Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Hadirkan Dukungan di Tengah Keterbatasan, LAZISWAF Al Hilal Kunjungi Pengungsian di Aceh Tamiang Aceh Tamiang – Pada har

i Kamis, 11 Desember 2025, Tim penyaluran dari LAZISWAF Al Hilal kembali bergerak menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Kali ini, fokus penyaluran diarahkan ke salah satu lokasi pengungsian yang vital di Dusun Kampung Lalang/Kampung Pipa, Desa Seumadam.

Sebelum menuju lokasi, tim terlebih dahulu berbelanja alat-alat kebersihan. Alat-alat ini sangat penting untuk membantu upaya pembersihan masjid dan pesantren yang terdampak parah oleh lumpur sisa banjir, memastikan fasilitas ibadah dan pendidikan dapat segera digunakan kembali.

Di sepanjang jalan menuju posko pengungsian, Tim LAZISWAF Al Hilal tak lupa membagikan snack dan makanan ringan. Aksi spontan ini ditujukan untuk anak-anak yang mereka temui. Pembagian makanan ini dilakukan untuk sekadar menghibur dan memberikan semangat di tengah trauma bencana yang dialami.

Kondisi Pengungsi dan Bantuan yang Disalurkan

Setibanya di Dusun Kampung Lalang/Kampung Pipa, tim mendapati situasi yang memprihatinkan. Banyak pengungsi dilaporkan sudah berada di posko tersebut selama 17 hari berturut-turut, dengan kondisi makanan yang seadanya. Keberadaan anak-anak dalam jumlah banyak di pengungsian menjadi perhatian khusus.

Menanggapi kebutuhan mendesak tersebut, Tim penyaluran LAZISWAF Al Hilal segera menyalurkan berbagai bantuan, termasuk popok untuk kebutuhan bayi dan balita, alat-alat beribadah seperti sarung, mukena, sajadah, dan Al-Qur’an, lalu logistik makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para pengungsi, khususnya bagi lansia dan anak-anak yang memerlukan perhatian ekstra.

Mengingat tantangan medan dan situasi di lapangan, Tim LAZISWAF Al Hilal juga menyampaikan permohonan doa. “Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menyalurkan seluruh bala bantuan yang diamanahkan, terutama di daerah yang paling membutuhkan, di tengah keterbatasan penerangan dan komunikasi,” ungkap Fakhru selaku perwakilan tim. Insya Allah LAZISWAF Al Hilal berusaha menjangkau setiap sudut terdampak dan memastikan bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran hingga ke lokasi yang sulit dijangkau.

Penulis: Indra Rizki

 

Tonggak Sejarah Pendidikan, Visitasi Lapangan Pendirian Politeknik Al Hilal Internasional Sukses Dilaksanakan

Bandung, 11 Desember 2025 – Alhamdulillah, satu langkah besar menuju terwujudnya institusi pendidikan tinggi berkualitas telah berhasil dilalui. Pelaksanaan “Visitasi Lapangan Evaluasi Usul Pendirian Politeknik Al Hilal Internasional” sukses dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Desember 2025.

Kegiatan evaluasi penting ini diselenggarakan langsung di lokasi yang direncanakan menjadi kampus Politeknik, yaitu di Jalan Manisi, Kelurahan Pasir Biru, Cibiru, Kota Bandung. Visitasi ini merupakan tahapan wajib dalam proses perizinan pendirian institusi pendidikan tinggi di Indonesia.

Evaluasi Mendalam dari Berbagai Aspek

Visitasi lapangan ini bertujuan sebagai bentuk evaluasi dan peninjauan mendalam terhadap kesiapan pondok pesantren untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan vokasi tingkat lanjut. Tim evaluator yang hadir melakukan penilaian komprehensif dari berbagai aspek vital:

  • Aspek Hukum: Dievaluasi oleh Bapak Dhany Rahmawan.
  • Aspek Keuangan: Dievaluasi oleh Bapak Mahfud Sholihin.
  • Aspek Umum: Dievaluasi oleh Bapak Lipur Sugiyanta.

