Contacts

92 Bowery St., NY 10013

thepascal@mail.com

+1 800 123 456 789

Tingkatkan Semangat Santri Tunanetra Belajar Al Quran, LAZISWAF Al Hilal Salurkan Mushaf Braille di SLB YKB A Garut

Tingkatkan Semangat Santri Tunanetra Belajar Al Quran, LAZISWAF Al Hilal Salurkan Mushaf Braille di SLB YKB A Garut

Alhamdulillah, pada Selasa, 03 Maret 2026, LAZISWAF Pesantren Al Hilal kembali menyalurkan amanah dari para donatur melalui program berbagi Al Quran Braille dan santunan untuk anak-anak tunanetra. Kegiatan penyaluran ini dilaksanakan di SLB YKB A, yang berlokasi di Desa Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Dalam kesempatan tersebut, tim menyalurkan beberapa mushaf Al Quran Braille dan santunan untuk mendukung kegiatan belajar para santri tunanetra yang terus bersemangat mempelajari Al Quran di tengah berbagai keterbatasan.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:

  • Al Quran Braille 30 Juz : 8 dus
  • Al Quran Braille Surat-Surat Pilihan : 1 dus
  • Al Quran Braille Digital : 2 mushaf
  • Santunan uang untuk 9 santri dan 1 pengajar

Suasana penuh kebahagiaan terasa saat mushaf Al Quran Braille tersebut diserahkan. Meski memiliki keterbatasan dalam penglihatan, para santri tunanetra di SLB YKB A tetap memiliki semangat yang luar biasa untuk belajar dan membaca Al Quran. Selama ini, keterbatasan jumlah mushaf Al Quran Braille menjadi salah satu tantangan bagi mereka dalam kegiatan belajar mengaji.

Dengan hadirnya mushaf Al Quran Braille dari para donatur dan Sahabat Al Hilal, diharapkan dapat membantu para santri untuk lebih mudah belajar membaca serta memahami ayat-ayat suci Al Quran. Salah satu perwakilan santri penerima manfaat pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada para donatur dan orang-orang baik yang sudah memberikan Al Quran Braille kepada kami. InsyaAllah mushaf ini akan kami gunakan sebaik mungkin untuk belajar membaca Al Quran,” ungkapnya dengan penuh rasa haru.

Penyaluran ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kepada para santri tunanetra agar mereka tetap memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan dekat dengan Al Quran. Semoga mushaf yang telah disalurkan dapat menjadi amal jariyah bagi para dermawan dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Semoga semakin banyak anak-anak yang dapat belajar Al Quran, dan semakin banyak pula kebaikan yang mengalir dari setiap mushaf yang dibagikan. Aamiin.

Penulis: Indra Rizki Prabowo

 

Perhitungan Nominal Zakat Fitrah 2025

Nominal Zakat Fitrah 2025 Sebagai Panduan, Dalil, dan Cara Pembayaran

Perhitungan Nominal Zakat Fitrah 2025

Zakat Fitrah 

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan di mana setiap Muslim wajib untuk menunaikan Zakat Fitrah. Pada tahun 2025 (1446 H), nominal Zakat Fitrah 2025 telah sepakat berdasarkan harga bahan pokok di berbagai daerah. Menunaikan zakat ini adalah bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus sebagai penyempurna ibadah puasa.

Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ، عَلَى كُلِّ حُرٍّ أَوْ عَبْدٍ، ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى مِنَ الْمُسْلِمِينَ

(Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Rasulullah ﷺ mewajibkan Zakat Fitrah di bulan Ramadhan sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum, atas setiap orang merdeka atau hamba sahaya, laki-laki atau perempuan dari kaum Muslimin.) (HR. Bukhari & Muslim)

Nominal Zakat Fitrah 2025 Berdasarkan Daerah di Indonesia

Berdasarkan data yang dirilis oleh BAZNAS Jabar, berikut adalah nominal Zakat Fitrah 2025 di beberapa kota dan kabupaten:

Wilayah Nominal Zakat Fitrah 2025 (Rp)
Kota Bandung 45.000
Kota Jakarta 50.000
Kota Surabaya 47.000
Kota Medan 42.000
Kota Yogyakarta 43.000

Perhitungan Nominal Zakat Fitrah 2025

Zakat Fitrah memiliki fungsi yang sangat penting dalam menyempurnakan ibadah puasa. Salah satu manfaat utamanya adalah untuk membersihkan dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadhan. Meskipun seseorang telah menjalankan puasa dengan penuh kesungguhan, tetap ada kemungkinan terjadinya kesalahan, seperti berbicara tanpa isengaja, kurang fokus dalam ibadah, atau lalai dalam menjaga adab. Oleh karena itu, Zakat Fitrah hadir sebagai penyempurna, sehingga ibadah puasa dapat dengan lebih sempurna di sisi Allah SWT.

Selain itu, Zakat Fitrah juga berperan sebagai bentuk kepedulian sosial bagi sesama. Dengan menunaikan zakat ini, kita tidak hanya membersihkan diri dari kekhilafan, tetapi juga membantu saudara-saudara yang kurang mampu agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Sebab, dalam ajaran Islam, kebersamaan dan kesejahteraan umat. Rasulullah ﷺ bersabda:

طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ

“Zakat Fitrah itu sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia dan keji serta sebagai makanan bagi orang-orang miskin.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Zakat sebagai Aksi Keseimbangan Tatanan

Kewajiban ini juga bertujuan untuk membangun keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya zakat fitrah, setiap Muslim yang mampu dapat berbagi rezeki dengan mereka yang kurang beruntung, sehingga tidak ada yang merasa kekurangan saat merayakan Idul Fitri. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membayar zakat sebelum sholat Idul Fitri, agar sesuai dengan tuntunan syariat Islam dan memberikan manfaat maksimal bagi penerimanya.

