Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Qurban Day 1446 H Terlaksanakan! Berikut Laporan Distribusi Daging Qurban yang Telah Menghadirkan Kebahagiaan Bagi Para Saudara Kita

Qurban Day 1446 H Terlaksanakan! Berikut Laporan Distribusi Daging Qurban yang Telah Menghadirkan Kebahagiaan Bagi Para Saudara Kita

A map of a country

AI-generated content may be incorrect.

Dok. Laporan Distribusi Daging Qurban 1446H / 2025 M

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Alhamdulillah pada hari raya Idul Adha tahun 2025 ini, LAZISWAF Pesantren Al Hilal kembali melaksanakan Qurban Day pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 6-7 Juni di berbagai pelosok desa yang masih minim shohibul qurban sehingga masyarakatnya jarang mendapatkan daging qurban.

Pada tahun ini LAZISWAF Pesantren Al Hilal berhasil menjangkau sebanyak 3.615 muqorib atau donatur yang telah menyalurkan kebaikannya melalui hewan qurban sebanyak 34 ekor sapi dan 242 ekor domba yang disembelih di berbagai pelosok desa beberapa diantaranya yaitu di Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Cibiru, Cibitung, Alor bahkan hingga ke luar negeri yaitu di Palestina. Dari seluruh hewan qurban yang disembelih, didapatkan sebanyak 7.638 bungkus daging sapi dan 3.855 bungkus daging domba yang kemudian disalurkan ke masyarakat pelosok desa, yatim dan dhuafa. Pendistribusian daging qurban tersebut telah menghadirkan senyuman yang mengukir momen kebahagiaan di hari raya Idul Adha tahun ini. Masyaallah Tabarakallah.

Sebanyak 11.493 penerima manfaat di 83 Desa atau Kelurahan, 50 Kecamatan, 13 Kota atau Kabupaten, 3 Provinsi, dan 2 Negara telah mendapat distribusi daging qurban pada tahun ini, dengan rincian sebaran distribusi secara persentase sebagai berikut :

  • Kabupaten Alor : 0,62% (domba)
  • Al Quds, Palestina : 2,62% (Sapi)
  • Kabupaten Sukabumi : 2,62% (Sapi)
  • Kabupaten Cianjur : 0,13% (Sapi)
  • Kabupaten Bandung Barat : 13,55% (Sapi) dan 49,08% (domba)
  • Kabupaten Purwakarta : 0,14% (Sapi)
  • Kota Cimahi : 7,27% (Sapi) dan 10,89% (domba)
  • Kota Bandung : 36,83% (Sapi) dan 24,41% (domba)
  • Kabupaten Bandung : 3,4% (Sapi) dan 7% (domba)
  • Kabupaten Garut : 2,85% (domba)
  • Kabupaten Sumedang : 2,88% (Sapi) dan 2,8% (domba)
  • Kabupaten Tasikmalaya : 1,57% (Sapi)
  • Kabupaten Pangandaran : 19,17% (Sapi) dan 2,33% (domba)

Adapun data distribusi secara keseluruhan detail sebagai berikut:

Dok. LAZISWAF Pesantren Al Hilal

Jazakumullah khairan katsiran kepada pada muqorib dan seluruh pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak dalam ibadah Qurban Day pada tahun ini. Semoga keikhlasan dan kebaikan hati dengan niat yang murni dalam amal ibadah qurban ini menjadi ladang pahala dunia akhirat. Aamiin yaa rabbal ‘alaamiin.

Mari kita terus bersama dalam kebaikan Qurban Day ini ditahun-tahun selanjutnya sahabat.

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎️ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

Penulis: Maya Siti Nur Hodijah

 

Sedekah Quran untuk Tunanetra | Lebih Utama dari Wakaf Masjid?

Sedekah Quran untuk Tunanetra | Lebih Utama dari Wakaf Masjid?

Sedekah Quran untuk Tunanetra | Lebih Utama dari Wakaf Masjid?

Setiap Muslim tentu ingin mendapatkan pahala yang terus mengalir, salah satunya dengan bersedekah. Namun, dalam praktiknya, muncul pertanyaan: mana yang lebih utama, wakaf masjid atau sedekah Quran untuk tunanetra? Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang keutamaan “Sedekah Quran untuk Tunanetra” dari sudut pandang syariat, ulama, dan juga logika sosial. Tujuannya adalah memberikan pencerahan sekaligus mengajak pembaca untuk turut serta beramal dengan cerdas dan bijak.

Mengapa Sedekah Quran untuk Tunanetra Sangat Mulia?

Sedekah Quran untuk tunanetra bukan hanya amal biasa. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap saudara Muslim yang terberi ujian penglihatan namun tetap memiliki semangat tinggi untuk menghafal Al-Quran. Para tunanetra memiliki hak yang sama untuk mengenal dan mengamalkan Al-Quran, dan dalam hal ini, peran kita sangat penting.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ” “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Dengan menyediakan Al-Quran Braille, kita menjadi perantara bagi mereka untuk belajar dan menghafal Al-Quran. Ini bukan hanya amal jariyah, melainkan juga bentuk implementasi dari hadits ini.

Perbandingan: Wakaf Masjid vs Sedekah Quran untuk Tunanetra

Wakaf masjid memang sangat utama. Namun, mari kita lihat dari sisi manfaat langsung:

  1. Manfaat Langsung: Quran Braille langsung digunakan untuk membaca dan menghafal. Masjid, meski penting, tidak selalu digunakan setiap saat.
  2. Aksesibilitas: Banyak daerah yang sudah memiliki masjid, namun sangat sedikit yang memiliki Al-Quran Braille.
  3. Keberlanjutan: Al-Quran Braille yang dibaca dan dihafal akan terus mengalirkan pahala. Terlebih jika yang menghafal menjadi seorang hafidz tunanetra.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengatakan:

“الصدقة على المحتاج أفضل من الصدقة على غيره” “Bersedekah kepada yang benar-benar membutuhkan lebih utama daripada kepada yang tidak.”

Para tunanetra termasuk dalam kategori mustahiq yang paling layak mendapatkan bantuan.