Manfaat Visitasi untuk Perkembangan Politeknik

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, visitasi ini memiliki manfaat yang banyak. Ini adalah mekanisme penjaminan mutu yang dilakukan oleh pihak berwenang. Proses evaluasi dan peninjauan ini memastikan bahwa Politeknik Al Hilal Internasional kelak dapat beroperasi sesuai dengan standar yang ditetapkan, baik dari sisi akademik, administratif, maupun infrastruktur.

Insya Allah, hasil dari visitasi ini akan memberikan panduan yang jelas bagi Yayasan Al Hilal. Rekomendasi dan masukan yang diberikan tim evaluator akan sangat bermanfaat untuk perkembangan Politeknik di masa depan, memastikan lembaga ini mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap bersaing di dunia kerja.

Segenap keluarga besar Al Hilal memohon doa dan dukungan dari seluruh Sahabat Al Hilal. Semoga hasil evaluasi dari “Visitasi Lapangan Usul Pendirian Politeknik Al Hilal Internasional” ini berjalan sesuai dengan harapan, memberikan kemudahan bagi proses perizinan, dan menjadikan Politeknik Al Hilal Internasional sebagai lembaga pencetak generasi unggul yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.

Penulis: Indra Rizki

 

Berbagi Harapan di Tengah Puing, LAZISWAF Al Hilal Salurkan Bantuan Logistik dan Alat Ibadah di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Tim penyaluran dari Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (LAZISWAF) Al Hilal pada hari Kamis, 11 Desember 2025, bergerak cepat menuju lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Sasaran utama penyaluran kali ini adalah Kampung Tanjung Karang, Desa Karang Baru, untuk memberikan dukungan dan bantuan darurat.

Perjalanan tim dari Kuala Simpang menuju Karang Baru menyajikan pemandangan pilu. Situasi dan kondisi di sepanjang jalanan menunjukkan banyak sekali bangunan yang rusak parah bahkan rubuh diterjang derasnya banjir bandang. Puing-puing sisa bencana menjadi saksi beratnya musibah yang menimpa warga.

Di sepanjang perjalanan, tim LAZISWAF Al Hilal fokus membagikan makanan ringan dan makanan siap konsumsi. Bantuan tersebut utamanya ditujukan kepada anak-anak yang mereka temui, memberikan sedikit senyum dan energi di tengah kesulitan.

Prioritas Air Bersih dan Pembersihan Fasilitas Ibadah

Selain bantuan makanan, tim juga bergerak cepat untuk mengatasi salah satu kebutuhan paling mendesak pasca bencana: air bersih dan kebersihan fasilitas ibadah. Tim segera berkoordinasi dengan penyedia air bersih.

Air bersih tersebut kemudian digunakan untuk membersihkan masjid yang terdampak lumpur dan kotoran. Ketersediaan air bersih juga vital untuk menyediakan sarana wudhu, shalat, dan kebutuhan sanitasi lainnya bagi para korban yang berada di pengungsian atau di sekitar lokasi bencana.

Selanjutnya, tim juga melakukan packing logistik makanan dan alat-alat beribadah yang sangat dibutuhkan, seperti sarung, sajadah, Al-Qur’an, dan mukena. Logistik ini disiapkan untuk membantu warga kembali melaksanakan ibadah dengan layak di tengah keterbatasan.

Aksi cepat tanggap ini merupakan wujud kepedulian umat. Pihak LAZISWAF Al Hilal menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur. “Kami berharap, Insya Allah, sedekah-sedekah yang para dermawan, orang baik, dan Sahabat Al Hilal semua titipkan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Salman selaku perwakilan tim penyaluran. “Dukungan ini sangat berarti untuk memulihkan semangat dan membantu mereka bangkit dari dampak bencana yang berat ini.”

Penulis: Indra Rizki

 

Harapan Baru di Pelosok Desa, Sumur Bor Diresmikan untuk Ponpes Darussalam Al Amin

Hari Kamis, 11 Desember 2025, menjadi momen bersejarah bagi Pondok Pesantren Darussalam Al Amin yang berlokasi di Kp. Sindangpalay, Desa Cilangari, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat. Pada hari itu, dilakukan peresmian sumur bor oleh Laziswaf Al Hilal yang menjadi jawaban atas permasalahan air bersih yang telah lama menjadi permasalahan pesantren ini.