Di samping itu, pembayaran Zakat Fitrah 2025 sebaiknya melalui lembaga yang terpercaya agar distribusinya tepat sasaran. Dengan menyalurkan zakat kepada lembaga resmi seperti LAZ Al Hilal, kita dapat memastikan bahwa dana zakat benar-benar dengan baik, transparan, dan sesuai syariat. Maka dari itu, jangan tunda lagi untuk menunaikan zakat fitrah dan wujudkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Allah SWT berfirman:

وَأَقِيمُوا ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا ٱلزَّكَوٰةَ وَأَطِيعُوا ٱلرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Rasul, agar kamu diberi rahmat.” (QS. An-Nur: 56)

Keutamaan Membayar Zakat Fitrah 2025

1. Penyempurna Ibadah Puasa

Zakat Fitrah berfungsi untuk membersihkan dosa-dosa kecil selama berpuasa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ

(“Zakat Fitrah adalah penyuci bagi orang yang berpuasa dari perkataan yang tidak berguna dan perbuatan keji, serta sebagai makanan bagi orang miskin.”) (HR. Abu Daud)

2. Membantu Fakir Miskin

Zakat Fitrah memastikan bahwa mereka yang kurang mampu bisa merayakan Idul Fitri dengan bahagia.

Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin berkata:

الزَّكَاةُ تَنْقُلُ الْفَقِيرَ مِنْ حَالِ الضِّيقِ إِلَى حَالِ السَّعَةِ

(“Zakat mengangkat fakir miskin dari keadaan sulit ke keadaan yang lebih baik.”)

3. Mendapatkan Keberkahan dan Pahala Berlipat

Allah SWT berfirman:

مَثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنبُلَةٍۢ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍۢ

(“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir seratus biji.”) (QS. Al-Baqarah: 261)

Cara Membayar Zakat Fitrah 2025

  1. Membayar dalam bentuk beras atau makanan pokok.
  2. Mengganti dengan uang sesuai nominal Zakat Fitrah 2025.
  3. Disalurkan kepada mustahik (fakir miskin) sebelum sholat Idul Fitri.

Dari kitab I’anatuth Thalibin, berbunyi:

وَيُسْتَحَبُّ أَنْ تُدْفَعَ الزَّكَاةُ إِلَى الْمُسْتَحِقِّ قَبْلَ صَلَاةِ الْعِيدِ

(“Disunnahkan menyalurkan zakat kepada yang berhak sebelum sholat Idul Fitri.”)

Mengenal LAZ Al Hilal: Lembaga Amil Zakat Terpercaya

LAZ Al Hilal merupakan lembaga amil zakat yang terpercaya dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang berhak menerimanya. Dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, LAZ Al Hilal memastikan bahwa zakat yang benar-benar sampai kepada mustahik yang membutuhkan. Selain itu, lembaga ini juga memiliki berbagai program sosial dan pendidikan yang mendukung kesejahteraan umat, menjadikannya pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin berzakat dengan aman dan tepat sasaran.

Mengapa Berzakat di LAZ Al Hilal?

Menunaikan zakat di LAZ Al Hilal memiliki banyak keuntungan. Pertama, transparansi dalam pengelolaan dana menjadi prioritas utama, sehingga para muzakki dapat merasa tenang dan yakin bahwa zakat dengan amanah. Selain itu, kemudahan pembayaran juga menjadi keunggulan, karena tersedia berbagai metode seperti transfer bank, pembayaran digital, atau pembayaran langsung di lokasi yang telah ditentukan. Tak hanya itu, distribusi zakat secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sehingga manfaatnya benar-benar sampai kepada yang berhak menerimanya.

Lebih lanjut, zakat yang melalui LAZ Al Hilal juga turut mendukung berbagai program sosial dan pendidikan bagi kaum dhuafa. Misalnya, dana yang terkumpul untuk membantu anak yatim, memberikan beasiswa pendidikan, serta mendukung kegiatan ekonomi umat. Oleh sebab itu, dengan menyalurkan zakat melalui lembaga ini, tidak hanya kewajiban agama yang terpenuhi, tetapi juga tercipta dampak sosial yang luas.

Di samping itu, LAZ Al Hilal memiliki sistem pengelolaan yang profesional, sehingga setiap zakat yang diberikan akan tersalurkan secara optimal. Karena alasan tersebut, LAZ Al Hilal menjadi pilihan terbaik untuk menunaikan Zakat Fitrah 2025. Dengan demikian, umat Islam dapat menjalankan ibadah zakat dengan lebih mudah, praktis, dan penuh ketenangan.

Maka dari itu, mari sempurnakan ibadah Ramadhan dengan menyalurkan zakat melalui LAZ Al Hilal, agar keberkahan zakat dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Sebab, dengan berbagi, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan hidup.

Kesimpulan

Membayar Zakat Fitrah 2025 merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Selain itu, zakat ini memiliki peran penting dalam menyucikan harta dan jiwa setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Dengan menunaikan zakat ini, kita tidak hanya memperoleh keberkahan, tetapi juga menyempurnakan ibadah puasa. Lebih dari itu, zakat fitrah berfungsi sebagai bentuk kepedulian sosial yang nyata, karena dapat membantu fakir miskin agar mereka juga bisa merayakan Idul Fitri dengan bahagia. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa zakat dibayarkan tepat waktu. Dalam hal ini, sebaiknya zakat fitrah ditunaikan sebelum sholat Idul Fitri agar sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Jika hingga setelah sholat Id, maka zakat akan terhitung sebagai sedekah biasa, bukan sebagai zakat fitrah. Maka dari itu, membayar zakat tepat waktu tidak hanya menunjukkan kepatuhan terhadap ajaran agama, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan pada waktu yang tepat.


Penulis : Dwiki

Informasi & Call Center

🌐 Website: LAZ Al Hilal

☎ Telpon: 022 2005079

📱 WA: 0812 2220 2751

 

Iftar untuk Palestina, 659 Paket Buka Puasa Disalurkan di Gaza Selatan

Iftar untuk Palestina, 659 Paket Buka Puasa Disalurkan di Gaza Selatan

 

Alhamdulillah, amanah kebaikan dari para Orang baik, Sahabat Al Hilal dan para derawan kembali tersalurkan kepada saudara-saudara Muslim yang membutuhkan. Pada Selasa, 17 Maret 2026, program Iftar untuk Palestina berhasil dilaksanakan di wilayah Khan Younis, tepatnya di Gaza Selatan.

