al Hilal, salah satu keutamaan melaksanakan Puasa Arafah adalah penghapus dosa seseorang selama dua tahun?

Dosa yang dimaksud adalah dosa tahun sebelumnya dan dosa tahun sesudahnya. Hal tersebut pun telah diriwayatkan dalam hadist Muslim, dalam hadist tersebut Rasulullah SAW bersabda

“Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.”

HR. Muslim
  1. Sebagai Ibadah di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari yang istimewa bagi umat muslim, di mana pada hari itu, amal-amal sholeh yang dikerjakan sangat dicintai oleh Allah SWT.

MasyaAllah, masih mau untuk meninggalkan Amalan ini sahabat Al Hilal?

  1. Sunnah Rasulullah SAW

Melaksanakan Puasa Arafah merupakan salah satu sunnah dari Rasulullah SAW.

Tahukah sahabat Al Hilal, Puasa Arafah ini merupakan salah satu amalan yang sering dilaksanakan oleh Rasulullah SAW?

Disebutkan dalam Hadist yang diriwayatkan oleh HR. An-Nisa dan Ahmad, Puasa Arafah merupakan salah satu Puasa yang tidak pernah ditinggalkan oleh-Nya.

“Ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah yaitu puasa asyura, puasa hari arafah, puasa tiga hari setiap bulan dan shalat dua rakaat sebelum subuh.”

HR. An Nasa’i dan Ahmad
Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-1-2

Sedikit Demi Sedikit, Pembangunan Gedung Asrama Santri Yatim dan Penghafal Quran Pesantren Al Hilal Terus Menunjukkan Progresnya

Pesantren Al Hilal, salah satu Pesantren yang memiliki lebih dari 500 orang santri, diantaranya dengan Santri Yatim dan Penghafal Quran. Pesantren yang hingga hari ini memiliki 5 Cabang tempat belajar, yaitu Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Pesantren Al Hilal 2 Cibiru, Pesantren Al Hilal 3 Sarikaso, Pesantren Al Hilal 4 Cirebon, serta Rumah Tahfidz Al Hilal 5 Pasirbiru yang berlokasi di Manisi Cibiru. Dari ke-lima Pesantren tersebut, Pesantren Al Hilal 1 Cililin memiliki lebih banyak santri, termasuk Santri Yatim dan Penghafal Quran yang tinggal di Pesantren.

Tujuan dibangunnya Gedung Asrama untuk para Santri Yatim dan Penghafal Quran ini tak lain untuk mewujudkan Impian Santri Yatim dan Penghafal Quran di Pesantren Al Hilal 1 Cililin, seperti yang kita ketahui, hingga hari ini Santri Yatim dan Penghafal Quran yang tinggal di Pesantren, masih tinggal di kantor Pesantren Al Hilal 1 Cililin, bayangkan, ketika mereka harus belajar untuk Ujian sekolah keesokan harinya atau harus tidur berdesak-desakan di kantor Pesantren Al Hilal 1 Cililin.

Alhamdulillah, sedikit demi sedikit, hingga hari Selasa (13/07/2021) Pembangunan Gedung Asrama Impian Santri Yatim dan Penghafal Quran Pesantren Al Hilal 1 Cililin telah memasuki tahap Pengecoran titik pondasi Gedung Asrama ke-18 dan 19 dalam pembangunannya. Setelah sebelumnya, pada Kamis (08/07/2021) pembangunan Gedung Asrama Pesantren Al Hilal 1 Cililin masih dalam tahap pengecoran titik pondasi Gedung Asrama ke-17.

Gedung Asrama Impian Santri Yatim dan Penghafal Quran Pesantren Al Hilal 1 Cililin yang berlokasi di Jalan Bonceret Desa Rancapanggung, Kabupaten Bandung Barat ini akan berdiri sebelum tahun 2022 atau pada akhir tahun 2021. Mohon Doa Restu dalam pembangunan Gedung Asrama yang telah diimpikan oleh Santri Yatim dan Penghafal Quran sejak lama ini. Karena InsyaAllah, Gedung Asrama Impian Santri Yatim dan Penghafal Quran Pesantren Al Hilal ini akan menampung lebih dari 150 santri yang terdiri dari Anak Yatim dan Penghafal Quran di Pesantren Al Hilal.