Bukti Sosial: Kisah Santri Tunanetra Menghafal Quran

Banyak kisah inspiratif dari santri tunanetra yang mampu menghafal 30 juz Al-Quran hanya dengan membaca dari mushaf Braille. Semangat mereka menembus keterbatasan. Tanpa Al-Quran Braille, mereka akan kehilangan kesempatan besar. Maka dari itu, “Sedekah Quran untuk Tunanetra” menjadi sangat penting.

Dalil Tambahan dari Al-Quran dan Hadits

Allah SWT berfirman:

“مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً”

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.” (QS. Al-Baqarah: 245)

Ayat ini menegaskan bahwa setiap sedekah akan terbalas dengan berlipat-lipat oleh Allah. Termasuk “Sedekah Quran untuk Tunanetra” yang insya Allah menjadi sebab keberkahan dunia dan akhirat.

Keutamaan Penuntut Ilmu

 طلب العلم أفضل من نوافل العبادة

“Menuntut ilmu lebih utama daripada ibadah sunnah.”

Kaidah ini dijelaskan sebagai bagian dari pembahasan tentang fadlil ‘ilm (keutamaan ilmu), dan mengacu pada posisi istimewa yang dimiliki oleh ahli ilmu dibandingkan dengan ahli ibadah biasa. Membantu santri tunanetra mendapatkan mushaf Al-Quran Braille berarti mendukung aktivitas menuntut ilmu — yaitu belajar dan menghafal Al-Quran — yang secara kaidah lebih utama daripada ibadah fisik lainnya, termasuk sedekah untuk sarana ibadah yang tidak mendesak.

Santri tunanetra adalah penuntut ilmu Al-Quran. Maka menyedekahkan mushaf Braille kepada mereka jauh lebih utama dan lebih mulia ketimbang sedekah umum lainnya.

Keberkahan Dunia dan Akhirat

Menyediakan Al-Quran Braille bukan hanya amal dunia, tetapi juga investasi akhirat. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“إذا مات الإنسان انقطع عمله إلا من ثلاث: صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له”

“Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

Santri tunanetra senantiasa membaca dan menghafal Al-Quran Braille yang menjadi bagian dari sedekah jariyah dan ilmu bermanfaat. Dua dari tiga amalan yang terus mengalirkan pahala.

Segera Berdonasi Sekarang!

Bayangkan, hanya dengan Rp 50.000, Anda bisa membantu satu juz Al-Quran Braille untuk santri tunanetra. Bahkan, Rp 1.500.000 bisa menghadirkan 30 juz Al-Quran Braille, dan Rp 1.750.000 bisa mencakup terjemahannya juga. Anda bisa transfer melalui:

Mandiri 132 00 1565 3331 an. Yayasan Al Hilal Rancapanggung

Mari bantu mereka meraih cita-cita menjadi hafidz Quran. Jangan biarkan keterbatasan fisik menghalangi cahaya iman.

Kesimpulan

Dari sisi syariat, logika sosial, hingga dalil-dalil dari Al-Quran, hadits, dan kitab ulama, jelas bahwa “Sedekah Quran untuk Tunanetra” adalah amal yang sangat dianjurkan dan utama. Mari kita jadikan momen ini sebagai peluang untuk berinvestasi akhirat.

 

Website: LAZ Al Hilal

Ikhtiar Rampungkan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru Terus Dilakukan! Progres Pembangunan Telah Mencapai 80% Pengerjaan

Ikhtiar Rampungkan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru Terus Dilakukan! Progres Pembangunan Telah Mencapai 80% Pengerjaan

 

A white wall with a circular window AI-generated content may be incorrect.

Dok. Pembangunan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru (12/06/2025)

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Pembangunan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru terus menunjukkan progresnya. Hingga Kamis (12/06/2025), proses pembangunan yang berlokasi di Jalan Manisi, Kelurahan Pasir Biru, Cibiru, Kota Bandung ini dilaporkan masih terus berlangsung dengan berbagai tahapan penyelesaian akhir yang signifikan.

Dilaporkan langsung oleh Asep Ridwan selaku Pengurus Yayasan Al Hilal, progres pembangunan masjid saat ini telah mencapai tahap penting yang menunjukkan bahwa ikhtiar mewujudkan rumah ibadah bagi para santri yatim dan Penghafal Quran, serta masyarakat sekitar akan segera terwujud.

Beberapa pekerjaan yang telah dan sedang dilaksanakan pun meliputi:

  1. Penyelesaian plester aci dinding sebelah utara bagian luar
  2. Plester aci untuk tiang sebelah utara bagian luar
  3. Lanjutan pemasangan granit di lantai 2
  4. Plester aci tiang di lantai 2 bagian dalam (belakang)
  5. Pemasangan granit di lantai 3 yang terus berlanjut

Pembangunan ini menjadi bagian penting dari pengembangan sarana ibadah dan pendidikan bagi para santri penghafal Quran yang berada di bawah naungan Pesantren Al Hilal. Selain digunakan untuk kegiatan sholat berjamaah, masjid ini juga akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keislaman dan pendidikan santri yatim Penghafal Quran.

“Alhamdulillah, Masjid ini sudah mulai dimakmurkan! Lantai satu Masjid telah digunakan oleh Santri Penghafal Quran dan Pengurus Pesantren untuk sholat berjamaah serta berbagai kegiatan kepesantrenan,” ungkap salah satu pengurus Yayasan Al Hilal.

A wall with a pattern on it AI-generated content may be incorrect. A scaffolding on a building AI-generated content may be incorrect. A large white tiled floor AI-generated content may be incorrect.

Ikhtiar untuk menyempurnakan pembangunan Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru masih terus dilanjutkan. Masyarakat dan para sahabat Al Hilal pun diajak untuk terus mengambil bagian dalam proses pembangunan ini.

“Jazakumullah khairan katsiran orang-orang baik dan para donatur, InsyaAllah, setiap batu dan semen yang digunakan akan menjadi saksi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir untuk kita semua,” ungkap Asep Ridwan.