Sebanyak 659 paket buka puasa (iftar) telah disalurkan dan diterima oleh 659 jiwa yang berada di tengah kondisi yang penuh keterbatasan. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan solidaritas umat Muslim terhadap saudara-saudara di Palestina, khususnya dalam menjalani ibadah di buan suci Ramadhan.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara LAZISWAF Al Hilal bersama Istiqomah Bergerak Peduli, yang bersama-sama menghadirkan kebahagiaan bagi warga Palestina melalui hidangan berbuka puasa.

Di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi, kehadiran paket iftar ini diharapkan dapat menjadi penghibur hati dan penguat semangat bagi warga Palestina dalam menjalani ibadah Ramadhan. Walaupun sederhana, hidangan berbuka puasa ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri, ada saudara seiman yang peduli dan turut mendoakan dari jauh.

Ramadhan adalah bulan berbagi, bulan penuh kasih sayang, dan bulan di mana kepedulian sosial semakin terasa. Melalui program ini, para donatur telah ikut menghadirkan senyum dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Semoga setiap paket iftar yang disalurkan menjadi amal kebaikan yang berlipat ganda pahalanya, serta menjadi saksi kepedulian kita terhadap saudara-saudara di Palestina. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberikan kekuatan kepada saudara-saudara kita di Palestina, serta membalas setiap kebaikan para donatur dengan keberkahan yang berlimpah.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

 

Zakat dan Sedekah Semakin Mudah! LAZISWAF Pesantren Al Hilal Resmi Hadir di BRImo

Zakat dan Sedekah Semakin Mudah! LAZISWAF Pesantren Al Hilal Resmi Hadir di BRImo

Kabar gembira bagi para #OrangBaik dan sahabat dermawan. Kini LAZISWAF Pesantren Al Hilal resmi hadir di aplikasi BRImo. Melalui layanan digital ini, zakat, infak, dan sedekah dapat ditunaikan dengan lebih mudah, praktis, dan aman hanya melalui genggaman tangan.

Hadirnya LAZISWAF di BRImo menjadi langkah nyata dalam memudahkan umat untuk berbagi kebaikan. Tanpa harus datang langsung, tanpa batasan jarak dan waktu, kini sedekah bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Baik di rumah, di tempat kerja, bahkan saat sedang bepergian.

Sedekah Tidak Harus Besar

Sering kali kita berpikir bahwa sedekah harus dalam jumlah besar agar bernilai. Padahal, dalam Islam, yang dinilai bukan hanya besarnya nominal, tetapi keikhlasan dan konsistensinya. Sedikit namun rutin jauh lebih utama daripada besar tetapi jarang. Bahkan nominal sederhana sekalipun, jika dilakukan dengan niat tulus dan istiqamah, bisa menjadi amal yang terus mengalir pahalanya.

Dengan kemudahan digital, kita bisa membiasakan sedekah harian, mingguan, atau setiap kali menerima rezeki. Nominal yang ringan terasa tidak memberatkan, namun jika dilakukan bersama-sama, dampaknya sangat besar bagi penerima manfaat.

Manfaat Sedekah Secara Digital via Brimo

Sedekah melalui platform digital seperti BRImo memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  1. Praktis dan Efisien – Tidak perlu antre atau datang langsung ke lokasi.
  2. Bisa Dilakukan Kapan Saja – Bahkan di waktu-waktu utama seperti hari Jumat atau bulan Ramadhan.
  3. Aman dan Transparan – Transaksi tercatat secara otomatis.
  4. Membantu Konsistensi – Lebih mudah membiasakan sedekah rutin.
  5. Menjangkau Manfaat Lebih Luas – Dana yang terkumpul dapat disalurkan untuk pendidikan, dakwah, bantuan kemanusiaan, dan berbagai program sosial lainnya.

Kemudahan ini bukan untuk menggantikan nilai keikhlasan, tetapi justru menjadi sarana agar kita semakin ringan melangkah dalam berbuat kebaikan.

Semoga dengan hadirnya LAZISWAF Pesantren Al Hilal di BRImo, semakin banyak hati yang tergerak untuk berbagi. Karena sejatinya, sedekah bukan tentang seberapa besar yang kita beri, melainkan seberapa tulus dan konsisten kita melakukannya.

 

Apa Perbedaan Zakat, Infak, dan Sedekah?

Apa Perbedaan Zakat, Infak, dan Sedekah?

Apa Perbedaan Zakat, Infak, dan Sedekah?

Apa Perbedaan Zakat, Infak, dan Sedekah?

Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Al Hilal sering menerima pertanyaan tentang perbedaan ketiga istilah ini. Meskipun ketiganya merupakan bentuk ibadah harta dalam Islam, zakat, infak, dan sedekah memiliki perbedaan mendasar dalam hukum, waktu, jumlah, dan penerima. Memahami perbedaan ini penting agar umat dapat menunaikan kewajiban dan anjuran dengan benar melalui Lembaga Amil Zakat Infak yang terpercaya dan berizin resmi.

Pahami terlebih dahulu mengenal wakaf uang sebagai instrumen ibadah harta yang berkelanjutan.

Pengertian dan Hukum Zakat

Pertama-tama, zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang memenuhi syarat (wajib/fardhu). Lembaga Amil Zakat Infak Al Hilal menjelaskan bahwa zakat memiliki nisab dan haul tertentu yang harus dipenuhi. Allah SWT berfirman:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS. Al-Baqarah: 43)

Dengan demikian, menunaikan zakat melalui Lembaga Amil Zakat Infak yang resmi menjadi kewajiban setiap muslim. Ketahui mengapa menyalurkan zakat lewat lembaga lebih aman untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.

Selanjutnya, zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) yang disebutkan dalam Al-Quran. Oleh karena itu, Lembaga Amil Zakat Infak Al Hilal memastikan setiap distribusi sesuai syariat. Bahkan, Anda dapat menyalurkan zakat dan infaq secara online dengan mudah.