Pondok Pesantren Darussalam Al Amin berjuang dengan keterbatasan air bersih selama bertahun-tahun. Lokasi pesantren yang berada di pelosok desa serta kendala keterbatasan dana membuat pihak pesantren sulit untuk memiliki fasilitas sumur air yang layak dan memadai bagi seluruh santri dan pengurus.

“ALhamdulillah, kami sangat bersyukur hari ini. Selama ini, air bersih adalah tantangan terbesar kami, terutama untuk sanitasi dan kebersihan sehari-hari,” ujar Haji Mansur Tajiri, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Al Amin, dalam sambutannya.

Peresmian ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan santri. Dalam kesempatan tersebut, Haji Mansur Tajiri, bersama perwakilan dari MUI Desa Cilangari, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk para dermawan, orang-orang baik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Sumbangan Anda bukan hanya berupa air, tetapi juga harapan dan kelancaran ibadah bagi santri kami,” tegas Haji Mansur. “Semoga Allah SWT melipatgandakan pahala kebaikan yang telah diberikan.”

Solusi Kebersihan dan Sanitasi Lingkungan

Perlu Sahabat Al Hilal ketahui, kelak sumur bor ini tidak hanya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar para santri dan aktivitas pesantren semata. Fasilitas ini dipastikan akan mengatasi permasalahan kebersihan dan sanitasi secara menyeluruh di lingkungan pesantren.

Lebih lanjut, sumur ini juga akan dibuka untuk dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar pesantren. Ketersediaan air bersih yang layak kini dapat digunakan untuk sanitasi, mencuci, dan kebutuhan sehari-hari, memberikan manfaat yang luas bagi warga Kp. Sindangpalay dan Desa Cilangari. Harapan besar diletakkan pada sumur bor ini agar kegiatan belajar mengajar di Ponpes Darussalam Al Amin dapat berjalan lebih optimal, didukung oleh lingkungan yang bersih, sehat, dan kondusif.

Penulis: Indra Rizki

Menembus Gelap Malam, Tim Laziswaf Al Hilal Bawa Logistik dan Obat-obatan Menuju Aceh Tamiang

Aceh Tamiang/Medan, 10 Desember 2025 – Setelah menuntaskan pengadaan logistik utama di Kota Medan, Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal melanjutkan misi kemanusiaan dengan berburu obat-obatan vital pada Rabu sore (10/12). Langkah ini diambil setelah tim menerima banyak pertanyaan dan keluhan dari korban banjir mengenai ketersediaan obat.

Kondisi pasca-banjir yang lembap dan sanitasi yang minim mulai menimbulkan masalah kesehatan serius di lokasi pengungsian. Banyak korban mulai terjangkit penyakit umum seperti penyakit kulit dan gatal-gatal, batuk dan pilek, lalu demam.

Pengadaan obat-obatan menjadi kebutuhan penting, terutama karena banyak posko dihuni oleh bayi dan balita yang lebih rentan terhadap penyakit. Tim Laziswaf Al Hilal segera membeli berbagai jenis obat di salah satu apotek di Medan seklaigus melengkapi persediaan konsumsi dan makanan berat siap makan yang sudah dibeli sebelumnya.

Usai belanja obat, tim langsung bertolak kembali menuju Aceh Tamiang. Perjalanan di malam hari memberikan gambaran langsung mengenai kondisi sulit yang dihadapi para pengungsi. Sudah dua minggu listrik di banyak titik masih padam total. Kondisi malam tersebut benar-benar gelap gulita dan tidak ada sinyal komunikasi, membuat tim sulit berkoordinasi. Inilah kondisi yang dialami para pengungsi, mereka kedinginan tinggal di tenda-tenda pengungsian atau di rumah mereka yang bekas banjir, yang masih tergenang lumpur dan rusak parah.

Sepanjang perjalanan, pemandangan di kanan dan kiri jalan didominasi kegelapan, dengan penerangan hanya berasal dari lampu kendaraan yang lewat. Tim bahkan jarang menemukan penerangan yang sederhana seperti lilin. Listrik yang sudah menyala hanya terdapat di beberapa tempat, dan beberapa masjid yang terlihat terang biasanya mengandalkan bantuan genset.

Tim Laziswaf Al Hilal memohon doa dari seluruh masyarakat agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menyalurkan seluruh bala bantuan yang telah dibawa dari Medan, sehingga dapat segera menjangkau korban yang paling membutuhkan di tengah keterbatasan penerangan dan komunikasi.