Semoga pembangunan masjid ini segera rampung dan memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi para santri, tetapi juga untuk masyarakat sekitar.

Aamiin ya rabbal ‘alaamiin.

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

Informasi & Call Center

🌐 Website: LAZ Al Hilal

☎ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

Alhamdulillah! Warga Al Aqsa Bisa Mendapatkan Daging Qurban Berkat Patungan Qurban Untuk Palestina Melalui LAZISWAF Al Hilal

Alhamdulillah! Warga Al Aqsa Bisa Mendapatkan Daging Qurban Berkat Patungan Qurban Untuk Palestina Melalui LAZISWAF Al Hilal

 

A person holding a sign AI-generated content may be incorrect.

Dok. Pendistribusian Daging Qurban di Palestina

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Hari raya Idul Adha umat muslim tetap berlangsung di Palestina walaupun dalam kondisi yang sangat sulit dan penuh duka akibat konflik berkepanjangan dan serangan militer Israel. Suasana penuh suka cita yang biasanya dirasakan ketika hari raya Idul Adha tidak dapat dirasakan karena diredam oleh ketegangan dan kehancuran yang terjadi.

Akibat kondisi ini akses terhadap kebutuhan pangan menjadi sangat sulit. Hal ini membuat banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan pangan. Ditambah hewan ternak menjadi langka karena tidak bisa dipungkiri selama beberapa tahun kebelakang ketika serangan berlangsung, banyak hewan ternak yang terkena serangan dan berujung mati. Sehingga pada saat hari raya qurban ini warga Palestina kesulitan mendapatkan daging qurban.

Namun berkat salah satu kebaikan yang diberikan oleh beberapa shohibul qurban LAZISWAF Pesantren Al Hilal melalui Program kolaborasi berbagi qurban 1446 Hijriah, dapat menyembelih hewan qurban untuk warga Palestina khususnya sekitar Al Quds agar bisa ikut merasakan daging qurban pada tahun 1446 Hijriah ini. Alhamdulillah.

No. Nama Shohibul Qurban
1 Ghifarell Sayidina Gaza Al-Ganiyu bin Alm. Pranowo Hadi Pamungkas
2 Husen Ali Nasrullah bin Alm. Agus Surya
3 Khoirrudin Rizkar Maulana bin Alm. Suhanda
4 Kholilulloh Nur Apandi bin alm. Nur Ulum
5 Miftahul Rifki Zuna bin Alm. Idris Malang
6 Rudiansyah bin Alm. Usep Yasa
7 Yonif Nur Alam bin Alm. Dodik Sodikin

Program kolaborasi berbagi qurban 1446 Hijriah di Palestina ini dilaksanakan di Al Quds pada hari Sabtu tanggal 7 Juni 2025 dengan menyembelih satu hewan qurban sapi atas nama shohibul qurban:

A butchers cutting meat in a butchery room AI-generated content may be incorrect.

Dok. Penyisitan Hewan Qurban di Palestina

Proses qurban dari awal hingga akhir dilaksanakan dengan suasana penuh suka cita dan kebahagiaan yang dapat dirasakan. Karena qurban kali ini bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi sebagai wujud kasih sayang dan menebar manfaat untuk sesama.

Jazakumullah khairan katsiran kepada seluruh shohibul qurban yang telah ikut berkontribusi dalam kebaikan dan mempercayai LAZISWAF Al Hilal sebagai perantaranya. Semoga amal ibadah qurban ini menjadi ladang pahala dan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Aamiin yaa rabbal ‘alaamiin.

Mari terus bersama dalam menebarkan kebaikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan dimanapun itu.

Cows in a pen with a sign AI-generated content may be incorrect.

A group of people standing around a cow AI-generated content may be incorrect.

Dok. Hewan Qurban di Palestina

Informasi & Call Center

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎️ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

Penulis: Maya Siti Nur Hodijah

 

Zakat | Pengertian, Syarat, Jenis, dan Tata Cara yang Tepat

Pengertian Zakat, Syarat, Jenis, dan Tata Cara yang Tepat

Pengertian Zakat, Syarat, Jenis, dan Tata Cara yang Tepat

Tahukah Anda bahwa Pengertian zakat merupakan ibadah wajib sebagaimana sholat dan puasa? Zakat menempati posisi penting sebagai rukun Islam keempat yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat.

Lalu, bagaimana cara menunaikan zakat secara benar dan menyeluruh? Untuk memahaminya, mari kita pelajari bersama pengertian, syarat wajib, dan jenis-jenis zakat sesuai tuntunan Islam.

Zakat | Pengertian, Syarat, Jenis, dan Tata Cara yang Tepat

Mengapa Zakat Merupakan Ibadah Wajib?

Zakat merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang wajib ditunaikan. Tidak hanya sebagai bentuk ibadah spiritual, zakat juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan keadilan sosial dan distribusi kekayaan. Kewajiban zakat ditegaskan dalam berbagai ayat Al-Qur’an dan hadits, seperti:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
“Dan dirikanlah shalat serta tunaikanlah zakat.”
(QS. Al-Baqarah: 43)

Dalam hadits pun dijelaskan:

بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ… وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ
“Islam dibangun atas lima perkara… dan menunaikan zakat.”
(HR. Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16)

Pengertian Zakat

Secara bahasa, zakat berasal dari kata “zaka” yang berarti bersih, suci, subur, atau berkembang. Secara istilah, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya dengan syarat-syarat tertentu.

Menurut pandangan para ulama, zakat memiliki dua sisi manfaat:

  • Menyucikan harta dan jiwa dari keserakahan
  • Menumbuhkan keberkahan dan memperluas manfaat harta

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.”
(QS. At-Taubah: 103)

Syarat Wajib Zakat

Allah menjelaskan dalam QS. At-Taubah: 60 bahwa zakat wajib disalurkan kepada delapan golongan (asnaf). Masing-masing golongan memiliki hak yang sah dan alasan yang kuat sebagai penerima manfaat. Oleh karena itu, penting bagi setiap muzakki untuk memahami siapa saja mereka secara jelas dan mendalam. Selain itu, pemahaman ini akan membantu menyalurkan zakat secara tepat dan tidak sembarangan.