Baca Juga: Bedanya Lembaga Amil Zakat Resmi dan Tidak Resmi

Pengertian dan Karakteristik Infak

Kedua, infak adalah pemberian harta yang bersifat sunnah (anjuran). Berbeda dengan zakat, infak tidak memiliki nisab dan haul tertentu. Lembaga Amil Zakat Infak Al Hilal mengelola infak untuk berbagai program pemberdayaan umat.

مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Kemudian, infak dapat diberikan kapan saja dan dalam jumlah berapa pun. Misalnya, Lembaga Amil Zakat Infak Al Hilal menyalurkan 200 ribu wakaf Al-Quran dari dana infak masyarakat ke korban banjir Sumatera.

Pelajari lebih lanjut tentang wakaf uang untuk pendidikan santri tahfidz yang mendukung program pendidikan.

Anda dapat mendukung melalui paket aqiqah Bandung yang dikelola secara profesional.

Baca Juga: Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Terbaik Bandung

Pengertian dan Fleksibilitas Sedekah

Ketiga, sedekah memiliki makna paling luas dan fleksibel. Bahkan, senyuman kepada saudara muslim termasuk sedekah. Lembaga Amil Zakat Infak Al Hilal menjelaskan bahwa sedekah dapat berupa harta maupun non-harta.

وَمَا تُقَدِّمُوا لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا

“Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya di sisi Allah sebagai pahala yang paling baik dan yang paling besar.” (QS. Al-Muzzammil: 20)

Selanjutnya, sedekah tidak terikat pada penerima tertentu dan dapat diberikan kepada siapa saja. Misalnya, sedekah makan santri tersalurkan rutin oleh LAZIS Al Hilal untuk menunjang pendidikan santri yatim.

Bahkan, truk sebar Quran sampai di Aceh Tamiang berkat sedekah dermawan. Lihat kisah inspiratif penerima wakaf Quran yang mengubah kehidupan.

Baca Juga: Lembaga Sedekah Bandung Al Hilal

Penyaluran Melalui Lembaga Amil Zakat Infak

Keempat, LAZIS Al Hilal mengelola ketiga jenis dana ini secara profesional. Bahkan, lembaga ini meraih Gold Award 2025 sebagai pengakuan atas transparansi dan akuntabilitas.

Kemudian, LAZIS Al Hilal hadirkan 32.494 manfaat bagi masyarakat Indonesia melalui program yang terukur. Bahkan, mushaf Quran didistribusikan ke 10 lembaga Islam Aceh Tamiang dengan sempurna.

Ikuti perkembangan melalui berita terkini dan artikel inspirasi kami. Dukung gerakan wakaf Quran untuk raih pahala jariyah.

Baca Juga: Program LAZISWAF Al Hilal

Mari Salurkan dengan Benar

LAZIS Al Hilal mengajak Anda menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga terpercaya yang berizin resmi SK Kementerian Agama No. 1114 Tahun 2023.

Ketahui lebih lanjut tentang Lembaga Amil Zakat Al Hilal dan dampak nyata programnya bagi ribuan penerima manfaat. Bergabunglah dalam program pemberdayaan umat yang transparan dan terukur.

Hubungi Kami Sekarang

Kontak: Email: cs@alhilal.or.id / lazisalhilal@gmail.com
WhatsApp: 0812 2220 2751
Website: alhilal.or.id


Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Apa Indikator Lembaga Zakat Kredibel?

Apa Indikator Lembaga Zakat Kredibel?

Indikator lembaga zakat kredibel menjadi panduan penting dalam memilih tempat menyalurkan zakat. Dengan memahami indikator yang tepat, muzakki dapat memastikan dana tersalurkan dengan amanah dan berdampak nyata. Indikator lembaga zakat kredibel mencakup legalitas, transparansi, profesionalitas, dan track record yang terbukti. Lembaga Amil Zakat Al Hilal, misalnya, telah memenuhi semua indikator dan meraih Gold Award 2025 sebagai bukti kredibilitas tinggi.

1. Legalitas Resmi

Pertama-tama, indikator lembaga zakat kredibel yang utama adalah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama. Lembaga Amil Zakat Al Hilal berizin SK Kementerian Agama No. 1114 Tahun 2023 sebagai jaminan legalitas. Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul, dan ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu.” (QS. An-Nisa: 59)

Dengan demikian, indikator lembaga zakat kredibel pertama adalah legalitas yang jelas. Pahami perbedaan LAZ resmi dan tidak resmi untuk memastikan pilihan tepat.

Ketahui juga mengapa menyalurkan zakat lewat lembaga lebih aman dengan sistem yang teratur.

2. Indikator Lembaga Zakat Kredibel: Transparansi Keuangan

Kedua, indikator lembaga zakat kredibel yang tidak kalah penting adalah transparansi. Lembaga yang kredibel menyediakan laporan keuangan yang dapat diakses publik secara berkala.

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (QS. An-Nisa: 58)

Selanjutnya, lembaga zakat kredibel terlihat dari audit eksternal yang rutin. Lihat LAZ Bandung profesional yang mengelola dana dengan sistem akuntansi modern.

Bahkan, lembaga menjadi pilar utama dalam pengelolaan zakat yang amanah.

3. Track Record Program

Ketiga, lembaga zakat kredibel dapat dilihat dari track record program yang terukur. Misalnya, Lembaga Amil Zakat Al Hilal hadirkan 32.494 manfaat bagi masyarakat Indonesia.

وَمَا تُنفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Dan apa saja harta yang baik yang kamu infakkan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.” (QS. Al-Baqarah: 273)

Kemudian, lembaga amil zakat kredibel terbukti dari penyaluran 200 ribu wakaf Al-Quran ke korban banjir Sumatera. Bahkan, mushaf didistribusikan ke 10 lembaga Islam Aceh Tamiang dengan dokumentasi lengkap.

Lihat dampak nyata program yang tersalurkan dan kisah inspiratif penerima wakaf Quran yang mengubah kehidupan.