Penulis: Indra Rizki

 

Transformasi Zakat dan Filantropi Global, LAZIS Al Hilal Hadiri 9th International Conference of Zakat (ICONZ)

Jakarta, Desember 2025 – LAZIS Al Hilal turut serta aktif dalam ajang bergengsi 9th International Conference of Zakat (ICONZ), sebuah konferensi internasional yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Acara ini menjadi ruang penting bagi transformasi zakat dan filantropi, seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digital.

Konferensi ICONZ 2025 ini diselenggarakan langsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Fokus Utama Zakat di Era Digital

Konferensi tahun ini menyajikan tiga topik utama yang menjadi sorotan penting dalam diskusi filantropi Islam global:

  1. The Future of Zakat (Masa Depan Zakat)
  2. Zakat-State Dynamics (Dinamika Zakat dan Negara)
  3. Global Philanthropy for Inclusive Humanity (Filantropi Global untuk Kemanusiaan yang Inklusif)

Alhamdulillah, LAZIS Al Hilal diwakilkan langsung oleh Bapak Hendra Setiawan, menunjukkan komitmen lembaga untuk terus mengikuti perkembangan terkini dan inovasi dalam pengelolaan zakat.

Manfaat dan Komitmen Lembaga

Partisipasi dalam ICONZ memiliki sejumlah manfaat, yakni menjadi ajang bertukar dan berbagi ilmu. LAZIS Al Hilal dapat mempelajari model-model pengelolaan zakat terbaik, memanfaatkan teknologi digital, serta menjalin silaturahmi dengan berbagai pakar, akademisi, dan lembaga zakat terkemuka dari berbagai daerah.

Melalui kehadiran di konferensi internasional ini, LAZIS Al Hilal memperkuat komitmennya dalam menjalankan tugas. Insya Allah, LAZIS Al Hilal akan senantiasa menjaga zakat ini sebagai amanah dari umat yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan pada akhirnya akan kembali untuk umat dalam bentuk program pemberdayaan dan bantuan yang tepat sasaran. Semoga ilmu dan wawasan yang diperoleh dari ICONZ dapat membawa LAZIS Al Hilal semakin maju dalam mengoptimalkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

 

Bergerak Cepat, Laziswaf Al Hilal Belanja Logistik untuk Pesantren, Masjid dan Rumah Quran Terdampak Banjir di Pelosok Aceh

Tim Penyaluran LAZISWAF Al Hilal menunjukkan bergeraj cepat terhadap kebutuhan korban banjir di Aceh Tamiang dengan langsung bergerak menuju Kota Medan pada Rabu pagi ini (10/12). Perjalanan ini dilakukan khusus untuk belanja logistik dalam jumlah besar guna memastikan ketersediaan bantuan yang akan disalurkan ke wilayah yang sulit dijangkau.

Tim fokus pada pengadaan berbagai kebutuhan esensial, terutama yang mendukung sanitasi dan kesehatan. Daftar logistik yang dibelanjakan meliputi pangan dan sembako pokok, Pampers Bayi, Pembalut Wanita, Obat-obatan, Air Mineral dan tak luput juga berbagai perlengkapan ibadah seperti sarung, sajadah dan mukena.

Fokus Penyaluran ke Pelosok

Bantuan logistik ini diprioritaskan untuk disalurkan ke Pesantren, Masjid, dan Rumah Qur’an yang terdampak banjir, terutama yang berada di lokasi pelosok dan mungkin belum tersentuh bantuan maksimal. Fakhru, salah satu anggota Tim Penyaluran Laziswaf Al Hilal, menyampaikan komitmen tim terkait distribusi bantuan ini.

“Kami bergerak ke Medan hari ini untuk memastikan semua logistik yang dibutuhkan terpenuhi. Atas nama Laziswaf Al Hilal dan seluruh korban, kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada para donatur. Kami akan berusaha semaksimal mungkin menyalurkan bantuan ini hingga ke titik-titik terjauh, ke Pesantren, Masjid, dan Rumah Qur’an yang paling terdampak di pelosok, sehingga bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Fakhru. Langkah cepat Tim Laziswaf Al Hilal ini diharapkan dapat segera membawa dukungan bagi warga terdampak yang asetnya luluh lantak akibat banjir.