  1. Fakir

    Fakir adalah golongan pertama yang berhak menerima zakat. Mereka tidak memiliki harta maupun penghasilan tetap. Karena mereka benar-benar tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidup, zakat harus menyentuh golongan ini terlebih dahulu. Misalnya, seseorang yang tidak memiliki rumah, pekerjaan, atau sumber penghasilan apapun termasuk fakir. Oleh sebab itu, Anda wajib menyalurkan zakat kepada mereka agar mereka dapat bertahan hidup.

  2. Miskin

    Miskin adalah meskipun memiliki penghasilan, tetap berhak menerima zakat karena penghasilannya sangat tidak mencukupi. Misalnya, tukang sapu dengan gaji harian yang tidak mampu menutupi kebutuhan makan dan pendidikan anak. Maka dari itu, kita tidak boleh mengabaikan golongan miskin. Bahkan, sebagian ulama menempatkan miskin setelah fakir karena mereka tetap membutuhkan bantuan rutin.

  3. Amil

    Amil adalah pihak yang bertanggung jawab mengelola, mengumpulkan, dan menyalurkan zakat. Mereka bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang ditentukan. Karena itu, Anda dapat menyalurkan zakat kepada lembaga resmi yang memiliki struktur amil terpercaya. Sebagai contoh, lembaga zakat nasional dan pesantren wakaf mencatat distribusi dengan transparan. Jadi, amil pun wajib menerima zakat sebagai kompensasi atas tugasnya.

  4. Mualaf

    Mualaf adalah yang berhak menerima zakat karena mereka baru masuk Islam dan membutuhkan dukungan iman dan ekonomi. Sebagian besar mualaf kehilangan pekerjaan atau ditinggalkan keluarga setelah memeluk Islam. Oleh karena itu, zakat berperan penting dalam memperkuat iman dan stabilitas hidup mereka. Bahkan, zakat dapat menghindarkan mereka dari kembali kepada kekafiran. Maka, jangan abaikan hak mereka.

  5. Riqab

    Riqab adalah budak yang ingin memerdekakan diri. Meski zaman kini jarang menampakkan perbudakan formal, praktik perbudakan modern seperti korban perdagangan manusia atau pekerja tanpa hak yang jelas tetap ada. Maka dari itu, zakat bisa digunakan untuk membebaskan mereka. Sebagai contoh, lembaga sosial dapat memfasilitasi bantuan hukum dan pemulangan pekerja migran. Oleh sebab itu, asnaf riqab tetap relevan di masa kini.

  6. Gharimin

    Gharimin adalah orang yang terlilit utang bukan karena maksiat, tetapi karena kebutuhan mendesak. Misalnya, seseorang berutang untuk biaya pengobatan, pendidikan anak, atau menyelamatkan usaha kecil. Dalam hal ini, zakat harus menyentuh mereka agar mereka tidak terjerumus dalam kemiskinan lebih dalam. Jadi, jangan tunda niat Anda untuk menolong gharimin yang jujur dan terbukti layak dibantu.

  7. Fi Sabilillah

    Fi Sabillah adalah orang-orang yang berjuang di jalan Allah. Mereka bisa berupa da’i, guru ngaji di pelosok, atau relawan kemanusiaan. Karena perjuangan mereka membutuhkan biaya dan logistik, zakat dapat memperkuat dakwah dan pelayanan umat. Oleh karena itu, Anda dapat mengarahkan sebagian zakat untuk mendukung gerakan dakwah dan penguatan nilai-nilai Islam. Maka, zakat Anda menjadi bekal perjuangan kebaikan.

  8. Ibnu Sabil

    Ibnu Sabil adalah musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan. Meskipun mereka berasal dari keluarga mampu, kondisi di perjalanan membuat mereka kesulitan. Misalnya, pelajar yang terlantar saat menuntut ilmu atau pekerja yang kehilangan akses pulang. Dalam kondisi seperti itu, zakat dapat membantu mereka sampai kembali ke tempat asal. Jadi, kita harus sigap membantu para musafir yang dalam kesulitan.

Jenis-Jenis Zakat

Secara garis besar zakat terbagi dua:

1. Zakat Fitrah

Zakat ini wajib dikeluarkan oleh setiap individu Muslim menjelang Idul Fitri. Fungsinya adalah membersihkan jiwa dari dosa-dosa kecil selama Ramadhan. Dibayarkan dalam bentuk:

  • 2,5 kg makanan pokok atau setara
  • Uang senilai bahan pokok yang biasa dikonsumsi

2. Zakat Maal (Zakat Harta)

Zakat ini dikenakan pada:

  • Emas, perak, uang tunai
  • Hasil pertanian dan perkebunan
  • Hasil peternakan
  • Hasil pertambangan dan barang temuan
  • Aset perdagangan
  • Pendapatan profesional (zakat profesi)

وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.”
(QS. Adz-Dzariyat: 19)

Perhitungan dan Nisab

Nisab adalah ambang batas minimum harta yang dikenakan zakat. Berikut contoh nisab:

  • Emas: 85 gram
  • Perak: 672 gram
  • Uang tunai dan perdagangan: setara emas 85 gram
  • Peternakan: Sapi 30 ekor; kambing 40 ekor
  • Pertanian: Panen minimal 653 kg gabah; zakat 5%-10% tergantung irigasi

Zakat harta umumnya dikenakan sebesar 2,5% dari total nilai jika telah mencapai haul.

Siapa yang Berhak Menerima Zakat?