4. Responsif Tanggap Bencana

Keempat, lembaga amil zakat kredibel terlihat dari responsivitas saat bencana. Contohnya, 2 armada siap hadirkan dapur umum dan layanan kesehatan gratis di lokasi longsor Cisarua.

Selanjutnya, tim istiqomah menjalankan misi kemanusiaan dengan dedikasi tinggi. Bahkan, tim menuntaskan misi penyaluran dengan penuh amanah.

Ketahui lebih lanjut tentang Lembaga Amil Zakat Al Hilal dan program terbaik yang transparan.

5. Penghargaan dan Sertifikasi

Kelima,lembaga amil zakat kredibel dapat dilihat dari penghargaan yang diraih. Lembaga Amil Zakat Al Hilal meraih Gold Award 2025 sebagai bukti kinerja terbaik.

Kemudian, lembaga amil zakat kredibel juga terlihat dari kemampuan wujudkan kepedulian di Jawa Barat melalui program terukur. Bahkan, lembaga ini menjadi pilihan penjaga Quran yang terpercaya.

Ikuti update terkini melalui berita kami dan dukung gerakan wakaf Quran untuk raih pahala jariyah.

Mari Pilih Lembaga Zakat Kredibel

lembaga amil zakat kredibel yang telah dijelaskan menjadi panduan memilih tempat menyalurkan zakat. Kamu bisa langsung menyalurkan zakat dan infaq melalui lembaga terpercaya yang memenuhi semua indikator.

Lihat rekomendasi LAZ terbaik Bandung yang kredibel dan berintegritas.

Chat WhatsApp Sekarang

Kontak: Email: cs@alhilal.or.id WA: 0812 2220 2751 Website: alhilal.or.id Instagram: @laziswafalhilal

 

Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

Alhamdulillah, Zakat Fitrah Telah Tersalurkan untuk Warga yang Membutuhkan

Alhamdulillah, Zakat Fitrah Telah Tersalurkan untuk Warga yang Membutuhkan

 

Alhamdulillah, penyaluran zakat fitrah kembali dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan amanah dari para dermawan. Pada Rabu, 18 Maret 2026, zakat fitrah berhasil disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kp. Babakan Garut RT 03 RW 10, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 17 paket beras telah didistribusikan kepada para penerima manfaat. Penyaluran ini merupakan hasil kolaborasi bersama para muazzaki yang telah menitipkan zakat fitrahnya untuk disampaikan kepada mereka yang berhak menerima. Bukan hanya untuk para warga dhuafa yang membutuhkan, penyaluran zakat fitrah juga disalurkan untuk para santri yatim dhuafa di Pesantren Al Hilal

Zakat fitrah sendiri merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu, sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Selain itu, zakat fitrah juga memiliki tujuan mulia, yaitu membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.

Melalui penyaluran ini, Insya Allah setiap butir beras yang diberikan menjadi amanah kebaikan dari para dermawan yang disampaikan kepada masyarakat dan anak yatim dhuafa yang membutuhkan. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban mereka serta membantu memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk nyata dari kepedulian dan kebersamaan antar sesama Muslim. Dengan saling berbagi, kita dapat memperkuat rasa persaudaraan dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang sedang mengalami keterbatasan.

Terima kasih kepada para dermawan yang telah mempercayakan zakat fitrahnya. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan menjadi amal yang diterima oleh Allah SWT dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua. Aamiin.

Penulis: Indra Rizki

 

Ramadhan Momen Kembali dan Berbagi | 4 Program Strategis

Ramadhan Momen Kembali dan Berbagi | 4 Program Strategis

Ramadhan Adalah Momen Kembali dan Berbagi: 4 Program Strategis LAZISWAF Al Hilal

<yoastmark class=

Ramadhan 1447h adalah momentum terbaik untuk kembali kepada Allah dan berbagi kebaikan dengan sesama. Sebab dari itu, Setahun berlalu dengan berbagai kesalahan dan dosa yang kita lakukan. Maka dari itu, Ramadhan hadir sebagai kesempatan emas untuk membersihkan diri, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan menghadirkan harapan baru untuk tahun mendatang.

Di tahun 1447 Hijriah ini, mari kita lipatgandakan kebaikan melalui 4 program strategis LAZISWAF Pesantren Al Hilal yang telah terbukti berdampak nyata bagi ribuan penerima manfaat. Oleh karena itu, Wujudkan kebaikan nyata, hadirkan harapan baru, dan raih pahala berlimpah di bulan penuh berkah ini.

Ramadhan: Bulan Kembali kepada Fitrah

Ramadhan bukan sekadar bulan puasa dan menahan lapar-haus. Lebih dari itu, Ramadhan adalah bulan kembali kepada fitrah—kembali kepada kesucian awal sebagai hamba Allah yang taat dan penuh keikhlasan.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Menurut Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali yang dikutip dalam berbagai literasi pesantren, Ramadhan terbagi menjadi tiga periode dengan makna mendalam:

  • 10 hari pertama: Rahmat Allah turun kepada hamba-Nya yang berpuasa dengan penuh keikhlasan.
  • 10 hari kedua: Ampunan Allah bagi mereka yang bertaubat dengan sungguh-sungguh dari segala dosa.
  • 10 hari terakhir: Pembebasan dari api neraka bagi mereka yang bersungguh-sungguh beribadah.

Baca juga: 5 Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan yang Wajib Anda Ketahui

Berdasarkan artikel tentang istiqomah di penghujung Ramadhan, kunci utama adalah konsistensi hingga detik terakhir.

Kesempatan Memperbaiki Diri dan Hubungan dengan Allah

Selama setahun, mungkin kita lengah dari kewajiban, malas beribadah, atau bahkan terjerumus dalam berbagai dosa.  Dengan demikian, Ramadhan hadir sebagai reset button—kesempatan untuk memulai dari awal dengan lebih baik.

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”

Ini adalah waktu terbaik untuk bertaubat, memperbaiki diri, dan kembali kepada Allah dengan hati yang bersih. Oleh Sebab itu,  Berdasarkan pengalaman santri Pesantren Al Hilal, Ramadhan menjadi momentum peningkatan hafalan dan kualitas ibadah mereka.