Penulis: Indra Rizki

 

Pesantren Syukroniah dan Pesantren Al Walidain Hancur Total, Tim Laziswaf Al Hilal Saksikan Meja Tersangkut di Pohon Akibat Dahsyatnya Banjir Tamiang

Misi kemanusiaan Tim Laziswaf Al Hilal di Aceh Tamiang masih berlanjut pada Selasa (9/12). Usai mengunjungi posko pengungsian, tim penyaluran bergerak menuju beberapa pusat pendidikan Islam tertua yang juga menjadi korban keganasan banjir bandang. Tujuan utama tim adalah Pesantren Syukroniah yang berlokasi di Kampung Jawa, Kecamatan Kejuruan Muda—salah satu pesantren tertua di Aceh Tamiang. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, tim Laziswaf Al Hilal membagikan konsumsi kepada warga yang ditemui di jalan.

Setibanya di Pesantren Syukroniah, tim menyaksikan pemandangan yang menunjukkan betapa dahsyatnya debit air. Banyak Infrastruktur Hancur, bangunan pesantren berada dalam kondisi sangat hancur, plafon rusak parah dan Buku kitab, ruangan belajar, asrama, dan masjid semuanya rusak parah tak tersisa.

Kondisi Pesantren Al Walidain

Perjalanan berlanjut ke Pesantren Al Walidain yang juga terdampak bencana, berlokasi di Kampung Alur Seret, Kecamatan Kejuruan Muda. Kondisi pesantren ini relatif lebih sepi karena seluruh santri telah dipulangkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Bukti besarnya debit air terlihat jelas, di mana tim menemukan lemari, kursi, hingga meja belajar tersangkut di atas pohon karena terseret arus banjir yang begitu kencang.

Seluruh upaya penyaluran bantuan dan peninjauan langsung ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Tim Laziswaf Al Hilal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam.

Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para dermawan, orang baik, dan Sahabat Al Hilal yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan di Aceh Tamiang. Insya Allah, setiap kebaikan dan infak yang disalurkan akan menjadi saksi amal jariyah di akhirat kelak. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Anda semua dengan pahala berlipat ganda.

 

Salurkan Bantuan Logistik, Tim Laziswaf Al Hilal Tiba di Posko Pengungsian

Aceh Tamiang, 9 Desember 2025 – Tim tanggap bencana dari LAZISWAF Pesantren Al Hilal melanjutkan misi kemanusiaan di Aceh Tamiang pada hari Selasa (9/12). Di tengah cuaca yang masih diselimuti hujan, tim berfokus mengunjungi dan meninjau lokasi-lokasi yang paling terdampak, termasuk posko pengungsian, dapur umum, dan pusat pendidikan.

Tinjauan di Posko Pengungsian

Kunjungan di posko pengungsian dan dapur umum yang berlokasi di Kampung Sidodadi, Kecamatan Kejuruan Muda. Tim berinteraksi dengan para warga sekitar, memberikan dukungan moral, dan meninjau kebutuhan di dapur umum. Di tenda pengungsian ini, marikyang masih dihuni oleh 5 Kepala Keluarga (KK), termasuk bayi berumur 3 bulan. Mereka dilaporkan sudah dua minggu bertahan di lokasi pengungsian.

Selain memberikan bantuan logistik seperti beras, pampers, sembako dan Al-Qur’an baru sebagai pengganti yang rusak, tim menyempatkan diri bercengkerama sebentar dengan salah satu warga sekaligus selaku kepala Dusun. “Saat malam itu suara hujan dan angin kencang seperti suara jet dan berlangsung dari pukul setengah delapan malam, hingga jam 2 atau jam 3 pagi. Hingga jam 11 siang, air sudah se-lutut”. Ujarnya

Tim kemudian melanjutkan perjalanan untuk melihat langsung kondisi di Desa Sungai Liput, sebuah daerah yang dilaporkan paling parah terendam banjir di Aceh Tamiang. Pemandangan sepanjang perjalanan dan di desa tersebut menunjukkan betapa dahsyatnya bencana ini. Banyak rumah warga yang hancur, perabotan rumah tangga rusak parah, dan atap rumah rubuh. Objek Terseret Arus: Bahkan, perahu dari Sungai Liput pun terseret oleh luapan air yang sangat deras, hingga akhirnya terdampar di pinggir jalan.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga menyempatkan untuk mengunjungi rumah salah satu keluarga pengurus Al-Hilal yang turut menjadi korban bencana, sebagai bentuk dukungan dan silaturahmi. Melihat langsung skala kerusakan yang luas ini, semoga musibah ini dapat menjadi pembelajaran berharga, dan menjadi sebab ampunan bagi seluruh saudara-saudara kita di Aceh Tamiang yang saat ini tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.