Zakat disalurkan kepada 8 golongan (asnaf) sebagaimana dijelaskan dalam QS. At-Taubah: 60:

  1. Fakir – Tidak memiliki harta sama sekali
  2. Miskin – Memiliki sedikit tapi tidak cukup
  3. Amil – Pengelola zakat
  4. Mualaf – Orang yang baru masuk Islam
  5. Riqab – Budak yang ingin merdeka
  6. Gharimin – Orang yang terlilit hutang
  7. Fi Sabilillah – Pejuang di jalan Allah
  8. Ibnu Sabil – Musafir kehabisan bekal

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ…
“Sesungguhnya zakat itu hanya untuk orang fakir, miskin, pengurus zakat…”
(QS. At-Taubah: 60)

Cara Menunaikan Maksud Pengertian Zakat

pengertian zakat

Menunaikan zakat memudahkan umat Islam berbagi melalui berbagai cara yang fleksibel. Anda dapat menyerahkan zakat langsung kepada mustahik, yaitu delapan golongan penerima zakat yang Allah sebutkan dalam Al-Qur’an. Dengan cara ini, Anda bisa membangun interaksi sosial secara langsung dan menyampaikan zakat secara personal kepada penerima yang membutuhkan.

Anda juga dapat menunaikan zakat melalui lembaga amil zakat resmi yang berizin dan profesional. Lembaga ini mencatat, mengelola, dan mendistribusikan zakat secara tepat sasaran. Setiap lembaga amil zakat terpercaya memastikan zakat Anda sampai kepada penerima dengan adil dan sesuai syariat Islam.

Di era digital, Anda dapat memanfaatkan layanan konsultasi dan jemput zakat secara online. Banyak lembaga menyediakan bantuan langsung untuk menilai jenis zakat yang wajib Anda tunaikan.

Anda bisa langsung berkonsultasi mengenai zakat melalui laman ini:

Bayar Zakat, Infaq dan Sedekah

dan mendapatkan panduan dari tim yang memahami zakat sesuai tuntunan Islam.

Konsultasi Zakat, Bukan Sekadar Hitungan

Anda dapat berkonsultasi dengan mudah untuk mengetahui jenis zakat, nilai harta, dan waktu terbaik menunaikannya. Tim konsultan akan membantu Anda menghitung zakat profesi, perdagangan, pertanian, dan investasi sesuai syariat. Anda tidak perlu bingung karena panduan langsung akan membantu Anda melangkah dengan yakin dan tepat.

Zakat membentuk pribadi yang dermawan dan berjiwa sosial tinggi. Anda dapat membersihkan harta dari sifat serakah dan menumbuhkan rasa syukur dengan berzakat. Anda juga membuka peluang keberkahan pada setiap rezeki yang Anda miliki, karena zakat mengajarkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap umat.

Ketika Anda menunaikan zakat, Anda turut menciptakan keadilan sosial dan menyokong kehidupan orang lain yang kekurangan. Anda mengurangi jurang kemiskinan dan memberikan harapan baru kepada yang membutuhkan. Anda juga memastikan rezeki Anda tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga menyentuh kehidupan banyak orang dengan penuh keberkahan.

Dalam hadits disebutkan:

ما نقص مال من صدقة
“Harta tidak akan berkurang karena sedekah.”
(HR. Muslim no. 2588)

Yuk Amalkan  Pengertian Zakat Dari Sekarang!

Zakat adalah pilar utama Islam yang menyatukan dimensi spiritual dan sosial. Dengan menunaikan zakat, umat Islam dapat membentuk masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Maka, penting bagi setiap Muslim untuk memahami zakat secara menyeluruh dan menunaikannya dengan ikhlas dan tepat sasaran.

Mari jadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup Islami yang bertanggung jawab.

Informasi lebih lanjut:

🌐 Website: LAZ Al Hilal 
📱 WhatsApp: 0812 2220 2751
📞 Telp: (022) 2005079

Pengeboran Pertama Sumur Bor LAZISWAF Al Hilal Untuk Menebarkan Kebaikan Kepada Pondok Pesantren Al Huda Cikuman, Ciamis

Pengeboran Pertama Sumur Bor LAZISWAF Al Hilal Untuk Menebarkan Kebaikan Kepada Pondok Pesantren Al Huda Cikuman, Ciamis

 

A group of people holding a banner

AI-generated content may be incorrect.

Dok. Pengeboran Pertama Sumur Bor Al Hilal di Pondok Pesantren Al Huda Cikuman

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Pada hari Rabu, (04/06/2025) LAZISWAF Al Hilal kembali menebarkan kebaikan melalui penyaluran pengeboran pertama sumur bor bagi Pondok Pesantren Al Huda Cikuman tepatnya yang berada di Kampung Kedungkendal, Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Proses pengeboran dihadiri oleh perwakilan dari LAZISWAF Al Hilal yaitu Taufik Hidayat yang secara langsung bertemu dengan para santi dan pengurus Pondok Pesantren Al Huda Cikuman. Dimana pengeboran pertama ini berlangsung direncanakan sedalam 60 meter dari permukaan tanah.

Alhamdulillah hari tersebut menjadi salah satu hari yang membahagiakan bagi para santri dan pengurus Pondok Pesantren Al Huda Cikuman yang terpancar dari senyumannya. Karena dengan adanya pengeboran pertama sumur bor di Pondok Pesantren Al Huda Cikuman dapat membantu mereka untuk mendapatkan akses dan fasilitas air yang lebih baik untuk menunjang seluruh kegiatan yang ada di bagi Pondok Pesantren Al Huda Cikuman.

Hari tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa LAZISWAF Al Hilal telah istiqomah untuk selalu menebarkan kebaikan dan berbagi kebahagiaan dimana pun, kapan pun dan melalui hal apapun, salah satunya dengan mengadakan penyaluran pengeboran sumur bor. Karena seperti yang sahabat ketahui bersama bahwa air merupakan salah satu kebutuhan utama bagi setiap makhluk hidup utamanya manusia dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari.

A group of people working on a construction site

AI-generated content may be incorrect.

A machine with pipes in the dirt

AI-generated content may be incorrect.

Dok. Pengeboran Pertama Sumur Bor Al Hilal di Pondok Pesantren Al Huda Cikuman

Kebaikan dan kebahagiaan yang dirasakan ini tentunya tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh para donatur dan sahabat Al Hilal yang senantiasa berkenan memberikan sebagian hartanya untuk menjadi manfaat bagi yang lebih membutuhkan melalui LAZISWAF Al Hilal.