Hadirkan Harapan Baru untuk Tahun Mendatang

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Dengan memanfaatkan Ramadhan sebaik-baiknya, kita tidak hanya membersihkan dosa-dosa lalu, tetapi juga menanam benih kebaikan untuk masa depan. Setiap amalan shalih yang kita lakukan di Ramadhan adalah investasi untuk kehidupan yang lebih baik di dunia dan akhirat.

Baca juga: Syawal Bukan Akhir Tapi Awal yang Baru

Lipatgandakan Kebaikan di Bulan Berkah

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah, Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang melakukan satu kebaikan di bulan Ramadhan, maka pahalanya seperti melakukan kebaikan wajib di bulan lainnya. Dan siapa yang melakukan satu kebaikan wajib di bulan Ramadhan, pahalanya seperti melakukan 70 kebaikan wajib di bulan lainnya.”

Subhanallah! Pahala berlipat ganda di bulan Ramadhan. Maka, wujudkan kebaikan sebanyak-banyaknya melalui program-program strategis yang berdampak langsung bagi umat.

Program 1: Berbagi Sahur dan Berbuka untuk Sesama

Program pertama yang sangat strategis adalah berbagi makanan sahur dan berbuka untuk masyarakat dhuafa dan santri yatim. Berdasarkan hadits shahih, Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu Anda membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS. At-Taubah: 103)

Target Penerima Manfaat

Berdasarkan laporan penyaluran LAZISWAF Al Hilal, program berbagi makanan menyasar:

Santri Yatim: 200+ santri di Pesantren Al Hilal Gegerkalong, Cililin, Panyileukan, dan Cipadung yang membutuhkan makanan bergizi untuk menunjang hafalan mereka.

Masyarakat Dhuafa: Keluarga tidak mampu di sekitar pesantren yang kesulitan menyediakan makanan sahur dan berbuka yang layak.

Jamaah Masjid: Jamaah masjid yang tidak punya keluarga atau sedang dalam perjalanan (musafir).

Biaya dan Manfaat

Paket Sahur/Berbuka: Rp 25.000 per porsi

  • Nasi putih
  • Lauk pauk bergizi (ayam/ikan/telur)
  • Sayur
  • Buah
  • Air mineral

Dengan Rp 750.000, Anda bisa memberi makan 30 orang selama satu hari (sahur dan berbuka). Bayangkan pahala yang mengalir!

Baca juga: Menyempurnakan Ramadhan dengan Zakat Fitrah

Cara Menyalurkan

Bank BSI: 708.588.555.8 An. Yayasan Al-Hilal

Konfirmasi via WhatsApp: 0812 2220 2751 dengan format: Nama: [Nama Anda] Program: Berbagi Sahur dan Berbuka Nominal: Rp [jumlah]

Program 2: Infaq Pembangunan Asrama Yatim

Program kedua yang sangat strategis adalah pembangunan asrama untuk santri yatim penghafal Al-Quran. Saat ini, Pesantren Al Hilal menampung lebih dari 200 santri yatim dan dhuafa, namun kapasitas asrama sudah tidak mencukupi.

وَأَن تَقُومُوا لِلْيَتَامَىٰ بِالْقِسْطِ

“Dan hendaklah kamu berbuat adil terhadap anak-anak yatim.” (QS. An-Nisa: 127)

Kondisi Asrama yang Perlu Perluasan

Berdasarkan update pembangunan asrama Cibiru per 11 Maret 2026, proses pembangunan terus berjalan dengan pemasangan bata merah dan ventilasi.

Kondisi saat ini:

  • 200+ santri yatim dan dhuafa
  • Kapasitas asrama hanya untuk 150 santri
  • Banyak santri yang tidur berdesakan
  • Ventilasi kurang memadai
  • Membutuhkan perluasan segera

Kebutuhan:

  • Pembangunan asrama baru kapasitas 100 santri
  • Renovasi asrama lama
  • Penambahan fasilitas kamar mandi dan wudhu
  • Pemasangan ventilasi yang baik

Target: 200+ Santri Penghafal Quran

Dengan asrama yang layak, para santri dapat:

  • Fokus menghafal Al-Quran tanpa terganggu
  • Tidur nyenyak untuk kesehatan optimal
  • Belajar dengan nyaman
  • Hidup layak seperti anak-anak lainnya

Berdasarkan prestasi santri tahfidz, 5 calon wisudawan 2026 telah berhasil menghafal lebih dari 20 juz! Ini adalah bukti nyata kualitas pendidikan di Pesantren Al Hilal.

Baca juga: Update Pembangunan Asrama Santri Cibiru Maret 2026

Biaya dan Progres Pembangunan

Total Kebutuhan: Rp 500.000.000 Terkumpul: Rp 320.000.000 (64%) Kekurangan: Rp 180.000.000

Sedekah Pembangunan:

  • Rp 100.000 = 1 bata untuk asrama
  • Rp 500.000 = 1 jendela kamar
  • Rp 1.000.000 = 1 pintu kamar
  • Rp 5.000.000 = 1 kamar untuk 4 santri
  • Nominal bebas sesuai kemampuan

Transparansi dan Akuntabilitas

Berdasarkan laporan keuangan yang terbuka, setiap donasi tercatat dengan rapi. Anda juga akan mendapat:

  • Bukti transfer
  • Update progres pembangunan bulanan
  • Foto dokumentasi
  • Laporan penggunaan dana

Cara Menyalurkan

Bank BSI: 708.588.555.8 An. Yayasan Al-Hilal

Bank Mandiri: 132.00.1718.744.5 An. Yayasan Al-Hilal Rancapanggu

Program 3: Kado Lebaran untuk Anak Yatim

Program ketiga yang menyentuh hati adalah kado lebaran untuk anak yatim. Saat anak-anak lain bergembira dengan baju baru dan uang saku dari orangtua, anak-anak yatim hanya bisa melihat dari jauh dengan hati yang terluka.