Jazakumullah Khairankatsiran kepada seluruh pewakif, Bapak/Ibu Donatur, serta sahabat Al Hilal yang senantiasa menyisihkan rezekinya untuk Pembangunan Gedung Asrama Impian Santri Pesantren Al Hilal. InsyaAllah, Gedung Asrama yang akan berdiri sebelum tahun 2022 ini pun akan menjadi Pahala Jariyah dan ladang pahala bagi Bapak/Ibu Donatur, serta sahabat Al Hilal. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin.

“Saya yang menanggung (memelihara) anak yatim dengan baik ada di surga bagaikan ini, seraya Beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan Beliau rentangkan kedua kaki jarinya itu” (H.R. Bukhari).

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

Salinan-dari-Berita-Al-Hilal-24

Munajat Di Tengah Wabah Bersama Santri Yatim Penghafal Quran Pesantren Al Hilal

Kegiatan doa bersama yang dilaksanakan pada Kamis (08/07/2021) secara virtual melalui berbagai Aplikasi seperti zoom meeting dan disiarkan langsung melalui kanal youtube Pesantren Yatim Al Hilal, Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Pelaksanaan Doa bersama yang dihadiri oleh lebih dari 80 peserta yang terdiri dari pengurus Pesantren Yatim Al Hilal, donatur, serta santri Pesantren Al Hilal ini bertujuan untuk memanjatkan Doa di tengah pandemi yang Kembali melanda Indonesia.

Dalam pelaksanaan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Arif Rahman, selaku Pimpunan Pondok Pesantren Al Hilal 1 Cililin, dengan tema “Munajat Di Tengah Wabah” yang berlangsung setelah Sholat Maghrib ini pun, InsyaAllah menjadi salah satu Ikhtiar kita sebagai umat Islam agar wabah ini segera selesai, dan seluruh Masyarakat di Indonesia dapat melaksanakan kegiatannya sepeti sedia kala.

Seperti yang kita ketahui, dampak yang terjadi akibat merebaknya wabah Covid-19 ini adalah berbagai sector perekonomian, Pendidikan, dan lain sebagainya terganggu. Saat ini, Masyarakat telah dihadapkan dengan pembatasan sosial yang mungkin menyebabkan terganggunya roda perekonomian mereka, selain itu, dalam bidang Pendidikan, tak sedikit siswa/siswi yang kecewa karena Pendidikan tatap yang seharusnya sudah mulai dapat mereka laksanakan di bulan Juli pun terpaksa tidak dapat dilaksanakan Kembali.

InsyaAllah, ketika munajat yang kita lakukan pada Kamis (08/07/2021) disertai dengan Ikhtiar yang maksimal seperti melaksanakan Protokol Kesehatan yang sangat ketat, Allah SWT akan segera mengangkat wabah Covid-19 ini dari muka bumi kita. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin. Tak hanya itu, tentu sebagai umat Islam yang beriman, dengan memaksimalkan segala usahda dengan semangat yang tinggi dalam menghadapi wabah ini, Allah SWT akan melindungi kita semua dari wabah tersebut.

“Semoga wabah dari Pandemi Covid-19 ini segera diangkat oleh Allah SWT. Mudah-mudahan dengan izin Allah SWT kita bermohon kepadanya, dan Allah SWT Kembali menyembuhkan serta mengangkat segala penyakit,” pungkas Ustadz Arif Rahman.