Maka dari itu kami ucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya. Semoga Allah SWT. senantiasa selalu memberikan perlindungan, keberkahan dan rahmatnya bagi para donatur dan sahabat Al Hilal. Dan kebaikan ini dapat terus terlaksana dengan baik sampai prosesnya selesai, sehingga dapat memberikan manfaat yang luar biasa utamanya bagi para santri Pondok Pesantren Al Huda Cikuman yang sedang menimba ilmu semata untuk mengharapkan ridho Allah SWT.

Informasi & Call Center

Website: LAZ Al Hilal

Telpon: 022 2005079

WA: 0812 2220 2751

Penulis: Maya Siti Nur Hodijah

Website: alhilal.or.id

 

Catat! Hari Tasyrik Idul Adha Tahun 2025 ini

Catat! Hari Tasyrik Idul Adha Tahun 2025 ini

 

A group of people cutting meat AI-generated content may be incorrect.

Dok. Qurban Bersama LAZISWAF Al Hilal

DOA ANAK YATIM – Berdasarkan hasil siding isbat Kementrian Agama Republik Indonesia tanggal 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 28 Mei 2025, sehingga hari raya Idul Adha (tanggal 10 Dzulhijjah) jatuh pada hari Jum’at, 6 Juni 2025. Karena pada hari jum’at seluruh umat muslim laki-laki harus melaksanakan sholat jum’at maka tak jarang shohibul qurban yang memilih untuk melaksanakan qurban di hari esok nya. Lalu apakah hal tersebut diperbolehkan?

Rasulullah SAW pernah berkata bahwa “Di setiap hari tasyrik adalah penyembelihan,” (HR. Ahmad). Maka dibenarkan dan diperbolehkan untuk menyembelih hewan qurban di hari esok setelah hari raya Idul Adha. Hari-hari tersebut biasanya disebut hari tasyrik yang merupakan salah satu hari raya umat Islam yang jatuh pada hari setelah Idul Adha yaitu hari ke 11, 12 dan 13 pada bulan Dzulhijjah menurut kalender Hijriah. Pada tahun 2025 ini hari tasyrik jatuh pada hari Sabtu sampai Senin di tanggal (7, 8 dan 9 Juni).

Kata “Tasyrik” berasal dari bahasa Arab yaitu “syarraqa” yang berarti menjemur atau menghadap sinar matahari, hal ini merujuk pada tradisi menjemur daging kurban pada zaman Rasulullah SAW. agar awet karena pada saat itu belum ada teknologi pendingin seperti kulkas pada zaman sekarang. Ditambah pada saat itu ditanah kelahiran nabi cuaca cenderung lebih sering panas karena berada di dekat gurun pasir juga.

Hari Tasyrik ini merupakan salah satu hari istimewa dalam kalender Islam (Hijriah), oleh karena itu pada hari ini umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti berdzikir, berdoa, dan bertakbir setelah salat fardhu. Namun pada hari tasyrik setiap muslim dilarang berpuasa karena hari tasyrik merupakan hari untuk makan, minum, dan bersuka cita setelah pelaksanaan qurban. Seperti yang dijelaskan pada Hadist Riwayat Muslim bahwa “Dari Nubaisyah Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, hari tasyrik adalah hari makan, minum (pada riwayat lain), dan hari zikir,”.

Penulis: Maya Siti Nur Hodijah

Website: doaanakyatim.com

 

WhatsApp Image 2025-06-08 at 13.57.46_076f2614

Qurban Day Pelosok Desa| Bermakna di Pelosok atau di Kota ?

Qurban Day Pelosok Desa | Lebih Bermakna di Pelosok atau di Perkotaan?

Qurban Day Pelosok Desa| Bermakna di Pelosok atau di Kota ?

Qurban: Ibadah Sosial yang Menjangkau Hati

Ibadah qurban merupakan syiar Islam yang memiliki dimensi sosial dan spiritual tinggi seperti program alhilal yaitu Qurban Day Pelosok Desa. Di antara dalilnya adalah:

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
“Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadahku (qurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al-An’am: 162)

Dengan latar belakang tersebut, banyak lembaga mengadakan program seperti Qurban Day Pelosok Desa, salah satunya oleh Pesantren Al Hilal. Namun, muncul pertanyaan: Apakah berqurban di pelosok desa lebih bermakna dibanding di perkotaan?


Keutamaan Berqurban di Tempat yang Membutuhkan

Dalam kitab al-Majmū’ karya Imam Nawawi dijelaskan:

وَالأَوْلَى أَنْ يُضَحِّيَ فِي مَوْضِعٍ يُوجَدُ فِيهِ مَنْ يَحْتَاجُ إِلَى اللَّحْمِ فَيَكُونُ أَكْثَرَ نَفْعًا وَأَظْهَرَ لِشَعَائِرِ الإِسْلاَمِ
“Yang lebih utama adalah menyembelih di tempat yang ada orang membutuhkan daging, karena lebih bermanfaat dan tampak syiar Islam.” (al-Majmū’, juz 8)

Inilah dasar pentingnya menyelenggarakan Qurban Day Al Hilal Program ini menyasar daerah-daerah terpencil seperti di Kabupaten Bandung Barat, di mana akses terhadap daging qurban sangat terbatas.


Qurban Day Pelosok Desa: Konsep yang Membumi

Berbeda dengan program qurban di kota yang cenderung formal, Qurban Day Pelosok Desa mengedepankan nilai-nilai:

  • Pemerataan distribusi daging
  • Pemberdayaan peternak lokal
  • Kebersamaan dan edukasi agama kepada warga desa

Rasulullah SAW bersabda:

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ
“Tidak ada amal yang dilakukan anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah selain dari menumpahkan darah (hewan qurban).” (HR. Tirmidzi)


Kelebihan Qurban Day Pelosok Desa Dibanding di Kota

Aspek Qurban di Kota Qurban Day Pelosok Desa
Distribusi Cenderung menumpuk Tepat sasaran
Biaya operasional Tinggi Efisien
Makna sosial Terbatas Menyeluruh
Edukasi syariat Formal Langsung ke masyarakat

Qurban Day Pelosok Desa menjadi solusi konkret dalam menyentuh lapisan masyarakat yang jarang tersentuh bantuan qurban.