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8)

Baca juga: Jangan Lengah Sebelum Selesai, Mari Tetap Istiqomah

Isi Kado Lebaran

Paket Kado Rp 500.000 berisi:

  • 1 stel pakaian baru (baju koko/gamis)
  • 1 pasang sepatu
  • Uang saku Rp 100.000
  • Perlengkapan sekolah (tas, buku tulis, alat tulis)
  • Makanan ringan dan minuman

Jumlah Anak Yatim yang Terbantu

Target tahun 1447h: 200 anak yatim di 4 lokasi Pesantren Al Hilal

  • Pesantren Al Hilal Gegerkalong: 80 santri
  • Pesantren Al Hilal Cililin: 50 santri
  • Pesantren Al Hilal Panyileukan: 40 santri
  • Pesantren Al Hilal Cipadung: 30 santri

Dengan donasi Anda, 200 anak yatim bisa merasakan kegembiraan Idul Fitri!

Cara Menyalurkan

Bank BSI: 708.588.555.8 An. Yayasan Al-Hilal

Konfirmasi: “Kado Lebaran Anak Yatim – Rp 500.000”

Program 4: Sedekah Quran untuk Sumatera

Program keempat yang sangat strategis adalah sedekah Quran untuk korban bencana di Sumatera. Berdasarkan laporan penyaluran, banyak mushaf yang rusak atau hilang akibat banjir dan longsor.

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ

“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian.” (QS. At-Taubah: 18)

Kebutuhan Mushaf di Daerah Terdampak Bencana

Berdasarkan survei tim LAZISWAF Al Hilal ke lokasi bencana:

  • 30+ masjid kehilangan semua mushaf
  • 50+ pesantren membutuhkan mushaf pengganti
  • 100+ keluarga kehilangan mushaf pribadi

Kondisi ini sangat memprihatinkan. Oleh Karena itu, Bagaimana mereka bisa tadarus di Ramadhan jika mushaf saja tidak ada?

Baca juga: Lailatul Qadr: Malam Seribu Bulan, Amalan dan Doa Lengkap

Program Sebar Quran Pasca Bencana Sumatera

LAZISWAF Pesantren Al Hilal telah menyalurkan 200 ribu wakaf Al-Quran sejak 2014. Khusus untuk korban bencana Sumatera, target adalah 5.000 mushaf dalam 3 bulan.

Target distribusi:

  • Masjid-masjid yang rusak: 2.000 mushaf
  • Pesantren dan madrasah: 2.000 mushaf
  • Keluarga korban bencana: 1.000 mushaf

Biaya dan Laporan Distribusi

Paket Sedekah Quran:

  • Rp 100.000 = 1 mushaf ukuran standar
  • Rp 200.000 = 2 mushaf
  • Rp 500.000 = 5 mushaf
  • Rp 1.000.000 = 10 mushaf

Setiap donatur akan mendapat:

  • Bukti transfer
  • Foto dokumentasi penyerahan langsung
  • Nama lembaga/masjid penerima
  • Laporan berkala

Berdasarkan kisah inspiratif penerima wakaf Quran, banyak yang hidupnya berubah setelah mendapat mushaf.

Baca juga: War Uang Baru vs War Lailatul Qadr: Mana Prioritas Anda?

Cara Menyalurkan

Bank BSI: 122.15.122.15 An. Yayasan Al-Hilal

Bank Mandiri: 132.00.1565.333.1 An. Al-Hilal Rancapanggu

Transparansi dan Akuntabilitas LAZISWAF Al Hilal

LAZISWAF Pesantren Al Hilal adalah lembaga yang terbukti amanah dan transparan dengan berbagai pencapaian:

Legalitas Lengkap

SK Kementerian Agama: No. 1114 Tahun 2023 SK Kementerian Hukum dan HAM: AHU-0006707.AH.01.12 Tanggal 22 Februari 2022 SK Nazhir Badan Wakaf Indonesia: No. 3.300232 Tahun 2019 NSP (Nomor Statistik Pesantren): 5100 3217 0678

Prestasi Membanggakan

Berdasarkan prestasi yang telah diraih:

  • Gold Award 2025 sebagai lembaga zakat terbaik
  • 32.494 manfaat telah tersalurkan kepada masyarakat
  • 200.000+ mushaf disalurkan ke seluruh Indonesia
  • 200+ santri yatim diasuh dengan baik

Baca juga: Apa Fungsi Utama Lembaga Amil Zakat?

Transparansi Terjaga

Anda dapat memantau setiap rupiah yang Anda donasikan melalui:

  • Laporan keuangan bulanan yang terbuka
  • Dokumentasi foto dan video penyaluran
  • Update berkala di website dan media sosial
  • Audit eksternal oleh lembaga independen

Mari Wujudkan Kebaikan Bersama!

Ramadhan adalah momen terbaik untuk kembali kepada Allah dan berbagi dengan sesama. Maka dari itu, Jangan sia-siakan kesempatan emas ini! Pilih program yang sesuai dengan hati nurani Anda, atau bahkan sedekah untuk semua program sekaligus.

Lembaga Amil Zakat Al Hilal siap menyalurkan amanah Anda dengan penuh tanggung jawab dan transparansi.

Sedekah Sekarang via WhatsApp

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menghadiahkan keberkahan yang melimpah di dunia dan akhirat. Amin ya Rabbal ‘alamin.


Baca Juga:

  1. Syawal Bukan Akhir Tapi Awal yang Baru
  2. 5 Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan yang Wajib Anda Ketahui
  3. War Uang Baru vs War Lailatul Qadr: Mana Prioritas Anda?
  4. Jangan Lengah Sebelum Selesai, Mari Tetap Istiqomah
  5. Lailatul Qadr: Malam Seribu Bulan, Amalan dan Doa Lengkap
  6. Salurkan Amanah Zakat Fitrah untuk Yatim Dhuafa
  7. Menyempurnakan Ramadhan dengan Zakat Fitrah
  8. Menjemput Malam Terindah Ramadhan
  9. Update Pembangunan Asrama Santri Cibiru Maret 2026
  10. Apa Fungsi Utama Lembaga Amil Zakat?