Sahabat Al Hilal, sungguh ikhtiar tanpa doa berarti melupakan hakikat bahwa manusia tidak berkuasa atas apa pun, kecuali atas izin Allah. Dalam Surat Al Mukmin ayat 60, Allah SWT berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS: Al-Mukmin: 60)

Adapun kegiatan yang berlangsung setelah Sholat Maghrib ini pun, dilaksanakan selama 40 menit bersama Santri Yatim dan Penghafal Quran Pesantren Al Hilal 1 Cililin.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎ Telpon: 022-2005079

📱 WA: 081 2222 02751

qurban

Tata Cara Pembagian Daging Qurban Sesuai Hadist Nabi Muhammad SAW

Tata Cara Pembagian Daging Qurban Sesuai Hadist Nabi Muhammad SAW

Sahabat Al Hilal, tentu pada perayaan hari raya Idul Adha, Umat Islam yang mampu melaksanakannya dianjurkan untuk menyembelih hewan Qurban.

Alhmadulillah, dengan menyembelih hewan Qurban pun seluruh Umat Muslim, terutama Umat Muslim yang membutuhkan seperti Anak Yatim dan Dhuafa dapat merasakan keberkahan dari pelaksanaan Ibadah Qurban yang kita laksanakan.

Seperti yang kita ketahaui, daging Qurban yang kita sembelih akan dibagikan kepada Masyarakat yang membutuhkan.

Tentunya, menyembelih hewan Qurban pun dilaksanakan sesuai dengan bagaimana kemampuan tiap umat Muslim itu sendiri, sehingga tak perlu memaksakan diri bagi Umat Muslim yang memiliki keterbatasan.

Lantas, bagaimana tata cara pembagian Daging Qurban sesuai dengan Anjuran Rasulullah SAW yang telah dijelaskan dalam Hadist? Dilansir dari laman detik.com inilah tata cara pembagian Daging Qurban:

  1. Daging Qurban boleh disimpan terlebih dahulu

Sesuai dari hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, setelah pelaksanaan Ibadah Qurban dilaksanakan atau setelah pemotongan hewan Qurban, boleh disimpan terlebih dahulu. Dalam hadist tersebut, Rasulullah SAW bersabda:

“Dulu aku melarangmu mengunjungi makam, tapi sekarang kamu boleh mengunjunginya, dan aku melarangmu makan daging kurban yang berumur lebih dari tiga hari, tapi sekarang kamu bisa menyimpannya selama yang kamu inginkan. Saya melarangmu menggunakan nabidh, namun sekarang kamu boleh meminumnya asal tidak memabukkan.”

(HR Muslim)
  1. Pembagian daging Qurban tidak harus saat perayaan Idul Adha

Sahabat Al Hilal, Perlu kita ketahui, Rasulullah SAW memperbolehkan kita untuk menyimpan terlebih dahulu daging Qurban untuk dibagikan.

Sesuai hadist yang telah disebutkan pun Rasulullah SAW memperbolehkan kita untuk menyimpan daging Qurban selama lebih dari tiga hari, sehingga pembagian daging Qurban pun dapat kita atur dan tidak perlu untuk dilakukan dengan terburu-buru.

  1. Pembagian daging Qurban boleh dilaksanakan hingga hari Tasyrik

Proses pembagian daging Qurban pun dapat dilakukan hingga hari tasyrik, tetapi tetap mengutamakan kepentingan umat ya! Daging Qurban harus benar-benar diterima mereka yang berhak, sehingga bisa membantu mengatasi masalah dan kesulitan yang dialami masyarakat.

  1. Pequrban dapat mengambil sebagian Dagingnya

Seperti yang kita ketahui, walaupun sebagai pequrban Allah SWT masih memperbolehkan pequrban untuk makan sebagian daging hewan tersebut.

Tetapi dengan syarat pembagiannya adalah satu per tiga untuk dimakan pemberi Qurban dan keluarganya, satu per tiga untuk tetangga dan teman, satu per tiga yang lainnya untuk fakir miskin dan orang yang membutuhkan.

“Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi’ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.”

(Al-Hajj: 36)