Pengalaman Qurban di Pesantren Al Hilal 1 Cihampelas

Salah satu contoh nyata dari Qurban Day Al Hilal adalah kegiatan penyembelihan hewan qurban di Pesantren Al Hilal 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat. Dengan semangat gotong royong, santri, relawan, dan warga sekitar bersama-sama menyembelih dan membagikan daging qurban.


Mengapa Pelosok Desa?

Berdasarkan data administratif, Kabupaten Bandung Barat memiliki 16 kecamatan dan 165 desa yang tersebar luas, seperti:

Kecamatan dan Desa di Kabupaten Bandung Barat:

  • Cihampelas: Cipatik, Mekarrahayu, Tanjungjaya
  • Cililin: Batulayang, Bongas, Budiharja, Cililin
  • Ngamprah: Cilame, Tanimulya, Sukatani
  • Padalarang: Cipeundeuy, Kertamulya, Jayamekar
  • Rongga: Bojongsalam, Sukaresmi, Cibitung
  • Sindangkerta: Gandamekar, Sarinagen, Sukamaju

Wilayah seperti Rongga, Gununghalu, atau Sindangkerta menjadi titik strategis untuk mengadakan Qurban Day Al Hilalkarena banyak masyarakat miskin dan lansia yang jarang merasakan daging qurban.


Qoul Ulama tentang Prioritas Penerima Daging Qurban

Imam al-Syafi’i dalam kitab al-Umm menyebutkan:

الأَفْضَلُ أَنْ يُفَرِّقَ لَحْمَ القُرْبَانِ عَلَى الْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَيُتْرَكُ قَلِيلٌ لأَهْلِهِ
“Yang paling utama, daging qurban dibagikan kepada fakir miskin dan menyisakan sedikit untuk keluarga.”

Praktik ini sangat cocok diterapkan dalam skema Qurban Day Al Hilal, di mana sebagian besar masyarakat tergolong dhuafa.


Membuka Cakrawala Kepedulian Sosial

Mengadakan Qurban Day Al Hilal bukan hanya berbagi daging. Tapi juga membuka mata masyarakat bahwa banyak saudara seiman kita hidup jauh dari kata cukup.

Dengan pendekatan edukatif, program ini memberi pemahaman kepada anak-anak desa tentang sejarah qurban dan nilai-nilainya.


Edukasi dan Syiar Islam

Dalam program Qurban Day Al Hilal, panitia tak hanya menyembelih, tetapi juga memberi pemahaman:

Kisah Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS diceritakan ulang, memberi kesan mendalam bagi anak-anak yang menyaksikannya langsung.

Inilah bentuk syiar Islam yang nyata, bukan sekadar formalitas, namun menyentuh hati dan menanamkan akidah sejak dini.


Dampak Ekonomi Lokal

Peternak lokal di pelosok seperti Rongga, Gununghalu, atau Lembang mendapatkan manfaat langsung. Lembaga seperti Al Hilal biasanya membeli hewan dari peternak desa, bukan importir besar.

Hal ini sejalan dengan prinsip ekonomi Islam yang adil:

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا
“Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (QS. Al-Baqarah: 275)


Relawan dan Santri: Pelaku Aktif Qurban Day Pelosok Desa

Santri Al Hilal dilibatkan aktif dalam kegiatan Qurban Day Al Hilal mulai dari:

  • Penyembelihan
  • Pengemasan
  • Distribusi
  • Edukasi dakwah

Inilah pendidikan karakter Islam berbasis praktik langsung, bukan teori di kelas semata.


Perbandingan Dampak Sosial: Kota vs Desa

Di kota, banyak daging qurban berakhir di tangan orang mampu.

Di desa, setiap suapan adalah senyum kebahagiaan.

Sungguh tepat sabda Nabi Muhammad SAW:

أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Manusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.” (HR. Thabrani)


Kesimpulan: Pilihlah yang Berdampak Nyata

Jika Anda ingin berqurban dengan penuh makna, maka Qurban Day Al Hilal adalah pilihan terbaik. Anda tidak hanya menyembelih hewan, tapi menyebarkan kebahagiaan, menguatkan syiar, dan membantu sesama.


Rekomendasi: Jadikan Qurban Anda Lebih Bermakna

  • ✅ Pilih lembaga terpercaya seperti Al Hilal
  • ✅ Pastikan distribusi ke desa-desa terpencil
  • ✅ Sertakan nama Anda sebagai pequrban
  • ✅ Saksikan langsung (jika memungkinkan)
  • ✅ Niatkan hanya karena Allah

Website: LAZ Al Hilal

Pengeboran Pertama Sumur Bor LAZISWAF Al Hilal Untuk Menebarkan Kebaikan Kepada Pondok Pesantren Al Huda Cikuman, Ciamis

Pengeboran Pertama Sumur Bor LAZISWAF Al Hilal Untuk Menebarkan Kebaikan Kepada Pondok Pesantren Al Huda Cikuman, Ciamis

 

A group of people holding a banner

AI-generated content may be incorrect.

Dok. Pengeboran Pertama Sumur Bor Al Hilal di Pondok Pesantren Al Huda Cikuman

LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Pada hari Rabu, (04/06/2025) LAZISWAF Al Hilal kembali menebarkan kebaikan melalui penyaluran pengeboran pertama sumur bor bagi Pondok Pesantren Al Huda Cikuman tepatnya yang berada di Kampung Kedungkendal, Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Proses pengeboran dihadiri oleh perwakilan dari LAZISWAF Al Hilal yaitu Taufik Hidayat yang secara langsung bertemu dengan para santi dan pengurus Pondok Pesantren Al Huda Cikuman. Dimana pengeboran pertama ini berlangsung direncanakan sedalam 60 meter dari permukaan tanah.