Penulis: Indra Rizki

Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal Tiba di Aceh Tamiang untuk Salurkan Bantuan Bencana Terdampak Banjir Bandang dan Longsor Sumatera

 

A red and white poster with a map and a qr code

AI-generated content may be incorrect. LAZISWAF PESANTREN AL HILAL – Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal resmi tiba di Aceh Tamiang untuk melaksanakan misi kemanusiaan dalam rangka penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor Sumatera. Penyaluran manfaat dari “Donasi Tanggap Bencana” yang diinisiasikan LAZISWAF Pesantren Al Hilal tersebut pun berkolaborasi bersama Lembaga Kemanusiaan. Di antaranya Badan Wakaf Islam (BAWAIS), Lembaga Wakaf Quran (LWQ), Marwah Wakaf Indonesia (MWI), dan Sebar Quran Indonesia (SQI).

Pemberangkatan tim dilakukan pada Ahad dini hari (07/12/2025) dari Bandung menuju Sumatera. Setelah menempuh perjalanan panjang, tim akhirnya tiba di Bandara Kualanamu, Medan, pada Senin (08/12/2025). Setibanya di lokasi, tim melaksanakan koordinasi intensif bersama relawan yang sudah lebih dulu berada di lapangan untuk memetakan kondisi terkini sekaligus menentukan titik-titik prioritas penyaluran bantuan.

Penyaluran bantuan difokuskan di wilayah Aceh Tamiang, salah satu daerah di Sumatera yang terdampak cukup parah. Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal bersama Lembaga Kemanusiaan akan melaksanakan misi ini selama tiga sampai empat hari ke depan, dengan fokus pada distribusi logistik, bantuan kebutuhan dasar, serta dukungan untuk lembaga pendidikan Islam yang terdampak.

Dilaporkan pada Senin (08/12/2025), tim akan bergerak menyisir titik-titik terdampak bencana, khususnya:

  • Panti Asuhan,
  • Rumah Tahfidz, dan
  • TPA (Taman Pendidikan Al-Quran).

Tiga lokasi tersebut menjadi prioritas karena banyak anak-anak yatim, santri, dan para penghafal Al Quran yang membutuhkan bantuan mendesak, baik berupa kebutuhan harian maupun fasilitas pendidikan yang rusak.

A group of men in uniform

AI-generated content may be incorrect. “Tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal telah bergerak keluar dari Bandara Kualanamu untuk kemudian belanja logistik yang nantinya akan kita bawa ke Aceh Tamiang untuk disalurkan. Bantuan ini merupakan donasi dari Ibu/Bapak dan orang-orang baik yang bergotong royong untuk membantu saudara kita,” ungkap Salman Al Fariez pada, Senin (08/12/2025).

KESEMPATAN KEBAIKAN MASIH TERBUKA LEBAR!

LAZISWAF Pesantren Al Hilal mengajak seluruh masyarakat, terutama para sahabat Al Hilal, untuk turut memberikan dukungan dan doa agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan aman dan dimudahkan oleh Allah SWT. Masyarakat yang ingin berpartisipasi juga dapat membantu melalui program “Donasi Tanggap Bencana”.

Rekening donasi:

🏧 Bank Mandiri: 132.00.1254.995.3

🏧 Bank BRI: 0407.0100.5391.509

🏧 Bank BSI: 708.588.555.8

🏧 Bank BCA: 233.08.777.18

🏧 Bank BNI: 8888.97.0707

Semoga kehadiran tim LAZISWAF Pesantren Al Hilal bersama Lembaga Kemanusiaan di Aceh Tamiang dapat menjadi langkah nyata dalam meringankan beban para korban bencana dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Aamiin ya rabbal ‘alaamiin.

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL FUADIYAH

🌐 Website: www.alhilal.or.id

☎️ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

 

×