Informasi dan Call Center:

Website: www.alhilal.or.id WhatsApp: 0812 2220 2751 Email: cs@alhilal.or.id

Kantor Pusat: Jl. Gegerkalong Hilir No.155A, Sarijadi, Sukasari, Bandung TELP: 022 2005079

Instagram: @laziswafalhilal Facebook: facebook.com/lazalhilal TikTok: @laziswafalhilal YouTube: @pesantrenalhilal


Penulis: Muhammad Dwiki Septianto

 

Kado Lebaran untuk Santri Yatim Penghafal Al-Qur’an, Hadirkan Kebahagiaan di Pesantren Al Hilal 1 Cililin

Kado Lebaran untuk Santri Yatim Penghafal Al-Qur’an, Hadirkan Kebahagiaan di Pesantren Al Hilal 1 Cililin

 

Alhamdulillah, kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri mulai dirasakan oleh para santri yatim penghafal Al-Qur’an di Pesantren Al Hilal 1 Cililin. Pada Rabu, 18 Maret 2026, telah dilaksanakan penyaluran bingkisan Lebaran sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada para santri.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pesantren Al Hilal 1 Cililin ini menjadi momen yang penuh kehangatan. Bingkisan Lebaran dan uang yang disalurkan merupakan amanah dari para dermawan dan orang-orang baik yang ingin berbagi kebahagiaan dengan para santri.

Bagi para santri yatim penghafal Al-Qur’an, perhatian seperti ini tentu memiliki makna yang sangat besar. Menjelang libur Lebaran, bingkisan yang diberikan bukan hanya sekadar hadiah, tetapi juga menjadi penghibur dan penyemangat bagi mereka dalam menjalani hari-hari di bulan Ramadhan. Insya Allah, kado Lebaran ini dapat menjadi bentuk kasih sayang yang menghadirkan kebahagiaan di hati para santri, serta menguatkan semangat mereka dalam menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.

Salah satu santri Pesantren Al Hilal 1 Cililin, Devis Fernando, turut mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, Terima kasih kepada para dermawan dan orang-orang baik atas bingkisan Lebaran yang diberikan. Saya sama temen-temen sangat senang dan bersyukur atas perhatian ini,” ujarnya dengan penuh haru.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berbagi di bulan Ramadhan, terlebih menjelang Hari Raya, memiliki nilai yang sangat mulia. Kebahagiaan yang mungkin sederhana bagi kita, bisa menjadi sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Semoga setiap bingkisan yang diberikan menjadi amal kebaikan yang terus mengalir pahalanya, serta membawa keberkahan bagi para dermawan. Aamiin.

Penulis: Indra Rizki

 

Syawal Bukan Akhir Tapi Awal yang Baru

Syawal Bukan Akhir Tapi Awal yang Baru

Syawal Bukan Akhir Tapi Awal yang Baru

Syawal Bukan Akhir Tapi Awal yang Baru

Banyak orang merasa lega ketika Ramadhan berakhir. Kembali makan seperti biasa, kembali ke rutinitas awal, dan perlahan ibadah yang dulu dijaga mulai berkurang. Padahal, datangnya bulan Syawal bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal yang baru.

Syawal menjadi kelanjutan dari Ramadhan. Jika Ramadhan adalah bulan untuk melatih ibadah, maka Syawal adalah waktu untuk mempraktikannya. Disinilah kita membuktikan apakah hasil dari “latihan” selama Ramadhan benar benar berdampak pada kualitas ibadah kita.

Ramadhan sejatinya adalah latihan. Selama satu bulan penuh, kita dibiasakan untuk lebih dekat dengan Allah SWT. Menahan diri, menjaga lisan, memperbanyak ibadah, dan memperbaiki diri. Lalu pertanyaannya, setelah Ramadhan pergi, apakah semua itu ikut pergi juga?

Syawal hadir sebagai praktik nyata. Ia menjadi momen untuk membuktikan apakah kita benar-benar berubah atau hanya semangat sesaat. Orang yang berhasil melewati Ramadhan dengan baik, biasanya akan tetap menjaga kebiasaan baiknya meskipun bulan suci telah berlalu.

Salah satu amalan yang dianjurkan di bulan Syawal adalah puasa selama enam hari. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudiaan diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim). Ini menunjukkan bahwa kebaikan tidak berhenti di Ramadhan saja.

Tidak harus langsung melakukan hal besar. Cukup dengan menjaga yang sederhana. Tetap shalat tepat waktu, tetap membaca Al-Qur’an walau sedikit, tetap berdzikir di sela aktivitas. Hal-hal kecil yang dilakukan dengan konsisten justru menjadi tanda bahwa Ramadhan benar-benar membekas.

Syawal juga mengajarkan tentang kembali kepada fitrah. Saling memaafkan, memperbaiki hubungan, dan membuka lembaran baru dengan hati yang lebih bersih. Di sinilah keindahan Islam terasa, bukan hanya hubungan dengan Allah yang diperbaiki, tapi juga hubungan dengan sesama.

Jangan sampai Ramadhan hanya menjadi momen tahunan tanpa perubahan. Karena sejatinya, keberhasilan Ramadhan bukan dilihat dari seberapa meriahnya ibadah di dalamnya, tapi seberapa kuat kita mempertahankannya setelah ia pergi.

Syawal bukan hanya nama bulan dalam kalender Hijriah. Tetapi juga simbol perubahan dan peningkatan spiritual setelah Ramadhan. Bulan ini menjadi jembatan penyempurna ibadah kita saat Ramadhan. Jika bulan Ramadhan ibadah kita masih belum sempurna, maka bulan Syawal hadir untuk menyempurnakannya.

Karena pada akhirnya, Ramadhan bukan tentang siapa yang paling semangat di awal, tetapi siapa yang tetap bertahan setelah ia pergi. Dan Syawal adalah jawaban apakah kualitas ibadah kita sudah lebih baik, atau hanya sekedar singgah dalam kebaikan.