Alhamdulillah hari tersebut menjadi salah satu hari yang membahagiakan bagi para santri dan pengurus Pondok Pesantren Al Huda Cikuman yang terpancar dari senyumannya. Karena dengan adanya pengeboran pertama sumur bor di Pondok Pesantren Al Huda Cikuman dapat membantu mereka untuk mendapatkan akses dan fasilitas air yang lebih baik untuk menunjang seluruh kegiatan yang ada di bagi Pondok Pesantren Al Huda Cikuman.

Hari tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa LAZISWAF Al Hilal telah istiqomah untuk selalu menebarkan kebaikan dan berbagi kebahagiaan dimana pun, kapan pun dan melalui hal apapun, salah satunya dengan mengadakan penyaluran pengeboran sumur bor. Karena seperti yang sahabat ketahui bersama bahwa air merupakan salah satu kebutuhan utama bagi setiap makhluk hidup utamanya manusia dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari.

A group of people working on a construction site

AI-generated content may be incorrect.

A machine with pipes in the dirt

AI-generated content may be incorrect.

Dok. Pengeboran Pertama Sumur Bor Al Hilal di Pondok Pesantren Al Huda Cikuman

Kebaikan dan kebahagiaan yang dirasakan ini tentunya tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh para donatur dan sahabat Al Hilal yang senantiasa berkenan memberikan sebagian hartanya untuk menjadi manfaat bagi yang lebih membutuhkan melalui LAZISWAF Al Hilal.

Maka dari itu kami ucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya. Semoga Allah SWT. senantiasa selalu memberikan perlindungan, keberkahan dan rahmatnya bagi para donatur dan sahabat Al Hilal. Dan kebaikan ini dapat terus terlaksana dengan baik sampai prosesnya selesai, sehingga dapat memberikan manfaat yang luar biasa utamanya bagi para santri Pondok Pesantren Al Huda Cikuman yang sedang menimba ilmu semata untuk mengharapkan ridho Allah SWT.

Informasi & Call Center

Website: LAZ Al Hilal

Telpon: 022 2005079

WA: 0812 2220 2751

Penulis: Maya Siti Nur Hodijah

Website: alhilal.or.id

A group of people holding a banner

AI-generated content may be incorrect.

 

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Perjanjian Kerjasama Antara Yayasan Al Hilal dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Perjanjian Kerjasama Antara Yayasan Al Hilal dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran

 

A group of people standing around a table

AI-generated content may be incorrect.

Dok. Penandatanganan MoU Kerjasama Yayasan Al Hilal dan FEB UNPAD

LAZISWAF AL HILAL – Alhamdulillah pada hari Rabu tanggal 04 Juni 2025 telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kesepatakan yang berisi perjanjian kerjasama antara Yayasan Al Hilal dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran di Universitas Padjadjaran kampus Jatinangor, Sumedang, tepatnya di Gedung Alpha Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh penting dari kedua belah pihak yang bersangkutan diantaranya yaitu, dari Yayasan Al Hilal dihadiri oleh Bapak H. Nandang selaku Pembina Yayasan Al Hilal, Bapak Chandra Kurniawan selaku Ketua Yayasan Al Hilal, Bapak H. Iwan Setiawan S,Si selaku Direktur LAZISWAF Pesantren Al Hilal, Bapak H. Handriana selaku Direktur Unit Usaha Al Hilal dan Bapak Isep Paozi, S.Hum.,MBA. Kemudian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran dihadiri oleh Prof. Dr. Nunuy Nur Afiah, S.E.,M.Si,Ak selaku Dekan FEB UNPAD, Dr. Adiatma Yudistira Manogar Siregar, SE.,ME.Con.,St. selaku Wakil Dekan I FEB UNPAD, Cupian, S.E.,M.T.,Ph.D selaku Ketua Prodi S1 Ekonomi Islam FEB UNPAD, Dr. Amelia Hayati, S.Si., MT., M.Si. selaku Ketua PSEBI FEB UNPAD, Nani Sumarni, S.Sos selaku Koordinator Riset dan Kerja Sama FEB UNPAD, Hemi Mulyani, A.Md selaku Tim Kerja Sama serta Samsu Ardiansah, S.Si., Indri Yuliafitri, S.E.,M.Si., Nurul Rahmah Kusuma SE.,M.E., Nabela Hapsari, S.E.Sy., M.Sc.IBF dan Ahmad Luqman Hakim SE., M.MKMT selaku Prodi SI Ekonomi A group of people sitting at a table

AI-generated content may be incorrect. Islam FEB UNPAD.

A group of people standing in front of a large screen

AI-generated content may be incorrect.

A group of people standing in front of a table

AI-generated content may be incorrect.

Dok. Penandatanganan MoU Kerjasama Yayasan Al Hilal dan FEB UNPAD

Kegiatan dimulai dengan prosesi keramahtamahan, pembukaan, diskusi mengenai perjanjian kerja sama yang akan dilakukan, dilanjut dengan penandatangan MoU perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh perwakilan kedua belah pihak, kemudian bertukaran plakat dan ditutup dengan do’a.

Penandatanganan MoU ini dilaksanakan sebagai nota kesepatakan dalam rangka kerja sama yang akan dijalin antara Yayasan Al Hilal dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran untuk bersinergi dalam kebaikan seperti pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf). Karena mengingat kedua belak pihak memiliki beberapa kesamaan tujuan seperti, keduanya bergerak pada bidang yang bersangkutan dengan perokonomian islam.

Sehingga melalui kerja sama ini diharapkan dapat saling memberikan keuntungan yang signifikan dan terukur, utamanya bagi Yayasan Al Hilal agar dapat memperkuat program pendidikan, melakukan riset bersama, serta mengembangkan inisiatif sosial berbasis ZISWAF untuk pemberdayaan masyarakat luas.

Lebih dari itu kolaborasi ini dapat menjadi wadah bagi kedua pihak untuk menjalin tali persaudaraan islam dan bisa bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan berbagai program sosial dan ekonomi islam yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi umat.

Penulis: Maya Siti Nur Hodijah

Website: alhilal.or.id